Anda di halaman 1dari 41

Piriformis Syndrome

Disusun Oleh :
dr. Nabilla Gusrina D.
Pembimbing :
dr. Hanartoaji A. Pribadi, Sp. S

Nama
: Ny. W
Usia
: 55 thn
Jenis Kelamin : Perempuan
Pekerjaan
: Ibu rumah tangga
Agama
: Islam

Identitas Pasien

ANAMNESIS ( Auto dan Alloanamnesis)


Keluhan Utama :
Nyeri bokong kiri sejak 1 SMRS
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
Nyeri :
O Onset 1 minggu SMRS
P Palliate Berjalan, berdiri
P Provoke
Duduk lama
Q Quality Tajam, seperti tersetrum sampai ke tungkai
R Radiate Menjalar s/d kaki kiri
R Region Bokong kiri
S Severity Berat, sampai gelisah saat duduk
T Time Memberat sejak 1 hari yang lalu
Penyerta - nyeri punggung bawah di tengah kadang2
- Kesemutan / baal pada paha kiri kadang2
- Kelemahan tungkai (-)

Sudah dirawat 1 hari di RS lain mendapat pengobatan :


Th/ - IVFD NaCl 0,9 % 500 cc 15 gtt / mnt
- Tramadol 3x1 amp I.V dalam NaCl 0,9% 100 cc
- Ranitidin 2x1 amp I.V
- Mecobalamin 3x1 amp IV
- Metilprednisolone 3x8 mg P.O
- Pregabalin 1x75 mg P.O
Nyeri dirasakan berkurang sedikit

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Riw. Penyakit yang sama : (-)
Riw. Jatuh
: (-)
Riw. Tumor / Benjolan : (-)
Riw. DM
: (-)

RIWAYAT PEKERJAAN
Ibu rumah tangga

Status Generalis :
- KU / Kes : Tampak sakit sedang / composmentis
- Vital Sign : TD : 140/70 RR : 20 x/mnt
N : 80 x/mnt S : 36.5 C
- Lain-lain : dalam batas normal

Status Neurologis :
GCS : E4 M6 V5 Skala Nyeri : 8
Mata : Pupil bulat isokor 3mm / 3mm, RCL +/+, RCTL +/+
Nervus kranialis : Paresis (-)
Kekuatan motorik : 5555 5555
5555 X555 X: nyeri

Pemeriksaan Fisik

Refleks Fisiologis :
- Refleks Patologis :
Biceps : 2+/2+ Babinsky : (-)
Triceps : 2+/2+
KPR
: 2+/2+
APR
: 2+/2+

Sensorik : - Exteroseptif : Baik


- Otonom : Baik
- Propioseptif : Baik
Tes Provokasi : Laseque : > 70 / > 70
Kernig : > 135 / >135
Patrick : - / Contra Patrick : - / Gaenslen Test : - / Beaty Test
:-/+

Rontgen Vertebra
Lumbosakral AP
& Lateral : Tidak
ada kelainan

Pemeriksaan Penunjang

Iskialgia sinistra e.c susp. Sindroma


piriformis sinistra

Diagnosis Kerja

Radikulopati lumbosacral
Artropati sacroiliaca joint

Diagnosis Banding

Tirah baring
Farmakologi
- IVFD NaCl 0,9 % 500 cc 15 gtt / mnt
- Tramadol 3x1 amp I.V dalam NaCl 0,9% 100 cc
- Ranitidin 2x1 amp I.V
- Mecobalamin 3x1 amp I.V
- Metilprednisolone 3x8 mg P.O
- Pregabalin 1x75 mg P.O
Intervensi
- Injeksi piriformis sinistra
Fisioterapi

Tatalaksana

Injection Procedur

Evaluasi pasca injeksi : skala nyeri menurun 4


Follow up
Nyeri (-), skala nyeri : 0, os dapat beraktivitas biasa
Obat pulang :
Mecobalamin 3 x 500 mg P.O
KIE cegah faktor pencetus seperti : duduk terlalu lama,
berlari

Quo ad vitam : Ad bonam


Quo ad functionam : Ad bonam
Quo ad sanationam : Dubia

Prognosis

Tinjauan Pustaka

Piriformis Syndrome : nyeri daerah


bokong menjalar sampai paha
belakang tungkai 1

Biasa karena penggunaan secara terus


menerus & berlebihan pd M. Piriformis

Sering terjadi pada dekade 4-5 kehidupan dan afek


tingkat pekerjaan dan akitivitas
Insiden Piriformis diantara pasien Low Back Pain
( LBP) meningkat dari 5% - 36 %
>> 1
.1. Boyajian-ONeill LA, McClain RL, Coleman MK, Thomas PP. Diagnosis and Management
of Piriformis Syndrome: An Osteopathic Approach. JAOA. 2008;108(11):657-64.

Piriformis Syndrome :
Gangguan neuromuskular n. ischiadicus
akibat penekanan atau kompresi M. piriformis
menyebabkan nyeri di bokong dapat menjalar
hingga ke tungkai.1

Definisi
.1. Boyajian-ONeill LA, McClain RL, Coleman MK, Thomas PP. Diagnosis and Management
of Piriformis Syndrome: An Osteopathic Approach. JAOA. 2008;108(11):657-64.

Gambar : Saraf ishiadicus (sciatic nerve)

Gambar 2. Otot piriformis

Gambar 3. Proses kompresi

Primer

Sekunder

15% kasus karena kelainan


anatomi
Terbaginya M. Piriformis,
terbaginya N. Ischisdicus,
perjalanan nervus yang abnormal

Banyak terjadi
Makrotrauma bokong ( peradangan pada
jar. lunak, spasme otot kompresi
nervus
Mikrotrauma ( overuse m. piriformis
mis: jalan jauh dan lama/ berlari /
kompresi langsung wallet neuritis

Etiologi
2. Choi K. The etilogy, diagnosis and treatment of piriformis syndrome. 2004:1-16.

Faktor etiologi (Primer/Sekunder)


Disfungsi otot piriformis
Kompresi saraf ischiadicus
Sindroma Piriformis

PATOFISIOLOGI
2. Choi K. The etiology, diagnosis and treatment of piriformis syndrome. 2004:1-16.

Gejala
Nyeri saat duduk,
berbaring > 15 menit
Nyeri dan atau baal
yang menjalar dari
bokong sampai
tungkai bawah
Sulit berjalan
Baal di kaki

Tanda
Teraba lembut pada
regio sacroiliaca dan
otot piriformis
Kelemahan asimetris
Piriformis sign (+)
Laseque sign (+)
Freiberg sign (+)
Pace sign (+)
Beatty test (+)

Gejala dan Tanda


.1. Boyajian-ONeill LA, McClain RL, Coleman MK, Thomas PP. Diagnosis and Management
of Piriformis Syndrome: An Osteopathic Approach. JAOA. 2008;108(11):657-64.

LASEQUE SIGN (PASSIVE STRAIGHT LEG RAISE)

LASEQUE SIGN (PASSIVE


STRAIGHT LEG RAISE)

TES FREIBERG

TES FREIBERG
The Freiberg maneuver consists of forcefully internally rotating the leg in order to
stretch the aggravated piriformis

PACE SIGN

Paces sign consists of pain and weakness by resisted abduction and external rotation of
the hip in a sitting position. A positive test is occurs in 46.5% of the patients with
piriformis syndrome

MANUVER BEATTY

MANUVER BEATTY
The Beatty maneuver is positive when pain is reproduced in the buttock, not the lumbar
spine, when the patient actively abducts the leg in side lying position

THE FAIR MANEUVER

THE FAIR MANEUVER


The FAIR maneuver reproduces buttock pain when the hip is passively flexed, adducted, and
internally rotated

YEOMAN TEST

- Anamnesis :
- Nyeri bagian bokong belakang menjalar sampai dengan
tungkai bawah

- Faktor resiko :
- Jalan jauh, berlari, duduk di bantalan keras, trauma langsung

- Gejala dan tanda :


- Nyeri pada bokong, menjalar, terasa kesemutan / baal

- Px fisik :
- Tes pergerakan (laseque, pace test, beatty, fair test, freiberg test
)

Diagnosis

X- Ray Lumbosacral AP/ Lat


Biasanya tidak ditemukan kelainan
EMG ( Electromyography)
Dapat menunjukkan perubahan yang terjadi pada saraf &
otot
Pada piriformis syndrome
Terlihat gluteus minimus, gluteus medius, dan otot tensor
fasciae latae dalam batas normal
Pola abnormal ditemukan pada gluteus maximus dan piriformis
muscles

PEMERIKSAAN PENUNJANG

KONSERVATIF :
Medikamentosa

Analgetik (opioId / non opioid)


Analgetik adjuvan (anti konvulsan, anti depresan)
Muscle relaxant
Neurotropik

Fisioterapi
Ultrasound, Stretching

TATALAKSANA

INTERVENSI :
Injeksi kortikosteroid
Pembedahan
Bila terapi non bedah gagal
Terdapat abses, neoplasma, hematoma, dll

TATALAKSANA

LATIHAN
REHABILITATIF

1. Boyajian-ONeill LA, McClain RL, Coleman MK,


Thomas PP. Diagnosis and Management of Piriformis
Syndrome: An Osteopathic Approach. JAOA.
2008;108(11):657-64.
2. Choi K. The etilogy, diagnosis and treatment of
piriformis syndrome. 2004:1-16.

Daftar Pustaka

Terimakasih