Anda di halaman 1dari 14

PANDUAN PENYUSUNAN

LAPORAN KERJA PRAKTEK (KP)

Oleh :
Tim Dosen Teknik Elektro

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN
BATAM
2013

Universitas Riau Kepulauan

A. Pengantar
Kerja Praktek (KP) di lingkungan Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA)
dilaksanakan oleh mahasiswa/i yang telah lulus mata kuliah sebanyak minimum
90 SKS.
Mata kuliah kerja praktek merupakan salah satu mata kuliah keahlian yang
bertujuan untuk memperkenalkan kepada mahasiswa/i tentang dunia industri yang
sesungguhnya. Melalui kerja praktek ini diharapkan mahasiswa/i dapat memahami
industri secara umum dan dapat menganalisa melalui tugas khusus yang diberikan,
yang berhubungan dengan salah satu bidang keilmuan teknik elektro yang telah
didapatkan di bangku perkuliahan.
Melalui kerja praktek ini pula mahasiswa/i dapat lebih mengenal keilmuan
teknik elektro yang diimplementasikan dalam dunia industri dan teknologi.

B. Syarat Kerja Praktek


Adapun syarat utama yang harus dipenuhi mahasiswa/i untuk dapat
melaksanakan kerja praktek (KP) adalah :
1. Lulus minimum 90 SKS
2. Mahasiswa mendapatkan ijin dari pihak perusahaan yang dituju untuk
melaksanakan Kerja Praktek.
3. Meminta surat pengantar kerja praktek ke perusahaan yang akan dituju ke BAAK
Fakultas dengan terlebih dahulu menunjukan nilai kartu hasil studi (KHS) untuk
mata kuliah pada point B-1.
4. Membawa surat pengantar dari Fakultas ke perusahaan yang dituju, sebagai bukti
bahwa mahasiswa/i yang bersangkutan akan melakukan kerja praktek.

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

C. Waktu dan Lamanya Kerja Praktek


Waktu pelaksanaan kerja praktek mengikuti waktu yang telah ditentukan oleh
perusahaan yang dipilih sebagai tempat kerja praktek. Sedangkan lamanya kerja
praktek adalah minimal 2 bulan (60 hari).

D. Prosedur Pembimbingan
Selama proses kerja praktek, mahasiswa mahasiswa wajib melakukan bimbingan kerja
Praktek. Hal-hal yang berkaitan dengan bimbingan kerja praktek antara lain:

1. Pembimbingan Kerja Praktek dilakukan sejak mahasiswa melaksanakan kerja praktek


hingga melaksanakan seminar Kerja Praktek.
2. Sebelum memulai Kerja Praktek, mahasiswa harus terlebih dahulu menemui dosen
pembimbing kerja praktek, untuk mendiskusikan topik yang akan dibahas dalam laporan
Kerja Praktek.
3. Pembimbingan Kerja Praktek dilakukan oleh satu dosen pembimbing yang telah ditunjuk
oleh program studi dan pembimbing lapangan yang ditunjuk oleh perusahaan tempat Kerja
Praktek.

4. Bimbingan oleh dosen pembimbing meliputi proses pembuatan laporan Kerja Praktek dan
tugas khusus, serta hal-hal lain yang terkait dengan kerja praktek.

5. Laporan diasistensikan dengan dosen pembimbing Kerja Praktek minimal 5 kali (asistensi
per bab).

E. Susunan Laporan Kerja Praktek


Agar ada keseragaman dalam penyusunan laporan kerja praktek perlu dibuat
standarisasi susunan laporan kerja praktek di lingkungan teknik elektro. Adapun
sistematika penulisan laporan Kerja Praktek mengacu pada Pedoman Penulisan
Karya Ilmiah (UNRIKA, 2007).

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

Jumlah halaman isi (Bab I Bab Kesimpulan dan Saran), minimal 40


halaman, tidak termasuk lampiran. Untuk gambar atau tabel yang lebih dari setengah
halaman disimpan di lampiran, kecuali sangat diperlukan dan berhubungan langsung
dalam pembahasan.
Susunan laporan kerja praktek tersebut mengacu pada urutan urutan
sebagai berikut :
Cover
Halaman Depan
Halaman Pengesahan Dosen Pembimbing
Halaman Pengesahan Dosen Penguji
Surat Keterangan perusahaan
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Tabel
Daftar Lampiran
BAB I
1.1
1.2
1.3
1.4
1.5

PENDAHULUAN
Latar Belakang Kerja Praktek
Tujuan Kerja Praktek
Tempat dan Waktu Pelaksanaan Kerja Praktek
Ruang Lingkup Kerja Praktek
Sistematika Penulisan

BAB II
2.1
2.2
2.3
2.4

DATA UMUM PERUSAHAAN


Profil Perusahaan
Produk dan Pemasaran
Visi dan Misi Perusahaan
Struktur Organisasi dan Kebijakan Perusahaan

BAB III

TEORI DASAR

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN


Bagian ini berisi hasil-hasil yang diperoleh dari studi.
Disajikan dalam serangkaian cara kerja peralatan,
gambar/grafik, tabel, dan narasi (uraian). Analisis data sesuai
dengan tujuan Kerja Praktek (proses atau spesifikasi
peralatan).

BAB V
5.1
5.2

PENUTUP
Kesimpulan
Saran

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

F. Penyerahan Laporan Kerja Praktek


F.1. Penyerahan Laporan sebelum seminar
Setelah selesai melaksanakan kerja praktek, mahasiswa harus menyerahkan laporan
kerja praktek kepada BAAK. Sebelum menyerahkan laporan, harus dipastikan bahwa laporan
yang diserahkan telah mendapat persetujuan dari dosen pembimbing untuk diseminarkan.
Adapun yang menjadi pertimbangan laporan kerja praktek layak untuk diseminarkan
adalah :
1. Kerja Praktek telah dilaksanakan selama minimal 2 bulan, dibuktikan dengan
melampirkan surat keterangan dari perusahaan.
2. Mahasiswa dapat menunjukkan lembaran asistensi yang telah ditandatangani oleh
dosen pembimbing, minimal 5 kali.
3. Susunan penulisan telah mengikuti aturan yang telah ada

F.2. Penyerahan Laporan Akhir setelah Seminar KP


Sebelum dijilid, mahasiswa harus terlebih dahulu merevisi laporannya (jika terdapat
revisi dari dosen penguji pada saat seminar Kerja Praktek). Laporan dijilid dengan
menggunakan hard cover berwarna biru muda (2 rangkap), diberi plastik dengan cetakan
huruf berwarna hitam.

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

Contoh 1 : Cover

LAPORAN KERJA PRAKTEK


(Times New Roman 18)

JUDUL LAPORAN
(Times New Roman 16)

Disusun Oleh :
Nama

: ..

NPM

: ..
(Times New Roman 12)

(Times New Roman 16)

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM
2013

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

Contoh 2 : Halaman Depan

LAPORAN KERJA PRAKTEK


(Times New Roman 18)

JUDUL LAPORAN
(Times New Roman 16)

Disusun untuk memenuhi persyaratan


Mata Kuliah Kerja Praktek

Disusun Oleh :
Nama

: ..

NPM

: ..
(Times New Roman 12)
(Times New Roman 16)

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM
2013

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

Contoh 3 : Lembar Pengesahan Dosen Pembimbing

LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING


(Times New Roman 16/Bold)

JUDUL LAPORAN
(Times New Roman 16)

Disusun Oleh :
Nama

: ..

NPM

: ..
(Times New Roman 12)

Laporan Kerja Praktek ini telah disetujui oleh :


Dosen Pembimbing Kerja Praktek ,

( Nama Pembimbing)

Mengetahui,
Ketua Program Studi Teknik Elektro

Dekan Fakultas Teknik

Nama Ka. Prodi

Nama Dekan
(Times New Roman 16)

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM
2013

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

Contoh 4 : Lembar Pengesahan Dosen Penguji

LEMBAR PENGESAHAN DOSEN PENGUJI


(Times New Roman 16/Bold)

JUDUL LAPORAN
(Times New Roman 16)

Disusun Oleh :
Nama

: ..

NPM

: ..
(Times New Roman 12)

Laporan Kerja Praktek ini telah disetujui oleh :


Penguji Kerja Praktek ,

..

( Nama 1)

( Nama 2)

(Times New Roman 16)

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM
2013

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

Contoh 5 : Lembar Asistensi

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN BATAM

LEMBAR ASISTENSI KERJA PRAKTEK


1.
2.
3.
4.
5.

NO

NAMA
NPM
PROGRAM STUDI
FAKULTAS
JUDUL KERJA
PRAKTEK

:
:
:
:
:

TANGGAL ASISTENSI

KETERANGAN

PARAF
PEMBIMBING

Batam, ..2013
Diketahui,
Pembimbing Kerja Praktek

(..)

10

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

G. Format Penulisan Laporan Kerja Praktek


Kertas yang digunakan pada pencetakan laporan adalah kertas HVS putih A4 (21 x 29,7
cm) 80 gram. Sedangkan format penulisan Laporan adalah sebagai berikut :
1. Huruf
Laporan diketik dengan menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12 pitches
untuk seluruh bagian isi. Huruf judul bab berukuran 14 dan dicetak tebal (bold). Untuk
judul tabel dan gambar pada bagian isi digunakan huruf ukuran 11.
2. Margin dan Spasi
Margin yang digunakan pada pengetikan laporan Laporan Kerja Praktek adalah sebagai
berikut:
Margin kiri
: 4 cm
Margin kanan : 3 cm
Margin atas
: 4 cm
Margin bawah : 3 cm
Sedangkan jarak antar kalimat (spasi) dalam sebuah paragraph adalah 2. Disini kita
akan mendefinisikan jarak 1 kait (1 kali enter/return) adalah 2 spasi. Beberapa hal yang
menyangkut tentang aturan spasi adalah:
1. Jarak antara judul bab dengan sub bab adalah 2 kait spasi kosong.
2. Jarak antara sub bab atau baris terakhir dari suatu sub bab dengan sub bab berikutnya
adalah 1 kait spasi kosong.
3. Jarak antara sub bab/sub-sub bab dan isi tulisan 1 kait
4. Jarak antara isi tulisan dengan judul tabel di bawahnya 1 kait spasi kosong.
5. Jarak antara tabel dengan tulisan 1 kait spasi kosong.
6. Jarak antara huruf dalam tabel adalah 1 atau 2 spasi.
7. Jarak antara judul (caption) gambar dengan tulisan di bawahnya adalah 1 kait spasi
kosong.
8. Jarak antara tulisan dengan gambar di bawahnya adalah 1 kait spasi kosong.
9. Indentasi untuk paragraph baru adalah 1,5 cm dari margin kiri.
3. Penomoran Halaman
Aturan penomoran halaman adalah sebagai berikut:
1. Bagian Pembukaan kecuali lembar Judul mempunyai penomoran halaman yang
ditulis dengan angka Romawi kecil, yaitu: i, ii, iii, iv,., dst.
2. Bagian Isi dan Penutup mempunyai penomoran halaman yang ditulis dengan angka
Arab, yaitu: 1, 2, 3, 4, ., dst.
3. Nomor halaman ditempatkan di bagian tengah bawah dengan jarak 1,7 cm dari tepi
bawah kertas.

11

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

4. Bab dan pembagiannnya


Laporan Kerja Praktek terdiri atas beberapa bab, dan setiap bab dapat dibagi ke dalam
beberapa sub bab, dan setiap sub bab dapat dibagi menjadi beberapa sub sub bab dan
seterusnya Aturan penulisan untuk judul bab adalah sebagai berikut:
1. Nomor bab ditulis dengan nomor Romawi, seperti BAB I, BAB II, ..,dst.
2. Judul bab diketik dibawah nomor bab dan seluruhnya menggunakan huruf besar
(capital) dan tebal.
3. Nomor dan Judul bab ditempatkan di tengah (centre) atas area pengetikan dan
dimulai dari margin atas.
4. Jarak antar baris pada bab adalah 2 spasi
Aturan penulisan untuk judul sub bab adalah sebagai berikut:
1. Penomoran sub bab dimulai dengan nomor bab dan diikuti dengan nomor sub
bab dalam format angka Arab.
2. Tiap angka dibatasi dengan titik kecuali di belakang angka terakhir.
3. Judul sub bab ditulis setelah nomor sub bab. Semua huruf judul sub bab diketik
dengan huruf kapital (huruf awal saja) dan dicetak tebal.
Aturan penulisan untuk judul sub sub bab sama dengan untuk sub bab kecuali semua
huruf awal disetiap kata judul sub sub bab diketik dengan huruf kapital kecuali kata
penghubung dan kata penunjuk. Aturan penulisan sub sub sub bab sama dengan untuk
sub sub bab kecuali semua nomor dan huruf tidak dicetak tebal (normal/plain).
5. Kutipan
Penulisan kutipan dilakukan dengan menuliskan nomor pengenal referensi sesuai
dengan nomor urutnya pada daftar pustaka. Nomor kutipan ditulis di dalam tanda [ ]
(contoh [1]). Bila suatu kalimat atau paragraf berdasarkan lebih dari satu referensi maka
setiap kutipan dipisahkan dengan koma. Misalnya paragraf berdasar 2 referensi yang
terdapat dalam nomor urut 2 dan 4 dalam daftar pustaka, kutipannya dapat ditulis dalam
format [2],[4].
6. Penyusunan Gambar
Beberapa aturan penting yang menyangkut penyusunan gambar adalah sebagai berikut:
1. Setiap gambar yang terdapat dalam suatu bab diberi nomor dan judul (caption)
yang ditempatkan dibawah gambar dengan format:
Gambar x.y Nama Gambar, dimana x adalah nomor bab dan y adalah nomor
urut gambar di dalam bab tersebut.
2. Gambar yang diambil dari sumber lain, pada akhir judul gambar diberi nomor
kutipan (contoh: Gambar x.y Nama Gambar [1]).
3. Perlu ada tulisan diantara dua gambar yang berukuran penuh satu halaman.
4. Gambar tidak ada garis pinggir (border)

12

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

7. Penyusunan Tabel
1. Setiap tabel yang terdapat dalam suatu bab diberi nomor dan judul (caption)
yang ditempatkan diatas tabel dengan format:
2. Tabel x.y Judul Tabel, dimana x adalah nomor bab dan y adalah nomor urut
tabel di dalam bab tersebut.
3. Bila tabel harus ditulis lebih dari satu halaman dan ditulis dalam halaman lepas,
maka disetiap halaman format nomor dan judul tabel adalah:
4. Tabel x.y Judul Tabel (lanjutan u/v), dimana u adalah lembar tabel dan v adalah
jumlah lembar tabel.
5. Bila besar tabel arah horizontal melebihi satu halaman, dapat digunakan kertas
ukuran lebih besar dan dilipat sebesar jilidan buku.
8. Daftar Pustaka
Cara atau format penulisan masing-masing entri dalam daftar pustaka :
1. Lembar ini diberi judul DAFTAR PUSTAKA dan diketik di tengah (center) dan
dicetak tebal.
2. Jarak judul dengan entri daftar pustaka adalah 1 kait spasi 2
3. Setiap entri daftar pustaka diberi nomor urut (format Arab), dan disusun urut
berdasarkan urutan tampilannya atau pengutipannya pada bagian Isi.
4. Entri-entri daftar pustaka yang tidak memiliki pengarang, diletakkan setelah
entri yang mempunyai pengarang disusun. Kemudian entri-entri ini disusun
urut berdasarkan abjad dari judul referensi.
Format penulisan entri pada daftar pustaka adalah:
a. Jurnal.
A.J. Viterbi, Error bounds for convolutional codes and an asymptotically optimum
decoding algorithm, IEEE Transaction on Information Theory, vol. IT-13, pp. 260-269,
1967. J. Rissanen and G.G. Langdon, Arithmetic coding, IBM J.Res.Devel., vol.23,
pp. 149- 162,1979
b. Proceeding/Conference
L. Swanson, A New code for Galileo in Proceeding 1998 IEEE International
Symposium on Information Theory, 1988, pp. 94-95
c. Buku
T.J. Ross, Fuzzy Logic with Engineering Applications. Singapore:McGraw-Hill, 1997.
d. Internet
D.J.C. MacKay, Iterative probabilistic decoding of LDPC, Animations. [Online].
Available: http://wol.ra.phy.cam.ac.uk/kay/gif/, 1997.

13

Program Studi Teknik Elektro

Universitas Riau Kepulauan

9. Lampiran
Bagian lampiran terdiri dari gambar, tabel, ataupun perhitungan-perhitungan yang
karena formatnya terlalu besar, tidak dimasukkan kedalam bagian Isi. Lampiran dapat
dikelompokkan atas beberapa bagian,. Pengelompokkannya dapat diberi nama
Lampiran A, Lampiran B, dst. Setiap gambar, tabel, atau perhitungan yang berada dalam
lampiran diberi judul dengan format Lampiran X.y Judul tabel/gambar/perhitungan
Dimana X adalah nomor lampiran misalnya A, B, C, dst, dan y adalah nomor urut
gambar/tabel/perhitungan. Dengan kata lain cara penulisannya hampir sama dengan cara
penulisan judul gambar/tabel pada bagian

14

Program Studi Teknik Elektro