Anda di halaman 1dari 7

PENGARUH GLOBALISASI DI BIDANG EKONOMI

BAB I
PENDAHULUAN
Globalisasi tampaknya telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Kita tidak dapat
melepaskan diri dari globalisasi. Ibaratnya, siap atau tidak siap, kita mesti berhadapan dengan
globalisasi. Namun demikian, arus globalisasi ternyata tidak selamanya berdampak positif. Ada
pula dampak negatifnya. Oleh karena itu, kita harus mempunyai penyaring (filter) untuk
menghadapinya agar kita tidak terlindas oleh jaman. Justru sebaliknya, kita harus tetap menjadi
manusia yang berjiwa manusiawi. Untuk kesuksesan dan kesejahteraan umat manusia di seluruh
dunia.
Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi
secara mendunia melalui media cetak dan elektronik. Globalisasi berpengaruh pada hampir
semua aspek kehidupan masyarakat. Ada masyarakat yang dapat menerima adanya globalisasi,
seperti generasi muda, penduduk dengan status sosial yang tinggi, dan masyarakat kota. Namun,
ada pula masyarakat yang sulit menerima atau bahkan menolak globalisasi seperti masyarakat di
daerah terpencil, generasi tua yang kehidupannya stagnan, dan masyarakat yang belum siap baik
fisik

maupun

mental.

Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana
negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan
tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan
seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa. Ketika globalisasi ekonomi
terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional
dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak
akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif,
sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.
BAB II
PERMASALAHAN
1. Apa pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi ?
2. Apakah dampak dari globalisasi dalam bidang Ekonomi ?

3. Apakah dampak negatif dalam bidang Ekonomi ?


4. Apakah dampak positif dalam bidang Ekonomi ?
5. Apakah yang harus dilakukan untuk menghadapi kapitalisme global ?
BAB III
PEMBAHASAN
1.

Pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi, antara lain :


Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup
yang lebih tinggi. Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara
kaya dengan negara-negara miskin. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan
transnasional. Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan
kekuasaan politik pada segelintir orang. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti
Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, WTO.

2.

Dampak Globalisasi Dalam Bidang Ekonomi yaitu Globalisasi memberikan banyak pilihan dari
produk yang kita inginkan yang tentunya disesuaika dengan kebutuhan dan harga yang kita
mampu. Contohnya, yaitu kita dapat memperbandingkan harga sebuah sepatu dengan merek
tertentu, baik dari segi kualitas maupun harga yang kita inginkan. Globalisasi telah membawa
masyarakat kota maupun masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang konsumerisme. Hal
yang perlu dipertimbangkan dari dampak buruk globalisasi, yaitu jika pencitraan (image) produk
luar negeri selalu lebih baik dari produk dalam negeri akan berakibat fatal.kefatalan tersebut
akan menjadi boomerang bagi produk-produk dalam negeri yang tentu saja akan kalah bersaing ,
baik dari segi kualitas maupun kuantitas produk yang dihasilkan. Bagaimana tidak, kita selalu
tertinggal dari teknologi yang digunakan dibanding dari negara industri luar yang lebih maju.
Belum lagi sumber daya manusia yang rata-rata berkuaitas lebih rendah dari Negara-negara
industri (Negara maju).

3.

Globalisasi dalam bidang ekonomi mempunyai dampak negatif antara lain, yaitu:

1.

Dengan adanya keterbukaan maka kita akan dibanjiri barang barang dari luar.

2.

Dengan adanya kebebasan masuknya investasi dari luar ke negara kita,bisa menguasai
perekonomian kita.

3.

Dengan adanya persangian bebas maka kelak akan ada pelaku ekonomi yang menang
dan kalah.

4.

Makanan impor maka sebagian besar generasi muda kita lebih merasa bergengsi dapat
menikmati makanan bermerek internasional tersebut , sehingga tidak mengenal lagi
makanan makanan tradisional.

5.
6.

Menghambat pertumbuhan sektor industri.


Memperburuk neraca pembayaran globalisasi cenderung menaikkan barang-barang
impor.

4. Globalisasi dalam bidang ekonomi mempunyai dampak positif antara lain, yaitu:
1. Makin terbukanya pasar Internasional bagi hasil produksi dalam negeri.
2. Dapat meningkatkan kesempatan kerja dan devisa Negara
3. Mendorong kita untuk meningkatkan kualitas produk yang tinggi.
4. Mendorong para pengusaha
5.

Untuk menghadapi kapitalisme global maka pemerintah perlu melakukan hal-hal sebagai
berikut diantaranya :

1. Perlunya segera dilakukan pemberantasan KKN secara bersungguhsungguh. Pengurangan KKN


hingga kondisi yang sangat minim merupakan modal yang besar untuk menghadapi era
kapitalisme global. Selanjutnya, kita memerlukan langkah yang terencana untuk memperoleh
manfaat yang sebesar-besarnya.
2. Pemerintah perlu meletakkan kerangka kebijakan untuk memungkinkan pergerakan sumber daya
ke arah sektor-sektor yang mempunyai prospek yang cerah. Hal ini dilakukan melalui kebijakan
yang tidak distortif terhadap keputusan investor, termasuk memungkinkan mereka untuk
mengukur tingkat resiko secara akurat.

3.

Mengupayakan agar perubahan-perubaan yang terjadi berlangsung secara bertahap, sehingga


memberikan waktu bagi pelaku ekonomi yang bergerak di industri yang tidak kompetitif beralih
ke industri yang lebih kompetitif.

4. Mempersiapkan SDM agar dapat memanfaatkan peluang yang terbuka. Dalam hal ini termasuk
misalnya, dengan mengupayakan sertifikasi keahlian yang diakui secara internasional berikut
pelatihan untuk mendapatkan sertifikat tersebut. Dari dampak globalisasi yang ada maka dapat
dilakukan kiat dalam menghadapi globalisasi, yaitu: dalam bidang ekonomi bangsa Indonesia
perlu melaksanakan pasal 33 UUD 1945 dengan membangun kerja sama pelaku ekonomi yang
terdiri dari badan usaha koperasi, badan usaha milik negara, dan badan usaha milik swasta.
Daerah harus diberdayakan agar mampu menghasilkan produk-produk unggulan daerah yang
dapat diangkat menjadi produk unggulan nasional. Dengan demikian, daya saing bangsa yang
sangat diperlukan dalam era pasar bebas dapat tercipta.
BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Globalisasi merupakan suatu gejala wajar yang pasti akan dialami oleh setiap bangsa di dunia,
baik pada masyarakat yang maju, masyarakat berkembang, masyarakat transisi, maupun
masyarakat yang masih rendah taraf hidupnya.
Dalam era global, suatu masyarakat/negara tidak mungkin dapat mengisolasi diri terhadap
proses globalisasi. Jika suatu masyarakat/negara mengisolasi diri dari globalisasi, mereka dapat
dipastikan akan terlindas oleh jaman serta terpuruk pada era keterbelakangan dan kebodohan.
Dampak positif dan negatif pada pengaruh globalisasi terhadap kehidupan berbangsa dan
bernegara pun ada. Salah satunya era globalisasi pada sistem politik. Bangsa Indonesia telah
menerapkan kehidupan berdemokrasi yang telah membawa perubahan-perubahan yang besar,
diantaranya pelaksanaan pemilu legislatif dengan sistem multipartai dan pemilihan presiden dan
wakil presiden secara langsung. Itu dampak positifnya.
Sedang dampak negatifnya ialah pada kebanyakan negara berkembang akan memunculkan
sikap dan tindakan anarkis yang dapat memakan banyak korban diantara sesama. Wawasan
kebangsaan semakin terpuruk sehingga dapat menimbulkan disintegrasi bangsa. Seperti
munculnya Gerakan Papua Merdeka dan Gerakan Aceh Merdeka.

4.2

SARAN
Saran yang bisa diberikan :

Orang tua sebaiknya lebih meningkatkan perhatian kepada siswa dengan menanyakan kesulitan
anak dan lebih meluangkan waktu untuk membantu dan menemani anak dalam belajar serta
memberikan solusi ketika anak mengalami kesulitan belajar.

Pada aspek media pembelajaran dan tugas rumah perlu di perbaiki lagi dengan lebih menambah
kelengkapan fasilitas dan media pengajaran serta buku-buku penunjang mata pelajaran ekonomi
yang relevan karena tidak semua siswa mampu membel.

1.Pengaruh globalisasi dalam bidang ekonomi: Globalisasi dan liberalisme pasar telah
menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi. Semakin melebarnya
ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin.
Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional. Membuka peluang
terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir
orang. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia, Dana Moneter
Internasional, WTO.
Copy and WIN : hhttp://bit.ly/copynwin
Dampak Globalisasi Dalam Berbagai Bidang Politik luar negeri yang semakin terbuka untuk
penyertaan modal asing dalam produksi nasional ikut berperan dalam semakin tergantungnya
perekonomian nasional pada sistem gurita perusahaan global yang sangat sensitif pada
terpeliharanya risiko stabilitas negara. Pada saat orde reformasi tampil memimpin proses
pembangunnasional, ekonomi dunia sedang memasuki abad komputerisasi dan digitalisasi.
Teknologi informasi dan telekomunikasi ternyata kemudian berhasil merubah tatanan dan pola
produksi, perdagangan serta investasidari perusahaan multinasional dan perusahaan global.
Globalisasi menuntut perubahan pengaturan kebijakan perdagangan dan investasi yang
memberikan ruang gerak yang lebih leluasa agar kapital, teknologi dan tenaga kerja dapat
berpindah dengan mudah antar kedaulatan wilayah negara. Dia menuntut juga perubahan
paradigma, perilaku dan sistem pengalokasian sumber daya ekonomi dan perusahaan. Di satu
pihak globalisasi telah membawa berbagai kesempatan untuk pengusaha-pengusaha lokal yang
tanggap dan siap memanfaatkan peluang. Sebaliknya globalisasi juga telah menerkam mangsa
yang lemah dalam aspek pemanfaatan teknologi, penggunaan sumber kapital dan kepemilikan
sumber daya manusia yang kapabel dan kompeten. Pakar dunia dalam globalisasi Sekaliber
Stiglitz bahkan telah menyimpulkan bahwa globalisasi telah menimbulkan banyak kekecewaan
karena efek berantai yang dihasilkannya di negara berkembang; meliputi kemiskinan,
pengangguran, kepastian hidup, ketidakstabilan dan kerusakan lingkungan hidup. Perekonomian
Indonesia yang menekankan pertumbuhan ekonomi tinggi ternyata memang rentan pada
kemampuannya menetralisir efek negatif dari globalisasi dan gejolak pasar internasional.

Ketidaksiapan kita dengan kompetensi sumber daya manusia yang kompeten, ditambah dengan
tidak berperannya sistem hukum, politik dan sosial yang dapat menyikapi berbagai kesempatan
dari keterbukaan ekonomi ini, semuanya ini sangat berperan dalam menciptakan prestasi semu
dari pembangunannasional yang telah kita uraikan di atas. Daya tahan perekonomian Indonesia
dari perusahaan-perusahaan industri pribumi terbukti masih lemah dan menunjukan kekurang
mampuannya mengantisipasi dampak dari jatuhnya kepercayaan luar negeri pada kondisi politik
dan sosial, dan menurunnya daya beli masyarakat beberapa tahun setelah krisis ekonomi meletus.
Masih teringat di benak kita bagaimana efek domino jatuhnya nilai mata uang bath Thailand
pada tahun 1997 kemudian membuat negara kita seringkali mendevaluasi rupiah. Sistem
kepemerintahan Orde Barupun jatuh setelah itu dengan efek rantai kekacauan di segala ini pada
aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam hitungan 2 sampai 3 tahun setelah itu banyak
perusahaan-perusahaan yang merupakan kebanggaan kita menjadi porak poranda. Daftar
kepailitan perusahaan semakin bertambah. Kondisi ini sangat rentan pada upaya memelihara
stabilitas sosial jangka panjang. Meletusnya peristiwa konflik antar kelompok dibeberapa
wilayah Indonesia, keresahan pekerja akibat perlakuan sepihak yang kurang adil dari pengusaha
sebagai rentetan efek berganda kenaikan BBM, kekurangan kepercayaan umumnya masyarakat
pada lembaga publik pemerintah saat ini merupakan tanda-tanda penurunan stabilitas sosial.
Jelas sudah bahwa globalisasi ekonomi dapat memberikan peluang dan berbagai kesempatan luas
jika kita siap dengan strategi dan kompetensi SDM untuk memanfaatkannya. Tetapi di lain pihak
globalisasi ekonomi pada saat kita tidak mapu memanfaatkan peluang akan memberikan
kekecewaan dan dampak negatif yang berantai serta meminta biaya pengorbanan yang sangat
tinggi bagi masyarakat.
a. Dampak Globalisasi Dalam Bidang Ekonomi Globalisasi memberikan banyak pilihan dari
produk yang kita inginkan yang tentunya disesuaika dengan kebutuhan dan harga yang kita
mampu. Contohnya, yaitu kita dapat memperbandingkan harga sebuah sepatu dengan merek
tertentu, baik dari segi kualitas maupun harga yang kita inginkan. Globalisasi telah membawa
masyarakat kota maupun masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang konsumerisme. Hal
yang perlu dipertimbangkan dari dampak buruk globalisasi, yaitu jika pencitraan (image) produk
luar negeri selalu lebih baik dari produk dalam negeri akan berakibat fatal.kefatalan tersebut
akan menjadi boomerang bagi produk-produk dalam negeri yang tentu saja akan kalah bersaing ,
baik dari segi kualitas maupun kuantitas produk yang dihasilkan. Bagaimana tidak, kita selalu
tertinggal dari teknologi yang digunakan dibanding dari negara industri luar yang lebih maju.
Belum lagi sumber daya manusia yang rata-rata berkuaitas lebih rendah dari Negara-negara
industri (Negara maju
Copy and WIN : hhttp://bit.ly/copynwin
Aspek Ekonomi Dampak positif dalam aspek ini dengan adanya globalisasi dapat kita petik hal
hal : 1.Makin terbukanya pasar Internasional bagi hasil produksi dalam negeri 2.Mendorong kita
untuk memproduksi barang yang berkualitas tinggi 3.Mendorong para pengusaha untuk
meningkatkan efesiensi dan menghilangkan biaya tinggi 4.Dimungkinkan dapat meningkatkan
kesempatan kerja dan devisa negara.
Dampak negatif dari aspek ekonomi adalah : 1.Dengan adanya keterbukaan maka kita akan
dibanjiri barang barang dari luar. 2.Dengan adanya kebebasan masuknya investasi dari luar ke
negara kita,bisa menguasai perekonomian kita. 3.Dengan adanya persangian bebas maka kelak
akan ada pelaku ekonomi yang menang dan kalah.

Copy and WIN : hhttp://bit.ly/copynwin


Bidang Ekonomi Dengan hadirnya barang impor , masyarakat diperkenalkan dengan berbagai
kemajuan teknologi yang canggih dan modern . Ini cenderung membawa pengaruh positif .
Adapun pengaruh negatifnya , dengan adanya makanan impor maka sebagian besar generasi
muda kita lebih merasa bergengsi dapat menikmati makanan bermerek internasional tersebut ,
sehingga tidak mengenal lagi makanan makanan tradisional.
Copy and WIN : hhttp://bit.ly/copynwin