Anda di halaman 1dari 2

Home > Info Kesehatan > Minum Kopi di Pagi Hari Menyebabkan Efek Samping

Info Kesehatan / Informasi Dewasa / Informasi Kesehatan

Minum Kopi di Pagi Hari Menyebabkan


Efek Samping
Muka Banyak Jerawat atau Flek Hitam?

Segera atasi dengan cream special. Sudah terbukti pada ribuan orang! SMS
ke 081241719966 utk order.
www.creampemutih.net/flek-hitam

Bagi pecandu kopi, secangkir kopi di pagi hari bisa mendongkrak gairah dan
semangat untuk beraktivitas. Namun penelitian di Inggris mengungkap, efek tersebut sebenarnya
hanya sugesti. Para peneliti menyebutnya efek balikan (withdrawal effect), yang didapat karena
minum kopi di malam hari. Ketika tubuh menjadi tidak bugar saat bangun pagi, sebenarnya kopi
hanya mengembalikannya ke kondisi normal, bukan lebih segar seperti yang dirasakan.
Hal ini diungkapkan dalam penelitian di Bristol University, yang mengamati efek tersebut pada
sejumlah pecandu kopi kategori sedang hingga berat. Efeknya lalu dibandingkan dengan apa
yang dialami oleh orang tanpa kebiasaan minum kopi. Jumlah partisipan yang dilibatkan dalam
eksperimen tersebut adalah 379 orang. Seluruhnya diminta puasa minum kopi selama 16 jam,
kemudian diberi secangkir kopi dan secangkir minuman bebas kafein sebagai plasebo.
Tingkat kewaspadaan diukur lewat kemampuan menyelesaikan beberapa tugas yang diberikan
oleh peneliti. Tugas yang harus dikerjakan di komputer itu akan mengukur kemampuan memori
dan tingkat kewaspadaan serta perhatian. Hasilnya, pecandu kopi yang mendapat minuman
plasebo tercatat mengalami penurunan tingkat kewaspadaan dan lebih banyak teserang sakit
kepala. Gejala ini tidak dialami oleh partisipan dari kelompok lainnya.
Pada kelompok pecandu yang mendapat minuman berisi kafein, tingkat kewaspadaan memang
meningkat seolah-olah lebih tinggi dari normal. Namun ketika dibandingkan, ternyata tidak lebih
tinggi daripada kelompok bukan pecandu yang hanya mendapat plasebo. Selain itu juga
terungkap, orang yang secara genetis punya gangguan kegelisahan cenderung mengonsumsi kopi
lebih banyak. Diduga efek kopi yang bisa meningkatkan kegelisahan ini justru memberikan
kenikmatan tersendiri.

Efek samping kopi dapat menyebabkan sakit perut


Mungkin sebagian orang kopi bisa membuatnya tetap fokus dan terjaga. Tapi bagi orang lain
yang minum kopi justru bisa membuatnya sakit perut atau buang air besar. Sebagian besar
masyarakat tahu bahwa kopi mengandung sejumlah kafein. Kandungan kafein ini berbeda-beda
tergantung dari merek dan juga proses pengolahan biji kopinya. Ternyata kafein yang bersifat
stimulan ini juga menyebabkan terjadinya pergerakan usus besar sehingga memicu rasa mulas
atau sakit perut. Stimulan ini terkenal mampu mendorong kontraksi otot-otot di saluran
pencernaan termasuk usus besar. Ketika kontraksi ini terjadi, sisa-sisa metabolisme atau sampah
di dalam tubuh akan terdorong untuk dikeluarkan,
Meskipun kopi bisa membantu merangsang seseorang untuk buang air besar, tapi ia tidak bisa
digunakan sebagai obat sembelit atau konstipasi. Hal ini karena kopi bersifat diuretik, yaitu
menarik cairan dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Jadi ada kemungkinan kopi justru akan
memperburuk kondisi orang yang sedang sembelit tersbeut. Minyak dalam kopi juga bisa
menyebabkan gangguan perut. Karenanya jika kandungan kafein dari suatu kopi semakin tinggi,
maka akan meningkatkan kontraksi di perut yang membuatnya lebih cepat merasa mulas. KKopi
bermanfaat sebagai pembangkit stamina dan penghilang rasa sakit pada dosis kafein yang
rendah, memunculkan perasaan segar, sedikit gembira, dan hati akan melepas gula ke aliran
darah yang menghasilkan energi ekstra. Kopi juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan
asal tidak dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini karena kafein yang terdapat di dalam kopi bisa
menyebabkan ketergantungan.