Anda di halaman 1dari 3

Pengertian Hukum Agraria & Hukum Tanah

1. Pengertian Agraria

Istilah Agraria brsal dr kata Akker (Belanda), Agros (Yunani) berarti tanah pertanian,
Agger (Latin) berrti tanah atau sbidang tnah, agrarius (Latin) brrti perladangn, prsawahan,
pertanian, agrarian (Inggris) brrti tnah prtanian.
Menurut Subekti & R. Tjitrosoedibio, agraria adl tanah & sgala apa yg ada di dlam & di
atasnya.
Ruang lngkup agraria mnurut UUPA : Bumi, air, ruang angkasa, dan kekayaan alam yg
trkandung di dlamnya. Pengrtiannya dpt dilihat UUPA psl 1 ayat (4) smpai dgn psl 1 ayat
(6), UU No. 11thn 1967 ttg Ketentuan2 Pokok pertmbangan & UU No. 9 thn 1985 ttg
perikanan.
ZEE meliputi jalur perairan dgn batas terluar 200 mil laut diukur dr garis pngkal laut
wilayah Indonesia. (lihat UU No. 5 thn 1983 ttg ZEE).
Pngrtian Agrria dlm arti smpit yaitu tnah, arti luasnya meliputi bumi, air, angkasa, &
kekayaan alam yg trkandung di dlmnya.

2. Pengertian Hukum Agraria

Soedikno Mertokusumo : Keseluruhn kaidah2 hk, baik yg trtulis maupun tak trtulis yg
mngatur agrria.
Subekti & R. Tjitrosoedibio : Kesuluruhn dr ketntuan2 hk, baik hk perdata maupun hk
tata negara maupun hk tata usaha negra yg mngatur hub2 antara orang maupun bdn hk
dgn bumi, air, dan ruang angksa dlm sluruh wilyah ngara dan mngatur pula wwnang2 yg
brsmber pd hub2 tsb.
Boedi mnyatakan hk agraria bkn hnya mrpkn satu prngkat bidang hk, tp klompok brbagai
bidang hk, yaitu :
1) Hk tanah
2) Hk air
3) Hk pertmbangan
4) Hk perikanan
5) Hk penguasaan atas tenaga & unsur2 dlm Ruang Angkasa
E. Utrecht yg dikutip oleh Boedi Harsono : Hk agraria dlm arti smpit sama dgn tanah. Hk
agraria dan hk tanah mnjadi bagian dr hk tata usaha ngara, yg menguji perhubngan2 hk
istimewa yg diadakan akan memngkn para pjabt yg bertugas mengurus soal2 ttg agaria,
mlakukan tgs mrka itu.

3. Pembidangan dan Pokok Bahasan Hukum Agraria


Hk Agraria stlah brlakunya UUPA :

a. Hk Agraria Perdata (Keperdataan) : Hak prseorangan dan bdn hk yg mmperbolehkn,


mwajibkan, melarang diperlakukn prbuatan hk yg brhubngan dgn tanah (Obyeknya).
Cntoh : jual beli, tukar-menukar, hibah, hak atas tnah sbg jaminan utang (hak
tanggungan), pewarisan.
b. Hk Agraria Administrasi (administratif) : Ketentuan hk yg mmberi wwnang kpd pjabat
dlm mnjlankan praktik hk ngra dan mngambil tndakan dr mslah2 agraria yg tmbul.
Cntoh : pndftaran tnah, pengadaan tnah, pncabutn hak atas tnah.
Sblum brlakunya UUPA :
a.
b.
c.
d.
e.

Hk agraria adat
Hk agraria barat
Hk Agraria administratif
Hk agraria Swapraja
Hk agraria Antargolongan

Dilihat dr pokok bhasanx (obyknya), hk agraria nasional ada 2 :


a. Hk agraria dlm arti smpit, hnya mmbahas ttg Hak Penguasaan Atas Tanah, meliputi hak
bngsa indonesia atas tnah, hak menguasai ngara atas tnah, hak ulayat, hak prseorangan
atas tnah.
b. Hk agraria dlm arti luas, materi yg dibahas ;
a) Hk pertmbangan, dlm kaitanx Hak Kuasa Pertambangan
b) Hk Kehutanan, dlm kaitanx dgn Hak Pengusahaan Hutan
c) Hk Pengairan, dlm Kaitanx dgn Hak Guna Air
d) Hk Ruang Angkasa, dlm kaitanx dgn Hak Ruang Angkasa
e) Hk Lingkungan Hidup, dlm kaitanx dgn tata guna tanah, land reform

4. Pengertian Hukum Tanah

Tanah dlm pngertian yuridis adl prmukaan bumi


Hak atas tanah adl hak sbgian trtentu prmukaan bumi, yg brbatas, berdimensi dua dgn
ukuran pnjang dan lebar.
Ruang dlm pgrtian yuridis, yg berbatas, berdimensi tiga, yaitu pnjang, lebar, dan tinggi,
yg diplajari dlm Hk Penataan Ruang.
Pasal 4 ayat (1) UUPA, Tanah adl atas dasar hak menguasai dari negara sbg yg dimaksud
dalam Pasal 2 ditentukan adanya macam2 hak atas permukaan bumi, yg disebut tanah, yg
dapat diberikan kpd & dipunyai oleh orang2, baik sendiri maupun bersama-sama dgn
orang2 lain serta badan2 hukum.
Hak atas tanah dlm pngertian yuridis adl hak yg memberi wewenang kpd pemegang
haknya utk menggunakan dan/atau mengambil manfaat dari tanah yg dihakinya.
- menggunakan : hak atas tanah itu digunakan utk kepentingan mendirikan
bangunan.
- mengambil manfaat : hak ats tanah itu digunakan utk pertanian, perikanan,
peternakan, & perkebunan.
Menurut Effendi Perangin, Hk Tanah adl keseluruhan peraturan2 hk baik yg tertulis
maupun yg tdk tertulis yg mengatur Penguasaan atas Tanah yg mrpkn lembaga2 hk &
hubungan2 hk yg konkret.
Objek Hk Tanah adl hak penguasaan atas tanah.

Hak Penguasaan atas Tanah adl hak yg berisi serangkaian wewenang, kewajiban dan/atau
larangan bagi pemegang haknya utk berbuat sesuatu mengenai tanah yg dihaki.
Hierarki hak2 penguasaan atas tanah dalam Hukum Tanah Nasional, adl :
a) Hak bangsa Indonesia atas tanah.
b) Hak menguasai dari negara atas tanah.
c) Hak ulayat masyarakat Hukum Adat.
d) Hak Perseorangan atas tanah, meliputi:
- Hak2 atas tanah.
- Wakaf tanah hak milik.
- Hak jaminan atas tanah (hak tanggungan).
Hukum Tanah adl keseluruhan ketentuan2 hukum, baik tertulis maupun tdk tertulis, yg
semuanya mempunyai objek pengaturan yg sama yaitu hak penguasaan atas tanah sbg
lembaga2 hk & sbg hubngn hk yg konkret, beraspek publik & privat, yg dpt disusun &
dipelajari scr sistematis, hingga keseluruhannya mnjadi satu kesatuan yg mrpkn satu
sistem.
Objek Hukum Tanah adl penguasaan atas tanah yg dibagi mnjadi 2, yaitu :
a) Hak penguasaan atas tanah sbg lembaga hukum.
Hak penguasaan atas tanah ini belum dihubungkan dgn tanah sbg objek
& orang atau badan hukum sbg subjek atau pemegang haknya.
b) Hak penguasaan atas tanah sbg lembaga hukum yg konkret.
Hak penguasaan atas tanah ini sudah dihubungkan dgn tanah tertentu sbg
objeknya & orang atau badan hukum tertentu sbg subjek atau pemegang
haknya.
Ada 2 macam asas dalam hubungan hukum antara orang dgn tanah :
a) Asas accessie atau Asas Perlekatan.
Bangunan & tanaman yg ada di atas tanah mrpkn satu kesatuan;
bangunan & tanaman tsb bagian dari tanah yg bersangkutan.
b) Asas Horizontale Scheiding atau Asas Pemisahan Horizontal.
Bangunan & tanaman yg ada di atas tanah bukan mrpkn bagian dari
tanah. Hak atas tanah tdk dgn sendirinya meliputi pemilikan bangunan &
tanaman yg ada di atasnya.