Anda di halaman 1dari 110

Kajian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana L) Dalam

Rangka Pemanfaatan Limbah Kulit Manggis Di Kecamatan Puspahiang Kabupaten


Tasikmalaya
Kulit manggis merupakan cangkang yang dibuang oleh konsumen atau dapat disebut
dengan limbah hasil pertanian. Kulit buah Manggis diketahui mengandung senyawa xanthone
sebagai antioksidan, antiproliferativ, dan antimikrobial yang tidak ditemui pada buah-buahan
lainnya Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengkaji kandungan dan aktivitas
antioksidan yang terdapat dalam kulit buah manggis yang ada di Kabupeten Tasikmalaya yang
merupakan salah satu sentra produksi manggis di Indonesia, sehingga dapat menambah sumber
antioksidan alami yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk memperoleh ekstrak kasar kulit mangggis yang mengandung antioksidan dengan
rendemen ekstraksi serta aktivitas antioksidan yang tertinggi dari tiga pelarut yang digunakan
yaitu pelarut methanol, etanol dan etil asetat. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan
metode dpph Metode penelitian yang digunakan adalah deskritif atau explanatory research yang
didekati dengan analisis regresi. Percobaan terdiri dari 3 perlakuan pelarut yang diulang
sebanyak tiga kali yaitu : Pelarut metanol, pelarut etanol dan pelarut etil asetat.
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak kulit
manggis memiliki antioksidan sangat kuat hal ini dibuktikan pada semua fraksi pelarut baik
fraksi methanol, etanol dan etil asetat memiliki IC50% kurang dari 50. dan aktivitasnya lebih
besar jika dibandingkan dengan antioksidan yang menjadi balangko. Fraksi Metanol mempunyai
nilai IC50% yang lebih kecil yatiu 8,00 mg/L, berarti mempunyai aktivitas antioksidan yang
lebih besar dibanding dengan fraksi etanol dengan nilai IC50 sebesar 9,26 mg/L dan etit asetat
yang memberikan nilai IC50 sebesar 29,48 mg/L. Berdasarkan hasil penghitungan nilai
rendemen ekstrak kasar antioksidan yang dihasilkan terlihat bahwa pada fraksi methanol
memiliki nilai rendemen yang terbesar yaitu 22,27% kemudian diikuti oleh fraksi etanol
(18,99%) dan etil asetat (11,54).
Mangosteen (Garcinia mangostana L) rind is one of natural antioxidants source, the name is
xanthone. Antioxidants of mangosteen rind can be extracted by methanol, ethanol and etil
acetat. The researchs aim to extracted of mangosteen rind to get the best yield and activity of
antioxidants using dpph methods.The research method was using explanatory research with
regression analysis.

Based on characteristic observed known that all of treatment was show high antioxidant activity.
Methanol, etanol and etyl acetate solvent shown EC50 characteristic less than 50, whih higher
than blank solvent. Methanol solvent shown EC50 value at 8.00mg/L, it means that its
antioxidant activity higher than etanol solvent (9,26 mg/L) and etyl acetate (29,48 mg/L).
methanol solvent has higher yield (22,27%), follow by etanol solvent (18,99%) and etyl acetate
(11,54%).
Pustaka Terkait

Kajian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana L )Dalam


Rangka Pemanfaatan Limbah Kulit Manggis Di Kecamatan Puspahiang Kabupaten
Tasikmalaya

FORMULASI GRANUL EEFFERVESCENT EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia


sappan L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DENGAN VARIASI NATRIUM
KARBOKSIMETILSELULOSA SEBAGAI PENGIKAT

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAN FRAKSI EKSTRAK KULIT KAYU


SECANG (Caesalpinia sappan L.) YANG DIPENGARUHI SUHU DAN PH
MENGGUNAKAN METODE DPPH (Diphenylpicrylhydrazyl)

FORMULASI SEDIAAN TABLET ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK KULIT KAYU


SECANG (Caesalpinia sappan L.) DENGAN METODE KEMPA LANGSUNG

Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Daun Cincau Hijau (Premna


Oblongifolia Merr.) dengan Metode Spektrofotometri Menggunakan Pereaksi 1,1Difenil-2-Pikrilhidrazil

Cara menurunkan kolesterol


Cara menurunkan kolesterol tinggi dengan herbal, herbal ace maxs dapat dipesan via sms
disini, BARANG SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN.
Kolesterol dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit. Kolesterol yang tinggi tidak
hanya dialami oleh orang yang bertubuh gemuk, tapi orang yang kurus tidak berarti
kolesterolnya rendah. Ini juga dapat menimpa orang-orang yang masih muda. Berbagai kalangan
umur, harus berusaha menjalani pola hidup yang sehat agar dapat menjaga kolesterol dalam
darahnya tetap normal.
Berikut ini beberapa tips bermanfaat dikutip dari kumpulan.info yang bisa
Anda lakukan untuk mengendalikan kolesterol Anda:

Diet, Konsumsi makanan yang rendah lemak dan kolesterol. Misalnya


dengan mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi
daging. Pilihlah makanan dengan kandungan lemak tak jenuh daripada
kandungan lemak jenuh. Minyak yang digunakan untuk menggoreng
secara berulang-ulang dapat meningkatkan kadar kolesterol, maka ada
baiknya Anda mengurangi konsumsi makanan yang digoreng.

Konsumsi makanan bersera, t


Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti gandum,
kacang-kacangan, sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan ini
dapat
menyerap
kolesterol
yang
ada
dalam
darah
dan
mengeluarkannya dari tubuh.

Konsumsi antioksidan, Antioksidan banyak terdapat dalam buahbuahan seperti jeruk, strawbery, pepaya, wortel, atau labu & manggis.
Mengkonsumsi bawang putih secara teratur juga dapat menurunkan
kadar kolesterol.

Hindari alkohol dan merokok, Dengan merokok atau mengkonsumsi


alkohol, kolesterol akan mudah menumpuk dalam aliran darah.

Olahraga, Berolahraga secara teratur sesuai dengan umur dan


kemampuan. Jaga agar berat tubuh Anda tetap ideal.

Cara menurunkan kolesterol secara alami

Judul, Kajian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Manggis


(Garcinia Mangostana L )Dalam Rangka Pemanfaatan Limbah
Kulit Manggis Di Kecamatan Puspahiang Kabupaten
Tasikmalaya

Penulis, Efri Mardawati, S.T.P, Mt, Cucu S. Achyar., Ir., M.S Dan
Herlina Marta, S.T.P

Penerbit, Unpad

Bahasa, Indonesia

Hak Cipta, Unpad

Cara meurunkan kolesterol Tinggi

Cara Menurunkan Kolesterol secara alami dengan herbal adalah satu


opsi berkualitas bagi anda, berikut referensi herbal kulit manggis guna menurunkan kolesterol
tinggi secara alami dan telah berijin resmi DEPKES RI P-IRT No. 113317506253, keamanan
konsumsi terjamin.
Obat kolesterol herbal Ace Maxs Ekstraksi kulit manggis yang dipadu dengan daun sirsak
aman dan tanpa efek samping, dapat anda pesan disini dengan pemesanan praktis via sms dan
anda dapat melakukan transfer pembayaran setelah barang obat herbal ace maxs yang anda pesan
sampai dirumah anda, BARANG SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN. Kami adalah
distributor pusat obat herbal ace maxs terbesar dan terbaik di Indonesia, kami berada di
Tasikmalaya Jawa Barat dan telah berpengalaman melayani pemesanan dan pengiriman obat
herbal ace maxs keseluruh Indonesia dengan sistim keamanan konsumen yang kami utamakan.
Dan ini dia beberapa khasiat dan manfaat yang terdapat di dalam buah
manggis.

Mengandung senyawa xanthone


Kulit buah manggis mengandung zat antioksidan yang dapat melawan
radikal bebas, yakni xanthone. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa
ini

memiliki

sifat

sebagai

antidiabetes,

antikanker,

anti

peradangan,

antibakteri, antifungi, antiplasmodial, dan meningkatkan kekebalan tubuh.


Menghambat penuaan
Menurut penelitian lain, zat antioksidan alami yang terkandung dalam buah
manggis juga bisa menghambat proses penuaan pada tubuh. Zat ini akan
selalu memperbaiki jaringan sel tubuh, sehingga kamu bisa awet muda.
Anti kanker
Selain sebagai anti oksidan, khasiat xanthone juga sebagai anti kanker.
Ekstrak

kulit

manggis

bersifat

antiproliferasi

untuk

menghambat

pertumbuhan sel kanker, selain itu ekstrak kulit manggis juga bersifat
apoptosis penghancur sel kanker.
Menyehatkan mata, kulit dan rambut
Menurut hasil penelitian oleh pakar nutrisi dari Amerika, buah manggis dapat
membantu membuat kulit, mata, gigi, gusi dan rambut lebih sehat.
Meningkatkan stamina dan tenaga
Manggis juga memiliki peran penting dalam penyerapan dan metabolisme
protein dan karbohidrat sehingga membantu dalam menjaga stamina tubuh.
Nah, setelah anda sudah cukup puas menikmati buah manggis, jangan buruburu untuk membuang kulitnya. Sebab, kulit manggis itulah yang memiliki
berbagai zat penyembuh. Kita bisa membuat seduhan kulit manggis sendiri,
meskipun rasanya agak pahit.
Caranya mudah, cuci bersih kulit buah, kemudian potong kulit 2 butir buah.
Selanjutnya potongan tersebut direbus dalam 4 gelas air, sehingga tersisa 2
gelas. Air rebusan tersaring itulah yang diminum secara rutin 2-3 kali sehari.
Gampang kan?
Tetapi menurut Liska Yunitasari dalam bukunya Gempur 41 Penyakit dengan
Buah Manggis, kita harus tetap berhati-hati karena kulit buah manggis

mengandung kadar resin, tanin, serat kasar, dan komponen lainnya yang
enggak dapat dicerna tubuh pada kadar tinggi.
Beberapa kasus dapat muncul akibat mengkonsumsi kulit buah manggis
dalam bentuk tepung tanpa perlakuan yang baik, seperti gangguan pada
ginjal dan usus serta pada organ tubuh lainnya. (ang)Manfaat Buah Manggis
dan Kulitnya
Manggis merupakan salah satu buah yang tahan lama bahkan tidak mungkin
bisa busuk , meskipun berada di atas tanah selama apapun. Mengapa
demikian?? Manggis merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan
antioksidan

yang

semacamnya.

sangat

Manggis

luar

tidak

biasa
akan

jika

busuk,

dibandingkan
namun

dengan

manggis

ini

buah
akan

mengering dan akhirnya menjadi kayu yang cukup keras. Namun dibalik
semua itu banyak sekali khasiat buah manggis yang bisa kita manfaatkan
terutama bagi kesehatan tubuh kita.

Manfaat dan Khasiat Buah Manggis


Banyak sekali manfaat dan khasiat buah manggis yang bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi
buah manggis, diantaranya adalah sebagai berikut :

Manggis mampu menyembuhkan sekaligus mencegah penyakit kanker. Ekstrak dari buah
manggis ini ternyata mampu mencegah akan tumbuhnya beberapa sel kanker yang ada di

dalam tubuh kita, seperti kanker paru paru, kanker hati, kanker usus, dll.
Dapat mencegah penyakit diabetes, arthritis, penyakit jantung dan lainnya.
Dapat mengurangi tekanan darah tinggi.
Melawan radikal bebas.
Dapat menurunkan kadar kolesterol.

Dapat mengatasi kegemukan atau mengurangi berat badan.


Dapat meningkatkan energi kita.
Dapat mengatasi penyakit batu ginjal.

Memelihara/melancarkan pencernaan karena buah manggis kaya dengan serat alami.


Mengatasi ganguan pernafasan.
Buah manggis dapat mencegah tumbuhnya sel-sel pada penyakit leukemia.
Mencegah gangguan penglihatan seperti katarak.
Membantu menyembuhkan penyakit asma.
Menjaga saluran kencing.
Mampu mengurangi rasa sakit.
Mampu menurunkan kadar kolesterol.
Mengatasi penyakit batu ginjal.
Meningkatkan energi tubuh.

Di atas adalah beberapa manfaat dan khasiat buah manggis yang bisa kita dapatkan dengan
mengkonsumsinya setiap hari secara rutin.

Buah ini sering dikenal atau dijuluki sebagai ratu segala buah. Kulit buah manggis banyak
mengandung senyawa xanthone yang berguna untuk Pencegahan Kanker. Xanthone mempunyai

aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sehingga di luar negeri buah manggis dikenal sebagai
buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.
Buah manggis tumbuh dari manggis yang juga dikenal dengan nama Garcinia mangostana L
adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan
Nusantara. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter.

PENGARUH PERLAKUAN PENDAHULUAN DAN VARIASI WAKTU PERENDAMAN


TERHADAP RANDEMEN DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAKSI PIGMEN
KULIT BUAH MANGGIS
JUDUL PENELITIAN
Pengolahan Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) sebagai Bahan Pewarna Alami dengan
Metode Tradisional
B. LATAR BELAKANG
MANGGIS (Garcinia mangostana L.) pada umumnya dikenal sebagai tanaman
budidaya.Asal-usul manggis diduga berasal dari Asia Tenggara, mungkin dari Indonesia (Pulau
Kalimantan). Tanaman manggis menyebar ke timur sampai ke Papua Nugini dan Kepulauan
Mindanau (Filipina), dan ke utara melalui Semenanjung Malaysia menyebar terus ke Thailand
bagian selatan, Myanmar, Vietnam, dan Kamboja. Tanaman manggis telah dikenal oleh para
peneliti dari Barat sejak awal tahun 1631. Menurut Cox (1976), genus Garcinia merupakan genus
yang terbesar (lebih dari 400 spesies), 40 spesies dapat dimakan dan banyak dijumpai di Pulau
Kalimantan.
Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu tanaman buah tropika yang
pertumbuhannya paling lambat, tetapi umurnya juga paling panjang. Tanaman yang berasal dari
biji umumnya membutuhkan 10 15 tahun untuk mulai berbuah. Tingginya mencapai 10 25
meter dengan ukuran kanopi sedang serta tajuk yang rindang berbentuk piramida. Diameter
batang 25 35 cm dan kulit batang kayu biasanya berwarna cokelat gelap atau hampir hitam,
kasar dan cenderung mengkelupas. Getah manggis berwarna kuning (getah kuning) atau resin
ada pada semua jaringan utama tanaman.
Sekarang sudah banyak pemanfaatan manggis mulai dari buah,batang, daun,getah dan
kulit tetapi kebanyakan orang lebih fokus terhadap isi buah tanpa memaanfaatkan kulitnya.

Kebanyakan kulit manggis yang tebal tersebut dibuang begitu saja dan tanpa disadari bahwa
pada kulit manggis tersebut mengandung berbagai khasiat yang perlu kita olah kembali. Hal
inilah yang membuat kami penulis untuk meneliti secara lebih mendalam mengenai pengolahan
kulit manggis khususnya sebagai bahan pewarna sirup dengan menggunakan metode
tradisioanal. Penulis ingin memanfaatkan kulit manggis sebagai pewarna karena warna merah
agak keungu-unguan ini menurut kami memberikan nilai estetika tersendiri yang menarik untuk
diteliti lebih lanjut lagi pengolahannya dengan penggunaan metode yang lebih kreatif dan
inovatif. Dari segi warna kulit manggis telah diyakini kaya akan zat antioksidan yang kuat.
Kulit manggis (Garcinia mangostana L.) ini mengandung senyawa xanton yang meliputi
mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B,
alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan
gartanin.Xanton dalam kulit manggis selain sebagai antioksidan ternyata juga mampu merawat
beberapa jenis kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru serta ampuh mengatasi penyakit
tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan antidiare. Tidak hanya itu
kulit manggis juga dapat mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh,
terutama bagi pengidap HIV/AIDS.
Ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) mempunyai aktivitas melawan sel
kanker payudara, lever, dan leukemia. Juga biasa digunakan sebagai antihistamin, antiinflamasi,
menekan sistem saraf pusat, dan penurun tekanan darah tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan alternatif baru dalam segi pembuatannya serta
menanamkan pemikiran kepada para pembaca mengenai betapa pentingnya kulit manggis
(Garcinia mangostana L.) dari segi pengolahan serta khasiat yang terkandung didalamnya.
C. PERUMUSAN MASALAH
Telah dikemukakan sebelumnya bahwa dalam pengolahannya kebanyakan kulit manggis
(Garcinia mangostana L.) sudah dimanfaatkan sebagai suplemen diet, antioksidan dan
antikanker. Adapun masalah yang ingin kami angkat adalah pengolahan kulit manggis sebagai
pewarna sirup dengan metode tradisional.
D. TUJUAN PENELITIAN
Tujuan penelitian yang akan kami lakukan yaitu melakukan penggunaan metode
tradisional pada kulit manggis (Garcinia mangostana L.) dalam membuat pewarna sirup.
F. KEGUNAAN

1. Segi IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)


Diperoleh informasi ilmiah mengenai kandungan yang terdapat di dalam kulit manggis
(Garcinia mangostana L.).
2. Segi Ekonomi
Menambah nilai ekonomi dari kulit manggis (Garcinia mangostana L.) yang tidak hanya
sebagai suplemen, jus tetapi juga dapat digunakan sebagai pewarna sirup yang bervariasi.
G. TINJAUAN PUSTAKA
Khasiat xanton pada kulit manggis bukan hanya antioksidan, tapi juga antikanker.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain
itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis, dan penghancur sel kanker. Xanton mampu merawat
beberapa jenis kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru. Xanton dalam kulit manggis
juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi
dan antidiare. Selain antikanker dan antioksidan, juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner
dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS. ( Berna Dr )
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker
payudara, lever, dan leukemia. Juga biasa digunakan sebagai antihistamin, antiinflamasi,
menekan

sistem

saraf

pusat,

dan

penurun

tekanan

darah

tinggi.

(portal.cbn) www.suaramedia.com
Hasil perhitungan secara ekonomi menunjukkan bahwa produk olahan manggis berupa sirup
buah dan cocktail memiliki nilai profit yang lebih tinggi yakni sebesar 53,33% dan 35,56%
dibandingkan dengan hasil penjualan buah manggis segar yang rata-rata di tingkat petani dijual
seharga Rp. 1.800,-(harga di kebun untuk kualitas sedang). Baik produk olahan daging buah
maupun kulit buah dari buah manggis, keduanya memiliki nilai tambah yang jauh lebih tinggi
dibandingkan dengan dijual dalam bentuk buah segar. Berdasarkan gambaran ini, produk olahan
buah manggis memiliki prospektif ekonomi yang baik untuk dikembangkan dan perlu
disosialisasikan lebih lanjut kepada petani.(Roni Kastaman 2007)
H.

GAMBARAN UMUM
Pada saat ini, banyak masyarakat yang masih belum memanfaatkan kulit manggis secara

maksimal. Masyarakat masih beranggapan bahwa kulit manggis tidak ada manfaatnya sehingga
dibuang saja. Setelah kami mengetahui banyaknya permasalahan yang terjadi pada masyarakat

tersebut maka kami dapat menyimpulkan bahwa apabila kami melakukan sosialisasi ini akan
meminimalisir masalah di kalangan masyarakat sehingga menimbulkan antusianisme untuk
mengetahui pengolahan kulit manggis sebagai bahan pewarna secara lebih mendalam.
H.

METODE PELAKSANAAN

1.

Pengumpulan Bahan

Bahan yang digunakan adalah kulit manggis (Garcinia mangostana L.) yang berasal dari Kota
Pontianak, Kalimantan Barat. Bahan pendukung lainnya merupakan bahan yang dijamin
kualitasnya untuk pengolahan bahan tersebut
2.

Penyiapan Bahan

Kulit manggis (Garcinia mangostana L.) tersebut akan kami telusuri terlebih dahulu lokasi yang
merupakan sumber yang mengetahui lebih dalam mengenai kulit manggis ini dengan melakukan
kerja sama terhadap pabrik buah manggis.
3.

Sosialisasi
Tahap ini merupakan tahap yang paling berpengaruh dalam mendukung penelitian

tersebut dengan mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat bahwa penelitian ini akan
berdampak besar di kalangan masyarakat akibat dari khasiat kulit manggis yang beragam dan
perlu diketahui cara pengolahan yang memudahkan di masyarakat.
4.

Tempat pelaksanaan

Pelaksanaan program ini khususnya dalam rangka melakukan sosialisasi terhadap masyarakat
akan dilaksanakan di Kota Pontianak, di gedung Auditorium Universitas Tanjungpura.
Pelaksanaan sosialisasi ini kami lakukan dengan mengundang 150 orang khususnya pada para
PKK.
5.

Cara Kerja

a)

Siapkan sampel bahan buah manggis yang akan diambil bagian kulitnya saja

b)

Pisahkan kulit dari daging buahnya

c)

Buang getah yang terdapat pada kulit manggis dengan cara dikikis

d)

Iris kulit buah manggis tersebut secara vertikal masing-masing berukuran 0,5 cm

ketebalannya
e)
f)

Jemur irisan tipis kulit manggis tersebut di bawah terik sinar matahari hingga kering
Kemudian hasil pengeringan tersebut digiling dengan alat penggilingan sampai halus

membentuk serbuk

Komparasi Daya Antioksidan Ekstrak Teh Hijau, Kulit Manggis Dan Kulit Rambutan
Terhadap Stabilitas Oksidasi Dan Organoleptik Daging Ayam Broiler Pengarang Sri Handayani ;
Isti Astuti ; Institusi Universitas Sebelas Maret Tahun Terbit 2010 Kode Panggil 636 Kode
Panggil Lain 10/4827 Desc Fisik 52 hal. Subyek Broilers (Poultry) - Feeding and feeds;
Antioxidants; Camellia sinensis; Mangosteen; Rambutan; Oxidation Sari Penelitian ini
merupakan bagian akhir dari program penelitian untuk menemukan model proteksi oksidasi
asam lemak tak jenuh pada ayam broiler dengan menggunakan bahan alami. Pada tahap akhir ini
dilakukan penelitian untuk mempelajari komparasi kemampuan daya antioksidan antara ekstrak
teh hijau, ekstrak kulit manggis dan ekstrak kulit rambutan sebagai sumber antioksidan alami
yang diaplikasikan dalam formula ransum dan potensinya untuk menghambat terjadinya
peroksidasi lipid. Daging ayam broiler mengandung asam lemak tidak jenuh tinggi, sehingga
rentan terhadap oksidasi. Masalah gangguan kesehatan pada manusia akibat mengkonsumsi
lemak dipengaruhi oleh tiga hal yaitu jumlah, jenis dan kondisi lemaknya. Radikal bebas terus
menerus dibentuk di dalam tubuh. Radikal bebas sangat reaktif terhadap senyawa yang ada
disekitarnya terutama pada asam lemak tak jenuh. Produk oksidasi lemak dapat memicu
munculnya penyakit degeneratif dan jantung koroner. Kondisi ini dapat dicegah dengan
pemberian antioksidan ke dalam ransum. Tujuan dan penelitian ini adalah untuk mempelajari
komparasi proteksi ketiga macam ekstrak melalui pemberian ransum terhadap peroksidasi lipid
pada ayam broiler. Dalam hal ini diamati a) komparasi daya antioksidan ketiga nacan ekstrak.
secara in vitro melalui uji penangkapan radikal DPPH b) seberapa jauh kemampuan ketiga
macam ekstrak dalam menunda terjadinya oksidasi lipid pada ayam broiler c) berapa banyak
level yang dapat ditambahkan ke dalam ransum agar memberikan efek proteksi terbaik namun
tidak menurunkan performan ayam broiler dan efisiensi produksi ayam broiler Lokasi PDII lap

1. Limbah Kulit Garcinia mangostana L. (Buah Manggis) : Terobosan Baru untuk


Perlindungan terhadap Sirosis Hati [ADELIA ULYA RACHMAN]
2. Optimalisasi Social Capital dalam Mendukung Sistem Tanggap Bencana Studi Kasus : Desa
Widara Payung Wetan, Binangun, Cilacap [ADI ARTANTO]
3. TEKNOLOGI PEMANEN KABUT (FOG HARVESTING)

SEBAGAI

SOLUSI

MASALAH KEKERINGAN PADA DATARAN TINGGI [ADITYA RISKI TAUFANI]

4. Uji Aktivitas Daya Immunosupresan Ekstrak Etanolik Buah Mengkudu (Morinda citrifolia)
sebagai Obat Alami Systemic Lupus Erythematosus yang Poten secara Spektrofotometri
[ADITYO IDHI PAMULYO]
5. GRACITERI: Ekstrak Alga Merah Gracilaria sp. sebagai Zat Antibakteri [AFINA DINA
KAMILA]
6. SQUID INK POLYSACCHARIDE (SIP) : POTENSI IMMUNOMODULATOR ALAMI
MELALUI UJI PENINGKATAN AKTIVITAS MAKROFAG [AFRA MEILIANDA]
7. Pengembangan Marka Molekular untuk Karakterisasi Varietas Anggrek Tanah Unggul
(Spathoglottis) Hasil Poliploidisasi dengan Kolkisin [AGUS SETIAWAN]
8. Potensi Homalanthus populneus Sebagai Penghambat Infiltrasi Virus Hiv: Pendekatan
Molekuler Aktifitas Reseptor CD4 [AGUSTIN FATIMAH]
9. Respon Masyarakat Dusun Sungapan XIV, Tirtorahayu, Galur, Kulon Progo terhadap
Inovasi Pengolahan Limbah Serabut Kelapa guna Keberlanjutan Usaha sehingga Tercipta
Kesejahteraan Masyarakat [AGUSTINA PRIHATIN MUGI RAHAYU]
10. Formulasi Sediaan Nanokitosan sebagai Bio-imunodulator Semprot untuk Meningkatkan
Kualitas Panen Cabai (Capsicumannum L.) [ALFI SYAHRI GINTING]
11. ANALISIS PENGARUH KEPUASAN, KUALITAS, DAN

EXPERIENTIAL

MARKETING PENGUNJUNG MUSEUM BENTENG VREDEBURG TERHADAP


WORD OF MOUTH DI MEDIA SOSIAL [ALI SULASHIDAYAT]
12. Ganyong (Canna edulis), yang Terabaikan Menjadi Benteng Kanker Usus Besar [ALIFIANI
ISMAWARDIKA]
13. IRONI PERDAGANGAN BEBAS PRODUK ILEGAL DI DUMAI DITINJAU DARI
PERSPEKTIF FILSAFAT EKONOMI [ALIKA NURUL HAQQI]
14. DISENTRI, SIAPA TAKUT?: AKTIVITAS ANTIBAKTERI AMEX (Aegle marmelos
Extract) MELAWAN DIARE LENDIR DARAH [ALVIN SANTOSO KALIM]
15. Inovasi Kombinasi Herba Ekstrak Daun Jati Belanda, Ekstrak Daun Jambu Biji, dan Ekstrak
Temulawak Terpurifikasi sebagai Antihiperkolesterol yang Alami, Aman, dan Rendah Efek
Samping [AMALIANI CANDRA PRAD]
16. PENGGUNAAN SINAR ULTRA VIOLET

DAN

SINAR

BIRU

UNTUK

MENINGKATKAN KANDUNGAN ANTIOKSIDAN ASTAXANTIN DAN BIOMASSA


MIKROALGA Haematococcus pluvialis [AMININ]
17. Pemanfaatan Limbah Kulit Melon Cucumis melo L. Menjadi Bioetanol sebagai Bahan
Bakar Alternatif Terbarukan Pengganti Minyak Tanah pada Kompor Tangki Bertekanan
[ANAHTADIYA NURFA SHOCHICHA]

18. The Rahwana Sport Drink (Rice Bean Yoghurt with High Vitamin from Guava), Nutrisi
Tambahan Atlet untuk Cegah Anemia Olahraga, Tingkatkan Prestasi Atlet Indonesia [ANDI
ASHADY FITRAH PAWALLANGI]
19. FORAMINIFERA BENTIK SEBAGAI

INDIKATOR

KONDISI

LINGKUNGAN

TERUMBU KARANG : DATA PENDUKUNG PENETAPAN KAWASAN KONSERVASI


LAUT PANTAI WEDIOMBO [ANDI MAHENDRA]
20. ANALISIS REVITALISASI INFRASTRUKTUR KAWASAN MALIOBORO DALAM
MENDUKUNG

YOGYAKARTA

SEBAGAI

KOTA

PARIWISATA

YANG

BERKELANJUTAN [ANINDYA KENYO L]


21. Sintesis Ag Nanoparticle (NPs) dengan Bioreduktor Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) sebagai
Antibakteri E.coli [ANNISA NUR HASANAH]
22. Produksi benih karet (Hevea brasiliensis) melalui embriogenesis somatik: optimasi sumber
nitrogen [ANNISA S. SALSABILA]
23. Efek Imunomodulator Nano GVT-0 yang Memiliki Aktivitas Lebih Baik Daripada
Kurkumin Pada Infeksi yang Diinduksi Bakteri Listeria monocytogenes disertai Uji
Toksisitas Akut untuk Mengetahui Keamanannya [ANTRASITA AGUSTINA]
24. Standarisasi Kenyamanan Termal, Akustik, Pencahayaan, dan Sosial untuk Pemukiman di
Kota Yogyakarta dan Kota Surakarta [ARDINA PUTRI RAHTAMA]
25. Pengaruh Kombinasi Media Kultur dari Limbah Organik terhadap Kandungan Nutrien
Hermetia illucens sebagai Pakan Alternatif Ikan [ARGA KURNIAWAN]
26. EVALUASI KEAMANAN DAUN SIRSAK Annona muricata L. SEBAGAI AGEN
KEMOPREVENSI TERHADAP KERUSAKAN DNA [ARGANDITA M]
27. PENANGGULANGAN TANAH TERCEMAR LIMBAH INDUSTRI BERUPA ARSENIK
(AS) MENGGUNAKAN ZEOLIT [ARIF VANDI PUTRA]
28. Pemanfaatan Tempurung Kelapa sebagai Bahan Dasar Pembuat Tinta Whiteboard yang
Ramah Lingkungan dan Beraroma Buah [ARINA SALMA ROSYIDAH]
29. Feses Kuda Sebagai Mikrobia dalam Analisis Kecernaan In Vitro untuk Mengurangi
Penggunaan Ternak Fistula [ASRIE HARDIANING I K]
30. UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN COGNITIVE

ENHANCHING

DAUN

MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) BERDASAR PASSIVE AVOIDANCE TEST PADA


MENCIT GALUR SWISS [Asterina Kartikasari]
31. Goldie Comfeed Subtitusi Pakan Impor Ayam Broiler yang Murah, Mudah, dan Berkualitas
[ASTIARI TIA LEGAWA]
32. Annona muricata : Tanaman Herbal Kaya Manfaat sebagai Harapan Baru Penyembuhan
Diabetes Mellitus dengan Resistensi Insulin. Kajian In Vivo melalui Uji Reseptor Insuin dan

Histopatologi Sel Beta Pankreas pada Tikus Wistar yang Diinduksi. [AUDESIA
ALVIANITA SUTRISNO]
33. Modifikasi Magnetik Zeolit Alam Berbasis Metode Kopresipitasi Serta Aplikasinya Sebagai
Adsorben Pb(II) Dalam Air. [AULIA NUR RAHMAWATI]
34. Tampil Langsing dengan Nanokitosan, Terobosan Baru Pelengkap Brain, Beauty, and
Behavior [AVERINAASTRI R]
35. SALAT: Saliva Berkhasiat sebagai Dewi Penyembuh Luka [AYU MINASARI
SETIAWULAN]
36. n-SERCA (nano-Sensor for Pulmonary Cancer): Alat Uji Diagnostik Inovatif dan
Akurat untuk Deteksi Kanker Paru-Paru [BAGAS ADHIMURDA MARSUDI]
37. "STOPCOMA-S (Stop Cancer on Metastasis by Secang)" Eksplorasi Potensi
Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai Molecular Drug Targeted pada
Fase Metastasis Sel Kanker Payudara ke Tulang melalui Penghambatan Aktivasi
Protein Pro Osteoklastogenesis NF-kB [BANI ADLINA SHABRINA]
38. Pamer Peppy(Pakan Fermentasi Daun Pepaya Crispy)Pengaruh Pemberian
Fermentasi Tepun Daun Pepaya Terhadap Performan Dan Kualitas Karkas Pada Ayam
Pedaging [BRAMAJI WISNU DEWANGGONO]
39. CAVIAR KAMPUNG : DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN TELUR LELE DAN
GURAME UNTUK PENINGKATAN NILAI GUNA HASIL PERIKANAN INDONESIA
[CAHYO ADI WIBOWO]
40. Pemanfaatan Bonggol Pisang (Musa parasidiaca) sebagai Bahan Campuran Pakan
untuk Menghasilkan Ayam Broiler Berkualitas Tinggi yang Rendah Kolesterol [CANDRA
NUNUS ANDAYANI]
41. Pendekatan Baru dalam mencapai tujuan MDGs 5: Improve Maternal Health di
Indonesia Penelitian mengenai komposisi obat aborsi Ilegal di Yogyakarta [CITA
NUANSA IMANE PUTRI I]
42. Whitening and Antioxidant Hydrogel Cosmetic of Solanumtuberosum Sebagai
Terobosan Baru dalam Formulasi Kosmetika Alami yang Aman Diaplikasikan untuk
Segala Jenis Kulit [CUPI MARCEILA]
43. INDUKSI HEMATOPOIETIC STEM CELL BERBASIS PERBAIKAN PROFIL
SUMSUM TULANG BELAKANG PADA PASIEN KEMOTERAPI MENGGUNAKAN
REMPAH KAYU MANIS [CYNDWIKA AYU A.]
44. Uji Potensi Koterapi Ekstrak Kacang Merah Vigna angularis- Glibenklamid Sebagai
Antidiabetik Oral Diabetes Tipe 2 [DANANG AUDITYA RAMADHANI]

45. Saat Parasit Membasmi Parasit : Uji Aktivitas Antiplasmodium, Penghambatan


Polimerase Heme, dan Sitotoksisitas Sel Vero Ekstrak Benalu (Dendrophthoe
pentandra) [DANANG SETIA BUDI]
46. Indonesia Bebas dari Penyakit Malaria dengan Vanilin Termodifikasi menjadi 1-N-4etoksi,3-metoksibenzil-1,10- fenantrolinium iodida [DANIEL OKTAVIANTO]
47. Eksplorasi Merapi setelah meninggalnya Mbah Maridjan: Studi tentang Perubahan
Tingkat Kepercayaan Masyarakat Lereng Merapi terhadap Figur Juru Kunci untuk
Menanggulagi Korban Bencana Merapi [DEVI ARUM SARI]
48. Pemeliharaan dan Pelestarian Pengetahuan Tradisional (Traditional Knowlegde)
sebagai Hak Kekayaan Intelektual : Studi Kasus Perlindungan Jamu Tradisional di
Yogyakarta [DEWA MAHENDRA]
49. "GET MORE PHOBBIA" : Potensi Phorous Bovine Biphasic Calcium Phosphate
sebagai Pengganti Tulang pada Rattus novergicus [DIAH BUDIASIH]
50. Pengembangan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Lokal Melalui Pemberdayaan
Masyarakat di Kasongan Bantul [DIEN ASTUTI RAHMAWATI]
51. Karakterisasi Fragmen Gen Pengkode -Amylase dari Bakteri Enterococcus
gallinarum Strain Lokal. [DILIN RAHAYU NATANINGTYAS]
52. Pembuatan Peta Khusus Color Blind Map [DIYAN PRABANDAKA]
53. Natural Sunscreen sebagai Solusi dan Pilihan Pengganti Tepat untuk Kosmetik
Berbahaya Tidak Berlisensi [DRITTA ANIES CAHAYA]
54. UJI POTENSI ANTITUBERCULOSIS EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium
ascalonicum L) TERHADAP
MULTI DRUGS RESISTANCE Mycobacterium tuberculosis SECARA IN VITRO [DYAH
FIHARJATIN]
55. PENGARUH EKSTRAK TERIPANG (Holothuria sp.) SEBAGAI ALTERNATIF
BAHAN UNTUK MEMPERCEPAT PROSES PENYEMBUHAN LUKA PASCA
EKSTRAKSI GIGI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS IN VIVO PADA MARMUT
(Cavea cobaya) [EFFENDI HALIM]
56. Studi Potensi Antimalaria Ekstrak Kloroform Kulit dan Pangkal Buah Mentimun
Cucumis sativa L. Sebagai Solusi Penanganan Limbah Organik Warung Lesehan di
Kota Yogyakarta [EZA DARISQI]
57. Mengkaji Realitas Sosial Kehidupan Waria dalam Persoalan Eksistensi [FADHILA
RACHMADANI]

58. Ekstrak Purwaceng (Pimpinella alpinna) Sebagai Agen Kemopreventif dan


Kemoterapi Kanker Paru : Kajian
Antiproliferatif serta Uji Apoptosis Melalui Jalur p53, Bcl-2, Rb, dan Caspase 9 [FARIZ
IHSAN ARIFIANTO]
59. Pemanfaatan Batu Zeolit dari Gunung Kidul Sebagai Pot dan Media Tanam Anggrek
Dendrobium [FERA LESTYANA DEVI]
60. Investigasi Aktivitas Kemoprevensi Sambung Nyawa (Gynura procumbens) dengan
Rapid Genotoxicity Assessment [FIKRIANSYAH]
61. Efektivitas Daya Hambat Air Ki (Rendaman Abu Merang) Terhadap Beberapa
Bakteri Patogen dan Aplikasinya Sebagai Alternatif Pengawet Alami Jajanan Pasar
[FITRI ANA MUNAWAROH]
62. Penggunaan Lempung Boyolali sebagai Liner Tempat Pembuangan Akhir Sampah
[FRAGA LUZMI FAHMI]
63. COPROL "Conblock Porus Olahan Limbah Merapi" [FRANSISKUS XAVERIUS
PRISYAFADA]
64. ATHEROX : Atherosclerosis Regeneration Antioxidant sebagai Terapi
Atherosclerosis dengan Ekstrak Apium Graveolens . Kajian In Vivo pada Tikus yang
Diinduksi Cholesterin melalui Uji TBARS, Foam Cell, dan Endotel [GANANG KUSUMA
AHIMSA]
65. Pembaharuan Data BMKT Indonor: Penerapan Metode Pengukuran Dasar
Arkeologi Bawah Air Pada Kapal
Tenggelam/Shipwreck Indonor di Kepulauan Karimun Jawa [GANES P NOVIANDRA]
66. PEMANFAATAN LIMBAH DAMI NANGKA SEBAGAI EDIBLE FILM, UNTUK
KEMASAN BAHAN PANGAN RAMAH LINGKUNGAN [GARUSTI]
67. PERANAN EKSTRAK KULIT PISANG UNTUK MENGATASI KATARAK DENGAN
HEWAN COBA MENCIT (Mus musculus) [GUSTIN MAHMUDAH]
68. Cinnamomum Perfume: Isolasi Senyawa Aldehid dari Minyak Kayu Manis
(Cinnamomum sp.) dan Pemanfaatannya sebagai Komponen Parfum Kualitas Unggul
[HABIB SEBASTIAN]
69. Potensi Ekstrak Daun Jarak Cina (Jatropha multifida L) dalam Pencegahan Mastitis
pada Kambing Peranakan Ettawah [HAMAM ABU ISA]
70. Analisis Volume Waduk Sermo Berbasis Echo Sounding dengan Frequency
Sweeping [HANDIKO GESANG
ANUGRAH SEJATI]

71. Analisis Spektrofotometri Aktivitas Penghambatan Angiotensin Converting Enzyme


Ekstrak Etanolik Beberapa Tanaman Obat Indonesia: Metode Skrining Cepat Obat
Antihipertensi dari Bahan Alam [HANDOY
MAHFUZHI]
72. Pengujian Sistem Kendali Self-Organizing Fuzzy-PID Hybrid Sebagai Improvement
Sistem Fuzzy-PID dalam Implemantasi Pengendalian Kecepatan Motor DC Berbasis
PLC [HARI MAGHFIROH]
73. Upaya Sintesis Tetrahidro 2,5-Bis-4-Metil-Benziliden-Sikloheksanon Dari Starting
Material 2,5-Bis-4-Metil-Benziliden-Sikloheksanon Dengan Katalis Pd/C Sebagai Usaha
Pengembangan Obat Anti Inflamasi [HARYONO WIBOWO]
74. Potensi Bakteri Xylanolitik yang Diisolasi dari Seresah Daun Sebagai Agen
Biopulping Ramah Lingkungan [HESTRI DYAH PUSPITASARI]
75. ALUMINA TERAKTIVASI GARAM CaCO3 SEBAGAI KATALIS BASA HETEROGEN
UNTUK REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK SAWIT MENJADI BIODIESEL
[HURUL AINI ASSILMI]
76. Karakterisasi Nanopartikel Magnetik Fe3O4 sebagai Bahan Aktif Pengikat DNA [IDA
BAGUS GEDE PUTRA
PRATAMA]
77. Studi in vitro dan in vivo pada ikan lele clarias sp yang diberi ekstrak daun kamboja
plumeria alba sebagai antibakteri aeromonas hydrophilla [IKROM]
78. TUMBEN: Toponimi untuk Mitigasi Bencana Pemanfaatan Basis Data Toponim
Daerah sebagai Kearifan Lokal dalam Upaya Mitigasi Bencana Erupsi Gunungapi
Merap [ILHAM MASHADI]
79. Green Nanotechnology: Lotus Effect Surface dengan Lapisan Titanium Dioksida
pada Piring Kaca sebagai Upaya Mengurangi Dampak Ekologis Detergen [ILHAM
PEBRIKA]
80. IDENTIFIKASI CEMARAN BABI PADA NUGGET DENGAN REAL TIME PCR
SEBAGAI METODE AUTENTIKASI KEHALALAN PANGAN [IMELDA O.
TAMPUBOLON]
81. CANACTIVE Bahan Active Packaging dari Abu Ampas Tebu untuk Komoditas
Pertanian [INTIN NURWATI]
82. B-2 TES : Perangkat Deteksi Cepat Bahan Makanan Asal Babi dengan Teknologi
Gold Nanoparticle [IRHAMNA PUTRI RAHMAWATI]

83. Studi Bioaktivitas Ekstrak Etanol Lumut Dumortiera hirsuta Sebagai Obat Alternatif
Antimalaria di Indonesia. [ISNAWAN IBNU IKRANDITA]
84. Kusen Semen Komposit Serutan Bambu sebagai Produk Alternatif Pengganti Kusen
dari Kayu dan Alumunium [JANNATU RAHMAH]
85. Potensi Regeneratif Mesenchymal STEM cell derived cyTOkinenriched meDIUM
(Mestemtodium) pada Gagal Ginjal Akut: Sebuah Studi Preklinik [KARINA A SATTWIKA]
86. Studi Anatomi Otak Rousettus sp. (Codot) Sebagai satwa Liar Reservoir Alami
Penyakit Rabies [KARINA
MAYANG SARI]
87. Pemanfaatan Jelantah Minyak Kelapa sebagai Bahan Baku Pembuatan Biogasolin
Melalui Reaksi Katalitik Menggunakan Ni/Montmorilonite Terpilar Fe2O3 : Solusi Suplai
Bensin Berbahan Baku Terbarukan [KHAERUL FATAH]
88. Evaluasi Keamanan Ikan Bakar di Kota Yogyakarta dan sekitarnya Berdasarkan
Penetapan Kandungan Zat Karsinogen sebagai Penyebab Penyakit Kanker
[KHAIRUNISSA IRNANDA]
89. Deteksi dan Monitoring Hotspot Berbasis Pemanfaatan Teknologi Penginderaan
Jauh dan SIG Guna Pembentukan Prototype Early Warning System dalam Upaya
Manajemen Kebakaran Hutan [KHALIFAH
INSAN NUR RAHMI]
90. Pengaruh Penambahan Kaliandra (Calliandra calothyrsus) Pada Produksi Susu
Sapi Peranakan Friesian Holstein Untuk Menyiapkan Swasembada Susu di Indonesia.
[LAELLITA SARI]
91. KONTRAK HERBA, Kombinasi Ekstrak Herba Rimpang Jahe (Zingiber officinale),
Temulawak (Curcuma xanthoriza), dan Daun Tempuyung (Sonchus arvensis) Anti
Osteoarthitis padaTikus Putih Galur SD (Sprague Dawley). [LATHIFA NABILA]
92. Uji Aktivitas Antikoagulan, Antioksidan dan Fenol Total pada Wedang Uwuh Sebagai
Minuman Tradisional yang Menyehatkan dalam Rangka Pelestarian dan
Pengembangan Budaya Indonesia [LINA UTAMI SURYARINI]
93. Produksi Fraksi Bensin dari Limbah Styrofoam melalui Proses Hidrorengkah dengan
Katalis NiMo/ZAA [LISNA PUTRI SETIAWAN]
94. POTENSI KOMBINASI SAMBILOTO Andrographis paniculata Wall DAN JAHE
Zingiber officinale Rosc. SEBAGAI SOLUSI OBAT HERBAL YANG MURAH DALAM
MENCEGAH KEMATIAN MASAL KELINCI AKIBAT PENYAKIT BLOAT [LU LU SAHARA
WUSAHANINGTYAS]

95. SINTESIS SENYAWA TABIR SURYA WATERPROOF ALAMI ISOEUGENIL PMETOKSI SINAMAT DARI RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DAN
PRODUK ISOMERISASI EUGENOL MINYAK CENGKEH [LUSTI AYU YUNIARTI]
96. Analisis persebaran Titik api berdasarkan faktor meteorologis dengan menggunakan
citra pengindraan jauh multi spektral [M IQBAL T SUNARIYA]
97. Peningkatan Kandungan Lipid pada Mikroalga Tetraselmis sp. Sebagai Bahan Baku
Biodiesel Melalui Optimasi Cahaya Biru : Solusi Penyediaan Sumber Energi Terbarukan
dan Ramah Lingkungan [M SYAIFUDDIN M]
98. Sistem Deteksi Formalin Menggunakan Sensor Optik Berbasis Surface Plasmon
Resonance (SPR) Dengan Bahan Aktif Nanopartikel Perak [M. KHOIRUL ANAM]
99. Karakterisasi Thiwul Instant Berbahan Dasar Modified Cassava Flour (MOCAF) dan
Tepung Kacang Merah (Vigna angularis) [MALYATI]
100. Ekstrak Kulit Manggis sebagai Agen Preventif Efek Genotoksik Kemoterapi Kanker
Payudara [MARVIN]
101. Potensi Apium Graveolens sebagai Agen Atheroprotektif untuk Pencegahan
Atherosclerosis. Kajian Antiinflamasi pada Aktivitas Tumor Necrosis Factor - Alpha
(TNF-) dan Nuclear Factor kappa B (NF-kB) [MARZUKI PANJI WIJAYA]
102. Eksplorasi Mikroalga di Pesisir Selatan Yogyakarta untuk Mendapatkan Strain
Lokal yang Unggul Dalam Produksi Biodiesel [MATIN NUHAMUNADA]
103. Deteksi Kebocoran Waduk dengan Metode Potensial Alami : Model Fisis Skala
1:100 [MAULANA RIZKI ADITAMA]
104. Sintesis Adsorben Hibrida C-4-Metoksikarbonilmetoksi-3-Metoksifenil
Kaliks[4]Resorsinarena Kitosan dan Aplikasinya dalam Pengolahan Limbah Logam
Berat Kromium [MAYLIANA ANGGRAINI]
105. Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) sebagai Antinefrotoksisitas Dewa
Penyelamat dalam Penurunan Efek Samping Cisplatin [MEIRIZKY ZULHARINI S]
106. Aplikasi Gelatin dari Limbah Kulit Ikan Tuna (Thunnus sp.) pada Es Krim sebagai
Alternatif Gelatin Ekonomis dan Halal [MUDRIKAH]
107. Efektivitas Antibodi Kuning Telur (IgY) sebagai Bahan Anti Karies Gigi [MUFIDANA
AZIS]
108. Fenomena Kamuflase Bronchocela jubata: Kajian Histologi Integumentum
Bronchocela jubata dengan Penajaman Mallory Stain [MUHAMAD TAUFIK
PROBOHUSODO]

109. INDUKSI KETAHANAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) TERHADAP


PENYAKIT TROTOL DENGAN METODE PERLAKUAN AIR PANAS (HOT WATER
TREATMENT) [MUHAMMAD AGNI SAHA]
110. IMPLEMENTASI PETA BERBASIS APLIKASI GEOSOSIOSPASIAL DALAM
MITIGASI BENCANA KEBAKARAN DI KAWASAN PADAT PENDUDUK (Studi Terhadap
Antisipasi Bencana Kebakaran di Kawasan Seturan Daerah Istimewa Yogyakarta )
[MUHAMMAD FATIH QODRI]
111. KARAKTERISASI ENDAPAN GUNUNG API UNTUK MENGURANGI RESIKO
BENCANA GUNUNG API: STUDI KASUS ENDAPAN MERAPI PENUTUP CANDI
KIMPULAN (PUSTAKASALA), UMBULMARTANI, NGEMPLAK, SLEMAN
[MUHAMMAD HASBI]
112. Optimasi Waktu Radiasi Microwave dan Pengaruh pH Asam Terhadap Sintesis 2Benziliden Siklopentana-1,3-Dion Sebagai Upaya Pengembangan Aktivitas Antikanker
[MUHAMMAD KHAIRISKAM]
113. Studi Pemodelan Supply Chain Management untuk Optimasi Pendapatan
Pengrajin Industri Gerabah Desa Kasongan, Bantul [MUHAMMAD SAIFUL UMAM]
114. Uji Potensi Antikanker Anggrek Tanah Songkok (Spathoglottis plicata) melalui
Aktivitas Sitotoksik terhadap Sel Kanker Payudara [MUKHLISH JAMAL MUSA HOLLE]
115. Efek Antibakterial Sari Lidah Buaya (Aloe barbadensis Miller) terhadap Escherichia
coli pada Air Minum ayam Broiler [MURSID ANDITYAS]
116. Tingkat Keefektifan Ekstrak Kayu Siwak (Salvadora persica) terhadap
Pengurangan Plak pada Gigi Berkawat [MUSLIKHAH FAJARWATI]
117. Modifikasi Zeolit Alam dengan Cetiltrimetilammonium Bromida sebagai Adsorben
pada Kation Pb2+, anion NO3- dan pklorofenol dalam Limbah Pemupukan Tanaman
[NADIA FARISUNA]
118. Pembuatan enkapsulan dari modified starch gembili (Dioscorea esculenta), talas
(Colocasia esculenta) dan ubi kelapa (Dioscorea alata) dengan metode acetylasi asam
asetat dalam proses mikroenkapsulasi minyak atsiri dan asap cair [NAELY NAVISATIN]
119. UJI SITOTOKSISITAS DAN ANTI PROLIFERASI TINTA CUMI (Loligo sp.)
TERHADAP SEL HELA (CERVICAL CANCER CELL LINE) [NI WAYAN ERLY SINTYA
DEWI]
120. Acnestick: solusi kulit wajah berjerawat yang praktis dari ekstrak etanolik kulit buah
manggis (Garcinia mangostana) [NIKEN DYAH SETYANINGRUM]

121. Potensi Rebusan Daun Sukun (Artocarpus communis) dalam Proses


Penyembuhan Periodontitis : Penelitian In Vivo pada Tikus Wistar [NISAUL AFIFAH]
122. PRODUKSI ALSIYO (Alginat Easy Yoghurt) SEBAGAI PANGAN KESEHATAN
DALAM BENTUK INSTAN [NOVIANA CAHYANI TYASTUTI]
123. Studi Karakteristik Edelweis (Anaphalis spp) pada Karakteristik Tapak yang
Berbeda [NOVITASARI
RATNA D.]
124, KAJIAN POTENSI EKSTRAK STROBERI (Fragaria xananassa) SEBAGAI
ALTERNATIF ANTIBAKTERI
Staphylococcus aureus MULTIRESISTEN ANTIBIOTIK DARI ASPEK IMUNOLOGIK
DAN HISTOPATOLOGIK [NOVRA ARYA SANDI]
125. Formulasi Nanopartikel Dari Ekstrak Etanolik Daun Kepuh (Sterculia foetida)
Menggunakan Kitosan Dan Tripolipospat Dengan Metode Gelasi Ionik Dan Uji Aktivitas
Sebagai Anti Inflamasi Akut Secara In Vivo. [NUGROHO DWI SUSANTO]
126. Peningkatan Efisiensi Alat Geolistrik Menggunakan Modul Wi-Fi untuk
Mempercepat Pengambilan Data Lapangan Pada Survey Air Tanah dan Bijih Mineral
[NUR AZIZ RIBOWO]
127. Potensi Pemanfaatan Limbah Industri Tepung Aren (Pati Onggok) Sebagai Bahan
Baku Panel Akustik [NUR
MUFIDATUL ULA]
128. Optimasi Hidrolisis Penisilin-G dan Ekstraksi 6-APA sebagai Senyawa Perantara
untuk Pembuatan Antibiotik Turunan Penisilin [NUR MUSTAQIM]
129. Perbandingan Efektivitas Stain Removal antara Metode Brushing Menggunakan
Ekstrak Stroberi (Fragaria ananassa) dan Tomat (Lycopersicon esculentum Mill. var.
Commune) dengan Scaling dan Polishing [NUR
RAHMAWATI SHOLIHAH]
130. OPTIMALISASI KONVERSI BATUBARA MENJADI FRAKSI BENSIN DAN
KEROSIN MELALUI PIROLISIS DAN HIDRORENGKAH KATALITIK DENGAN KATALIS
Ni-Mo-S/ ZEOLIT ALAM AKTIF [NURUL HIDAYATI]
131. Analisis Nitrat dan Nitrit Bebas Sebagai Indikator Kerusakan Protein Dalam Susu
[OKTAVIAN IRA W]
132. NASIONALISME DAN PENDIDIKAN: Studi Tentang Pandangan Nasionalisme
Masyarakat di "Bona Pasogit"Sumatra Utara [PASKAH A. PURBA]

133. INDEPENDENT TO COMPETABLE: AGLOMERASI KAWASAN PEDESTRIAN


MALIOBORO MENUJU
KEDAULATAN EKONOMI MASYARAKAT BANTARAN KALI CODE [PIPIT
SUPRIHATIN]
134. Uji Kelarutan dan Absorbsi Kobalt PGV 0 dengan Metode Invitro sebagai Upaya
Pengembangan Chemotherapeutic Agent [PRADIP IRAMDHAN A]
135. Evaluasi Kemampuan Data Terkompresi Google Earth Dalam Pengolahan Digital
Untuk Kajian Penutup Lahan Gunung Tidar Kota Magelang [PRAMA ARDHA
ARYAGUNA]
136. Hyperguard: Potensi Paten Garam Rendah Natrium, Tinggi Kalium dan
Magnesium sebagai Pencegah Hipertensi. Kajian Efek Antihipertensi pada Tikus
Sprague Dawley [PRIMADHY RAHARDIAN WIJAYA]
137. Potensi Optimistik Ekstrak Etanolik Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) sebagai
Penghambat Angiogenesis Jalur VEGF pada Sel Endotel [PRISNU TIRTANIRMALA]
138. Ekspresi Estrogen Receptor (ER), Progesterone Receptor (PR), dan HER-2 pada
Agresivitas Karsinoma Payudara [PRITA ANINDITA PUTRI]
139. EFEK ANTIOKSIDAN FRAKSI AKTIF AWAR-AWAR (Ficus Septica Burm. f.)
SEBAGAI AGEN PENDAMPING KEMOTERAPI DOXORUBICIN UNGGULAN
BESERTA EVALUASI KEAMANANNYA SECARA HISTOPATOLOGIS [PRITHA ELISA]
140. Sintesis Poli Asam Laktat yang Termodifikasi dengan KompositMontmorillonite
sebagai Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang [PUGUH ARIFNUR HIDAYAT]
141. Pengembangan Teknologi Pembuatan Biopolimer Bernilai Ekonomi Tinggi dari
Limbah Tanaman Jagung (Zea Mays) untuk Industri Makanan : CMC
(Carboxymethylcellulose) [PUJI LESTARI]
142. Tamoxifen Berlabel 131I sebagai Antikanker yang Poten pada Kanker Payudara
Positif Estrogen [PUTRI ERDISA JANUARTI]
143. Fortifikasi Ekstrak Kulit Jeruk Bali pada Susu Tinggi Kalsium : Terobosan Baru
Pengatasan Osteoporosis pada Wanita Menopause, Teruji In Vivo dan Molecular
Docking [RAGIL SETIA D]
144. Aplikasi Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dalam Upaya Prevensi Kerusakan
DNA Akibat Paparan Zat Potensial Karsinogenik Melalui MNPCE Assay [RAISATUN
NISA SUGIYANTO]
145. KARAKTERISASI PERILAKU DAN IRAMA BUNYI BURUNG WALET
MENGGUNAKAN VARIASI FREKUENSI UNTUK PERANCANGAN ELEKTRONIK KIT

PEMANGGIL BURUNG WALET BERBASIS PENGONTROL AUDIO OTOMATIS


[RANDY FRANS FELA]
146. DAIA Prevention Study: Depresi pada Pasien Acute Coronary Syndrome (ACS)
sebagai Faktor Prognosis Luas Kematian Sel Jantung [RAYMOND WIN]
147. Peran Jumlah Trombosit dan Leukosit sebagai Fraktor Prediktif Metastasis pada
Pasien Karsinoma Payudara [REAGAN RESADITA]
148. Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) Terhadap
Bobot Potong, Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Kalkun [RESTU PADMONOBO]
149. Pengaruh suplementasi ekstrak metanol wijen (Sesanum indicum L) terhadap
motilitas spermatozoa dan gambaran spermatogenesis pada tikus (Rattus norvegicus)
yang diberi paparan asap rokok [REYHAN
FIRDAUS]
150. Pemanfaatan Nanopartikel Magnetik Fe3O4 Berbasis Fenomena SPR (Surface
Plasmon Resonance) untuk Aplikasi Biosensor DNA Secara Cepat [REZKY AGUNG
PRATOMO]
151. PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH HIPERSPEKTRAL UNTUK
KLASIFIKASI SEDIMENTASI DI MUARA KALI PORONG [RHEZA ARIFN ZEIN]
152. Mengeksplorasi Tradisi Metatah Ditinjau Dari Perspektif Aksiologi Dalam Upaya
Pelestarian Budaya [RICO
FERNANDO SRG]
153. Evaluasi Kualitas Fermentasi Kulit Buah Kakao (Cacao Pods) dengan Berbagai
Inokulum Kapang [RIDWAN ARIEF PRAMONO]
154. PEMANFAATAN CAMPURAN TANAH LIAT DAN LIMBAH KAYU SEBAGAI
FILTER PENJERNIH AIR SUNGAI GAJAH WONG YOGYAKARTA [RIFKI ALFRIANTO]
155. PROSPEK TERAPI PENYAKIT JANTUNG KORONER: STUDI EKSPERIMENTAL
AKTIVITAS ANTI-AGREGASI TROMBOSIT DAN ANTITROMBOSIS EKSTRAK
METANOL BUNGA Ixora coccinea [RIMA
MUSTAFA]
156. SALEP Leucaena leucocephala (LAMTORO) PEMERCEPAT KESEMBUHAN
LUKA INCISI DALAM KAJIAN MORFOLOGI, HISTOLOGI, TINGKAT ELASTISITAS
DAN HEMATOLOGI [RIRIS DIAN WEWAHYU]
157. Transformasi Kota: Perubahan Sosial dan Pembangunan Perkotaan (Studi Kasus
Kota Yogyakarta) [RIVSAT SUKMATAMA]

158. Ekstrak Baku (Kombinasi Tembakau, Kunyit dan Kol) sebagai Terapi untuk Mastitis
Subklinis pada Sapi Perah [RULI IKA YUNIARTI]
159. NEW HOPE FOR BETTER VISION "Kajian Efektivitas Propolis dan Melati
(Jasminum sambac) dalam Menghambat Pembentukan Katarak pada Tikus yang
diinduksi 1,2-Naphtoquinone [SAEFUL ANWAR]
160. TYPHONIUM FLAGELLIFORME: Alternatif Kemoterapi Kanker Payudara Dengan
Biaya Minimal. Kajian Apoptosis dan Induksi Jalur Apoptosis Ekstrak Dichloromethane
Umbi Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) pada Cell Line Kanker Payudara T47D
Melalui Aktivasi Caspase-9, Bcl-2, Bax, dan p53 [SAFIRA NUR A]
161. Desain dan Studi Eksperimental Performansi Penerapan Inovasi Power Three-inOne Pada Pembangkit Listrik Tenaga Magnet (Sumber Energi Listrik AlternatifTerbarukan) [SAIFUL ANWAR]
162. PENGGUNAAN EKSTRAKS DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius
Roxb.) SEBAGAI ANTI ADHESI UNTUK PENCEGAHAN MASTITIS SUBKLINIS PADA
KAMBING PERANAKAN ETTAWAH (PE) [SARAH ROSIANA]
163. Potensi Aktivitas Ektrak Lidah Buaya (Aloe vera) untuk Menghambat Infeksi Virus
Newcastle Disease (ND). [SARWO EDY WIBOWO]
164. Potensi Vitamin E sebagai Antiracun Logam Berat (Kadmium Klorida) terhadap
Organ Reproduksi Jantan (Testis) Tikus Putih (Rattus norvegicus, Bekenhout, 1769)
[SELVI RAHMAWATI]
165. Surga di antara Rongsokan Besi, Sistem Informasi Geografi untuk Kelestarian
Terumbu Karang [SEPTIAN
GALIH W A]
166. PENGGUNAAN SODIUM CHLORIDE, SODIUM TRIPOLYPHOSPATE, SODIUM
LACTATE UNTUK
MEMPERBAIKI KEEMPUKAN DAGING SAPI [SHINTA OCTARINA WIBIYANTI]
167. Inovasi Polibag Biokomposit Melalui Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Serbuk
Kayu dan Feses Sapi [SITI FATIMAH]
168. Identifikasi Potensi Arus Laut Untuk Pembangkit Listrik Sebagai Alternatif
Renewable Energy Menggunakan Satelit Altimeter di Perairan Nusa Tenggara Timur
[SITI NOOR CHAYATI]
169. EKSTRAKSI DAN UJI KROMATOGRAFI ALKALOID DARI BATANG JARAK
TINTIR Jatropha multifida SEBAGAI AGEN KOAGULASI DARAH [SITI NURUL
HIDAYAH]

170. Annona muricata : Tanaman Herbal Medis sebagai Agen Hepatoprotektif dan
Antijaundice bagi Penderita Penyakit Hati dengan efek samping minimal. Kajian in vivo
pada tikus yang diinduksi karbon tetraklorida [SONIA DIOVANI]
171. UJI AKTIVITAS SENYAWA ANTIMALARIA PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta LINN)
SECARA IN VIVO (UJI BIOKEMIS, UJI TOKSISITAS, DAN UJI PARASITOLOGIS)
[STEVANUS]
172. BATAKO RAMAH LINGKUNGAN, RINGAN DAN KUAT [SUBAGIYO]
173. Pemanfaatan Limbah Kulit Biji Jambu Mete Menggunakan Teknologi Dispensing
sebagai Alternatif Moluskisida Alami Hama Padi [THIA AMALIA]
174. Kombinasi Cahaya Merah-Biru dan Starvasi Nitrogen Untuk Peningkatan
Biomassa dan Kandungan Lipid Pada Kultur Mikroalga Tetraselmis Sp. Sebagai Upaya
Peningkatan Produktifitas Biodiesel [THORIQ TEJA
SAMUDRA]
175. Upaya Peningkatan Kualitas Produk Yoghurt dengan Pencegahan Sineresis
Melalui Penambahan Zat Penstabil Hasil Sintesa Limbah Pertanian [TITI NUR
HIDAYATI]
176. Pengolahan Sinyal Electrogastrogram untuk Identifikasi Kondisi Pra-Gastritis pada
Oryctolagus cunniculus Akibat Hyperchlorhidria dan Infeksi Helicobacter pylori [TYAS
PANDU FIANTORO]
177. Nilai-nilai Kejujuran dalam Budaya Ngangkring, Studi tentang Perilaku Anti Korupsi
yang Diterapkan Wong Cilik di Angkringan Bantaran Kali Code, Kota Baru, Yogyakarta.
[ULIVIA TEJO SAPUTRI]
178. Ekstrak Lengkuas Merah (Alpinia purpurata K Schum) sebagai Alternatif
Pengobatan Dermatophytosis (Microsporum canis) pada Canine domesticus. [VINSA
CANTYA PRAKASITA]
179. Pengaruh Penambahan Tepung Pare (Momordica charantia) dalam Ransum
terhadap Kandungan Kolesterol Telur Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) [VISTA
BUDIARIATI]
180. INOVASI DNA BAR-CODING UNTUK IDENTIFIKASI IN SILICO ANGGREK ALAM
DI DAERAH BUKIT COKRO KABUPATEN KULONPROGO, YOGYAKARTA [VITRI
INDRIANI]
181. Kios Mendaki ( Kopi Oplos Menir Rendah Kafein ), Sehatkan dan Stabilkan Kerja
Jantung Para Penikmat Kopi [WEMY SETIA WICAKSONO]

182. Tempe Casoy : Subtitusi Kedelai dengan Gude [WILDAN KARIM]


183. PENDIDIKAN TILAWATIL QURAN BERBASIS DIGITAL DENGAN PENDEKATAN
EKSPLORASI MODEL
COMPARATIVE ANALISYS DI DAERAH MUNTILAN MAGELANG JAWA TENGAH
[WISNU ADHI SURYO
NUGROHO]
184. BEKATUL Si Kulit Padi Oryza sativa : Limbah Potensial Sarat Manfaat sebagai
Agen Kemopreventif dan Kemoterapi Kanker Payudara dengan Efek Samping Minimal.
Kajian Efek Sitotoksik Pada Cell Line Kanker Payudara T47D Melalui Mekanisme
Induksi Apoptosis dan Fragmentasi DNA [WIWID SANTIKO]
185. Biodegradasi Pestisida Organoklorin Oleh Bakteri Indigenous dari Tanah Vulkanik
Lereng Gunung Merapi [YENI AVIDHATUL HUSNAH]
186. Potensi Empedu Ular Kobra (Naja sputatrix) sebagai Agen Sitotoksik dalam
Pengobatan Kanker Payudara [YOCE APRIANTO]
187. Krim Kalsium-Albumin sebagai Akselerator Penyembuhan Luka Incisi Pasca
Operasi [YOGYASWARA AMARTANI]
188. Potensi Tersembunyi Jamur Endofit Artemisia annua L. sebagai Antimikroba
dengan Metode Penghambatan Quorum Sensing Bakteri Pseudomonas aeruginosa
[YOHANA ANINDYA K S]
189. Kayu Manis: Harapan Baru Penanganan Efek Samping Obat- Obatan pada Sistem
Pembentukan Darah dan Sistem Imun [YONIKA ARUM LARASATI]
190. Sintesis Nanokomposit TiO2.SiO2 dengan Doping Ion Logam Ag sebagai Model
Fotokatalis Responsif Terhadap Sinar Matahari dalam Degradasi Polutan Pewarna
Tekstil Rhodamin B Berbahan dasar Limbah Sekam Padi [YOSHI MARTIKA]
191. Rosocyanine dan Rubrocurcumin Deteksi Kandungan Boric Acid Pada Jajanan
Pasar [YOSI ANDIKO
ANGGARKUSUMA]
192. "Modenz" (Modification Dentifrices Zeolite) Sebagai Alternatif Pasta Gigi
Penghilang Plak [YOUVANKA
ARSY W]
193. Pengaruh Ekstrak Strawberry Fragaria xananassa dan Ekstrak Belimbing Wuluh
Averrhoa bilimbi pada Pembuatan Keju Lunak Soft Cheese [YUNITA AJENG N]
194. Batas Wilayah Antropogeografis Vs. Administratif Studi Kasus Dusun Pasir Mendit
Desa Jangkaran Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo [YUSUF ISKANDAR]

195. KENTONGAN SAKTI ALA BANYUMAS : Eksplorasi Nilai Estetis dan Tinjauan
Analisis Social Values [ZAINAL FADRI]
196. DHARMARJ: Udyogaparva, Filologi Jawa Kuna dan Merawat Peradaban
Bangsa [ZAKARIYA PAMUDJI
AMINULLAH]
sumber: dikti.go.id

Home Lifestyle , Manggis Lagi-lagi kha siat Kulit Manggis


Lagi-lagi khasiat Kulit Manggis
Lagi-lagi khasiat Kulit manggis
Lhoh kenapa judulnya nyeleneh..?ya iyalah, kali ini saya akan membahas lagi
tentang khasiat dari kulit Manggis yang tidak akan habis untuk di
ulas.Seperti postingan-postingan sebelumnya yang saya posting ini adalah
mengenai khasiat buah manggis,meskipun ini hanya REPOST tapi saya yakin
ini patut di baca oleh agan-agan sekalian yang membutuhkan pengetahuan
tentang khasiat buah-buahan di indonesia.

Sudah banyak orang yang telah merasakan khasiat kulit manggis


sehingga karena keajaibannnya di sebut amazing juice, sebenarnya khasiat
kulit manggis bisa kita buktikan dengan teori sederhana yaitu makan
buahnya dan buang kulitnya ke tempat sampah setelah 3 bulan atau
setahun kita lihat kembali kulit manggis yang kita buang ke tempat sampah
maka akan tetap utuh dan tidak busuk maka para ahli meneliti kenapa kulit
manggis tidak busuk sewaktu di buang di tempat sampah ternyata dalam
kulit manggis mempunyai khasiat anti bakteri dan jamur sehingga kulitnya
tetap utuh sebagaimana hasil dari penelitian para ahli di bawah ini .
Khasiat kulit manggis menghambat bakteri
Dalam paparannya, Prof. Sidik juga menjelaskan aspek farmakologis dari
tanaman manggis yang diperoleh dari sejumlah penelitian. Kulit buah
manggis diketahui mempunyai daya antimikroba terhadap beberapa jenis
bakteri.
Kulit buah manggis juga bersifat antijamur, ujarnya. Aktivitas antijamur

hasil isolasi beberapa xanton (salah satu jenis zat warna pada manggis) yang
berasal dari kulit buah manggis dan beberapa derivat mangostin terhadap
jamur Fusarium oxysporum
f. sp. Vasinfectum, Alternaria tenuis, dan Drechela oryzae dapat
menghambat pertumbuhan semua jamur tersebut.
Telah dilakukan pula penelitian terhadap aktivitas xanton dalam kulit
manggis terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus yang resisten
terhadap antibiotik metisilin. Hasilnya menunjukkan bahwa satu isolate aktif,
alfamangostin, yang merupakan salah satu derivat xanton, menghambat
pertumbuhan bakteri tersebut dengan MIC sebesar 1,57-12,5 g/mL.
Penelitian antiinflamasi dari kulit buah manggis dilakukan dengan
menggunakan mangostin dari ekstrak etanol 40 persen mempunyai aktivitas
penghambatan yang kuat terhadap pelepasan histamin dan sintesis
prostaglandin E2 sebagai mediator inflamasi. Ekstrak metanol kulit buah
manggis mempunyai efek meredam radikal bebas yang kuat.
Khasiat kulit manggis Untuk menangkal kanker
Selain itu, ekstrak metanol mangostin dari kulit buah manggis dapat
menghambat sel kanker dan menyebabkan apoptosis pada sel kanker
payudara serta menghambat produksi spesies oksigen reaktif sebagai radikal
bebas. Berdasarkan penelitian tersebut, mangostin dari ekstrak metanol kulit
buah manggis mempunyai potensi sebagai kemopreventif terhadap kanker.
Studi terhadap aktivitas antikanker pada enam xanton yang diekstraksi dari
kulit buah manggis secara invitro pada sel leukemia manusia diperoleh hasil
bahwa semua xanton yang diuji menghambat pertumbuhan sel kanker dan
menginduksi apoptosis. Efek terkuat dalam menghambat pertumbuhan sel
kanker tersebut dilakukan oleh alfamangostin.
Melihat kandungan kimia yang dimiliki manggis, terutama bagian kulitnya,
potensi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut cukup besar, baik dalam
bidang farmasi maupun bidang lainnya. Beberapa fakta tersebut menjadikan
kulit manggis kini mulai menarik minat banyak orang di banyak negara.
Yang terpenting dengan ditemukannya khasiat ajaib kulit manggis,
diharapkan akan ditemukan obat alami yang lebih efektif mengobati
penyakit-penyakit berat yang mematikan, seperti kanker.

Kulit manggis Merupakan Ratu Buah Tropis


Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari
daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Itulah sebab,
banyak pihak yang meyakini buah yang satu ini asli Indonesia
secara fisik, pohon manggis mampu tumbuh mencapai 7 hingga 25 meter.
Bentuknya khas dengan kulit berwarna merah keunguan ketika matang,
meski ada juga varian yang kulitnya berwarna merah.
Manggis berkerabat dengan kokam, asam kandis, dan asam gelugur, rempah
bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatera.
Buah ini merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk
buah eksotik yang sangat digemari konsumen, baik didalam maupun luar
negeri, karena rasanya lezat, bentuk buah yang indah, dan tekstur daging
buah yang putih halus.
Tidak heran, manggis mendapat julukan Queen of Tropical Fruits (ratunya
buah-buah tropis).
Ini yang menjadi perdebatan buah manggis Asli Jambi, Bukan
Malaysia
Kalangan ilmuwan hortikultura dari Indonesia mengungkapkan sebuah fakta
baru: buah manggis yang selama ini lebih dikenal sebagai buah asal
Malaysia sebenarnya merupakan buah asli Indonesia. Tentu saja ini bukan
asal klaim, seperti yang selama ini sering dilakukan oleh negeri jiran itu.
Ketua Masyarakat Ilmuwan Hortikultura Internasional (ISHS), Prof. Dr. Roedhy
Poerwanto, MSc, mengungkapkan bahwa hingga saat ini literatur atau bahan
bacaan ilmiah yang beredar di seluruh dunia menyebutkan manggis adalah
buah Malaysia. Hal itu karena adanya tetua manggis yang nama
spesiesnya Malaccensis, sehingga diperkirakan dari Malaka atau Malaysia.
Padahal, menurut Ketua Perhimpunan Hortikultura Indonesia itu, spesies
Malaccensis dan Hombroinina yang menurunkan manggis Indonesia sejak
dulu sudah banyak terdapat di Jambi.
Dengan bukti tersebut, tambahnya, buku-buku teks yang menyebutkan

manggis buah asal Malaysia perlu diperbaiki dan ke depan harus


menyebutkan manggis adalah buah asal Indonesia.
Roedhy menambahkan, para ilmuwan Indonesia telah mengajukan bukti
bahwa manggis merupakan buah asli Indonesia dalam simposium
internasional tentang buah-buahan tropis dan subtropis ke-4 di Bogor, Jawa
Barat, yang diikuti kalangan ilmuwan hortikultura dari seluruh dunia, pada
tahun 2008.
Para peserta yang umumnya ilmuwan hortikultura itu menyambut positif
bukti-bukti dan penjelasan yang diajukan Indonesia dan ini jelas semakin
menguatkan bahwa manggis memang buah asli Indonesia.
Simposium yang diikuti kalangan ilmuwan hortikultura dari berbagai negara
tersebut diadakan setiap empat tahun sekali. Tahun 1996 diadakan di
Thailand, kemudian pada tahun 2000 di Australia, dan 2004 di Brasil.
Khasiat Kulit Manggis dan Isinya
Tak adil rasanya hanya mengupas keunggulan kulitnya dan melupakan isi
manggis yang putih berseri. Apa saja khasiat sang ratu buah tropis ini?
Manfaat Buah Manggis
Sangat menyegarkan, mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa.
Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air,
0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17
mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin)
0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg.
Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar.
Khasiat Kulit Manggis
Kulit manggis bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku
obat-obatan. Kulit ini mengandung senyawa xanton yang meliputi
mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B,
trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon
B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin.
Senyawa xanton hanya dihasilkan oleh genus Garcinia. Di luar negeri kulit

manggis sudah dimanfaatkan sebagai suplemen diet, antioksidan, dan


antikanker.
Menurut Dr. Berna Elya, peneliti di Departemen Farmasi Universitas
Indonesia, khasiat xanton bukan hanya antioksidan, tapi juga antikanker.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat
pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis,
penghancur sel kanker.
Xanton mampu merawat beberapa jenis kanker seperti kanker hati,
pencernaan, paru-paru. Xanton dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi
penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan
antidiare. Diungkapkan Dr. Berna, selain antikanker dan antioksidan, juga
mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan
tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas
melawan sel kanker payudara, lever, dan leukemia. Juga biasa digunakan
sebagai antihistamin, antiinflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan
penurun tekanan darah tinggi.
Sumber : (portal.cbn) www.suaramedia.com

ANALISIS JURNAL PENELITIAN1.

JUDUL : Aktivitas Antioksidan Ekstrak Fenolik Dari Kulit BuahManggis


(Garcinia Mangostana L.)
oleh Stevi G. Dungira, Dewa G.Katjaa dan Vanda S. Kamua
2.

PendahuluanBerbagai penyakit dalam tubuh disebabkan oleh adanya radikal


bebas.Radikal bebas adalah atom atau gugus yang memiliki satu atau lebih
elektrontidak berpasangan. Radikal bebas juga dijumpai pada lingkungan,
beberapalogam (contohnya besi dan tembaga), asap rokok, obat, makanan

dalamkemasan, bahan aditif, dan lain-lain (Droge, 2002).Dalam melindungi


tubuh dari serangan radikal bebas, substansiantioksidan berfungsi untuk
menstabilkan radikal bebas dengan melengkapikekurangan elektron dari
radikal bebas sehingga menghambat terjadinyareaksi berantai (Windono et
al., 2001). Menurut Windono et al. (2001),antioksidan adalah senyawa yang
dapat digunakan untuk melindungi bahan pangan melalui perlambatan
kerusakan, ketengikan atau perubahan warnayang disebabkan oleh oksidasi.
Antioksidan mampu bertindak sebagai penyumbang radikal hidrogen atau
dapat bertindak sebagai akseptor radikal bebas sehingga dapat menunda
tahap inisiasi pembentukan radikal bebas.Adanya antioksidan alami (seperti
senyawa fenolik) maupun sintetisdapat menghambat oksidasi lipid,
mencegah kerusakan, perubahan komponenorganic dalam bahan makanan
sehingga dapat memperpanjang umur simpan(Rohdiana, 2001).Beberapa
penelitian menunjukan bahwa kulit buah manggis (GarciniamangostanaL.)
mengandung senyawa yang memiliki aktivitas farmakologidan antioksidan.
Senyawa tersebut diantaranya flavonoid, tanin dan xanton (Ho et al ., 2002;
Jung et al ., 2006; Moongkarndiet al ., 2004; Weecharangsanet al ,
2006).Sangat banyak manfaat dari kulit buah manggis, namun demikian
belumada penelitian yang mengungkapkan tentang aktivitas antioksidan
ekstrak metanol dari kulit buah manggis. Penelitian ini bertujuan untuk
menentukankandungan total fenolik ekstrak kulit buah manggis serta
pengaruh ekstrak kulit buah manggis terhadap aktivitas antioksidan.3.

MetodeSampel atau subjek penelitian tersebut adalah kulit buah manggis


yangsegar (basah) dan kering. Bahan-bahan kimia yang digunakan yaitu
metanol96%, aquades yang dipanaskan, 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH),
reagenFolin Ciocalteu 50%, larutan Na2CO3 2%, aquades.Dalam penelitian
ini sang peneliti melakukan eksperimen saat pembuatan ekstraksi, saat
menentukan kandungan total fenolik danmenentukan aktivitas penangkal
radikal bebas DPPH. Dalam tahap pembuatanekstraksi, kulit manggis yang
dicuci dan dipotong-potong tersebut dimaserasidengan methanol serta air
panas pada sampel lainnya. Kemudian sampeltersebut disaring, dievaporasi,
sehingga diperoleh ekstraknya yang kemudiandilarutkan dalam methanol.
Pada penentuan kandungan total fenolik kulit buahmanggis peneliti
menggunakan metode Jeong
et al
. dalam Kiay

et al
. (2011).Hasilnya diplotkan tehadap kurva standar asam galat yang
dipersiapkandengan cara sama. Kandungan totalfenol dinyatakan sebagai
mg ekivalenasam galat/g ekstrak. Sedangkan pada penentuan aktivitas
penangkal radikal bebas DPPH kulit buah manggis ditentukan dengan
metode Gaulejac
et al
.dalam Kiay
et al
. (2011) yang sedikit dimodifikasi. Aktivitas penangkalradikal bebas dihitung
sebagai presentase berkurangnya warna DPPH denganmenggunakan
persamaan;
% Aktivitas penangkal radikal bebas = (1

100%)

Dari harga persen penangkal radikal bebas yang diperoleh, dibuat


kurvaantara persen penangkal radikal bebas terhadap konsentrasi larutan
uji. Dari persamaan regresi linear tersebut dapat ditentukan nilai IC50,
yaitukonsentrasi inhibisi larutan uji yang mampu menangkal 50% radikal
bebas.4.

HasilEkstraksi kulit buah manggis dilakukan dengan pelarut air panas


danmethanol 96%. Kulit buah manggis yang dimaserasi selama 24 jam
adalahkulit buah manggis segar (basah) dan kulit buah manggis kering. Dari
hasil penelitian, peneliti menyajikan hasil penelitian berupa persen
rendemenekstrak kulit buah manggis. Ada 5 ekstrak yang dihitung persen
rendemennyayakni 1) air sampel kering (AK), 2) air sampel basah (AB), 3)

methanolsampel kering (MK), 4) methanol sampel basah (MB). Didapat


bahwa hasilekstraksi pelarut tertinggi diperoleh dari ekstrak methanol
sampel kering (MK)dengan rendemen sebesar 21 %, sedangkan untuk
ekstrak pelarut air sampelkering dan basah (AK dan AB), ekstrak methanol
sampel basah (MB)menghasilkan rendemen berturut-turut adalah 12%, 11%,
dan 15%.Analisis kandungan total fenolik dilakukan untuk mengetahui
potensiekstrak kulit buah manggis sebagai penangkal radikal bebas dan
penstabiloksigen singlet. Untuk menentukan besarnya kandungan total
fenolik kulit buah manggis peneliti menggunakan persamaan kurva standar
asam galat.Dari hasil penelitian, diketahui bahwa kandungan total fenol
tertinggidihasilkan oleh ekstrak dengan pelarut methanol sampel kering (MK)
sebesar 141, 637 mg/kg.Aktivitas penangkalan radikal bebas dari ekstrak
kulit buah manggisdapat diukur dengna pengujian radikal DPPH yaitu dengan
mereaksikan 0,5mL ekstrak kulit buah manggis dengan 2 mL larutan DPPH
dan absorbansinya
diukur pada 517 nm yang merupakan panjang gelombang maksimum
.Berdasarkan hasil analisis aktivitas penangkal radikal bebas DPPH
dalamsebuah grafik, ekstrak methanol memiliki aktivitas paling tinggi dari
ekstrak air, dengan aktivitas penangkal radikal bebas DPPH paling besar
adalah
Analisis Jurnal Penelitian Tentang
Tambahkan ke Koleksi
33
Reads
0
Readcasts
0
Embed Views

Published by

RhaRha Adelyra MoccaCh...

KIATTekanCtrl-F untuk mencari dengan cepat dibagian manapun dalam


dokumen.
Info dan Peringkat
Kategori:

Tidak ada kategori.

Peringkat
Tanggal diunggah:

02/20/2013

Hak Cipta:

Attribution Non-commercial

Tag:

Dokumen ini tidak memiliki tag.

Tandai dokumen karena berisi materi yang tidak pantas


Unduh dan cetak dokumen ini
Pilih sebuah format untuk mengunduh dalam

.PDF

.DOCX

.TXT
Lainnya Dari Pengguna Ini

3 p.

Doc
RhaRha Adelyra MoccaChimica
18 Reads

1 p.

Cover
RhaRha Adelyra MoccaChimica
13 Reads

1 p.

Transport Electron Terjadi Di Bagian Membrane Dalam Mitokondria


RhaRha Adelyra MoccaChimica
5 Reads

Featured

33 p.

Someday, Someday, Maybe


Random House Publishing Group

34 p.

Dear Girls Above Me

Posted By Ngabidin . on Minggu, 09 Desember 2012

Buah manggis (Garcinia mangostana. L)


Tumbuh liar di hutan dan pegunungan dengan ketinggian pohon bisa
mencapai lebih dari 15 meter namun mempunyai masa berbuah yang
membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun. Indonesia sebagai negara yang
memiliki keanekaragaman hayati melimpah adalah salah satu sentra
penghasil manggis yang diekspor ke berbagai belahan dunia seperti Amerika
dan Eropa. Berdasarkan in
formasi yang saya dapat, di Eropa sana nilai jual kulit manggis sangat tinggi.
Di sana kulit manggis dijadikan jus yang harganya mencapai 20 US dolar
atau berkisar 200 ribu rupiah per gelas. Sedangkan di Negara kita, buah
manggis dijadikan bahan tebak-tebakan bahkan bisa jadi permainan JUDI
Mungkin sudah lama ada yang meyakini bahwa buah manggis itu berkhasiat,
namun soal manfaat kulit manggis baru belakangan ini naik daun. Warna
kulit manggis yang ungu diyakini kaya akan zat antioksidan kuat.
Benarkah kulit manggis yang rasanya pahit mempunyai khasiat? Mungkin
selama ini anda mengira bahwa cuma buahnya saja yang mempunyai
banyak khasiat antara lain obat kanker, jantung, diabetes, stroke, insomnia,
dll. Namun ternyata, kulit manggis pun bisa dimanfaatkan untuk kesehatan.
Ternyata pada kulit buah manggis mengandung suatu senyawa xanthone,
yaitu zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Beberapa
penelitian menunjukkan, senyawa ini memiliki sifat sebagai antidiabetes,
antikanker, anti peradangan, antibakteri, antifungi, antiplasmodial, dan
meningkatkan kekebalan tubuh.
Berarti, mulai sekarang apabila anda membeli buah manggis jangan lagi
membuang kulitnya, tapi olahlah untuk ramuan alami buat kesehatan.
Caranya tidak susah kok, pertama dengan bersih kulit buahnya, kemudian

potong menjadi 2. Rebuslah potongan tersebut ke dalam 4 gelas air hingga


menjadi kira-kira 2 gelas air. Nah, kemudian saring air rebusan tersebut dan
minumlah 2 sampai 3 kali sehari.
Namun, meskipun kulit manggis mempunyai banyak khasiat akan tetapi kita
tetap harus hati-hati karena kulit buah manggis mengandung kadar resin,
tanin, serat kasar, dan komponen lainnya yang tidak dapat dicerna tubuh
pada kadar tinggi. Gangguan pada ginjal dan usus serta organ lainnya dapat
muncul akibat mengkonsumsi kulit buah manggis dalam bentuk tepung
tanpa perlakuan yang baik.
Manfaat lain yang bisa didapat dari kulit manggis adalah untuk mengobati
sariawan. Anda semua pasti pernah dong mengalami penyakit yang satu ini.
Gejalanya diantaranya adalah bibir pecah-pecah dan terasa panas dan perih,
tenggorokan terasa gatal namun bukan karena ingin batuk. Anda bisa
memakai ramuan kulit manggis untuk mengatasinya, caranya kulit manggis
yang telah dicuci bersih dan potong-potonglah sebesar kira-kira ukuran ibu
jari. Rebuslah dengan 3 gelas air sampai airnya menjadi sekitar
setengahnya. Dinginkan kemudian saring biar bersih dan gunakan untuk
kumur-kumur lakukan 2 kali sehari.
Begitu banyaknya khasiat manggis mulai dari buah sampai kulitnya
merupakan anugerah yang sangat besar dari sang pencipta yang wajib kita
syukuri. Semoga artikel berjudul khasiat kulit manggis ini bisa menambah
wawasan kesehatan anda serta menambah rasa syukur kepada sang
pencipta atas karunia yang diberikannya.
Kulit dari ratu segala buah Tropis (Queen of The Tropic Fruits) ini dapat
menghasilkan senyawa xanthone, yaitu zat yang terbentuk dari hasil isolasi
kulit buah manggis. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml. Xanthone
mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Senyawa xanthone
dapat menangkal radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga
proses degenerasi sel terhambat. Apalagi zaman sekarang, kita sudah
banyak terkontaminasi oleh bahan-bahan kimiawi, bahan polutan dan bahan
tiruan, dan itu semua sudah tak terelakkan lagi. Selain itu Xanthone bukan
hanya sebagai antioksidan, tetapi juga antikanker. Belakangan ini para
ilmuwan juga sedang melakukan uji potensi kulit manggis sebagai obat HIV.
Berikut 34 Fakta khasiat kulit manggis :
1. Anti-fatigue (energy booster/memberi tenaga)

2. Powerful anti-inflammatory (prevents inflammation/anti peradangan)


3. Analgesic (prevents pain/mencegah sakit urat saraf)
4. Anti-ulcer (stomach, mouth and bowel ulcers)
5. Anti-depressant (low to moderate/mencegah kemurungan)
6. Anxyolytic (anti-anxiety effect/mencegah kegelisahan, panik & cemas)
7. Anti-Alzheimerian (helps prevent dementia/mencegah penyegah
Alzheimeria)
8. Anti-tumor and cancer prevention (shown to be capable of killing cancer
cells/Mencegah kanker)
9. Immunomodulator (helps the immune system/system kekebalan)
10. Anti-aging (Anti penuaan)
11. Anti-oxidant ( Buang toxic/racun dalam badan)
12. Anti-viral (membunuh kuman)
13. Anti-biotic (modulates bacterial infections)
14. Anti-fungal (prevents fungal infections/infeksi oleh jamur)
15. Anti-seborrheaic (prevents skin disorders/ mencantikkan kulit)
16. Anti-lipidemic (blood fat lowering/membuang kolesterol)
17. Anti-atherosclerotic (prevents hardening of arteries)
18. Cardioprotective (protects the heart/untuk jantung)
19. Hypotensive (blood pressure lowering/merendahkan tekanan darah)
20. Hypoglycemic (anti-diabetic effect, helps lower blood sugar/ mengurangi
gula dalam darah)
21. Anti-obesity (helps with weight loss/kuruskan badan)
22. Anti-arthritic (prevention of arthritis/cegah sakit tulang)
23. Anti-osteoporosis (helps prevent the loss of bone mass/tulang rapuh)
24. Anti-periodontic (prevents gum disease/cegah gusi berdarah)
25. Anti-allergenic (prevents allergic reaction)
26. Anti-calculitic (prevents kidney stones/cegah batu karang)
27. Anti-pyretic (fever lowering/rendahkan suhu badan)
28. Anti-Parkinson (penyakit saraf parkinson)
29. Anti-diarrheal (mencegah diare)
30. Anti-neuralgic (reduces nerve pain/sakit urat saraf)
31. Anti-vertigo (prevents dizziness)
32. Anti-glaucomic (prevents glaucoma/sakit mata)
33. Anti-cataract (prevents cataracts)
34. Pansystemic (has a synergistic effect on the whole body/Mengimbangi
seluruh badan)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------Semoga bermanfaat.

Sumber : Arif Alamsyah

solusi alternatif terbaik Pengobatan kanker paru-paru atau penyakit paru-paru, dengan
obat alami kanker paru paru xamthone plus, kenapa harus obat alami untuk penyakit
kanker paru paru xamthone Plus?
Jawaban pertanyaan ini terjawab dengan penelitian terkini yang membuktikan bahwa manggis
mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari
kekuatan
vitamin
c
dan
E
.
Journal of pharmacology, mempublikasikan bahwa xanthone memilik efek anti kanker seperti
kanker payudara , kanker darah (leukeumia) dan kanker hati . Selain itu juga xanthone memiliki
banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi sakit jantung,
aterosklerosis, hipertensi dan trombosit. Xanthone juga memperlebar pembuluh darah dan
memeperlancar peredaran darah. manggis juga kaya akan mineral kalium yang membantu
metabolisme energi.
Khasiat XANTHONE bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset
Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XANTHONE dalam
riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit
manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu
ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Dikutip dari beberapa pendapat para ahli diantaranya :

1. Menurut Dr. Ir. Warid Ali Qosim, M.S

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obatobatan. Kulit buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol,
mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta
mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut
sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus
Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk
suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel
kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin,
antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah
juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

2. Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati

Xanthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super antioksidan,
misalnya alpha-Mangostin; Garcinone A; beta-Mangostin; Garcinone B; 3-Isomangostin;
Garcinone C; Mangostanol; Garcinone D; Maclurin; Garcinone E, Catechins and polyphenols,
Vitamin C dan sebagainya.
Antioksidan diperlukan tubuh untuk untuk mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas,
melalui perlindungan terhadap protein, sel, jaringan dan organ-organ tubuh. Antioksidan telah
terbukti dapat mencegah penuaan dini (anti aging), mencegah penyakit jantung, mencegah
berbagai jenis kanker, mencegah kebutaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak
antioksidan alami yang terdapat dalam makanan kita, antara lain askorbat (vitamin C), tokoferol
(vitamin E), karotenoid (vitamin A) dan poliphenol (antioksidan dalam teh dan dedaunan).
Namun kesemuanya itu kemampuannya jauh di bawah XAMthone dari manggis. Sebagai
contoh, antioksidan dalam jeruk mempunyai nilai 2400 ORAC per 100 oz, sedang XAMthone
mempunyai nilai 20.000 ORAC.

3. Sumber Lampung Post

Penelitian lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin mempunyai efek anti radang lebih baik
daripada obat antiinflamasi lain yang dijual di pasaran. Xanthone jenis ini dapat menghindarkan
berbagai penyakit yang disebabkan peradangan, seperti artritis dan alzheimer (merupakan salah
satu penyakit disfungsi otak).
Xanthone juga bermanfaat mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan
antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan
yang paling efektif. Kandungan alpha-mangostin dan gamma-maostin pada buah manggis juga
bersifat sebagai antibakteri. Alpha-magodtin juga diketahui mempunyai efektivitas yang sama
baiknya dengan antibiotika yang berada di pasaran seperti amphicillin dan minocycline.
Manggis merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena
memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah keruakan sel sehingga proses
degenerasi sel terhambat. Tidak cuma daging buah manggis yang kaya vitamin C-66 mg, tetapi
juga kulit yang multi khasiat yaitu antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung
koroner, HIV, dan sebagainya.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
Selain itu ekstrak itu juga bersifat apotosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat
beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru dan sebagainya.

Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma,
eukimia, antiinflamasi, dan antidiare.

kisah nyata sembuh dari penyakit kanker paru-paru dengan obat alami XAMthone plus
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Tauhid
Purwakarta,
:

Jawa
51

Hasim
Barat
tahun
Wirausaha

Saya minum XAMthonePlus 3 botol selama 2 minggu dan hasilnya menakjubkan. Semua
keluhan penyakit saya sembuh. Selama masa penyembuhan saya minum 30 ml setiap pagi dan
malam sesudah makan. Setelah sembuh saya pun tetap minum walau hanya sekali sehari.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
:
Penyakit : Paru Paru

Samarin
Jakarta,
:

DKI
47

Ibu

Rumah

Srinata
Jakarta
tahun
Tangga

Saya minum XAMthonePlus botol selama kurang lebih 2 minggu alhamdulillah penyakit saya
sembuh. Saya tidak minum obat puskesmas lagi, dan biaya yang keluar juga semakin kecil,
sekarang saya hanya membeli XAMthonePlus untuk dikonsumsi rutin sampai sembuh total. Saya
pun bertekad untuk minum XAMthonePlus selama sisa hidup saya.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Basuki
Jakarta,
:

DKI
44
Pegawai

Ahmad
Jakarta
tahun
Swasta

Saya sangat kaget ketika mengetahui dari pemeriksaan dokter bahwa saya mengidap paru-paru.
Hal ini sangat mengganggu pikiran saya. Selain memikirkan biaya pengobatannya yang besar,
saya juga memikirkan anak-anak dan istri saya, takutnya mereka terjangkit. Tetapi alhamdulillah,
setelah saya minum XAMthonePlus rasa khawatir itu sirna karena dokter bilang paru-paru saya
sudah sehat. Saya minum baru 3 botol dari total 6 botol yang saya beli, dan saya akan lanjutkan
walaupun sudah sembuh.

Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Mustafa
Bekasi,
:

Jawa
37
Pekerja

Hadji
Barat
tahun
Bangunan

Sebagai pekerja kasar saya sering berada di area yang banyak debu dan itu berlangsung lama.
Tidak disadari paru-paru saya kena. Selain debu, juga dipengaruhi dengan faktor-faktor lainnya
seperti sering begadang, merokok, minuman keras dan makanan yang kurang bersih. Setelah
diberikan 2 botol XAMthonePlus oleh teman saya, saya coba minum, ternyata dalam waktu 10
hari semua keluhan menyangkut paru-paru saya hilang, wah luar biasa ini. Walaupun kekurangan
dana, saya bertekad untuk tetap minum XAMthonePlus.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Mulyanto
Depok,
:

Jawa
45
Karyawan

Slamet
Barat
tahun
Swasta

Setelah minum XAMthonePlus 3 botol paru-paru saya membaik, napas jadi plong, tidur
nyenyak, nafsu makan bertambah dan saya sudah tidak berobat ke puskesmas lagi. Saya minum
sesudah makan 2 kali sehari. Alhamdulillah sekarang saya semakin sehat.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Tauhid
Purwakarta,
:

Jawa
51

Hasim
Barat
tahun
Wirausaha

Saya minum XAMthonePlus 3 botol selama 2 minggu dan hasilnya menakjubkan. Semua
keluhan penyakit saya sembuh. Selama masa penyembuhan saya minum 30 ml setiap pagi dan
malam sesudah makan. Setelah sembuh saya pun tetap minum walau hanya sekali sehari.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
:
Penyakit : Paru Paru

Samarin
Jakarta,
:

DKI
47

Ibu

Rumah

Srinata
Jakarta
tahun
Tangga

Saya minum XAMthonePlus botol selama kurang lebih 2 minggu alhamdulillah penyakit saya
sembuh. Saya tidak minum obat puskesmas lagi, dan biaya yang keluar juga semakin kecil,

sekarang saya hanya membeli XAMthonePlus untuk dikonsumsi rutin sampai sembuh total. Saya
pun bertekad untuk minum XAMthonePlus selama sisa hidup saya.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Basuki
Jakarta,
:

DKI
44
Pegawai

Ahmad
Jakarta
tahun
Swasta

Saya sangat kaget ketika mengetahui dari pemeriksaan dokter bahwa saya mengidap paru-paru.
Hal ini sangat mengganggu pikiran saya. Selain memikirkan biaya pengobatannya yang besar,
saya juga memikirkan anak-anak dan istri saya, takutnya mereka terjangkit. Tetapi alhamdulillah,
setelah saya minum XAMthonePlus rasa khawatir itu sirna karena dokter bilang paru-paru saya
sudah sehat. Saya minum baru 3 botol dari total 6 botol yang saya beli, dan saya akan lanjutkan
walaupun sudah sembuh.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Mustafa
Bekasi,
:

Jawa
37
Pekerja

Hadji
Barat
tahun
Bangunan

Sebagai pekerja kasar saya sering berada di area yang banyak debu dan itu berlangsung lama.
Tidak disadari paru-paru saya kena. Selain debu, juga dipengaruhi dengan faktor-faktor lainnya
seperti sering begadang, merokok, minuman keras dan makanan yang kurang bersih. Setelah
diberikan 2 botol XAMthonePlus oleh teman saya, saya coba minum, ternyata dalam waktu 10
hari semua keluhan menyangkut paru-paru saya hilang, wah luar biasa ini. Walaupun kekurangan
dana, saya bertekad untuk tetap minum XAMthonePlus.
Nama
Asal
:
Umur
Profesi
Penyakit : Paru Paru

Mulyanto
Depok,
:

Jawa
45
Karyawan

Slamet
Barat
tahun
Swasta

Setelah minum XAMthonePlus 3 botol paru-paru saya membaik, napas jadi plong, tidur
nyenyak, nafsu makan bertambah dan saya sudah tidak berobat ke puskesmas lagi. Saya minum
sesudah makan 2 kali sehari. Alhamdulillah sekarang saya semakin sehat.
Pendapat ahli tentang khasiat Jus Manggis diantaranya :

1.
Dr.
2.
3.
4.
5.
6.
Dr.
7. Manca Negara dll

Ir.

Raffi
Berna

Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Ir.

Warid

Sam
Albert
Ali

Qosim,

Paramawati
Elya
Finsand
Walters
Miller
M.S

untuk lebih jelasnya mengenai pendapat para ahli di atas


caranya klik disini

untuk pemesanan klik cara order XAMthone

alami, kanker, obat, paru paru


obat alami kanker hati
Oct 7th
Posted by didin in XAMthone Plus
2 comments
Solusi terbaik pengobatan penyakit kanker hati dengan obat alami kanker hati Xamthone
Plus, kenapa harus xamthone plus?
Jawaban pertanyaan ini terjawab dengan penelitian terkini yang membuktikan bahwa manggis
mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari
kekuatan
vitamin
c
dan
E
.
Journal of pharmacology, mempublikasikan bahwa xanthone memilik efek anti kanker seperti
kanker payudara , kanker darah (leukeumia) dan kanker hati . Selain itu juga xanthone memiliki
banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi sakit jantung,
aterosklerosis, hipertensi dan trombosit. Xanthone juga memperlebar pembuluh darah dan
memeperlancar peredaran darah. manggis juga kaya akan mineral kalium yang membantu
metabolisme energi.
Khasiat XANTHONE bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset
Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XANTHONE dalam
riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit
manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu
ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Manggis (queen of fruits) merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan
kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah kerusakan
sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Antioksidan manggis terdapat pada kulitnya yang
bernama Xanthone. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml.Khasiat Xanthone bukan hanya
antioksidan, tetapi juga antikanker.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat
beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru, dll. Xanthone dalam
kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit Tuberculosis (TBC), asma, leukemia,
antiinflamasi dan antidiare.Faedah lain manggis sebagai antijamur dan antibakteri penyebab
jerawat.
Tabir misteri keampuhan khasiat buah eksotik ini terkuak, namun sayang di tanah leluhurnya
Indonesia, manggis belum banyak dimanfaatkan. Tak cuma daging buah manggis yang kaya
akan vitamin C-66 mg, tetapi juga kulit nan multi khasiat.Antikanker, antioksidan, mujarab
mengatasi jantung koroner dan mengatasi HIV, semua ini hanya sebagian kecil dari khasiat kulit
manggis yang mengisi tong sampah. Di rimba raya sana masih banyak komoditas yang tetap
menjadi misteri, dan akankah misteri ini tersibak kelak?
Indonesia salah satu sentra penghasil manggis yang diekspor ke berbagai belahan dunia seperti
Amerika dan Eropa. Ratu segala buah begitulah julukan orang-orang yang memahami khasiat
buah manggis. Rasanya yang manis, lezat dan lembut buah eksotik ini banyak digemari. Buah
manggis dipanen bersamaan dengan buah-buahan yang lain, seperti durian.Buah manggis adalah
buah yang jujur, makanya ada permainan yang disebut tebak-tebak buah manggis, tapi bukan itu
maksudnya. Yang paling utama dari manggis adalah kulitnya, karena dalam kulitnya terdapat
daya antioksidan luar biasa yang mampu menangkal radikal bebas. Radikal bebas masuk melalui
makanan yang kita konsumsi dan merupakan penyebab utama penyakit jantung, stroke, kanker,
dan sebagainya. Dan pencegahannya yang paling bagus adalah buah manggis.
Konsumsi manggis secara rutin membuat awet muda karena antioksidan super yang berfungsi
menjaga serta memperbaiki sel-sel tubuh kita yang rusak dan menjadi lebih baik. Manggis
membantu menghancurkan semua penyakit dalam tubuh dan memperbaiki system antibodi
dalam tubuh kita. Seseorang yang masih muda kalau sedang menderita penyakit degeneratif
kelihatannya seperti usia 60-an tahun, tapi ketika sembuh setelah minum manggis wajahnya
seperti umur 30-an tahun.Manggis tidak ada yang dibuang, daging buahnya, bijinya sampai
kulitnya yang bisa diekstrak menjadi antioksidan super. Manggis juga sangat baik untuk wanita,
tetapi yang sedang hamil muda tidak boleh mengonsumsinya. Untuk pencegahan konsumsilah
manggis setiap hari, buah berkhasiat luar biasa untuk kesehatan manusia. Gunakan produk
manggis, jual produk manggis, dan bangun bisnisnya.

Dikutip dari beberapa pendapat para ahli diantaranya :

1. Menurut Dr. Ir. Warid Ali Qosim, M.S

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obatobatan. Kulit buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol,
mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta
mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut
sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus
Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk
suplemen
diet,
antioksidan,
dan
antikanker.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel
kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin,
antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit
buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

2. Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati

XAMthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super antioksidan,
misalnya alpha-Mangostin; Garcinone A; beta-Mangostin; Garcinone B; 3-Isomangostin;
Garcinone C; Mangostanol; Garcinone D; Maclurin; Garcinone E, Catechins and polyphenols,
Vitamin C dan sebagainya.
Antioksidan diperlukan tubuh untuk untuk mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas,
melalui perlindungan terhadap protein, sel, jaringan dan organ-organ tubuh. Antioksidan telah
terbukti dapat mencegah penuaan dini (anti aging), mencegah penyakit jantung, mencegah
berbagai jenis kanker, mencegah kebutaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak
antioksidan alami yang terdapat dalam makanan kita, antara lain askorbat (vitamin C), tokoferol
(vitamin E), karotenoid (vitamin A) dan poliphenol (antioksidan dalam teh dan dedaunan).
Namun kesemuanya itu kemampuannya jauh di bawah XAMthone dari manggis. Sebagai
contoh, antioksidan dalam jeruk mempunyai nilai 2400 ORAC per 100 oz, sedang XAMthone
mempunyai nilai 20.000 ORAC.

3. Sumber Lampung Post

Penelitian lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin mempunyai efek anti radang lebih baik
daripada obat antiinflamasi lain yang dijual di pasaran. Xanthone jenis ini dapat menghindarkan

berbagai penyakit yang disebabkan peradangan, seperti artritis dan alzheimer (merupakan salah
satu penyakit disfungsi otak).
Xanthone juga bermanfaat mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan
antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai
antioksidan yang paling efektif. Kandungan alpha-mangostin dan gamma-maostin pada buah
manggis juga bersifat sebagai antibakteri. Alpha-magodtin juga diketahui mempunyai efektivitas
yang sama baiknya dengan antibiotika yang berada di pasaran seperti amphicillin dan
minocycline.
Manggis merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena
memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah keruakan sel sehingga proses
degenerasi sel terhambat. Tidak cuma daging buah manggis yang kaya vitamin C-66 mg, tetapi
juga kulit yang multi khasiat yaitu antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner,
HIV, dan sebagainya.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
Selain itu ekstrak itu juga bersifat apotosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat
beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru dan sebagainya.
Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma,
eukimia, antiinflamasi, dan antidiare.

Pendapat ahli tentang khasiat Jus Manggis diantaranya :


1.
Dr.
2.
3.
4.
5.
6.
Dr.
7. Manca Negara dll

Ir.

Raffi
Berna

Dr.
Dr.
Dr.
Dr.
Ir.

Warid

Sam
Albert
Ali

Qosim,

Paramawati
Elya
Finsand
Walters
Miller
M.S

untuk lebih jelasnya mengenai pendapat para ahli di atas


caranya klik disini

Untuk membaca kisah nyata dari mereka yang telah


mengalami kesembuhan dari penyakit kanker hati dengan obat
alami XAMthone Plus Klik disini

untuk pemesanan klik cara order XAMthone

alami, hati, kanker, kanker hati, obat, obat kanker hati, penyakit kanker hati
obat kelenjar getah bening
Oct 6th
Posted by didin in XAMthone Plus
4 comments
solusi terbaik pengobatan penyakit kelenjar getah bening dengan obat alami kelenjar getah
bening XAMthone,kenapa harus obat alami xamthone plus jus manggis apakah memiliki
kemampuan mengobati kanker kelenjar getah bening?
Jawaban pertanyaan ini terjawab dengan penelitian terkini yang membuktikan bahwa manggis
mengandung antioksidan yang sangat kuat yaitu xanthone, melebihi beberapa kali lipat dari
kekuatan
vitamin
c
dan
E
.
Journal of pharmacology, mempublikasikan bahwa xanthone memilik efek anti kanker
Khasiat XANTHONE bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset
Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XANTHONE dalam
riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit
manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu
ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.
Chi Kuan Ho dari Veterans General Hospital dari Taipei mengungkapkan bahwa turunan
XANTHONE mujarab mengatasi sel HCCs hepatocellular carcinomas atau kanker hati. Turunan
XANTHONE itu adalah Garcinone E. Kami menyarankan bahwa Garcinone E mungkin
berpotensi untuk digunakan dalam perawatan beberapa tipe kanker yang berhubungan dengan
pencernaan dan paru-paru.
Fungsi xanthones adalah menjelajah seluruh tubuh, menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh
kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Xanthones yang terdapat dalam
kulit manggis mempunyai sifat sebagai anti kanker, anti inflammatory, anti mikroba,
menurunkan kolesterol, Antiviral, Anticendawan, Antiparasit, Anti alergi, Membantu
menurunkan tekanan darah, menjaga stamina tetap prima, membantu menurunkan berat
badan,menjaga kekebalan tubuh terhadap penyakit,Melindung Hati , Memerangi diare,
Analgesik, Anti-Parkinson, Anti-Alzheime, pencegah depresi, Menurunkan demam
Sebuah penelitian di Singapura menunjukan bahwa sifat antioksidan pada buah manggis jauh
lebih efektif bila dibandingkan dengan antioksidan pada rambutan dan durian.
Xanthone tidak ditemui pada buah-buahan lainnya kecuali pada buah manggis, karena itu
manggis di dunia diberikan julukan Queen of Fruit atau Si Ratu Buah.

Dari berbagai penelitian kandungan xanthone dan derivatnya efektif melawan kanker
payudara secara in-vitro, dan obat penyakit jantung. Khasiat garcinone E (devirat xanthone) ini
jauh lebih efektif untuk menghambat kanker bila dibandingkan dengan obat kanker seperti
flaraucil,
cisplatin,
vincristin,
metohotrexete,
dan
mitoxiantrone.
( sumber BPTP oleh Kasma Iswari dan Tri Sudaryono ) seperti kanker payudara , kanker darah
(leukeumia) dan kanker hati . Selain itu juga xanthone memiliki banyak manfaat kesehatan
terutama kesehatan kardiovaskuler seperti mengatasi sakit jantung, aterosklerosis, hipertensi dan
trombosit. Xanthone juga memperlebar pembuluh darah dan memeperlancar peredaran darah.
manggis juga kaya akan mineral kalium yang membantu metabolisme energi.
Dikutip dari beberapa pendapat para ahli diantaranya :

1. Menurut Dr. Ir. Warid Ali Qosim, M.S

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obatobatan. Kulit buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol,
mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta
mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut
sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus
Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk
suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel
kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin,
antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah
juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

2. Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati

XAMthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super antioksidan,
misalnya alpha-Mangostin; Garcinone A; beta-Mangostin; Garcinone B; 3-Isomangostin;
Garcinone C; Mangostanol; Garcinone D; Maclurin; Garcinone E, Catechins and polyphenols,
Vitamin C dan sebagainya.
Antioksidan diperlukan tubuh untuk untuk mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas,
melalui perlindungan terhadap protein, sel, jaringan dan organ-organ tubuh. Antioksidan telah
terbukti dapat mencegah penuaan dini (anti aging), mencegah penyakit jantung, mencegah
berbagai jenis kanker, mencegah kebutaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak
antioksidan alami yang terdapat dalam makanan kita, antara lain askorbat (vitamin C), tokoferol

(vitamin E), karotenoid (vitamin A) dan poliphenol (antioksidan dalam teh dan dedaunan).
Namun kesemuanya itu kemampuannya jauh di bawah XAMthone dari manggis. Sebagai
contoh, antioksidan dalam jeruk mempunyai nilai 2400 ORAC per 100 oz, sedang XAMthone
mempunyai nilai 20.000 ORAC.

3. Sumber Lampung Post

Penelitian lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin mempunyai efek anti radang lebih baik
daripada obat antiinflamasi lain yang dijual di pasaran. Xanthone jenis ini dapat menghindarkan
berbagai penyakit yang disebabkan peradangan, seperti artritis dan alzheimer (merupakan salah
satu penyakit disfungsi otak).
Xanthone juga bermanfaat mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan
antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan
yang paling efektif. Kandungan alpha-mangostin dan gamma-maostin pada buah manggis juga
bersifat sebagai antibakteri. Alpha-magodtin juga diketahui mempunyai efektivitas yang sama
baiknya dengan antibiotika yang berada di pasaran seperti amphicillin dan minocycline.
Manggis merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena
memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah keruakan sel sehingga proses
degenerasi sel terhambat. Tidak cuma daging buah manggis yang kaya vitamin C-66 mg, tetapi
juga kulit yang multi khasiat yaitu antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung
koroner, HIV, dan sebagainya.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
Selain itu ekstrak itu juga bersifat apotosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat
beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru dan sebagainya.
Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma,
eukimia, antiinflamasi, dan antidiare.

Untuk informasi pemesanan klik order Xamthone Plus

untuk membaca penuturan atau kisah nyata mereka yang telah


mengalami sembuh dari penyakit kanker kelenjar getah bening
berkat obat alami XAMthone Plus klik disini

alami, bening, cara mengobati kelenjar getah bening, getah, kanker, kanker
kelenjar getah bening, kelenjar, Kelenjar getah bening, obat, obat alami
kelenjar getah bening, obat kanker kelenjar getah bening, penyakit kelenjar
getah bening

Sumber Lampung Post


Oct 5th
Posted by didin in Pendapat ahli
1 comment
SUMBER LAMPUNG POS
ALTERNATIF lain mendapatkan antioksidan guna mencegah perusakan sel yang disebabkan
radikal bebas adalah buah manggis. Buah eksotis yang sering dijuluki queen of fruit ini ternyata
memiliki banyak kandungan antioksidan pada kulit dan buahnya.
Dari hasil suatu penelitian, buah asli Asia Tenggara ini dapat menghasilkan xanthone, yaitu zat
yang terbentuk dari hasil isolasi kulit buah manggis. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml.
Xanthone mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.
Penelitian xanthone telah dimulai sejak tahun 1970 dan hingga kini telah ditemukan lebih dari 40
jenis xanthone, di antaranya adalah alpha-mangostin dan gamma mangostin yang dipercaya
memiliki kemampuan mencegah berbagai penyakit. Kedua jenis xanthone tersebut dapat
membantu menghentikan inflamasi (radang) dengan cara menghambat produksi enzim COX-2
yang
menyebabkan
inflamasi.
More >
Khasiat Manggis di Manca Negaraa
Oct 5th
Posted by didin in Pendapat ahli
1 comment
Khasiat XAMthone lain sebagai antibakteri dan antivirus sebagaimana hasil riset Matsumoto.
Dalam uji invitro, periset Gifu International Institute of Biotechnology itu membuktikan
XAMthone tokcer mengatasi Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab tuberculosis (TB).
Dalam hal jumlah pengidap TBC, saat ini di Indonesia peringkat ke-3 setelah Cina dan India.
Padahal obat anti TBC berserakan di negeri ini. Keperkasaan XAMthone juga melibas human
immunodeficiency virus penyebab anjloknya kekebalan tubuh. Senyawa itu menghambat
replikasi.
More >

obat sinusitis alami


Oct 2nd
Posted by didin in Informasi obat
No comments
Solusi terbaik untuk pengobatan penyakit sinusitis yang aman dan alami dengan konsumsi
obat alami sinusitis gamat emas atau gamat gold g nama lain dari obat sinusitis alami teripang,
simak kisah-nya sebagai berikut :
Sinusitis tak Kembali dengan obat alami penyaki sinusitis gamat gold G : sumber : Trubus
470
/
Januari
2009
Emah Suhaemah meninggalkan ruang pertemuan karena bersin terus-menerus. Ia bersama suami
menghadiri rapat camat se Provinsi Jawa Barat. Lokasi pertemuan di Lembang, Kabupaten
Bandung yang dingin, bersuhu 23C. Selama 3 hari kunjungan ke kota Kembang ia amat
tersiksa.
Sehari-hari Emah Suhaemah tinggal di desa Leuwimunding, Kecamatan Leuwimunding,
Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Di desa itu suhu pada siang hari rata-rata 23C. Ia mengira
menderita flu sehingga membeli obat flu dan pilek yang dijual bebas di kedai. Sepekan
kemudian, flu dan bersin-bersin mereda. Namun cuma sesaat karena bersin-bersin kambuh lagi.
Kondisi itu mendorong perempuan 66 tahun itu bergegas memeriksakan diri ke dokter. Ahli
medis mendiagnosis alergi sehingga meresepkan obat antibiotik. Emah minum antibiotik itu 3
kali sehari. Namun, bcgitu obat dari doktcr habis, penyakit kembali menyergap. Malahan
penderitaan Emah makin parah. Menghirup udara dingin atau sekadar ke kamar mandi pada pagi
hari sudah cukup mengundang bersin.
Cekungan
Selesma berkepanjangan seperti dialami oleh Emah Suhaemah memicu peradangan atau
sinusitis. Perubahan suhu dan kelembapan yang mencolok memang dapat mengakibatkan
peradangan hidung. Infeksi itu kemudian merambat ke dalam sinus dan sering ditandai dengan
gejala bersin-bersin tanpa henti.Menurut dr Dody Widodo, SpHT, sinusitis (sinus=rongga,
itis=peradangan) merupakan infeksi dalam rongga tulang tengkorak di sekitar hidung.
Peradangan itu akibat bakteri patogen atau alergi berkepanjangan. Akibatnva sel-sel selaput
lendir melebar dan menghambat sekresi sehingga ingus terkumpul di sinus. Orang yang
mengalami salesma berkepanjangan menyebabkan cairan ingus masuk ke rongga di kanan dan
kiri hidung. Sebab, posisi dasar rongga lebih rendah daripada saluran yang menghubungkannya

dengan hidung. Dampaknya, ingus yang terjebak tak dapat keluar dan menjadi sarang bagi
berkumpulnya bakteri.
Akibatnva mudah ditebak. memperparah peradangan. Jika dibiarkan, lendir bercampur dengan
nanah. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia itu. penderita
sinusitis merasakan nyeri di dahi akibat infeksi di bagian sinus frontalis. Sementara geiala sinus
maksilaris berupa nyeri di bagian gigi rahang atas. Nyeri di antara kedua mata merupakan
pertanda infeksi sinus etmoid. lika tak scgera diobati, infeksi di daerah itu akan menyebar ke
bagian mata dan memicu kebutaan.
Menurut Dody penderita alergi seperti Emah lebih mudah terserang sinusitis. Musababnya,
kondisi selaput lendir penderita alergi sangat sensitif. Alergen atau pemicu alergi yang terhirup
seperti debu, spora jamur, bulu binatang, serbuk sari bunga, dan asap rokok memicu
pembengkakan selaput lendir. Udara dingin pun bisa memicu timbulnya sinus. Lendir yang
berkumpul dan tertahan itu kemudian menjadi sarang yang nyaman bagi patogen seperti virus,
bakteri, dan cendawan. Bersin merupakan salah satu gejiala sinus akibat alergen.
Antibakteri
Bertahun-tahun, Emah tak kunjung sembuh dari alergi. Malahan alergi itu berubah menjadi
sinusitis. Ketika obat yang diresepkan dokter belum mampu mengatasi penderitaan itu, Emah
mencoba ramuan tradisioanal. Ia merebus campuran rimpang jahe, rimpang kunvit, daun kumis
kucing, meniran, dan batang serai dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Ia
menyaring rebusan dan meminum selagi hangat. Ramuan herbal itu membuat tubuh Emah
hangat dan lebih segar. Sayangnya, sinusitis belum juga menyingkir meski ia telah
mengkonsumsi rutin selama 4 bulan. Oleh karena itu ia meninggalkan ramuan itu.
Sejak itu praktis Emah tak mengkonsumsi obat apa pun. pintas bila kondisi fisik ibu 8 anak itu
melorot. Ia merasa letih dan lesu akibat kurang tidur karena acap bersin pada malam hari.
Celakanya, pada siang hari cucuran ingus tak kunjung hilang. Itulah sebabnya handuk kecil
selalu tersampir di leher. Melihat kondisi Emah, Adi Kurniadi -rekan Emah- merasa iba. Ia
menyarankan agar Emah mengkonsumi ekstrak teripang. Pada Februari 2006 ia mulai minum
ekstrak teripang berdosis 1 sendok makan 3 kali sehari.
Beberapa hari kcmudian perempuan kelahiran 21 April 1942 itu merasakan plong dan kesegaran
menjalar ke sekujur tubuh. Sepekan berselang, bersin-bersin berkurang. Enam bulan kemudian
pada Januari 2007 ia memeriksakan diri ke dokter setelah pilek, alergi, dan bersin-bersin hilang.
Dokter mengatakan kondisi tubuh Emah kian membaik sehingga sinusitis tak menyerang lagi.
Hingga kini, Emah tak lagi menderita karena sinusitis.

Ekstrak teripang ampuh mengatasi sinusitis karena bersifat antibakteri. Penelitian Prof Ridwan
Hashim diri Universitas Kebangsaan Malaysia membuktikan ekstrak teripang menghambat
pertumbuhan bakteri Streptococcus pneumoniae, penyebab radang sinusitis. Makhluk liliput itu
terhambat pertumbuhannya berkat kandungan Phosphate buffered Saline (PBS). Selan itu ekstrak
teripang mengandung 9 jenis karbohidrat, 59 jenis lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen
vitamin. 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Artinya, kandungan gizi teripang amat lengkap dan
bersatu-padu
membangun
kekebalan
tubuh
serta
memberantas
bakteri.
(Faiz Yajri). Info pemesanan klik disini
Kisah nyata gamat gold G sembuhkan penyakit sinusitis
Sinusitis Saya Sembuh Total Berkat gamat gold g

Nama

Suryatnah
49

Zebua
Umur
:
Tahun
Alamat:
Jakarta
Keluhan
:
Dingin
di
dada,
punggung,
kepala,
sinusitis
Jenis
Prodak
:
gamat
Gold-G
Saya punya masalah pada bagian dada, punggung, dan kepala. Kalau cuaca dingin atau terkena
AC dan angin, badan terasa kedinginan sekali. Setelah diperkenalkan Bio Necklace oleh Bapak
Alberthus Berche Limahu, sekarang dada dan punggung saya terasa hangat. Sedangkan bagian
kepala saya pada saat pertama kali memakai Bio Necklace terasa sangat pusing, tetapi saya
bertahan untuk terus memakai Bio Necklace tersebut dan pada kahirnya pusingnya pun hilang.
Pada tahun 2003, saya divonis harus dioperasi karena penyakit sinusitis yang saya derita sudah
parah. Lalu saya coba mengkonsumsi Gold-G. Hasilnya Puji Tuhan, pada bulan Desember 2003
lalu dokter THT saya mengatakan bahwa saya sudah sembuh total.
Hidung sering tersumbat (sinusitis kronis) sembuh dengan gamat gold g

Nama

Nurbaity
Usia
:
45
tahun.
Keluhan : Hidung sering tersumbat (sinusitis kronis), alergi debu dan darah rendah 4 tahun
Jenis Produk
: Gamat Gold G

Hidung saya sering tersumbat dan saya sudah konsultasi ke dokter THT 4 tahun tetapi hasilnya
tidak optimal. Obat habis, hidung tersumbat lagi, maaf kadang saat campur dengan suami, tibatiba hidung seperti disumbat, susah bernafas, kalo sudah begitu saya stress dan suami juga ikut
stress. Syukurlah, kakak ipar saya mengenalkan produk Gold-G daripada saya harus dioperasi
karena anjuran dokter THT terakhir harus dioperasi. Alhamdulilah minum Gold-G 6 botol ,
penyakit saya sembuh dan tidak pernah ada keluhan. Yang lebih membahagiakan lagi saya tidak
menderita hypotensi lagi, tekanan darah saya menjadi normal 110 / 80 mmhg, lebih menikmati
hubungan suami istri. Pengalaman saya ini, akhirnya dapat berbagi rasa dengan teman-teman
dan
mereka
pun
mencobanya.
Hasilnya luar biasa !
Berkat Gold-G Saya Merasakan Pernafasan Lebih Lega

Nama

A
:
:

Boru

Butar

Butar

(Opung

Rina)
Umur
63
Tahun
Alamat
Tebing
Tinggi
Keluhan
:
Sinusitis
Jenis Prodak : : Gold G Sea Cucumber jelly / gamat / teripang
Setiap musim dingin hidung saya selalu tersumbat, bahkan suara saya sampai serak dan saya
susah sekali untuk bernafas. Kata dokter, penyakit saya ini adalah penyakit bawaan dari kecil.
Sudah beberapa kali saya pergi ke dokter spesialis THT, tapi hasilnya tetap merasa tidak
sempurna, asal obat saya habis pasti kambuh lagi. Tepatnya usia saya 63 tahun, saya ditawarkan
oleh seorang petugas Puskesmas produk Gold-G, lalu saya minum 2 sendok makan setiap pagi
dan
sore
sebelum
makan.
Banyak sekali tanda-tanda perubahan yang saya rasakan, bernafas lebih lega. Puji Tuhan, di usia
63 tahun ini saya baru menemukan obat yang sangat cocok untuk penyakit saya.
Bagaimana teripang membantu proses penyembuhan itu? Di Universitas Kebangsaan Malaysia,
Prof. Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih, teripang Holothuria atra, H. scabra, dan
Bohadshia argus berefek antibakteri. Bakteri Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan
lapisan dalam jantung, S. varidasns perusak katup jantung, S. pneumoniae penyebab radang
paru-paru dan sinusitis akut, Staphyloccus aureus penyebab meningitis, dan Proteus mirabilis
penginfeksi luka, ampuh dibasmi teripang.
Hal itu sejalan dengan penelitian Nagarajappa dari Gene Lab, National Institute of
Oceanography, Paula, Goa, India. Hasil pengujiannya terhadap larutan teripang menghambat
pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia. Zat yang berpengaruh: tripsin dari hidrolisat gamat.

Sedangkan Subhuti Dharmananda dari Institut Pengobatan Tradisional, Portland, Amerika


serikat, mengungkap zat teripang paling berpengaruh dalam penyembuhan penyakit paru-paru
adalah asam lemak metiltetradekanoik penghambat kinerja enzim lipoksigenase. Enzim berupa
5-LOX inhibitor telah diaplikasikan berbagai penyembuhan penyakit pernapasan.
Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit, kata dr.
Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta. Kemampuan regenerasi itu lantaran
gamat memiliki kandungan gizi lengkap, antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19
jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. semuanya bersatu
padu membentuk kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel rusak
Untuk mengecek kebenaran dari artikel trubus online silahkan klik
disini
Untuk pemesanan klik cara pemesanan.
alami, obat, sinusitis
obat infeksi saluran kemih alami
Sep 30th
Posted by didin in Gamat Gold G
No comments
Solusi terbaik untuk mengobati penyakit infeksi saluran kemih secara alami dengan obat
alami gamat gold g, kenapa harus gamat? Keampuhan gamat mengenyahkan bakteri Escherichia
colii bukan pengalaman empiris Marsono semata. Di Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof
Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih, teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia
argus berefek antibakteri. Riset itu juga membuktikan ekstrak teripang ampuh mengatasi bakteri
Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, S. viridans (katup
jantung), S. pneumoniae (radang paru-paru dan sinusitis akut), Staphylococcus aureus
(meningitis), Proteus mirabilis (penginfeksi luka), dan Escherichia colii (infeksi saluran
kemih). Menurut Ridzwan hewan laut bermarga Echinodermata itu mengandung
phospate-buffered saline yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri gram positif
dan gram negatif.
Sumber : Trubus online : Senin, Juli 07, 2008, 16:02:52 : judul: penghapus derita 10 tahun
Sebagai sopir pada sebuah bank swasta nasional, duduk seharian di belakang kemudi menjadi
rutinitas Marsono. Kebiasaan itu membawa penderitaan infeksi saluran kemih selama 10 tahun.

Kisah sedih itu bermula pada medio 1998 ketika Marsono bangun tidur. Tiba-tiba saja, ia
merasakan saluran kemihnya panas. Panasnya mirip air mendidih di ketel air, kata suami Ani
Suprapti itu. Tak kuasa menahan sakit, Marsono meringkih, menggigit bibir sambil
menelungkupkan tubuhnya di pembaringan. Peluh dingin bercucuran di sekujur tubuh hingga
sakit reda satu jam kemudian.
Keesokan harinya nyeri itu kembali datang. Marsono mendatangi dokter spesialis kulit dan
kelamin di sebuah rumahsakit di Tangerang, Provinsi Banten. Ia menceritakan kepada dokter,
gejala sakitnya. Panas di saluran kemih, kencing sedikit tapi sering, dan sakit di tulang atas
kemaluan. Dokter menganalisis urine, bakteri, dan pemeriksaan kimia. Hasil diagnosis, Marsono
terinfeksi saluran kemih bagian atas akibat serangan bakteri Eschericia colii.
Penyebab masuknya bakteri itu beragam. Pada kasus Marsono, bakteri datang karena daerah di
sekitar kelaminnya kerap lembap akibat duduk terlalu lama. Perilaku hidup jorok seperti jarang
membersihkan kelamin pascaberkemih, juga mengundang datangnya bakteri itu.
Mandul
Dokter mewajibkan Marsono mengkonsumsi obat-obatan berupa antibiotik dan antipasmodikantikejang otot-3 kali 1 tablet sehari. Meski ia mematuhi anjuran itu, nyeri tak kunjung
berkurang pada sepekan kemudian.
Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah, itu berganti dokter. Dokter memberi peringatan, apabila
rasa nyeri dan panas terus terjadi akan sulit baginya memiliki keturunan. Keruan saja ia syok
mendengar peringatan itu. Tak sampai 6 bulan, saya menikah dengan gadis impian, kata pria
kelahiran 15 Juli 1953 itu. Beruntung calon istri tak mempermasalahkannya. Setelah menikah,
perasaan Marsono selalu dihantui kemungkinan gagal mempunyai anak. Sebab, panas di saluran
kemih terus bergolak setiap pagi. Badannya lunglai dan daya tahan tubuh turun drastis.
Kelahiran putrinya, Intan Permata Zumarnis, pada 2000 melegakan hati Marsono. Saya tidak
mandul, ungkapnya dalam hati saat itu. Walau begitu, nyeri di saluran kemih terus terjadi. Untuk
mengatasinya, ia mengkonsumsi antibiotik setiap hari. Bosan dengan penderitaan yang tak
berujung kesembuhan, ia mencoba akupuntur selama 4 tahun. Toh, nyeri tak jua sirna.
Total 10 tahun sudah Marsono hidup berdampingan dengan penyakit. Sehari saja khilaf tak
mengkonsumsi antibiotik, ia merasakan nyeri teramat sangat. Jika sudah begitu, ayah 2 anak itu
tak
mampu
berbuat
apa
pun
selain
meringkih
di
pembaringan.
Teripang
Kesabaran menahan penderitaan menghadiahinya titik terang. Pada April 2008 alumnus Sekolah
Teknik Menengah Karanganyar itu memperoleh ekstrak teripang dari rekannya. Pertama kali

mencoba leher kaku dan badan lemas. Ia sempat berpikir untuk menghentikan konsumsi. Namun,
Siska-begitu nama rekannya-meyakinkan ekstrak teripang ampuh mengatasi berbagai penyakit.
Konsumsi pun ditingkatkan menjadi 3 kali 3 sendok makan sehari. Hasilnya, mencengangkan.
Setelah 3 hari mengkonsumsi ekstrak teripang, nyeri dan panas di saluran kemih hilang. Bukan
hanya itu, daya tahan tubuhnya pun meningkat. Itu terbukti menyetir seharian sama sekali tak
membuatnya lelah.
Keampuhan gamat mengenyahkan bakteri Escherichia colii bukan pengalaman empiris Marsono
semata. Di Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih,
teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Riset itu juga
membuktikan ekstrak teripang ampuh mengatasi bakteri Streptococcus faecalis penyebab
pembengkakan lapisan dalam jantung, S. viridans (katup jantung), S. pneumoniae (radang paruparu dan sinusitis akut), Staphylococcus aureus (meningitis), Proteus mirabilis (penginfeksi
luka), dan Escherichia colii (infeksi saluran kemih). Menurut Ridzwan hewan laut bermarga
Echinodermata itu mengandung phospate-buffered saline yang mampu menghambat
pertumbuhan bakteri gram positif dan gram negatif.
Selain itu, teripang mengandung gizi yang lengkap. Seperti 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam
lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Semua
kandungan gizi itu bersatu-padu membangun kekebalan tubuh dan memberantas bakteri. Itu
sebabnya bakteri tak lagi membuat nyeri saluran kemih dan tubuh. Marsono kembali bugar. (Faiz
Yajri) untuk informasi pemesanan klik cara pemesanan. dan untuk mengetahui kebenaran
artikel ini dikutip dari majalah trubus dengan judul penghapus derita 10 tahun caranya
klik disini
alami, infeksi, kemih, obat, saluran, untuk
infeksi saluran kemih
Sep 25th
Posted by didin in Gamat Gold G
No comments
Informasi dan tips cara pengobatan penyakit infeksi saluran kemih dengan obat alami
untuk penyakit infeksi saluran kemih gamat gold g kenapa harus gamat? Keampuhan gamat
mengenyahkan bakteri Escherichia colii bukan pengalaman empiris Marsono semata. Di
Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih, teripang
Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Riset itu juga membuktikan
ekstrak teripang ampuh mengatasi bakteri Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan

lapisan dalam jantung, S. viridans (katup jantung), S. pneumoniae (radang paru-paru dan
sinusitis akut), Staphylococcus aureus (meningitis), Proteus mirabilis (penginfeksi luka), dan
Escherichia colii (infeksi saluran kemih). Menurut Ridzwan hewan laut bermarga
Echinodermata itu mengandung phospate-buffered saline yang mampu menghambat
pertumbuhan bakteri gram positif dan gram negatif.
Sumber : Trubus online : Senin, Juli 07, 2008, 16:02:52 : judul: penghapus derita 10 tahun
Sebagai sopir pada sebuah bank swasta nasional, duduk seharian di belakang kemudi menjadi
rutinitas Marsono. Kebiasaan itu membawa penderitaan infeksi saluran kemih selama 10 tahun.
Kisah sedih itu bermula pada medio 1998 ketika Marsono bangun tidur. Tiba-tiba saja, ia
merasakan saluran kemihnya panas. Panasnya mirip air mendidih di ketel air, kata suami Ani
Suprapti itu. Tak kuasa menahan sakit, Marsono meringkih, menggigit bibir sambil
menelungkupkan tubuhnya di pembaringan. Peluh dingin bercucuran di sekujur tubuh hingga
sakit reda satu jam kemudian.
Keesokan harinya nyeri itu kembali datang. Marsono mendatangi dokter spesialis kulit dan
kelamin di sebuah rumahsakit di Tangerang, Provinsi Banten. Ia menceritakan kepada dokter,
gejala sakitnya. Panas di saluran kemih, kencing sedikit tapi sering, dan sakit di tulang atas
kemaluan. Dokter menganalisis urine, bakteri, dan pemeriksaan kimia. Hasil diagnosis, Marsono
terinfeksi saluran kemih bagian atas akibat serangan bakteri Eschericia colii.
Penyebab masuknya bakteri itu beragam. Pada kasus Marsono, bakteri datang karena daerah di
sekitar kelaminnya kerap lembap akibat duduk terlalu lama. Perilaku hidup jorok seperti jarang
membersihkan kelamin pascaberkemih, juga mengundang datangnya bakteri itu.
Mandul
Dokter mewajibkan Marsono mengkonsumsi obat-obatan berupa antibiotik dan antipasmodikantikejang otot-3 kali 1 tablet sehari. Meski ia mematuhi anjuran itu, nyeri tak kunjung
berkurang pada sepekan kemudian.
Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah, itu berganti dokter. Dokter memberi peringatan, apabila
rasa nyeri dan panas terus terjadi akan sulit baginya memiliki keturunan. Keruan saja ia syok
mendengar peringatan itu. Tak sampai 6 bulan, saya menikah dengan gadis impian, kata pria
kelahiran 15 Juli 1953 itu. Beruntung calon istri tak mempermasalahkannya. Setelah menikah,
perasaan Marsono selalu dihantui kemungkinan gagal mempunyai anak. Sebab, panas di saluran
kemih terus bergolak setiap pagi. Badannya lunglai dan daya tahan tubuh turun drastis.
Kelahiran putrinya, Intan Permata Zumarnis, pada 2000 melegakan hati Marsono. Saya tidak
mandul, ungkapnya dalam hati saat itu. Walau begitu, nyeri di saluran kemih terus terjadi. Untuk

mengatasinya, ia mengkonsumsi antibiotik setiap hari. Bosan dengan penderitaan yang tak
berujung kesembuhan, ia mencoba akupuntur selama 4 tahun. Toh, nyeri tak jua sirna.
Total 10 tahun sudah Marsono hidup berdampingan dengan penyakit. Sehari saja khilaf tak
mengkonsumsi antibiotik, ia merasakan nyeri teramat sangat. Jika sudah begitu, ayah 2 anak itu
tak
mampu
berbuat
apa
pun
selain
meringkih
di
pembaringan.
Teripang
Kesabaran menahan penderitaan menghadiahinya titik terang. Pada April 2008 alumnus Sekolah
Teknik Menengah Karanganyar itu memperoleh ekstrak teripang dari rekannya. Pertama kali
mencoba leher kaku dan badan lemas. Ia sempat berpikir untuk menghentikan konsumsi. Namun,
Siska-begitu nama rekannya-meyakinkan ekstrak teripang ampuh mengatasi berbagai penyakit.
Konsumsi pun ditingkatkan menjadi 3 kali 3 sendok makan sehari. Hasilnya, mencengangkan.
Setelah 3 hari mengkonsumsi ekstrak teripang, nyeri dan panas di saluran kemih hilang. Bukan
hanya itu, daya tahan tubuhnya pun meningkat. Itu terbukti menyetir seharian sama sekali tak
membuatnya lelah.
Keampuhan gamat mengenyahkan bakteri Escherichia colii bukan pengalaman empiris Marsono
semata. Di Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih,
teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Riset itu juga
membuktikan ekstrak teripang ampuh mengatasi bakteri Streptococcus faecalis penyebab
pembengkakan lapisan dalam jantung, S. viridans (katup jantung), S. pneumoniae (radang paruparu dan sinusitis akut), Staphylococcus aureus (meningitis), Proteus mirabilis (penginfeksi
luka), dan Escherichia colii (infeksi saluran kemih). Menurut Ridzwan hewan laut bermarga
Echinodermata itu mengandung phospate-buffered saline yang mampu menghambat
pertumbuhan bakteri gram positif dan gram negatif.
Selain itu, teripang mengandung gizi yang lengkap. Seperti 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam
lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. Semua
kandungan gizi itu bersatu-padu membangun kekebalan tubuh dan memberantas bakteri. Itu
sebabnya bakteri tak lagi membuat nyeri saluran kemih dan tubuh. Marsono kembali bugar. (Faiz
Yajri) untuk informasi pemesanan klik cara pemesanan. dan untuk mengetahui kebenaran
artikel ini dikutip dari majalah trubus dengan judul penghapus derita 10 tahun caranya
klik disini
alami, infeksi, kemih, obat, obat alami infeksi saluran kencing, penyakit,
saluran, untuk
penyakit jantung koroner
Sep 21st

Posted by didin in Gamat Gold G


No comments
Informasi dan tips cara mengobati penyakit jantung koroner dengan obat alami penyakit
jantung koroner gamat gold g atau obat alami jantung koroner teripang nama lain dari gamat
gold, kenapa harus dengan gamat gold ? Keampuhan teripang mengatasi penyakit jantung
lantaran kandungan asam docosahexanat (DHA) pada teripang. Asupan DHA-asam lemak utama
pada sperma, otak, dan retina mata-tinggi dapat menurunkan trigliserida darah penyebab
penyakit jantung. Itu telah dibuktikan Prof Zaiton Hassan, peneliti dari Departemen Ilmu
Pangan, Universitas Putra Malaysia, Malaysia. Bersama M. A Kaswandi, dari Universitas
Kebangsaan Malaysia, ia meneliti kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus.
Hasilnya: kandungan DHA teripang relatif tinggi, yaitu 3,69%.Trubus, Edisi: Minggu, 02 Juli
2006 17:12:52).
Penyakit Jantung Koroner adalah penyempitan/penyumbatan (arteriosclerosis) pembuluh arteri
koroner yang disebabkan oleh penumpukan dari zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) yang
makin lama makin banyak dan menumpuk di bawah lapisan terdalam (endotelium) dari dinding
pembuluh nadi.
Dengan tersumbatnya Arteri Koroner, maka hal ini akan mengurangi atau menghentikan aliran
darah mensupply oksigen ke otot2 jantung, sehingga mengganggu kerja jantung sebagai
pemompa darah. Dan bila sampai otot2 jantung kekurangan supply darah maka jantung akan
menjadi lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh bagian tubuh.
GAMAT GOLD G SEBAGAI OBAT ALAMI PENYEMBUH PENYAKIT JANTUNG
Keampuhan teripang mengatasi penyakit jantung lantaran kandungan asam docosahexanat
(DHA) pada teripang. Asupan DHA-asam lemak utama pada sperma, otak, dan retina matatinggi dapat menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Itu telah dibuktikan Prof
Zaiton Hassan, peneliti dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Putra Malaysia,
Malaysia. Bersama M. A Kaswandi, dari Universitas Kebangsaan Malaysia, ia meneliti
kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus. Hasilnya: kandungan DHA teripang
relatif tinggi, yaitu 3,69%.Trubus, Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:12:52).
Riset yang ditempuh Hassan Yaacob merupakan penelitian pertama yang mengungkap khasiat
gamat-sebutan teripang di Malaysia. Setelah itu peneliti-peneliti lain berbondong-bondong
menyingkap tabir gamat pada 1995. Di Universitas Kebangsaan Malaysia, misalnya, Prof
Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih, teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia
argus memiliki efek antibakteri. Ketiga anggota famili Holothuriidae itu juga terdapat di perairan
Indonesia.

Dalam riset itu Ridzwan menggunakan jasa bakteri Streptococcus faecalis penyebab
pembengkakan lapisan dalam jantung, S. viridans perusak katup jantung, S. pneumoniae
penyebab radang paru-paru dan sinusitis akut, Staphylococcus aureus penyebab meningitis, dan
Proteus mirabilis penginfeksi luka. Total jenderal ada 7 bakteri yang diuji pada riset itu. Para
makhluk superliliput itu terbukti terhambat pertumbuhannya setelah diberi ekstrak teripang.
Gamat menjadi khazanah kami untuk pengobatan alami, ujar Prof Zaiton Hassan, peneliti
dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Putra Malaysia, Malaysia, ketika diwawancarai
Trubus. Lebih dari 10 penelitian dibiayai oleh pemerintah Malaysia untuk mengeksplorasi
potensi teripang sebagai penyembuh. Zaiton bersama M. A Kaswandi dari Universitas
Kebangsaan Malaysia meneliti kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus.
Penelitian selama setahun itu mengungkap 11 asam amino pada teripang: miristat, palmitat,
palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, erusat, dan
docosahexaenat. Asam lemak itulah yang diduga mempercepat penyembuhan luka luar maupun
dalam.
Kandungan asam eicosapentaenat (EPA) dan asam docosahexaenat (DHA) relatif tinggi, masingmasing 25,69% dan 3,69%. Nilai EPA besar menandakan kecepatan teripang memperbaiki
jaringan rusak dan menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang tinggi. Sedangkan
DHA, asam lemak utama pada sperma dan otak, serta retina mata. Asupan DHA tinggi dapat
menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Kekurangan DHA menyebabkan
penurunan serotin otak pemicu penyakit alzeheimer dan depresi.
Kisah nyata gamat gold g sembuhkan jantung koroner
Nama
Umur
Alamat
Keluhan
Jenis Prodak : Gamat Gold G

Deny
27

:
:
:

Penyakit

Faisal
Tahun
Lombok
Jantung

Saya
memiliki
penyakit
jantung
dan
liver.
Saat sakit, badan dan muka nampak kehitaman / lebam, batuk berdarah dan sesak nafas.
Kemudian datang tetangga saya menawarkan Gold-G. Setelah mengkonsumsi Gold-G selama 1
minggu batuk darah berhenti, kulit dan muka saya mulai memerah serta lebam hilang (muka
mulai bersih). Selain itu, nafas juga tidak lagi sesak. Sekarang saya bisa beraktifitas kembali
seperti
biasa,
manarik becak untuk mencari nafkah. untuk pemesanan klik cara pemesanan.
Sumber : Trubus online , Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:12:52

Teripang/ Gamat gold G Tuntaskan Jantung Koroner


Karena rasa nyeri dan panas di dada tak juga sirna, Mulyanto memanggil salah seorang rekan
yang tinggal di dekat rumahnya. Oleh rekannya, Mulyanto dipijat-pijat. Ah ini sih masuk angin,
katanya. Usai dipijat, rasa panas di dada tak juga minggat. Derita itu menjalar ke leher. Rasanya
seperti tercekik, kenang Mulyanto.
Khawatir memburuk, akhirnya Mulyanto diantar sang istri ke Puskesmas terdekat. Setelah
diperiksa, dokter jaga menyarankan Mulyanto untuk diperiksa dengan ekokardiogram (EKG) di
Rumahsakit Hasan Sadikin, Bandung. Meski menjelang pagi, ayah 2 anak itu tak hirau. Ia
langsung diboyong ke rumahsakit oleh sang istri tercinta.
Setibanya di ruang gawat darurat, Mulyanto langsung mendapat perawatan dokter. Dalam
hitungan menit, ekokardiogram sudah terpasang di sekujur tubuh. Mulyanto juga diperiksa darah
dan urine. Setelah rangkaian tes usai, hasil diagnosis dokter spesialis jantung menyimpulkan
bahwa Mulyanto terkena serangan jantung koroner.
Menurut dokter, serangan jantung yang diderita Mulyanto disebabkan penyumbatan pembuluh
darah jantung. Selain itu, tekanan darah tinggi yang mencapai 140/110 mmHg turut memicu
serangan. Sebelumnya saya mengidap tekanan darah rendah, katanya. Kadar trigliserida 200
mg/dl, kian memperparah kondisi Mulyanto. Kondisi normal, 150 mg/dl. Akibatnya, ia harus
menginap di rumahsakit selama 7 hari.
Pertama kali
Petaka itu terjadi pada medio 2005 silam. Itu adalah kali pertama bagi Mulyanto. Saya heran,
kok bisa terkena jantung koroner, kata pria 41 tahun itu. Padahal, ia sangat gemar berolahraga.
Bahkan, 16 tahun silam, ia tercatat sebagai atlet bolabasket di kampusnya. Dua tahun lalu, saya
berhenti berolahraga karena sibuk bekerja, katanya. Dokter menduga, rutinitas berolahraga yang
tiba-tiba berhenti, turut memicu serangan jantung koroner.
Karena kondisi Mulyanto mulai membaik, ia pun diizinkan pulang. Oleh dokter, ia diberi obat
penurun tekanan darah dan aneka vitamin. Obat-obatan berupa kapsul itu dikonsumsi 3 kali
sehari.
Meski panas dan nyeri di dada mulai menghilang, gejala serangan jantung koroner belum juga
sirna. Jika berbicara terlalu banyak, napas saya tersengal-sengal, katanya. Sebulan kemudian,
saat obat dokter habis, Mulyanto ditawari suplemen yang mengandung omega 3 dari salah
seorang rekan. Pada waktu bersamaan, sang istri pun menawarkan jeli teripang. Namun, ketika
itu bukan untuk mengobati Mulyanto, tetapi untuk mengobati ambeien dan maag akut yang
diderita istri.

Setelah melihat kondisi ambeien dan maag akut sang istri mulai membaik, Mulyanto pun tertarik
untuk mencobanya. Karena berhasrat sembuh, Mulyanto menyantap kedua suplemen itu
bersamaan. Sebulan kemudian, omega 3 yang diberikan rekannya itu tandas. Saat akan membeli
ulang, suplemen itu menghilang di pasaran. Akhirnya, Mulyanto pun hanya mengkonsumsi jeli
teripang. Jeli gamat-sebutan teripang di Malaysia-itu rutin dikonsumsi 2 kali sehari masingmasing 1 sendok makan.
Dua bulan mengkonsumsi jeli teripang, kondisi tubuh Mulyanto mulai membaik. Napas
yang tadinya tersengal-sengal kini terasa plong. Saya pun mulai aktif kembali berolahraga,
katanya. Setiap pagi, ia rutin berjalan kaki hingga ratusan meter. Yang penting keluar keringat,
katanya. Tekanan darah pun kembali normal, 110/90 mmHg.
Karena kondisi tubuh kembali pulih, Mulyanto pun mengurangi takaran konsumsi jeli teripang.
Setiap hari, ia hanya mengkonsumsi 1 sendok makan. Itu untuk berjaga-jaga, kata pegawai
keuangan di sebuah perusahaan swasta itu.
Rokok
Menurut Prof Dr dr Budhi Setianto, SpJP(K), dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, penyakit
jantung koroner berhubungan dengan pembuluh darah koroner yang mengalirkan darah ke otototot jantung. Orang berusia 10-20 tahun, mulai timbul guratan-guratan lemak pada pembuluh.
Semakin tua, tumpukan lemak bertambah, kata guru besar Kardiologi Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia itu. Apalagi jika pada rentang usia itu disertai tekanan darah tinggi,
kolesterol tinggi, diabetes, dan merokok. Dampaknya, lapisan dalam pembuluh darah rusak. Saya
memang suka merokok, kata Mulyanto.
Gejala yang dialami Mulyanto seperti nyeri dada dan sesak napas karena kerja jantung
memompa darah ke otak terganggu. Akibatnya detak jantung terlalu lemah atau terlalu cepat.
Jika terlalu lemah, jantung gagal memompa darah ke otak sehingga otak kekurangan oksigen dan
akhirnya pusing. Pada bagian tubuh lain, kekurangan oksigen dalam darah menyebabkan bagian
tubuh itu sakit.
Detak jantung terlalu cepat lantaran sistem pada pusat denyut terganggu sehingga tidak efektif
memompa. Pusat denyut jantung diibaratkan generator yang memiliki sistem listrik sendiri.
Gangguan sistem listrik menyebabkan detak jantung menjadi cepat. Beberapa hal penyebab
gangguan itu adalah pembuluh darah yang kacau, ketuaan, atau pelebaran jantung akibat katup
menyempit oleh infeksi bakteri Streptococcus. Penyakitnya biasa dinamakan penyakit jantung
rematik.
Kaya DHA

Keampuhan teripang mengatasi penyakit jantung diduga lantaran kandungan asam


docosahexanat (DHA) pada teripang. Asupan DHA-asam lemak utama pada sperma, otak, dan
retina mata-tinggi dapat menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Itu telah
dibuktikan Prof Zaiton Hassan, peneliti dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Putra
Malaysia, Malaysia. Bersama M. A Kaswandi, dari Universitas Kebangsaan Malaysia, ia meneliti
kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus. Hasilnya: kandungan DHA teripang
relatif tinggi, yaitu 3,69%.
Yang juga meneliti teripang adalah Prof Ridzwan Hashim, periset dari Universitas Kebangsaan
Malaysia. Pada 1995, ia meneliti keampuhan teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia
argus, mematikan bakteri Streptococcus faecalis, penyebab pembengkakan lapisan dalam
jantung, dan S. Viridans, perusak katup jantung. Ketiga anggota famili Holothuriidae itu juga
terdapat di Indonesia. (Baca: Khasiat di Balik Resep Datuk, hal 22-23)
Setahun sudah petaka yang dialami Mulyanto itu berlalu. Badan saya kembali fit, katanya.
Mulyanto mengakui hingga saat ini belum memeriksakan kembali kondisi jantungnya ke
rumahsakit. Toh selama ini gejala serangan jantung koroner tak lagi kambuh, kata pria kelahiran
Maret 1965 itu. (Imam Wiguna/Peliput: Vina Fitriani).
untuk membuktikan kebenaran artikel ini dikutip dari majalah trubus online caranya klik
disini
untuk informasi pemesanan klik cara pemesanan.
alami, jantung, koroner, obat, pengobatan, penyakit, untuk
radang paru paru
Sep 20th
Posted by didin in Gamat Gold G
No comments
Informasi dan tips pengobatan atau mengobati keluhan penyakit radang paru paru dengan
obat alami radang paru paru gamat gold g atau obat alami teripang sebutan lain untuk obat
alami gamat gold, kenapa harus obat alami teripang atau gamat gold? Bagaimana teripang
membantu proses penyembuhan itu? Di Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof. Ridzwan
Hashim menemukan bukti sahih, teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus
berefek antibakteri. Bakteri Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan lapisan dalam
jantung, S. varidasns perusak katup jantung, S. pneumoniae penyebab radang paru-paru dan
sinusitis akut, Staphyloccus aureus penyebab meningitis, dan Proteus mirabilis penginfeksi luka,
ampuh dibasmi teripang.

Hal itu sejalan dengan penelitian Nagarajappa dari Gene Lab, National Institute of
Oceanography, Paula, Goa, India. Hasil pengujiannya terhadap larutan teripang menghambat
pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia. Zat yang berpengaruh: tripsin dari hidrolisat gamat.
Berlalunya Radang Paru-paru sang Saudagar : Sumber majalah trubus online,Edisi:
Nopember 2006, hal. 114
Pada malam yang kian menua, Suharmen Sultan Mudo justru terjaga. Dada terasa nyeri setiap
kali ia batuk. Ia juga demam. Meski begitu keesokan harinya ia tetap bekerja menempuh
perjalanan minimal 500 km. Dari Payakumbuh ke Padang atau Riau sering ditempuhnya untuk
memasok beragam kain.
Di perjalanan panjang itu Suharmen Sultan Mudo hampir tak pernah berhenti merokok. Sesekali
minuman berenergi dikonsumsi. Namun, akhirnya pada Oktober 2003 pria 46 tahun itu ambruk.
Ia menggigil, tubuh lemas, batuk berkepanjangan, dan nafsu makan hilang. Untuk mengatasi
gangguan kesehatan itu ia hanya mengkonsumsi obat batuk yang banyak beredar di pasaran.
Sayang, sebulan berselang, kondisinya kian memburuk. Ia batuk darah. Keadaan itu
mendorongnya menemui dokter spesialis paru-paru di Padang, Sumatera Barat. Ayah 4 anak itu
menjalani beberapa pemeriksaan fisik. Ahli medis juga memasukkan jarum suntik pada sisi paru
yang sakit. Tujuannya untuk mengetahui isi cairan.
Pneumonia
Hasil pemeriksaan, jumlah leukosit sel darah putih melebihi batas normal, 10.000/ul. Paruparu bernanah dan dahak mengandung mikroorganisme. Suharmen divonis mengidap
pneumonia. Saat itu juga pria kelahiran 46 tahun lalu itu langsung menjalani operasi penanaman
selang untuk penyedotan cairan dalam paru-parunya. Isinya sampai 1 botol air mineral besar
(1.500 ml, red), kata Suharmen. Pengeluaran cairan berbau menyengat itu makan waktu 4 jam.
Celakanya Suharmen juga pengidap diabetes mellitus berkadar gula 585 mg/dl. Oleh karena itu
ia menjalani rawat inap 2 minggu untuk penyembuhan diabetes. Menurut dokter pembusukan
paru-paru juga diakibatkan tingginya kadar gula darah. Gula darah menjadi makanan bakteri
penginfeksi radang paru-paru untuk berkembang biak, Untuk mengantisipasi 2 penyakit itu, 7
obat harus dikonsumsinya 3 kali sehari.
Dengan gula darah di atas 300 mg/dl, Suharmen diizinkan pulang, tapi selang tetap bertengger di
paru-paru. Di ujung selang, botol infus menampung nanah. Ke mana pun ia pergi, botol infus
ditaruh dalam saku celana. Sebab, cairan nanah tetap mengalir dari paru-paru. Setiap malam 50100 cc nanah keluar dari organ pernapasan itu. Satu tahun berselang, bobot tubuh tinggal 37 kg
dari sebelumnya 70kg. Suharmen kembali memeriksakan diri ke dokter spesialis paru-paru.

Dokter kaget atas hasil tes laboratorium. Data menunjukkan 50% paru-paru Suharmen
membusuk. Solusi yang ditawarkan dokter, amputasi paru-paru. Tujuannya agar kuman tidak
menjalar. Paru-paru itu sedianya akan diganti plastik. Lantaran terimpit biaya, operasi urung
dilakukan.
Konsumsi Gamat
Kerabat dekat juga menolak operasi amputasi lantaran percuma. Sebab, Paru-paru utuh saja,
pasti terengah-engah ketika berjalan menanjak. Apalagi hanya separuh, kata Suharmen
mengulang perkataan Amril Anwar, kerabatnya itu. Amril menyarankan untuk mengkonsumsi
ekstrak teripang 3 kali 2 sendok sehari untuk mengembalikan sel-sel paru-paru. Dua bulan rutin
mengkonsumsi gamat sebutan teripang di Malaysia bau menyengat dari tubuh Suharmen
hilang. Bobot tubuh bertambah 10 kg menjadi 47 kg. Batuk-batuk dan demam yang kerap
menyertai tidurnya pun sirna.
Setahun kemudian pada Oktober 2005 kondisi tubuhnya kian membaik. Itu sebabnya ia kembali
memeriksakan keadaan paru-paru. Tujuh puluh persen paru-paru telah kembali membentuk
daging. Sedangkan kadar gula darah normal,160 mg/dl. Selang yang menggantung di kantongnya
pun dilepaskan melalui operasi di Rumah Sakit Achmad Muchtar, Bukittinggi, Sumatera Barat.
Menurut Prof. Dr. Faisal Yunus PhD., ahli pulmunologi RS Persahabatan Jakarta,
pneumonia merupakan radang paru-paru yang disebabkan mikroorganisme (bakteri, virus,
cendawan, dan parasit). Bakteri yang umum adalah Streptococcus pneumoniae Staphylococcus
aureus, Klebsiella sp, dan pseudomonas sp.
Proses peradangan menyebabkan jaringan paru berupa aveoli kantong udara dipenuhi cairan atau
nanah. Akibatnya kemampuan paru sebagai tempat pertukaran oksigen terganggu. Kekurangan
oksigen dalam sel-sel tubuh mengganggu proses metabolisme tubuh.
Faktor-faktor risiko terkena pneumonia, antara lain, infeksi saluran pernapasan atau (ISPA), usia
lanjut, alkoholisme, rokok, kekurangan nutrisi, dan penyakit kronis menahun. Diduga, penyakit
Suharmen berasal dari konsumsi minuman energi dan merokok tanpa henti.
Regenerasi Sel
Bagaimana teripang membantu proses penyembuhan itu? Di Universitas Kebangsaan
Malaysia, Prof. Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih, teripang Holothuria atra, H.
scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Bakteri Streptococcus faecalis penyebab
pembengkakan lapisan dalam jantung, S. varidasns perusak katup jantung, S. pneumoniae
penyebab radang paru-paru dan sinusitis akut, Staphyloccus aureus penyebab meningitis, dan
Proteus mirabilis penginfeksi luka, ampuh dibasmi teripang.

Hal itu sejalan dengan penelitian Nagarajappa dari Gene Lab, National Institute of
Oceanography, Paula, Goa, India. Hasil pengujiannya terhadap larutan teripang menghambat
pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia. Zat yang berpengaruh: tripsin dari hidrolisat gamat.
Sedangkan Subhuti Dharmananda dari Institut Pengobatan Tradisional, Portland,
Amerika serikat, mengungkap zat teripang paling berpengaruh dalam penyembuhan penyakit
paru-paru adalah asam lemak metiltetradekanoik penghambat kinerja enzim lipoksigenase.
Enzim berupa 5-LOX inhibitor telah diaplikasikan berbagai penyembuhan penyakit pernapasan.
Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit,
kata dr. Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta. Kemampuan regenerasi
itu lantaran gamat memiliki kandungan gizi lengkap, antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis
asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol.
semuanya bersatu padu membentuk kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel rusak.
Kandungan kromium teripang juga membantu kinerja insulin untuk menurunkan diabetes.
Caranya melalui penyerapan glukosa berlebih dalam darah dan menyedot glukosa masuk
jaringan darah lebih cepat. Ini menyebabkan konsumsi teripang mencegah serta memulihkan
penyakit diabetes mellitus. Itu sebabnya penyakit gula tinggi Suharmen lenyap dan pembusukan
paru-paru terhambat. Gamat kemudian meregenerasi sel paru-paru sehingga penyakitnya pulih,
walau membutuhkan waktu 2 tahun. (Vina Fitriani).
FAKTA BERBICARA :
GAMAT memiliki keistimewaan meregenerasi sel . Tubuh gamat jika dipotong-potong akan
segera pulih hanya dalam waktu 2 jam. Apabila dipotong-potong masing-masing potongan gamat
akan
menjadi
binatang
utuh
terpisah.
Tubuh gamat jika dibiarkan di udara akan meleleh lama kelamaan menjadi lendir, bila
dimasukkan kembali ke air asin maka tubuhnya akan kembali seperti semula. Prof. Ridzwan
Hashim dari Malaysia menemukan CELL GROWTH FACTOR dalam gamat, yaitu faktor
pertumbuhan/ peregenerasi sel sangat tinggi
Informasi pemesanan klik cara pemesanan
alami, obat, paru, penyakit, radang, untuk
12

Cara Pemesanan
Satu-satunya penjual gamat gold g dan XAMthone Plus yang bisa kirim barang duluan
setelah barang di terima baru transfer pembayaran "SANGAT AMAN BUKAN" Untuk

pembelian Gamat Gold G caranya klikdisini sedangkan untuk XAMthone Plus Klik
disini

halaman
o Cara pemesanan

Gamat Gold G

XAMthone Plus

o gamat Gold G

Cara Konsumsi Gamat

cara pemesanan

manfaat gamat gold g

Pendapat para dokter

sejarah-penelitian gamat

tanya jawab gamat

o Link Sponsor
o order tidak membayar
o Silahkan Cari Disini
o obat, herbal, XAMthone, Plus

Cara order XAMthone

Legalitas XAMthone Plus

Manfaat Manggis

pendapat para ahli

Tanya Jawab

Tentang Manggis

Terapi XAMthone Plus

XANthone Anti Kanker

Butuh agen di seluruh kota di indonesia


Anda ingin tidur dapat uang (sambil tidur tapi ada sms pesanan dan
mendapatkan penghasilan tambahan) silahkan anda daftar menjadi
perwakilan / cabang kami di kota kota tempat anda tinggal dan akan
kami cantumkan nama anda seperti yang tertera di bawah ini, untuk
info lengkap silahkan anda menghubungi kami di 081288008227

Agen Xamthone Terdekat


Anda bisa membeli produk XAMthone Plus di agen kami silahkan klik nama kota atau
kabupaten anda berikut ini :
Agen XAMthone Jakarta|Agen XAMthone Plus Bekasi|Agen XAMthone Plus
Surabaya|Agen XAMthone Tangerang|Agen XAMthone Tasikmalaya|Agen
XAMthone Bandung|Agen XAMthone Garut|Agen XAMthone Pekanbaru|Agen
XAMthone Plus Batam|Agen XAMthone Medan|Agen XAMthone Purwakarta|Agen
XAMthone Bali|Agen XAMthone Depok|Agen XAMthone Balikpapan|Agen
XAMthone Karawang|Agen XAMthone Manado|Agen Semarang Jateng |Agen
XAMthone Plus Padang|Agen XAMthone Plus Palemabang |Agen XAMthone Plus
Pontianak |Agen XAMthone plus Manado

Obat tradisional asam uratLuka bakar dan tersiram air panas Obat
tradisional darah tinggi Obat tradisional diabetes melitus Obat
tradisional gagal ginjal Obat tradisional hepatitis b Obat tradisional
hepatitis c Obat tradisional kolesterol Obat tradisional kurang darah
Obat tradisional luka caesar Obat tradisional luka kecelakaan Obat
tradisional penyakit maag Obat tradisional nyeri sendi Obat tradisional
radang sendi Obat tradisional thalasemia

Obat alternatif asam urat

Search

obat alami gamat


o asam urat
o darah tinggi
o diabetes melitus
o hepatitis b
o hepatitis c
o infeksi saluran kemih
o kanker payudara
o kanker serviks
o maag kronis
o nyeri sendi
o Obat Herbal Asam Urat
o obat herbal gagal ginjal
o thalasemia

obat XAMthone
o diabetes melitus
o kanker darah leukemia
o kanker hati
o kanker paru paru
o kelenjar getah bening
o Obat Herbal Kanker Kelenjar Getah Bening
o Obat Herbal Kanker Payudara

o Obat Herbal Kanker Prostat


o Obat Tradisional Kanker Payudara
o Obat Tradisional Penyakit Jantung
o penyakit glukoma
o penyakit jantung

Hubungi kami
Chat with Me Via YM :
PENGELOLA :
DIDIN SARIPUDIN H, SE
d/a. Depan SMA 10 Pandeglang
jl. raya labuan km 24 cisata
pandeglang banten
anda bisa sms dan Telpon
ke nomor Hp. 081288008227 untuk XAMthone
dan 082110337817 (simpati) untuk gamat gold

Meta
o Register
o Log in
o Entries RSS
o Comments RSS
o WordPress.org

obat alami
obat-tradisional.biz obat-alami.net obat-alami.com obat-herbal.info

obat-herbal.biz obatpenyakit.net agengamat.net agengoldgamat.com


agengamatgold.com agenjellygamat.com info-obatherbal.com

Spam Blocked
6,345 spam comments

o Tags
agen alamat alami asam barat bisnis cara dan darah di diabetes
distributor gamat hepatitis herbal informasi jawa jelly kabupaten
kanker kota membeli memperoleh menjadi obat peluang
pembelian pengobatan penjual penjualan penyakit plus profinsi
pusat resmi riau tempat timur tinggi tradisional untuk urat usaha
xamthone xamthone plus

o Penyakit dan obatnya

Obat Tradisional Kelenjar Getah Bening

Penyakit maag dan obatnya

o Categories

Agen Jelly Gamat terdekat

Agen XAMthone terdekat

Agen XAMthone Jawa Tengah

Agen XAMthone kalimantan Timur

Agen XAMthone Plus Aceh

Agen XAMthone Plus Jawa Timur

Agen XAMthone Riau

Agen XAMthone Sumatera Barat

Gamat Gold G

Informasi Kesehatan

Seputar darah tinggi

Informasi obat

Informasi Penyakit

Jaket Kulit Garut Asli

obat tradisional

peluang usaha agen XAmthone

Pendapat ahli

penyakit dan obatnya

XAMthone Plus

Mystique theme by digitalnature | Powered by WordPress


RSS Feeds XHTML 1.1 Top
Kami menyediakan obat tradisional atau herbal alami untuk penyakit darah
tinggi, asam urat, gagal ginjal, hiv aids, diabetes melitus, kelenjar getah
bening, penyakit jantung, penyakit maag, kanker payudara, nyeri sendi,
kolesterol
Agen Obat Herbal Tradisioanl Alami|Obat Alami Kanker Hati | Obat Alami Kanker Payudara |
Obat Penyakit Jantung Koroner
Posted by Putri Suherman 0 comments
Obat Penyakit Jantung Koroner
Kenali dan Obati Jantung Koroner

Obat Penyakit Jantung Koroner - Telah ditemukan terobosan baru Obat


Penyakit Jantung Koroner, yaitu Ace Maxs si Obat Segala Penyakit. Ace Maxs
- Obat Penyakit Jantung Koroner mengandung jus kulit buah manggis, daun

sirsak, bunga rosella hitam dan madu murni berkualitas tinggi. Obat
Penyakit Jantung Koroner Ace Maxs terbukti dapat menurunkan
kolesterol jahat (LDL) dalam darah, menyehatkan jantung, mencegah kanker,
melancarkan pernafasan, mencegah peradangan lambung, meningkatkan
pertumbuhan tulang, menghambat penuaan sel-sel kulit, sebagai
antioksidan, anti inflamasi, meningkatkan stamina dan masih banyak
manfaat lain yang sangat berguna bagi tubuh. Klik disini untuk cara
pemesanan Obat Penyakit Jantung Koroner Ace Maxs dan disini untuk
cara menjadi agen Obat Penyakit Jantung Koroner Ace Maxs.
Sekilas Mengenai Jantung Koroner

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Harvard University AS, menyebutkan


bahwa yang menjadi sumber timbulnya penyakit jantung koroner ialah
mikroba. Mikroba akan menyebabkan kolesterol berkumpul pada pembuluh
darah jantung sehingga lambat laun penyakit jantung koroner muncul.
Jantung koroner merupakan penyakit yang paling ditakuti di berbagai
belahan dunia karena tipe serangannya yang mendadak sehingga bisa
menyebabkan kematian yang cepat.

Penyakit jantung koroner terjadi bila pembuluh arteri koroner tersebut


tersumbat atau menyempit karena endapan lemak, yang secara bertahap
menumpuk di dinding arteri. Proses penumpukan itu disebut aterosklerosis,
dan bisa terjadi di pembuluh arteri lainnya, tidak hanya pada arteri koroner.

Kurangnya
pasokan
darah
karena
penyempitan
arteri
koroner
mengakibatkan nyeri dada yang disebut angina, yang biasanya terjadi saat
beraktivitas fisik atau mengalami stress. Bila darah tidak mengalir sama
sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan
jantung yang mematikan. Serangan jantung tersebut dapat terjadi kapan
saja, bahkan ketika Anda sedang beristirahat.
10 anggapan salah tentang penyakit jantung koroner

Penyakit jantung hanya terjadi pada orang gemuk saja

Penyakit jantung tidak bisa pada anak atau orang muda

Wanita terbebas dari penyakit jantung

Penyakit jantung hanya satu macam

Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung

Tidak ada hubungan dengan serangan stroke

Penyakit jantung merupakan penyakit keturunan

Penyakit jantung tidak dapat dicegah

Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan

Penyakit jantung muncul sebab sering mengonsumsi menu jantung


pisang

Faktor Risiko Penderita Penyakit Jantung Koroner


1. Kadar Kolesterol Tinggi.
2. Tekanan Darah Tinggi/Hipertensi.
3. Trombosis.
4. Kegemukan.
5. Diabetes mellitus.
6. Penuaan.
7. Keturunan.
[deherba.com, majalahkesehatan.com & wikipedia.org]

Obat Penyakit Jantung Koroner Ace Maxs

Ace Maxs solusi kesehatan anda

Obat Penyakit Jantung Koroner Ace Maxs merupakan Obat herbal alami
perpaduan antara jus kulit manggis dan daun sirsak sebagai bahan dengan
kandungan utama. Obat Penyakit Jantung Koroner Ace Maxs terbukti
telah sembuhkan banyak pasien penderita Jantung koroner yang mematikan
dan sangat sulit diobati (lihat testimoni). Obat Penyakit Jantung Koroner
Ace Maxs adalah obat herbal alami yang dibuat oleh tangan - tangan ahli
dibidangnya dan menggunakan teknologi tinggi terkini, menjaga mutu dan
kualitas kandungan ada di tahap kesempurnaan khasiat karena tidak rusak
saat proses pembuatan berlangsung.

Jus Kulit Manggis

Jus kulit manggis mengandung super antioksidan yang berupa trio


mangosten yang bermanfaat untuk menangkal radikal bebas.Penelitian
journal of free Radical Research dan Journal Pharmacology, mempublikasikan
bahwa xanthone memiliki banyak manfaat kesehatan terutama kesehatan
kardiovaskuler seperti mengatasi sakit jantung, aseroklerosis, hipertensi dan
trombosis. Xanthone juga dapat melenturkan pembuluh darah, memperlebar
pembuluh darah dan memperlancar peredaran darah. Dengan semakin
lentur dan lebarnya pembuluh darah sebagai jalan pengiriman oksigen ke
jantung, akan semakin sehatlah jantung kita. Jaga tubuh agar kolesterol tidak

tinggi, bagi yang terlanjut tinggi bisa diusahakan dengan cara menurunkan
LDL, menurunkan trigliserida maupun meningkatkan HDL.

Jus Daun Sirsak

Jus daun sirsak sangat bermanfaat baik, terutama sebagai obat penangkal
beberapa macam kanker ganas yang mematikan. Sebelum tahun 1970,
berbagai studi para ilmuwan membuktikan ekstrak daun sirsak berkhasiat
lebih baik dari kemoterapi, bahkan ekstrak daun sirsak bisa memperlambat
pertumbuhan kanker. National Cancer Institute telah banyak melakukan
penelitian ilmiah pada 1976 dan hasilnya menyatakan daun sirsak efektif
menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker.

Penelitian yang dilakukan di Korea juga menemukan bahwa ada satu


senyawa kimia yang ditemukan dalam Khasiat daun sirsak, berperan selektif
membunuh sel kanker usus besar serta 10.000 kali lebih berpotensi sebagai
obat kemoterapi. Selain itu juga senyawa ini selektif memilih sel target
kanker sehingga tetap mempertahankan sel-sel yang sehat. Sedangkan
sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini menemukan, bahwa kandungan
daun sirsak sangat efektif untuk kanker prostat, pankreas dan paru-paru.
Penemuan menakjubkan ini sengaja disimpan selama bertahun-tahun
sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya.

Pesan Obat Penyakit Jantung Koroner Ace Maxs sekarang.


Hindarkan anda dan keluarga anda dari bahaya penyakit tak
terduga.

"Barang Sampai Baru Bayar"


Kami Agen Ace Maxs Terbesar dan Terpercaya
.:Obat Penyakit Jantung Koroner:.

PENGARUH PENGGUNAAN CAMPURAN BUBUK SIRIH HIJAU DAN BUBUK KULIT


BUAH MANGGIS DENGAN BUBUK KAPUR PADA NIRA TERHADAP AKTIVITAS
ANTIOKSIDAN GULA KELAPA

Pemanfaatan Kulit Buah Manggis dalam Proses Pembuatan Sirup Kulit


Manggis yang Mengandung Antioksidan

Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dengan
Kombinasi Manitol - Sukrosa Agnes Pramita Iswari View Detail 2 Isolasi dan
Penetapan Kadar Antosianin dalam Kelopak Bunga Rosella

(Hibiscus sabdariffa L.) dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi


(KCKT) Vonny Linawaty View Detail 3 Tablet Effervescent Ekstrak Kelopak
Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) dengan Berbagai Variasi Sumber Asam
Rosalia Deska Priati View Detail 4 Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanolik
Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dengan Metode DPPH (2,2Difenil-1-Pikrilhidrazil)

PENGARUH PENAMBAHAN KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus


sabdariffa L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KOMPOSISI
KIMIA SELAI RAMBUTAN
Indriati, Arru Maisha (2008) PENGARUH PENAMBAHAN KELOPAK BUNGA ROSELA
(Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KOMPOSISI KIMIA SELAI
RAMBUTAN. Other thesis, Fakultas Teknologi Pertanian.
PDF (PENGARUH PENAMBAHAN KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus
sabdariffa L.) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK DAN KOMPOSISI KIMIA
SELAI RAMBUTAN) - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.
Download (624Kb) | Preview
Abstract
Penelitian dengan judul "Pengaruh Penambahan Kelopak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)
terhadap Sifat Organoleptik dan Komposisi Kimia Selai Rambutan" telah dilaksanakan di
Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian organoleptik dan komposisi kimia selai rambutan.
Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah rambutan, kelopak bunga rosela
dan gula. Perlakuan pada penelitian ini adalah penambahan kelopak bunga rosela terhadap 100 g
daging rambutan. Perlakuannya adalah : A : 0 g,B : 5 g,C : 10 g, D ; 15 g dan E : 20 g. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa : penambahan kelopak bunga rosela sebanyak 5 g sampai 20 g
berpengaruh tidak nyata terhadap rasa, vitamin C dan padatan terlarut selai rambutan dan
berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, tekstur, kadar gula, pektin, pH, total asam, viskositas
dan total antosianin selai rambutan. Dari segi organoleptik penambahan 5 g sampai 20 g kelopak
bunga rosela dapat diterima oleh panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk pada
perlakuan C merupakan produk terbaik dengan nilai warna 4,35 (suka), aroma 3,70 (suka),
tekstur 3,80 (suka) dan rasa 4,15 (suka) ; kadar gala 70,67 ^0 Brix ; vitamin C 8,19 mg/100 g
bahan dan total asam 0,36 %.

Item Type: Thesis (Other)

Karya Tulis Pemanfaatan Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa)


menjadi Selai yang Bergizi Tinggi
Karya Tulis
Pemanfaatan Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa) menjadi Selai yang Bergizi Tinggi

Diajukan dalam Rangka Memenuhi Tugas Mandiri Tersruktur Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
di Kelas XI Semester 2 Tahun Pelajaran 2011 / 2012

Disusun Oleh :
Nama : Andi Kurniawan
NIS : 5534
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMA NEGERI 1 KUTOWINANGUN
2012

Pemanfaatan Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa) menjadi Selai yang Bergizi Tinggi
Diajukan dalam Rangka Memenuhi Tugas Mandiri Tersruktur Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
di Kelas XI Semester 2 Tahun Pelajaran 2011 / 2012

Disusun Oleh :
Nama : Andi Kurniawan
NIS : 5534
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMA NEGERI 1 KUTOWINANGUN
2012
LEMBAR PENGESAHAN
Judul Karya Ilmiah : Pemanfaatan Kelopak Rosella (Hibiscus Sabdariffa) menjadi Selai yang
Bergizi Tinggi
Penyusun : Nama : Andi Kurniawan
NIS : 5534
Sekolah : SMA Negeri 1 Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah
Karya tulis ini telah disahkan pada
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 1 Kutowinangun Pembimbing
Dra. Nurhidayati Kirwanto

NIP. 19601107 198803 2 004 NIP. 19630809 199572 1 001

KATA PENGANTAR
Penulis bersyukur ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat, taufiq, dan karunia-Nya, sehingga
penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul Pemanfaatan Kelopak Rosella (Hibiscus
Sabdariffa) menjadi Selai yang Bergizi Tinggi . Penulis juga ingin mengucapkan terima kasih
bagi seluruh pihak yang telah membantu penulis dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai
sumber yang telah penulis pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini.
Karya ilmiah ini merupakan hasil penelitian penulis. Karya ilmiah ini, diajukan dalam rangka
memenuhi tugas mandiri terstruktur Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XI Semester II
Tahun Pelajaran 2011/2012.
Penulis menyadari bahwa penulisan karya tulis ilmiah ini, masih jauh dari sempurna. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan. Dengan menyelesaikan
karya tulis ini penulis mengharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari karya
ilmiah ini.
Kebumen,
Penulis
DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan...................................................................... .... iii
Kata Pengantar............................................................................. .... iv
Daftar Isi............................................................................................ v
Daftar Tabel..................................................................................... vii
Daftar Gambar................................................................................ viii
BAB 1. PENDAHULUAN........................................................... ..... 1
1.1 Latar Belakang ........................................................................................... 1

1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................... 3


1.3 Tujuan Penulisan ........................................................................................... 3
1.4 Manfaat 3
BAB 2. TELAAH PUSTAKA........................................................... 4
2.1 Rosella (Hibiscus sabdariffa).......................................................................... .... 4
2.1.1 Pengetahuan Tentang Rosella (Hibiscus sabdariffa)...... .... 4
2.1.2 Kandungan dalam Rosella (Hibiscus sabdariffa)........... .... 5
2.1.3 Manfaat Rosella (Hibiscus sabdariffa).......................... .... 6
2.1.4 Budidaya Rosella(Hibiscussabdariffa).......................... . 9
2.2 Selai 11
2.2.1 Deskripsi Selai.......................................................... ... 11
2.2.2 Syarat Mutu Selai Secara Umum.............................. ... 12
2.2.3 Bahan Tambahan dalam Pembuatan Selai................ ... 12
2.2.3.1 Tepung Maizena.............................................. ... 13
2.2.3.2 Gula Pasir........................................................ ... 13
2.2.3.3 Air Jeruk Lemon.............................................. ... 14
2.2.3.4 Garam............................................................. ... 15
2.2.3.5 Natrium Benzoat............................................. ... 15
BAB 3. METODOLOGI.............................................................. ... 16
3.1 Tempat dan Waktu.................................................... ... 16
3.2 Bahan dan Alat.......................................................... ... 16
3.2.1 Bahan.................................................................. ... 16

3.2.2 Alat..................................................................... ... 17


3.3 Proses Pembuatan Selai Rosella................................. ... 17
3.3.1 Sortasi................................................................. ... 17
3.3.2 Pencucian............................................................ ... 17
3.3.3 Penghancuran...................................................... ... 18
3.3.4 Pemasakan.......................................................... ... 18
BAB 4.HASIL DAN PEMBAHASAN......................................... ... 19
4.1 Hasil Percobaan......................................................... ... 19
4.2 Pembahasan............................................................... ... 19
BAB 5. PENUTUP...................................................................... ... 20
5.1 Kesimpulan................................................................ ... 20
5.2 Saran.......................................................................... ... 20
DAFTAR PUSTAKA.................................................................. ... 21
DAFTAR TABEL
1. Komposisi Kimia Kelopak Bunga Rosella............................ 6
2. Syarat Mutu Selai Secara Umum........................................... 12
DAFTAR GAMBAR
1. Kelopak Bunga Rosella.......................................................... 4
2. Selai....................................................................................... 11
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk menuntut dipenuhinya kebutuhan pokok rakyat,
terutama pangan. Untuk memenuhi kebutuhan ini berbagai trobosan telah dilakukan untuk
mendapatkan alternative makanan baru. Namun panga belum sepenuhnya menjawab atau
mengimbangi pertumbuhan penduduk. Hal ini sesuai dengan pendapat Thomas Robert Maltus
dalam bukunya An essay to the Principles of Population, yang mengatakan bahwa
pertambahan penduduk seperti deret ukur, sedangkan pertambahan pangan bagaikan deret hitung.
Indonesia dikenal sebagai negara yang subur, kaya akan hasil alam. Namun semuanya belum
dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan trobosan untuk mengolah hasil sumber
alam. Pengolahan tumbuh-tumbuhan / buah-buahan merupakan salah satu cara yang dapat
dimanfaatkan, dan yang dapat diolah sebagai sumber makanan baru adalah Tanaman Rosella
(Hibiscus sabdariffa).
Rosella merupakan tanaman herba tahunan yang bisa mencapai ketinggian 3-5 meter. Batangnya
bulat, tegak, berkayu, dan berwarna merah. Daunnya tunggal, berbentuk bulat telur, pertulangan
menjari, ujung tumpul, tepi bergerigi, dan pangkal berlekuk. Panjang daun 6-15 cm dan lebarnya
5-8 cm. Tangkai daun bulat berwarna hijau, dengan panjang 4-7 cm.
Awalnya, bagi sebagian masyarakat awam, mendengar rosella masih sangat jarang. Wajar
memang karena tanaman ini belum begitu populer. Namun, dikalangan para pecinta tanaman
obat, rosella adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki banyak khasiat, kini rosella sudah
mulai populer di masyarakat.
Kepopuleran rosella memang tak lepas dari peran para pecintanya yang terus
memperkenalkannya ke masyarakat. Mulai produk olahannya, khususnya teh rosella, tanaman
tersebut semakin populer. Kini, sebagian masyarakat telah cukup mengenalnya bahkan antara
mereka ada yang menjadikan sebagai salah satu tanaman koleksi di halaman rumah.
Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) adalah tanaman dari keluarga sejenis kembang sepatu.
Konon tanaman ini berasal Afrika dan Timur Tengah. Tanaman perdu ini bisa mencapai 3-5
meter tingginya. Jika sudah dewasa, tanaman ini akan mengeluarkan bunga berwarna merah.
Bagian bunga dan biji inilah bermanfaat baik untuk kesehatan.
Saat ini terdapat lebih dari 100 varietas rosella yang tersebar di seluruh dunia. Dua varietas yang
terkenal adalah sabdariffa dan altissima webster Varietas sabdariffa mempunyai kelopak bunga
yang dapat dimakan, berwarna merah atau kuning pucat, dan kurang banyak mengandung serat.
Sementara itu, varietas altissima webster sengaja ditanam untuk mendapatkan seratnya, karena
kandungan seratnya memang tinggi. Namun, kelopak bunga varietas ini tidak dapat
dimanfaatkan sebagai makanan. Sebenarnya rosella sudah sejak dulu tumbuh liar di pinggirpinggir hutan, perkebunan, dan sawah di Indonesia. Warna, bentuk, dan ukurannya sedikit
berbeda-beda. Ada yang menyebutnya kembang flambosen. Bisa jadi karena warnanya yang

mirip dengan buah flambosen. Ada juga yang menyebutnya kembang gandaria, mungkin karena
rasa kecutnya mirip dengan buah gandaria. Ada pula yang menyebutnya pohon asem-aseman.
Penggunaan rosella di Indonesia dibidang kesehatan memang belum begitu populer, namun
akhir-akhir ini, minuman berbahan rosella mulai banyak dikenal sebagai minuman kesehatan.
Bahan minuman dari rosella yang berbentuk seperti teh celup juga sudah dapat diperoleh di pasar
swalayan.
Rosella bisa dikonsumsi dalam bentuk segar maupun dalam bentuk seduhan seperti teh. Di
Mexico, bagian selatan California, dan Thailand, kelopak rosella kering yang dimanfaatkan
dengan cara diseduh seperti teh sangat populer dengan sebutan Jamaica, atau aqua de Jamaica.
Di Senegal, teh rosella dikenal dengan nama jus de bissap. Masyarakat Gambia menyebutnya
wanjo, zobo, atau tsobo. Di Turki, kelopak rosella kering yang disajikan dalam bentuk teh
disebut Karkade (dibaca "kar-kahday"). Karkade sendiri konon merupakan cara bangsa Arab
menyebut teh manis. Mungkin karena kelezatannya itulah teh rosella menjadi minuman kaum
bangsawan Mesir kuno dan dijadikan semacam ritual "toast pada perayaan pesta pernikahan di
Sudan. Selain rasanya yang enak, kelopak bunga yang satu ini memang memiliki efek
farmakologis yang cukup lengkap seperti diuretik (melancarkan air seni), onthelmintic
(membasmi cacing), antibakteri, antiseptik, antiradang, menurunkan panas, meluruhkan dahak,
menurunkan tekanan darah, mengurangi kekentalan darah, dan menstimulasi gerak peristaltik
usus. Daun, buah, dan bijinya juga berperan sebagai diuretik, antisariawan, dan pereda nyeri.
Kelopak rosella juga dapat mengatasi panas dalam, sariawan, kolesterol tinggi, hipertensi,
gangguan jantung, sembelit, mengurangi resiko osteoporosis, dan mencegah kanker darah.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan data data yang penulis paparkan di atas dapat di rumuskan beberapa
permasalahan, antara lain:
1) Apa kandungan dalam tumbuhan rosella yang dapat mengobati penyakit.
2) Penyakit apa saja yang dapat diobati dengan menggunakan tanaman rosella.
3) Bagaimana cara mengolah dan mengkonsumsi tanaman rosella.
1.3 Tujuan Penulisan
1) Mengetahui kandungan rosella yang dapat digunakan sebagai obat.
2) Mengetahui penyakit-penyakit yang dapat diobati degan tanaman rosella.
3) Mengetahui cara pengolahan dan cara mengkonsumsi tanaman rosella.

1.4 Manfaat
1) Dapat mengetahui kandungan dan zat yang terdapat dalam tanaman rosella.
2) Dapat mengobati penyakit-penyakit tertentu secara herbal.
3) Dapat menambah wawasan tentang tanaman rosella.
4) Dapat membantu pengolahan dan pengkonsumsian tanaman rosella secara benar.
BAB 2. TELAAH PUSTAKA
2.1 Rosella (Hibiscus sabdariffa)
2.1.1 Pengetahuan Tentang Rosella

Rosela , asam paya, asam kumbang ,dan asam susur atau


Hibiscus sabdariffa adalah spesies bunga yang berasal dari benua Afrika.
Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan nama rosela atau rosella sedangkan di Australia, rosela
ini dikenal sebagai rosella atau buah rosella (rosella fruit). Di belahan dunia lain rosela dikenal
dengan cannabinus hibiscus juga dikenal sebagai meta / meshta di India , Tengamora di Assam,
Gongura dalam bahasa Telugu, Pundi di Kannada, LalChatni atau Kutrum di Mithila, Mathipuli
di Kerala, dagu baung di Myanmar, krajeab () di Thailand, bissap di Senegal, Guinea
Bissau, Mali, Burkina Faso, Ghana, Benin, Niger, Kongo dan Perancis, dah atau dah bleni di
bagian lain dari Mali , wonjo di Gambia, zobo di barat Nigeria, Zoborodo di Nigeria Utara,
Chaye-Torosh di Iran, karkade ( )oleh bangsa Arab seperti di Mesir, Arab Saudi, dan
Sudan, omutete di Namibia, sorrel di Karibia dan di Amerika Latin, Flor de Jamaica di Meksiko,
Saril di Panama, rosela, rosella, roselle, asam paya atau asam susur di Malaysia. Bangsa Cina
menyebutnya dengan (Luo Shen Hua). Di Zambia dalam bahasa ciBemba tanaman
disebut lumanda, katolo dalam bahasa kiKaonde, atau Wusi dalam bahasa chiLunda.
Klasifikasi Rosella adalah sebagai berikut:

Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Bangsa : Malvales
Suku : Malvceae
Marga : Hibiscus
Jenis : Hibiscus Sabdariffa
Ada beberapa jenis Rosella yang beredar dipasaran, diantaranya:
1. Rosella Sudan/ Afrika (berwarna merah pekat kehitaman).
2. Rosella Cranberry banyak terdapat di Belanda (warna merah dan kelopaknya menyerupai
kotak dan ujung kelopaknya berbentuk oval).
3. Rosella Taiwan (warna merah dengan panjang sekitar 5 cm dan ujung kuncupnya agak
merekah).
Beberapa jenis rosella berdasrkan warna kaliksnya:
1. Rosela merah, kaliks berwarna merah menyala, panjang, batang kuat tidak mudah patah, daun
menjari.
Kaliks kering berwarna merah cerah, aromanya kuat.
2. Rosela ungu, (ada yang menyebut burgundy, ada yang menyebut rosela Sudan, ada yang
menyebut rosela hitam maupun rosela ungu). Kaliks berwarna merah gelap, agak bulat, berbulu
lebih banyak dibanding yang merah, daun menjari tebal dan agak membulat, batang mudah
patah.
Kaliks kering berwarna merah kehitaman, aromanya kuat.
3. Rosela putih, baru mencoba menanamnya dalam polibag, kaliks berwarna putih kekuningan
dengan kapsul biji hijau segar, daun menjari bulat,pertumbuhan lambat, batang kuat.
2.1.2 Kandungan dalam Rosella

Khasiat bunga rosella tidak terlepas dari komposisi kimia dalam kelopak bunga rosella.
Komposisi kimia dalam kelopak bunga rosella adalah campuran asam sitrat dan asam malat 13
%, antioksidan (gossipetin dan hibiscin) 2 %, vitamin C 14 mg/100 g ,beta-karoten 285 g/100
gram, serat 2,5 %. Hibiscin merupakan pigmen utama dalam kelopak.
Secara umum, komposisi kimia dari kelopak bunga rosella dapat dilihat pada Tabel 1 berikut.
Tabel 1. Komposisi Kimia Kelopak Bunga Rosella per 100 gr bahan
Komposisi Kimia

Jumlah

Air (g)

86,2

Protein (g)

1,6

Lemak (g)

0,1

Karbohidrat (g)

11,1

Serat (g)

2,5

Abu (g)

1,0

Kalsium (mg)

160

Fosfor (mg)

60

Besi (mg)

3,8

Betakaroten (g)

285

Vitamin C (mg)

214,68

Thiamin (mg)

0,04

Kalori (kal)

44

Reboflafin (mg)

0,6

Niasin (mg)

0,5

Sumber : Maryani dan Kristiana (2005).

*Mardiah, dkk., (2009)


2.1.3 Manfaat Rosella (Hibiscus sabdariffa)
Khasiat rosela antara lain untuk menurunkan asam urat, Hipertensi, Diabetes Mellitus,
memperbaiki metabolisme tubuh, melangsingkan Tubuh, menghambat sel kanker, mencegah
sariawan dan panas dalam, menambah vitalitas, meredakan batuk, mencegah flu, antioksidan,
antihipertensi, antikanker, antidepresi, antibiotik, aprodisiak, diuretik (peluruh kencing), sedatif,
tonik, dan menurunkan absorpsi alkohol.
Pemanfaatan kelopak bunga Rosela sudah dikenal dan diteliti baik oleh pakar kesehatan modern
maupun pakar kesehatan tradisional di berbagai negara di dunia.
Secara tradisional, ekstrak kelopak rosela berkhasiat sebagai antibiotik, aprodisiak
(meningkatkan gairah seksual), diuretik (melancarkan buang air kecil), pelarut, sedativ
(penenang), dan tonik. Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan Chung San Medical
University di Taiwan, Chau-Jong Wang, konsumsi rosela digunakan sebagai salah satu cara baru
untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Flora ini terbukti secara klinis mampu mengurangi
jumlah plak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Tidak hanya itu, rosela juga memiliki
potensi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat yang disebut LDL dan lemak dalam tubuh. Hal
ini menunjukkan bahwa rosela juga bermanfaat terhadap penurunan tekanan darah pada
penderita hipertensi (tekanan darah tinggi), membantu program diet bagi penderita kegemukan
(obesitas), melancarkan peredaran darah, menurunkan demam umum, melancarkan dahak bagi
batuk berdahak, dan dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air besar.
Ditinjau menurut sudut pandang medis modern (kedokteran), mengkonsumsi olahan kelopak
bunga rosela secara teratur menunjukkan kesetaraan hasil dengan pengobatan modern
(farmakologis) pada beberapa penyakit berikut ini:
1) Sebagai Terapi Hipertensi
Pemberian ekstrak kelopak rosela yang mengandung 9,6 miligram anthocyanin setiap hari
selama 4 minggu, mampu menurunkan tekanan darah yang hampir sama dengan pemberian
captopril 50 mg/hari. Rosela terstandar tersebut dibuat dari 10 gram kelopak kering dan 0,52 liter
air. Terdapat penurunan tekanan darah sistolik sebesar 11,2 % dan tekanan diastolik sebesar
10,7% setelah diberi terapi teh rosela selama 12 hari pada 31 penderita hipertensi sedang).
2) Asam Urat dan Kesehatan Ginjal
Tingginya kadar asam urat, kalsium dan natrium dalam darah secara mekanisme normal tubuh
akan dikurangi dengan membuang kelebihan unsur tersebut melalui ginjal. Jika kondisi demikian
dibiarkan berlangsung lama akan memberatkan kerja ginjal sebagai penyaring darah dalam

tubuh. Kondisi ini dapat memicu kesakitan pada ginjal. Dengan mengkonsumsi rosela,
ditemukan penurunan kreatinin, asam urat, sitrat, tartrat, kalsium, natrium, dan fosfat dalam urin
pada 36 pria yang mengkonsumsi jus rosela sebanyak 16-24 g/dl/hari.
3) Memelihara kecantikan dan keindahan tubuh
Secara tradisional rosella membantu memelihara kesehatan dan kecantikan. Sangat baik untuk
membentuk tubuh yang ideal, membantu mengendalikan nafsu makan yang
berlebihan.Kandungan vitamin C dan kaya akan serat, rosella dapat membantu memelihara
system pencernaan dan usus serta menghambat penyerapan gula, lemak, dan kolestrol jahat yang
ikut ketika mengkonsumsi makanan. Mengandung banyak anti oksidan sehingga sangat
bermanfaat membersihkan tubuh dari zat racun/ toksin. Juga dapat sembuhkan sembelit serta
memperlancar buang air besar.
4) Manfaat lainnya:
1) Membantu menurunkan hipertensi & kolesterol.
2) Membantu menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes.
3) Bersifat menetralkan racun alias detosifikasi.
4) Membantu mengurangi panas dalam & sembelit.
5) Membantu meredakan pusing / migraine.
6) Membantu menyeimbangkan berat badan & menghaluskan kulit.
7) Menormalkan darah rendah atau darah tinggi.
8) Mencerdaskan otak.
9) Menyehatkan mata.
10) Menurunkan suhu badan.
11) Maag menahun.
12) Mengurangi kecanduan narkoba.
13) Meredakan peradangan sendi (arthritis).

14) Bersifat stomakik ( merangsang selera makan ).


15) Kandungan glycosides-nya sebagai penawar luka.
16) Meningkatkan sistem syaraf dan dapat meningkatkan daya ingat makanan untuk otak.
17) Melancarkan buang air kecil (diuretic).
18) Sebagai anti inflammantory yang kuat.
19) Mempunyai unsur antipyretic yang menurunkan panas dalam.
20) Mempercepat pemecahan darah beku di otak.
21) Kandungan asiaticoside(triterpene glycoside)didalam pegaga dalam merangsang
pembentukan lipid dan protein yang amat berguna untuk kesehatan kulit.Asiaticosides
diklarifikasikan juga sebagai antibiotic. Mengandung vitamin C,B,D,K beberapa mineral penting
temasuk magnesium,kalsium dan sodium.
22) Dapat meredakan dan menghilangkan batuk kronis.
23) Menghancurkan lemak.
24) Melangsingkan tubuh.
25) Mengurangi efek buruk miras.
26) Mengurangi kecanduan merokok.
27) Mencegah stroke.
28) Mengurangi stress.
29) Memperbaiki pencernaan.
30) Menghilangkan wasir.
31) Menurunkan kadar gula.
32) Bersifat penetral racun.
33) Mencegah kanker,tumor,kista dan sejenis.

34) Migrain.
35) Demam tinggi.
2.1.4 Budidaya Rosella(Hibiscu sabdariffa)
Pada prinsipnya bunga Rosella dapat hidup di kondisi lahan,cuaca,serta suhu yang
bagaimanapun,akan tetapi disetiap daerah yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda
pula.Batang Rosella akan tumbuh dari satu titik tumbuh.Batangnya tumbuh sangat tinggi.Yaitu
1-3M dan lebar bisa mencapai 2M dan satu pohon bisa keluar kelopak bunga antara 10kg.
LAHAN TANAM DAN WARNA YANG DIHASILKAN
-Lereng pegunungan

merah agak kehitam-hitaman

-Tanah pekarangan

merah kurang cerah

-Sawah dan dataran rendah

merah cerah dan dapat dijadikan standart untuk export

JARAK TANAM DAN HASIL PANEN BASAH


-60 X 70cm = 2,5 s/d 5 ons/batang
-1m X 1m = 5 ons s/d 2,5 kg
-1,5 m X 2m = 2,5kg s/d 10 kg
MASA PANEN
Musim hujan : 5 s/d 7 bulan
Musim kemarau : 4 bulan
SISTEM PEMANENAN
Pemanenan dapat dilakukan pada saat muda ataupun tua,akan tetapi pemanenan yang dilakukan
pada saat yang cepat akan menghasilkan warna dan kwalitas yang bagus.Ciri-ciri yang diaksud
tepat pada waktunya adalah bila biji telah berwarna kuning atau kearah hitam.
Panen Muda : Berat basah 22kg menjadi 1 kg kering dan menghasilkan warna yang agak
kehitaman.
Panen Tua : Berat basah 18 s/d 20kg menjadi 1 kg kering dan menghasilkan warna merah cerah.

SISTEM PENJEMURAN
Penjemuran merupakan penentu keberhasilan seseorang yang menanam Rosella.Apabila asil
jemuran kering sesuai waktu yang ditentukan maka akan menghasilkan warna dan aroma yang
khas.Akan tetapi bila penjemuran gagal tidak jarang seorang petani akan membuang hasil
panennya
.
Sistem penjemuran terbagi dua;
1.Matahari:lama penjemuran 2s/d 3 hari
2.Oven : lama pengeringan 12 jam
2.2 Selai
2.2.1 Deskripsi Selai

Selai adalah produk yang diperoleh dari pencampuran telur, gula, santan atau tanpa penambahan
pati dan bahan tambahan makanan yang diizinkan. Di Amerika Serikat selai didefenisikan
sebagai suatu bahan pangan setengah padat yang dibuat dari kurang dari 45 % dari bagian berat
zat penyusun sari buah dan 55 % dari bagian berat gula. Campuran ini dikentalkan sampai
mencapai kadar zat padat terlarut tidak kurang dari 65 %. Zat warna dan cita rasa dapat
ditambahkan.
Jam mempunyai definisi yang sama dengan selai, dengan pengecualian bahwa yang digunakan
pada jam adalah bahan-bahan penyusun buah selain sari buah. Pengentalan dilakukan sampai
mencapai kadar zat padat paling sedikit 65 % untuk semua jenis jam. Beberapa jam memerlukan
kadar 68 % untuk mencapai kualitas yang dikehendaki. Di Amerika Serikat jam yang diizinkan
beredar palingsedikit dibuat dengan perbandingan 45 pound buah untuk setiap 55 pound gula.

Selai atau selei adalah salah satu jenis makanan awetan berupa sari buah atau buah-buahan yang
sudah dihancurkan, ditambah gula dan dimasak hingga kental atau berbentuk setengah padat.
Selai tidak dimakan begitu saja, melainkan untuk dioleskan di atas roti tawar atau sebagai isi roti
manis. Selai juga sering digunakan sebagai isi pada kue-kue seperti kue nastar atau pemanis pada
minuman, seperti yogurt dan es krim.
2.2.2 Syarat Mutu Selai Secara Umum
Secara umum, syarat mutu selai dapat dilihat pada Tabel 2 berikut.
Karakteristik

Syarat Mutu

Berat Neto (g)

45,0

Berat Kotoran (g)

0,7

Zat pengawet - Asam benzoate

Sedikit

- Asam salisilat

Sedikit

Zat warna

Yang diizinkan Depkes

Logam-logam berbahaya

Negative

Total asam

0,45

Bobot jenis larutan 50%

1,3652

Kadar sari (%) bobot maksimum

71,85

Zat yang tidak terlarut dalam air (%)

0,8

Kadar sukrosa

37,19

Kadar pektin (%)

0,63

Sumber : Anonimous, (1997).


2.2.3 Bahan Tambahan dalam Pembuatan Selai
Bahan tambahan pangan dapat dibedakan atas dua golongan utama yaitu yang tidak terdapat
dalam bahan makanan dan yang ditambahkan pada bahan makanan. Bahan kimia yang secara

sengaja dicampurkan ke dalam bahan makanan bertujuan untuk mempermudah pengolahan,


berperan sebagai pengawet, sebagai penambah cita rasa atau untuk meningkatkan kualitas bahan
makanan.
Atas dasar tujuannya, penggunaan bahan tambahan dapat meningkatkan atau mempertahankan
nilai gizi, meningkatkan penerimaan konsumen, meningkatkan kualitas, daya simpan, dan
membuat bahan makanan menjadi lebih mudah dihidangkan. Beberapa contoh bahan tambahan
pangan di antara lain pengendali keasaman, pengemulsi, pengental, pemberi cita rasa, pemanis,
pewarna, pengawet.
2.2.3.1 Tepung Maizena
Pati jagung atau yang biasa disebut tepung maizena merupakan sumber karbohidrat yang
digunakan untuk bahan pembuat roti, kue kering, biskuit, makanan bayi dan lain-lain, serta
digunakan dalam industri farmasi. Namun demikian upaya pengolahan untuk memproduksi pati
jagung belum banyak dilakukan di dalam negeri, hal ini terkendala pada tingginya investasi
untuk menyediakan mesin pengolahannya, serta perlu perlakuan khusus dalam pengolahan
jagung. Di dalam biji jagung terdapat lembaga yang mengandung minyak, sehingga apabila
lembaga tersebut tidak dipisahkan terlebih dahulu, maka produk olahan jagung (tepung, pati)
akan cepat rusak (tengik) karena adanya proses oksidasi maupun karena pengaruh air.
2.2.3.2 Gula Pasir
Penambahan gula pada produk bukan saja untuk menghasilkan rasa manis meskipun sifat ini
sangatlah penting. Jadi gula bersifat untuk penyempurnakan rasa asam, cita rasa juga
memberikan kekentalan. Daya larut yang tinggi dari gula, memiliki kemampuan mengurangi
kelembaban relatif (ERH) dan daya mengikat air adalah sifat-sifat yang menyebabkan gula
dipakai dalam pengawetan pangan.
Gula merupakan bahan pangan yang tidak asing lagi bagi manusia karena rasanya yang manis.
Umumnya diproduksi dari tanaman tebu atau nira. Beberapa jenis gula yang dikenal
perdagangan seperti gula merah, gula putih (kristal), dan cair atau sirup. Bahan pemanis lain
selain gula adalah madu lebah.
Pada konsentrasi 40 % gula sudah bersifat pengawet, karena sebagian dari air yang ada sudah
tidak tersedia untuk pertumbuhan mikroba dan Aw menjadi berkurang. Sedangkan pada
konsentrasi 65 % gula akan menyebabkan sel-sel mikroorganisme yang terdapat dalam bahan
pangan akan mengalami dehidrasi atau plasmolisis.
Gula dalam pengawetan dan pembuatan aneka ragam produk-produk makanan. Beberapa
diantaranya yang biasa dijumpai termasuk jeli, selai, marmalade, sari buah pekat, sirup buah-

buahan, buah-buahan bergula, umbi dan kulit, buah-buahan dan sirup, acar manis, chutney, susu
kental manis, dan madu.
Supaya terbentuk gel pektin kadar gula yang tinggi dan asam harus ada dalam produk selai dan
jeli. Selain itu kadar gula yang tinggi dalam selai dan jeli juga menambah stabilitas terhadap
mikroorganisme karena gula menurun ERH.
Gula adalah bentuk dari karbohidrat, jenis gula yang paling sering digunakan adalah krisal
sukrosa padat. Gula digunakan untuk merubah rasa dan keadaan makanan atau minuman. Gula
sederhana seperti glukosa (yang diproduksi dari sukrosa dengan enzim hidrolisis asam)
menyimpan energi yang akan digunakan oleh sel. Dalam istilah kuliner, gula adalah tipe
makanan yang diasosiasikan dengan salah satu rasa dasar, yaitu manis.
2.2.3.3 Air Jeruk Lemon
Keluarga jeruk terkenal kaya akan vitamin C, terutama jeruk lemon dan jeruk nipis. Memang
banyak jenis buah selain jeruk yang kaya vitamin C. Namun, kelebihan jeruk terletak pada suatu
senyawa tambahan yang tidak dimiliki oleh buah lain, yakni senyawa limonin dan limonen.
Kedua senyawa ini berkhasiat membantu memblokir perubahan sel yang mengarah pada
penyakit kanker. Vitamin C pada jeruk juga dipercaya sarat akan senyawa super antioksidan.
Artinya, senyawa ini mampu menangkal radikal bebas, penyebab kanker, mengurangi resiko
terkena penyakit jantung, dan menunda proses penuaan dini.
Jeruk lemon (Citrus medica Linn) Di samping kandungan vitamin C yang melimpah, jeruk
lemon juga kaya dengan vitamin B, E, natrium, dan beberapa mineral mikro yang dibutuhkan
tubuh untuk sistem imunitas (kekebalan) serta mencegah virus penyebab influenza. Lemon juga
sarat dengan kandungan bioflavanoid yang berperan sebagai antioksidan pencegah kanker.
Flavanoid jeruk lemon berfungsi menghalangi oksidasi LDL sehingga aterosklerosis penyebab
jantung dan stroke bisa dihindari. Jeruk lemon juga berlimpah kandungan serat berupa pektin
yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.
Jeruk lemon punya manfaat lebih daripada sekadar dibuat limun. Kita dapat menggunakan air
jeruk lemon sebagai pemutih alami yang dapatmenghilangkan segala macam noda. Tinggal tuang
beberapa tetes ke atas noda atau rendam seluruh kain dalam larutan air jeruk lemon. Jeruk lemon
juga dapat membuat tubuh merasa lebih baik. Tambahkan saja ke dalam teh untuk mengurangi
demam, asam lambung, dan bahkan radang sendi. Oleskan sedikit air jeruk lemon untuk
membasmi kuman pada luka, menyembuhkan sariawan, dan menyejukkan kulit yang terbakar
sinar matahari. Yang tidak kalah pentingnya, jeruk lemon buatan rumah sangat enak,
menyegarkan, dan penuh dengan vitamin C.
2.2.3.4 Garam

Garam dapur adalah sejenis mineral yang lazim dimakan manusia. Bentuknya kristal putih,
dihasilkan dari air laut. Biasanya garam dapur yang tersedia secara umum adalah sodium klorida
(NaCl). Garam sangat diperlukan tubuh, namun bila dikonsumsi secara berlebihan dapat
menyebabkan berbagai penyakit, termasuk tekanan darah tinggi. Selain itu garam juga digunakan
untukmengawetkan makanan dan sebagai bumbu. Untuk mencegah penyakit gondok, garam
dapur juga sering ditambahi iodium.
Penambahan garam pada produk tertentu dapat berfungsi untuk meningkatkan cita rasa dari
produk itu sendiri. Kebutuhan garam sebagai pemantap cita rasa adalah sebanyak 2-5 % dari
total bahan bakunya.
Garam memberi sejumlah pengaruh bila ditambahkan pada jaringan tumbuh-tumbuhan yang
segar. Pertama-tama garam akan berperan sebagai penghambat selektif pada mikroorganisme
pencemar tertentu. Mikroorganisme pembusuk atau proteolitik dan juga pembentuk spora, adalah
yang paling mudah terpengaruh walau dengan kadar garam rendah sekalipun (yaitu sampai 6 %).
Mikroorganisme patogenik, termasuk Clostridium botulinum dengan pengecualian pada
Stereptococcus aureus dapat dihambat dengan konsentrasi 10 12 %.
2.2.3.5 Natrium Benzoat
Natrium benzoat merupakan butiran atau serbuk putih, tidak berbau dan bahan ini dapat
ditambahkan langsung ke dalam bahan makanan atau dilarutkan di dalam air atau pelarut-pelarut
lainnya.
Turunan pH medium akan menaikkan proporsi asam yang tidak terdisosiasi. Karena asam yang
tidak terdisosiasi penentu utama peranan pengawet. Asam benzoat sangat efektif dalam
menghambat bahan makanan dengan pH rendah seperti sari buah dan minuman penyegar .
Benzoat umumnya digunakan untuk mencegah pertumbuhan khamir dan bakteri dengan
konsentrasi 0,05-0,10 %. Efektifitas atau daya menghambat natrium benzoat adalah dengan
mengganggu cairan nutrisi sel atau sel mikroba dan mengganggu keaktifan enzim yang ada pada
sel.
BAB 3. METODOLOGI
3.1 Tempat dan Waktu
Proses pembuatan selai rosella dari kelopak bunga dilaksanakan di rumah. Waktu
pelaksanaannya dilakukan pada bulan Februari 2012.
3.2 Bahan dan Alat
3.2.1 Bahan

Bahan yang digunakan dalam pembuatan selai rosella :


a) Kelopak Bunga Rosella
Dalam proses ini, kelopak bunga rosella digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan selai
rosella.
b) Air
Air digunakan untuk campuran memasak selai rosella.
c) Gula
Dalam proses ini, gula digunakan sebagai bahan tambahan untuk mengawetkan selai rosella.
d) Tepung Maizena
Tepung maizena digunakan untuk membuat bubur selai setelah penghancuran menjadi kental.
3.2.2 Alat
Peralatan yang dipakai dalam proses pembuatan selai :
1. Blender
2. Kompor
3. Wajan
4. Mangkuk
5. Pengaduk
3.3 Proses Pembuatan Selai Rosella
3.3.1 Sortasi
Kelopak bunga rosella yang akan diolah menjadi selai rosella dipilih kelopak bunga rosella yang
segar yang sudah matang atau tua dan berwarna merah, bunga rosella yang sehat adalah tidak
busuk, cacat atau layu, bebas hama penyakit. Kondisi tua dan matang diperlukan agar selai
rosella yang dihasilkan mempunyai aroma yang kuat dan memberikan tekstur yang halus dan
rasa yang enak.

Sortasi dilakukan untuk memperoleh buah dengan ukuran, tingkat kematangan dan kualitas yang
seragam. Sortasi bertujuan untuk memisahkan buah yang layak diolah dan tidak layak diolah
(layu) agar diperoleh buah yang seragam bentuk, warna, dan kematangannya. Sortasi sangat
penting untuk dilakukan agar hasil produk yang dihasilkan bermutu baik (terjaga mutunya).
kelopak yang rusak akan mempercepat kerusakan produk tersebut .
Pemilihan bahan yang segar sangat berpengaruh terhadap hasil akhir pembuatan selai. Pilihlah
buah yang sudah matang (tidak menjadi lembek karena terlalu matang) dan segar, tidak terjadi
pembusukan sebagian atau di beberapa tempat. Cucilah buah-buahan di bawah kucuran air
kerangan sebersih-bersihnya.
3.3.2 Pencucian
Pencucian bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang menempel, residu fungisida atau
insektisida dan memperoleh penampakan yang baik. Pencucian dapat dilakukan dengan
menggunakan air atau dengan sikat.
3.3.3 Penghancuran
Setelah kelopak rosella dicuci, maka proses selanjutnya adalah proses penghancuran dengan
blender. Masukkan kelopak bunga ke dalam blender dengan penambahan air dan tepung
maizena. Menurut Kumalaningsih dan Suprayogi (2006), penambahan air ini ditujukan agar
memudahkan proses penghancuran, sedangkan tepung maizena agar lebih kental bubur yang
dihasilkan. Proses penghancuran ini dilakukan sampai halus.
3.3.4 Pemasakan
Tahap pemasakan adalah tahap yang paling kritis, pemasakan bertujuan untuk menghilangkan
bau mentah. Pemasakan dilakukan dengan suhu tidak terlalu rendah maupun tidak terlalu tinggi.
Suhu yang terlalu rendah memunculkan bau relatif rendah, sebaliknya suhu yang terlalu tinggi
membuat rosella menjadi gosong.
BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
Dari haasil percobaan yang telah dilakukan, warna bubur rosella yang baru selesai menjalani
proses penghancuran berwarna merah tua, sedangkan bubur rosella yang telah mengalami proses
pemanasan untuk menjalani proses pemasakan berwarna merah muda.
Tingkat kekentalan bubur rosella setelah mengalami proses penghancuran, tingkat kekentalannya
rendah, setelah mengalami proses pemasakan didapatkan hasil tingkat kekentalan sedikit rendah,

namun setelah suhu menurun sesuai suhu lingkungan didapatkan tingkat kekentalan sepeti selai
pada umumnya.
4.2 Pembahasan
Dari mulai proses awal yaitu proses sortasi yang berguna untuk mendapatkan bahan baku utama
yang berkualitas dan mutu yang bagus. Setelah melalui proses sortasi dilanjutkan dengan proses
pencucian untuk menghilangkan kotoran-kotoran yamg menempel pada kelopak bunga rosella.
Setelah kelopak bunga dicuci, maka proses selanjutnya adalah proses penghancuran dengan
blender. Penambahan air ini ditujukan agar memudahkan proses penghancuran, sedangkan
tepung maizena agar lebih kental bubur yang dihasilkan. Proses penghancuran ini dilakukan
sampai halus.
Tahap pemasakan adalah tahap yang paling kritis, pemasakan bertujuan untuk menghilangkan
bau mentah. Pemasakan dilakukan dengan suhu tidak terlalu rendah maupun tidak terlalu tinggi.
Suhu yang terlalu rendah memunculkan bau relatif rendah, sebaliknya suhu yang terlalu tinggi
membuat rosella menjadi gosong. Pengunaan api pada proses pemasakan harus sedang agar selai
yang dihasilkan tidak berbau belum matang dan juga gosong. Setelah proses pemasakan selesai,
selai didinginkan pada suhu ruangan. Kemudian setelah dingin selai siap dikemas.
BAB 5.PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada bab III, kita dapat menyimpulkan bahwa:
a. Bunga rosella mengandung lebih banyak vitamin C daripada tanamn yang lainnya, sehingga
dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
b. Bunga rosella berkhasiat dalam menyembuhkan penyakit-penyakit seperti hipertensi, asam
urat, obesitas, dan lain lain
c. Dalam mengkonsumsi bunga rosella sebagai obat, dapat diolah menjadi selai, teh, dan sirup
sehingga dapat dikonsumsi setiap hari.
d. Pemakaian rosella sebagai obat-obatan sudah banyak dilakukan oleh masyarakat dan telah
terbukti khasiatnya.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimplan tersebut, kami menyarankan:

a. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji manfaat lain dari olahan rosella.
b. Ibu hamil dan penderita penyakit Maag dilarang meminum hasil proses tumbuhan ini.
DAFTAR PUSTAKA
Arifin Ahmad, Sjamsul. (1986). Kimia Bahan Organik Alam. Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
Chumsri, P., et al. (2008). Studies on the optimum condition for the extraction and
concentration of roselle (Hibiscus sabdriffa) extract. Songklanakarin J. Sci. Tecnhol. 30
(suppl.1) : 133-139.
Buckle, K.A., dkk. (2007). Ilmu Pangan. Jakarta: UI-Pres.
deMan, John M. (1997). Kimia Makanan. Bandung : Penerbit ITB.
Gasperz, Vincent. (1995). Teknik Analasis dalam Penelitian Percobaan. Bandung : Penerbit
Tarsito.
Dorland. 1998. Kamus saku Kedokteran Dorland, Edisi 25. Jakarta: Penerbit
Buku kedokteran EGC.
Duke, Jim. 2004. High Cholesterol/Hypercholesterolemia activities for Hibiscus
sabdariffa .(http://Sun.ars.grin.gov:8080/npgsoub/xsql/duke/super2.xsql?Su
peract= + cholesterol% 2 Fhypercholesterolemia & plants=Y &
chemicals=& ett=1.000. diakses 10 Agustus 2004).
Giansuri. 2002. Vitamin C dan E Cegah Penyakit Jantung. (di Akses Tanggal 6
Juni 2002). http://www.kompas.com/kesehatan/news/234849.htm
Herti Maryani dan Lusi Kristiana. 2005. Khasiat dan Manfaat Rosela. PT.
Agromedia Pustaka Utama: Jakarta.
Hull, Alison. 1993. Penyakit Jantung, Hipertensi, dan Nutrisi. Jakarta: PT. Bumi
Aksara.

Kimball. 1991. Biologi. Erlangga. Jakarta.


Mardiah, dkk. (2009). Budi Daya dan Pengolahan Rosella Si Merah Segudang Manfaat.
Jakarta : PT Agromidia Pustaka
Prawirohartono, Slamet dan Siti Sutarmi. 1988. Biologi Jilid 1B. Erlangga, Jakarta.
http://id.wikipedia.org/wiki/Rosela
http://rosellakita.blogspot.com/2008/02/jenis-jenis-rosela.html
http://tehmerah.com/khasiat-bunga-rosella/khasiat-bunga-rosella/khasiat-bunga-rosella.html
0 0 0 33

Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru
dari SEMUA TENTANG SMA DAN EDUKASI.com di inbox anda: