Anda di halaman 1dari 16

COOLING TOWER

NAMA KELOMPOK :
1. PRILY HIJRAH SARI
(03031181320001)
2. KENNY FADILA SARI
(03031181320021)
3. YUDA DWI CAHAYA (03031181320025)
DOSEN PEMBIMBING :
LEILY NURUL KOMARIAH, S.T., M.T.

Gambar bagianbagian dari


cooling tower

Pertimbangan Pemilihan Alat


Faktor-faktor yang mempengaruhi
pemilihan sistem pendingin antara lain:
Availability dan reliability
Ketersediaan dan kesinambungan
sistem pendingin merupakan pertimbangan
utama.
Operability dan Maintainability
Meliputi kemudahan pengoperasian
dan pemeliharaan

Biaya

investasi
Meliputi seluruh biaya yang
diperlukan untuk mendirikan fasilitas sistem
pendingin
Operating cost
Meliputi biaya man power, chemical,
electrical dan biaya pemeliharaan
Dampak lingkungan
Meliputi konsiderasi pada dampak
lingkungan seperti polusi limbah, maupun
polusi panas

Prinsip Kerja Cooling Tower


Fungsi utamanya adalah sebagai alat untuk
mendinginkan air panas dari kondensor dengan
cara dikontakkan langsung dengan udara secara
konveksi paksa menggunakan fan/kipas. Konstruksi
cooling tower terdiri dari system pemipaan dengan
banyak nozzle, fan/blower, bak penampung, casing,
dsb.
Secara umum bentuk konstruksinya berupa
shell & tube dimana air mengalir memasuki shell/
tabung dan uap refrigeran superheat mengalir
dalam pipa yang berada di dalam tabung sehingga
terjadi proses pertukaran kalor.

Setelah melalui kondenser, temperatur air akan


naik. Air panas ini kemudian masuk melalui hot water
inlet port pada cooling tower untuk seterusnya naik
kebagian atas cooling tower tersebut. Air kemudian
keluar melalui lubang2 yang ada pada sprinkler.
Sprinkler akan berputar sambil melepaskan air dan
mendistribusikannya secara merata di bagian atas
cooling tower. Air yang keluar dari sprinkler ini
kemudian masuk ke water column dan
bersinggungan dengan aliran udara yang arahnya
berlawanan (air panas turun ke bagian bawah
cooling tower, sementara udara masuk dari bagian
bawah untuk seterusnya keluar dari bagian atas).

Tahapan
Perancangan

Contoh Kasus

Jenis-Jenis Cooling Tower


Menara Pendingin Forced Draft
Prinsip kerjanya adalah udara dihembuskan ke
menara oleh sebuah fan yang terletak pada saluran
udara masuk sehingga terjadi kontak langsung dengan
air yang jatuh.
1.

Cooling tower induced draft dengan aliran


berlawanan
Prinsip kerjanya adalah air masuk pada puncak
dan melewati bahan pengisi (filler). Udara masuk dari
salah satu sisi (menara aliran tunggal) atau pada sisi
yang berlawanan (menara aliran ganda). Fan
mengalirkan udara melintasi bahan pengisi menuju
saluran keluar pada puncak menara
2.

Cooling Tower induced draft dengan aliran


melintang
Prinsip kerjanya adalah Air panas masuk
pada puncak menara, melalui bahan
pengisi (filler)
Udara masuk dari samping menara
melewati filler, sehingga terjadi kontak langsung
dengan air (pendinginan) dan keluar menuju
puncak
3.