Anda di halaman 1dari 30

Visi Jurusan Kimia

FMIPA-UJ

Institusi pendidikan dan pengembangan


ilmu kimia yang bertumpu pada sumber
daya lokal, memiliki nilai tambah, dan
berwawasan lingkungan.

PENGARUH PENAMBAHAN ADITIF MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG)


PADA BAK KOAGULASI TERHADAP KARAKTERISTIK
MEMBRAN SELULOSA ASETAT

PROPOSAL SKRIPSI
Siti Rofiqoh
NIM 101810301030
DPU : Dwi Indarti, S.Si., M.Si
DPA : Dr. Bambang Piluharto, S.Si., M.Si

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2014

LATAR BELAKANG

TUJUAN
Mempelajari

BATASAN MASALAH

MORFOLOGI MEMBRAN

Bak Koagulasi

Top Layer

Sub Layer

Air
Pelarut dan aditif

WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN

Laboratorium Kimia Fisik Jurusan Kimia Fakultas Mat

ALAT DAN BAHAN

Alat

bahan

PREPARASI DAN PENGUJIAN MEMBRAN

Selulosa
asetat

Aseton / asam
format

Monosodium
Glutamat
(MSG)

Larutan Polimer
dicetak dengan variasi komposisi MSG
dalam bak koagulasi 0, 0,5, 1, dan 2%
Membran
Selulosa Asetat
Kinerja
Fluks/Koefisien
Permeabilitas
Rejeksi
MWCO

Morfologi
Scanning
Electrone
Microscopy
(SEM)

PEMBUATAN LARUTAN POLIMER

PENCETAKAN MEMBRAN

Bak koagulasi ditambahkan


dengan MSG dengan variasi 0,
0,5, 1, dan 2%

Javiya, 2008

UJI WAKTU KOMPAKSI

UJI FLUKS

Dimana,

V = volume permeat
A = luaspermukaanmembran
t = waktu

UJI KOEFISIEN PERMEABILITAS


Membran
o difiltrasi air 100 mL dalam alat ultrafiltrasi
o dilakukan selama 1 jam
o di berikan variasi tekanan 1; 1,5; 2;, 2,5; dan 3 bar
o dibuat grafik perubahan tekanan dibandingkan
dengan nilai fluks
o dilakukan untuk masing-masing variasi membran

Fluks

Dimana,
Jv = nilai fluks
Lp = koefisien Permeabilitas
P = perubahan tekanan

(Yunita, 2013)

UJI REJEKSI TERHADAP LARUTAN DEKSTRAN

Dekstran 100-200
kDa konsentrasi
1000 ppm
o dimasukkan ke dalam alat ultrafiltrasi dengan
tekanan 2 bar
o ditentukan konsentrasi permeat dan retentat
dengan spektrofotometri

Hasil

Dimana,
R = % rejeksi
Cp = konsentrasi permeat
Cr = konsentrasi retentat

SCANNING PANJANG GELOMBANG

PEMBUATAN KURVA KALIBRASI

PENENTUAN KONSENTRASI PERMEAT DAN RETENTAT

PENENTUAN MOLECULAR WEIGHT CUT OFF (MWCO)

UJI MORFOLOGI MEMBRAN


Membran dipilih yang mempunyai nilai

MEMBRAN

Pemisahan sistem dua fase oleh membran (Mulder, 1996)

Membran merupakan penghalang selektif dari dua fasa (Mulder,


1996).

Ultrafiltrasi

Teknik Inversi fasa

TEKNIK PEMBUATAN MEMBRAN

(Arrahman, 2012)

SELULOSA ASETAT

CH3

O
HO

O
H2C

CH3

Selulosa bersifat hidrofilik namun tidak dapat


larut dalam air, hal ini disebabkan karena sifat
kristalin dan ikatan hidrogen antara gugus
hidroksil (Wenten, 2000).

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MEMBRAN

Widayanti (2013), membran selulosa


asetat dengan pelarut 9/6 mol aseton
asam
format
dan
penambahan
Monosodium Glutamat (MSG) 6% pada
larutan polimer menghasilkan nilai fluks
6,75 L/m2Jam, koefisien rejeksi 96,86 %
dan morfologi finger like.

Javiya (2008), penambahan Poly Etilene Glycol (PEG)


dalam bak koagulasi dengan berat molekul 400 pada
konsentrasi optimal 1% menghasilkan pori 0,1 m