Anda di halaman 1dari 19

Gonorrhea

Jeffry Rulyanto M.S


102011414
Mahasiswa FK Ukrida

Anamnesa

Identitas dan pekerjaan


Umur
Jenis kelamin
Keluhan dari riwayat penyakit saat ini
Keadaan umum yang dirasakan
Riwayat seksual : kontak seksual ( baik didalam
maupun diluar pernikahan atau berganti-ganti
pasangan atau banyak kontak seksual ), kontak
seksual dengan pasangannya setelah mengalami
gejala penyakit, frekuensi dan jenis kontak seksual
( homo atau heteroseksual ), cara melakukan
hubungan seksual ( genito-genital, orogenital,
anogenital ), apakah pasangannya juga
mengeluhkan gejala yang smaa.

Riwayat penyakit dahulu yang berhubungan


dengan IMS atau penyakit di daerah genital
lainnya.
Riwayat penyakit berat lainnya
Riwayat keluarga
Pengobatan yang telah diberikan, baik topikal
maupun sistemik, dengan penekanan pada
antibiotik.
Riwayat alergi obat

Pemeriksaan Fisik
Inspeksi daerah ingunal, dan raba apakah ada
pembesaran kelenjar, dan catat konsistensi,
ukuran, mobilitas, rasa nyeri, serta tanda-tanda
radang pada kulit di atasnya.
Inspeksi meatus uretra eksternus, adakah
meatitis, lesi uretra, atau duh tubuh uretra, serta
kelainan kongenital.
Kadang-kadang juga perlu memeriksa celana
dalamnya untuk melihat adanya bercak duh
tubuh.

Pemeriksaan Penunjang
Sediaan langsung
Pemeriksaan Gram dari duh uretra pada pria memiliki
sensitivitas tinggi ( 90-95% ) dan spesifisitas 95-99%.
sama yaitu lebih dari 99%. Pemeriksaan kultur ini
dianjurkan untuk dilakukan pada rumah sakit dengan
fasilitas laboratorium lengkap maupun terbatas.
Tes oksidasi
Dengan reagen oksidasi yang mengandung larutan
tetrametil-p-fenilendiamin hidroklorida 1% ditambahkan
pada koloni gonokok tersangka. Semua Neisseria
memberi reaksi positif dengan perubahan warna koloni
yang semula bening berubah menjadi merah muda
sampai warna lembayung.

Pemeriksaan Penunjang
Tes fermentasi : tes oksidasa positif dilanjutkan dengan tes
fermentasi memakai glukosa, maltosa, dan sukrosa. Kuman
gonokok hanya meragikan glukosa.
Tes beta-laktamase
Tes ini menggunakan cefinase TM disc. BBL 961192 yang
mengandung chromogenic cephalosporin. Apabila kuman
mengandung enzim beta laktamase, akan menyebabkan
perubahan warna koloni dari kuning menjadi merah.

Pemeriksaan Penunjang
Tes Thomson
Tes ini berguna untuk mengetahui sampai dimana infeksi sudah
berlangsung. Pada tes ini ada syarat yang perlu diperhatikan :
1.Sebaiknya dilakukan setelah bangun pagi
2.Urin dibagi dalam dua gelas
3.Tidak boleh menahan kencing dari gelas I ke gelas II
Syarat mutlak ialah kandung kencing harus mengandung air seni paling
sedikit 80-100 ml, jika kurang maka gelas II sukar dinilai karena baru
menguras uretra bagian anterior.3
Hasil pembacaan :

Etiologi
Urethritis gonokokal disebabkan oleh bakteri
Neisseria gonorhoeae, penularannya lewat
hubungan seksual.

Patofisiologi
Infeksi dimulai dengan adhesi pada sel mukosa ( urethra,
vagina, rectum, tenggorok ) kemudian penetrasi ke
submukosa dan menyebar baik secara langsung maupun
hematogen.

Differential Diagnose
Infeksi Genital NonGonokokal
Merupakan peradangan di uretra yang disebabkan oleh
kuman lain selain gonokok. Manifestasi klinis pada pria
gejala baru timbul biasanya setelah 1-3 minggu kontak
seksual dan umumnya tidak seberat gonore.
Non Spesific Urethritis
Uretritis non spesifik pada pria menimbulkan gejala
berupa disuria ringan. Perasaan tidak enak di uetra,
sering kencing dan keluarnya duh tubuh Seropurulen.
Dibandingkan dengan gonore perjalanan penyakit lebih
lama.

Sifilis
Infeksi : Treponema Pallidum
Perjalanan penyakit : kronis,ada eksaserbasi dan
remisi dan menyerang semua organ dalam tubuh
terutama sistem kardiovaskular ,otak dan susunan
saraf.
Infeksi sistemik,berkisar antara 10-90 hari setelah
infeksi .

Working Diagnosa
Gonorrhea
Disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorhoeae,
penularannya lewat hubungan seksual.
Masa tunas 2-5 hari
Pasien kerap mengeluhkan rasa gatal, panas di
sekitar orifisium urethra, dysuria dan keluarnya
duh.

Bakterinya bisa menyebar melalui aliran darah


kebagian tubuh lainnya terutama kulit dan
persendian.
Ditemukannya bakteri diplokokus negatif-Gram
intreseluler pada pemeriksaan mikroskopik sekret
uretra seorang laki-laki dengan gejala yang
spesifik, mempunyai nilai sensitifitas dan
spesifisitas yang tinggi untuk menegakkan
diagnosis gonore.

Manifestasi Klinis
- Dysuria
- Nyeri pada saat berkemih
- Keluarnya sekret mukopurulen dari ujung urethra (
Kadang disertai darah)
- Pembesaran Kelenjar Getah Bening Ingunial
( Kadang )

Komplikasi

Tysonitis
Parauretritis
Prostatitis
Vesikulitis
Epididimitis

Tatalaksana
CDC ( 1989) menganjurkan pada pengobatan
uretritis gonore tidak di berikan lagi penisilin atau
derivatnya yaituCeftriaxone 250 mg imatau
Spetinomycin 2 gr im atauCiprofloxacin 500mg
oral, ditambah denganDoksisiklin
2x100mgselama 7 hari atauTetrasiklin 4x500
mgselama 7 hari atauEritromisin
4x500mgselama 7 hari.
Kontraindikasi ?

Pencegahan
Menggunakan kondom
ketika berhubungan
seksual
Menghindari kontak
seksual dengan
partner yang memiliki
resiko tinggi
Mengobati partner
yang terinfeksi atau
dilakukan pemeriksaan
dahulu sebelum
melakukan hubungan
seksual.

Prognosis
Apabila ditangani dengan tepat dan cepat, akan
mengurangi resiko komplikasi infertilitas.
Perjalanan penyakit setelah diberi antibiotik kerap
membaik.