Anda di halaman 1dari 11

PENGARUH DIET EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata)

TERHADAP PENURUNAN ERITEMA LUKA


TERKONTAMINASI PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

Karya Tulis Ilmiah


Diajukan guna memenuhi sebagian syarat
untuk memperoleh derajat Sarjana Keperawatan
Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

Oleh
Nisya Andesita
I1B110008

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT


FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
BANJARBARU
November, 2013

PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam karya tulis ilmiah ini tidak terdapat
karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu
perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau
pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara
tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Banjarbaru, 19 November 2013

Nisya Andesita

ABSTRAK

ii

PENGARUH DIET EKSTRAK IKAN GABUS (Channa striata)


TERHADAP PENURUNAN ERITEMA LUKA TERKONTAMINASI
PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
Nisya Andesita
Sebagai proses yang alami, inflamasi merupakan fase awal yang harus
dilewati dalam proses penyembuhan luka terkontaminasi. Salah satu tanda dari
fase inflamasi adalah dengan adanya eritema. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh diet esktrak ikan gabus (Channa striata) terhadap
percepatan penurunan eritema luka terkontaminasi pada tikus putih (Rattus
norvegicus). Penelitian ini bersifat ekperimental murni dengan rancangan Post
test only control group design dengan teknik pengambilan sampel simple random
sampling. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 36 ekor tikus yang dibagi menjadi
2 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol (18 tikus) dan kelompok dengan
diet ekstrak ikan gabus (Channa striata) (18 tikus). Pengukuran rata-rata
penurunan warna kemerahan eritema diambil sebagai data yang kemudian
dianalisis dengan menggunakan Independent Sample T Test dengan derajat
kepercayaan 95% didapatkan hasil p=0,015 (p-value< 0,05). Hasil penelitian ini
diketahui rata-rata warna kemerahan (eritema) pada kelompok dengan diet ekstrak
ikan gabus (Channa striata) setelah diukur dengan corel photopaint suit graphic
12 lebih cepat menurun daripada kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian
ini adalah terdapat pengaruh diet ekstrak ikan gabus (Channa striata) dalam
percepatan penurunan eritema luka terkontaminasi pada tikus putih (Rattus
norvegicus).
Kata-kata kunci: luka terkontaminasi, ikan gabus (Channa striata), nutrisi,
eritema

ABSTRACT
THE EFFECT OF SNAKEHEAD FISH (Channa striata) DIETARY
EXTRACT IN ACCELERATING ERYTHEMA REDUCTION OF
CONTAMINATED WOUND
IN WHITE RATS (Rattus norvegicus)

iii

Nisya Andesita
As a natural process, inflammation is the initial phase in the contaminated
wound healing process. One of the signs of the inflammatory phase is the
presence of erythema. The purpose of this study was to determine the effect of
snakehead fish (Channa striata) dietary extract in the accelerating erythema
reduction of contaminated wound in white rat (Rattus norvegicus). This study was
a true experimental with Post-test only control group design, with simple
random sampling technique. The samples 36 rats that divided into 2 groups, the
control group and the group with a diet of snakehead fish (Channa striata)
extract. Each group consisted of 18 rats. The average measurement of erythema
redness reduction was taken as the data, and then analyzed using the Independent
Sample T Test with a 95% confidence interval. It was showed that p = 0.015 (pvalue <0,05). The results of this research showed that the average of
redness (erythema) in the group with a diet of snakehead fish (Channa striata)
extract as measured by 12 graphic corel PhotoPaint suit has decreased faster
than the control group. The conclusion of this study is there was an effect of diet
contained snakehead fish (Channa striata) extract in the acceleration erythema
reduction of contaminated wound in the rat (Rattus norvegicus).
Keywords: contaminated wound, snakehead fish (Channa striata), nutrition,
erythema.

iv

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah yang berjudul
PENGARUH

DIET

EKSTRAK

IKAN

GABUS

(Channa

striata)

TERHADAP PENURUNAN ERITEMA LUKA TERKONTAMINASI PADA


TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus), tepat pada waktunya.
Karya tulis ilmiah ini disusun untuk memenuhi sebagian syarat guna
memperoleh derajat sarjana keperawatan di Fakultas Kedokteran Universitas
Lambung Mangkurat Banjarbaru. Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan
terimakasih kepada:
Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. H. Ruslan Muhyi, Sp.A (K) yang telah
memberi kesempatan dan fasilitas dalam pelaksanaan penelitian.
Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Herawati, S.Kep,Ns.,M.Kep yang
telah memberikan dukungan dan kesempatan serta fasilitas dalam kesuksesan
pelaksanaan penelitian.
Kedua dosen pembimbing, Drs. H. Eko Suhartono, M.Si dan Rismia
Agustina, S.Kep, Ns., M.Kep yang berkenan memberikan saran dan arahan dalam
penyelesaian karya tulis ilmiah ini.
Kedua dosen penguji, dr. Edyson,M.Kes dan Endang Sri P, S.Kep,Ns,
M.Kep, Sp.KMB yang memberi kritik dan saran sehingga karya tulis ilmiah ini
menjadi semakin baik.

Kedua orang tua, Ir. Syamsuri dan Ninuk Kuswandari yang telah
memberikan dukungan semangat, material, dan doa dalam penyelesaian karya
tulis ilmiah ini.
Saudara kandung, M. Lega Nisya Syawalia yang turut membantu
kelancaran dalam penyusunan laporan karya tulis ilmiah ini.
Rekan penelitian, serta semua pihak atas sumbangan pikiran dan bantuan
yang telah diberikan.
Penulis menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini masih jauh dari
kesempurnaan, akan tetapi penulis berharap penelitian ini bermanfaat bagi dunia
ilmu pengetahuan.
Banjarbaru, November 2013
Penulis

vi

vii

DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL

HALAMAN PERNYATAAN

ii

HALAMAN PENGESAHAN

iii

ABSTRAK

iv

ABSTRACT

KATA PENGANTAR

vi

DAFTAR ISI

viii

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR LAMPIRAN

xi

BAB I

BAB II

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan Penelitian

D. Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA
A. Luka Terkontaminasi

B. Lidah Buaya (Aloe vera)


BAB III

BAB IV

12

LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS


A. Landasan Teori

18

B. Hipotesis

21

METODE PENELITIAN
viii

A. Rancangan Penelitian

22

B. Instrumen Penelitian

22

C. Variabel Penelitian

23

D. Definisi Operasional

23

E. Prosedur Penelitian

24

F. Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data

26

G. Cara Analisis Data

26

H. Tempat dan Waktu Penelitian

27

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

28

BAB VI

PENUTUP
A. Simpulan

34

B. Saran

34

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR GAMBAR

Gambar
2.1. Lidah

Halaman
Buaya

(Aloe

13
ix

vera)

3.1. Kerangka Konsep Penelitian Efek Perawatan Luka


Terkontaminasi dengan Ekstrak Air Lidah Buaya (Aloe vera)
Dalam Mempercepat Penurunan Eritema Pada Tikus Putih
(Rattus
norvegicus)
20
5.1. Rata-rata Penurunan Intensitas Warna Kemerahan Dari
Eritema pada Tikus yang Mengalami Luka Terkontaminasi
28
5.2. Rata-rata Intensitas Warna Kemerahan Dari Eritema pada
Kelompok Kontrol dan Kelompok yang Diberikan Ekstrak Air
Lidah
Buaya
(Aloe
vera)
29

LAMPIRAN
Lampiran
1. Cara Perhitungan Besar Sampel
2. Lembar Harian Rata-rata Penurunan Eritema Kelompok Kontrol
3. Lembar Harian Rata-rata Penurunan Eritema Kelompok Perlakuan dengan
Ekstrak Air Lidah Buaya 0,2 mg/g BB
4. Hasil Uji Statistik
5. Dokumentasi Penelitian

xi