Anda di halaman 1dari 16

Aviation Security

Aviation Security

NGKASA PURA I (PERSERO)


Badan usaha milik negara berbentuk
perseroan terbatas yang kegiatan utamanya
mengoperasikan
bandar
udara
untuk
pelayanan umum
Kawasan daratan dan/atau perairan dengan batas
batas tertentu yang digunakan sebagai tempat
pesawat udara mendarat dan lepas landas,naik
turun penumpang, bongkar muat barang, dan
tempat perpidahan intra dan antar moda
transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas
keselamatan penerbangan, serta fasilitas pokok
dan fasilitas penunjang lainnya

AVIATION SECURITY

Unit/bagian dari
Pelayanan
Pengamanan di
Bandar Udara

EGULASI PENERBANGAN
Peraturan International
Annex 17
Safeguarding
International
Civil
Aviation
Against Acts of Unlawful Interference.
Doc. 8973
Security Manual

Annex 18
The Safe Transport of Dangerous Goods by Air
Doc. 9284
Technical Instruction for The Safe Transport of
Dangerous
Goods by Air.

ERATURAN NASIONAL
1. Undang-undang No 2 tahun 1976 tentang
Pengesahan Konvensi Tokyo tahun 1963,
Konvensi The Hague 1970 dan Konvensi Montreal
tahun 1971.
2. Undang-undang No 4 tahun 19 76 tentang
Perubahan dan Penambahan beberapa Pasal
dalam KUHP bertalian dengan perluasan
berlakunya
Ketentuan
Perundang-undangan
Pidana, Kejahatan Penerbangan dan Kejahatan
terhadap Sarana dan Prasarana Penerbangan.
3. Undang-undang No. 1 Tahun 2009 tentang
Penerbangan
4. Peraturan Pemerintah No. 3 tahun 2001 tentang
Keamanan dan Keselamatan Penerbangan

ERATURAN NASIONAL
5.
6.
7.

8.

9.

PM. Nomor 90 tahun 2013 tentang Keselamatan


Pengangkutan Barang Berbahaya dengan Pesawat Udara
PM. Nomor 31 Tentang Program Keamanan Penerbangan
Nasional
Kep Dirjen Perhubungan No. SKEP/2765/XII/2010 tentang
Tatacara pemeriksaan keamanan penumpang, personil
pesawat udara dan barang yang diangkut dengan pesawat
udara dan orang perseorangan
Kep Dirjen Perhubungan No. SKEP/100/VII/2003 tentang
Petunjuk Teknis Penanganan Penumpang Pesawat Udara
Sipil yang Membawa Senjata Api Beserta Peluru dan
Tatacara
Pengamanan
Pengawalan
Tahanan
dalam
Penerbangan Sipil.
Kep Dirjen Perhubungan No. SKEP/43/III/2007 tentang
Penanganan Cairan, Aerosol dan Gel yang Dibawa
Penumpang ke Dalam Cabin Pesawat Udara
dalam
Penerbangan Internasional.

UAN PENGAMANAN PENERBANGAN SI


a. Untuk
menjamin
keamanan
dan
keselamatan
penerbangan, keteraturan dan efisiensi penerbangan sipil
di Indonesia dari tindakan melawan hukum;
b. Untuk memberikan perlindungan terhadap awak pesawat,
pesawat udara, penumpang , para petugas di darat dan
masyarakat serta instalasi di kawasan bandar udara dari
tindakan melawan hukum;
c. Untuk memberikan perlindungan terhadap perusahaan
angkutan udara nasional dan asing yang memberikan
pelayanan jasa angkutan udara melalui bandar udara di
Indonesia dari tindakan melawan hukum;
d. Memenuhi standar dan rekomendasi internasional
sebagaimana tercantum dalam annex 17 dan annex
lainnya yang terkait dalam konvensi penerbangan sipil
internasional;

PROFILING SKILL
Dalam pelaksanaan Profile Check terhadap calon penumpang
pesawat udara, pada khususnya pesawat udara dengan
tujuan negara tingkat resiko tinggi : WHO,WHEN,WHERE and
HOW :
1. WHO ; Siapa saja yang berhubungan dengan anda
terutama pengguna jasa penerbangan, dan mitra kerja
dibandar udara.
2. WHEN ; Kapan kesempatan pertama yaitu di check in,
SCP, dan adanya informasi.
3. WHAT ; Bagaimana tingkah laku, cara berpakaian, dan
barang bawaan.
4. WHERE ; pada semua area di lingkungan kerja bandar
udara teruta area lobby terminal, check in, SCP, airdide.
5. HOW ; bagaimana dalam hal pengawasan, pengamatan,
pemeriksaan dan wawancara.

Pendidikan &
Pelatihan Wajib

SDM AVSEC

1. Basic Aviation Security (Basic Avsec)


2. Junior Aviation Security (Junior
Avsec)
Pendidikan Aviation
&
3. Senior
Security (Senior
Pelatihan
Special Avsec
Avsec)
Tambahan
1.
2.
3.
4.

Crisis Management
Negotiation
Exercise
Safety Manajemen
Sistem

1. Auditor Inspector
2. Instruktur

X-Ray Inspection System

Memeriksa barang-barang bawaan penumpang yang


masuk Terminal Bandar Udara tanpa membuka bungkus
penutupnya.
3 Type X-ray: Bagagge, Cabin, Cargo

Walkthrough Metal Detector

Mendeteksi barang-barang
bawaan yang melekat pada
tubuh penumpang, seperti
senjata api, senjata tajam
dan barang terlarang
lainnya.

Hand Held Metal Detector

Mendeteksi barang pada tubuh penumpang


(body search), setelah ada indikasi berupa
alarm saat melewati peralatan walkthrough
metal detector.

Explossive Detector
Mendeteksi barang-barang atau material
bahan peledak yang dibawa atau dikirim
melalui paket pos, cargo atau
bagasi dan lain-lain

Bomb Blanket

Untuk
mengamankan/membungkus
barang yang dicurigai sebagai
bahan peledak / bom
14

CLOSED CIRCUIT
TELEVISION
(CCTV)

Membantu para petugas Security


dalam
mengawasi dan memonitor area
Bandara
dari suatu ruangan khusus Security
Centre.

DOOR ACCESS
Membantu petugas security
CONTROL SYSTEM dalam mengawasi

mengatur dan memonitor


pengguna pintu otomatis
pada area bandara dari
suatu ruangan khusus
Security Centre.

TERIMA KASIH
S.A.T.U
Sinergi,
Adaptive,
Terpercaya
&
Unggul