Anda di halaman 1dari 9

MODUL PENYAKIT DEGENERATIF

TIPE 1
Seorang wanita umur 58 tahun
mengeluh
nyeri
daerah
lutut,
terutama lutut kanan. Nyeri lutut kiri
dan kanan sudah dialami sejaka 1
tahun terakhir dan perlahan menjadi
progresif. Kalau sakit sering pasien
makan obat antalgin, tetapi 2
minggu terakhir lutut kanan makin
sakit dan kaku terutama saat bangun
tidur atau mau berdiri sesudah
istirahat. Pasien juga mengeluh sukar
berdiri dari toilet. Pada pemeriksaan
fisik TD 120/80 mmHg, N 76x/menit,
SB 360C, TB 158 cm, BB 48 kg, paru
dan jantung : TAK, pemeriksaan
laboratorium semua dalam batas
normal. Leukosit 10.000/mm3. Status
lokalis : lutut kanan inspeksi agak
kemerahan dan bengkak, teraba
agak panas, nyeri dan fluktuasi (+),
lutut kiri : TAK. Pada jari tangan DIP :
2,3 ki/ka nodul.
1. Diagnosis
penyakit
pada
ilustrasi kasus di atas adalah :
1. Arthritis septik
2. Arthritis rheumatoid
3. Sistemik lupus eritematous
4. Osteoarthritis
2. Dasar dari diagnosis adalah :
1. Wanita umum 58 tahun
2. Nyeri
lutut
dan
kaku
bangun pagi
3. Ditemukan nodus di DIP
4. Leukosit 10.000/mm3
3. Berdasarkan faktor resiko OA,
hal-hal yang menyokong pada
pasien ini adalah :
1. Wanita umur 58 tahun
2. BB 48 kg, TB 158 cm
3. Dasar genetik nodul di DIP
4. Ada cairan di lutut kanan

4. Adanya peran faktor genetik


bila ditemukan :
1. Bouchard node di DIP
2. Bouchard node di PIP
3. Harbeden node di PIP
4. Harbeden node di DIP
5. Penatalaksanaan pada pasien
ini adalah :
1. Aspirasi cairan sendi
2. NSAID (OAINS)
3. Kortikosteroid intraartikular
setelah aspirasi
4. Latihan penguatan otot
sekitar sendi
6. Bila dilakukan foto rontgen
lutut kanan, dapat ditemukan
hal-hal di bawah ini:
1. Ruang sendi menyempit
asimetris
2. Osteofit di pinggir sendi
3. Sklerosis subkondral
4. Erosi tulang pada pinggir
sendi
7. Penalaksanaan
selanjutnya
pada
pasien
ini,
untuk
menghilangkan sakit sendi
adalah :
1. Fisioterapi, program latihan
penguatan
jaringan
penunjang sendi
2. Aktivitas sehari-hari
3. Obat diacerin menghambat
IL-1
dikeluarkan
oleh
radang
4. Obat NSAID non selektif
karena aman
8. Umumnya
penalaksanaan
pasien dengan osteoarthritis
adalah :
1. Menghilangkan
nyeri
secepat mungkin
2. Mempertahankan
fungsi
sendi senormal mungkin
3. Tidak melakukan aktifitas
yang berlebihan
4. Mengobati
penyakit
penyerta bila ada

9. Proses patologi dari OA awal


mula dimulai karena :
A. Cedera otot
B. Radang sinovium
C. Rusak kartilago
D. Entesistis
E. Tendonitis
10.Hal-hal di bawah ini adalah
faktor
genetik
yang
mempengaruhi meningkatnya
insiden OA, kecuali :
A. H1a-b27
B. H1a-b8
C. H1a-a1
D. Defek genetik cDNA untuk
tipe II kolagen
E. Pada
wanita
dengna
hebeden
node
dan
bouchard noe
11.Bila
pasien
OA
dengan
dispepsi, pilihan obat seperti
di bawah ini, kecuali :
A. Paracetamol 3x1 g
B. Opiate 3x10 mg
C. Capsaicin krim 2-4x sehari
D. Steorid intraartikular
E. NSAID non selektif
12.Nyeri
sendi
pada
OA
disebabkan oleh hal-hal di
bawah ini, kecuali :
A. Karena peregangan kapsul
sendi
B. Karena
peningkatan
tekanan darah pada tulang
subkondral
C. Karena kelainan radiologi
yang berat
D. Pelepasan sel-sel radang di
sinovium
E. Karena spasme otot
13.BONUS
14.Studi
epidemiologi
OA
ditemukan pada hal-hal di
bawah ini, kecuali :

A. Pada usia dibawah 45


tahun terbanyak pada lakilaki
B. Pada usia sekitar 55 tahun
lebih banyak pada wanita
C. Terbanyak OA menyerang
sendi-sendi
pergelangan
tangan
D. Kriteria
radiologi
30%
ditemukan pada usia 45-65
tahun
E. Lebih
dari
80%
pada
dekade 8 puluhan dengan
kelainan
radiologi
asimptomatis
15.Pernyataan-pernyataan
di
bawah ini ditemukan pada
DISH
(Diffuse
Idiopathic
Skeletal Hiperostosis), kecuali :
A. Keluhan kekakuan pada
tulang belakang
B. Pada pemeriksaan radiologi
adanya
osteofit
yang
menonjol
C. Klasifikasi di sepanjang
anterolateral
korpus
vertebra terutama pada
ligamentum
longitudinal
anterior
D. Suatu variasi OA dari
tulang belakang
E. Perlu didiferensial diagnosis
dengan
ankylosing
spondilitis
Seorang laki-laki umur 66 tahun
dirujuk dengan keluhan semakin sulit
berjalan sekitar 2 bulan belakangan
ini. Sebelumnya sekitar 1 tahun yang
lalu sudah mengalami gemetar pada
tangan dan mengalami riwayat
sering jatuh. Sudah berobat ke
dokter dan sudah mendapat terapi
obat. Saat ini gemetar pada tangan
bertambah, kanan lebih berat dari
kiri dan jalan semakin sulit bahkan
belakangan ini tidak mampu bangun

sendiri dari posisi duduk. Sekarang


memerlukan
bantuan
untuk
perawatan
diri
sendiri.
Dahulu
penderita adalah seorang kepala
sekolah, yang masih tetap aktif
menulis setelah pensiun.
16.Diagnosis pasien ini adalah :
A. Osteoarthritis
B. Parkinson
C. Demensia
D. Osteoporosis
E. Stroke
17.Tanda klinis yang dihadapi
pasien di atas, disebabkan
oleh :
A. Penurunan kadar dopamine
B. Penurunan kadar asetilkolin
C. Penurunan kadar kalsium
D. Penurunan kadar serotonin
E. Penurunan kadar bradikinin
18.Pasien pada kasus ini sering
mengalami jatuh, disebabkan
oleh :
A. Spastisitas
B. Gangguan proprioseptif
C. Instabilitas postural
D. Kelemahan otot tungkai
E. Nyeri
19.Masalah yang dialami pasien
ini berupa kesulitan untuk
bangun sendiri dari posisi
duduk, hal ini disebut :
A. Rigiditas
B. Spastisitas
C. Instabilitas postural
D. Akinesia
E. Fatique
20.Yang termasuk manifestasi
utama dari penyakit Parkinson
adalah :
A. Tremor saat istirahat
B. Akinesia
C. Rigiditas
D. Instabilitas postural
E. Mikrofagia

21.Pernyataan di bawah ini yang


kurang tepat adalah :
A. Etiologi penyakit Parkinson
multifaktorial
B. Gambaran
klinik
disebabkan oleh lesi di
ganglia
basalis,
disubstansia nigra yang
menyebabkan
defisit
mototik
C. Instabilitas
postural
disebabkan oleh gangguan
proprioseptif
D. Insidens lebih tinggi pada
laki-laki
E. Kematian
biasanya
disebabkan oleh imobilisasi
22.Tindakan rehabilitasi medik
untuk mencegah terjadinya
kontraktur adalah :
A. Latihan
lingkup
gerak
sendi/pasif stretching
B. Pemberian infrared
C. Pemberian hidroterapi
D. Latihan sepeda statis
E. Pemberian massage
23.Pemeriksaan meyerson sign
(+) menunjukkan adanya :
A. Gangguan gaya berjalan
B. Disfagia
C. Demensia
D. Gangguan bicara
E. Mikrofagia
24.Untuk melatih peningkatan
aktivitas kehidupan sehari-hari
dengan prinsip hemat energi
dilaksanakan oleh :
A. Fisioterapis
B. Okupasi terapis
C. Psikolog
D. Sosial medik
E. Ortostotik prostetik
25.Tim rehabilitasi medik yang
bertugas untuk melakukan

modifikasi kondisi rumah dan


lingkungan dilaksanakan oleh :
A. Fisioterapis
B. Okupasi terapis
C. Psikolog
D. Sosial medik
E. Ortotik prostetik
26.Pernyataan yang kurang tepat
untuk
penyakit
Parkinson
adalah :
A. Penyakit
kronik
tidak
progresif
B. Untuk rigiditas diberikan
pemanasan
C. Untuk
latihan
keseimbangan, koordinasi
lebih baik dihidroterapi
D. Untuk
mencegah
komplikasi
pneumonia
diberikan
latihan
pernapasan
E. Untuk meningkatkan fungsi
dengan pemakaian bidai
27.Pernyataan
berikut
yang
kurang
tepat
untuk
osteoarthritis adalah :
A. Laithan
penguatan
diberikan pada otot yang
mengalami atrofi
B. Latihan range of motion
untuk
mencegah
kontraktur sendi
C. Latihan jongkok berdiri baik
untuk mencegah kekuatan
sendi
D. Latihan di hidroterapi lebih
baik karena strain pada
sendi minimal
E. Latihan dengan sepeda
statis termasuk aerobik
28.Otot
yang
paling
sering
mengalami atrofi dini pada
osteartritis adalah :
A. Quadrisep
B. Harmstring
C. Gastroknemius
D. A dan B

E. A, B dan C
29.Pernyataan
yang
bukan
termasuk tujuan rehabilitasi
medik adalah :
A. Pemulihan penca ke kondisi
seperti semula
B. Menghindarkan komplikasi
cacat sekunder
C. Masa perawatan lebih lama
D. Mengusahakan
penderita
kembali
ke
pekerjaan
semula
E. Meningkatkan
kualitas
hidup
30.Kondisi nyeri pada penderita
osteoarthritis sehingga tidak
dapat melakukan perawatan :
A. Impairment
B. Disability
C. Handicap
D. Cacat primer
E. Cacat sekunder
31.Yang tidak dianjurkan pada
pasien osteoartritis panggul
dan lutut adalah:
A. Lari
B. Jogging
C. Main tenis
D. Golf
E. Berkebun
32.Pada arthritis akut, pemberian
modalitas fisik yang lebih
bermanfaat adalah :
A. Terapi panas superfisial
B. Terapi dingin
C. TENS
D. Terapi panas dalam
E. Exercise
33.Pada keradangan sendi yang
akut, latihan peregangan yang
dilarang :
A. Latihan peregangan aktif
B. Latihan peregangan keras
C. Latihan peregangan pasif

D. Latihan peregangan
asistif
E. Latihan bertahanan

aktif

34.Latihanyang
baik
untuk
meningkatkan
kecepatan
berjalan pada pasien dengan
penyakit arthritis rematik :
A. Latihan isotonik
B. Latihan isometrik
C. Latihan isokinetik
D. Bicycle ergometer
E. Program berjalan dengan
supervise
35.Untuk menurunkan nyeri dan
peradangan
yang
sakit
diberikan program sebagai
berikut :
A. Istirahat lokal
B. Istirahat lokal dengan bidai
C. Istirahat baring total
D. Istirahat periode pendek
E. Istirahat isometrik
36.Untuk
penguatan
otot
kuadrisep dianjurkan :
A. Latihan isometrik
B. Latihan isometrik dengan
menumpu beban
C. Latihan isometrik tanpa
menumpu
beban
pada
0
fleksi 20-30
D. Latihan isotonik
E. Latihan jalan
37.Untuk membedakan antara
depresi dan demensia dengan
mudah
perlu
pemeriksaan
khusus :
A. Pemeriksaan neurologik
B. Pemeriksaan
fungsi
intelektual
C. Pemeriksaan laboratorium
D. Geriatrik depressin scale
E. Mini
mental
state
examination

38.Aktifitas rekreasi yang popular


bagi pasien arthritis rematik
adalah :
A. Dansa
B. Aerobik
C. Lari
D. Jogging
E. Berenang
39.BONUS
40.Pada
demensia
alzheimer,
pemeriksaan mikroskopik yang
khas adalah :
A. Neurofibrillary tangles
B. Senile plaques
C. A + B
D. Neuron asetilkolinergik
E. Infark serebri
41.Masalah yang dapat terjadi
akibat-akibat
..
penyakit
rematik antara lain :
1. Nyeri
2. Gangguan densitas tulang
3. Penggunaan enersi tidak
efisien
4. Deformitas
42....
43.Program latihan pada pasien
arthritis akan menghasilkan :
1. Peningkatan
dan
pemeliharaan gerak
2. Reduksi dan penguatan
otot
3. Peningkatan
densitas
tulang
4. Penurunan
ketahanan
statik dan dinamik
44....
45....
46....
47.Seorang pria berumur 54
tahun datang berobat dengan
keluhan nyeri sendi yang
sudah dialami sejak beberapa

tahun
yang
lalu.
Pada
pemotongan patella tampak
adanya deposit-deposit putih
seperti
kapur
dan
pemeriksaan
histologi
menunjukkan adanya kristal
berbentuk
jarum
panjang.
Manakah dari pilihan berikut
yang merupakan diagnosis
yang paling mungkin :
A. Osteoarthritis
B. Osteoporosis
C. Arthritis rheumatoi
D. Arthritis gout
E. Pagets disease
48.Seorang wanita berumur 56
tahun datang berobat dengan
keluhan nyeri yang makin
hebat pada kedua tangan dan
lututnya. Nyeri terasa semakin
parah pada pagi hari. Pada
pemeriksaan fisik tampak jarijarinya bengkak dan kaku,
juga terdapat deviasi ke arah
ulna
dari
sendi
metakarpofalangeal.
Biopsi
menunjukkan adanya nekrosis
fibrinoid dikelilingi epiteloid
dan banyak limfosit dan plsa
serta
proliferasi
dan
hiperplasia sinovium dengna
destruksi
kartilago
sendi.
Manakah dari pilihan berikut
yang merupakan istilah paling
tepat
untuk
menjelaskan
perubahan-perubahan
patologis pada kasus ini :
A. Bone eburnation
B. Gumma
C. Pannus
D. Osteofit
E. Tophus
49.Manakah dari pilihan berikut
yang merupakan diagnosis
yang paling mungkin pada
soal no. 48 :
A. Osteoarthritis

B.
C.
D.
E.

Osteoporosis
Arthritis rheumatoid
Arthritis gout
Pagets disease

50.Manakah dari pilihan berikut


yang merupakan gambaran Xray yang paling sesuai untuk
kelainan (jawaban soal no.
48) :
A. Juxta artic osteopeni, erosi
tulang, ruang sendi
B. Pertumbuhan tulang yang
ireguler pada permukaan
sendi
C. Subchondral bone dengan
permukaan baru
D. Kista subkondral
E. Aktivitas
osteoklast
meningkat terutama tulang
dengan permukaan yang
tinggi
51.Seorang ibu berusia 55 tahun,
status ekonomi lemah, BB 40
kg, berobat ke dokter akibat
nyeri pada daerah pinggul
kanannya sehingga tidak bisa
berjalan karena sebelumnya
terpeleset ringan. Dibuat foto
rontgen
dan
didiagnosis
fraktur column femoris. Ibu ini
paling mungkin menderita :
A. Osteomilitis
B. Pagets disease
C. Osteoporosis
D. Osteomalasi
E. Osteonekrosis
52.Pada kasus nomor 7 selain
garis fraktur maka pada foto
yang paling mungkin akan
tampak :
A. Korteks tulang pipi dan
sumsum tulang luas
B. Korteks tulang tebal dan
sumsum tulang kurang
C. Korteks
dan
sumsum
tulang tebal

D. Korteks
dan
tulang tipis
E. Korteks
dan
tulang normal

sumsum
sumsusm

53. Pada kasus no. 7, maka sel


yang aktif lebih dari biasanya
adalah :
A. Mesenkim
B. Osteopregenitor
C. Osteoblas
D. Osteosit
E. Osteoklas
54.Seorang bapak berusia 70
tahun datang berobat ke
dokter dengan keluhan sering
merasa nyeri tulang pada
daerah paha kiri dan kanan.
Dibuat
foto
rontgen
dan
terlihat tulang femur yang
membesar
dan
menebal
(massa tulang bertambah) tapi
ireguler
dan
arsitekturnya
abnormal.
Bapak
ini
kemungkinan besar menderita
:
A. Osteomielitis
B. Pagets disease
C. Osteoporosis
D. Osteomalasi
E. Osteonekrosis
55.Pada kasus di atas (no. 54)
penyakit
ini
dapat
berkembang menjadi :
A. Giant cell tumor
B. Osteosarcoma
C. Malignant
Fibrous
Histiocytoma
D. Chondrosarcoma
E. Benar semua
56.Erosi progresif kartilago sendi
adalah tanda khas penyakit
sendi :
A. Artritis rematik mastoid
B. Artritis gout
C. Osteoporosis
D. OA

E. Parkinson disease
57.Penyakit sendi yang dipercaya
sebagai penyakit autoimun
yang dicetuskan oleh paparan
host yang peka secara geneik
terhadap
unknown
arthritogenik antigen adalah :
A. Arthritis rematoid
B. Arthritis gout
C. Osteoporosis
D. Osteoarthritis
E. Pagets disease
58.Penyakit sendi yang ditandai
oleh arthritis akut akibat
kristal urat dalam/sekitar sendi
adalah :
A. Arthritis rematoid
B. Arthritis gout
C. Osteoporosis
D. Osteoarthritis
E. Pagets disease
59.Kepekaan terhadap gen HLADR merupakan salah satu
kunci
patogenesis
dari
penyakit :
A. Arthritis rematoid
B. Arthritis gout
C. Osteoporosis
D. Osteoarthritis
E. Pagets disease
Laki-laki
48
tahun
mengalami
kelemahan tangan kanan yang
bersifat progresif dalam tiga bulan.
Keluhan sensorik tidak ada. Pada
pemeriksaan didapatkan artrofi pada
otot-otot tenar hipotenar dan lengan.
Meskipun demikian reflex Hoffman
positif dan reflex fisiologis secara
umum masih normal.
60.Jika kita mencurigai ini suatu
ALS,
maka
pemeriksaan
penunjang yang paling tepat
untuk dilakukan selanjutnya
adalah :

A. Motor evoked potentials +


elektromiografi
B. Biopsi medulla spinalis
C. CT Scan otak
D. Pungsi lumbal
E. Elektroensefalografi
61.Varian ALS yang memiliki ciri
utama
lebih
dominannya
gejala UMN adalah:
A. Progressive spinal muscular
atrophy
B. Primary lateral sclerosis
C. Progressive bulbar palsy
D. ALS
E. Korea Huntington
62.Varian ALS yang memiliki ciri
utama berupa kelumpuhan
yang lebih banyak mengenai
otot-otot yang diinervasi oleh
nucleus-nucleus batang otak
bawah (wajah, mengunyah,
dan menelan) sejak dari awal
penyakit adalah :
A. Progressive spinal muscular
atrophy
B. Primary lateral sclerosis
C. Progressive bulbar palsy
D. ALS
E. Korea Huntington
63.Terapi medikamentosa yang
disetujui FDA Amerika Serikat
untuk terapi ALS sampai saat
ini adalah :
A. Riluzole
B. Koenzim Q
C. Vitamin E
D. Selegilin
E. Gabapentine
64.Pernyataan
yang
benar
tentang epidemiologi ALS :
A. Insidens
meningkat
di
daerah yang makin jauh
dari katulistiwa
B. Rasio
laki-laki
banding
perempuan 2 : 1

C. Insidens tahunan rata-rata


seluruh dunia 10-20 kasus
per
100.000
penduduk
pertahun
D. Awitan paling sering pada
usia < 20 tahun
E. Semua benar
Perempuan 21 tahun datang dengan
keluhan utama kelemahan tungkai
kanan. Kelemahan tungkai kanan
pertama kali dirasakan satu tahun
lalu. Saat itu penderita mengeluh
sering keseleo tungkai kanan karena
kaki kanannya menjadi lemah. Tidak
ada riwayat trauma saat itu.
Kelemahan
ini
berangsur-angsur
membaik dalam 2 minggu dan
penderita dapat kembali berjalan.
Sejak itu penderita pernah satu kali
mengalami kelemahan tungkai kanan
yang ringan sekitar 3 bulan dengan
pola yang sama. Satu minggu lalu,
setelah bekerja di lapangan seharian,
penderita beristirahat tidur. Pagi
harinya, penderita terbangun dan
merasa tungkai kanannya baal. Rasa
baal diikuti oleh kelemahan kaki
kanan
yang
kemudian
diikuti
kelemahan
tungkai
kanan.
Kelemahan ini dirasakan makin
memberat. Dua hari berikutnya
tungkai kiri penderita juga terasa
baal dan sulit digerakkan. Pada
pemeriksaan didapatkan paraparesia
dengan tonus otot sedikit menignkat,
reflex patologis Babinski (+) di kedua
kaki. Terdapat hipestesi mulai dari
lipat paha ke bawah untuk modalitas
raba halus dan nyeri. Tes Lhermite
(+). Pemeriksaan neurologis lain
dalam batas normal.
65.Nilai lokalisasi dari
klinis di atas adalah :

temuan

A. Tidak
memiliki
nilai
lokalisasi karena sifatnya
difus
B. Lokalisasi lesi pada kedua
hemisfer serebri
C. Lokalisasi lesi pada batang
otak
D. Lokalisasi
lesi
pada
serebelum
E. Lokalisasi lesi pada medulla
spinalis
66.Pemeriksaan penunjang yang
paling tepat dilakukan jika
anda mencurigai ini sebagai
multiple
sklerosis
untuk
memenuhi kriteria McDonald
adalah :
A. Analisis
cairan
serebrospinalis
dengan
memeriksa pita oligoklonal
B. Pemeriksaan MRI
C. Pemeriksaan CT Scan
D. Pemerksaan EEG
E. Tidak
perlu
dilakukan
pemeriksaan
penunjang
karena telah memenuhi
kriteria McDonald secara
klinis
67.Jika pasien di atas terbukti MS,
maka penanganan yang paling
tepat dan alasannya adalah :
A. Kortikosteroid dosis tinggi
karena
pasien
berada
dalam fase eksaserbasi
gejala
B. Kortikosteorid dosis tinggi
karena
pola
perjalanan
klinis pasien sifatnya relaps
dan remitting
C. Interferon
beta
karena
pasien berada dalam fase
eksaserbasi gejala
D. Interferon beta karena pola
perjalanan klinis pasien
sifatnya
relaps
dan
remitting

E. Natalizumab karena lebih


mudah diberikan dan efek
sampingnya lebih sedikit
Laki-laki 24 tahun dengan riwayat
kebutaan yang
berulang dengan
kelemahan kedua tungkai sejak 1,5
tahun lalu. Karena pola serangan
maka didiagnosis sebagai MS. Saat
dilakukan
re-evaluasi
dengan
pemeriksaan penunjang yang lebih
lengkap ditemukan gambaran atrofi
papil bilateral. MRI medulla spinalis
memperhatikan plak multipel di
medulla spinalis setinggi segmen
torakal bawah sedangkan MRI otak
memberikan
gambaran
normal.
Analisis cairan serebrospinalis tidak
ditemukan pita oligoklonal.
68.Pola serangan kasus di atas
adalah :
A. Acutely progressive
B. Chronically progressive
C. Platonic
D. Relaps dan remitting
E. Spontaneously recover
69.Diagnosis banding yang paling
tepat untuk kasus ini adalah :
A. Multipel sklerosis
B. Penyakit devic
C. Penyakit schilder
D. Acute Disseminated
encephalomyelitis
E. Leukoensefalitis hemoragik
Hurst
70.Temuan yang TIDAK sesuai
untuk MS adalah :
A. Pola relaps dan remitting
B. Ditemukan pada usia muda
C. Hilangnya
refleks-refleks
tendon dalam
D. Gangguan nervus optikus
E. Mielopati