Anda di halaman 1dari 3

Conginetal Dislocation of Hip

Definisi
Merupakan fase spektrum dari ketidakstabilan sendi panggul pada bayi yaitu
keadaan dimana caput femoris keluar dari acetabulum ke arah proximal, akibat dari
pertumbuhan acetabulum yang kurang baik (agak mendatar). Dalam keadaan normal,
panggul bayi baru lahir dalam keadaan stabil dan sedikit fleksi.
Etiologi

Faktor genetik

Hormonal
Tingginya kadar estrogen, progesteron, dan relaksin pada ibu dalam beberapa
minggu terakhir kehamilan dapat memperburuk kelonggaran ligamentum pada
bayi. Hal ini dapat menerangkan langkanya ketidakstabilan pada bayi prematur
yang lahir sebelum hormon-hormon mencapai puncaknya.

Malposisi intrauterin
Terutama posisi bokong dngn kaki yg berektensi dapat mempermudah terjadinya
dislokasi ini berhubungan dengan lebih tingginya insiden pada bayi yang
merupakan anak sulung, dimana versi spontan lebih sedikit kemungkinannya
untuk terjadi. Dislokasi unilateral biasanya mempengaruhi pinggul kiri, ini sesuai
dengan presentasi vertex biasa (oksiput anterior kiri) dimana pinggul kiri agak
beradduksi.

Faktor pasca natal


Dapat

membantu

menetapnya

ketidakstabilan

neonatal

dan

gangguan

perkembangan acetabulum. Dislokasi sering dtemukan pada orang indian Amerika


Utara yang membendong bayinya dan menggedongnya dengan kaki merapat,
pinggul dan lutut sepenuhnya berekstensi. Orang Cina Selatan dan Negro Afrika
yang membawa bayi pada punggungnya dengan kedua kaki berabduksi lebarlebar.

Faktor lingkungan

Insidensi
Kasus ini terjadi berkisar 5-20% dari 1.000 kelahiran. Dengan tujuh kali lebih
banyak perempuan dibandingkan pria. Kelainan lebih banyak ditemukan pada orang
jepang dan amerika dan jarang pada orang Indonesia
Gambaran Klinis

CDH Unilateral
o

asimetris pada lipatan lipatan kulit paha

tungkai tampak memendek

berjalan pincang

CDH Bilateral
o Perineum lebar
o Ortolani test (+) adduksi terbatas dan terdengar suara oleh karena caput
femoris masuk ke acetabulum
o Waddling gait anak berjalan terlambat dan bila berjalan tubuh bergoyanggoyang
o Trendelenburgs sign (+)

Pemeriksaan Klinik

Uji ortolani : bagian medial paha bayi dipegangdengan ibu jari dan jari-jari
diletakan pada trokanter mayor, pinggul difleksikan sampai 90 derajat dan
diabduksikan perlahan-lahan.
Pada dislokasi kongenital biasanya gerakan terhalang, tetapi kalau tekanan
diberikan pada trokanter major akan terdapat suatu bunyi yang halus sementara
dislokasi tereduksi. Dan kemudian pinggul berabduksi sepenuhnya (sentakan
kedalam ). Kalau abduksi berhenti ditengah jalan dan tidak ada sentakan ke dalam
mungkin ada dislokasi yang tak dapat direduksi.

Uji barlow : carany hampir sama tetapi disini ibu jari pemeriksa ditempatkan pada
lipatan paha dan dengan memegang paha bagian atas, diusahakan mengungkit
kaput femoris kedalam dan keluar asetabulum selama abduksi dan adduksi.
Kalau kaput femoralis normalnya berada pada posisi reduksi tetapi dpat
keluar dari sendi dan kembali masuk lagi,pinggul itu digolongkan sebagai dapat
mengalami dislokasi

Tanda galeazzi

Pemeriksaan radiologi

Ultrasound

Penatalaksanaan
Pada dislokasi sendi panggul bawaan diperlukan penanganan yang lebih dini.
Untuk itu diagnosis penyakit ini harus sedini mungkin. Pengobatan pada umumnya

hanya dengan memasang bidai untuk mempertahankan sendi panggul dalam


posisisnya
Bila penderita berusia 18 bulan sampai 5 tahun maka kelainan telah bersifat
ireversibel sehingga tindakan oprasi merupakan satu satunya alternatif pengobatan
untuk mengoreksi kelainan yang ada.