Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PE N DAH U LUAN
1.1

Latar belakang
Dewasa ini, manusia semakin hari semakin memiliki ketergantungan dan hubungan

erat terhadap perkembangan IPA maupun teknologi. Hal ini dapat dilihat dari berbagai
aspek kehidupan manusia, termasuk pengaruhnya yang sangat besar terhadap kehidupan
sosial. Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi pun mengalami metamorfosis dan
modifikasi yang terus menerus baru dan tentunya makin canggih.
Kita ambil contoh penggunaan handphone dewasa ini, hampir semua usia mulai dari
anak-anak yang baru berusia 6-7 tahun sampai orang tua diatas 60 tahun pun sudah
mengenal dan akrab dengan alat komunikasi ini. Begitu pun dengan fungsinya yang tidak
hanya untuk mengirim SMS dan menelpon saja tetapi juga semakin banyak fitur-fitur baru
yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pengggunanya. Inilah yang perlu kita kritisi
sebagai mahasiswa karena perkembangan IPA dan teknologi semakin menyorot dan
berdampak bagi kehidupan sosial manusia, baik dari segi positif maupun negatifnya.
Teknologi dapat dibentuk dari IPA, tetapi dapat juga terbentuk tanpa IPA. Teknologi
tanpa IPA dapat diibaratkan sebagai mobil yang mesinnya hidup dan bergerak maju, tetapi
tanpa adanya sopir. Dalam hal ini, sopir diidentifikasikan sebagai IPA yang mengatur dan
memegang kendali penuh atas IPA. Jadi, IPA ada dalam teknologi dan mengendalikan
teknologi sehingga teknologi aman dan bermanfaan bagi kehidupan manusia.
1.2

Rumusan Masalah
Dalam makalah ini, kelompok kami akan membahas beberapa pokok penting terkait

tema pembahasan materi, yaitu adalah sebagai berikut :


Pengertian IPA dan teknologi
IPA sebagai dasar perkembangan teknologi
Sejarah peradaban manusia dan teknologi
Dampak dan manfaat perkembangan IPA dan teknologi terhadap kehidupan
sosial

1.3

Tujuan Penyusunan Makalah


Dalam menyusun makalah ini, kami memiliki tujuan untuk:
Menganalisis definisi dari IPA dan teknologi

Menganalisis pengaruh IPA terhadap perkembangan teknologi dalam

kehidupan
Menganalisis tentang sejarah manusia dan teknologi
Menganalisis dampak serta manfaat perkembangan IPA dan teknologi dalam
kehidupan social

1.4

Manfaat Penyusunan Makalah


Bagi pembaca, penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman

mengenai IPA dan teknologi


Bagi perkembangan ilmu pengetahuan, dapat menjadi kontribusi tambahan
referensi sebagai bahan pembelajaran

BAB II
PE M B AH AS AN
2.1

Pengertian IPA
Berikut ini adalah beberapa definisi IPA yang dipaparkan oleh sejumlah ahli,

diantaranya adalah:
T.H. Huxley, seorang ahli biologi
Science adalah pikiran sehat yang diorganisir. Secara tepat pernyataan yang
mudah dimengerti ini melukiskan kewajaran dan kemasukakalan (rasionalitas)
pengetahuan ilmiah sehingga dapat membantu melenyapkan beberapa ilmu
sihir (mistik) yang sering melingkupi science.

Bube, seorang ahli fisika


Science adalah pengetahuan tentang dunia alamiah yang diperoleh dari
interaksi indera dengan dunia tersebut. Pernyataan ini memberikan suatu
2

ketelitian yang menarik terhadap dua aspek tentang bagaimana observasi


terjadi (berlangsung):
a) Observasi gejala-gejala alam (yang merupakan dasar-dasar otoritas
dimana pengetahuan ilmiah berlaku) melalui pikiran dan indra
seseorang.
b) Proses observasi menyangkut dua jalur interaksi antara pengamat
(orang yang melakukan observasi) dan objek (sesuatu yang
diobservasi)

James Conant, seorang ahli kimia organik


Science adalah rangkaian konsep-konsep yang saling berhubungan dan
baganbagan konsep yang telah berkembang sebagai suatu hasil eksperimentasi
dan observasi, dan merupakan hasil eksperimentasi dan observasi yang lebih

lanjut.
Benyamin, seorang ahli filsafat
Science adalah mode of inquiry yang berusaha untuk mencapai pngetahuan
tentang dunia dengan menggunakan metode hipotesa yang telah ditetapkan

terhadap apa yang diberikan di dalam observasi.


Dampier, seorang ahli sejarah science
Science adalah pengetahuan tentang gejala-gejala alam yang teratur dan studi
rasional tentang hubungan antara konsep-konsep yang mana gejala-gejala ini

dinyatakan.
Mohamad Hatta
ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentang pekerjaan hukum kausal dalam
suatu golongan masalah yang sama tabiatnya, maupun menurut kedudukannya
tampak dari luar, maupun menurut bangunannya dari dalam.
Ilmu pengetahuan pada dasarnya memiliki tiga komponen penyangga tubuh pengetahuan
yang disusun sebagai berikut:
Ontologis, dapat diartikan sebagai hakikat apa yang dikaji oleh pengetahuan,
sehingga jelas ruang lingkup wujud yang menjadi objek penelaahannya, dengan
kata lain ontologis merupakan objek formal dari suatu pengetahuan
Epistemologis, dapat diartikan sebagai cara bagaimana materi pengetahuan
diperoleh dan disusun menjadi tubuh pengetahuan
Aksiologis, merupakan asas menggunakan ilmu pengetahuan atau fungsi dari ilmu
pengetahuan.
2.2 Pengertian Teknologi
3

Dalam biologi, teknologi diartikan sebagai teknik mengendalikan organisme dan selsel untuk menghasilkan sesuatu, misalnya mengendalikan jamur atau bakteri. Berikut ini
adalah tingkatan teknologi berdasarkan penerapannya yang terbagi menjadi tiga kategori,
yaitu :
a. Teknologi Tinggi

(Hi-tech). Suatu

jenis teknologi mutakhir

yang

dikembangkan dari hasil pnerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh:


komputer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi, dan sebagainya. Ciri-ciri
teknologi tinggi ini adalah padat modal, didukung rasilitas riset dan
pengembangan, biaya perawatan tinggi, ketrampilan operatornya tinggi, dan
masyarakat penggunanya ilmiah.
b. Teknologi Madya. Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan
didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya
dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak
memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan
baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi madya ini bersifat
setengah padat modal dan padat karya, unsur-unsur yang mendukung
industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam negri dan ketrampilan
pekerjanya tidak terlalu tinggi.
c. Teknologi Tepat Guna. Pada umumnya adalah sebagai teknologi madya
dengan tingkatan yang lebih sederhana. Teknologi ini dicirikan dengan skala
modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana, dan pelaksanaannya bersifat
padat karya. Biasanya dilakukan di negara-negara berkembang, karena dapat
membantu

perekonomian

di

pedesaan,

mengurangi

urbanisasi

dan

menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana. Teknologi ini


sering

disebut

juga sebagai

teknologi pedesaan (rural

technology) atau

teknologi pribumi (indigenius technology).


2.3

IPA sebagai Dasar Perkembangan Teknologi


Seperti dikatakan sebelumnya bahwa teknologi dapat dibentuk dari IPA, tetapi dapat

juga terbentuk tanpa adanya IPA. Teknologi tanpa IPA diibaratkan sebagai mobil yang
mesinnya hidup dan bergerak maju, tetapi tanpa sopir. Betapa bahayanya mobil tersebut
karena dapat menabrak apa dan siapa pun yang ada di depannya. Bayangkan jika ada sopir di
dalam mobil itu, maka sopir akan mengendalikan laju mobil sehingga mobil aman dan

bermanfaat bagi manusia, sopir itulah yang kita sebut sebagai IPA. Jadi, secara garis besar
IPA ada dalam teknologi dan mengendalikan teknologi.
Prinsip dan teori yang terkandung dalam IPA serta wujud pengendaliannya digunakan
dalam teknologi untuk menyusun objek, membuat konstruksi di alam, dan membuat alat
untuk mengendalikan cara alam bekerja.
Secara garis besar, teknologi meliputi teknik menyusun objek serta membuat
konstruksi alam dan alat, sedangkan IPA mengenai properti (kondisi,kandungan,dan
sifat objek), interaksi, dan perubahan pada objek. Konstruksi alam dan alat mengatur
bentuk, ukuran ruang, ukuran objek, dan pergerakan objek. O
bjek dengan properti dan interkasinya diatur oleh konstruksi atau alat, sehingga menimbulkan
peristiwa yang diharapkan oleh perancang teknologi.
Konsep teknologi menggunakan konsep IPA dasar dan terapan, contohnya adalah
merancang cara untuk membuat tanah berpori-pori agar tanah tersebut dapat menyimpan
banyak air kohesi, misalnya dengan membenamkan kompos atau bahan organik yang lain ke
dalam tanah dengan menggunakan teknik dan perhitungan tertentu.
Sains dan teknologi melekat erat ke dalam setiap gaya hidup dan kehidupan modern
manusia, bahkan begitu pentingnya bagi kita sebagai pelajar ataupun mahasiswa, dan
sekaligus menjadi tuntutan dalam kehidupan profesional. Oleh sebab itu, mengembangkan
keterampilan sains dan teknologi saat ini menjadi hal yang wajib.
Perkembangan dari yang sederhana sampai dengan sekarang ini telah banyak
menghabiskan tahun dan biaya eksplorasi serta penelitian, sehingga sepantasnyalah
masyarakat dalam memanfaatkan produk teknologi tersebut dapat menspesifikasi bagian
yang bermanfaat dalam kehidupan tanpa mengurangi nilai-nilai kehidupan itu sendiri.

2.4

Sejarah Peradaban Manusia dan Teknologi


Pada pembahasan ini kami akan memaparkan sejarah peradaban manusia pada tahun

masehi sekaligus alur peradaban manusia yang diprediksi akan terjadi di masa yang akan
datang secara kronologisnya, sebagai berikut:
Tahun
2050

Deskripsi peradaban
Perjalanan ke luar angkasa secara komersil dimulai

2021

Mobil terbang (UFO) akan mulai diperkenalkan

2020

SETI (Search for Extra Terrestrial Intelligence) yang beroperasi sejak 1960
memperkirakan akan bisa berkomunikasi dengan alien

2010

NASA akan memperkenalkan wahana piring terbang dengan daya tampung 12


5

orang menuju ke bulan hanya 6 jam


2004

Penemuan fosil Homo floresiensis di Pulau Flores, Indonesia

1996

Agama Kristen tidak pernah menentang teori evolusi Darwin. Dalam tahun
1996 Paus Paul II sendiri secara RESMI telah mengakui teori evolusi sebagai more
than a hypothesis. Bahkan agama Kristen (St. Augustine) telah mendahului Darwin

1858
500-1500
2.4.1

dengan teori evolusinya, sekalipun dalam bentuk yang masih primitif


Teori Darwin dan kaum huza'ah
Zaman Kegelapan (Dark Age) di Eropa

Perkembangan Teknologi
Perkembangan teknologi mengakibatkan perubahan signifikan terhadap seluruh aspek

kehidupan manusia. Perkembangan teknologi informasi meliputi perkembangan infrastruktur


teknologi, khususnya dalam bidang teknologi informasi, seperti adanya hardware, software,
teknologi penyimpanan data (storage), dan teknologi komunikasi (Laudon, 2006: 174).
Perkembangan teknologi tidak hanya mempengaruhi dunia bisnis, tetapi juga bidang-bidang
lain, seperti kesehatan,pendidikan, pemerintahan, dan lain-lain.
Tahun 1650 sampai dengan 1955 dinyatakan oleh Alvin Toffler sebagai era industri.
Era ini dimulai dengan terjadinya revolusi industri, yaitu sejak ditemukannya mesin-mesin
industri. Tenaga kerja manusia di dalam pabrik mulai diganti dengan mesin. Namun seiring
dengan bergulirnya waktu, saat ini kita berada pada zaman Teknologi dan Informasi. Sebagai
contoh, kini telah di temukan alat elektronik anti bakteri pda mesin cuci, lemari es dan
pendingin ruangan yaitu dengan menggunakan teknologi nano. Kemajuan teknologi adalah
sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan
berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi memang sangat
diperlukan.
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia,
memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia.
Khusus dalam bidang teknologi, masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa
oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun manusia tidak
bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek
negatif. Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan teknologi,
pemerintah di suatu negara harus membuat peraturan-peraturan atau melalui suatu konvensi
internasional yang harus dipatuhi oleh pengguna teknologi.

Adapun cara untuk melengkapi kecerdasan generasi bangsa saat ini dan untuk
melengkapi kecerdasan iptek para pelajar, diperlukan adanya penyelarasan pengajaran iptek
dengan pengajaran imtaq. Hal ini agar dapat membentuk manusia-manusia cerdas dan
bermoral yang dapat menghasilkan berbagai teknologi yang bermanfaat, diantaranya adalah:
a) learning to know, yaitu para generasi akan dapat memahami dan menghayati
bagaimana suatu pengetahuan dapat diperoleh dari fenomena yang terdapat dalam
lingkungannya. Dengan pendekatan ini diharapkan akan lahir generasi yang memiliki
kepercayaan bahwa manusia sebagai kalifah Tuhan di bumi diberi kemampuan untuk
mengelola dan mendayagunakan alam bagi kemajuan taraf hidup manusia.
b) learning to do, yaitu menerapkan suatu upaya agar para generasi menghayati proses
belajar dengan melakukan sesuatu yang bermakna,.
c) learning to be, yaitu proses pembelajaran yang memungkinkan lahirnya manusia
terdidik yang mandiri.
d) learning to live together, yaitu pendekatan melalui penerapan paradigma ilmu
pengetahuan, seperti pendekatan menemukan dan pendekatan menyelidik akan
memungkinkan para generasi menemukan kebahagiaan dalam belajar.

2.4.2

Perkembangan IPA
IPA sebagai disiplin ilmu pun turut mengalami perubahan dari masa ke masa seiring

perkembangan jaman dan teknologi. Berikut kami paparkan perjalanan perkembangan IPA
dari awal mulanya:

Mulanya berkembang sangat lambat (abad 15-16)


Lebih pesat setelah Copernicus yang kemudian diperkuat Galileo (konsep
geosentris dan konsep heliosentris), dikenal sebagai permulaan abad ilmu

pengetahuan modern (kebenaran berdasarkan induksi).


Sangat pesat setelah konsep fisika kuantum dan relativitas (awal abad 20) perlu
revisi dan penyesuaian konsepsi ilmu pengetahuan ke arah pemikiran modern.
Landasan ilmu pengetahuan: hipotesis, teori, dan hukum
1. Hipotesis: dapat ditolak kebenarannya
2. Teori: sudah diuji kebenarannya tetapi masih mungkin diperbaiki menjadi
teori yang lebih tepat
3. Hukum: landasan ilmu yang sudah tidak diragukan lagi kebenarannya
Dua konsepsi IPA, yaitu:
1. IPA klasik dengan telaahan bersifat makroskopik
2. IPA modern dengan telaahan bersifat mikroskopik

Konsep klasik dan modern lebih mengacu pada konsepsi cara berpikir, cara
memandang, dan cara menganalisis suatu fenomena alam bukan pada waktu

penemuannya
Perkembangan yang makin cepat menyebabkan IPA diklasifikasikan menjadi

berbagai disiplin ilmu, sub disiplin ilmu, dan spesialisasi


Kemudiaan muncul ilmu multidisplin sebagai akibat dari munculnya fenomena
baru yang tidak mungkin ditelaah hanya dengan satu disiplin ilmu saja.
Pengembangan aplikasi IPA merupakan dasar dari terbentuknya teknologi dan
industri yang secara tidak langsung akan mempengaruhi pola sosial manusia.

2.4.3

Perkembangan Teknologi di Indonesia

1. Sistem Komunikasi Satelit Domestik (SKSD) Palapa


SKSD palapa adalah sistem satelit komunikasi yang dikendalikan oleh sistem
satelit komunikasi pengendali bumi yang dibuat oleh HAC (Hughes Aircraft
Company) Perumtel Indonesia. Nama palapa diambil dari sumpah Gajah Mada yang
akan mempersatukan Nusantara.
SKSD palapa dibangun tahun 1974-1976 dengan peluncuran generasi 1-A1.
Sampai tahun 1996 sudah generasi 3 dengan kode C2 yang jarak jangkauannya dari
Irian sampai Rusia, dari Australia sampai Selandia Baru. Juga dipakai oleh negara
negara tetangga, Australia, Papua Nugini, Selandia Baru, dan Vietnam.
Fungsi SKSD Palapa adalah sebagai berikut :

2. Radio

Hubungan komunikasi antar daerah, antar negara lebih mudah.


Mempererat penyebaran informasi melalui televisi, internet dan faksimili.
Mempermudah komunikasi telepon SLJ,SLJJ,STO.
Sebagai satelit pengulang.
1 april 1933, Mangkunegoro VII dan Sarsito Mangunkusumo mendirikan SRV

(Solossche Radio Vereenging) di Surakarta, SRV sebagai pelopor lahirnya siaran radio
yang diusahakan oleh bangsa Indonesia sendiri. Tanggal 11 September 1945 diadakan
rapat di Jakarta yang dipimpin oleh Abdurrachman Saleh dan dihadiri oleh 16
pemimpin dari beberapa kota, adapun hasilnya sebagai berikut :

Menetapkan tanggal 11 September 1945 sebagai hari berdirinya RRI


Semua yang hadir menyatukan diri sebagai pegawai RRI
Pusat RRI di Jakarta
Abdurrachman Saleh sebagai pemimpin umum RRI
8

Setelah merdeka siaran luar negeri Indonesia dikenal dengan nama The Voice
of Free Indonesia. Sekarang siaran luar negeri RRI dari Jakarta dikenal dengan
nama Voice of Indonesia ( Suara Indonesia). RRI ditunjang oleh MMTC
(Multimedia Training Center) yang bertujuan untuk mendidik dan melatih para
karyawan.
3. Televisi
Pada tahun 1939 masyarakat AS telah menikmati televisi, sedangkan di
Indonesia TVRI lahir baru pada tahun 1961 untuk menayangkan semua kegiatan
Asian Games IV di Jakarta. Proyek ini ditangani oleh perusahaan elektronika jepang
Nippon Electric Company. TVRI berhasil mengudara pada acara liputan 17 Agustus
1962 di Istana Negara. Tanggal 24 Agustus 1962, TVRI diresmikan oleh presiden
Soekarno.
2.4.4 Hubungan Masyarakat Sosial dengan Teknologi Informasi
Masyarakat (society)

adalah

sekelompok

orang yang

membentuk

sebuah

sistem dimana sebagian besar interaksinya adalah antara individu-individu yang berada dalam
kelompok tersebut. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling
tergantung satu sama lain).
Dari definisi di atas, dapat di simpulkan bahwa masyarakat merupakan sekelompok orang
yang hidup bersama, berinteraksi dengan individu-individu lain, dan saling tergantung satu
sama lain. Di sini kita dapat menyatakan bahwa manusia sebagai makhluk sosial, sangat
memerlukan orang lain dan di tuntut untuk menjalin komunikasi dengan baik satu sama lain.
Keadaan masyarakat pada era globalisasi sekarang ini, cenderung tidak dapat di
pisahkan dengan teknologi informasi yang ada. Dengan adanya teknologi informasi dan
komunikasi, memudahkan masyarakat dalam menjalin hubungan secara global. Karena
teknologi yang cukup canggih saat ini, sudah memungkinkan masyarakat untuk masuk ke
dunia internasional dengan mudah dengan adanya fitur-fitur penunjang komunikasi.
Akibat perkembangan teknologi informasi yang ada, keadaan sosial masyarakat mengalami
perubahan. Tetapi masih terdapat kesenjangan yang terjadi pada masyarakat di daerah
terpencil. Masyarakat di kota-kota besar sangat mudah untuk mengakses berbagai informasi
yang ada melalui internet. Sedangkan pada masyarakat pedesaan cenderung susah untuk
mendapatkan informasi dari dunia maya. Tetapi bila di lihat secara keseluruhan, tentunya
perkembangan teknologi informasi ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat
kebanyakan.
9

2.5

Dampak dan Manfaat Perkembangan IPA dan Teknologi (IPTEK) terhadap


Kehidupan Sosial
Pada satu sisi, perkembangan dunia iptek yang demikian mengagumkan memang

telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban manusia. Tidak diragukan lagi,
kemajuan IPTEK telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan
kenyamanan bagi kehidupan.
Namun, pada sisi lain, pesatnya kemajuan iptek ternyata juga cukup banyak
membawa pengaruh negatif. Semakin kuatnya gejala "dehumanisasi" yaitu tergerusnya nilainilai kemanusiaan, merupakan salah satu efek yang dibawa kemajuan iptek tersebut. Bahkan,
sampai tataran tertentu, dampak negatif dari peradaban yang tinggi itu dapat melahirkan
kecenderungan pengingkaran manusia sebagai homo-religousus atau makhluk teomorfis. Tak
hanya itu, iptek juga bisa mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam
peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terjerumus ke dalam dampak negatif
iptek terhadap kehidupan manusia. Produksi weapons of mass destruction, baik kimia, biologi
ataupun nuklir tentu saja tidak bisa dipisahkan dari iptek; belum lagi menyebut kerusakan
ekosistem alam akibat dari kemajuan iptek.
Berikut ini adalah manfaat dan dampak yang ditimbulkan dengan adanya perkembangan
IPTEK terhadap kehidupan sosial dilihat dari berbagai aspek, yaitu:
A. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Kehidupan
Manusia

Materi. Manusia dalam kehidupannya memerlukan materi baik biotis maupun non
biotis. Materi biotis dari bahan benda hidup berupa protein sedangkan materi non biotis
dari gas oksigen sampai benda-benda yang kita pakai sehari-hari.

Energi. Dalam kehidupan manusia modern penggunaan energi makin meluas. Energi itu
berujud dalam berbagai bentuk yakni bentuk panas, gerak (mekanik), cahaya, kimia,
nuklir, dan sebagainya.

Mesin.

Manusia

dalam

kehidupannya

sehari-hari

memerlukan

mesin

untuk

mempermudah dan membantu kegiatan yang dilakukannya.

10

Komunikasi. Berkomunikasi merupakan salah satu kebutuhan manusia. Untuk itu IPA
dan teknologinya, telah menyumbangkan kepada kita semua media cetak, telegrafi,
telepon, radio, dan televisi.

Bioteknologi. Untuk memenuhi dan meningkatkan mutu kebutuhan hidup, manusia


memanfaatkan biologi terapan menggabungkan dengan teknologi modern, sehingga
tercipta Ilmu baru yang terkenal dengan sebutan Bioteknologi. Perkembangan lebih
lanjut lahirlah bioteknologi kedokteran, bioteknologi farmasi, bioteknologi pertanian,
bioteknologi peternakan dan sebagainya.

Dampak ilmu alamiah dan teknologi sehubungan dengan kebutuhan pokok, berikut ini
dibahas dampak sehubungan dengan:

Sandang. Dengan kemajuan teknologi, kita tidak perlu menunggu terlalu lama hasil
serat tanaman kapas karena dengan serat sintesis, pembuat tekstil dapat dilakukan
secara besar-besaran dalam waktu yang singkat. Dalam hal perhiasan, perkembangan
IPTEK telah dapat dibuat intan sintetis, berdasar dari struktur intan mengubah struktur
heksagonal dari karbon grafit menjadi strukturtetragonal dari intan. Sedangkan
dampak negatifnya, antara lain: pemakaian serat sintetis, kalau menjadi sampah tidak
dapat dihancurkan oleh bakteri-bakteri pembusuk. Namun, apabila dibakar akan
menyebabkan menipisnya lapisan ozon.

Pangan. Dampak yang ditimbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan alam dan
teknologi ada yang positif dan ada juga yang negatif.

Dampak yang positif antara lain:


a) Ditemukannya bibit unggul dengan memanfaatkan sinar zat radioaktif yang
dapat mengadakan mutasi gen.
b) Digunakannya mekanisasi pertanian untuk memanen hasil produksi sehingga
hasilnya lebih besar dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia.
c) Pemberantasan hama dan membunuh kuman-kuman pembusuk menggunakan
radiasi yang bersumber dari tenaga nuklir.

Dampak negatifnya, antara lain:

11

pemakaian pestisida, ternyata tidak saja dapat memberantas hamatanaman,


tetapi juga dapat membunuh hewan ternak, dapat meracuni hasil panen dan
bahkan dapat meracuni manusia itu sendiri.

Papan. Dengan menerapkan teknologi maju, manusia mampu membangun rumah dan
gedung pencakar langit sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas untuk
membangun pemukiman. Disamping itu, manusia akan berusaha memanfaatkan
lautan dan antarikasa sebesar-besarnya, melalui pulau pulau buatan..

B. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Sumber Daya

Alam (SDA)
Minyak Bumi
Dampak positif:
Minyak bumi pada saat ini masih merupakan sumber daya alam yang paling
utama untuk memenuhi kebutuhan ebergi dunia. Misalnya, mesin dalam berbagai
pabrik, mobil, ban, truk, kereta api, kapal laut, pesawat terbang, semuanya
menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakar.
Dampak negatif:
Dihasilkannya gas-gas oksida misalnya karbondioksida dan gas karbon
monoksida. Karbon monoksida ini sangat beracun, dapat meracuni sel-sel darah
merah sehingga sel-sel ini tidak dapat lagi berfungsi mengangkut oksigen dalam
jaringan tubuh. Pengalian minyak bumi membawa akibat polusi daerah
sekitarnya, karena tumpahan minyak bumi itu jelas merusak tumbuhan atau
hewan yang hidup di daerah itu. Tentu saja dampak itu ada juga yang sampai
pada manusia.

Batu Bara. Penambangan batu bara menimbulkan dampak negatif, misalnya cacing
tambang, marabahaya yang mungkin menimpa manusia-manusia penambang, karena gas
oksigen dalam tambang itu sangat terbatas, yang banyak adalah gas-gas bumi yang
menyesakkan napas yang mungkin mengandung CO, sulfur oksida. Pengangkutan batu
bara dari satu tempat ketempat lain juga tidak luput dari kebocoran/tumpahan yang
mengganggu lingkungan.

Air. Kita tahu ditempat tempat terpencil masih sangat kekurangan air. Namun, dengan
berkembangnya teknologi, air dapat menjangkau seluruh pelosok negeri ini. Air sangat
besar manffatnya bagi kehidupan manusis, tidak hanya untuk diminum, tetapi juga bias
12

sebagai sarana transportasi, wisata, olahraga dan menjadi sumber pembangkit listrik
yang mempunyai peranan besar pada kehidupan sehari hari. Air merupakan sumber daya
alam yang dapat diperbaharui, artinya setelah dipakai dapat dibersihkan kembali. Namun
karena ulah manusia itu sendiri, pembersihan itu tidak selalu dapat sempurna. Sehingga
lambat laun, air bersih ini semakin lama semakin menurun jumlah dan kualitasnya.

Hutan, Hewan, dan Ternak. Hutan dan hewan atau ternak merupakan sumber daya
alam yang dapat diperbaharui, tetapi teknologi modern dapat mengakibatkan sumber
daya alam tersebut menjadi tidak berdaya atau tidak dapat diperbaharui, misalnya
pembabatan hutan yang semena-mena menyebabkan tunas muda dan tumbuhan muda
mati dan tak akan tumbuh lagi.

Tanah. Tanah pertanian sebagai sumber daya sebenarnya dapat diperbaharui artinya
tanah itu dapat dipergunakan berulang-ulang bila dipelihara baik-baik misalnya
kekurangan zat hara dapat ditambah dengan pemupukan dan sebagainya, tetapi seperti
juga sumber daya alam lain yang dapat diperbaharui, bila pemakaiannya melampaui
batas dapat juga menjadi rusak, artinya tidak dapat dipergunakan lagi sebagai lahan
pertanian.

Sumber Daya Zat Radioaktif. Zat-zat radioaktif merupakan sumber daya alam yang
sangat penting, karena zat ini dapat ikut menentukan nasib manusia di masa mendatang.
Zat radioaktif merupakan zat yang sangat berbahaya. Zat ini selalu mengeluarkan sinar
yang tidak tampak oleh mata, sinar yang timbul dari zat radioaktif itu ada tiga macam,
yaitu alpha, beta dan gamma.

C. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Ekonomi dan
iIndustri
Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi
dapat kita rasakan dampak positif dan negatifnya
Dampak positif
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b. Terjadinya industrialisasi
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat
d. Mudahnya kegiatan jual beli, bahkan penjua dan pembeli tidak perlu
bertatap muka untuk bertransaksi.
13

Dampak negatif:
a. Menyempitnya lahan hijau untuk drainase dan pencemaran lingkungan
b. Menipisnya SDA untuk memenuhi kebutuhan manusia
c. Maraknya penipuan yang terjadi dikalangan masyarakat.
D. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Transportasi,
Komunikasi, dan Informasi
Transportasi
Dampak Positif:
Canggihnya teknologi yang memasuki bidang transportasi sangat bergantung
pada manusia dalam memanfaatkannya, bila digunakan secara positif, tentu
hasilnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, misalnya untuk
transportasi umum.
Dampak negatif:
a) Banyaknya kendaraan yang berbahan bakar karbon akan menyebabkan
peningkatan kadar karbondioksida pada konsentrasi yang membahayakan.
b) Adanya pesawat berkecepatan tinggi yang menimbulkan kebisingan suara
yang mengganggu pendengaran manusia.
c) Kebocoran tangki minyak di lautan akan menganggu kehidupan makhluk
laut.

Komunikasi dan Informasi.


Penggunaan dari keunggulan teknologi ini sangat tergantung pada manusia itu
sendiri. Dengan satelit, orang dapat menempatkan alat-alat penginderaan jarak jauh
yang dapat melihat sesuatu yang ada di atas bumi, dan juga dapat melihat segala
sesuatu yang ada di perut bumi, seperti kandungan mineral yang terdapat di suatu
daerah. Daerah perikanan yang potensial juga dapat dilacak dengan alat sehingga
kecanggihan teknologi komunikasi ini sering disalahgunakan untuk hal-hal yang
kurang baik, meskipun tidak sedikit yang menggunakannya untuk tujuan perdamaian

dan kesejahteraan umat manusia di dunia.


Dampak Positif:
a) Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan
terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
b) Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh
hanya dengan melalui handphone
c) Kita mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah
d) Kita dimungkinkan berbelanja melalui media internet
Dampak Negatif:
14

a) Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)


b) Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang
bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
c) Kerahasiaan alat tes semakin terancam melalui internet kita dapat memperoleh
informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes
psikologi secara langsung dari internet
d) Kecemasan teknologi. Terdapat kecemasan skala kecil akibat teknologi
komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan berbagai
file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi karena
teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.
e) Pornografi. Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan
pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi
yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini,
para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan
untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat
gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan
kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
f) Violence and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan.
Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para
pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs
mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
g) Penipuan. Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak
luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal
ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia
informasi tersebut.
h) Carding. Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan
menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam
dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan
dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu
mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan
mencatat

kode

Kartu

yang

digunakan.

Untuk

selanjutnya

mereka

menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan


mereka.
i) Perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke
tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari

15

situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan
memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
E. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Sumber Daya
Manusia (SDM)
Perkembangan teknologi yang pesat membuat manusia menikmati segalanya lebih
mudah. Teknologi benar-benar mempermudah hidup, manusia kehilangan kepekaan
untuk mencoba-coba yang secara psikologis penting untuk berani menghadapi tantangan
hidup sebagai suatu undian. Ancaman besar yang dibawa teknologi adalah matinya
imajinasi manusia, sebab teknologi melalui masyarakat yang sudah dipermesin akan
merusak pikiran manusia. Perkembangan IPA dan teknologi dapat menaikan kualitas
sumber daya manusia baik keterampilan maupun kecerdasanya, karena tersedianya
sarana dan prasarana penunjang kegiatan ilmiah, misalnya penemuan teori baru.
Meningkatkan kemakmuran materi dan kesehatan masyarakat.
F. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Sosial
Dampak Positif:
1) Perbedaan kepribadian pria dan wanita
Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang
memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun
dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang
sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang tertulis
dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang ditulis
oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran
wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang
memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri,
dan berbagai jabatan penting lainnya.
2) Meningkatnya rasa percaya diri
Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik.
Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan
ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat
tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
3) Tekanan
Kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras
Dampak Negatif:

16

a) Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan


remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada
upaya pemenuhan berbagai keinginan material telah menyebabkan sebagian warga
masyarakat menjadi kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani.
b) Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat
yang menunjukkan semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di
masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan
kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan
sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di
kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya,
seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
c) Pola interaksi antar-manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada
kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola
interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka
peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Selain itu,
tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada
banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk
berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang
yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program
Internet Relay Chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan
orang asing kapan saja.
G. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Pendidikan
Dampak Positif:
a) Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu
dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya
sumber ilmu pengetahuan.
b) Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa
dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah
metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi
yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat
abstrak.

17

c) Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan


teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan
guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
Dampak Negatif:
a) Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi, seperti tes
Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disc.
Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah
sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan
kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
b) Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan
tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga
mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang
rendah. Contonya, dengan ilmu komputer yang tinggi maka orang akan
berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.
H. Manfaat dan Dampak Perkembangan IPA dan Teknologi terhadap Politik
Dampak Positif:
a) Timbulnya kelas menengah baru. Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di
kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan,
keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan
kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah
baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan
kebebasan berpendapat yang lebih besar.
b) Proses regenerasi kepemimpinan. Peralihan generasi kepemimpinan tentu saja
akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas
kebebasan dan persamaan semakin kental.
c) Kecenderungan tumbuhnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi
komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme ditambah dengan
kemajuan di bidang teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya
kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam bidang kerjasama
ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan ekonomi baru.
Dampak Negatif:

18

a) Penggunaan persenjataan canggih untuk menyerang pihak lain demi


kekuasaan dan kekayaan
b) Terorisme yang semakin merajalela
c) Kurangnya privasi suatu negara akibat kerahasiaan yang tidak terjamin dengan
semakin canggihnya alatalat pendeteksi
BAB III
PENUTUP
3.1

Kesimpulan
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah suatu bagian yang tak lepas dari kehidupan

manusia dari awal peradaban sampai akhir dari segala akhir kehidupan manusia.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terus berkembang seiring perkembangan peradaban
manusia di dunia. Untuk itu, maka pembelajaran pendidikan teknologi perlu didasarkan pada
empat pilar proses pembelajaran, yaitu: learning to know, learning to do, learning to be, and
learning to live together.
Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat
dipungkiri. Pada dasarnya manusia tidak bisa menipu diri akan kenyataan bahwa iptek
mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang
muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap
kehidupan umat manusia.
Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak
berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Hal ini karena iptek hanya mampu menampilkan
kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif.
Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral
kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi
dari masalah-masalah kemanusiaan.
3.2

Saran
1. Perlu diadakannya sosialisasi dan pengenalan dini terkait ilmu pengetahuan
dan teknologi sejak jenjang pendidikan dasar, guna mempersiapkan sumber
daya manusia yang handal dalam memasuki era kesejagadan, yang salah
satunya ditandai dengan sarat muatan teknologi.
2. Perlu adanya penyelarasan pengajaran ilmu pengetahuan

dan teknologi

dengan pengajaran imtaq agar dapat terbentuk manusia-manusia cerdas dan


bermoral yang dapat menghasilkan berbagai teknologi yang bermanfaat bagi
umat manusia.

19

3. Mengindari penyalahgunaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat


berdampak negatif dan membahayakan manusia,maupun makhluk hidup
lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

Ibnu Masud, H. 2009. IAD (Ilmu Alamiah Dasar). Bandung: Pustaka Setia
Mawardi, dan Nur Hidayati. 2009. IAD-ISD-IBD. Bandung: Pustaka Setia
Maskoeri Jasin. 2010. ILMU ALAMIAH DASAR. Jakarta: Rajawali Pers
http://alambudsos.wordpress.com
http://ejournal.unud.ac.id
http://www.nano.lipi.go.id
http://titahvegatanaya.blogspot.com
http://dektavian.blogspot.com

20

21