Anda di halaman 1dari 85

&scHg.

&tg*

Ac*F*

KATA PENGANTAR

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti Kliping


adalah guntingan artikel atau berita dari surat kabar, majalah dan

sebagainya yang dianggap penting untuk disimpan atau di


dokumentasikan. Dalam hal ini Perpustakaan Mahkamah Agung
membuat Kliping khususnya dibidang hukum dan peradilan
dengan mendokumentasikan berita atau aftikel tentang hukum
dan peradilan dari berbagai media masa baik koran maupun
majalah yang kemudian dihimpun dan diterbitkan setiap 1 (satu)
bulan sekali.

Mengingat salah satu fungsi dari kliping adalah untuk


menunjang informasi yang dalam hal ini selaras dengan tugas
pokok dan fungsi Bagian Perpustakaan dan Layanan Informasi,
Biro Hukum dan Humas Badan Urusan Administrasi MA-RI, oleh
karena itu kami masih memandang perlu untuk diterbitkannya
Kliping Mahkamah Agung secara teratur dan berkesinambungan.
Memasuki era tahun 2AI4 kami berusaha untuk melakukan
inovasi dalam pembuatan kliping agar tampil lebih menarik dan
mudah dibaca.

Harapan kami semoga Kliping ini dapat bermanfaat bagi


para pembaca dan kami menyadari masih banyak terdapat
kekurangan dan ketidak sempurnaan. Untuk itu kami mohon kritik
dan sarannya agar lebih baik pada edisi berikutnya.

Penyusun

DAFTAR ISI
Jj)

Halaman

Karier Nloncer
- .. Hakim Bermasalah ....,.......
Kalla Jadi Saksi di Tipikor.
Putusan "Aneh" Si Pranata Suap

........,..... 1
..........,..,.. 5
......7

Dipecat Tapi Dapat Pensiun


Pakar Hukum Bela Penyelamatan Century....

Prihatin Jika Rekomendasi l{/Tak D'rjalankan MA...................,....... 16


.........."...77
Akil Mochtar Siap Dihukum

Mati,.......
KY Kaji Putusan Bebas Terpidana Korupsi
Tolak Hakim Pemalak Sebagai Ketua PT.,.........
Budi Mulya Sesalkan Boediono
Hakim Bertanggung Jawab Menumbuhkan Trust

........ 20
..............22
.........24
.............26
Caleg DFD Incumbent Bengkulu Nunggu Nasib Putusan MK........,...34
.........35
MA Minta Ketua PT Fokus Pidana
............37
Nilai Putusan Hakim
...............38
Sekesi Hakim Agung Terus
...........40
Hakim Tolak Nota Keberatan Anas
.....,...........,42
laksa Agung Pidanakan
...,.,........44
Dua Hakim Tak Sepakat Anas Dijerat
....46
Hakim Izinkan Jaksa Tuntut Anas atas
..........48
Dipertanyakan, Putusan TUN
..,.....49
Surya Jaya,Matahari Baru
Hakim Pecatan Menggugat
................51
........53
MA PERINTAHKAN KPK BAYAR TERDAKWA
.....55
Koruptor 1,9 Triliun Rupiah Dibebaskan
Didakwa Korupsi, Bahalwan
.,.,.........58
Ketika Tersangka Alkes
....62

Pemilu

Janggal
Berlanjut
.,..,..
Pemfitnah
TPPU......,
TPPU
MA.........,.
MA.,........
KY........
............
MA
Menangis
Menyusut

Dana

......,......66
.........68
Seleksi Calon Hakim Agung Memasuki Tahap
Mahkamah Agung Dukung Pembentukan Badan Khusus ......,..'......'70
KY Bawas Didesak Usut Sumber

Hukum Belum Bikin Jera


Anggota DPR Tetap Dapat Duit

Akhir

Pensiun..........'

."."..........73

Bekas Ketua MK Dituntut laksa KPK Seumur Hidup dan Denda Rp


10 Miliar
Adik Ratu Atut Syok Air Matanya
'.'.....'.77

Menetes.............

Langka....

Keteladanan Anti Korupsi Makin


Hakim Tak Tahu Sumber Dana "Pesta"

....'..79

....83
SBY..,......
..........85
Hakim MK Usir Kuasa Hukum PKPI........
.'........87
Sudjadnan Dituntut Tiga Tahun Penjara ,....:.........
..."89
Lima Kas Bon Adhi Karya Diberikan Ke Anas
.........'.90
Hakim Tegur Keras Dua'Saksi Atut........
...,.....,.......92
KPK Sasar Korupsi Besar di Kementrian ESDM
KPK Periksa Staf Khusus Presiden

Permentan 98 Digugat Ke MA
t(( Soroti Maraknya Hakim

.."...........96
Selingkuh
Penanganan Kasus Mesti Hasilkan Kepastian. .........,........98
....,.,.......99
Koruptor Pedambangan Mulai Diburu
..100
Prihatin Jika Rekomendasi KY Tak D'rjalankan MA..........

GATRA Q Juni2}I

Hatta A-li (kiri) menandatangani surat pelantikan beberapa Hakim Ketua


auditorium Gedung lllahkamah Agung RI.

jabatan pimpinan peradilan kepada


hakim-hakim seperti ini. " bukan
kepada yang mengiba-iba, memintaminta, apalagi yang mau nyuap. Orang
yang seperti itu harusnya dibuang ke
dasar laut," tukas Suparman.
Sujud Dwi Pratisto, Anthony Djafar'
Dian Arif Koes llernawan
(Semarang)

KOMPAS (5 Juni 2014


KORT'PSI DI DEPARTEMEN LUAR NEGERI

Kalla Jadi Saksi di Tipikor


JAKARTA, KOMPAS - Pada hari
pertama karnpanye, calon Wakil

pertanggungjawaban.

Presiden Jusuf Kalla, Rabu (4/6), hadir

Kalla menjelaskan,

sebagai saksi

konferensi-konferensi internasional,
seperti pedemuan regional tingkat

penyelenggaraan

di sidang korupsi
konferensi

internasional pada Departemen Luar

Negeri. Kalla menjadi

saksi

dan

memanipulasi

laporan

penyelenggaruwr

menteri mengenai

pemberantasan
terorisme di Hotel Grand Hyatt, Bali, 3-

meringankan yang dihadirkan pihak 5 Februari 2004 oleh Deplu dilakukan


terdakwa mantan Sekretaris Jenderal atas perintah resmi presiden.
Deplu Sudjadnan Parnohadiningrat.
"Akibat bom Bali tahun 2002, turisme
di
Bali langsung merosot luar biasa.
tiba
di
Pengadilan
Tindak
Pidana
Kalla
Korupsi Jakarta sekitar pukul 1O.OO Untuk itu diambil beberapa langkah,
tanpa penjagaan ketat. Hanya ada salah satunya adalah menarik
beberapa polisi dan personel tirn penyelenggaraan konferensi-konferensi
pengamanan berpakaian sipil. Kalla internasional untuk digelar di Bali.
memberikan keterangan sekitar satu Tujuannya supaya dunia internasional
jam. Setelah itu, ia langsung terbang ke percaya Bali tetap aman sehingga
luar kota terkait urusan pemilu.
wisatawan yang datang ke Bali
Kalla dinilai mengetahui kebijakan meningkat lagi," tuturnya.
pemerintah terkait penyelenggaraan Menurut Kalla, kebijakan pernerintah
sejumlah sidang dan konferensi terkait penyelenggaraan konferensi
internasional oleh Deplu tahun 2002- merupakan keputusan darurat. "Saat itu,
2005. Kalla menjabat Menteri sebagai Menko Kesra, saya
Koordinator Kesejahteraan Rakyat bertanggung jawab atas pulihnya
dalam pemerintahan Presiden kehidupan masyarakat Bali," katanya.
Megawati Soekamoputri hingga awal Saat Kalla menjadi Wapres dan Ketua
2004 dan kemudian menjadi Wapres Bakornas, terjadi gempa dan tsunami
dalam pemerintahan Presiden Susilo Aceh pada 26 De sember 2004.
Bambang Yudhoyono.
Pemerintah kembali mengeluarkan
Dalam pelaksanaan konferensi- kebijakan darurat untuk
konferensi itulah, Sudjadnan didakwa menyelenggarakan konferensi
melakukan korupsi de ngan cara internasional antara lain Konferensi
menunjuk langsung perusahaan Tingkat Tinggi Asia Afrika pada 29
penyelenggara konferensi (professional Maret -5 April 2005 di Hotel
convention organizer), menambahkan Borobudur, Jakarta, yang kemudian
biaya yang tidak sesuai peruntukannya, dimanfaatkan untuk penggalangan dana

FORUM KEADILANIIo. 10 (06 Juli 2014)

hukurnan pidana penjara selama lima


tahun dan denda Rp150 juta subsidair
tiga bulan kurungan, dengan suara yang

hukum Rycko Menoza-Eki Setyanto


untuk rnendampingi pasangan calon
Bupati dan Wakii Bupati itu dalam
tak bulat. Namun, putusan ini PHPU Lampung Selatan di MK. Padadijatuhkan riengan menggunakan pasa! hal, sebagaimana unsur Pasai i2 huruf
yang tidak didakwakan/dituntutkan c, pelaku disyaratkan sebagai hakim
penuntut umum atau ultra petita.

Dalam surat dakwaan,

yang menerima perkara.

penuAtut
umum menggunakan Pasal 12 huruf o
L'{J Tipikcr jo Pasal 55 ayat (1) ke-1
KIIHP. Susi dianggap menjadi
perantara suap mantan Ketua

Pasai 12 huruf c berbunyi, "Dipidana


seulnur hidupipaling singkat 4 tahun
paling lama 2A tahun dan denda paling
sedikit Rp200 juta paling banyak Rpl

Mahkamah Konstitusi OdK) M Akii


Mochtar untuk penerimaan hadiab atau
janji cialam pengr.rrusan sengketa
Pilkada Lebak dan Lampung Selatan di
MK.
Namun, Ketua majelis hakim Gosyen

hadiah/janji, padahal diketahuilpatut

miliar, hakim Iang,

inenerirna

diduga bahwa hadiahljanji itu diberikan


untuk rnempengaruhi pufusan perkara

yang diserahkan kepadanya

untuk

diadili".

Gosyen menjelaskan, sekalipun


Butarbutar bersama dua anggota penuntut umum mendakwakan
majelis lainaya menyatakan Susi perbuatan Susi bersarna-sarna Akil

terbukti melakukan tindak pidana koru yang merupakan hakim MK, kualifikasi
si sebagaimana Pasal 6 ayat (1) huruf a subyek hukum dalarn Pasal 12 huruf c,
UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-l pertamatama haruslah seorang hakim.
K{rT{P untuk dakwaan kesatu, Faktanya, Susi selaku terdakwa tidak
sedangkan Pasal 13 ULi Tipikor jo pernah memutus perkara yang
Pasal 55 ayat (i) ke-1 KUF{P untuk diterimanya unfuk diadili. "Seseorang
dakrvaan kedua.

yarg tidak pernah menerima dan

Gosyen beralasan, Pasal 12 huruf c


yang digunakan penimtut urnum tidak
tepat. Pasalnya, Susi tidak bertindak

memutus suatu perkara untuk diadili,

tidak dapat didakwa dengan

rnenggunakan Pasal 12 huruf c.


Perbuatan terdakwa tidak mernenuhi

sebagai hakirn, melainkan sebagai


advokat selaku kuasa hukum yang unsur pasal yang didaku,akan, sehingga
mewakili kepentingan pasangan Amir harus dibebaskan dari dakwaan pasal

Hamzah dan Kasmin

dalam

permohonan Perselisihan Femilihan


Umum Kepala Daerah (PHPU) Lebak
di MK.
Sama halnya dengan PIIPU Lampung
Selatan. Susi ditunjuk sebagai kuasa

tersebut" katanya memberi alasan.

Narnun, berdasarkan

fakta-fakta

hukum yang terungkap di persidangan,


majelis hakim akan mempertimbangkan
perbuatan Susi berdasarkan pasal yang
menurut majelis lebih tepat diterapkan

FORUFf KEASILAN I*{c.

1S

{05 Juii 2* !4)

TUBAGUS CI{AER.I \YARBANA. .A,LLAS WAWAIq DIOAFIPINGI ISTRI YANG JUGA WA!.IKOTA
TAISGSEI. AIR$i{ R4CFIIl{I }IANY

diri Susi. Gosyen menjelaskan, dari


fakta-fakta di persida*gan, nyata-nyara
disimpulkan telah tedadi suatu tindak
pidana korupsi.
Waias pasal yang didakwakan kurang
pada

diri

Susi. "Sesuai asas peradiian cepat,

dan biaya ringan, menjadi


acuan bagi majelis uatuk menerapkan
pasal yang dianggap lebih tepat
diterapkan dalarn perkara a quo yang
sederhana,

tepat, me*urui Gosyen, ada pasal dipandang sesuai dengan rasa keadilan
penflapan iain dalarn Bab n {tU bagi terdakr.va dan kepentingan

Tipikor yang tidak

terlalujauh

dari jiwa atau fiiosofi

rnenyirnpang
dakwaan penuntut umum. Fasal itu
adalah Pasal 6 ayat (r) hurufa dan Pasai
i3 lru Tipikcr yang dipandang rna.jelis
lebih cocok diterapkan pada

rnasyarakat yang lebih luas sesuai azas


kemanfaatan dan kepatutan," terang
Gosyen.

Sementara itu, hakim ar;ggata Sutic


Jumadi menguraikan, untuk dakwaan
kesatu, perbuatan Susi telah memenuhi

FORUM KEADILAN No. 10 {06 Juli2014


semua unsur daiarn Pasal

6 ayat (i) sarna meiakukan tindak

a UU Tipikor. Peristiwa ini


bermula ketika Susi meminta AmirKasmin menyediakan uang Rp 3 miliar
huruf

sesuai permintaal AkiI

dihukum dengan pidana yang

pidana
sarna.

"Dengan demikian, unsur memberi atau

menjanjikan sesuatu telah terbukti

untuk
memenangkan sengketa Pilkada Lebak
di lv{I(.

dalarn perbuatan terdalcva, " futurnya.

diba*'a. Akil menjawab

kekurangan.

Begitu pula dalam sengketa Pilkada


Lampung Selatan. Hakirn anggota
Amir yang tidak rnemiliki uang Matheus Samiadji mengatakan, Susi
diminta Susi untuk meminta banfuan terbukti melakukan tindak pidana
kepada Gubemur Banten Ratu Afut korupsi sebagaimana Pasal 13 UU
Chcsil'afu. Setelah didesak dan Tipikor. Saat Susi berternu Eki dan
diyakinkan Susi mengenai pentingnya Sugiarto, Susi mendapat telepon dari
meinenangkan sengketa Piikada Lebak Akil yang intinya meminta agar
di &tK, akhimya Susi menerirna uang disediakan uang Rp5 00 j uta.
Rp 1 miliar dari orang suruhan Tubagus Akil meminta uang tersebut untuk
Chaeri Wardana, adik Afut. Usai perlanganan sengketa Pilkada Lampung
pembacaan putusan Pilkada Lebak, Selatan yang dimohonkan tiga
Susi melalui SMS menginformasikan pasangan. Menindaklanjuti permintaan
kepada AkiI mengenai ketersediaan Akii, Rycko memberikan Rp 300 juta
uang Rp 1 miliar. N{eski Akil awalnya kepada Eki dan Sugiarto untuk
menolak uang Rp 1 miliar karena diserahkan kepada Susi. Mengetahui
tidak sesuai komitmen, Susi uang tidak sesuai permintaan Akil, Susi
menanyakan ke mana uang itu akan meminta Rycko dan Eki memenuhi
akan

mengontak Susi usai sidang Pilkada


Jail'a Timur.
Kemudian, Susi menyimpan uang Rp 1
miliar di rumah orang tuanya di Tebet.
Namun, sebelum uang diberikan
kepada Akil, Susi ditangkap petugas
KIK Uang Rp 1 milair pun turut disita
KPK Sutio mengungkapkan, tidak
selesainya pemberian uang bukan
karena keinginan Susi, melainkan
adanya "intevensi" dari iuar.
lntervensi yang dimaksud Sutio adalah
penangkapan oieh petugas KPK Sutio

beranggapan

setiap orang

yang

melakukan percobaan atau bersarna-

Akhirnya Rycko dan

Eki

masing-

masing memberikan Rp 100 juta. Pada

4 Agustus 20L0, MK menyatakan


PHPU ketiga pemohon tidak dapat
diterima, sehingga

menguatkan

penetapan KPU Kabupaten Lampung


Selatan yang menenangkan Rycko dan
Eki sebagai Bupati dan Wakil Bupati

terpilih periode 20 1 0-20 1 5.


Matheus melanjutkan, setelah putusan
ifu, Susi mengirimkan uang Rp 250 juta
ke rekeiring Akil dengan keterangan
"pembayaran kelapa sawit" sesuai
arahan Akil. Sisanya, dikirimkan Susi
ke rekening CV Ratu Samagat milik

10

FORUM KEA*ILAN Ns. lS i06 Juli 2S14)

istri Akii,

Rat'.1 Rita dengan keterangan


"pembayarae tagihan" pada 25 Oktober

2Si0. Dengan dipenuhinya seinlta

lain di iuar surat dakwaan, seliingga


sudah seharusnya dibebaskac! dari
segala dakwaan dan tuntutan.

unsur daiam Fasal 6 ayat ii) liuruf a


dan Fasal 13 UU Tipikcr jc Fasal 55

Alexander ilienganggep, penggllnaan


pasai lain di luar dakwaan telair

menyatakan Susi terhukti melakukan

Sobetulnya, jika hakim *recgedepanka*


rasa keadiian, Susl tidak bisa <iipiCana

ayzt (1) ke-l KUHF, h4atheus melampuai kewenangan hakina"

tindak pidana kcrupsi

sebagain:ana
kedua.
terdapat alesan

dakwaail kesatu dan


Menuretnya, tidak

deega:r perbuatan pidana yeng tidak

perbuatan Srasi.

diiakukannya. Ia rcienilai pe$u$trit


u$lum cerobch karena tidak
me*cantumkan pasai lein daiam

Tidak demikian halnya Cei:gan FIaki:n

dakwaan. "Jrka ma.jelis

pereaaf irxalrpurl pembenar

dari

Sofialdi dan Alexander &4aruata.


Keduanya justr"u menyataJcan berbeda
pendapa: (disseniing cpinion) ciengan
tiga hakim lainnya. Sofialdi sedari awal
sudale menyaiakan dakwaan penuntut

umLrill kabur, seliingga sudah

rnernbuat

putusan terhadap kesalahan yang tidak


didakwakan pnunf"rt uryiu$?, hal ini
sama saja dengan inenolerir atau

memberi kelonggaran terhadap

kecerobohan yaag dilakukan penuaf.rt

umum. Selain itu, hal ini j*ga akan


sepaiuthya dibatalkan demi fiukum. memberikan efek buruk daiam
Narnun, pemeriksaan perkara ieiap penegaka* huki:m," ucap Alexander
dilanjutkan hiragga pembacaan pi:tusan memheri aiasan.
akhir.
Menurut dia, apabila majelis
Mengingat Sofialdidi dalam putusan mentoleransikan kecerobohan pe*unfut
sela sudah berpendapat Cakwaan batal ufitrLlm, tidak tertutup ken:ungkinan, ke
demi hukurn, ia menganggap surat depan, penuntut umurn akan rnernbuat
tuntutan pun batal demi hukuni. la surat dekwaan "asal-asalan" dengan
rnenilai penuntut umum tidak dapat harapan dalam proses pemeriksaan
menggunakan surat tuntutan yang batal perkara di pengadilan, majelis hakim
demi hukurn untuk n:empersalahkan akan mengoreksinya sesuai fakta-fakta
Susi. Maka dari itu, sofialdi di persidangan.
menyatakan surat tuntutan tidak dapat la rcenambahkan, dalam rneircari
diterima.
keadilan, KUHAP teiah memberikan
Berbeda dengan Soflaldi, Alexander mekanisme pengoreksian tertradap
menyatakan dirinya iidak sependapat putusan majelis hakim. tsagi para pihak
dengan pertimbangan tiga hakirn lain yang tidak menerima putusan niajelis
yang rnenggunakan pasal lain di luar hakim tingkat pertarna dapat rnengadakwaan penuntut umum. Menurutnya, jukan banding ke Pengariilan Tinggi,
Susi tidak dapat dipidana dengan pasal
sehingga diperoleh putusan yang

FORUM KEADILAN No.

Juli 2014i

berkekuatan hukum tetap.

Walau dua hakim

menyatakan

dissenting opinion, tiga hakim lainnya

menyatakan Susi terbukti bersalah

meiakukan

korupsi
menggunakan pasal di

dakwaan. Sesuai

dengan,
surat

luar

mekanisme
dalam

pengambilan keputusan

KLII{AP, rapat

perrnusyarvaratan

majelis menggunakan suara terbanyak


untuk memufus perkara Susi.
Menggapi putusan itu, pengacara Susi,

Reza Edrvijanio menegaskan

akan

mengajukan upaya banding. Ia merasa


putusan majelis menggunakan pasal di
iuar apa yang didakwakanidituntutkan
penuntut umum, "Ini sangat raelampaui
kewenangan hakirn. Tentu kita akan

banding," tegasnya. Upaya banding


kubu Susi, juga diikuti upaya banding
pula oleh Jaksa Penuntut Umum KPK.

DARMAF{ TANJTING

FCRUM KEAEILAN No. i8 (6

Suli 201a)

&ipeea

T*pi Sape Fesesiaan

Fer.jalanan karier Hakim Fahala Sethya


Lumbanbatu seiama i 1 tahun itu
berakhir tepainya pada 27 Februari

mengkcnsumsi *arkoiika -leeis shabusirabu. F{al ini diperkuat dengan iiasii


uji iaboratoriun-i yang dilakukara ENN.
Oleh karena it'.r, senggaharrsanggaiean

2814 siiarn. h4ajelis Keliormatail


Flakim {h4KH) memutusican bahwa Fahaia dipandang sebagai $paya
Fahala eiiberireetikan per;alanell dengan berbelit'-belit hingga masuk dalan'r

iaak pensiuli akibat

terbukti

menyalahgunakan narl<ctika.

pertirnbarrgan
rglsiliberatkea.

periimbangan

pemer!.ksaan aiat bukti


tersebct. h43G-I kemudian rrengambil
sikap untuk neengabulkan se'nagiarr
rekomendasi yarlg diajulian oleli KY,
yaitu n,ereberhentika;l Pahala dengan
itu.
tidak hcnna. Sanksi pemberhentian
Dalam persidangan l\triH" tanipak tak dlterima, naclun hdKH masih beraik
me*r;t';pi
bahwa dirin,va hati dengan tetap mem berikan Pahaia
rnengkonsumsi narkoba. Eapak elnpat hak pensiun \ ltu, Putusan in', tentu saja
a*ak ini bahkan mengahui drrinya lebili ringan dari rekomendasi KY -"-a*g
mengkonsumsi narkoba. Namun, sebelu:nnya memiilta agar Patriala tak
katanya, iral itu sesuai petunjuk dciqter. ciiberi hak pensiun.
Jadi, me*urutnya, pemakaian obat Apa dasar h/S(H saat if{: untuk
yang masuk kategcri nark*tika iru, rnempertirnbangkan niernberikan hak
bukan diperolehnya atau bukan pensiun kepada PaFrala" Pertlmbangan
dirakainya secare. illegal. Dia ini diambil trantarae, hakim ini masiit
beralasan, pernakaian narkctika pertu menanggung biaya hidup istri dan
goiongan tr i*:, didasari kondisi anak-anakrya yang masiSr kecil. "lt4KH
emosinya yang tidak stabitr.
rnemikirkan ernpat anak Hakiin Pahala
Fada pembeiaannya, dia pu* yang masih kecil. Ada alasan
menganggap banwa oknum kepolisian meringailkaa seperti anak-anaknya
,vang melaporkannya, merasa ada yang masih kecil. itulah kenapa dia
masalah pribadi. "Bnar baliwa saya diberheratiken dengan hak pensitln,"
mengkonsumsi narkotika golongan L kala Abbas Said saat itu.
Narnun, hal tersebut atas alasan Apa karena dasar itu atau sebab lain,
kesehatan," tufurnya.
BNN yang menyimpuikan bairwa
Narnun MKH menolak dalih dan alibi Fiakim Pahala terbukti rnenggunakan
yang digunakan Pahala tersebut. Daiam shabu-shabu' juga tidak membawa
putusannya, MKH menyimpulkan kasus narkobi Pahala ke ranah pidana
bahwa l{akim Pahala terbukti
sebagaimana kasus-kasus narkoba

sanksi kepada hakim


te*apor dengan sanksl berat ber*pa
pemberhentiau tetap dcngan hak
pensiun." ujar Ketua SdKH ini, Abbas
Said di Mahkarnala Agu*g (MA) saat
hdenjatuh-kan

Atas dasar

42
!J

FCRUM KEADILAN N*.

1S

(5 Juli 2014)

*ipeea Tapi Bapa Fexcsien


Perjaianan karier F{ekim Fahala Sethya

I-urnbanbatu selama 11 tahrm itrl


berakhir tepatnya pada 27 Februari

2*14 siiarr:. Ma.jeiis Keliormatail


-bahrva
Hakim (hfieFi) *remutuskan

Pahala diberhentikaa perynaneit dengan

ieak pensiun akibat

terbukti

rnengkonsumsi narkatika jeeis skabushabu. E{al ini diperkuat dengan hasii


uji laboratoriu*^r yang dilakukan tsNN.
Oleh karena ifi:, sanggairarrsanggairan

Pahaia dipandang se'uagai upaya


berbelit-belit hingga masuk daia*:r
pertirnbangar:

periimbailgar:

rnenS'alalagunakan narkotika.

memberaikan.

fufe:ijatuhkair sanksi kepada hakirur


tertapor deiagan sanksi berat bcrupa
pemberhentian tetap de*gan irak
pirsilin," u.jar Keru"a l-rfiGi ini, Abbas

Atas dasar pemeruksaan alat bukti


iersebul hfi(H kerrudian mengarnbil
sikap untuk me*gabuikan sebagian

rekornendasi yang diajukarr oleh KY,


yaitu *ien:berhentikari Fahals dengan
itu.
tidak h*;:nat. Sanksi pemherhentian
persidangan
Dalarn
I16<F{, tan:pek tak cilterirna, srerrun I\,&{H miasih beraik
Saici

di I',{ahkar*ale Ag*irg ii\dA}

saat

lcenutupi
bahr,va
dirin3'3
rnengkoasumsi narkoba. Bapak empat

a:rak ini balikan rnengakui dirinya


ri:engkonsumsi narkoba. Namun,
katanya, ha! itu ses':ai petunjuk dcleter.
Jadi, menun:tnya, pe*-lakaian obat
yang rnasuk kategori narkctika if,r,

bukan <iiperoletrnya atau br.lkan


dipakainya secara iiiegal. Dia
beralasan, pen:akaian narkotika
golcngan

I itu, didasari kondisi

einosinya yang tidak stabitr.

Fada

pembelaancya, dia pilri


menganggap bahwa ok:aum kepoiisian

yang rnelaporkannya, filerasa ada


arasaiah pribadi. "Be:iar balrwa saya
mengkonsumsi r:arkotika golongan I.

Narnun, Fral tersebut atas

alasan

kesehatan," tururnya.

Naniun MKH menolak dalili dan alibi


yang digunakan Pahala tersebut. Daiam
putusannya, MKH menyimpuikan
bahwa Hakim Pahala terbukti

irati dengan tetap merx berikan Faliatra


hair pensiun \ lfrr, Putusan ini tentu saja
lebih nngan dari rekcmEndasi KY yang
sebelumnva meminta agar Fahala tak
diberi hak pensiun.

Ape dasar I\,il(H saat it!.!

untuk

*rempertlrnbangkan rnercaberikan hak


pensitin kepada Fahala. Pertin:bangan
ini diar,'rbil iantaran, hakirn ini rnasila
pertu me*angguirg biaya hidup istri dan
anak-anaknye yang masiil liecil. "MKH
memikirkan empat anak Hakim Pahala

yang masih kecil. Ada

alasan

rneringankari seperti anak-anaknya


yang masih kecil. it*lali kenapa dia
diberhentikan dengan irak pensii.ut,"
kala Abbas Said saat itu.

Apa karena dasar itu atau sebab lain,


FNN yang menyimpulkan bahwa
Hakim Fahala terbukti menggunakan

shabu-sFiabu' juga tidak rnembawa


kasus narkobl Fahala ke ranah pidana
sebagaimana kasus-kasus narkoba
13

FORUM KEADILAN No. 10 {6luli20l4

lainnya. Padahal dukungan untuk


mernpidanakan Pahala pada saat itu
sangat tinggi. Baik dari Komisi III DPR

sebagai barang bukli. Rencananya, tim


penyidik juga akan menggeledah rumah
Kamsil guna mencari alat bul'.1i lainnya.
"Berkas-berkas yang dianggap penting
saja yang disita.
Kami berharap dengan ditemukannya

rnaupun dari para aktivis Lembaga


Banfuan Hukurn (LBH).
Anggota Kornisi III DPR, Ahmad
Basarah, misalnya, saat itu mengatakan selurub dokumen ini, berkas ketiga
dirinya berharap penegak hUkurn lain tersangka segera dinyatakan pihak
untuk mengusut dugaan tindak pidana kejaksaan lengkap [P21)," tukas
yang diiakukan Hakim Pahala. Kata Calvijn.
dia, BNN mestlnya melanjutkan dengan Pemyataan Calvijn dibenarkan Kapolmengusut pidana penyalahgunaan resta Medan Kornbes Nico ,A.finta
narkoba yang dilakukan Hakim Pahala. Karokaro. Menurutnya, penyidik masih
"Tujuannya agar ada efek jera yang terus bekelja mengumpulkan buktiditimbulkan. Baik dalam konteks bukti. "Jika semua alat bukti lengkap,
jabatan maupun dalam konteks kasus ini akan segera dipaparkan," kata
pidananya, " terang B asarah.
Nico.
Begitu juga Ketua Umum Lembaga Penyidikan kasus dugaan korupsi alat
Bantuan Hukum (LBH) Fakt4 Anhar kesehatan RSUD Pirngadi Medan
Nasution. Anhar saat if* seeara tsgas terkesan dlskrirninasi. Pasalnya,
meminta tsNN rnenindaklanjuti vonis penyidik baru menetapkan tiga
sidang MKH. Jika preseden ini tersangka dari 8 orang yang ditengarai
dibiarkan, dia khawatir pelang-garan terlibat. Bulctinya, dalam Surat
narkotika oleh penegak hukum seperti Pemberitahuan Diroulainya Penyidikan
hakirn meluas. "Perlu ada pel'lindakan (SPDP) yang diserahkan ke Kejari
yang tegas dan proporsionai. Tidak Medan, penyidik kepolisian hanya
boleh pandang bulu, "' uj amya.

rnenyebutkan empat' tersan gka.

Anehnya, berkas pemeriksaan yang


dilimpahkan hanya tiga tersangka,
sedangkan berkas Amran Lubis selaku
kuasa pengguna attggaran, belum
dikirim ke kejaksaan. Selain itu, Amran

terkesan mendapatkan perlakuan


istimewa, tidak ditahan" Sementara
ketiga tersangka yang iainnya, langsung
ditahan di rumab tahanan polisi (RTP)
Polresta Medan.
Berkas pemeriksaan tahap 1 tersangka

Sukartik SST, Drs Aspen Nawawi dan


L4

KOMPAS (6 Juni 2014)

Fakar Hukum Bela Penyelamatan Century


Dua pakar hukum yang dihadirkan sebagai saksi ahli dalam sidang kasus Bank
Century dengan terdakr.va mantan Deputi Gubemur Bank Indonesia Budi Mulya di
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (5/6). menilai kebijakan
Komite Stabilitas Sistem Keuangan memberikan dana talangan dan kebijakan BI
memberikati fasilitas pendanaan jangka pendek untuk Bank Century tidak bisa
dipida-nakan.

Fakor krisis saat itu menjadi faktor pembenar yang dapat menghapus perbuatan
melawan hukum. Mereka adalah mantan Hakim Agung Komariah Emong
Sapardjaja dan mantan Hakim Konstitusi Laica Marzuki. "Saya mendengar dari
ahli-ahli ekonomi bahwa jika Certury tidak diselamatkan, akan menyebabkan
kiisis yang iebih parah," kata Komariah. Jaksa KMS Roni menanyakan cara
membuktikan telah terjadi krisis. Koinariah mengatakan, dengan dikeluarkannya
sejumlah perppu. (FAJ)

15

Rakyat Merdeka {6 Juni 20i4}

SYARIFUBIIil{ SLBBIi\G
Anggota Kornisi

ili

DPR.

FriEratin .Fika

ff.ekomersdssE

EVET

5LE

Fak

3)ijaEankarc &gA
POi,ITISI Fartai Hai:ura Syarifuddin
Suddi*g menilai, putusan hakim tidak

bcleh diintervensi piliak

manapun.

Sekaiipun begite, produk suatu putlrsan


irendalmya senan tiasa mengedepankan

Dia

rnendesak agar petsoalail i:ri


diselesaikan. Sebab menurutny&,

lembaga yang bersih dan


bertanggungjawab, idealnya
rnenjunjung tinggi etika.

Tar'pa adanya keiilgiiie.n mecgubah


"Hakiiar puilya kewenangan penuh eiika pada tubuh lembaga, otoaretis
untuk meneatukan jenis sanksi atau apapun be*tuk pengawasan ya*g
putusan," katacya.
diberikan pihak luas' tidak akan
Dia yakin, apapuejenis putusan yang menghasiika* apa-e.pa. .Iika hal ini
dihasilkan pasti r*etrewati beragam di'oiarkan" besar kemr.mgkinan, upaya
pertin'lbangan huk'"rn:r. Dengan begitu, penegakam hukum juga tidek bisa
rasa keadiian masyarakat.

kualitas

putusan

dapat

dipertanggungjawabkan baik scara


hukurn iliaupun etika rnorai.
Di satu sisi, persoalan etika daa mcral
hakim belakangan nienjadi hal yang
mendapat sorotan tajarn. Hal ini dipicu
banyaknya peianggaran kode etik dan
disiplin serta ketakmampuan hakim
melepaskan diri dari beragam intervensi
baik dari internal maupun eksten:al.
Lantas berkaca pada putusan PK bebas
ini, Sudding mengaku prihatin.
Ivtrenurutnya, keprihatinannya bukan
terkait langsung dengan putusan bebas.

Melainkan, berhubungan

berjalan sesuai konstiti.lsi yang ada.

GFG

dengan

adanya rekcmendasi sanksi dari Komisi

Yudisial (KY) yang kemungkinan tak


dijalankan Mahkaniah Agung (MA).
'oltu juga berkaitan dengan etika
lernbaga. Kenapa rekornendasi sanski
untuk hakimhakin'l tidak berjalan secara
rnaksimal?"

16

Koran Sindo (8 Juni 2014)

AkiI Mochtar Siap Dihukum Mati


Senin Hadapi Tuntutan JPU

JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan suap , penanganan perkara pilkada


di Mahkamah Kanstitusi (MK) M Akil Machtar meagaku siap dihukum
mati jika hakim menjatuhkan vonis tersebut.
MK ini juga menyatakan
siap menghadapi tuntutan maksimal
mulai dari hukuman seumur hidup
hingga hukuman mati dari jaksa
penuntut umum (.IPU) pada Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) yang
rencananya dibacakan pekan depan,
Majelis Hakim Pengadiian Tindak
Mantan ketua

Pidana Korupsi (Tipikor) Iakarta sudah


menjadwalkan pembacaan tuntutan
Akil pada Senin(l5/6) pukul 09.00
wIB.
Pernyataan tersebut disampaikan Akil

terkait hukuman mati. Karena

it$,
diarneyakini tidak mungkin JPU.
KPK menuntut dengan hukuman mati.
Menurut dia, dalam pasal-pasal yang

didakwakan

IPU, hanya

mengatur

ancaman hukuman seumur hidup.

Sekali lagi Akil menandaskan, tidak


mungkin tuntutan seumur hidup itu
disampaikan. JPU harus melihat
berdasarkan fakta-fakta yang muncul di
persidangan. "Selama ini tidak ada itu

dituntut seumur hidup. Saya tidak

mengambil duit negara.

Yang
mengambil duit negara yang triliunan
terdakwa Gubernur Banten nonaktif saja tidak dihukum segitu kok. Apalagi
Ratu Atut Chosiyah kemaria. Akil saya, saya kan tidak mengambil duit
menyatakan tidak ada persiapan khusus negara. Saya cuma minta
untuk menghadapi tuntutan. Dia hanya
bisa berdoa. Namun, Akil mengaku
siap dihukum mati. Ditanya apakah itu
pernyataan serius atau bercanda, Akil
malah tersen;rum. "Siap dihukum
matilah. Kan kamu maunya begitu
(hukuman mati). Kita berdoa saja," kata
Akil saat berbincang dengan KORAN
setelah menjadi saksi lanjutan dengan

Sll{DO di ruang tunggu terdakwa

Pengadilan Tipikor

J akartakemarin.
Hanya, ungkapnya, dalam kasus yang
didakwakan kepadanya terkait kasus
dugaan suap pengurusan sengketa
pilkada dan tindak pidana pencucian
uang (TPPU), tidak dicantumkan pasal

3"7

Koran Sindo (8 Juni 2014)


dan terirna duit dar-'orang, bukan uang
negara yang saya coiong,' bebernya.

Rp19,8 miliar.

Berikutnya, Kabupaten

Marauke

Ivfantan politikus Pariai Golkar ini Asmat, Boven Digoel, Kota Jayapura,
mengatakaa, dala*r pasal yang dan Kabupaten Nduga ,Frovinsi Fap.*a
didakwakan "iPU juga rneftgatur sebesar Rpl25 .juta. Selanjutnya
ancaffian pida*a penjara rnaksimai 20 Lamp'.ing Selatan, Frovinsi Lampung
tahun. Dikonfirmasi ulang apakah Rp 5SO juta: Kabiipaten Butcn,
dirinya siap dituntut 20 tahun? Akil Sulawesi Tenggara R.p i rniliar:
hanya
Kabupaten, Pulau Morotai Maluku

Rp 2,9 miliar;

tersenyurn. Yangbisadialai,"-r-:kan

{Jtara

"Siap dihukux,gr

Tapanuii Tengah, Sumet Rp 1,8 rniliar;


dan Provinsi Banten R.p 7,5 ririliar,
Terakhir Akit didakwa rnereorima janji

MaiEah.

Kabupaten

Rp l0 rniliar untuk pemenarlgan

sengketa Pilkada Jawa Tirnur, tapi

kan kamu
m*&nya begtar
{trukumeEE mati}"
Kita berdca

sebelum ineeerima uang tersebut, Akii


Iebih duiu ditangkap KFK.
Untuk dakwaan tindak pidana
pencucian uang (TFFU) Akil terbagi
rnenladi dua bagian. Pertarna, TPPU

s&ja.rI

seiarna 22 Oktober 2010 sampai 2


Oktober 2il13 dalani kapasitasnya

h{ AK{I, MOCHTAR
Mantan Ketua MK

sebagai hakim konstitusi, ternasuk saat

hanyalah berdoa. "Ya,

MK kurun Oktober 201CI


hingga Oktober 2013. Total penoucian
menjadi ketua

kita berdoa Akii

sebesar

Rp

151.080.585.15S.
sampai
21 Oktober 2010 dalarn kapasitasnya
selaku anggota DPR selanna dua

Kedua, seiama 17

sajalah," ucapnya.

Sebelumnya Akil didakwa menerima


danl atau janji Rp 57,6 miliar dan

sr"rap

USD 5OO.OOO dari 15

April 2002

sengketa periode 1999-2}fl9 dan hakim MK


pilkada yang diumsinya. Akil juga dengan pencucian uang sebesar Rp
didakwa melakukan TPPU lebih dari 24.514.A22.827. Dengan begitu, total

Rp 181 miliar. Sengketa-sengketa

pencucian uang Akil did'.rga rnencapai


Rp181:S94.7A7.977.

pilkada itu adalah Kabupaten Gunung


Mas, Kalteng sebesar Rp3 miliar;
Kabupaten Lebak, Banten sebesar Rp i

rciliar Kabu aten Empat Lawang,


Surnsel Rp l0 miliar dan USD
5OO.OOO; serta Kota Patrernbang

18

Koran Sindo {8 Juni 2014

Dalam kesaksian di sidang Atut Akil


mengaku bertemu Ratu Atut saat
berada di bandara di Singapura akhir
September 2013. Saat itu Atut sempat
menyinggung sejumlah pilkada di
Banten. Atut menceritakan terkait
pelaksanaan batas wakfu pilkada ulang
termasuk pelaksanaan pilkada pada
2014 yang ditunda karena pelaksanaan
pemilu legislatif dan pemilu presiden.
Secara khusus Atut mengatakan mohon
perhatian Akil untuk pilkada di
Wilayah Banten. "Saya bilang kita lihat

saja nanti, ungkap

Akil di

depan

majelis hakim.
Sebenarnya JPU

juga menjadwalkan
dua saksi lain yakni Ketua Badan
Pernenangan Pemilu (Bappilu) Wilayah

I DPP Partai Goikar Ade Komaruddin


dan Kusno (ajudan Akil). Tapi,
keduanya tidak hadir. furggota JPU
Dzakilul Fikri mengaku ketidakhadiran
Ade Komaruddin karena ada kesalahan
teknis dalam pemanggilan. Kesalahan
itu digambarkan Fikri dengan contoh.
Misalnya sampul atau amplop surat

panggilan untuk si A harusnya


dimasukkan surat untuk A. Tetapi,

ujarnya, di amplop itu malah


dimasukkan surat untuk si B. Yang
jelas, keterangan Ade Komaruddin
sangat dibutuhkan untuk mengungkap

dakwaan terkait kasus dugaan suap


pengurusan sengketa Pilkada Lebak
yang di- dakwakan kepada Atut.

19

Koran Sindo (9 Juni 2014)

KY Kaji Putusan Bebas Terpidana Korupsi


JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) tr-angkah ini untuk menjaga
akan rnengkaji putusan Mahkarnah kepercayaan masyarakat sebab ini
Agung (MA) yang telah mernbebaskan
terpidana kasus korupsi pengurusan lrak
guna bangunan (F{Gts) Hotel Hitrton
sebesar Rpl,9 triiiun Robert Jeffery
Lewnempouw.

Komisioner KY Bidang Pengawasan


Hakim Eman Supannan mengatakan,
pengkajian dan penelusuran ini perli.l
dilakukan mengingat ini kali kedua MA
membebaskan terpidana korupsi yang
telah eren:gikan negara triliunan

rupiah. Apalagi, dalam


peninjauan kembali

vonis

(FKi itu, putusan

tidak diambil secara bulat sehingga KY


akan rnencari tahu sebab pertirnbangan
seorang hakim agung memilikr
pendapat berbeda (dissenting opinioni.
Meski demikian, Ernan naenyatakan,
peneiusuranyangakan dilakukan KY
bukan serta-merta karena putusan
tersebut tidak benar sebab bisa saja
putusan PK yang teiah dikeluarkan
memang benar berdasarkan hukurn.
'uKami akan mengkaji dulu putusannya
seperti apa" Kami .juga akan rneminta
copy putusannya. Kita concern atas itu,
apalagi salah satu majelisnya yang

membebaskan Sudjiono Tirnan, jadi


ada garisnya (hubungan),". kata Ernan
di Jakarta keiriarin.
Fakar hukum pidana Universitas
Indonesia (UI) Achyar Salmi rnenilai,
kajian dan tindakan periu diambii KY.

bukan kali peffama hdA membebaskan


seseorang yang dinyatakan bersalair

rnelakukan tindakan korupsi rnolatrui


PK.
Achyar menilai, yang paling penting
saat ini adalah n:eiihat pertimbangan
majelis hak-irn yang telali membebaskan

terpidana:

Meski secara

hukum

dimungkinkan dibebaskan jika ada


buki baru, trarus diteliti lebih dalam.
"Apakah ini n:ernang ada bukti baru.
pertinebangannya ape? Itu yang harus
dilihat karena bisa saja putusan pertama
berubah jika ada alat bukti ban.i,"
ucapnya.

Jika dilihat hingga tingkat

kasasi,

terpidana Robert Jef*ey tetap dihukum


tiga taiiun penjara. Langkah yang tepat
untuk menjawab sernua kekhawatiran

yang munoul adalah


lernbaga pengawas

KY sebagai

hakin

perlu
rnengan'lbil sikap tegas. Apalagi, di
tengah kepercayaan masyarakat kian
menurtrn terhadap trembaga pemgadilaa.

"Bagi saya, itu (putusan) yang harus

dikaji dan lembaga yang

relevan

untukituya KY. Perlu didorong itu dan


krarus bersikap. Kita tidak bisa

KY

berasumsi," papamya.

fu{elihat terpidana korupsi dibebaskan,

lanjutnya, tentu saja

mernberikan

pertanyaan di benak rnasyarakat luas.


Terleblh saat ini beberapa hakini

2A

Kolqn Sindo (9 Juni 2014)

terlibat kasus dugaan jual beii putusan


yang terungkap dan sering terjadi di

dunia peradilan.

Ferluadalangkah

untukmenelusuri lebih jar:h putusan PK


ini apakah meniang sudah benar sesuai
hukum atau tidak.

nurul adriyana

2L

GATRA (11 Juni 2014)

Suparman Marzuki

Ketua Umum Yudisial

Hakim Bertanggung Jawab


Menumbuhkan Trust
Kinerja miring rnasih saja terjadi di lingkungan hakim. Peningkatan gaji dan
kesejahteraan tidak memberi jaminan sirnanya hakirn nakal. Terjadi pemotongan
anggaran di tengah kebutuhan anggaran besar guna nembentuk Komisi Yudisial
yang ideal.

Para pencari keadilan

kerap

dikecewakan oleh putusan hakim yang


dinilai janggal dan tidak adil. Terdakwa

kasus korupsi, misalnya, justru ada


yang divonis bebas. Kabar adanya
mafia hukum bermain mata dengan
hakim dalam inenjatuhkan putusan juga

sudah menjadi rahasia

umum.

Dipelparah dengan adanya sejumlah


hakim yang memiliki perilaku buruk,
seperti
selingkuh,
berjudi,
menggunakan narkoba, menerima suap,
atau perilaku tak terpuji lainnya.
Alhasil, kepecayaan masyarakat
terhadap hakim merosot.
Sebetulny4 untuk penga\.vasall secara

internal sudah ada Mahkamah Agung


(MA) yang mengawasi perilaku irakim.
Namun, itu masih belum cukup. Perlu

ada

pengawasan eksternal. Atas


funtutan tersebut, lahirlah Komisi
Yudisial (KY). Berdasarkan UndangUndang (UU) Nornor 22 Tahun 20A4
tentang KY, salah safu kewenangan dan
tugas

KY adalah mengawasi

perilaku

hakim.

Dalam menjalankan kewenangan itu,


KY beberapa kali berbenturan dengan

N4A

lantaran

ketegasannya

menjatuhkan sanksikepada para hakim,


termasukhatriim agung. KY juga sempat
"berperang" dengan Mahkamah
Konstitusi (MK) lantaran mengusulkan
agar dibentuk pengawas eksternal yang
mengawasi hakimMK.
Untuk mengetahui kiprah KY yang

akan memasuki usia 10 tahun pada


Agustus ini, wariawan GATRA Sujud
Dwi Pratisto dan Hidayat Adhiningrat

serta pewarta foto Agriana Ali

berkesempatan mewawancarai Ketua


KY, Suparman Marzuki. Wawancara
berlangsung di ruang kerja Supamran di
gedung KY, Jakarta Pusat, akhir April
lalu. Berikut petiknya :

Lima tahun terakhir ini, menurut


Anda, apa hasil yang membanggakan

daril{Y?
Peningkatan kapasitas kita, saya
bangga, intensitas tinggi, dan hakim
merasakan

itB.

Pencapaian

kesejahteraan hakim bisa kita capai, itu


luar biasa pengaruhny a bagi kehidupan
rumah tangga hakim. Yang masih
mengganggu, menurut saya, adalah

26

Juti 2014

Tahun 2A14. Isinya

percepatan penanganan laporan, ini kita


masih lamb at. Kelambatan ini sebagian

karena faktor-faktor orang luar, saksi,


pelapor yang tidak bisa langsung kita

periksa dengan bermacam

alasan,
dokumen yang tidak bisa kita akses dan

sebagian karena

keterlambatan
adniinistratif saja. Tapi, secara umum
catatan kemajuan yang dicapai KY itu
banyakyang positif.

Bagaimana Anda melihat kondisi


I{Ysaatini,apasudah ideal?

KY itu

sebetulnya sudah lama

rnengajukan usulan dan permohonan


kepada pemerintah, karena di bagian
tefientu di institusi ini kan harus dengan
persetujuan pemerintah. Pertama soal
sumber daya. Bisa dibayangkan, untuk
membuat biro investigasi itu andal. kita
butuh paling tidak 70 orang, sekarang

kita punya lebih kurang 30

orang.

Pemantau peradilan juga kita butuh


sarna sekitar 70 sampai 100 orang
tetapi sekarang ini kita hanya punya
tujuh orang.
Untuk membuat KY ini ideal, kita
butuh bujetyang besar, kifa butuh
sumber daya yang cukup, karena salah
satu tugas yang dibebankan undang-

undang kepada KY

adalah

rneningkatkan kapasitas hakim. Dalam


undang-undang dasar, begini bunyinya:

menjaga kehonnatan,

keluhuran

manabat, rasa hormat. Itu tidak bisa


didatangkan begitu saja, dia harus
dibangun.

Soal bujet, pada 19 Meilalu, terbit


Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4

pemangkasan

anggaran Iembaga negara, termasuk


KY sebesar 27% atau pengurangan

sekitar

Rp 23 milyar.

Bagaimana

tanggapan Anda?

Kita rnenyesalkan hal ini dilakukan


terhadap lembaga negara seperti KY.
Itu saya tidak tahu dalam rangka apa
memangkas anggaran KY. Bujet kita

itu kan cuma Rp 83 milyar, terus

dipotong oleh pemerintah tahun lalu Rp


10 rnilyar tinggal Rp 73 milyar. Itu
sudah digunakan dalam beberapa bulan
ini, sehingga tinggal Rp 57 rnilyar.

Pendek kata, kalau dikurangi Rp 23


rnilyar dari pemotongan itu, kita hanya

bisa

menyisakan Rp

1,8

rnilyaruntukkegiatan yang bisa kita

biayai.

Rp 1,8 rnilyar ini

dibelanjakan

harus

mulai bulanJuni

sampai Desember.

ini
Ini kan tidak masuk

akal.

Citra tr(Y fercoreng gara,gara

staf KY yang menjadi

ada
tersangka

korupsi dana KY.


Nah kasus itu meaunjukkan bahwa di
negeri ini tidak ada satu pun institusi
yang imun dari tikus, dan penyakit, dari

kanker korupsi ini. Kanker korupsi itu


rupanya sudah ada di mana-mana, dan
saya cukup shock juga mengetahui di
lembaga saya ini ternyata ada tikusnya,

yang seharusnya tidak ada.


Sebagaimana juga di pengadilan
seharusnya

tidak ada, sebagaimana di

kepolisian seharusnya tidak

sebagaimana

di

seharusnya tidak ada.

27

ada,

kejaksaan

GATRA {11 Juni 2014


Ivlengapa seharusnya tidak ada? Karena
iai lernbaga penegak hukum,

mernang ada pelanggaran, ya kita tidak

bisa mernaniperlasi apa yang kita

temukan.
penegak etik. Jadi kalau
jawab
ini
mengapa itu terjadi, saya bisa
menunjukkan bukti kongket bahwa Tindak lamjut dari rekomendasi itu?
tidak satu pun lembaga di Xndonesia Iiu urusan I'dfA, kan KY ini
yang imlln, dan ini bahaya karena kewenangannya rnerekon:endasikaa.
Kcrnisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Biar pubiik yang menilai, KY telah
pun pemah ada penyidilcaya yang menjalankan kewenangannya sesuai
ditangkap oleh KPK sendiri, juga di dengan perintah undang-undang cian
Mahkamah Agung. Jadi di negeri ini selanjutnya kewenangan leurbaga iai*
mem&ng menunjukkan bahwa sesuai dengan undarrg-undang juga.
e$cergpFecy itu bukan sekadar stotemerct
Sejmrniah pu*rsan h*!rim' terertama
melai*kan telah menjadi reatritas.
kasus-hasus korups!, seringkali
Terkai denga* pengawasen mremantik heeurigaan ada
tentradap hakim, apa pe*eapaian perrnainan rnafia fo &kercn?
Begini, mafia itu bisa nyata, bisa juga
KY?
Baru pertama dalam sejarah hakim rumor yaflg *rerasuki alam pikiran
agung diberi sanksi, dan dalam sejarah setiap orang. trtu sebabnya, di banyak
ini juga sejumiah hakim agurig bisa kita negara, setiap hakim bertanggung
periksa. Ini menunjukkan, keda sarna .jawab menumbuhkan trust.
KY dan MA membaik, salah satu Kepercayaan itu bukan hak individu
dampaknya itu. Ada beberapa hakim orang, melainkan kervajiban bagi setiap
yang memang kita target dan aichlrnya hakim. Wajib dia membangun trust,
berhasil (dibarva ke majelis karena trust kepada personality akan
kehon'natan). Kita sudah ingatkan tetapi membangun trust akan institusi, dan
masih juga, dan akhirnya dia menerima trust itu adalah irak publik. Misalnya,
bala dari perilaku dia yang tidak bisa Anda hakim. Anda wajib saya percayai,
karena hak saya untuk percaya pada
dia cegah.
Anda. Sebagai masyarakat saya berhak
KY rnerekorneedasikan sanksi enam percay4 dan kewajiban rnereka
bufan ncn-palu untuk hakim yang meuumbuhkan trust itu. Karena, begitu
rnenangani peninjauan kembali {FK} saya percaya pada pengadilan, Ya
atas perkara kcrupsi Soedjiono nyaman saya sebagai warga negara.
Saya akan serahkan perkara saya ini
Tirnan. tsisa Anda eeritakan?
itu hasil pemeriksaan paneinya kepada polisi. Saya akan serahkan
yang dibawa kepada pleno dan pleno perkara ini kepada pengacara saya,
mengatakan bahwa putusan panel kepada jaksa, kepada para hakirn
bisa diterima dan panel menilai bahwa dengan hati yang penuh percaya. Itu
pertanyaan

28

GATRA (l I Juni 2014

yang saya sebur sebagai

peradaban

bernegara hukurn.

Apa masih banyak hakim

yang

daerah, sesungguhnya tnau memeriksa

X, X ini

lalu

bercerita
kita
kernbangkan. Setelah sampai di sini,
kita lakukan pemeriksaan-pemeriksaan:

rrelakukan penyirnpangan perilaku?

pemeriksaan pelapor,

Kita tidak punya data kuantitatif dan


suiit mendapatkan data riil tentang

saksi-saksi, investigasi. Semua temuan


pleno,
pleno
dibawa

penyimpangan hakim, tidak akan


pernah bisa. Tapi, kita punya asumsi
positif bahwa tetap lebih banyak
hakir* baik ketirnbang hakim nakal.
F{anya saja, hakim baik ini tidak layak

berita,

ya buat

apa

memberitakan

kebaikan? Kira-kira begitu, rumusnya


ternan-ternan media kan begitu.

Ferilaku-perilaku mereka

ini beragam

Ferilaku mumi dalarn sidang

dan

itu

ke

memutuskan dan

perneriksaan

di

sekaligus

menjatuhkan sanksi.

Ada invesigasi, artinya KY memiliki


tirn investigator?
Kita punya biro investigasi. Itu
tugasnya, yd, semacam intelijennya
KY-lah. Kepala bironya dari kepolisian,
bintang satu (brigadir jenderal). Kabag
(kepala bagian)-nya juga polisi,
kombes.Staf-stafnya FNS yang dilatih

perilaku murni cii luar sidang. Perilaku


di dalam persidangan yang berkait menjadi investigator.
dengan proses perkara dan pufusan.
Ferilaku menyimpang murni di luar Agar KY Iebih punya aji, ada
sidang itu, seperti selingkuh, main judi, usulan agar KY diberi kewenangan
narkoba. Perilaku menyimpang rnurni untuk menyadap hakim-hakim?
dalam persidangan tidur, terlambat Dulu maunya kita begitu. Tapi undangdatang, main hand phone. Perilaku undang bunyinya begini: Komisi
murci profesi, misalnya, hakim nanya Yudisial dapat merekam pembiearaan
orang itu tendensius, pertanyaannya atas bantuan penegak hukum. Karena
tidak independen, tidak imparsial, atau itu, kita kerja sarna dengan kejaksaan,
dia memanipulasi fakta-fakta kepolisian, dan KPK untuk mengisi itu.
persidangan.
perilaku
Ifu
unprofessional. Nah, variasinya seperti Sudah pernah KY merninta bantuan
kepada penegak hukum untuk
itu, dan sudah ada semua datanya.
melakukan penyadapan?
Bagaimana mekanisme KY Dengan KPK sudah pernah.
memproses hakim-hakim nakal?
Mekanismenya begini, ada laporan Apa dari hasil penyadapan ketahuan
dari berbagai unsur yang datang. Ada hakim melakukan pelanggaran?
juga yang sifatnya informasi, dari Iya ada yang begitu. Dalam perkara
Semarang (suap hakip pengadilan
media misalnya. Lalu ada juga yang I
jalan
Tipikor Semarang) danljawa Barat
bentuknya temuan. Kami
ke

t29

\--l'

GATRA (i I Juni 2014

(hakim Pengadilan Tipikor Bandung),


koordinasi antaraKY cian KPK.

Muncul pendapat bahrva untuk

rnenilai ada atau

tidaknya
pelanggaran hakim terkait perkara,
semestinya KY hanya rnelakukan
penelaahan putusan hakim dan tidak
perlu hams mengikuti proses sidang?
Tidak bisa putusan itu safu sisi saja,
karena sebelurn putusan ada proses.
Nah, di proses itu bisa terjadi
pelanggaran etika, karena KY itu bukan
penegak hukum dalam pengertian pra
justicia, melainkan kode etik. Itu ada di
dalam proses pra, masa, setelah. Kalau
kita ingin melihat, misalnya, pertanyaan
hakim ini menjebak, bagaimana bisa
kita tahu kalau kita tidak hadir di
persidangan? Hakimnya tidur, itu
kan tidak ada dalam putusan kata-kata
itu.

Anda
statement

pernah mengeluarkan
ke media bahwa ada

Saat ini, praktek transaksi jabatan


hakirn masih ada?
Ya, kalau rumor-rumor semacam itu
masih ada. Masih adalah di kalangankalangan hakim itu yang mengatakan
ada hal-hal semacam itu. Tapi kan
susah, karena kita tidak punya datartya.
Saya katakan, "Mana datanya? Kita
usut." Itu kan penyuapan, kita laporkan
ke penegak hukum. Tapi kan, yang
begitu-begitu tidak pemah ada korban,
yang ada pelaku semua. Penerirna suap
dan yang menyuap itu kan pelaku, baru
akan n go mo n g kalau kon gsi pecah.

Anda pernaah melontarkan usulan


agar gaji hakim agung Rp 500 juta
per bulan? Apakah dengan gaii
Lresar, ada jaminano tidak ada lagi
hakim nakal?
Saya eeritakan dulu,

itu bukan usul,


tidak pernah r*enjadi usulan. Itu
muncul dari forum diskusi. Suatu ketika
saya ada diskusi di Yogyakarta dan ada
pertanyaan berapa idealnya pendapatan

transaksi jatratan hakim, seperti


untuk jadi kepala pengadilan negeri hakim agung? Indonesia harusnya
harus setor Rp 275 juta. Statement menjadi \egara hukum ideal, dalam
Anda tersebut membuat MA marah negara hukum ideal tidak ada lagi
besaro sehingga melaporkan Anda ke problem, selayaknya hakim itu
mendapatkan pendapatan besar, itu kan

polisi. Bagaimana eeritanya?

Ada laporan yang mas uk kemari


(KY), baik dari masyarakat umum
maupun dari hakim sendiri. Saat itu,
saya kan menceritakan bahwa ada
laporan.

30

statement saya.

Berapa?

Ifu pertanyaan mereka,

kalau

negara memberikan penghargaan Rp

500 juta, itu layak.

Karena
sesungguhnya, kalaupun semua hakim
agung itu digaji Rp 500 jut4 hanya Rp
30 milyar per bulan yang dikeluarkan
negara. Saya bilang, negara ini kaya

GATRA (l l Juni 2014)

itu layak dalam negara

Suatu ketika, istrinya memberi kabar


bahwa anaknya sakit di Pulaujawa,

sudah

sementara hakim tersebut ditugaskan di

benar, hakimnya berintegritas, punya


kornpetensi tinggi, bisa dipercaya.
Negara sebesar ini, penduduksebesar

daerah lndonesia timur sana. Istrinya

kok.

Saya bilang

ideal, sistem rekrutmennya

ini, tumpukan

meminta si hakim pulang. Dia kalap,


gelap, ini anak pertama sakit dan dia
tidak punya uang, eh ada orang yang

perkara yang begini

sedang berperkara

besar, punya pendapatan segituituiayak.

menawarkan

Negara Singapuraa sebesar kota pinjaman Rp 7 juta. Dalarn keadaan


Cilacap, penduduk sedikit, tidak punya panik itu diambilnyalah uang itu dan
sumber daya alam, perkara jelas lebih

dengan uang itu dia pulang.

kecil daripada kita, Rp 450

Juta
perbulan pendapatan hakim agungnya.

Apa yang terjadi? Dia

ini terlalu tinggi.

kita

dilaporkan
oleh si pemberi pinjaman ini bahrn'a itu
uang suap. Sebetulnya dia tidak perlu
Kita mau bilang apa?
Nah, ke pertanyaan Anda: apa ada rneminjam kalau dia punya uang cukup.
jaminan? Tidak ada jaminan, tetapi ada Apakah fakta ini mau kita anggap angin
harapan. Bertanya jaminan di Indonesia lalu? Tidak bisa menjadi alaszur bagi
Pertanyaarsnya,

adakah harapan? Ada.

Sejak dua tahun lalu, gaji pokok


dan tunjangan hakim mengalami
kenaikan yang sangat signifikan?

Apa

kesejahteraan yang diterima


hakim saat ini sudah ideal?
Secara eksplisit, tugas KY itu
mengusahakan kesejahteraan lahir
batin.
Batin itu kita mengusahakan kepada

MA untuk hakim yang sudah

berkeluarga untuk tidak dipisah terlalu


jauh, batinnya terganggu, bukan batin
seksual saja loh. You bisa bayangkan
pisah sama anak dan istri karena jarak,
sehingga pernah terjadi peristiwa hakim
yang baru tujuh tahun jadi hakim,
artinya golongannya baru IIIIb, selama

tujuh tahun dia bisa

menjaga

memperjuangkan kesejahteraan
hakim? Tidak fair. Nah, ada fakta itu
lalu kita ambillah data gaji hakim itu,
ada yang Rp 2,1 juta, ada yang satu
koma sekian. Ketika kita sampaikan
kepada kementerian keuangan, mereka
geleng-geleng.Mereka baru tahu bahrn'a

faktanya seperti itu. Atas dasar itu, kita


perjuangkan kesejahteraan itu sehingga
kenaikannya cukup besar.

Bagaimana dengan kualitas hakim.


Masih banyakyangmeragukan?

di daerah-daerah itu kasihan.


Sampai ada hakim yang memutuskan

Yang

perkara dengan undang-undang dan


peraturan pemerintah (PP) yang sudah
dicabut, Bagaimana? Inikan soal
kapasitas. Kita tanya, Anda tidak baca
internet? Kata dia tidak ada fasilitas
intemet di kantor, tidak baca buku?
Tidak punya uang untuk beli buku.
Mau diapain orang ini? Disembelih ga&

integritasnya.

31

GATRA

(ll Juni 2014)

keluar darahnya. Hakim yang kayak

begini ini, sudah miskin secara


finansial, tidak punya teknologi
inforrnasi

di

kantornya, tidak punya

buku bacaan, mernutus perkara dengan


dinamika kasus yang luar bias4 Dia
tahu PP itu sudah dicabut ya di sini,
kita periksa di KY. Apakah hakim
seperti ini harus kita perlakukan sarna?
Ini yang saya katakan probleni-probiem
objeictif dunia kami. MA terbatas juga
kemanrpuannya, karena itu KY harus
.!adi bagian untuk memperkuat itu. Ada

genggaman Anda, jadi jangan ditutup

peluang.

Disinyalir, banyak hakirn

yang

bertugas di daerah terpencil bermain


rnata dengan pihak yang berperkara

karena tak terpantau pengawasan


KY Bagaimana KY melihatnya?
Kita tidak akan mungkin mampu
me*gawasi, mendeteksi orang per
orang sehebat apa pun organisasi KY

ini. Karena itu, langkah-langkah kita


tidak dalam pengertian pengawasan

satu policy MA yang tidaksupport harfiah, di situiah gagasan pembenahan


terhadap upaya iai. Ada beberapa sumber daya, di situlah roakna
hakim-hakim muda yang diterima pen:benahan sistern rekruitrnen, sistem
untuk melanjutkan studi S-2 di Pulau promosi mutasi, gagasan pelatihan yang
Jawa, beasiswa. Dia cuma minta to iong kita lakukan, sosialisasi yang kita
agar dipindahkan kerja di Pulau Jawa lakukan untuk memberikan pembinaan
biar bisa sekolah, tapi tidak dipindah dan pencegahan.
oleh MA Akhirnya hilang kesempatan Nah, terkait dengan reaksi-reaksi di
penindalian sebagai konotasi
si anak muda ini.
pertanyaan Anda tadi itu, kita sekarang
Anda pemah bertanya kepada membentuk penghubung di daerah.
MA. terkait dengan pentingnya Jadi, baru ada enam provinsi, karena
hakim-hakim muda didukung terbatas bujet, kita juga bekerja sama
mengambil jenjang pendidikan S-2?
dengan organisasi non-pemerintah
Sudah saya sampaikan.
(NGO) yang kita sebut sebagai Posko
Pusat Koordinasi. Kita juga bekerja
jawaban
Apa
MA?
sarna dengan perguruan tinggiYa" ada sistemlah, inilah. Menurut perguruan tinggi untuk jadi bagian
saya, kan ini extraordinary, Anak kekuatan memelihara, menjaga,
cerdas seperti ini, saya bilang ke hakim mencegah hakim melakukan tindakanmuda itu, kalau saya Ketua Mahkamah tindakan yang tidak terpuji itu.
Agung, hari ini Anda saya pindahkan
biar Anda bisa sekolah. Ibarat matahari, Ada beberapa kepala daerah yang
seperti saya ini sudah mau terbenam. mengeluarkan kebijakan yang
Anda yang barn berurnw 24-25 tahun, sangat royal kepada hakim-hakim
masih ada 30 tahun negeri ini ada di
seperti pemberian fasilitas-fasilitasn

32

GATRA (11 Juni 2014)

bagaimana tanggapan

I(Y?

main curang, misalnya. Tetapi potensi

Hakim itu dilarang menerima apa pun


dari pihak mana pun untuk menjaga
imparsialitasnya. Jadi, kalau nanti dia
menerima fasilitas dari pemerintah
daerah, pemerintah daerah itu potensial
menjadi pihak yang belperkara, baik
secara personal maupun institusi.

untuk lalai itu ada, potensi lupa

ada,

potensi salah ada. Padahal, hakim tidak

boleh lupa, tidak boleh lalai, tidak


boleh salah. Agar ini bisa dicegah,
perlu ada mekanisme conffol karena
pengawasan atau control itu basis
asumsinya bukan curiga melainkan

Kalau saya berperkara dengan Aada


sebagai wali kota, dan saya tahu Anda
pernah kasih KPN (kepala pengadilan
negeri)-nya mobil dinas, saya rvajib

trust.

tidak percaya sarna pengadilan. Kenapa

hukumnya melalui pengadilan. Maka,

tidak percaya dengan

pengadilan?

Bagaimana saya mau percaya, KPNnya saja pernah terima fasilitas. Fitnah
ini. Keraguan ini karena ulah dari
pengadilan yang menerima fasilitas itu.
Jadi pemberian fasilitas itu tidak boleh
(diterima). Flaram hukumnya itu.

Basis asumsinya percay4 agar para


pencari keadilan itu diliputi rasa
percaya memperjuangkan hak-hak

ada institusi yang

menyediakan
sehingga rnereka

instrument control
bisa percaya. Sekarang, tidak ada

rnekanisme control dan terjadi


peristiwa lalu peristiwanya terjadi
bertubi-tubi lagi. Bagairnana? Jadi, itu

KY mengatakan MK
itu kekuasaan kehakiman yang tidak
Apakah sudah pernah terjadi lebih daripada Mahkarnah Agung.
kasus yang seperri itu?
Mahkamah Agung, yang urnurnya
Oh, ada beberapa" itu kita ingatkan. sudah puluhan tahun, menjadi bagian
Kembalikan itu, Pak, mobil dinas itu. dari control. Nah, MK yang baru
Sekarang sudah hampir sedikit, masih
ada tapi sudah mulai berkurang.

basisnya kenapa

kemarin sore. Usianya sarna kaya KY,


kok. Kekuasaan dia jauh lebih besar

Hubungan KY dengan MK sempat daripada Komisi Yudisial. Padahal,


memanas lantaran KY mengusulkan Komisi Yudisial itu tidak rnenentukan
ag r ada pihak eksternal yang nasib orang.
mengawasi para hakim MK?
Dalam negara hukum dan demokrasi
tidak boleh ada satu kekuasaan pun
yang lost control, karena potensi penyalahgunaan itu bisa muncul dari siapa
pun, sekecil apa pun kekuasaan itu.

Apalagi, Mahkamah Konstitusi yang


putusannya final dan mengikat. Kita
percaya positif saja bahwa mereka tidak

33

t Merdeka (12luni2014

Ada Keterlibatan Kepala Desa

Caleg DPD Incumbent Bengkulu I{unggu


l{asib Putusan MK
GUGATAN sengketa pemilu calon
anggota Dewan Perwakilan Daerah
(DPD) Provinsi Bengkulu, Dinmar
kemarin disidangkan di Mahkamah
Konstitusi (I!fi(). Sidang dengan
perkara nomor 09-09,ryHPU-DPD/
Kil20I4 itu dipimpin Ketua MK
Hamdan Zoelva.

Sidarig PTIPU

itu

menghadirkan

pelaksana kampanye pemilu

dan
menjafuhkan pidana kurungan selama 3
bulan dan denda Rp 1.000.000,00."

Dari dakwaan dan fakta daiam putrsan


PN Argamakmur tersebut, lanjut
Maruarar, Asdi merupakan made the
other atau turut serta. Hal itu
menunjukkan bahwa ada pelaku lain
yang turut menjadi terdakwa yaitu Eni

Maruarar Siahaan sebagai ahli. Dalam


kesaksiannya, Maruarar membeberkan
isi Putusan Pengadilan Negeri
Argamalcnur, Kabupaten Bengkulu

Khairani.

Utara.

pengadilan, tidak dapat mengelakkan


bahwa pelaku utama yakni Eni
Khairani," katanya.
Asdi Dahlan adalah seorang kepaia
desa yang diikutsertakan oleh pelaksana
karnpanye dalam kegiatan kampanye
dan pelaksana Pemilu pada 9 April lalu.

Dinmar telah melayangkan gugatan ke


MK, terkait seiisih jumlah perolehan
suara calcn anggota DPD untuk dua
Kabupaten dalam Propinsi Bengkulu.
Kedua Kabupaten itu adalah Kabupaten

Bengkulu Utara dan Kabupaten


Lebong. Suara yang diperselisihkan

"Meski dapat mengelakkan penyidik


dan penuntut umum unfuk nembawa

yang bersangkutan di

antaru lain milik caleg DPD terpilih Eni


Khairani.
Dalam persidangan, Maruatat
mengatakan, putusan PN Argarnakmur

depan

QAR

bukli yang sempuma


tentang keterlibatan Eni Khairani dalam
memenangkandirinya melalui cata-cara
merupakan

yang melarvan hukum. Putusan PN


Agramalanur tersebut bertanggal 73
Apri12014.
"Pufusan PN Argamakmur menyatakan
bahwa terdak*-a Asdi Dahlan terbukti
secara meyakinkan bersalah melakukan
tindak pidana ikut serta sebagai

34

Koran Sindo

(li iuni2014)

MA Minta Ketua PT Fokus Pidana Pemilu


JAKARTA- Mahkamah Agung

(MA) meminta ketua


pengadilan tinggi (PT) fokus
dalam penyelesaian tindak
pidana pemilu dan
penanganan perka.ra anak. Itu

disampaikan Ketua MA Halta

Aii

saat melantik 21 kehia

pengadilan tinggi tingkat


banding di Gedring Sekretariat

MA, Jakarta, kemarin.


Menurut Hatta^ tugas dan
tantangan lembaga peradilan

tidak ringan. Karena itu, dia


mengimbau sebagai salah satu
bagian penting dari organisasi,
ketua pengadilan harus

mampu

35

Koran Sindo (13 Juni 2014

Mengikuti akselerasi dan menerapkan


kebijakan MA dengan profesional.
Seorang ketua pengadilan merupakan
kepanjangan tangan dari MA untuk
menjalankan fungsi pembinaan dan

pengawasan. "Saudara

pengadilan tinggi (PT), sembilan ketua

pengadilan

tinggi agama (PTA), dan

tiga ketua pengadilan militer.

Kepala Biro Hukumdan Humas MA


Ridwan Mansyur mengatakan, promosi

dan mutasi yang dilakukan kali ini


memang dibutuhkan. Banyak sekali
hakim yang memasuki masa pensiun
kesalahan menyimpang yang selalu dan menjadi hakim agung. "Pelantikan
harus

memastikan jajaran dibawah bergerak


ke arah yang sama, sambil mencegah

menghantui kredibilitas lembaga


peradilan," ucap Hatta Ali dalam
sambutannya.

Hatta mengatakan, in

dependensi

peradilan khususnya dalam penanganan


pidana pemilu adalah hal yang mutlak

dilakukan. Karena

itu, MA

telah
(Perma)
Nomor 3 Tahun 2014 tentang
Penunjukan Hakim Khusus Perkara
Pidana Pilpres. Menurut dia, ada empat
orang hakim khusus tingkat pengadilan
pertama dan enam orang hakim khusus

mengeluarkan Peraturan

MA

tingkat banding yang disiapkan untuk


menangani pidana pilpres.

Begitu pula dalam penanganan perkara


anak. Dalam menyelesaikan perkara

anak, hakim diharapkan

mencari

solusi dengan menghindarkan sanksi


pidana. "Momenfum pembaruan ini
saya tujukan kepada para ketua
pengadilan tingkat banding bahwa
Saudara harus memastikan unit yang
Saudara pimpin pada momentum
pembaruan peradilan, "paparnya.
Hatta pun meyakinkan akan langsung

menindak tegas pirnpinan yang tidak


memprioritaskan tugas dan kebijakan

MA dengan meninjau ulang jabatannya.


MA kemarin melantik sembilan ketua

36

ketua pengadilan tingkat banding harus


dilakukan melihat banyak tugas terkait
tindak pidana pemilu serta regulasi baru

terkait bantuan hukum dan sistem


peradilan pidana anak," tufurnya.
Dengan begitu, pos-pos pimpinan
pengadilan tingkat banding yang
kosong harus segera diisi untuk
melakukan pembinaan dan pengawasan
pengadilan-pengadilan di wilayahnya.

enuruladriyana

INDOPOS (18 Juni20i4

Nilai Putusan Hakim Janggal


KOI.{FEREDER{SI Serikat

Pekerja
menyayangkan
putusan majelis hakim Pengadilan
Negeri (PN) Jakarta Selatan yang
menghukum Mintarsih Latief, mantan

lndonesi (KSPI)

menyangkut

Rp 40 miliar.

Putusan terkait perkara gugatan


perbuatan melawan hukum PT. Blue
Bird Taxi fPurnomo Prawiro) terhadap
Mintarsih A Latief dan keluarga.
Hakim yang diketuai Suprapto dalam
putusannya juga mewaj ibkan Mintarsih

membayar kerugian immaterial kepada


penggugat Rp 100 miliar. Total yang
harus dikembalikan Mintarsih Rp 140
miliar. "Itu putusan aneh dan patut
dipertanyakan.
dibayarkan

diminta kembali," ujar Presiden KSPI


Said Iqbal kepada wartawan di Jakarta,
Selasa (1716).

Menurutnya keberanian hakim yang


memutus perkara seperti itu jangan
sampai terulang pada tenaga kerja lain.
"Direktur perusahaan saja bisa dirninta
gajinya dikembalikan, apalagi office
boy yang tidak punya daya. lntegritas

hakim
d

seperti itu

ipertanyakan,

"

dengan

(rbl)

Direktur PT Blue Bird Taxi untuk


mengembaiikan uang gaji dan THR
yang diterirna selama i0 tahua sebesar

Masa gaji yang sudah

perusahaan

pegawai atau karyarvan.

patut

uj arnya.

Selain putusan janggal, menurutnya


dipertanyakan mengapa
perkara diterima di PN Jakarta Selatan.
Sebab, perkara tersebut seharusnya
diselesaikan di peradilan hubungan
industriai (PHI) jika memang

juga perlu

a5
J/

SUARA KARYA (18 Juni 201a)

ANGGARAN KY

Sekesi Hakim Agung Terus Berlanjut


JAKARTA (Suara Karya): Komisi Yudisial memastikan seleksi Calon Hakim
Agung (CHA) 2014 terus berlanjut setelah. DPR tidak menyetujui pemotongan
anggaran Komisi Yudisial (KY) sebesar Rp 22,88 miliar'
Sebelumnya, seleksi CHA terancam

Layanan lnformasi Roejito, KePala

tidak

Biro Investigasi Johanes

dilanjutkan sebagai

ekses

keluarnya lnpres Nomor 4 Tahun 2014


tentang Pemotongan dan Penghematan
Anggaran Lembaga Negara.

KY

Kwartanto
Hariadi, dan Kepala Biro Perencanaan

Kepatuhan lntemal RonnY


Dolfinus Tulak, Senin (9/6) silam'

dan

Bidang

Dengan keputusan tersebut, menurut

Berdasarkan Inpres tersebut, anggaran


KY dipangkas sebesar Rp 22,88 millar
dari anggaran Rp83 millar, sehingga
tersisa Rp57 miilar. Dari sisa anggaran

mungkin dikurangi menjadi 7 atau 8


tahap saja. Tetapi kami berkomitmen
tidak mengurangi kualitas output-nya,"

Menurut Komisioner

Rekrutmen Hakim Taufiqurrahman Suparman, pihaknya akan kembali


Syahuri di Jakarta, Selasa, DPR tidak menlusun ulang progam kerja dengan
menyetujui pemotongan anggaran KY menyesuaikan anggamn y ang ada.
Rp 22,8 millar yang sedianYa "Misalnya terkait dengan Proses
dialokasikan untuk berbagai KY. DPR seleksi calon hakim agung yang saat
hanya menyetujui anggaran KY ini sudah memasuki tahap investigasi.
Jadi kalau sebeiumnya 10 tahaP,
dipotong Rp 9,8 miliar.

tersebut, sebesar Rp55 miliar telah


digunakan, sehingga tersisa sekitar Rp
2 millar.
Dengan sisa tersebut, KY mengancam
akan menghentikan seleksi CHA 2014
karena ketiadaan anggaran. KY lalu

mengajukan

nota keberatan

Yang

ujamya.

Suparman juga menjelaskan soal


rencana pembentukan enam
penghubung di daerah. Karena
anggaran dipotong, rencana tersebut

akhirnya dibatalkan untuk tahun


anggaran 2014 ini. KalauPun
dipaksakan harus dibentuk, kata dia,

disampaikan kepada pemerintah dan

tidak mungkin dilakukan

DPR.

rencana.

Nota keberatan itu, menurut Ketua KY


Suparman Marzuki, dibahas dalam
rapat kerja di Komisi III yang diwakili
Sekjen KY Danang Wrjayanto yang
didampingi Kepala Biro Pengawasan
Perilaku Hakim Onni Rosleini, Kepada
Fusat Analisis dan

"Paling-paling hanya satu atau dua dari


direncanakan,"
enam yang

sesuai

sambungnya.

Berdasarkan Surat

Menteri
Perencanaan Pembangunan Nasional

Kepala Badan Perencanaan


Pembangunan Nasional dan Menteri

38

dan

SUARA KARYA (18 Juni 2014)

Nomor
Keuangan
0091A,{.PPNl03l20t4, S179A4IL02)17074 tanggal 19 Maret
2014, lanj* Danang, KY pada Tahun
Anggaran 2015 mendapatkan pagu
indikatif sebesar Rp 119,155 miliar.
Anggaran itu dibagi menjadi dua, yaitu
Fungsi Pelayanan Umum dan Fungsi
Ketertiban dan Keamanan.

KY berharap pagu anggaran tahun 2015


itu tidak dipotong lagi seperti tahun
2014 ini.
Saat ini, seleksi CHA saat telah
memasuki penelusuran rekam jejak dan
selanjutnya war /ancara terbuka. Para

hakim yang lolos kedua

seleksi

tersebut akan diserahkan ke DPR untuk

disetujui untuk mengisi

lowongan

hakirn agung di Mahkamah Agung.

ini,

Mahkamah Agung (MA)


melakukan
pengisian kekosongan empat hakim

Tahun

meminta

KY untuk

agung karena memasuki

masa

purnabakti dan meninggal dunia.


Selain empat lowongan yang diminta

MA, KY juga masih memiliki

utang

sebanyak enam orang untuk seleksi


hakim agung pada tahun 2013,
sehingga 10 lwongan yang dibuka
sebanyak sepuluh orang hakim agung
dalam seleksi calon hakim periode ini.
Kesepuluh lowongan hakim agung
ini terdiri dari dua lowongan unfuk
kamar agama" tiga lowongan untuk
kamar perdata" empat lowongan untuk
kamar pidana dan tiga lowongan untuk
kamar Tata UsahaNegara (TIIN).

{Sugandi)

39

memperoleh izin dari unsur pimpinan


KPK."Persidangan dilanjutkan pekan
depan dengan agenda pemeriksaan
saksi," kata Hakim Ketua Haswandi
setelah pembacaan putusan sela,
Karena saksi yang akan dihadirkan

cukup

banyak,

Haswandi

menjadwalkan sidang Anas digelar dua

kali seminggu, setiap Senin dan Kamis.


Anas berharap, dalam persidangan ke
depan,

majelis

hakim

mempertimbangkan fakta-fakta yang

tersaji di

persidangan.

"Saya

mengharapkan persidangan yang adil.


Saya ingin diadili, bukan dihakirni atau

dijaksai," kata Anas.

Dalam

persidangan sebelumnya, Anas pernah

menyebut dakwaan jaksa bersifat


spekulatif dan imajiner. (FAJ)

4t

KOMPAS Q0Imi20i4

Jaksa Agung Pidanakan Pemfitnah


Pimpinan "Obor Rakvat" Mangkir

JAKARTA, KOMPAS Jaksa Agung Basrief Arief geram dan


menegaskan, transkrip pembicaraan dirinya dengan Ketua umum pDi-p
Megawati soekamoputri tidak benar. Ia menilai pemberitaan ataupun
penyebaran transkrip palsu itu sebagai fitnah. Basrief melaporkan o"aiu
online Inilah.com dan kelompok progres 98 ke Markas Besar polri.

"saya nyatakan berita

(transkrip transjakarta,

Basrief

menjelaskan,

pembicaraan) ini tidak benar dan ini proses hukum belum m*nyunjkrt utau
merupakan fitnah," kata Basrief dalam menjurus ke Gubernur DKI Jakarta
jumpa pers di Kejaksaan Agung, Kamis Joko Widodo.
(1916).
"Kami selaku penegak hukum
Bersamaan dengan pernyataan itu, mendasarkan pada fakta hukum,"
laporan pengaduan kepada kepolisian katanya.

disampaikan dengan Nomor


8108/A/L.i /06-2014. Laporan terkait Fitnah ketiga transjakarta
pemberitaan online Inilah.com Basrief mengatakan, transkrip itu
bersumber dari Progres gB, yang merupakan fitnah ketiga yang ditujukan
memberitakan adanya transkrip kepadanya Dua fitnah sebelurnnya
rekaman pembicaraan dirinya dan adalah surat panggilan palsu aari
Megawati.
kejaksaan kepada Joko Widodo, 14 Mei
Seperti diberitakan sebelumnya, 2074, dan instruksi Jaksa Agung yang
kelompok yang menamakan diri dipaisukan terkait penanganan kasui
Progres 98, yang dipimpin Faizar dugaan korupsi bus transjakarta Dua
Assega{ mendatangi Kejaksaan Agung. kasus ifu sudah dilaporkan ke polisi
Mereka meminta klarifikasi terkait agar diproses.
transkrip rekaman pembicaraan "Ini betul-betui fitrlah yang
Megawati dan Basrief soal proyek bus disampaikan dalarn situasi dan kondisi

transjakarta.

politik sepe*i ini. Bagi

Saudara-

Karena pemberitaan itu sudah menjurus saudara yang senang membuat


pada fitnah, Basrief mengadukan tindak kegaduhan, memfitnah ke sana-sini,
pidana tersebut ke polisi agar di roses tolonglah berhenti. Jangan jadikan

hukum, bukan melalui mekanisme


Dewan Pers. Disinggung proses hukum
dugaan korupsi pengadaan bus

negeri ini negeri fitnah," lanjutnya.

KOMPAS (20 juni 201a)

Tak ada pembicaraan

Wakil Ketua Komisi

Pernberantasan

Kupsi Bambang Widjojanto juga akan


melaporkan Faizal Assegaf ke polisi.
Bambang merasa difitrah terkait

Lihat Video Terkait "Heboh Transkrip


Rekaman" di :

pengakuan Faizal yang menyatakan


telah menerima dokumen transkrip
percakapan Megawati dengan Basrief vod.kompas.com/
dari utusannya Pelaporan ke polisi hebohtranskrip
masih menunggu rapat unsur pimpinan

KPK pekan depan. "Saya

serius

mengusulkan untuk melaporkan kasus


ini ke polisi. Tupu ini harus diputuskan
pimpinan," kata Bambang, kemarin.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas

juga mengatakan, tak ada rekaman


pembicaraan yang disebut-sebut terjadi

antara Megavvati dengan Basrief dan


tersadap KPK.

Sementara itu, untuk penerbitan dan


penyebaran selebaran Obor Rakyat,
yang merugikan Joko Widodo, yang
saat ini diproses secara hukum di
Mabes Polri, penanggung jau'ab Obor
Rakyat I Setyardi Budiono mangkir
dari pemeriksaan di Mabes Polri,
kemarin. Kepala Divisi Humas Polri

lnspektur Jenderal Ronny Sompie


mengatakan, penyidik melayangkan

surat panggilan kedua

untuk

pemeriksaan Setyardi pada Senin.


Adapun Darmawan Sepriyossa selaku
pembuat Obor Rakyat dijadwalkan
diperiksa pada Jumat (2016) ini.

(WHY/BIL/fr.O)

43

Juni 20 1 4

Dua Hakim Tak Sepakat Anas Dijerat TppU

&dE4&*URldOPSd]b!
*rruDt..S Brenh9&i!t**

JAKARTA - Dua hakim Pengadilan


Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

pada Komisi emberantasan Korupsi


(KPK) tidak memiliki kewenangan

Jakarta menyatakan berbeda pendapat


(dissenting opinion) terkait dakwaan
mantan Ketua Umum DPP Partai

menuntut TPPU seperti tertuang dalam


dakwaan kedua dan ketiga milik Anas.
"Menurut kami, JPU pada KPK tidak

Demokat Anas Urbaningrum. Mereka


adalah hakim anggota 2 Slamet dan
hakim anggota 3 Djoko Subaryo yang
berbeda pendapat terkait pasal tindak
pidana pencucian uang (TPPU) yang
didakwakan kepada Anas. Djoko

memiliki kewenangan untuk

Subagyo menyatakan,

itu

(TPPU). Terhadap dakwaan kedua


dalam ttu Nomor 812010 tentang
Pencegahan

dan

Pemberantasan

eksplisit tidak

TPPU

secara

mencantumkan

kewenangan untuk TPPU," tandas


Djoko di Pengadilan Tipikor Jakarta
kemarin. Menurut Slamet clan Djoko,
penuntutan masuk dalam ranah hukum

perbedaan

pendapat ini baik secara yuridis


maupun amar. Pertimbangan luridis
hukum formal, ujamya, mengenai ada
tidaknya kewenangan penuntutan di
KPK dalam dakwaan TPPU. Menurut
Slamet dan Djoko, jaksa penuntut
umum (IPU)

formal. Sementara itu,

Anas

menyatakan perbedaan pendapat dua


hakim tersebut menunjukkan perkara

yang didakwakan kepadanya adalah


perkara serius se-

44

_t<gtq!

q449g

Juni 20 14)

hingga menimbulkan perdebatan.


Menurut dia, perbedaan pendapat

tindak pidana pencucian uang


(TPPU) sah menurut hukum.
Maka majelis menetapkan, pemeriksaan

menunjukkan adanya keragu-raguan


dari hakim. Pasalnya, kalau tidak ada perkara Anas dilanjutkan sesuai
ruang keragu-raguan maka tidak ada ketentuan hukum. "Mengadili, menolak
ruang dissentingopinion. Meski eksepsi yang diajukan terdakwa dan
demikian, Anas masih menghormati eksepsi yang diajukan tim penasihat
proses hukum yang akan dilanjutkan hukum," kata Ketua Majelis Hakim
dengan pemeriksaan saksi-saksi. Dia Haswandi. Hawandi menyatakan meski
berharap persidangannya bisa berjalan ada hakim yang berbeda pendapat,
dengan jujur dan adil. Anas juga yang dipakai adalah pendapat
berharap fakta-fakta yang ada di mayoritas, sehingga putusannya adalah
persidangan betul- betul dijadikan menolak eksepsi Anas dan tim
pertimbangan. "Fakta persidangan penasihat hukum. "Jadi, sidang perkara
jangan dianggap sampah. Kalau diang- ini dilanjutkan dengan pemeriksaangap sampah, ya buat apa persidangan pemeriksaan, " ucapnya.
ini," tandasnya. Diketahui, JPU . sabir laluhu
mendakwa Anas dengan tiga dakwaan.
Untuk dakwaan kesatu primer, Anas
didakwa dengan Pasall2 huruf a
7o Pasal 1 SUndang-Undang(Uu) Nomor
3I/1999 sebagaimana telah diubah
dengan IJU Nomor 2Il200I tentang
Pemberantasan Tipikorjo Pasal 64 ayat
(1) KIIH Pidana. Pada dakwaan

kesatu sub sider Anas didakwa


dengan Pasal 11 jo Pasall8 Iru

Pemberantasan Tipikor jo Pasal


64 ayat 1 KIIH Pidana. Dakwaan TPPU
Anas dibagi menjadi dua bagian yang
masuk Pusat Pendidikan Pelatihan dan
Sekolah

Olahraga

Nasional

(P3S0N) Hambalang, Bogor, Jawa


Barat milik Kementenan Pemuda dan

Olahraga (Kemenpora)

,proyek

perguruan tinggi di Direkiorat J enderal


Pendidikan Tinggi Kemendiknas,

proyek konskuksi dan BIIMN,dan


pembangunan gedung pajak serta

45

FORUM KEADILAN No. 08

Juni 2014

Surya Jaya,
Matahari Baru MA
perkara. Seperti saat mengadili Antasari
Azhar,
a J ay a rnenj adi satu-safunya
-Sury
hak$f,*1 y4ag
-membebaskan --Antas;if

dari tuduhan pembunuhan

terhadap

Nasrudin.
13 Hakim lainnya 7 di antaranya hakim
agung rnemvonis Antasari selama 18

tahun njara. dapat bahwa

bener

Antasari pernah berkelukesah soal


hubungannya dengan Rani Nasrudin
kepada Sigit Haryo. Tapi tidak Lrenar
dan tidak terbukti jika Antasari me
merintahkan membunuh Nasrudin.
Saat menjadi hakirn ad hoc di tingkat
banding, Surya Jaya pula yang memilih
hpkuman penjara seumur hidup bagi

jaksa {.Irip Tri Gunawan dalam kasus


korupsi. Tapi pendapat Surya Jaya
kalah dan urip tldak jadi dibui hingga
Bila Timur Manurung dan Sophian meninggai dunia di penjara dan cukup
Marthabaya membebaskan Robert 20 tahun mendekam di penjara.
Jeffrey Lumempduw, maka Hakim
Agung Surya Jaya, rekan Timur dal Tidak bisa memenjarakan koruptor
Sophian bersikap sebaiiknya. Sang Urip hingga mati di penjar4 Surya Jaya
profesor justru. menyatakan sebaliknya 'sukses' memenjarakan koruptor Adrian
dengan

berpendapat

bahwa

PK Jeffrey Lumempouw
tidak bisa diterima dan putusan
permohonan

pengadilan negeri, pengadilan tinggi


dan putusan kasasi sudah benar.

Waq'oruntu

dan Adrian

harus

menghembuskan nyawa terakhirnya di


penjara. Bersama Ketua MA Hatta Ali
Adrian Waworuntu dihukum seumur
hidup karena korupsi menjebol BNI.

Siapa Surya Jaya? Berdasarkan catatan

di Jagat peradiian, Surya Jaya bukan Di kasus narkoba, guru


pertama kali berbeda pendapat dengan
majelis hakim lainnya dalam suafu

besar

Universitas Hasenuddin itu berkali-kaii


mengebiri polisi dan jaksa karena

tl

49,
1i

Forum Keadilan No. 08

melakukan rekayasa dan penjebakkan

kasus terhadap orang-omng tidak


bersalah. Tapi Surya Jaya tidak segansegan menjatuhkan hukuman mati bagi

para

gembong narkoba atau


memenjarakan gembong narkoba

hingga mati.

Terakhir, Surya berseberangan dengan

4 hakirn agung lainnya dalam perkara


malpraktik dr Ayu dkk di tingkat PK.
Surya berpendapat bahwa benar
kematian pasien Siska karena adanya
emboli. Tapi emboli lni muncul karena

kelalaian dr A1u dafam melakukan


operasi melahirkan. Namun lagi-lagi
pendapatlya kalah, suara dengan 4
hakim agung lainnya. Yaitu Dr M
Saleh, Maruap Dohmatiga Pasaribu,
Syarifuddin dan Margono.

50

FORUM KDADILAN Nor10 (06 Juli 2014)

Persidangan

Hakim Pecatan Menggugat KY


l#aiau dipecat dengan tetap memiliki
hak pensiun, Pahala Sethya
Lumbanbatu tetap menggugat KY,
MIGI dan BNN. la berdalih trukti tak
eukup dan polisi yang
melaporkannya karena adanya
unsur sakit hati.

sang penggugat, telah melakukan


perbuatan melawan hukum sehingga
merugikan dirinya secara materiil dan
irnmaterial. Pahala menilai pemecatan
dirinya tak memiiiki cukup bukti, Jusku
pemberitaan di media massa terkait

pemberhentian dirinya

telah
ibunya,
"Tindakan para tergugat merupakan
perbuatan melawan hukum yang sangat
merugikan saya.
Selain itu hampir merenggut nyawa

mengancam keselamatan
Langkah Komisi Yudisial (KY) untuk
menertibkan dan menegakkan martabat
hakim mendapat perlawanan. Tidak
tanggung-tanggung, perlawanan itu

dilakukan secara formal dan legal


melalui peagadilan. Pasalnya, lembaga
tersebut digugat melalui Pengadilan
Negeri (PN) Jakarta Pusat oleh seorang
mantan hakim .vang sebelumnya sudah
dipecat melalui majelis kehormatan
hakim (MKI-I).
Mantan hakim yang menggugat itu
bemama Pahala Sethya Lumbanbatu.
'Senin pekan lalu, gugatan itu digelar di
PN Jakarta Pusat. Bekas hakim pada
Pengadilan Tata Usaha Negara (PT[IN)
Pekan Baru ini tidak saja menggugat
KY, tetapi juga dua lembaga lain yang

dianggapnya berperan

jiwa

Ibunda Rosintan Maulana Manullang


yang sedang menderita kelumpuhan
oleh karena pemberitaan di media,"
tulis Pahala dalam berkas gugatannya.

Gugatan Pahala ini

mendapat

tanggapan serius dari KY, Lembaga


tersebut rnenilai bahwa gugatan itu bisa

menjadi preseden buruk bagi lembaga


peradilan di Indonesia, Hal ifu
setidaknya terlihat dari tanggapan
Komisioner KY Bidang Rekruitmen
Hakim, Taufiqunahman Syahuri, yang
mengatakan pihaknya menyesalkan

adanya gugatan tersebut.

Sebab,

pemecatan dirinya sebagai seorang


hakim, Kedua lembaga itu adalah
'l\fiiH dan Badan Narkotika Nasionai

MKH
terkait perilaku dan kode etik hakim
bersifat final dan mengikat.
Taufiq seperti dikutip sebuah harian

tanggung-tanggung,

nasional mengatatakan bahwa putusan

(BNN), Tidak

dalam

mantan hakim itu yang mengajukan


gugatannya sendiri ke pengadilan
tersebut, menggugat KY, MKH dan

keputusan yang dikeluarkan oleh

MI(H saft4 seperti putusan pengadilan.


"Jadffiilaiannya adalah putusan adalah
perbuatan melawan hukum. Tapi
BNN secara tanggung renteng apakah sebuah pengadilan ini
membayar ganti rugi sebesar Rpl,4 pufusannya bisadianggap perbuatan
triliun, Ketiga lembaga itu, menurut

melanggar hukum?" ujarnya, Ia juga

51l

FORUM KEADILAN No. 10 (06 Juli 2014)

dari cukup. Oleh karena itu gugatan


Hakim Pahala akan dihadapi KY
dipecat MKH itu bisa saja meugganggu dengan keras. "Bukan Cuma siap, KY

menjelaskan bahwa upaya hukum dari


mantan hakim yang sebelumnya telah

independensi putusan hakim, Pasalnya,


ada hakim yang dinilai memutus
salah terhadap suatu perkara, maka
yang merasa dirugikan akan langsung
menggugat
hakim
tersebut
kepengadilan. 'T.{anti kalau begitu
hakim-hakim pengadilan yang

jika

memutus salah itu bisa digugat juga,

dianggapnya perbuatan

melawan

hukum," ujarnya.
Oleh karena itu, Taufiq meminta agar

hakim yang menyidangkan gugatan


tersebut agar memiliki pertimbangan

yang komprehensif. Sebab

kalau

sampai dikabulkan, putusannya akan


menimpa dirinya sendiri sebagai hakim

karena bukan tidak mungkin nanti


terdakwa dalam perkara-perkara pidana
lainnya akan menggugat putusan hakim

dengan alasan telah mslakukan


perbuatan melawan hukum.
KY dalam menanggapi gugatan Pahala
tampaknya juga .,mulai mengancam
Hakim Pahala yang mengajukan
gugatan. Lembaga

itu

mengaku tidak

akan segan-segan membawa perkara


etik ini ke ranah pidana. Alasannya alat
bukti sudah lebih dari cukup. "Yarg
memeriksa itu BNN dan sebenarnya
kalau mau panjang BNN atau KY bisa

meneruskan

ke ranah

pidana

narkoba,"katanya.

Menurut Taufiq,

KY

siap menghadapi

hakim Pahala di meja hijau.


Menurutnya sejauh ini bukti yang
dimiliki KY dalam MKH sudah lebih

52

bisa

mempertimbangkan hasil tes


narkoba oleh BNN yang positip itu
untuk dilanjutkan ke pidana narkoba,"
tuturnya lagi.

SYAMSUL MAFIMUDDIN

Juni 2014)

MA PERTITTAHKAN KPK
BAYA}T TERDAKWA

Syarifuddin Umar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarfa.

Jejak Perkara Sang Hakirn

Syarifuddin.

la pun

mengajukan

permohonan kasasi.

di rumahnya di
kawasan Sunter, Jakarta Utara,
tangan Syarifuddin

kasasi perkara pidana Syarifuddin.


la tetap menjalani hukuman empat

karena diduga menerima suap Rp


250 juta dari Puguh Wirawan,
kurator PT Sklicamping Indonesia.

tahun penjara seperti

putusan
Pengadilan Tipikor dan Pengadilan

Tinggi.

Tindak Pidana Korupsi Jakarta


menuntut Syarifuddin hukuman

mengabulkan penmohonan kasasi


perdata Syarifuddin. KPK divanis
membayar Syarifuddin Rp 100 juta.

20 tahun penjara dan denda Rp 500

juta.

Tipikor memvonis

Syarifuddin

empat tahun penjara dan denda Rp


150 juta.

MAJELIS kasasi Mairkamah Agung

memvonis Komisi

Pemberantasan

mengajukan permohonan
banding dan Pengadilan Tinggi

Kompsi membayar Rp 100 juta kepada


bekas hakim Pengadilan Negeri jakarta
Pusat, Syarifuddin Umar, Anggota
majelis kasasi perkara itu, Syamsul
Maarif, mengatakan perkara kasasi
tersebut telah di- putus pada 13 Maret

rnenganuff kemenangan

2014.

Jakarta Selatan

memenangkan

gugatan praperadilan Syarifuddin.

KPK

53

TEMPO (221wi2014

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

"Majelis secara suara bulat mernutuskan mengabulkan kasasi Syari'

fuddin dan

membatalkan putusan

DKI

mengabulkan gugatan Syarifuddin pada


19 April 2012, tapi majelis hakim

Jakarta dan

menolak ganti rugi Rp 60 juta karena

menguatkan putusan Pengadilan Negeri


Jakarta Selatan," ujar Syamsul,
jumat pekan lalu. Perkara ini diputus

tak terinci serta berdasarkan perkiraan


dan asumsi. Adapun kerugian imateriil
dapat dikabulkan tapi tidak sebesar
Rp5miliar.
KPK pun mengajukan permohonan
banding. Pengadilan Tinggi menganulir

Pengadilan Tinggi

majelis kasasi yang diketuai Valerine


J.L. Kriekhoff dengan anggota Syam'
sui dan Hamdan.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kemenangan Syarifuddin karena


jakarta memvonis Syarifuddin empat majelis hakim
menganggap
tahun penjara dan denda Rp 150 juta penggeledahan oleh KPK sudah tepat
pada 28 Februari 2012. Majelis hakim dan sesuai dengan prosedur hukum.
menyatakan Syarifuddin terbukti Giliran Syarifuddin mengajukan permenerima suap Rp 250 juta dari kurator mohonan kasasi dan dimenangkan
PT Skycamping Indonesi4 Puguh MA, yang memvonis KPK mernbaWirawan, ketika rnengurus kepailitan yar Rp 100 juta kepada Syarifuddin.
perusahaan garmen itu. Pengadilan "Pertimbangan PN jaksel telah tepat
Tinggi Jakarta menolak upaya banding dan benar," kata Syamsul.

Syarifuddin.

MA juga

Wakil Ketua KPK

menolak

Bambang

perrrohonan kasasinya sehingga ia Widjojanto mengatakan akan


tetap menjalani hukuman empat tahun mempelajari lebih dulu putusan MA.
penjara. Tapi, dalam putusan kasasi itu, "Saya akan membaca itu, kemudian
MA sependapat dengan Pengadilan rnengambil sikap,"
uJarnya.
Tipikor, yang memerintahkan KPK iamengatakan tak
tertufup
mengembalika barang bukti milik kemungkinan KPK mengajukan
Syarifuddin yangtak berkaitan dengan permohonan peninjauan kernbali,
perkara suap.
Menurut dia, selama ini KPK
Syarifuddin lalu menggugat beranggapan apa yang dilakukan
praperadilan KPK ke Pengadilan lembaganya sudah sesuai dengan
Negeri Jakarta Selatan. Ia menganggap prosedur.
penggeledahan oleh KPK tak sesuai
dengan prosedur hukum sehingga
beberapa harta kekayaan yang tak
terkait dengan kasus itu disita KPK.
Syarifuddin menggugat KPK memo

bayar ganti rugi Rp 60 juta

dan

kerugian imateriil Rp 5 miliar.

54

FORUM KEADILAN No. 08 Q2 Juni20l4

Koruptor

1,9

Triliun Rupiah Dibebaskan MA

trIakim agung yang membebaskan Jeffrey Lumempouw


sama dengan yang membebaskan Soedjono Timan. Yaitu
Sophian Marthabaya. Yang menentang hanya Surya Jaya.
f{amun ia 'dikeroyok' Sophian dan Timur Manurung.
Ranah hukum kembali digonjang- Jakarta dan putusan kasasi MA.
ganjing Mahkamah Agung (MA) Putusan PK itu diketuk pada 22 Mei
Benteng terakhir pencari keadilan itu 2014 silam.
sepertinya tak pernah bosan-bosannya Namun putusan

membuat putusan kontroversial.


Teranyar, lembaga

itu

menjatuhkan

vonis bebas pada Robert Jeffrey

itu baru pekan ini

dilansir secara resmi oleh

MA melalui

situs mereka https :


/ / www.mahkamahagung.go.id/.

Lumempouw. Padahal mantan Kepala Perkara


dengan nomor
Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan 229lPWPid.Sus/2013 ini diadili
Pertanahan Nasional (BPN) DKI Hakim Agung Timur P Manurung
Jakarta itu yang menyebabkan negara selaku ketua majelis PK dengan
rugi Rp1,9 triliun dalam kasus Hak anggota Sophian Marthabaya dan
Guna Bangunan (HGB) Hotel

Hilton. Surya Jaya. Robert

diketahui

Perkara Jeffrey Lumempouw yang


divonis bebas itu adalah perkara
peninjauan kembali (PK) yang
diperiksa MA Permohonan PK tersebut
diajukan oleh kubu Jeffrey yang tak
terima dirinya divonis tiga tahun,

didakwa korupsi secara bersama


dengan Kepala BPN Jakpus Ronny
Kusumo Judistiro karena memper
panjang HGB Hotel Hilton yang
berada di kawasan Gelora Senayan,
Jakarta Pusat. yang dikuasai oleh

dikuatkan Pengadilan Tinggi

Sekretariat Negara. " Namun,

DKI

55

FORUM KEADILAN

No._08 (22 Juni 201a)

perpanjangan HGB ini diduga tidak


melalui prosedur yang sah sehingga
merugikan negaruRp 1,9 triliun.
Sebelumnya pada 27 Juni 20A7,
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
(PN Jaksel) menjatuhkan hukuman
kepada Robert Jeffrey Lumempouw
hukuman tiga tahun penjara. Putusan
ini kemudian dikuatkan Pengadilan
Tinggi (PT) Jakarta pada 8 Oktober
2007 dan MA pada 11 April 2008.
Putusan PK MA yang menganulir
putusan kasasi MA tersebut
dibenarkan oleh Kepala Biro Hukum
dan Humas MA Ridwan Mansyur.
Hanya ketika dikonfirmasi mengenai
pertimbangan vonis, Ridwan
mengaku belum mengetahuinya.

"Jadi baru ini info yang di*riliki


humas, kalau perkara nomor 229
PKlPid.Sus/2013 diputus kabul
PKnya, putusannya sendiri masih

dalam proses minutasi," terang


Ridwan kepada wartawan.
Putusan bebas MA yang menganulir

putusan MA

korupsi

itu

saat.

ini

dalam

status

rekomendasi skorsing 6 bulan yang


diajukan oleh Komisi Yudisial (KY).
Sanksi ini direkomendasikan karena dia

dinilai tidak profesional

membebaskan koruptor

saat

BLBI Sudjiono

Timan dengan nihil kerugian negara


mencapai Rp 1,2 hiliun. Namun
rekomendasi tidak diaouhkan MA.
Timan sendiri buron dan tidak ada
jejaknya hingga saat ini.

Dengan segala 'keunikan'

yang

mencurigakan ini maka terasa logis


pula bila banyak pihak yang meragukan
putusan PK yang membebaskan Jeffrey

Lumempouw

ini

sebagai

putusan

hukum yang wajar. Apalagi putusan PK

ini tidak bulat pula. Pasalnya, satu


hakim anggota yakni Surya Jaya
membuat pendapat berbeda atau
dissenting opinion yang isinya
menyatakan Jeffrey Lumempouw
terbukti korupsi sebagaimana putusan
pengadilan negeri, tinggi dan kasasi.

sebelumnya ini

bukanlah hal yang baru. Sebelumnya


pada Juli 2013, MA juga
membebaskan Sudjiono Timan yang
sebelumnya dinyatakan bersalah
dalam kasus korupsi Bantuan
Likuiditas Bank Indonesia (BLBl).
Uniknya, perkara PK yang
membebaskan Robert dan Sudjiono
ternyata sama-sama dipegang Hakim
Agung Sophian Marthabaya.
Lalu siapa Sophian? Hakim ad hoc
khusus perkara yang mengadili kasus

}TAKIM AGUNG
TIMUR MANTIRING

56

FORUM KEADILAN No. 08

Juni 2014

Pakar hukum pidana Universitas Islam

Indonesia (L[I) Yogyakarta, Muzakir,


rnenilai secara prinsip setiap putusan

membebaskan terpidana korupsi


dengan mengabulkan peninjauan
kembali (PK).

harus dilihat dari prosesnya yang Menurutnya, PK .adalah hak terpidana.


obyektif dan bisa diuji. Dalam hal ini, Oleh karena itu ia mengaku tidak mau
harus dilihat duiu putusan mana yang

menggunakan terobosan hukum seperti

bisa diuji kebenarannya apakah pufusan

melakukan upaya

Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi


(PT) dan putusan kasasi. "Kalau yang
benar putusan PN, PI', dan Kasasi yaag
benar, maka majelis hakim PK harus

kendati ada yurisprudensinya.

Loh.
SYA11{SUL MAHMTJDDIN

diperiksa, Begitu j,rga sebaliknya,"

katanya.

Sodangkan

soal keberadaan

yang juga pernah

Sophian
membebaskan

terdalava korupsi Sudjiono Timan,


Muzakir menjarvab diplomatis, yang
jelas katanya, perlu ada track record
hakim sebelum memutuskan suafu
perkara. "Lihat dulu track record
hakimnya dari PN hingga MA. Lalu

nanti diuji oleh ahli, agar

dalam

Arief pasrah

kabar

mengambil putusan sesuai : dengan


hukum," ungkapnya.
Secara terpisah Komisioner Komisi
Yudisial ,(KY) Taufiqurrahman
Syahuri menyatakan, pihaknya tidak
bisa mengomentari putusan bebas yang
dijatuhkan terhadap Robert Jeffrey.
Pasalnya, untuk melihat suatu putusan
ada kejanggalan atau tidak maka harus
mempelajari putusannya sejak di
pengadilan tingkat pertama. "Bila ada
indikasi pelanggaran etika, tentu daiam
hal ini KY wajib menindak," ungkap
Taufiq.
Sementara itu Jaksa Agung Basrief

mendengar

PK di atas PK

Mahkamah Agung (MA) kembali

57

FORUM KEADILAN No. 08 (22 Juni 2014)

Persidangan

Didakwa Korupsi, Bahalwan Menangis

.3
,'.::.

.ii:g

*F.fr

Muhammad Bahalwan didakwa korupsi

Gas Uap (PLTGU) Seklor Belawan. Ia

PLTGU Belawan. Ironisnya, pejabat bersama mantan Manajer Sektor


PLN yang ikut terlibat dalam kasus ini Belawan PLN Pembangkit Sumatera
justru ditangguhkan penahanannya. Bagian Utara (Kitsbu), Rodi Cahyawan,
Muhammad Bahalw'an nelangsa. Aura dan Direktur Produksi PI' Dirgantara
kesedihan terpancar di wajahnya. lndonesia/ mantan Direktur Utama PI'
Direktur Utama PT Mapna Indonesia Nusantara Turbin dan Propolasi, Supra
ini, tak menyangka didakwa telah Dekanto, dinilai telah merugikan
merugikan negara sebesar Rp 2,3 keuangan negara sebesar Rp 2,3 triliun.
triliun. "Saya dizholimi," lirihnya.

"Ketiga terdakwa merekayasa

pekerjaan sebingga tidak sesuai


pidana korupsi pada pengadaan kontrak. Mereka memperkaya diri
peralatan Life Time Extention (LTE) sendiri dan orang lain," ucap Jaksa
Babalwan didakwa melakukan tindak

Major Overhouls Gas Turbine (GT) 2.1


dan GT Z.ZPembangkit Listrik Tenaga

Penuntut Umwn (JPU) Iskandar, saat


persidangan di Pengadilan Tipikor

58

FORUM KEADILAN No. 08

(22lwi2}l4)

Medan.

dan tidak

Menurut Iskandar, rekayasa itu berupa


kontrak pekerjaan LTE yang dilakukan
Konsorsiun Mapna Co. Namun,
pembayaran diterima PT. Mapna
Indonesia yang dipimpin Babalwan.
Rekayasa kontrak kerja itu telah
membuat negara dirugikan sebesar Rp
2,3 triliun. Rinciannya, kerugian daiam
bentuk fisik berkisar Rp 337.4 miliar

Alasannya, Babah'i'an

ditambab kerugian energi

yang

seharusnya menjadi pendapatan PLN


sekitar Rp 2,007 uiliun lebih. "total

kerugian negara

Rp 2,3

triliun,"

bertentangan

dengan

merupakan

Direktur PI' Mapna Indonesi4 sebagai


perpanjangan tangan dari PI' Mapna

Co. "Begitu pula terkait kerugian


negara. lfu keliru, karena kekayaan
BUMN tidak merupakan kekayaan
negara, sehingga kabur atau malah
cenderung ke gugatan perdata. Banyak
kekaburan dalam dakwan, sehingga

JPLI terlihat kurang

memahami

perkara," kata Babalwan melalui kuasa


hukwnny4 Bob Hasan.

Ketika Bob Hasan

membacakan

paparnya.

eksepsi, tanpa dinyana Babalwan

Jaksa menilai Babalwan,

menangis terisak -isak. Ia histeris minta

Rodi
Cabyarvan dan Supra Dekanto telab
melanggar Pasal 2 subsider Pasal 3 jo

Pasal 18 UU

No

31i1999 tentang

dibebaskan. Majelis hakim sempat


terperangah melihatnya. Bahkan,
Babahvan sempat berdiri ingin

menghentikan kuasa hukumya yang


sedang membacakan pembelaan. Ia
2012001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 juga menunjuk-nunjuk memberi isyarat
KUHP.Khusus untuk Bahah+'an, ada agar kuasa hukunnya berhenti, namun
dua dakwaan lagi yaitu melanggar pembacaan itu tetap berlanjut.
Pasal 5 UU No 8 Tabun 2010 tentang Saat persidangan itu, kuasa hukumnya
Pencegaban dan Pemberantasan Tindak menyebut Babalwan merupakan
Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Direklur Utama PI' Mapna Indonesia.
Setelah mendengar dakwaan jaksa, Padahal sebelumnya, jaksa dalam
wajab Babalwan seketika merah dakwaan menyebut Babalwan bukan
padam. Kedua tangarurya terkepal direktur utama, melainkan direktur
pertanda geram. "Semua tuduban itu operasional. Eksepsi kuasa hukum itu
tidak benar," katanya menolak membantah dalovaan jaksa terkait
dakwaan. Babalwan rnenilai dakwaan jabatan Babalwan di PI' Mapna
jaksa yang menuduhnya bersekongkol Indonesia.
dengan pihal PLN, sangat tidak Menurut Bob Hasan, Pengadilan
beralasan. Menurutnya, bukti Tindak Pidana Korupsi Medan tidak
pembayaran dana dari PLN ke berwenang untuk mengadili perkara
rekeningnya merupakan hal yang wajar
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
sebagaimana diubab dengan LIIJ Nomor

59

FORUM KEADILAN No. 08 (221uni2014)

Bahalwan. Selain itu, surat dakwaan


dinilai kabur dan dianggap batal demi
hukum. Sebab, dakwaanj aksa menyebut
Bahalwan bukan melanggar hukum
melainkan melanggar pedoman direksi
PLN. "Kita meminta majelis hakim
segera membebaskan dakwaan M
Bahalwan dan mengabulkan segera
tahanan kotanya, "ucap Bob Hasan.
Dalarn kasus yang sama, tiga u.rdakwa

lainnyajuga diadill di Pengadilan


Tipikor Medan. Ketiga terdakwa itu,

mantan General Manager PLN Kitsbu,


Chris Leo Manggala, Manager Sektor
Labuan Angin, Surya Dharma Sinaga,
dan pegawai PI' PLN Kitsbu,
Muhammad Ali.
Ketiganya juga diancam dengan Pasal 2

subs Pasal 3 jo

3II

Pasal 18 IJU No

1999 tentang Pemberantasan Tindak

Pidana Korupsi sebagaimana diubah


dengan IJU Nomor 2012001jo Pasal 55
ayat (1) ke-l KUIIP. "Para terdakwa
telah merugikan negara Rp 2,3
triliun,'ucap JPU lngen Malem Purba.
Persidangan kasus PLTGU Belawan

dinilai diskriminatif.

Pasalnya,
penahanan mantan man'lier PLN Sektor

Belawan, Ermawan Arif

Budiman,
ditanggubkan dari tahanan rutan menja,

menetapkan Ir Hermawan fuif


Budiman dari rumah tahanan negara
menjadi tahanan kota. Thrhitung pada

tanggal 8 April 2014. Dengan


memenuhi syarat, yakni tidak

melarikan diri.

Tidak

akan

menghilangkan barang bukti. Tidak

akan 'mengulangi

perbuatannya

kembali.

Hadir dalarn pemeriksaan persidangan


dan tidak mempersulit jalannya
persidangan, Dalam pengalihan tahanan

rnemberikan uang jaminan sebesar


Rp23,9 miliar," ungkap Hurnas PN
Medan, Neslon J Marbun.
Penangguhan Ermawan cukup istimewa
Tidak hanya uang kas PLN yang

dijadikanjaminan, sejumlah direksi

PLN secara pribadi

menjadi

penjaminnya.

Dirut PLN Nur Pamudji, dan GM


Pembangkit Surnbagul; Bernatus
Sudarmanta, turut menjadi penjamin.

Sejain itu, yang menjadi penjamin


adalah Rabra Sari Samsudin, istri

Hermawan. "Setelah membaca


permohonan dari General Manejer
P

embangkitan Surnbagut.

Bahwa alasan mereka

meugajukan

pengalihan tahanan terdalcrva karena


terdakwa orang terbaik di PI' PLN"

di tahanan kota, sesuai penetapan


No.l9lPidsusiK20141PN Medan Sang terdakwa sebagai mechanical
tertanggal 8 April 2014. Penanguban enginer gas turbin yang sangat
penahanan itu ditetapkan majelis hakim

diperlukan tenaga dan pemikirannya

untuk mengatasi listrik di Sumut.


anggota Denny Iskandar dan Merry Dengan itu, PI' PLN '(Persero)
Purba, setelah memberi jaminan uang menimbang menitip uang sebesar
diketuai Jomer Manik dengan hakim

sebesar Rp 23,9 miliar. Anehnya, uang


itu berasal dari kas perusahaan PI' PLN.
"Dalain amar pengalihan tahanan,

Rp23,9 miliar ke rekernng PN Medan,"


terang Nelson.

60

FORUM KEADILAN No. 08 Q2Jwi20r4)

Pengalihan status tahanan Ermawan


membuat tiga terdakwa lainnya, Rodi
Cahyawan, Surya Dharma Sinaga dan
Muhammad AIi, juga mengajukan hal
yang sama. Selain para istri, Sembilan
direksi 'PLN disebutkan Siap menjadi
penjamin. Hanya saja, ketiganya tidak
dibantu PI' PLN dalarn memberi uang
jaminan, "Rami memohon agar majelis
menangguhkan penahanan kiien kami,
karena tenaganya masih diperlukan
untuk mengatasi krisis listrik di Surnut,
setidaknya saat Ramadban nanti," kata

Imam Haryanto, salah seorang

Antasari Azhar tersebut, Hal senada


disampaikan Ketua Umurn Asosiasi

Kontraktor Kelistrikan

tidak melarikan diri,


persidangan,

jika

alasannya

tidak

akan

menghilangkan barang bukti dan tidak


mengulangi perbuatannya, pasti tidak
bisa diterima aka! sehat. Apalagi
menggunakan uang negara menjadi ja
minan terdakvra korupsi, sungguh di
luar akal," tukas Janto.

ZAINUL ARIFIN SIREGAR

Cahyawan.

Merurut Imam, jajaran direksi PI' PLN


Persero dan bahkan Meneg BttMN
Dahlan Iskan siap menjadi penjamin.
"Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan
pun menyatakan bersedia memberi
jaminan," ucapnya Majelis hakim

belurn menyikapi

permohonan
penangguhan penahanan para terdakwa,
ucap

Ketua Majelis Hakim, SB Hutagalung.


Koordinator
Secara terpisah,
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia

(MAKr)
Boyamin
menyesalkan sikap direksi

tidak

memenuhi
mempersulit

pemeriksaan, masib bisa diterima. Tapi

penasihat hukum terdakwa Rodi

"Kami mugyawarahkan dulu,"

lndonesia

(Akklindo) Janto Dearmanto. "Alasan

Saiman,
dan

PLN

Meneg BUMN yang menggunakan


uang negara untuk menjadi jaminan

terdakwa korupsi,

"Pengalihan
penahanan ' menjadi tidak boleh ketika
menggunakan uang jaminan pakai dana

BUMN. Itu bisa dinyatakan korupsi


bagi pengguna atau pemberi uang
jaminan tersebut," tegas Boyamm yang
juga kuasa liukurn mantan Ketua

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

61

FORIIM KEADILAN No.08 (22Juni20l4

Ketika Tersangka Alkes Menyusut

.1,]Fxd

Direktur RSIID Pimgadi diperiksa Kesehatan Kementerian Kesehatan


Polda Sumatera Utara. Masih anggaran 2012 senilai Rp 8 millar. Amran
sebatas saksi. Jumlah tersangka yang

diperkirakan delapan

orang,

kenyataannya hanya empat.

Amran Lubis

tergopoh-gopoh.

Langkahnya cepat. Direktur RSIID


Pirngadi Medan ini seperti mengejar
sesuatu. Ia seakan tak peduli dengan
yang lainnya. Amran menjawab sapaan
orang dengan hanya melambaikan
tangan dan anggukan kepala. Dokter
spesialis jantung dan pembuluh darah
itu, sedang bergegas menuju ruang
Tipiter Satreskrim Polresta Medan.
Kehadiran Amran ke Polresta Medan,
Selasa pekan ialu, temyata untuk
memenuhi panggiian penyidik dalam

kasus dugaan korupsi


kesehatan.

alat-alat

Ia diperiksa

terkait

penggunaan dana bantuan dari Dirien


Bina Upaya

diperiksa sejak pagi hingga sore hari.


"Pemeriksaannya masih sebagai saksi.
Jika ditemukan keterlibatan serta cu.kup
aiat bukti, beliau langsung kita tetapkan
menjadi tersangk4" ujar Kasat Reskrim
Kompol Jean Calvijn Simanjuntak.
Pemeriksaan terhadap Amran dilaliukan
secara maraton. Penyidik mencecalnya
dengan puluhan pertanyaan mengenai

proses iender hingga pelaksanaan


pengadaan alat kesehatan di RSIID
Pirngadi Medan. "Materi pemeriksaannya
masih seputar pengadaan alkes," sebut
Calvijn.
Sejauh ini Polresta Medan barn menetapkan tiga tersangka dari delapan orang
yang dicurigai terlibat korupsi alat kese-

hatan. Ketiganya adalah Sukartik SST,'


Kasubag RSLrD Pimgadi dan Pejabat
Pembuat Komitmen {PPK), Drs Aspen

62

FORUM KEADILAN No.08 Q2lwti20l4)

Nawawi dari PT Indofarma Global sebagai barang bukti. Rencananya, tim


Medica (IGM) dan Kamsil Ritonga penyidik juga akan menggeledah rumah
selaku sub kontraklor dari PT Graha Kamsil guna mencari alat bukti lainnya.
Agung Lestari (GAL). Mereka dijerat "Berkas-berkas yang dianggap penting
melanggar Pasal 2 ayat I, Pasal 3, 5, 12
b IJU No 2012001 sebagaimana diubah
{.IU No 31/1999 tentang pemberantasan
korupsi dengan ancaman 20 tahun

selurub dokumen ini, berkas ketiga


tersangka segera dinyatakan pihak

penjara. "Berkas ketiga tersangka itu


sudah dilimpahkan ke Kejari Medan,".
Tutur Calvijn.

Calvijn.
Pernyataan Calvijn dibenarkan Kapol-

sajayang disita.
Kami berharap dengan ditemukannya

kejaksaan lengkap (P21),"

tukas

Menurut Calvijn, pihaknya akan resta Medan Kombes Nico Afinta


kembali memeriksa Amran untuk Karokaro. Menurutnya, penyidik masih
disinkronkan dengan hasil pemeriksaan terus bekeija mengumpulkan buktipara tersangka sebelumnya, Pemerik- bukti. "Jika semua alat bukti lengkap,
saan kembali dilakukan karena Amran kasus ini akan segera dipaparkan," kata
'dalam pemeriksaan sebelumnya tidak Nico.
menjau'ab sejumlah peitanyaan yang Penyidikan kasus dugaan korupsi alat

diajukan penyidik. "Masih akan kita kesehatan RSIID Pirngadi Medan


periksa lagi. Hasilnya akan kita terkesan dlskiminasi. Pasalnya,
sinkronkan dengan keterangan ketiga
tersangka lainnya. Dalam hal ini, kita

penyidik baru menetapkan

tiga

tersangka dari 8 omng yang ditengarai

akan mendalami lagi agar langsung terlibat. BuLtinya, dalam Surat


funtas," ucap Calvijn seraya menyebut Pemberitahuan Diroulainya Penyidikan
tidak terfutup kemungkinan Amran (SPDP) yang diserahkan ke Kejari
bakal ditetapkan menj adi tersangka.
Medan, penyidik kepolisian hanya
Selain memeriksa Amran, polisi juga menyebutkan empaf tersangka.
menggeledah kantor distributor alat Anehlya, berkas pemeriksaan yang
kesehatan, PT Graha Agimg Lestari di dilimpahkan hanya tiga tersangka,
Jalan Sei Serayu Medan, Dalam sedangkan berkas Amran Lubis selaku
penggeledahan itu, penyidik terbagi kuasa pengguna anggaran, belum
tiga tim didampingi kepala lingkungan dikirim ke kejaksaan. Selain itu, Amran
setempat. Penyidik menyita berkas, terkesan mendapatkan perlakuan
peralatan digital, komputer, rekaman istimewa, tidak ditahan. Sementara
CCTY, bongkol kuitansi, dan surat- ketiga tersangka yang lainnya, langsung
surat dari lantai I, il dan III ditahan di rumab tahanan polisi (RTP)
perusahaan milik Kamsil Ritonga Polresta Medan.
tersebut. Selurub berkas itu dibawa Berkas pemeriksaan tahap 1 tersangka
Sukartik SST, Drs Aspen Nawawi dan
ke Unit Tipiter Polresta Medan

63

FORUM KEADILAN No. 08 Q2Imi2014)

Kamsii Ritonga dikirim

penyidik
kepolisian ke Kejari Medan pada 24

Menyinggung alasan

tidak

melimpahkan berkas tersangka lainnya,

April 2014 lalu. "SPDP yang Wabp Bram enggan

berkomentar.

disampaikan Polresta Medan ke Kejari


Medan ada 4 tersangka, namun berkas
yang dikirim baru tiga tersangka. Itu

"Mungkin belum lengkap karena masih


pengembangan. Penyidik Tipikor di
Satreskrim Polresta Medan hanya tiga
akan kita tanyakan kepada orang, sehingga dengan keterbatasan
penyidiknya," ungkap Kasi Pidsus tenag4 tidak bisa menyelesaikan secara
Kejari Medan, Jufri Nasution.
serentak. Saya pembimbing kasus ini.
Kasus dugaan korupsi alat-alat Kami terus memonitornya," tegas
kesehatan di RSUD dr Pirngadi Medan Wahyu Barm.
sebelumnya disidik Direktorat Ia berharap kasus ini tidak
Reskrimsus Pclda Sumut. Kasus ini disembunyikan. Soalnya, berkas
kemudian dilimpahkan ke Unit Tipiter perkara yang naik ke Kejari lv{edan,
Satuan Reskrim Polresta Medan sejak hanya tiga berkas dari 8 calon
Agustus 2013 silam.
tersangka. "Saya tegaskan lagi. jangan
Menurut Kanit I Tipikor Ditreskrimsus ada tersangka disembunyikan. Karena,
Poldasu AKP Wabyu Bram, kasus saya tabu kasus ini. Termasuk KPA
dugaan korupsi Alkes .RSLTD Pirngadi (Amran Lubis) sebagai tersangka.
adalah limpaban dari Tipikor oldasu. Namun, belum diberkas saja.Karenanya
Hasil penyelidikan sementara yang belum dinaikkan ke jaksa. Itu hanya
dilakukan Tipikor Ditreskrimsus Polda- tiga orang penyidiknya. Jadi, tiga orang
su, ada 8 calon tersangka termasuk tersangka dulu diberkas. Bisa lihat
Direktur dan Wakil Direktur RSUD berkasnya banyak. Baru berkelanjutan
Pirngadi Medan, "Ada indikasi yang lainnya diberkas kembali," urai
pemalsuan jabatan dilakukan Wadir Wahyu Bram.
RSTID Pirngadi Medan, yang mana dia Kasus dugaan korupsi alat kesehatan

menandatafigani dokumen seoiab RSTID Pirngadi bermula dari


bertindak sebagai direktur. Padabal, penyelidikan yang dilakukan Tipikor
jabatannya hanya wakil direktur," kata Ditreskrimsus Poldasu. Penyidik meneWab5.u Bram.
mukan indikasi penyimpangan dana
Setelah kasus itu dilimpahkan ke Pol- yang bersumber dari Dirjen Bina Upaya
resta Medan, Wabyu Bram mengaku Kesehatan Kementerian Kesehatan
tidak lagi mengetahui deiail hasil anggaran APBN 2012 senilai Rp 8
penyelidikan dan penyidikan. "Memang
ada kordinasi, tapi Poldasu sifatnya

hanya back-up. Penanganan

penuh

miliar.

Dari basil pemeriksaan sementara di

dilakukan Satreskrim Polresta Medan,"

Poldasu, dicurigai delapan orang yang


terlibat n:enyalahgunakan dana untuk

sebutnya.

pengadaan alat kesehatan tersebut.

64

FORUM KEADILAN No.08 (22 Junr 201a)

dan Arpin

Modusnya adalab dengan cara me-

peljalanan)

ngarahkan merk dari distributor tertentu


untuk dijadikan baban dalam

keuntungan atau fee sebesar Rp 200


juta selaku pelaksana kontrak. Dalam

pelelangan. Selanjutnya; harga dimark

kasus ini terindikasi telab merugikan


keuangan negata mencapai Rp 1,1
miliar iebih. "Alkes yang di mark-up
adalair Anestesi, Kanera'PCNL, LMA
dan Vigen," tukas Kasat Reskim
Polresta Medan Kompol Jean Calvijn

up hingga,

pembayaran 100 pemen


kepada rekanan. Kamsil Ritonga yang
disebut-sebut sebagai otak pelaku,
mendapat keuntungan Rp 900 juta dari
proyek ini. Sedangkan, Sukartik SST
menerima gratifikasi dari Kamsil
dengan berangkat ke luar negeri (tiket

Simanjuntak.

65

menerima

SUARA KARYA (23 Juni 2014)

Komisi Yudisial

Seleksi Calon Hakim Agung Memasuki Tahap

Akhir
JAKARTA (Suara Karya): Proses Mahkamah Agung.
seleksi calon hakim agung yang Meski demikian, ujar Taufiq, dari 26

diselenggarakan Komisi Yudisial,


memasuki tahap akhir (wawancara).
Namun sebelum itu, Komisi Yudisial
akan rnenentukan jumlah calon hakim
agung yang lolos ke tahap wawancara

pada pekan depan setelah sebelumnya


menjalani proses penelusuran rekam

calon hakim agung yang telah ditelusuri


itu, belum tentu
seluruhaya lolos ke tahap wawancara.

rekam jejaknya

"KY juga tidak akan memaksakan


harus memenuhi quota sesuai

permintaan Mahkamah Agung dalam


mengirim calon ke DPR. Dari 26 calon

jejak terhadap masing-masing calon.


yang ada, belum tentu lolos sesuai
Demikian disampaikan Ketua Bidang dengan kebutuhan. Yang jelas, KY
Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial, akan mengedepankan kuaiitas,
Taufiqurrahman Sahuri, kepada Suara integritas, dan kapabilitas calon, bukan
Karya, di Jakarta, Minggu (22/6).
kuantitas, " katanya menambahkan.
Menurut dia, proses seleksi calon Untuk menentukan jumlah calon yang
hakim agung kali ini, pihaknya akan akan mengikuti tahap akhir
mengikuti aturan yang teiah diputuskan (wawancara) , pihaknya terlebih dahulu
Mahkamah Konstitusi terkait jumlah akan melakukan rapat internal
quota yang akan dikirimkan ke DPR komisioner. Paling lambat, pekan depan
untuk mengikuti uji kelayakan dan kami akan mengumumkan siapa-siapa
kepatutan.
saja calon yang berhak mengikuti
"Dalam mengirim jumlah calon yang proses seleksi tahap wawancara.
akan mengikuti uji kelayakan di Komisi "Paling lambat, pekan depan KY akan
m DP& KY akan mengikuti putusan mengumum kan hasil penelusuran
MK. Kalau sebelumnya KY harus rekam jejak calon hakim agung. Setelah
mengirim 3 banding l, kini KY cukum itu,
KY
akan
1 banding 1," ujar Taufiq.
melakukan wawancara sebagai tahap
Perbandingan dimaksud, kata dia, akhir dan seluruh rangkaian proses
sesuai dengan permintaan Mahkamah seleksl calon hakim agung periode ini.
Agung yang jumlahnya 10 hakini Setekah itu, hasilnya akan diserahkan
agung. Sehingga, jika berdasarkan ke DPR untuk mengikuti uji kelayakan
keputusan Mahkamah Konstitus, di Komisi IIi DP&" katanya lebih
Komisi Yudisial haaya mengirimkan l0 lanjut.
calon hakim agung ke DPR, sesuai Sebagaimana diketahui, proses seleksi
dengan lowongan yang ada di
calon hakim agung ini, sempat

68

Media Indqnesia {20 Juni 2014)

Hukum Belum Bikin Jera


Meski upaya pemberantasan peredaran
narkoba di wilayah Ibu Kota gencar
dilakukan pihak kepolisian, aktivitas
bisnis haram tersebut masih terjadi.
Kejahatan narkotika terus meningkat.
padahal sudah di tindak tegas, tapi tidak
menyurutkan nyali para pelakunya
untuk menghentikan produksi ataupun
mengedarkan barang haram. Tidak
hanya jumlah pengungkapan yang
meningkat, tapi kualitas bahannya juga
bagus," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen

Selain itu, ada juga puluhan liter bahan


pembuat sabu semisal HCL, toluene,
metanol, dan bahan padat phosphorus,
serta tablet efedrin.
Menurut Dwi, ratusan kilogram

narkoba dan bahan pembuatannya


ditaksir bernilai miliaran rupiah.

Dengan adanya pemusnahan itu,


setidaknya penegak hukum mampu
0 jiwa.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metrcr
Jaya Komisaris Besar Eko Daniyanto
menambahkan, seluruh narkoba yang

menyelamatkan 4.5 56.73

Dwi Priyanto saat memusnahkan dimusnahkan merupakan hasil


barang bukti narkoba di Bandara penangkapan sejak April-Mei 2014.
Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,
kemarin.

Menurut Dw-i, pola transaksi narkoba


terlihat tidak pernah surut. Bahkan,

"Kalau sabu didapat dari beberapa


sindikat internasional seperti kan,
Beland4 Tiongkok, Hong Kong,

hukuman berat hingga hukurnan mati

Thailand, dan Malaysia. Sementara itu,


ganja kita ungkap dari jaringan lintas
Aceh, Medan, danlakart4" kata dia.

jaringan narkoba masih tetap ada.

seorang pemuda di Jalan Angkasa Puri,

adanya regulasi yang rnenjatuhkan

terbukti tidak memberi efek jera.


Alhasil, banyaknya pengungkapan LP Nusakambangan
kasus yang selama ini diiakukan aparat Satuan unit Reserse Narkoba Polres
hukum jelas mernbuktikan bahwa Kota Bekasi menyita 103 kg dari

Barang bukti itu dimusnahkan Kampung Pamahan RT 03/08,


dihadapan Kapolda Metro laya, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan

perwakilan Tinggi Jakarta, Pemprov

DKI, Bea dan Cukai

Jatiasih, Kota Bekasi.

Bandara
muspida

Diduga, ganja itu diedarkan jaringan


yang dikendalikan narapidana kasus
narkotika yang mendekam di Lembaga

Barang bul.<ti itu berupa 752,4 kg ganj1


152,7 kg sabu, 15.347 butir pil ekstasi,

Pemasyarakatan l.{usakambangan, Jawa

Soekarno-Hatta, dan unsur


setempat.

4.423 butir lnppy


ketamin.

fitte, dan 4,3

Tengah.

kg

71

Media Indonesia (20 Juni 2014)

Kasat Narkoba Polres Kota Bekasi


Kota Komisaris Sukardi mengatakan
ratusan kilogram ganja itu ditemukan
di gudang konter penjualan telepon

seluler.

Pengungkapan

itu

berdasarkan iaporan masyarakat


yang curiga dengan aktivitas di sana.

"Barang

ini kiriman dari

LP
Nusakambangan. Kami tangkap dua
tersangka yang menjadi kurirnya,"
ujamya.
Menurut Sukardi, dua kurir yang
ditangkap itu biasanya mengantar
dan memberikan paket narkoba
kepada sejumlah orang yang sudah
menj adi j aringan mereka.
"Dia suruhan saja untuk mengantar

dan

memberikan barang sesuai


arahan dari LP Nusakambangan,"
tandasnya. (Gol/Gan/J- 1 ).

72

Rakyat Merdeka

L24 Juni

2014)

o Terlibat Kasus Korupsi & Etika


Anggota DPR Tetap Dapat Duit Pensiun
"Tapi, ia (anggota DPR) rnasih bisa

menikmati duit pensiun bila


mengundurkan diri
sebelum
diberhentikan secara tidak hormat oleh

(BK)," katanya.
Sejauh ini, lanjut Gaffar, anggota DPR

Badan Kehormatan

yang terjerat kasus hukum

pintar
mengakali aturan. Mereka mundur dulu
sebelum dipaksa angkat kaki dari Senayan. Jadi, sesuai afuran, mereka tetap
berhak menerima uang pensiun seumur

hidup. Besaranan uang

pensiun

sebanyak 75 persen gaji pokok.

"Akhirnya keputusan BK menjadi tidak

Okky Asokawati

berlaku karena mereka mundur


duluan," kata anggota Badan

TIGA bulan lagi, masa kerja a*ggota Kehormatan (BK) DPR Abdul Gaffar

DPR periode 2009- 2A14 akanberakhir.


Anggota DPR yang tidak lolos pada pemilu 9 April lalu bakal mendapat dana
pensiun. Tennasuk mereka yang
mengundurkan diri lebih dulu karena
terlibat kasus sebelum dijatuhkan
hukuman oleh pengadilan, juga tetap
akan diberikan duit pensiun.
Anggota Badan Kehormatan (BK) DPR

Abdul Gaffar Pattape

mengusulkan,
anggota DPR yang mengundurkan diri
lantaran terlibat kasus etik keanggotaan
tidak perlu dikasih dana pensiun.

Menurutnya, anggota

DPR

Surat Edaran Sekretaris Jenderal DFR


Nomor KU.OOI94{4/DPR RAXII/201 0

trtang Gaji Pokok dan

Tunjangan

Anggota DPR. Pernberian dana pensiun


itu disebut sesuai dengan UU Nomor

12/1980 yang menyebut dasar pen-

stun merupakan gaji pokok para


anggota Dewan. Politisi Partai

itu mengaku tak kaget


dengan mereka yang masih menikrnati
Demokrat

dana pensiun. Dia hanya bisa pasrah


yang karena kewenangan BK terbatas. Alat

dipecat karena divonis bersalah dalam


kasus hukum tidak dapat menikmati
uang pensiun.

Pattape kepada wartawan, kemarin.


Besaran dana pensiun itu sesuai dengan

kelengkapan

DPR hanya

bisa

menjalankan aturan UU MD3 yang


memang mernberi hak bagi mereka
untuk menerima dana pensiun.

73

!4kyat Merdeka Qa lwi

20 14)

"Perlu ada catatan bahwa kalau anggota

DPR mundur karena kasus korupsi


tidak perlu dikasih dana pensiun,"
katanya.

IX DPR dari Fraksi


PPP, Okky Asokawati mengatakan,

Anggota Komisi

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1980


yang mengatur tentang dana pensiun
anggota DPR perlu direvisi. Selain
sudah usang, kiteria penerima dana
pensiun dalam aturan sudah tidak
sesuai dengan rasa keadilan.

"Aturan dana pensiun perlu direvisi.


Perlu ada penambahan kiteria lebih
detail tentang anggota DPR seperti apa

yang berhak mendapatkan dana pensiun," ujamya kemarin.


menambahkan, aturan mengenai

Dia

kriteria penerima dana pensiun anggota

dewan sekarang tidak

ada

parameternya.

Dana pensiun terlalu kaku

karena

menyamaratakan semua anggota DPR


berhak mendapatkannya.
"Masak anggota yang cuma satu tahun

kemudian diganti tetap dapat dana


pensiun. kri kan tidak adil dan melukai
hati ralcyat jug4 makanya ke depan
harus diatur," sarannya ..QAR

74

Rakyat Merdeka (24 Juni 2014)

MK Dituntut Jaksa KPK

Bekas Ketua

Seumur Hidup dan Denda Rp 10 Miliar


TERDAKWA perkara dugaan

suap

penanganan sengketa pernilihan kepala

daerah di Mahkamah Konstitusi dan


pencucian uang Akil Mochtar dituntut
hukuman pidana seumur hidup oleh
jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

untuk mengembalikan kepercayaan ma-

syarakat kepada lembaga I\(K,u

ujarnya. Pulung

menambahkan
terdakwa tidak bersikap kooperatif dan

tidak jujur dalam

persidangan.

Kemudian, terdakwa tidak mengakui

kesalahan dan tidak menyesali


Bekas Ketua MK itu dinilai JPU perbuatannya. "Hal yang meringankan
terbukti bersalah menerima suap dan tidak ada," tegas Pulung.

Seperti diketahui,

melakukan pencucian uang.

"Menjatuhkan pidana

terhadap

terdalwa M Akil Mochtar berupa


pidana seumur hidup," katajaksa

Akil

didakwa

Rp 57 miliar
terkait pengurusan sebanyak 15
menerima suap senilai

sengketa pilkada di MK. Selain itu, dia


Pulung Rinandoro saat membacakan didakwa melakukan pencucian uang,
tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana yaitu selama 22 Oktober 2010 sampai 2
Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (1616). Oktober 2013, sebesar Rp 161.080.-

Selain itu, jaksa jugu

menuntut

pidana denda sebesar Rp t0 miliar dan

pidana tambahan berupa pencabutan


hak memilih dan dipilih pada pemilihan
yang dilakukan menurut aturan umum.

Hal yang

memberatkan

685.150. Modusnya

menempatkan,
membayarkan,
menukarkan dengan mata uang asing.
Akil juga menyembunyikan asal usul
harta kekayaannya dalam kurun waktu

membelanjakan

atau

April 2002hingga 21 Oktober 2010.


Diantaranya" menempatkan di
pemerintah sedang giat-giatnya rekeningnya sebesar Rp 6,1 miliar di
melaksanakan upaya pemberantasan BNI. sebesar Rp 7,048 miliar di
adalah

17

perbuatan terdakwa dilakukan pada saat

tindak pidana korupsi.

Hal

memberatkan berikutnya

Bank Mandiri, dan Rp

7,299

adalah miliar di BCA. Menurut kuasa hukum


terdakrva merupakan ketua lembaga Akil Mochtar, Tamsil S1'ukur, tuntutan
tinggi negara yang merupakan ujung seumur hidup terhadap kliennya
tombak dan benteng terakhir bagi merupakan bentuk ketidakadilan.
masyarakat dalam mencari keadilan. "Yang harus diperhatikan, hukuman itu
Menurut jaksa Pulung, perbuatan bukan atas dasar balas dendam dan
terdakwa mengakibatkan runtuhnya kebencian semata. Tapi harus
kewibaan lembaga MK sebagai benteng memperhatikan fakta persidangan,"

terakhir

penegakan

hukum.

ujamya.

"Diperlukan waklu yang cukup lama

75

Ra

Merdeka

04 Jmi20l4
Tamsil mengatakan, dalam sidang tidak
semua dakwaan bisa dibuktikan.

Misalnya saja terkait kasus

suap

sengketa Pilkada Kota Palembang dan

Kabupaten Empat Lawang, Sumatera


Selatan. Versi Tamsil, dalam fakta
sudah jelas siapa yang kalah dan

menang serta tidak ada transaksi


apapun kepada Akil.

Tuntutan seumur hidup

yang

diajukan KPK mendapatkan dukungan

LSM

lndonesia Corruption Watch

(JCW). Aktivis ICW Emerson Yuntho


mengatakan, selain meruntuhkan keper-

cayaan publik terhadap MK Akil


seorang yang mengerti hukum.
"Dengan jabxan yang pernah dia

juga

emban, seharusnya dia tidak melanggar


hukum," ujarnya.

Sebelum menjadi hakim MK, Akil


berlatar belakang advokat. Dia juga
pemah terpilih sebagai anggota DPR
dan memimpin komisi hukum.

Emerson juga mempefinasalahkan


sikap Akil yang tidak kooperatif dalam

sidang yang layak

pertimbangan memberatkan.

76

menjadi
JPNN

t Merdeka (24 h:llli2014

Divonis 5 Tahun Kasus Pilkada Lebak

Divonis 5 Tahun Kasus Pilkada Lebak

Adik Ratu Atut Syok

Air Matanya Menets

TANGIS SETELAI{ VONIS: Adik Istri Warvan ifu, mengaku terguncalg


Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri atas vonis itu. "Pasti, pasti, pasti. Mas
Wardana dipeluk dan dicium kakaknya, sudah punya anak belum?" tanya
Ratu Tatu Chasanah

TIIBAGUS Chaeri Wardhana divonis

Walkot Tangsel ini kepada wartawan.


akhir
pembacaan putusan. Tergesa dia duduk

Airin datang menjelang

lima tahun penjara dalam kasus suap di


Adik Ratu Afut di barisan depan pengunjung sidang.
Chosiyah itu terlihat syok. Air matanya Di antara rnerekajuga terlihat ada
menetes. Dia mengusap pipinya yang Sekjen Golkar ldrus Marham. "Susah
basah, usai pembacaan vonis oleh jenguk Wawan. (Sekarang) ingin mehakim yang dipimpin Matheus lihat." kata dia. Wawan adalah sapaan
Samiaji. "Doakan agar kami kuat, sabar Tubagus Chaeri Wardhana. Vonis ini
menjalankan ini semua. Mudah- baru satu kasus saja. Wawan saat ini

Pilkada Lebak.

Allah SWT kasih yang juga sedang menjalani proses


terbaik. Kasih keselamatan dan pemeriksaan dalam kasus lainnya.
perlindungan bagi kita semua," ujar Yaitu, dugaan korupsi pengadaan alat
kesehatan di Kota Tangerang Selatan
Airin Rachmi Diany, sendu.
mudahan

dan Provinsi Banten.

77

t Merdeka Q4 ]uu120l4

Juga, ada perkara pencucian uang.


Vonis lima tahun untuk Wawan adalah
setengah dari tuntutan Jaksa, yaitu 10
tahun di persidangan, Wawan.

78

Media Indonesia (25 Juni 2014)

Keteladanan Anti Korupsi Makin Langka


Perilaku pejabat pemerintahan yang gemar pamer hidup mewah membuat
masyarakat akan apatis terhadap upaya pemberantasan korupsi"

JURU bicara Komisi Pemberantasaa


Korupsi {KPK) Johan Budi menilai
keteladanan dari para pejabat tentang
kesederhanaan dan anti korupsi mulai
langka di zaman sekarang.
"Bangsa Indonesia sekarang minim

yang kian gencar dilakukan.

keteladanan. Padahal, keteladanan dari


pemimpin dibutuhkan. Para pejabat
justru mempertontonkan kemewahan

masyarakat masih berada


garis kemiskinan.

dan

foya-foyanya," katanya

di

Semarang, Jawa tengah kemarin.

Hal itu

diungkapkarurya

seusai

penandatanganan nota kesepahaman


MoU) KPK dengan tiga perguruan
tinggi, yakni Universitas Diponegoro,
Universitas Negeri Semarang, dan
Universitas Katolik Soegijapranata.
Johan mencontohkan ada pejabat yang
untuk pesta pernikahan anaknya sampai
menghabiskan puluhan miliar rupiafr,

Ada pejabat yang untuk pesta


pernikahan anaknya sampai
menghabiskan puluhan miliar
rupiah. Sementara itu, kondisi
di

bawah

Ia

mengingatkan kesederhanaan yang


dicontohkan para pendahulu, misalnya
Mohammad Hatta semasa menjadi

Wakil Presiden RI yang

harus

menabung hanya untuk membeli sepatu


merek Bally yang diidamkannya.

"Hanya untuk membeli sepatu Bally


yang diimpikanny4 Bung Hatta pun
masih menabung. Bahkan kalau tidak
keliru, sepatu yang diidamkannya itu
tidak sempat terbeli hingga akhir

sedangkan kondisi masyarakat hayatnya," ungkapnya.


Indonesia masih banyak yang Demikian pula dengan keteladanan
berada di bawah garis kemis- yang dicontohkan Jenderal Polisi
kinan.

Hoegeng Imam Santoso yang selalu


"Ada pejabat yang untuk menikahkan men unjukkan kesederhanann meski
anaknya saja sampai menghabiskan sudah menjabat Kepala Kepolisian RI.
Rp35 miliar. Apa tidak boleh? Ya "Bahkan, Jenderal Hoegeng pindah dari
boleh-boleh saja, tetapi ya jangan rumah dinasnya tidak membawa apadiperton-tonkan
kepada apa. Barang-barang yang dimilikinya
masyarakat"katanya.
hanya dibungkus kain. Keteladanan

Menurut dia, pejabat

seperti

yang

inilah

yang

harus

mempertontonkan dan menonjolkan dicontoh,"katanya.


kemewahan justru akan membuat Namun, kata Johan, para pejabat
masyarakar bersikap apatis terhadap sekarang ini tidak mernperlihatkan
upaya pemberantasan tindak korupsi

kesederhanaan sebagaimana

79

Media Indonesia (25 Juni !014)

dicontohkan para pejabat dulu, tapi


menonjolkan
dan
mempertontonkan kemewahan dan
foya-foya.

justru

Pemanfaatan perpustakaan
Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua
KPK Adnan Pandu Praja mengatakan
pihaknya menggandeng perpustakaan

tiga perguruan tinggi

di Semarang

dalam pemanfaatan publikasi lokal


mereka untuk mendukung upaya
pencegahan dan pemberantasan
korupsi.

"Selama ini banyak publikasi lokal di


perguruan tinggi, seperti skripsi, tesis,
disertasi, hasil kajian dan penelitian

berkaitan dengan pencegahan

dan
pemberantasan korupsi," kata Adnan.

(Ant/P-t)

80

Suaqa

!!4rya Q5 luni2014)

KINERJA PENGADILAN

Hakim Tak Tahu Sumber Dana "Festa"

JAKARTA (Suara Karya):

Hakimhakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta


Utara tidak tahu menahu dari mana
sumber anggaran perpisahan hakim dan
panitera secara besar-besaran di
Cottage Pondok Layung Pantai Anyer,
Pandeglang, Banten.

Sejumlah hakim yang ditanya sumber


itu, Senin dan Selasa

dana perpisahan

"Saya hanya bisa menyatakan tidak

tahu menahu sumber


perpisahan

anggaran

itu," ujar Oka di PN

Ja-

karta Utara, Selasa.

Ia juga menyatakan kalau dirinya baru


Jumat sore pekan lalu sampai di Anyer.
Artinya, sebelum bus rombongannya
sudah terlebih dulu tiba bus rombongan
perpisahan lainnya.

kemarin, mengaku tidak pernah Ketua PN Jakarta Utara Lilik Mulyadi


dimintai anggaran secara patungan tidak bersedia memberi penjelasan soal
untuk perpisahan di hotel selama dua tudingan perpisahan hakim dan panitera
hari itu (Jumat dan Sabtu). "Saya ikut PN Jakarta Utara didanai pihak
begitu saja, segala sesuatunya sudah berperkara atau makelar kasus

disiapkan, termasuk bus dari PN (markus). Ia sebagaimana sebelumJakarta Utara ke Anyer. Tidak pernah sebelumnya mempersilakan wartawan
dimintai uang untuk membiayainya konfirmasi dengan Humas. Itu pun
bersama-sama," tutur seorang hakim tidak boleh di ruangan Humas,
PN Jakarta Utara, Selasa. Humas PN melainkan harus di luar ruangan hakim.
Jakarta Utara Ida Bagus Oka Diputra OIeh karena wartawan dikategorikan
juga menyatakan tidak tahu PN Jakarta Utara Lilik Mu$adi sebagai
menahu siapa dan dari mana anggaran pihak yang berperkara. Oleh kareperpisahan, yang diperkirakan menelan nanya wartawan tidak boleh berbicara
ratusan juta rupiah itu.
dengan Humas atau hakim di ruang
Dalam DIPA PN Jakarta Utara pun kerja hakim.
tidak ada dianggarkan perpisahan Pada Jumat pekan lalu hampir seluruh
selama dua hari di Cottage Pondok hakim, panitera dan pegawai PN
Layung Pantai Anyer. Ketika ditanya Jakarta Utara berangkat untuk mengapakah pihak yang berperkara atau ikuti acata perpisahan hakim dan
mafia peradilan menanggungjawabi panitera di Anyer. Oleh karena
anggaran perpisahan tersebut, Oka keberangkatan rombongan mulai
menolak

menjawab.

Jumat pagi, sidang tilang menjadi tidak


digelar. Hal itu mengecewakan
pelanggar aturan lalu lintas yang

seharusnya mengikuti persidangan


tilangnya Jumat pekan lalu.

81

Suara

Juni 2014

Acara perpisahan yangbiasanya cukup

digelarPN Jakarta Utara usai persi-

dangan tilang dicurigai

akf,ivis

Peradilan Bersih dan Jujur Sudiman S


dibiayai pihak yang berperkara: Ia tidak
yakin hakim-hakim dan panitera mau
patungan untuk membiayai acara sebesar itu. Oleh sebab itu, ia meminta

Komisi Yudisial

(KB

(MA)

dari mana dana

dan Badan
Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung
mengusut

perpisahan itu.

Jika ternyata dari pihak yang


berperkara, ia meminta ditindak hakim
atau siapa saja yang membuka "pinto"

bagi pihak yang

berperkara

itu menjadi pihak yang bertanggung

jawab dalam perpisahan tersebut. Umar


P)

82

KOMPAS (26 Juni 2014)


Dugaan Korupsi ESDM

KPK Periksa Staf Khusus Presiden SBY


JAKARTA, KOMPAS

Komisi

Pemberantasan Korupsi, Rabu


meminta keterangan Staf Khusus

(2516),

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono


Bidang Komunikasi Politik Daniel
Sparringa, Namun, Juru Bicara KPK
Johan Budi SP tak mau merinci
Daniel terkait kasus apa yang tengah

diselidiki KPK.

"Memang ada penyelidikan terkait

dengan pengadaan (barang dan jasa) di


Kementerian ESDM (Energi dan
Surnber Daya Mineral). Jadi, sejumlah
pihak dimintai keterangan, termasuk

penyelidikan dugaau korupsi di


Kementerian ESDM bukan yang

pertramakali dilakukan

KPK.
Penyelidikan terus dilakukan setelah
mantan Kepala SKK Migas Rudi

Rubiandini tertangkap

tangan

menerima suap dari Komisaris Kernel

Oil Pte Ltd, Simon Gunawan Tanjaya.


Dari kasus tersebut, KPK kemudian
mengembangkan penyidikan korupsi di
Kementerian ESDM dengan tersangka

mantan Sekretaris Jenderal

Kementerian ESDM Waryono Kamo

dan Ketua Komisi YII DPR Sutan


Daniel Sparringa Namun, saya tidak Bhatoegana "Sekarang, karena ada
tabu keterangan apa yang dibutuhkan perkembangan lagi, KPK menyelidiki
penyelidik," kata Johan, kepada pers, di

lagi," ujar Johan.

Jakarta.

Menurut Johan, setiap orang bisa Tak terendus pers


dimintai keterangan oleh KPK terkait Awalnya, pemeriksaan terhadap Daniel
sebuah kasus.

Hal itu karena

untuk
memperjelas
soalny4
dibutuhkan banyak informasi untuk
menentukan, apakah memang terjadi
tindak pidana korupsi atau tidak dalam

duduk

kasus tersebut.

Oleh karena itu, lanjut

Johan,

sama sekali tak terendus pers. Saat itu


menjelaskan

Johan sedang

perkembangan kasus dugaan korupsi


dalam pengadaan barang dan jasa di
Kementerian ESDM. Pers melihat
Daniel Sparringa keluar dari Gedung

KPK sekitar pukul18.00.

Namun,

pemeriksaan terhadap Daniel belurn


tentu terkait dengan jabatannya selaku
Staf Khusus Presiden. "Meskipun

Daniel enggan memberikan keterangan.


"Saya hadir untuk memenuhi undangan

penyelidikan kasus korupsi

perkara yang ditangani

dilakukan

yang

KPK terkait dengan

KPK

memberikan klarifikasi atas


di Kementerian

ESDM.Saya sampaikan semua yang


saya tabu, yang saya pahami, apa
adanya," ujar Daniel.

pengadaan barang dan jasa di


Kementerian ESDM, tidak ada yang
aneh jika KPK meminta keterangan Saat ditanya
Daniel," lanjut dia Johan menyatakan

rinci

kaitan
lebih
kehadirannya sebagai Staf Kh usus

83

KOMPAS Q6 Juni2014)
Presiden dengan pengadaan barang dan

di Kementerian ESDM, Daniel


menampik dan menyerahkan kepada
proses di KPK. "Biarlah proses pro
justitia tak terganggu,' ujamya, seraya
jasa

meminta pers bertanya ke KPK.

(Brr)

84

Media Indonesia (26 Juni 2014)

Hakim MK Usir Kuasa trfukum PKPI

PERMOHONAN: (.Dan kiri) Hakim konstitusi Muhammad Alim, HamdanZoelva,


dan Wahiduddin Adams memimpin persidangan pembacaan putusan perkara
perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk 30 Permohonan perseorangan
anggota DPD dan partai nasional dari sembilan provinsi di Mahkamah Konstitusi
{MK), Jakarta Pusat, kemarin.
MAJELIS hakim Mahkamah Konstitusi
(MK), kemarin mengusir kuasa hukum
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
(PKPI), Kamal Singadirata, karena
beberapa kali mengajukan protes saat
pembacaan amar putusan perselisahan
hasil pemilihan umum.
"Mohon maaf Yang Mulia," sela Kamal

saat Ketua Majelis Hakim Hamdan


Zoelva membacakan putusan gugatan
PKPI terhadap hasil pemilu legislatif
Provinsi Kalimatran Tengah di Gedung
MK Jakarta.
"Tidak bisa. Ini agenda pembacaan
putusan maka tidak diperkenankan
mengajukan pertanyaan. Sekali Iagi

Anda

melakukan

itu, saya usir. ini

sebagai

peringatan," kata Hamdan.


Pembacaan putusan kembali dilanjutkan
oleh majelis hakim dan MK menyatakan

gugatan yang diajukan PKPI ditolak


seluruhnya.

"Menolak permohonan pemohon untuk


seluruhnya," kata Hamdan.

Setelah Hamdan mengetuk palu terkait


hasil puf*san tersebuf Kamal kembali
mengajukan protes.

"Maaf Yang Mulia, ada koreksi di nama

pemberi kuasa," kata Kamal. Saat


mendengar protes tersebut, Hamdan
langsung memerintahkan petugas
keamanan untuk mengusir Kamal dari
ruang sidang.

85

GATRA (11 Juni 2014

Di luar sidang, Kamal mengungkapkan untuknya pun melorot drastis, dari


ia hanya ingin mengoreksi nama 4.240 saarc menjadi 2.240 suara. Saat
pemberi kuasa dari PKPI yang masih menyikapi putusan MK itu, anggota
tercantum nama Lukman Mokoginta KPU Ida Budhiaf menyatakan pihaknya
yang sudah wafat. Dia mengungkapkan
bahwa dalam sidang perdana pihaknya
sudah mengoreksi pemberi kuasa ialah

sekjen baru partainya, yaitu Yusuf


Kartanegara.

"Dengan adanya pemberi kuasa yang


sudah meninggal Putusan tersebut tidak
bisa dilaksanakan oleh KPU karena
tidak sah," ujarnya.
Di temp at yang sarna, hakim MK juga
mengabulkan gugatan La Ode Salimin,
calon anggota DPD Provinsi Maluku.
Gugatan La Ode menjadi satusatunya
gugatan caleg DPD yang dikabulkan
MK dari jumlah keseluruhan 34
gugatan.

Itu pun tidak seluruh gugatan La

Ode

dikabulkan. Sebagian permohonan yang

dikabulkan MK tersebut

ialah

permohonan penghitungan ulang di


Kota Tual, Maluku.
"Memerintahkan kepada KPU Kota
Tual untuk melakukan penghitungan
suara ulang untuk calon anggota DPD
di seluruh TPS Kota Tual berdasarkan
C-1 pleno selambat-lambatnya 10 hari
setelah diucapkannya putusan ini dalam
sidang terbuka untuk urnum,r' kata

segera menghitung ulang hasil pemilu


di Kota Tual.
"KPU siap melaksanakan penghitungan
ulang suara sebagaimana diperintahkan
oleh MK dalam waktu paling lambat 10
hari," kata Ida.
Menurutnya, semua pihak yang merasa

dirugikan sudah diberi

kesempatan
serta

untuk mengajukan gugatan


menyerahkan bukti.

Berdasarkan catatan MK, sudah ada


sebanyak 30 gugatan calon anggota

DPD yang

pustusannya sudah
dari Aceh, Sumatra
Selatan, Bengkulu, DKI

dibacakan mulai

Utar4 Sumatra
Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa
Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa
Tenggara Timur, Kalimantan Selatan,

Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi


Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku,

Maluk-u Utara, Papua, dan Papua


Barat.

(AB/P-1)

Hamdan. Dalam gugatan

yang
diajukannya, ta Ode mempertanyakan
hilangnya 2.000 suara yang diraihnya.

Ia mengisahkan, penghilangan suara


terjadi setelah rapat pleno
penandatanganan berita acara di KPU
Maluku padaT Mei 2014. Suara

86

SUARA KARYA

Juni 2014

r Korupsi di Kemenlu
Sudjadnan Dituntut Tiga Tahun Penjara
JAIQ{I{TA (Suara Karya):

Jaksa

Jaksa juga menunfut agar majelis hakim

penuntut umum (JPU) pada Komisi juga memerintahkan Sudjadnan untuk


Pemberantasan Korupsi (K?K) membayar denda sebesar Rp 200 juta
menuntut agar majelis hakirn yalg bisa diganti dengan kurung 1.
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi selama empat bulan. Selain itu, jaksa
(Tipikor) Jakarta yang diketaui Nani jugu menuntut agar majelis hakim
Indrawati menjatuhkan pidana penjara memerintahkan Sudjadnan mengselama tiga tahun kepada mantan ganti uang kerugian negara yang
Sekretaris Jenderal Departemen Luar dituduhkan kepadanya yakni sebesar
Negeri, Sudjadnan Parnohadiningrat. Rp 330 juta. Uang tersebut harus dibaTuntutan tersebut dibacakanan JPU di yarkan paling lambat satu bulan setelah
hadapan majelis hakim, Rabu kemarin. putusan pengadilan berkekuatan hukum
Sudjadnan dinyatakan bersaiah dalam tetap. Apabila tidak dibayarkan maka
kasus dugaan korupsi pelaksanaan 12 harta benda oleh masyarakat sekitar.
kegiatan pertemuan dan sidang "Yang produksi benihnya tetap di kami
internasional yang diselenggarakan (-balai besar), masyarakat hanya
Departernen Luar Negeri tahun 2004- melakukan pembesaran saja, ini juga
2005. "Menuntut agar majelis hakim salah satu tara unfuk melakukan
pengadilan tindak pidana korusi yang penghematan lahan produksi," ujarnya.
memeriksa dan mengadili perkara ini Pada kesempatan sebelufirnya, Kepala
memutuskan, menyatakan terdakwa Balai Besar Budidaya Air Payau (BB
Sudjadnan Parnohadiningrat telah BAP), KKP, Iepara, Jateng, dan
terbukti secara sah dan meyakinkan masyarakat
Indonesia yang
menurut hukum bersalah melakukan bersemangat dalam pemberantasan
tindak pidana korupsi," kata jaksa tindak pidana korupsi. Sementara hal

Kuncoro. Jaksa menilai

bahwa

Sudjadnan terbukti memenuhi unsur

tindak pidana korupsi

sebagaimana

terfuang dalam dakwaan kedua. Dalam

dakwaan tersebut, Sudjadnan dinilai


melanggar Pasal 3 juncto Pasal l8
{Jndang-Undang Nomor

Tahun 1999
sebagaimana diubah dengan UndangUndang Nomor 20 Tahun 2001 tentang
31

yang

dianggap

rneringankan

diajukannya tuntutan tersebut adalah,

Sudjadnan bersikap sopan d1


persidangan serta rnenyesali
perbuatannya. Selain itu, terdakwa

dinilai telah berjasa meningkatkan ciha


Indonesia dirnata dunia dengan sukses

menyelenggarakan

l7

konferensi

internasional. Khususnya setelah citra


Indonesia terpuruk akibat peristiwa

pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55


ayat 1 kesatu juncto Pasal 64 ayat 1

Bom Bali pertama dan kedua,

KTII]P.

peledakan born di depan Kedutaan

87

serta

SUARA KARYA (26 luni 201 4

di Jakarta sertai Hotel JW


Marriot. "Terdakwa juga berhasil
Australia

rnendatangkan bantuan dari negara lain


untuk banfuan tsunami," ujar IPU .

88

KOMPAS (27 luni20i4

KURL?SI HAMBALANG

Lima Kas Bon Adhi Karya Diberikan Ke Anas


JAKARTA, KOMPAS - Kasir pT Adhi
Karya, Heny, mengatakan, pihaknya
pernah mencatat ada lima pengeluaran
kas sementara atau kas bon Rp 2,01
rniliar unfuk keperluan mantan Ketua

Menurut Arief dalam kolom peruntukan


kas bon. tertulis inisial AU. Hakim
Ketua

menyatakan,

Umum Partai Demokrat

di

di

antaranya seniiai

Rp 500 juta

lain terlulis Rp 10 juta. Kas bon


tersebut dikeluarkan berfumt-turut pada
tanggal 19 April, 19 Mei, 1 Juni, dan 18
Juni 2010.
Menurut Heny, pengeluaran kas bon itu
atas nama dan perintah Teuku Bagus

Anas
apa

ujar Haswandi. Arief menambahkan,


'IJntuk keperluan kongres Partai
Demokrat di Bandung."
Taufik kemudian menjelaskan bahawa
dirinya diperintahkan Teuku untuk
menyerahkan uang ke Munadi

sidang

masing-masing. Adapun safu kas bon

AU itu?" Arief

"Itu inisial

diberikan kepada Anas Urbaningrum?"

kasus gratifikasi proyek Hambalang


dengan terdakwa Anas Urbaningrum di
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi

Jakarta, Kamis (2616), Heny


menjeiaskan, dari lima kas bon, empat

kernudian

Urbaningrum." "IJnfuk keperluan

Anas
Urbaningrum, Lima kas bon tersebut
dikeluarkan sepanjang April hingga
Juni 2010.

Saat memberikan kesaksian

Haswandi

bertanya,"Apa kode

Herlambang, salah safu pemilik PT


Dutasari Citralaras. Sejauh ini, di
proyek Hambalang Dutasari Citralaras
subkontraktor Adhi Karya selaku

jadi

peiaksana.

Menurut Arief Rp -<00 juta diambil


Munadi di kantor Adhi Karya Adapun
Rp 500 juta lagi diserahkan Arief ke
Munadi lewat Sofie Hasan, yang

menjadi Direktur Keuangan PT


Mokhamad Noor, Kepala divisi Biofarma. Adapun uangyang diterima
Konstruksi I Adhi Karya, Uang kas bon Teuku berdasarkan pengakuannya
yang dikeluarkan kasir kemudian saat sidang, diserahkan kepada
diserahkan kepada Teuku Rp 1,0i Munadi dan Direktur Operasi Adhi

miliar dan Arief

Taufiqurrahman,

selaku Marketing Manager Adhi Karya,

Rp

i miliar

Karya Indradjaja Manopol.

Saat bertanya, Anas

mencocar

Arief soal kas bon dengan inisial


namanya. "Kongres Partai Demokat

baru 19-22 Mei 201A. Bagaimana


Uang untuk kongres
Arief yang juga dihadirkan sebagai mungkin kas bon I Juni dan 18 Juni
saksi membenarkan bahwa dirinya untuk kongres karena kongresnya sudah
menerima uang dari dua kas bon Rp
500juta.

selesai," .ujar Aaas, seraya membantah


pernah bertemu Arief.

(FAO

89

Koran Sindo (27 Juni 2014

KASUS SUAP SENGKETA PILKADA

lfakim Tegur Keras Dua Saksi Atut


JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Samiadji. zainal pun akhirnya mengaku
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Atut, Amir, Kasmin, dan Susi berbicara
Jakarta menegurkeras Kepala Dinas soal Pilkada Lebak. itu saja," ungkap
Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Zanal.
Daerah Provinsi Banten Zainal Keterangan ini membuat majelis hakim

Mutaqin saat memberikan

ke-

saksian kemarin,

Majelis menilai Zainal

yang

sebelumnya menjabat asisten daerah


(asda) III Pemerintah Provinsi

(Pemprov) Banten

memberikan
keterangan yang berbelit-belit. Bahkan
terkesan menutup-nutupi kejadian
sebenarnya terkait perbincangan

telepon terdakwa kasus dugaan

suap

pengurusan sengketa Pilkada Lebak dan

Banten Ratu Atut Chosiyah dengal


Direktur Jenderal Otonomi Daerah
Kementerian Dalam Negeri (Dirjen
Otda Kemendagri) Djohermansyah
Djohan pada26 September 20i3.
Selainitu, perbincangan Gubemur
Banten nonaktifitu bersama pasangan
calon bupati wakil bupati Lebak Amir
Hamzah Kasmin dan terdakwa advokat
sekaligus politikus PDIP Susi Tur
Andayani. Pertemuan dan perbincangan

ini terjadi di

ruang kerja gubernur.


Zainal saat itu hadir di ruang tersebut.
awalnya Zainal mengaku tidak
mendengar apa yang dibicarakan. atut
dan kawan-kawan lewat sambungan
telepon itu.
"ruangan sempit, duduknya dekat, masa
nggak denger apa yang dibicarakan?"
tanya ketua Majelis Hakim Matheus

tidak

percaya. menurut

matheus

pertemuan itu lumayan lama yakni 30


menit. kalau berbicara masalah Lebak,
ujarnya, pasti ada yang lebih

detail.karena itu, Matheus kembali


mencecar Zainal soal spesifikasi

pembicaraan tersebut. namun, Zanal


mengaku lupa. pak "Zainal itu dianggap
tidak memberikan (keterangan) yang

sebenernya.

jadi

ada

yang

disembunyikan. tidak masuk akal,


ruangan sempit, bicara setengah jam,"
tegur matheus. Zainal masih tetap pada
keterangannya. dia justru berkilah saat
Atut dan para pihak berbincang, dia

hanya menulis saja beberapa


pekerjaanya. kemudian, Atut
menelepon seseorang, tetapi dia
mengaku tidak mengetahui siapa yang
ditelepon.

Zainal Mutaqin kemarin dihadirkan


jaksa penuntut umum (IPU) pada
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPU)
sebagai saksi dalam sidang lanjutan
terdalarya Ratu Atut Chosiyah. turut
bersaksi Linda, ajudan Atut. linda
dikonfirmasi JPU dan majelis hakim
terkait keberangkatan ke Singapura
Akhir pecan ketiga September 2013.
menurut Linda, setiap majikannya sakit
maka langsung berobat, termasuk saat

90

Koran Sindo (27 Juni 2014


Medan.

ke Singaput.

Menurut Iskandar, rekayasa itu berupa


kontrak pekerjaan LTE yang dilakukan

Linda membenarkan dirinya yang


mendampingi Atut berobat di negeri

Konsorsiun Mapna Co. Namun, Singa itu. 'oRumah sakit apa? tanggal
pembayaran diterima PT. Mapna berapa kesana (Singaput)?" tanya
Indonesia yang dipimpin Babalwan. anggota majelis hakim Gose* Butar
Rekayasa kontrak kerja itu telah Butar, linda tidak bisa mamastikannya,
membuat negara dirugikan sebesar Rp dia hanya mengatakan Rnmah Sakit
2,3 triliun. Rinciannya, kerugian dalam Elizabeth, sedangkan tanggalnya dia
bentuk fisik berkisar Rp 337,4 miliar lupa.

ditambab kerugian energi

yang

seharusnya menjadi pendapatan PLN

sekitar Rp 2,007 triliun lebih. "total


kerugian negara Rp 2,3 triliun,"
paparnya.

Jaksa menilai Babalwan,

Rodi
Cabyawan dan Supra Dekanto telab
melanggar Pasal 2 subsider Pasal 3 jo
Pasal 18 LrU No 3111999 tentang
Pemberantasan Tin<iak Pidana Korupsi
sebagaimana diubab dengan ffU Nomor
20l20tl jo Pasal 55 ayat (1) ke-i
KUHP.Khusus untuk Bahalvi'an, ada
dua dakwaan lagi yaitu melanggar
Pasal 5 UU No 8 Tabun 2010 tentang
Pencegaban dan Pemberantasan Tindak
Pidana Pencucian Lrang (TPPU).
Setelah mendengar dakwaan jaksa,

wajab Babalwan seketika merah


padam. Kedua tangannya terkepal
pertanda geram. "Semua tuduban ifu

tidak benar," katanya menolak

dakwaan. Babalwan menilai dakwaan


jaksa yang menuduhnya bersekongkol
dengan pihak PLN, sangat tidak
beralasan. Menurutnya, bukti

pembayaran dana dari PLN ke


rekeningnya merupakan hal yang wajar

9L

FORUM KEADILAN No. 08 (221ullri2014

DUGAAN KORIIPSI

KPK Sasar Korupsi Besar di Kementrian


ESDM
JAKARTA, KOMPAS - Ada dugaan "Dari penanganan perkara yang sedang
penyelewengan terkait penggunaan dilakukan di Kementerian ESDM, ada
anggaran yang sangat besar di dugaan penyelewengan anggaran di
Kementerian Energi dan Sumber Daya kementerian tersebut cukup besar,"
Mineral.
kata Johan, di Jakarta, Jumat (2716),
Komisi Pernberantasan Korupsi tengah

kemarin.

menyelidilti dugaan

Dia tidak mengungkap jumlah besaran


anggaran Kementerian ESDM yang
diduga diselewengkan. Namun, secara
diplomatis, Ada dugaan penyelewengan

penyelewengan
anggaran ini dan menyasar sejumlah
pihak yang dinilai harus bertanggung
jawab secara hukum.

Untuk

rnengungkap

dugaan

anggaran cukup besar.

penyelewengan anggaran yang cukup


besar di Kementerian ESDM ini, KPK
pun saat ini tengah menyelidikinya.

Johan mengatakan, anggaran yang


diduga diselewengkan dipastikan
nilainya sangat signifikan. "Semua
Salah satu pihak yang dimintai kasus yang ditangani KPK kan pasti
keterangan dalam penyelidikan ini signifikan," katanya.
merupakan orang lingkar dalam Istana, KPK sampai sekarang menutup rapat
yaitu Staf Khusus Presiden Susilo informasi terkait dengan penyelidikan
Bambang Yudhoyono Bidang dugaan korupsi di Kementerian ESDM
Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, yang sampai harus merninta keterangan
pada Rabu (2516) lalu.
Namun, KPK hingga saat ini belum
mau menjabarkan yang diselidiki
dengan merninta keterangan Daniel.
Juru Bicara KPK Johan Budi SP hanya
membenarkan bahwa Daniel dirnintai
keterangan terkait penyelidikan yang

dilakukan

KPK

terhadap

dugaan

korupsi pengadaan barang dan jasa di


Kementerian ESDM.

Akan tetapi, Johan

mernbenarkan
bahwa kali ini yang disasar KPK adalah
dugaan penyelewengan anggman yang

cukup besar
tersebut.

di

Kementerian ESDM

Daniel.

Daniel, setelah dimintai keterangan


pada Rabu malam lalu juga enggan
membeberkan apa saja yang ditanyakan

penyelidik KPK kepada dirinya. Dia


berulang kali mengatakan agil hal
tersebut ditanyakan langsung ke KPK.
Daniel mengakui bahwa dirinya
dirnintai keterangan terkait dengan
perkara yang ditangani KPK di
Kementerian ESDM. Namun, saat
ditanya lebih lanjut oleh wartawan,
mengapa KPK merninta keterangan
soal penyelidikan korupsi di
Kementerian ESDM, sedangkan dia

92

GATRA (1i Juni 2014

adalah Staf Khusus Presiden Bidang


Kornunikasi Politik, Daniel kembali
mengatakan, "Tanya kepada mereka
(KPK). Saya sudah berikan semua yang
saya tahu."

Ihwal dugaan penyelewengan anggaran


yang sangat besar di Kernenterian
ESDM ini, menurut Johan, terlacak dari
pengembangan sejumlah kasus yang
terkait.

(Brr)

93

at Merdeka (28 Juni 20 14

DinilaiPro-Pengusaha

Permentan 98 Digugat Ke MA
PULLIHANAN warga dari 13 wilayah usaha. Dimana areal rzin usahanya
yang berkonflik dengan perusahaan tidak dibatasi.
perkebunan dan koperasi rakyat "Pembatasan luasan atas IUP-B dan

mengajukan gugatan terhadap peraturan

ruP sebagaimana diatur Pasal L7


Permentan 9812013 tidak
implementati{ dan memungkinkan

Menteri

terjadi monopoli dan

mendatangi Gedung Mahkamah Agung


Jakarta, kemarin. Mereka

(MA)

Pertanian Nornor
98/Permentan/OT.l40/912013 tentang
Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan

Tak hanya itu, lanjubrya,

ketentuan

tersebut dianggap bentuk diskriminasi

(Permentan 9812013).

Permentan

konglomerasi

korporasi, " tudingnya.

itu dinilai

cenderung

berpihak kepada investor dibandingkan

dan

merugikan Koperasi. Karena

sebenarnya, antara BIIMN, BUMD,

dan perseroan terbuka


berbeda dari segi kemampuan dan kea-

masyarakat. Perwakilan watga itu Koperasi


berasal dari Sanggau-Kalimantan Barat,
Seluma Barat-Bengkulu, Merauk-Papua
dan utusan Koperasi di LamandauKalimantan Tengah.

daannya."Sehingga Koperasi sudah


barang tentu kalah dalam persaingan
tersebu!" tutumya.

Public lnterest Lawyer

Berkaitan dengan

(PILNET) Andi

Network

perlindungan

Mutaqqien
mengatakan, gugatan itu dilakukan

terhadap hak-hak masyarakat adat

lantaran Permentan

Keadilan Indonesia Norman Jiwan

itu

cenderung
berpihak pada investor. Sebab, dalam
Permentan ini, perusahaan dibolehkan

Koordinator Transformasi

Untuk

ini

sangat

merugikan masyarakaq

khusus

menambahkan, Permentan

membangun minimal 20 persen masyarakat adat.


dari luas areal lzin Usaha Perkebunan "Permentan ini tidak melindungi
(IIIP) untuk kebun masyarakat. Namun keberadaan masyarakat adat. Sehingga
hal ini menjadi permasalahan, karena aturan tersebut dianggap melanggar hak
kebanyakanlahanralsyatberada

di

luar

masyarakat adat," katanya.

Ia menjelaskan, Permentan ini


"Sehingga ekspansi dan penguasaan merupakan aturan operasional dari
lahan oleh perusahaan makin ketentuan Undang-Undang No 18 tahun
membebani masyarakat, serta kepala 2004 tentang Perkebunan, khususnya
daerah," kata Andi kepada Rakyat mengeMerdeka, kemarin.
nai penggunaan tanah untuk
Andi mengatakan, dalam Permentan perkebunan, luasan tanah tertentu, izin
ini, perusahaan terbuka memiliki usaha, serta pola kemitraan. Namun
areal IUP.

keistimewaan dalam mengembangkan

masyarakat

94

Ra
I
a

t Merdeka (29 Juni 2014)

MA Diminta Berbenah

KY Soroti Maraknya Hakim Selingkuh


KASUS perselingkuhan para hakim Diajuga mengklaim, laporan
menjadi perhatian khusus Komisi masyarakat terhadap hakim berrnasalah
Yudisial (KY). Lembaga pengawas lebih menurun dibandingkan tahun
hakim ini mengimbau agar Mahkamah sebelurnnya.
Agung (MA) mempertimbangkan aspek
keluarga dalam penempatan hakim
yang bertugas di pengadilan. Pasalnnya,

Namun, dengan menurunnya laporan


masyarakat tidak serta merta membuat
sanksi yang dijatuhkan terhadap hakim

banyak hakim yang dikirim oleh ikut menurun.


Majelis Kehormatan Hakim (MKH) Menanggapi itu, Kepala Biro Hukum
berujung pada pemecatan akibat dan Humas MA Ridwan Manslmr
berselingkuh.
berjanji akan membenahi kinerja
"Saya pernah sampaikan ke MA soal hakim. Menurut dia, jarak dengan

penempatan hakim perlu ditiqjau


kembali. Jangan sampai terlalu jauh
dipisahkan dari keluarga. Tapi bukan
berarti yang dipisahkan itu selingkuh,
tapi itu jadi salah satu faktor," ujar
Komisioner KY Imam Anshori Saleh di

keluarga bukanlah faktor utama terjadi


perselingkuhan. Semuanya tergantung
pribadi hakim masing-masing.
'Dari 8.700-an hakim yang tersebar di

Jakarta.

buruh sehingga terdorong melakukan

Ia mengungkapkan, kebanyakan hakim


selingkuh yang diproses di MKH
adalah para ha- kim yang terpisahjauh
dari keluarganya. Misalny4 hakirn "
bertugas di Jawa, namun istrinya
berdomisili di Sulawesi.
"Itu salah satu faktor yang mendukung,
selain soal integritas. Kalau integritas
tentu tidak selingkuh. Tapi kita sudah

sampaikan

ke MA, dan

akan

elanggaran tersebut, " katanya.

Menurut dia, jauhnya jarak keluarga


tidak menjadi alasan seorang hakim

menggadaikan wibawa dan


martabafirya dengan melakukan

perbuatan tak senonoh. Terlebih, secira


prinsipil sejak diangkat, hakim sudah
menandatangani kesepakatan siap

ditempatkan dimanapun.

"Artinya dengan segala konsekuensi


risikonya harus jauh dari keluarga dan

dipertimbangkan, " ka Imam.

Di sisi lain, Imam mengakui,

seluruh Indonesia, sudah pasti ada


beberapa oknum hakim yang berrnental

jika tidak ada alasan sebenarny4" jelasnya.

hakim pindah tugas, keluarganya bisa


ikut pindah. Apalagi, lanjut di4 biaya
pindah tidak terlalu sulit karena gaji
hakirn tidak serendah dulu.

Ridwan juga mengakui, seorang hakim


bisa saja mengajak pindah keluarganya
ke tempat-

96

Rakyat Merdeka (29 Julri 2014)

nya penugasan. Terlebih, kata Ridwan,

biaya perpindahan keluarganya

pun

ditanggung atau dibiayai negara.

Untuk diketahui, hingga pertengahan


Juni 2014 setidaknya MA-KY. telah

menjatuhkan sanksi

pemecatan

terhadap 5 orang hakim atas perbuatan


perselingkuhan dan 2 oranghakim yang
terbukti menerima suap di awal tahun

2014.

Hakim yang terbukti melakukan


perselingkuhan, antara lain hakim
Pengadilan Negeri (PN) Ternate Reza
Latukonsina, hakirn Elsadeia (ES) yang
bertugas di Pengadilan Negeri (PN)
Tebo, Mastuhi (MA) hakim Pengadilan
Agama (PA) Tebo, Wakil Ketua
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTfiN)

Banjarmasin, Junianto dan hakim


PTIIN Surabaya Puji Rahayr.
Dalam kasus suap, MKH menjatuhkan
sanksi pemecatan terhadap hakim Ad
Hoc Tindak Pidana' Korupsi (Tipikor)
Pengadilah Negeri (PN) Bandung,
Ramlan Cornel dan sanksi non- palu 6
bulan terhadap Wakil Ketua Pengadilan
Negeri (PN) Mataram.

NDA

r'\

97

PENGARAH

Dr. Ridwon Monsyur, SH., MH.

PENANGGUNG JAWAB

M.E.R Herki Artqni Richmioni,

SH

SEKRETARIS :
Dewo Nym Swostiko, SH,, M,Si

PENYUNTING/EDITOR
Hidoyot, SH
DISTRTBUST/STRKULAST
Dwi Listioni, A,Md
l(erliono Purbo
Muhommod Udin, A.Md
Sorim
Al-lqbql Lubis, S.Hum
Nur Cohyono Putro, SE
PEN

GGANDAAN/ PENCETAKAN

Permodi,

SH

ALAMAT REDAKSI

Jl, Medon Merdeko Utoro No, 9 - l3 Blok H.Lt. 3


Jokorto 100]0 Tromol Pos No. 1020
Telp. (021) 3843541 Pes, : 534159514O9
e-moil : perpustokoonmohkomohogungri@yohoo, co. id

Anda mungkin juga menyukai