Anda di halaman 1dari 22

02/19/15

Mengapa perlu Dalin?


( Pengendalian Infeksi )
Era Global rentan thd infeksi global
Penyebaran Penyakit menular yg semakin
cepat SARS, HIV, TB, malaria, leptospira
Masyarakat perlu dilindungi
Nakes perlu dilindungi

02/19/15

LATAR BELAKANG
KEWASPADAAN STANDAR
Tingginya prevalensi penularan penyakit

menular
Tidak ada lagi kabupaten/kota yang bebas
dari penyakit menular
Perlunya menjaga diri dari penularan penyakit
Penerapan Standar Operasional Prosedur
(SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di
setiap layanan kesehatan

KEWASPADAAN STANDAR
KENAPA HARUS KEWASPADAAN STANDAR ?
Salah satu dari upaya pengendalian infeksi di

Puskesmas atau rumah sakit


Upaya pencegahan dasar atau standar
Pada semua kondisi
Penerapan SOP dan SPM

Bagian inti dari teknik isolasi


Melindungi tenaga kesehatan dan pasien dari

ketertularan dan menularkan penyakit atau virus


4

02/19/15

Operasional
Kewaspadaan Standar (KS)
Cuci tangan
Menggunakan alat pelindung perorangan

(APP) untuk mengurangi pajanan darah dan


cairan tubuh
Pengelolaan Alkes Bekas Pakai
(Dekontaminasi, sterilisasi, disinfeksi)
Sharp Precautions/ Pengelolaan Benda Tajam
Pengelolaan Limbah dan Sanitasi Ruangan

02/19/15

Cuci Tangan
Air Mengalir
Sabun
10 detik
Penggunaan

Antiseptik dengan
benar
Lap tangan kering/
sekali pakai

02/19/15

Cuci tangan bedah

Proses selama 2-5 menit

02/19/15

Alat Pelindung
Perorangan
(APP)
Sarung Tangan
Pelindung Muka
Masker
KacaMata/ gogle

Gaun/Jubah/Apron
Pelindung Kaki
02/19/15

Gambar Alat Pelindung

02/19/15

Manfaat Alat Pelindung


Alat Pelindung

Terhadap pasien

Terhadap Nakes

Sarung tangan

Mencegah kontak M.O dari tangan


nakes kepada pasien

Mencegah kontak tangan nakes


dengan darah dan cairan tubuh
pasien, mukosa, kulit luka alkes/
permukaan yang terkontaminasi

Masker

Mencegah kontak droplet dari


mulut & hidung Nakes saat napas,
bicara, batuk kepada pasien

Mencegah mukosa nakes (hidung


dan mulut) kontak dengan percikan
darah / c.t. pasien

Mencegah mukosa nakes kontak


dengan percikan darah / c.t. pasien

Kacamata
pelndung
Tutup kepala

Mencegah jatuhya MO rambut/


kepala nakes ke daerah steril

Jubah & celemek


plastik

Mencegah kontak MO dari tangan/


tubuh/ pakaian nakes kepada
pasien

Mencegah kulit nakes kontak


dengan percikan darah/ c.t. pasien

Sepatu
Pelindung

Mengurangi terbawanya MO dari


ruangan lain

Mencegah kaki terluka oleh benda


tajam yang terkontaminasi atau
terjepit benda berat dan mencegah
kontak dengan darah / c.t. lainnya

02/19/15

10

Apakah kontak
dengan darah
atau cairan
tubuh?

Tidak

TANPA SARUNG
TANGAN

Ya
Apakah kontak
dengan
pasien?

Tidak

S.T. RUMAH TANGGA


atau
SARUNG TANGAN BERSIH

Ya
Apakah kontak
dengan
jaringan di
bawah kulit?

Tidak

SARUNG TANGAN
BERSIH
atau
SARUNG TANGAN DTT

Ya
SARUNG TANGAN STERIL
atau
SARUNG TANGAN DTT.
11

02/19/15

Pengelolaan Alkes
Bekas Pakai
Dekontaminasi
Cuci
Sterilisasi/DTT
Dekontaminasi

Penggunaan

Disinfektan dg
Benar

Cuci bersih

Sterilisasi

02/19/15

Disinfeksi
Tingkat Tinggi

Pendinginan & Penyimpanan


Siap pakai

12

Pengelolaan Alat Kesehatan


Dekontaminasi

Rendam dalam larutan klorin 0.5% selama 10 menit

Cuci bersih dan tiriskan

Pakai sarung tangan dan pelindung terhadap objek tajam

Sterilisasi
Uap Bertekanan

TinggiAutoclaf
121o C
106 kPa (1 atm)
20 30 menit

Pemanasan
Kering
170 C
selama 60 menit
o

Disinfeksi Tingkat Tinggi


Kimiawi

Rendam dalam
larutan disinfektan 10
- 24 jam
Atau
Gas ETO

Kimiawi

Uap

Rebus

rendam dalam
larutan
disinfektan 20
menit

Tutup dalam uap


air mendidih
selama 20 menit

diamkan
mendidih
selama 20
menit

Pendinginan & Penyimpanan


Siap pakai
Catatan:

1Alat yang terbungkus dalam bungkusan steril dapat disimpan sampai satu minggu bila tetap kering
2Alat yang tidak terbungkus harus disimpan dalam tempat (tromol) steril
3Alat yang diolah dengan disinfeksi tingkat tinggi disimpan dalam wadah terutup yang tidak mudah terbuka atau
segera dipakai

13

02/19/15

Dekontaminasi
dengan lar klorin 0,5% - 10

14

02/19/15

Alat Disinifeksi Tingkat


Tinggi - DTT

15

02/19/15

Alat Sterilisator Uap


Bertekanan

16

02/19/15

Disinfeksi-Sterilisasi
Cara Disinfeksi atau Sterilisasi

tergatung dari besar risiko


Pakai sarung tangan rumah
tangga
Alat harus dilepas/ diurai
sebelum dicuci
17

02/19/15

Pemilihan Cara
Derajat Risiko

Cara penggunaan Alat

Cara

Risiko tinggi

Menembus kulit

Sterilisasi, atau sekali


pakai

Risiko sedang

Kontak dengan kulit yang


tidak utuh atau lapisan
mukosa

Sterilisasi, disinfeksi
tingkat tinggi (DTT)
-rebus, disinfeksi
kimiawi

Risiko rendah

Kontak dengan kulit yang


utuh

Cuci bersih dengan air


panas dan sabun

02/19/15

18

Pengelolaan Alat/Benda Tajam


(Sharp Precautions)

Pisau bedah, jarum suntik,

pecahan kaca, dsb


Segera singkirkan ke dalam
wadah tahan tusukan oleh
pemakai
Wadah limbah tajam di
tempat strategis, anti
tumpah
Dilarang menyerahkan alat
tajam secara langsung
Jangan menutup - menutup
jarum suntik satu tangan
02/19/15

19

Wadah Tahan Tusukan

20

02/19/15

Pengelolaan Limbah dan


Sanitasi Ruangan

Limbah Cair
Sampah Medis
Sampah RT
Insinerasi
Penguburan
Disinfeksi

permukaan

02/19/15

21