Anda di halaman 1dari 2

Dahulu Tanaman hias adalah tanaman bunga-bungaan atau segala bentuk tanaman yang

menghasilkan bunga (organ generatif). Sejalan dgn perkembangan jaman dan kemajuan
keberadaban manusia, tanaman hias diartikan sbg segala jenis tanaman yg memiliki nilai hias
(bunga, batang, tajuk, cabang, daun, akar, aroma dsb) yg menimbulkan kesan indah (artistik) atau
kesan seni.
Pada mulanya bunga potong ditujukan utk kuntum bunga (organ generatif) beserta
tangkainya atau sedikit cabang (terlepas dari tanaman induknya) yg dimanfaatkan sbg bahan
hiasan maupun kegunaan yg lebih luas lainnya. Kini bunga potong tidak saja berupa potongan
organ generatif akan tetapi berlaku juga bagi potongan daun beserta tangkainya yg memberikan
kesan indah.
Budidaya Tanaman Hias pada dasarnya bertujuan :
1. Commercial Floriculture.
2. Ornamental Floriculture.
a) Budidaya utk tujuan komersial (Income).
Contoh : Rose, Jasmine (melati), Carnation (anyelir), Aster, and Marigold etc.
b) Budidaya utk keindahan, kesenangan, rohani
Contoh: Dahlia, Zinnia, Hibiscus, Balsam, Poinsettia, dan Gerbera, serta tanaman hias
daun.
Usahatani tanaman hias menurut produk yang dihasilkan dapat digolongkan menjadi
beberapa kelompok :
1. Bunga potong ( Mawar, Krisan, Gladiol, Sedap malam, Anggrek, Summer flower,
dll. )
2. Tanaman pot ( Petunia, Gloxinia, Krisan, Kalancoe, Anggrek,dll. )
3. Bedding Plants / tanaman taman /landscape ( Mawar, Marigold, Celosia,
4.
5.
6.
7.

Zinnia,dll ).
Filler, pengisi rangkaian bunga ( Bunga, daun, ranting ).
Industri pembibitan, perbenihan (seedling ).
Tanaman hias bonsai
Industri dengan pengeringan dan pewarnaan bunga

Karakteristik Tanaman Hias


1. merupakan produk estetika (produk seni/ art), walaupun ada yang berfungsi ganda,
misalnya sebagai tanaman obat dan hias.

2. keragaman jenis & penampilan fisik (bentuk bunga/daun, tekstur, warna, penampilan/
kemasan) sangat penting
3. teknik budidaya sangat intensif dibandingkan sayuran dan buah (struktur/rumah
plastik dan peneduh; fertigasi)
Ada dua macam perbanyakan pada tanaman hias, yaitu :
1. Perbanyakan generatif ( Sexual Propagation)
Mengkombinasikan bahan genetik untuk membentuk individu genetik unik
2. Perbanyakan vegetatif (Asexual Propagation)
Penggunaan organ vegetatif untuk mengkreasikan turunan yang identik genetik
dengan tanaman.
Dua tipe media tumbuh
1. Campuran tanah (soil mixes) yang mengandung tanah alami dan sering dicampur
pasir dan kompos.
2. Campuran tanpa tanah (soilless mixes) yang tidak mengandung tanah alami
a. Komponen anorganik : Vermikulit, perlit, liat, fumice, dll
b. Komponen Organik : GAmbut atau peat, sphagnum moss, sisa kayu, sisa
tanaman, pukan
Santoso, Bambang B.2013.Mannejemen Produksi Tanaman Hortikultura Tanaman Hias.
http://fp.unram.ac.id/data/DR.Bambang%20B
%20Santoso/MenejemenProduksiTanamanHoerti/MenejemenProduksiTanamanHIAS
%20%5BCompatibility%20Mode%5D.pdf. Diakses pada 17 September 2014.