Anda di halaman 1dari 16

Bisnis, Lingkungan Hidup dan Etika

Diah Anugrah Sharasanti

Krisis Lingkungan Hidup

Masalah lingkungan hidup baru mulai disadari


sepenuhnya dalan tahun1960-an
Akibat dari bisnis modern
Mengandaikan bahwa komponen-komponen
lingkungan, seperti air dan udara merupakan barang
umum, sehingga boleh dipakai seenaknya
Mengandaikan bahwa sumber daya alam seperti air dan
udara itu tak terbatas.

PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP

Akumulasi bahan beracun


Efek rumah kaca
Perusakan lapisan ozon
Hujan asam
Deforentasi dan penggurunan
Kematian bentuk-bentuk kehidupan

Akumulasi bahan beracun

Pembuangan limbah industri pabrik kimia ke


sungai atau laut
Penggunaan pestisida
Penggunaan herbisida
Penggunaan fosfat untuk deterjen
Banyak jenis platik, misalnya polystyrene

Efek Rumah kaca

Naiknya suhu permukaan bumi disebabkan oleh


efek rumah kaca/greenhouse effect
Panas yang diterima bumi karena penyinaran
matahari terhalang oleh partikel-partikel gas
CO2 yang terlepas dari pembakaran bahan
bakar fosil, seperti minyak bumi, batubara yang
diproduksi oleh pabrik dan kendaraan bermotor

Perusakan lapisan ozon


Adanya pelepasan bahan CPC ke udara
Kaleng penyemprotan aerosol
Lemari es
Alat penyejuk ruangan
Karet busa
Dengan berlubangnya lapisan ozon radiasi ultraviolet dari
matahari mencapai pernukaan bumi
Mengakibatkan penyakit kanker kulit, penyekit mata katarak,
penurunan kekebalan tubuh, kerusakan bentuk-bentuk
kehidupan dalam laut dan tanaman di darat

Deforestasi dan penggurunan

Penebangan hutan dan pembakaran hutan


Erosi
Pendangkalan laut dan sungai
Kualtias tanah menurun, me jadi tidak subur
Kesedia air taha menjadi berkurang
Terjadi peremberan air laut ke dalam darat, akit dari
penghisap air tanah

Keanekaan hayati

Tumbuhan
Hewan
obat-obatan
Punah
Penggunaan pestisida dan herbisida
Penebangan hutan dan pembakaran hutan

LINGKUNGAN HIDUP DAN EKONOMI

Lingkungan hidup sebagai the commons


Lingkungan hidup tidak eksternalitas
Pembangunan berkelanjutan

Lingkungan hidup sebagai the


commons
Lingkungan hidup sebagai ranah umum,
dianggapnya tidak ada pemilik dan tidak ad
kepentingan pribadi (dulu)
Dengan adanya kepemilikan dalam kuantitas
besar oleh orang-orang kaya, lingkungan hidup
menjadi ranah pribadi atau private
Dengan adanya pertumbuhan penduduk
lingkungan hidup diperuntukkan untuk
perumahan, adanya privatisasi

Lingkungan hidup tidak


eksternalitas
Dulu sumber daya alam itu tak terbatas
Dengan adanya bisnis modern, sumber daya
alam menjadi langka, memiliki nilai ekonomis
Lingkungan hidup menjadi internalis,
penggunaan sumber daya alam harus
diperhitungkan dengan cermat terutama di
dalam perhitungan harga pokok barang yang
akan dijual.

Pembangunan berkelanjutan
Pembangunan ekonomi selalu harus memanfaatkan
sumber daya alam sedemikian rupa sehingga
generasi sesudah kita dapat melanjutkan
pembangunan yang kita jalankan sekarang ini. Atau
rumusan negatifnya
Pembangunan ekonomi sekarang ini tidak boleh
merusak atau mengurangi kualitas lingkungan hidup,
sehingga untuk generasi mendatang tidak lagi
tersisa cukup guna memenuhi kebutuhan merek

Pembangunan berkelanjutan dapat mendamaikan


pandangan ekonomi dan lingkungan hidup

Kelompok yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan yang


menolak pertumbuhan
Pertumbuhan tetap dimungkinkan,asalkan masa depan
terbuka prospek ekonomi yang berkualitas sama
Kelompok yang menomorsatukan lingkungan hidup dan
menomorsatukan ekonomi yang berdasarkan teknologi maju
Adanya konsensus untuk bersama-sama melestarikan
lingkungan hidup demi massa depan bumi kita
Kelompok satu tidak perlu mengorban kelompok yang lainya

HUBUNGAN MANUSIA DENGAN ALAM


Ciri khas dari sikap manusia modern adalah usahanya untuk
menguasai dan menaklukkan alam
Alam dipandang bagaikan binatas buas yang perlu dijinakan oleh
manusia
Dengan metode ilmu pengetahuan baru (Descrates 1596-1650), kita
dapat menjadi penguasa dan pemilik alam
Manusia di satu pihak dan alam di pihak lain, yang kemudian diolah, dikerjakan
dan dimanfaatkan sesuai dengan tujuan manusia

Pendekatan teknokratis, yaitu cara mendekatkan kita dengan, kita akan


mendapt manfaat dari alam
Alam dilihat sebagai sarana
alam didekati dengan kekerasan, destruktif, digali,, dibongkar, untuk
mendapatkan sumberdaya alam

Dasar etika untuk tanggujawab


terhadap lingkungan hidup

Hak dan Deontologi


Utilitarisme
Keadilan

Implementasi tanggung jawab


terhadap lingkungan hidup
Siapa yang harus membayar?
Bagaimana beban dibagi?
Etika dan hukum lingkungan hidup