Anda di halaman 1dari 4

Analisa Ekonomi

1. Fixed Cost

2. Variable Cost

Total Biaya Produksi

= FC + VC
= Rp 26.500.000,00 + Rp 11.005.000,00
= Rp 37.505.000,00

Biaya Variable

= Rp 11.005.000,00

Jumlah produksi

= 4000

unit/hari = 1.200.000 unit/tahun

Produksi yang dipasarkan = Jumlah produksi/tahun loss 10%


= 1.200.000 120.000
= 1.080.000
Biaya Variabel/unit

Biaya Variable
Jumla h Produksi

11.005 .000,00
4000

= Rp 2.751,00
Harga jual (P)

= harga pokok + keuntungan 100%


= Rp 2.751,00+ (100% x Rp 2.751,00 )
= Rp 5.502,00/unit

Hasil penjualan/tahun

= Rp 5.502,00 x 1.200.000 unit


= Rp 6.602.400.000,00

PPN (10%)

= Rp 660.240.000,00

Pendapatan setelah PPN

= Hasil Penjualan PPN 10%


= Rp 6.602.400.000,00 - Rp 660.240.000,00
= Rp 5.942.160.000,00

Keuntungan bersih

= Pendapatan setelah PPN Biaya Produksi


= Rp 5.942.160.000,00 - Rp 523.155.000,00
= Rp 5.419.005.000,00

Pay Back Periode (PBP)


PBP

= Nilai investasi
Keuntungan/tahun

Rp 523.155.000,00
Rp 5.419.005.000,00
PBP

= 0,0965 = 3 hari

VC
h arg ajual / kemasan
BEP unit

BEP rupiah

Rp 11.005 .000,00
Rp5.502,00

= 2000 unit

FC
VC
1
P

Rp26.500 .000
Rp 2.751,00
1
Rp 5.502,00

= Rp 53.000.000
Pay Back Periode (PBP)
PBP

= Nilai investasi
Keuntungan/tahun

Rp 523.155.000,00
Rp 5.419.005.000,00
PBP

=
= 0,0965 = 3 hari

Dari hasil perhitungan pay back periode (PBP) di atas dihasilkan angka sebesar
0,0965 = 3 hari. Artinya, dalam jangka waktu 3 hari modal usaha pengolahan Tempe Koro
Daun Singkong kembali.