Anda di halaman 1dari 1

PEDOMAN PENYUSUNAN ANGGARAN

RS SEHAT SEJAHTERA

LATAR BELAKANG
Rumah sakit selalu berkembang sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan
teknologi kedokteran, sehingga biaya operasionalnya pun semakin berkembang pula. Rumah
sakit yang bersifat padat karya, pada umumnya membutuhkan biaya operasional yang besar,
antara lain untuk obat dan bahan-bahan. Di pihak lain, rumah sakit tidak mempunyai
keleluasaan untuk meningkatkan pendapatan, kalaupun dapat meningkatkan pendapatan,
maka hasil tersebut tak dapat dimanfaatkan secara langsung oleh rumah sakit.
Mengacu kepada hal di atas, yaitu adanya keterbatasan dana, sedangkan dana yang
dibutuhkan besar, rumah sakit memerlukan manajemen keuangan yang betul-betul dikelola
secara profesional. Hal ini berarti bagaimana merencanakan dan memperoleh dana atau biaya
dan kemudian mempergunakan dengan efisien.
Penganggaran adalah suatu proses di mana biaya dialokasikan pada kegiatan tertentu yang
telah direncanakan untuk jangka waktu yang telah ditetapkan, biasanya 12 bulan
Pentingnya manajemen keuangan terletak pada usaha untuk mencegah meningkatnya
pembiayaan dan kebocoran. RS Sehat Sejahtera sebagai suatu unit usaha harus dikembangkan
dengan perencanaan yang sebaik-baiknya untuk menyediakan pelayanan yang bermutu, tetapi
dengan biaya yang seoptimal mungkin dan didapatkan suatu sisa hasil usaha (SHU). Dan
untuk itu diperlukan suatu pedoman penyusunan anggaran yang berlaku di RS Sehat
Sejahtera.
TUJUAN
Sebagai acuan dalam proses penyusunan anggaran di RS Sehat Sejahtera
KEBIJAKAN DAN PROSEDUR
Pengertian
Penganggaran adalah proses kegiatan yang menghasilkan anggaran sebagai suatu hasil kerja
(out-put)
Kebijakan
1. Yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap penyusunan serta pelaksanaan
anggaran adalah pimpinan tertinggI
2. Metoda penganggaran yang digunakan di RS Sehat Sejahtera adalah metoda
penganggaran berbasis kinerja yang mana mengaitkan setiap pendanaan yang
dituangkan dalam kegiatan-kegiatan dengan keluaran dan hasil yang diharapkan
termasuk dengan efisiensi dalam pencapaian keluaran dan hasil tersebut.
3. Setiap anggaran yang diusulkan harus didasari dengan rencana kerja.
4. Setiap rencana kerja harus memasukan indikator kinerja/indikator keberhasilan
5. Rumah Sakit membentuk Tim Anggaran yang bertugas mengevaluasi usulan dari
masing-masing unit sekaligus menentukan skala prioritas dari setiap rencana kerja
yang diusulkan
6. Usulan rencana kerja dan anggarannya harus sudah diusulkan paling lambat akhir
November setiap tahunnya
7. Prinsip-Prinsip Penganggaran
a. Transparansi dan akuntabilitas anggaran