Anda di halaman 1dari 3

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan tugas makalah Ikatan Kimia yang berjudul
Molekul dan Ikatan Kimia Kovalen. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang
telah mendukung dan memberikan idenya untuk makalah ini dan kami juga mengggunakan
berbagai sumber untuk digunakan sebagai data dan fakta makalah ini. Terutama kepada dosen
Kimia Anorganik yaitu Bapak Drs. I Made Sadiana, M.Si yang telah membimbing kami untuk
menyelesaikan makalah ini.
Kami menyadari bahwa tidak semua yang kami tuangkan dalam makalah ini benar
adanya. Masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Tetapi kami
selalu berusaha semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki untuk membuat
makalah ini menjadi sempurna dan layak baca.
Oleh karena itu, masukkan dan saran dari berbagai pihak yang sifatnya membangun dan
memotivasi sangat diharapkan untuk lebih menyempurnakan makalah ini. Kami akan sangat
berterima kasih atas saran dan kritik tersebut sebagai batu loncatan untuk memperbaiki makalah
ini di masa yang akan datang.
Palangkaraya, 05 Oktober 2014

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Suatu molekul terdiri dari dua atau lebih atom yang terikat satu sama lain. Molekul
terdiri dari sejumlah atom yang bergabung melalui ikatan kovalen, dan atom tersebut
berkisar dari jumlah yang sangat sedikit(dari atom tunggal, seperti gas mulia) sampai
jumlah yang sangat banyak (seperti pada polimer, protein atau bahkan DNA). Bentuk
molekul, yang berarti cara atom tersusun di dalam ruang, mempengaruhi banyak sifatsifat fisika dan kimia molekul tersebut. Kebanyakan molekul mempunyai bentuk yang
didasarkan kepada lima bentuk geometri yang berbeda. Molekul didefinisikan sebagai
sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen)
dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil. Menurut definisi ini,
molekul berbeda dengan ion poliatomik. Dalam kimia organik dan biokimia, istilah
molekul digunakan secara kurang kaku, sehingga molekul organik dan biomolekul
bermuatan pun dianggap termasuk molekul. Molekul-molekul di dalam berikatan,
mengacu pada beberapa aturan dan bentuk-bentuk ikatan kimia. Apabila molekul ingin
berikatan harus sesuai dengan aturan-aturan atau syarat-syarat unsur-unsur tersebut dalam
membentuk sebuah molekul. Karena tidak sembarang suatu unsure membentuk molekul.
Ikatan kimia adalah ikatan yang terjadi antar atom atau antar molekul. Ikatan
kimia itu sendiri bertujuan agar mencapai kestabilan dalam suatu unsur. Ketika atom
berinteraksi untuk membentuk ikatan kimia, hanya bagian terluarnya saja yang
bersinggungan dengan atom lain.
Dalam kimia, hibridisasi adalah sebuah konsep bersatunya orbital-orbital atom
membentuk orbital hibrid yang baru yang sesuai dengan penjelasan kualitatif sifat ikatan
atom. Konsep orbital-orbital yang terhibridisasi sangatlah berguna dalam menjelaskan
bentuk orbital molekul dari sebuah molekul.

B. Rumusan Masalah

Untuk lebih terarahnya sasaran sesuai dengan judul yang telah dikemukakan maka
kami membuat batasan masalah atau identifikasi masalah agar tidak terlalu menyimpang
dari pokok bahasan. Mengacu kepada latar belakang yang telah diuraikan di atas maka
yang menjadi permasalahan pada makalah ini dirumuskan sebagai berikut.
1. Bagaimana proses pembentukan orbital molekul.?
2. Bagaimana sifat umum dari orbital molekul.?
3. Bagaimana penerapan pada molekul nitrogen.?
4. Berapa molekul beda-inti yang sederhana.?
5. Bagaimana kepolaran ikatan dan momen dwikutub elektrik.?
6. Bagaimana penghibridan pada molekul dan ikatan kovalen ?
7. Bagaimana deret isoelektron molekul neon ?
8. Bagaimana delokalisasi orbital molekul ?
9. Apa yang dimaksud dengan Gas mulia dan Halogen ?
C. Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka tujuan penulisan
makalah ini adalah :
1. Dapat menjelaskan proses pembentukan orbital molekul.
2. Dapat mengetahui sifat umum orbital molekul.
3. Dapat mengetahui penerapan pada molekul nitrogen.
4. Dapat mengetahui jumlah molekul beda-inti yang sederhana.
5. Dapat menjelaskan kepolaran ikatan dan momen dwikutub elektrik.
6. Dapat menjelaskan konsep dan aturan penghibridan.
7. Dapat menjelaskan deret isoelektron.
8. Dapat menjelaskan delokalisasi orbital molekul .
9. Dapat mengetahui gas mulia dan halogen.
D. Manfaat Penulisan
Dengan mempelajari isi makalah ini yang berjudul Molekul dan
Ikatan Kimia Kovalen , pembaca diharapkan dapat memahaminya dan
dapat mengembangkan dan menerapkannya dalam kehidupan seharihari.