Anda di halaman 1dari 42

LAPORAN KASUS

BRONKOPNEUMONIA
Pembimbing :
Dr. Hj. Siti Rahmah, SpA
Andrew Leonardo Panjaitan
030.05.
Fakultas Kedokteran Universitas
Trisakti
IKA RSUD Kota Bekasi 2015

Data

Pasien

Ayah

Ibu

Nama

An. T

Tn. H

Ny. D

Umur

2 bulan

30 tahun

27 tahun

Jenis Kelamin

Laki-laki

Laki-laki

Perempuan

Alamat

Bantar Gebang, Bekasi

Agama

Islam

Islam

Islam

Suku bangsa

Jawa

Jawa

Jawa

Pendidikan

SMA

SMA

Pekerjaan

Pegawai

Ibu Rumah Tangga

Penghasilan

Keterangan

Hubungan dengan
orang tua : Anak
kandung

Tanggal Masuk RS

28 Januari 2015

Anamnesi
s
(Alloanamnesis)

Keluhan Utama
Demam sejak 2 hari SMRS
Keluhan Tambahan
Sesak,batuk, muntah

RIWAYAT PENYAKIT
SEKARANG
Pasien datang dengan keluhan demam sejak 2 hari
SMRS. Demamnya terus menerus sampai pasien
menggigil, demam turun bila diberi obat namun akan
meningkat kembali. Demam tidak disertai oleh
kejang.

Menurut ibunya, pasien juga mengeluh batuk


semenjak demam muncul, batuk terus menerus,
berdahak,.Gejala tersebut juga disertai sesak napas
sejak 3 hari SMRS.Sesaknya dirasakant iba-tiba
dan semakin lama semakin memberat.

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


Penyakit

Umur

Penyakit

Umur

Penyakit

Umur

Alergi

Difteria

Jantung

Cacingan

Diare

Ginjal

DBD

Kejang

Darah

Thypoid

Maag

Radang paru

Otitis

Varicela

Tuberkulosis

Parotis

Asma

Morbili

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA

Di keluarga tidak ada yang menderita penyakit


seperti ini.

RIWAYAT KEHAMILAN DAN KELAHIRAN


KEHAMILAN

Morbiditas kehamilan

Tidak ada

Perawatan antenatal

Periksa ke bidan 1 kali tiap


bulan

KELAHIRAN

Tempat kelahiran

Rumah Sakit

Penolong persalinan

Bidan

Cara persalinan

Normal

Masa gestasi

9 bulan

Berat lahir 2700 gram


Panjang badan 45 cm
Keadaan bayi

Lingkar kepala tidak ingat


Langsung menangis

Riwayat kehamilan dan


persalinan pasien baik

Nilai apgar tidak tahu


Tidak ada kelainan bawaan

RIWAYAT PERTUMBUHAN DAN


PERKEMBANGAN
Pertumbuhan gigi I
Psikomotor
Mengangkat kepala
Tengkurap, MIKA, MIKI
Duduk
Berdiri
Berjalan
Bicara

:-

(normal: 5-9 bulan)

::::::-

(normal: 1-3 bulan)


(normal: 2-5 bulan)
(normal: 6 bulan)
(normal: 9-12 bulan)
(normal: 13 bulan)
(normal: 9-12 bulan)

Kesan : Riwayat pertumbuhan dan perkembangan pasien sesuai


usia.

RIWAYAT MAKAN
Umur(bulan)

ASI/PASI

Buah/biskuit

Bubursusu

Nasitim

0-2

ASI

2-4

4-6

6-8

8-10

Kebutuhan gizi pasien sampai


saat ini masih baik

RIWAYAT IMUNISASI
Vaksin

Dasar(umur)

Ulangan(umur)

BCG

Lahir

DPT

2 bulan -

POLIO

Lahir

2 bulan

CAMPAK

HEPATITISB

Lahir

1 Bulan

Pasien sudah melakukan semua imunisasi dasar

RIWAYAT PERUMAHAN DAN SANITASI

Tinggal dirumah kontrakan.Terdapat dua kamar.


Ventilasi kurang, cahaya matahari kurang, air
minum dan air mandi berasal dari air tanah.

Kesehatan lingkungan tempat tinggal


pasien kurang baik.

PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan umum

: Tampak sakit sedang

Kesadaran

: Compos mentis

Tanda Vital

Frekuensi nadi

: 140 x/menit

Frekuensi pernapasan

: 48 x/menit

Suhu tubuh

: 38,2 oC

Data antropometri

Berat badan

: 4,5 kg

Tinggi badan

: 55 cm

PEMERIKSAAN FISIK
KEPALA &
LEHER

THORAX

PEMERIKSAAN FISIK

LABORATORIUM 28 JANUARI 2015


Jenis Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai Normal

HEMATOLOGI
Darah lengkap
Leukosit

26,5

ribu/uL

5-10

Eritrosit

3,09

juta/uL

4-5

Hemoglobin

9,0

g/dL

11-14,5

Hematokrit

26,0

37-47

Trombosit

484

ribu/uL

150-400

KIMIA KLINIK
GDS

165

mg/dL

60-110

Natrium

132

mmol/L

135-145

Kalium

4,9

mmol/L

3,5-5,0

Clorida

91

mmol/L

94-111

FOTO RONTGEN 28 JANUARI 2015:

Kesan :
Pneumonia Lobaris Dextra

DIAGNOSIS KERJA
Bronko pneumonia
DIAGNOSIS BANDING
TB Paru

PENATALAKSANAAN
Non medikamentosa

Tirah baring
Edukasi kepada
orangtua tentang
penyakit yang diderita

Medikamentosa

O2 2 lpm

IVFD Tridex 27A 300cc

Meropenem 2x160mg/iv

Aminofilin 3 x 0.3 mg

Dexa 3x1 mg/iv

Ranitidin 2 x 5mg

Sanmol 3x50mg/iv

Inhalasi/6 jam

PROGNOSIS

Ad vitam

: dubia ad bonam

As fungsionam : dubia ad bonam


Ad sanationam : dubia ad bonam

FOLLOW UP
PEMERIKSAAN
S

Keluhan

28/1/15
Batuk (+) Sesak napas (+)

TANGGAL
29/1/15
Batuk (+) Sesak napas (+)

KeadaanUmum

Sakit berat

Sakit berat

Kesadaran

Compos Mentis

Compos Mentis

TandaVital

Nadi : 163 x/menit, RR : 70x/menit Suhu : 36, 5 oC

Nadi :160 x/menit, RR : 60 x/menit, Suhu : 37,6 oC,

BND bronkovesikuler, ronkhii +/+


Akral hangat, sianosis-

BND bronkovesikuler, ronkhii +/+,

bronkopneumonia

bronkopneumonia

O2 NRM 4-6 lpm


IVFD KAEN 1B 360 cc/24 jam
Inj. Ceftazidine 2x500 mg
Inj. Dexamethason 3x1mg
Inj. Amikasin 2 x 20 mg
Ambroxol peroral 3 x 1,5 cc
Pro PICU

O2 NRM 4-6 lpm


Pasang NGT, stop peroral
IVFD tridex plain 300 cc/24 jam
Inj. Meropenem 2x160 mg
Inj. Dexamethason 3x1 mg
Inj Sanmol 3x50mg IV
Inj. Aminophillin 3x0,3 ml
Inj. Ranitidine 2x5 mg
Ambroxol peroral 3 x 1 cc
Inhalasi / 6 jam Ventolin 1 cc : Nacl 2 cc
BE Nutrion 75 cc

Paru
Ekstermitas

Diagnosis

Tatalaksana

Akral hangat, sianosis-

-ANALISIS KASUS-

ANALISIS KASUS

Anamnesis :
gejala secara umum demam
gejala respiratorik sesak napas yang dirasakan tiba-tiba
dan batuk produktif yang sulit untuk dikeluarkan

Pemeriksaan Fisik
napas 48x/menit
Suhu 38,4oC
ronki +/+

hasil foto Rontgen infiltrat di lobus kanan paru

Hasil lab leukositosis, Hb dan Ht menurun

PNEUMONIA ?
Pneumonia adalah infeksi saluran pernapasan
akut bagian bawah yang mengenai parenkim paru
dari ruang alveoli paru. Dapat melibatkan seluruh
lobus
(pneumonia lobaris)

Jika terbatas pada alveoli yang


berdampingan dengan bronchi
disebut bronkopneumonia.

ETIOLOGI PNEUMONIA
Virus :
virus influenza
adenovirus
virus parainfluenza

Bakteri :
Streptococcus
pneumoniae
Hemophilus influenzae
Staphylococcus aureus
Streptococcus group A B
Klebsiella pneumoniae
Pseudomonas aeruginosa
Chlamydia sp

KLASIFIKASI PNEUMONIA
WHO

Usia
Usiakurang
kurangdari
dari22bulan
bulan
Pneumonia
Pneumoniaberat
berat
Pneumonia
Pneumoniasangat
sangatberat
berat

Usia
Usia22bulan
bulan55tahun
tahun
Pneumonia
Pneumonia
Pneumonia
Pneumoniaberat
berat
Pneumonia
Pneumoniasangat
sangatberat
berat

che
ststindrawing
che
indrawingberat
berat
Napas
Napascepat
cepat
Tidak
Tidakbisa
bisaminum
minum
Kejang
Kejang
Kesadaran
Kesadaranmenurun
menurun
Hipertermi/
Hipertermi/hipotermi
hipotermi
Napas
Napaslambat/
lambat/tidak
tidakteratur
teratur

Napas
Napascepat
cepat
Che
ststindrawing
Che
indrawing
Tidak
Tidakdapat
dapatminum
minum
Kejang
Kejang
Kesadaran
Kesadaranmenurun
menurun
Malnutrisi
Malnutrisi

PNEUMONIA BERDASARKAN ANATOMI


Pneumonia adalah infeksi
saluran pernafasan akut
bagian bawah yang mengenai
parenkim paru. Pneumonia
pada anak dibedakan
menjadi:
Pneumonia lobaris
Pneumonia lobularis
(bronkopneumonia)
Pneumonia intertisial
(bronkiolitis)

PATOGENESIS PNEUMONIA
Aspirasi kuman/penyebaran langsung kuman
dari saluran respiratorik atas.

Normal respiratorik bawah sublaringalveoli steril


Paru terlindung dr infeksi krn
mekanisme :

filtrasi partikel di hidung


pencegahan aspirasi dengan refleks
epiglotis
ekspulsi benda asing melalui refleks
batuk
pembersihan ke arah kranial oleh
selimut mukosilier
fagositosis kuman oleh makrofag
alveolar
netralisasi kuman oleh substansi imun
lokal

GEJALA KLINIS
Gejala infeksi secara umum
Demam
Mual
Muntah
Mialgia
Gejala respiratorik
Batuk, Pilek
Sesak napas
Ronchi (+)

TANDA KLINIS PNEUMONIA


(WHO)

Napas cepat
< 2 bulan = > 60 x/mnt
2 bln 1 thn = > 50 x/mnt
1 5 thn = > 40 x/mnt
Chest Indrawing
(subcostal retraction)

DIAGNOSIS
Pneumonia
bakteria:

Pneumonia Atypik
(Respiratory
syncytial virus):

Diawali dengan
infeksi saluran
pernapasan atas
batuk, pilek dan
radang
tenggorokan
selama beberapa
hari

Didahului batuk,
pilek, panas (ISPA)
beberapa hari
kemudian demam,
batuk pilek dan
sesak hebat.

Demam tinggi
mencapai 39-40 C

Secara umum gejala


klinis sama dengan
pneumonia bakteri
hanya lebih ringan

PNEUMONIA BERAT
Batuk dan atau kesulitan bernapas ditambah minimal salah
satu hal berikut ini:
Kepala terangguk-angguk
Pernapasan cuping hidung
Tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam
Foto dada menunjukkan gambaran pneumonia (infiltrat luas,
konsolidasi, dll)

Selain itu bisa didapatkan pula tanda


berikut ini:
Napas cepat:
Anak umur < 2 bulan : 60 kali/menit
Anak umur 2 11 bulan : 50
kali/menit
Anak umur 1 5 tahun : 40

PNEUMONIA BERAT
Suara merintih (grunting) pada bayi muda
Pada auskultasi terdengar:
Crackles (ronki)
Suara pernapasan menurun
Suara pernapasan bronkial

Dalam keadaan yang sangat berat dapat dijumpai:


Tidak dapat menyusu atau minum/makan, atau
memuntahkan semuanya
Kejang, letargis atau tidak sadar
Sianosis
Distres pernapasan berat

TATALAKSANA PNEUMONIA
SUPORTIF
1. Rawat rumah sakit
2. Oksigenasi
3. Akses intravena utk cairan dan nutrisi
4. Atasi kelainan elektrolit
5. Atasi komplikasi & penyakit penyerta
ETIOLOGIK empiris vs temuan kuman

TATALAKSANA RAWAT JALAN


ANTIBIOTIK
Lini pertama Oral
Amoxicillin 25 mg/kgbb
Kotrimoksazol 4 mg/kgbb

TATALAKSANA RAWAT INAP

ANTIBIOTIK
AB gol Beta Laktam
Kloramfenikol
Gentamisin
Amikasin
Gol. Sefalosporin
Pada neonatus & bayi kecil sesegera mungkin agar mencegah sepsis &
meningitis
AB spektrum luas
Kombinasi beta laktam dengan Aminoglikosid / sefal gen. 3

KRITERIA RAWAT INAP


Bayi
Saturasi oksigen < 92 %, sianosis
RR > 60 x/menit
Distress pernafasan, apnea intermitten, grunting
Tidak mau minum
Keluarga tidak bisa merawat dirumah
Anak
Saturasi oksigen < 92 %, sianosis
RR > 50 x/menit
Distress pernafasan, grunting
Dehidrasi
Keluarga tidak bisa merawat dirumah

KOMPLIKASI

Empyema thoracis

Perikarditis purulenta

Miokarditis

Infeksi ekstrapulmoner
meningitis purulenta