Anda di halaman 1dari 3

STEP 1

1. Otot pengunyahan = otot-otot yang digunakan untuk mengunyah, yang


terdiri dari M. Masseter, M. Temporalis, M. Pterigoidea Medialis, M. Pterigoidea
Lateralis
2. Anamnesis = wawancara yang dilakukan secara langsung melalui obrolan
antara dokter dan pasien untuk mengetahui penyakit yang diderita,
membantu diagnosis terhadap pasien.

STEP 2
1. Bagaimana bisa mengunyah dengan satu sisi menyebabkan nyeri daerah
pelipis kanan?
2. Bagaimana mekanisme system pengunyahan?
3. Mengapa posisi tidur satu sisi menyebabkan nyeri ?
4. Apa saja jenis-jenis otot pengunyahan?
5. Apa hubungan hilangnya gigi yang hilang dan rusak terhadap otot-otot
pengunyahan?
STEP 3
1. Otot berkerja hanya satu sisi dapat mengakibatkan Temporo Mandibula Joint
(TMJ) terganggu dan menimbulkan nyeri
Mengunyah satu sisi mengakibatkan air liur/ saliva pada satu sisi berkurang,
jika saliva hanya sedikit maka otot-otot pengunyahan akan bekerja lebih
berat untuk menghancuran makanan, sehingga jika terus menerus terjadi
akan mengakibatkan nyeri.
Mengunyah satu sisi dapat mengakibatkan discus articularis mengalami
pergeseran karena mengalami over use akibatnya fleksibilitas discus
srticularis mengalami penurunan dan terjadi inflamasi, inflamasi inilah yang
menyebabkan rasa nyeri
2. Mulut membuka (4 otot pengunyahan)
M. pterigoideus berkontraksi kemudian menekan caput mandibular, caput
mandibula meluncur ke depan oto-otot dasar mulut ke arah caudal
Mulut menutup
M. temporalis berkontraksi kemudian caput mandibular bergeser ke dorsal
(fossa mandibular), M. masseter berkontraksi dan mandibular tertarik kea rah
cranial dan akhirnya mulut tertutup
Fase Oklusi
yaitu bertemunya gigi atas dan gigi bawah
3. Posisi tidur yang tidak berubah mengakibatkan salah satu sisi mengalami
kontraksi yang berlebihan dan menyebabkan kelainan pada sendi TMJ
sehingga mengakibatkan nyeri
Posisi tidur pada salah satu sisi dapat menekan pembuluh darah yang ada
sehingga aliran darah terhambat dan menyebabkan rasa nyeri

Posisi tidur satu sisi dapat menekan syaraf nyeri mengakibatkan iskemia
(putusnya aliran darah) sehigga nutrisi yang akan mengalir menjadi
terhambat dan dapat menimbulkan nyeri
4. Otot utama :
M. masseter berorigo di arcus zygomaticus dan berinsersio di angulus
mandibulae, fungsinya untuk mengangkat mandibular dengan kuat
M. temporalis berorigo di os temporale dan berinsersio di processus
coronoideus, fungsinya untuk mempertahankan posisi istirahat
M. pterygoideus medialis berorigo di fossa pterygoidea dan berinsersio
di tuberositas pterygoidea, fungsinya untuk mengangkat mandibular
dengan kuat
M. pterygoideus lateralis berorigo di crista infra temporalis os
spenoidallis dan berinsersio di discus articularis, fungsinya untuk
protrusi, depresi dan gerak kontralateral mandibular
5. Jika salah satu gigi rusak dan hilang , maka bebean berat akan diterima gigi
yang sebelahnya sehigga beban yang berat pada gigi yang masih ada
tersebut dapat menimbulkan nyeri
Jika salah satu giginya hilang secara psikologis akan mengunyah ke sisi yang
giginya masih ada. Sehingga mengunyah satu sisi menyebabkan otot pada
sisi yang digunakan terus menerus akan menjadi tebal dan kuat, hal itulah
yang menyebabkan nyeri
Makanan yang kita makan menyebar sampai masuk ke bagian gigi yang
rusak/berlubang tersebut kemudian makan tersebut mengenai saraf dan
mengakibatkan nyeri

STEP 4
Proses
pengunyahan
secara normal

Mengalami
gangguan

Kebiasaan
mengunyah satu
sisi

Gangguan otot
pengunyahan

Nyeri

Gigi rusak dan


hilang, tidur satu
sisi

STEP 5
LO: 1. Memahami proses pengunyahan (otot pengunyahan)
2. Memahami anatomi dan fisiologi system pengunyahan

STEP 7