Anda di halaman 1dari 2

PATOFLOW

Glaukoma primer

Glaukoma primer

Posisi iris yang terlalu menutup saluran drainase


Trauma
Usia lanjut

Intumesensi lensa

Glaukoma kongenital
Uvelitis

Aniridia

Anomali perkembangan
Trabekulo
COA disgene

Kontusio bola mata Lensa banyak cairan


Jar.Trabekel tersumbat sel-sel radang dari COA,
Iris tidak
Edema
dapat
sekunder,
berkembang
trabekulitis
Kekauan skloera badan silier dan jaringan trabekel
Hifema
Ukuran membesar

Gangguan sudut iris, kornea dan


Menutupi
radang sudut
lensa C

Outflow akueos humor (sudut


Darah
tertutup)
menyumbat COA
Melanggar balas COA
Gangguan permanen fungsi trabekula
produksi akueos humor (sudut terbuka) Sudut mata menutup
Peningkatan TIO

Perlekatan iridokornea
Penurunan outflow aku
Sumbatan pupil
Sinekeia anterior, neovask, sudut

Tekanan pada saraf optik dan retina

Iskemia
Nyeri

Kerusakan saraf optik dan retina atrofi sel ganglion difus

Penipisan lapisan serat saraf dan inti bagian dalam retina; berkurangnya akson di saraf optik

Atrofi optik; pembesaran cekungan optikus; atrofi iris dan korpus silier; degenerasi hialin prosesus siliaris.

Hilangnya pandangan perifer

Ireversibel/kebutaan

Berduka

Perubahan sensori perseptual (visual)

Cemas/takut

Resiko cedera

Isolasi sosial

Defisit perawatan diri

Patofisiologi Stroke
Faktor-faktor resiko stroke

Aterosklerosis, hiperkoagulasi,
Katupartesis
jantung rusak, miokard infark, fibrilasi,Anuerisma,
edokarditismalformasi, arteriovenous

Trombosit serebral
Penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah, lemak,
Perdarahan
dan udaraintraserebral

Penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah, lemak, dan udara
Pembuluh darah oklusi
Iskemik jaringan otak

Perembasan darah ke dalam parenkim otak


Emboli serebral

Stroke
Edema dan kongesti jaringan sekitar
(cerebro vascular accident)

Penekanan jaringan otak


Infark otak, edema, dan hemiasi otak

Defisit neurologis

Infark serebral

Kehilangan kontrol volunter1. Resiko


Kerusakan terjadi pada lobus frontal kapasitas, memori, atau fungsi
Disfungsi
intelektual
bahasakortikal
dan komunikasi
peningkatan TIK

2. Penurunan
Hemiplegi dan hemiparesis
Herniasi falk serebri dan ke foram enKerusakan
magrum fungsi kognitif dan efek psikologis
Disartria, disfasia/afasia, apraksia
perfusi jaringan serebral
Kompresi batan otak

Lapang perhatian
4. terbatas,
Kerusakan
kesulitan,
Hernitas
dalam
falk
pemahaman,
serebri danlupa,
ke foram
dan kurang
en magrum
motivasi, frustasi, labilitas emosional, bermusuhan,
9. Kerusakan
dendam, dan kurang kerja sama; penurunan
Mobilitas fisik
komunikasi
verbal
Kompresi batan otak

Depresi saraf kardiovaskular dan pernapasan


Koma
10. Koping individu tidak
efektif
Kegagalan kardiovaskular dan pernapasan
11. Perubahan proses berpikir
Intake nutrisi tidak adekuat
Kelemahan fisik umum
12. Penurunan gairah seksual
13. Resiko ketidakpatuhan
terhadap penatalaksanaan
5. Perubahan pemenuhan
nutrisi

Kelemahan fisik umum

Kematian

Penurunan tingkat
Disfungsi
kesadaran
persepsi visual spasial dan kehilangan
14. sensori
Gangguan psikologis
Kemampuan batuk menurun, kurang mobilitas
Disfungsi
fisik,kandung
dan produksi
kemihsekret
dan saluran pencernaan
15. Perubahan peran keluarga
16. Kecemasan klien dan keluarga
17. Resiko penurunan
pelaksanaan ibadah
8. Resiko trauma
12. Perubahan
(cedera)
persepsi sensorik
Penekanan jaringan setempat

6. Resiko tinggi kerusakan


integritas kulit

3. Resiko ketidakbersihan
jalan napas

7. Gangguan eliminasi
uri dan alvi