Anda di halaman 1dari 4

Nama

: Naira Riyandini Dzovina

Kelas

: IV.3

Wisata Alam ke Jogjakarta


Kota jogjakarta tidak hanya terkenal karena wisata candi dan keratonnya saja,
namun wisata alam nya pun sangat indah. Pada tanggal 8 januari 2015, saya bersama
rombongan orang tua saya kergi ke jogja karta. Tidak seperti biasanya wisata kali ini
tidak untuk melihat candi atau Keraton, karena sudah pernah kesana sebelumnya pada
tahun yang lalu.
Wisata kali ini yang dikunjungi adalah wisata alam indah di sekitar Jogjakarta.
Yang pertama adalah Pantai Indrayanti, lalu Goa pindul dan wisata alam merapi.

1. Pantai indrayanti
Pantai indrayanti terletak di daerah gunung kidul,sebelah selatan kota jogja karta.
Kurang lebih 1 setengah jam perjalanan untuk sampai ke pantai indrayanti. Sepanjang
perjalanan ke sana kami disuguhi pemandangan yang sangat indah. Deretan pohon jati
yang berjejer rapi, menambah keindahan alam sepanjang perjalanan.
Sesampainya

disana

ternyata

pantai

nya

sangat

indah,

pantai

nya

bersih,pasirnya putih. Ombaknya juga tidak terlalu besar, namun lebih besar dari pantai
parangtritis. Saya sangat menikmati bermain disana bersama keluarga dan teman
karena pantai nya tidak terlalu berbahaya.

Setelah puas saya bermain di pantai indrayanti kami melanjutkan perjalanan ke Goa
pindul.

2. Goa Pindul
Saya baru mendengar namanya goa pindul, dari pertama saya lihat di internet saya
sudah kagum akan keindahannya. Begitu saya sampai disana ternyata Goa pindul
memang benar-benar bagus dan indah. Meskipun saya ragu untuk memasuki Goa itu,
tetapi rasa penasaran saya membuat saya berani untuk ikut memasuki Goa itu. Untuk
masuk kesana diwajibkan memakai pelampung untuk keselamatan, karena cukup
dalam mencapai 12 meter. Kami harus beriringan dan berpegangan pada masingmasing ban disebelah kami.
Di Goa pindul ada 3 zona yaitu zona terang, zona kelelawar (zona remang), dan
zona gelap sekali.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke gunung merapi.


3. Gunung Merapi
Di Gunung Merapi kami dibagi 2 kelompok, kelopok pertama yang ke museum
terlebih dahulu, yang ke dua offroad terlebih dahulu. Saya ikut kelompok pertama yang
ke museum.
Di museum terdapat replika gunung merapi yang sama percis seperti aslinya, batu
batuan yang pada saat gunung merapi meletus, peninggalan alat masak yang tersisa
dari sisa ledakan gunung merapi. Lalu ditayangkan pemutaran Film Dokumenter atau
theater kecil tentang ledakan gunung merapi.