Anda di halaman 1dari 3

Bahwa benda itu adalah satu rantai, satu karma yang merantai hidup kita, hidup se

ngsara ini.
? Tan Malaka, Madilog
Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tingg
i dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan han
ya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diber
ikan sama sekali" - Tan Malaka
? Tan Malaka, Madilog
Kita manusia, memang hewan yang ingin tahu. Curious, niewsgiering.
? Tan Malaka
Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda.
? Tan Malaka
Sedangkan sebetulnya cara mendapatkan hasil itulah yang lebih penting daripada ha
sil sendiri.
(bab 3, ilmu alam -science page 99)
? Tan Malaka, Madilog
Ingatlah! Bahwa dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas
bumi
? Tan Malaka
Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta mem
perhalus perasaan
? Tan Malaka
Kalau suatu negara seperti Amerika mau menguasai samudra dan dunia, dia mesti reb
ut Indonesia lebih dahulu buat sendi kekuasaan. (Pendahuluan - Melihat ke muka p
age 35-36)
? Tan Malaka, Madilog
Bahwa kebiasaan menghafal itu tidak menambah kecerdasan, malah menjadikan saya bo
doh, mekanis, seperti mesin.(Pendahuluan - Perpustakaan page 24)
? Tan Malaka, Madilog
BERGELAP-GELAPLAH DALAM TERANG, BERTERANG-TERANGLAH DALAM GELAP !
? Tan Malaka
Modal bisa memenjarakan manusia, membuat manusia bekerja tanpa henti dari jam 5 s
ubuh sampai jam 8 malam untuk kekayaan oranglain.
? Tan Malaka
Ia, Tan Malaka, orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia... Tapi hidu
pnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya.
? Tan Malaka
Bila seseorang ingin menaiki tangga sosial dan kebudayaan mestilah merdeka lebih
dulu dan pengetahuan tentang kemerdekaan, di Baratlah dilahirkan dan dipergunaka
n.
? Tan Malaka
Jeruk sebagai benda, lembu sebagai benda, bumi dan bintang sebagai benda, ya, "e
ngkau" sebagai benda, tak ada buat saya. Yang ada cuma ide, pikiran, pengertian,
gambaran dari jeruk, lembu, bumi, bintang dan engkau. "Engkau",kata hume, cuma
"ide" buat saya.
Dengan begitu Hume yang membatalkan benda dan mengaku ide saja, membatalkan adan
ya diri sendiri, mengakui, bahwa sebetulnya dia sendiri tak ada.

(bab 2 filsafat - page 35)


? Tan Malaka, Madilog
Belajarlah dari Barat, tapi jangan jadi peniru Barat, melainkan jadilah murid dar
i Timur yang cerdas
? Tan Malaka
cuma manusia pengecut atau curang yang tiada ingin melakukan pekerjaan yang berat
, tetapi bermanfaat buat masyarakat sekarang dan dihari kemudian itu
? Tan Malaka, Islam dalam Tinjauan Madilog: Materialisme Dialektika Logika
Berpikir besar kemudian Bertindak
? Tan Malaka, Madilog
Revolusi Indonesia, bukanlah Revolusi Nasional SEMATA-MATA, seperti diciptakan be
berapa gelitir orang Indonesia, yang maksudnya cuma membela atau merebut kursi b
uat dirinya saja, dan bersiap sedia menyerahkan semua sumber pencaharian yang te
rpenting kepada SEMUANYA
bangsa Asing, baik MUSUH atau sahabat. Revolusi Indonesia, mau tak mau terpaksa
mengambil tindakan ekonomi dan sosial serentak dengan tindakan merebut dan membe
la kemerdekaan 100%. Revolusi kemerdekaan Indonesia tidak bisa diselesaikan deng
an dibungkusi dengan revolusi-nasional saja. Perang kemerdekaan Indonesia harus
DI-ISI dengan jaminan sosial dan ekonomi sekaligus.
? Tan Malaka, Gerpolek: Gerilya-Politik-Ekonomi

Selama toko buku ada, selama itu pustaka bisa dibentuk kembali. Kalau perlu dan m
emang perlu, pakaian dan makanan dikurangi.
? Tan Malaka, Madilog
Seperti seekor semut hanyut bergantung pada sepotong rumput yang diayun-ayunkan g
elombang.
? Tan Malaka, Madilog
Kebaikan buat masyarakat itu bergantung kepada watak masyarakat, dan didikan masi
ng-masing orang.
? Tan Malaka, Madilog
Murid yang cerdik juga insyaf, bahwa kalau dia sudah tahu satu cara, satu undang,
satu kunci buat menyelesaikan satu golongan persoalan, maka tiadalah ia mengapa
l berpuluh-puluh persoalan atau jawabannya puluhan atau ratusan persoalan itu, t
etapi dia pegang cara atau kuncinya persoalan tadi saja.
? Tan Malaka, Madilog
Kalau sistem itu tak bisa diperiksa kebenarannya dan tak bisa dikritik, maka mati
lah Ilmu Pasti itu.
? Tan Malaka, Madilog
Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tingg
i dan pintar untuk melebur dengan masyarakatyang bekerja dengan cangkul dan hany
a memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberi
kan sama sekali" - Tan Malaka
? Tan Malaka, Madilog
Seorang tukang tak akan bisa membikin gedung, kalau alatnya seperti semen, batu

tembok dan lain-lain tidak ada. Seorang pengarang atau ahli pidato, perlu akan c
atatan dari buku musuh, kawan ataupun guru. Catatan yang sempurna dan jitu bisa
menaklukan musuh secepat kilat dan bisa merebut permufakatan dan kepercayaan yan
g bersimpati sepenuh-penuhnya. Baik dalam polemik, perang-pena, baik dalam propa
ganda, maka catatan itu adalah barang yang tiada bisa ketinggalan, seperti semen
dan batu tembok buat membikin gedung. Selainnya dari pada buat dipakai sebagai
barang bahan ini, buku-buku yang berarti tentulah besar faedahnya buat pengetahu
an dalam arti umumnya.
? Tan Malaka, Madilog
Sudah tentu seorang pengarang atau penulis manapun juga dan berapapun juga adalah
murid dari pemikir lain dari dalam masyarakatnya sendiri atau masyarakat lain.
Sedikitnya ia dipengaruhi oleh guru, kawan sepaham, bahkan oleh musuhnya sendiri
.
? Tan Malaka, Madilog
Bukankah seseorang pelarian politik itu mesti ringan bebannya, seringan-ringannya
? Ia tak boleh diberatkan oleh benda yang lahir, seperti buku ataupun pakaian. H
atinya terutama tak boleh diikat oleh anak isteri, keluarga serta handai tolan.
Dia haruslah bersikap dan bertindak sebagai "marsuse
(angkatan militer siap gempur
) yang setiap detik siap sedia buat berangkat, meninggalkan apa yang bisa mengik
at dirinya lahir dan batin.
? Tan Malaka, Madilog
Yang kuat perindustriannya, itulah pihak yang mesti menang.
? Tan Malaka, Madilog
Tetapi kalau Madilog masih kekurangan bentuk, saya pikir dia tidak kekurangan sif
at.
? Tan Malaka, Madilog
Sudah pernah seorang pengarang buku di Amerika meramalkan, bahwa kalau satu negar
a seperti Amerika mau menguasai samudra dan dunia, dia mesti rebut Indonesia leb
ih dahulu buat sendi kekuasaan.
? Tan Malaka, Madilog
Yang tajam balik bertimbal, kalau tak ujung pangkal mengena.
? Tan Malaka, Madilog
Bahwa mereka pekerjalah, yang menduduki lantai ekonomi perekonomian Indonesia.
? Tan Malaka, Madilog
Bangunkanlah semangat menyerang buat meruntuhkan yang lama
asyarakat yang baru kokoh
kuat.
? Tan Malaka, Madilog

usang

dan mendirikan m