Anda di halaman 1dari 4

Bahan Ajar MK.

ISU-ISU PWK
(Genap 2014/2015)
- Yashinta Sutopo ISU-ISU DALAM BIDANG PENGEMBANGAN WILAYAH DAN KOTA
Kompetensi yang diharapkan sebagai hasil dari proses pembelajaran
dalam MK ini:
1. Mahasiswa diharapkan mampu mengetahui isu-isu di semua sektor
pembangunan wilayah dan kota, yang terjadi baik dalam skala lokal,
nasional maupun internasional, dan kondisinya yang terupdate, yang perlu
mendapat perhatian dan dukungan konsep perencanaan yang lebih baik
untuk pencapaian visi pembangunan yang lebih sustainable
(berkelanjutan).
2. Tidak hanya sekedar mengetahui, tetapi juga mahasiswa ditantang untuk
memahami hakikat isu-isu tersebut secara lebih mendalam, mampu
menjabarkannya dengan dukungan data-data yang terpercaya, dan
termasuk pula pemahaman terhadap sebab dan dampak/konsekuensinya
terhadap perkembangan ekonomi, sosial dan lingkungan wilayah dan kota.
3. Pengetahuan dan pemahaman ini diharapkan dapat memperluas cara
pandang mahasiswa sehingga mampu melihat secara lebih kompleks
terhadap suatu isu dan solusinya (dalamnya seluruh aspek-aspek yang
berkaitan di dalamnya dan luasnya dampak yang terjadi karenanya, pada
perspektif masa kini dan masa depan), namun disisi lain, mampu pula
menyederhanakan (dengan merunut ke akar/inti permasalahan) suatu isu
yang kompleks yang secara kacamata awam sulit untuk diselesaikan,
sehingga ditemukan solusinya yang mudah untuk direncanakan dan
diimplementasikan.
4. MK ini diharapkan dapat membantu mahasiswa secara umum dalam
pengerjaan tugas-tugas MK lainnya (utamanya Studio Perencanaan Tata
Ruang 4, 5, dan 6) dimana proses analisis studi kasus menuntut wawasan
yang luas dan lesson learned solusinya terkait isu-isu pwk secara umum.
5. MK ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam penentuan isu-isu
yang dianggap cukup menarik dan menantang untuk diangkat dan diteliti
lebih jauh di Tugas Akhir (Skripsi). Dengan MK ini diharapkan tidak hanya
telah berlangsungnya proses brainstorming hingga penentuan calon tema
tugas akhir, tetapi telah berlangsung pula proses penelaahan lebih lanjut
terhadap isu-isu tersebut sehingga memudahkan mahasiswa nantinya
dalam menghasilkan Rumusan Masalah dalam penyusunan proposal Tugas
Akhir.
Materi yang dibahas, diantaranya isu-isu PWKmengenai:
1. Penyelenggaraan penataan ruang di Indonesia, secara umum (Milka, Jean,
Gita) Minggu ke-5
2. Otonomi daerah, tujuan dan targetnya (Amar 2) Minggu ke-3
3. Climate Change dan Global Warming (Anca 2) Minggu ke-5
4. Skema dan konsekuensi pendekatan Bottom-up, Top-down, dan perpaduan
keduanya, dalam penyelenggaraan penataan ruang di Indonesia (Anto 2)
Minggu ke-4
5. Korupsi, kolusi, nepotism dalam pembangunan dan konsep Good
Governance (Reza 2) Minggu ke-4
1

Bahan Ajar MK. ISU-ISU PWK


(Genap 2014/2015)
- Yashinta Sutopo 6. Globalization, Global Trading, dan Pasar Bebas (Free Market) (Irwan 2)
Minggu ke-4
7. Pemekaran wilayah: pro dan kontra (Susi 2) Minggu ke-4
8. Konsep pembangunan yang tidak berkelanjutan (unsustainable) dan
konsep pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable) --- (Rika) Minggu
ke-5
9. Pembangunan yang tidak merata, desa tertinggal, wilayah terisolasi, dan
konsep pemerataan pembangunan di seluruh tanah air (Ihsan 3) Minggu
ke-3
10.Percepatan pertumbuhan ekonomi untuk percepatan peningkatan
kesejahteraan masyarakat dan wilayah: KAPET, pembangunan koridor
ekonomi Indonesia, KEK, dst. (Siti 2) Minggu ke-5
11.Kuantitas dan kualitas infrastruktur dan fasilitas umum yang kurang
memadai dan konsep perencanaan dan manajemen yang terpadu,
berkelanjutan dan efisien: infrastruktur transportasi, air bersih dan air
kotor, drainase kota, industri pengolahan air limbah, listrik dan energi,
telekomunikasi, waduk/bendungan dan bendung , dst. -- Infrastruktur
Sampah Rumah Sakit (Ica) Minggu ke-5 --- Peningkatan Level of Service
Infrastruktur Umum di Pusat Kota (Transportasi, Sampah, Air Bersih,
Listrik) (Idul) Minggu ke-6 --- Infrastruktur Laut Manajemen Loading Barang
dan Penumpang di Pelabuhan Soekarno Hatta (Risma 2) Minggu ke-10 --Sistem energi terbarukan memanfaatkan energi udara dan angin (Idris 1)
Minggu ke-10 --- Permodelan Perparkiran: Parkir permasalahannya dan
solusi (Ihsan 2) Minggu ke-10
12.Kemiskinan dan program pengentasan kemiskinan dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat (penyediaan lapangan pekerjaan; subsidi dalam
pendidikan (BOS, dst), subsidi BBM, beras miskin, dst; pembangunan RSS
dan rusun untuk ekonomi lemah; penyediaan kartu miskin dan asuransi
kesehatan, pemberian fasilitas gratis (traktor, pompa, kapal nelayan, dst)
untuk meningkatkan produksi industri-industri kecil, dst. (Tian 1) Minggu
ke-9
13.Permasalahan kawasan urban-rural periphery dan penanggulangannya
(Risma 1) --- Penataan ruang untuk bangunan dan lingkungan (RTBL)
khusus untuk wilayah periphery (reza 1) Minggu ke-3
14.Bencana alam dan solusinya: banjir di perkotaan, kenaikan muka air laut
di kawasan waterfront city (Coastal Planning - Tian 2), tanah longsor,
gempa bumi, tsunami, dst, dan konsep perencanaan wilayah dan kota
tanggap bencana dan konsep mitagasi bencana khususnya di wilayah
pesisir --- Konsep reklamasi berbasis mitigasi bencana (susi 1) Minggu ke-9
--- Banjir, sebab dan dampaknya (Anca) Minggu ke-3 --- Manajemen
Proteksi Kebakaran Kota (Amar) Minggu ke-9 --- Simulasi Proteksi
Kebakaran (Ihsan 1) Minggu ke-3?
15.Pulau-pulau di perbatasan negara yang terabaikan ancaman bagi
kedaulatan negara (mita 2) Minggu ke-10
16.Rendahnya tingkat pendidikan di sebagian besar wilayah Indonesia dan
implementasi program-program pendidikan nasional (dienti 2) Minggu ke-3
17.Hilangnya keasrian dan vitalitas kota dan turunnya kualitas lingkungan
hidup (fisik) di kampung-kampung/area permukiman dan perumahan
2

Bahan Ajar MK. ISU-ISU PWK


(Genap 2014/2015)
- Yashinta Sutopo (slum settlement) dan konsep Urban Renewal/Revitalization,
Kampung/Slum Settlement Upgrading/Improvement --- (Imama) Minggu
ke-4
18.Urban Heritage yang tergusur oleh pembangunan baru ataupun yang
terabaikan dalam pemanfaatannya dan Konsep Kota Wisata dengan Urban
Heritage (Siti) Minggu 10 --- Branding Kota Wisata secara umum (Gilbert 1)
Minggu ke-9
19.Kemacetan dan Rendahnya kualitas public transport dan sistem
transportasi massal yang efisien, yaitu: terjangkau, dapat diandalkan,
cepat, aman, nyaman, dan ramah lingkungan (Anto 1) Minggu ke-7 (Idris
2) Minggu ke-6
20.Berkurang dan lenyapnya dengan cepat daerah-daerah resapan air di
perkotaan dan konsep pembangunan landuse yang seimbang dan
berdasar pada RTRW dan RTBL (Gilbert 2) Minggu ke-7
21.RTH yang tidak mencukupi di perkotaan dan pemanfaatan dan
perawatannya yang tidak optimal dan konsep perencanaan dan
manajemen RTH yang baik --- Hutan Kota (Gita) Minggu ke-3
22.High density settlement (Mita 1) Minggu ke-6
23.Pasar tradisional yang tergantikan dengan market modern (Milka) Minggu
ke-7
24.Permukiman mixed use (Jean) Minggu ke-7 --- Permukiman vertikal yang
humanis (dienti 1) Minggu ke-7
25.Kawasan Strategis berdasar sektor dan komoditas --- Pemasaran
Komuditas Unggulan (Ai') Minggu ke-9
26.IMB dan prosesnya mendapatkannya (Risma 3) Minggu ke-6
27.Lokasi/Sumber wisata alam yang belum dikenal dan dimanfaatkan di pulau
atau di wilayah terisolir atau desa (Irwan 1) Minggu ke-6

Jadwal:
2

10

11

12

13

14

1 - Pengantar MK
2 s/d 7 - Diskusi kelas (3 s/d maksimal 5 isu per minggu, pilih diantara pilihan
diatas + tambahan dari peserta MK.)
8 - Mid Test (formatnya: lisan atau tulisan, sesuai dengan kesepakatan dengan
peserta)
9 s/d 15 - Diskusi kelas (3 s/d maksimal 5 isu per minggu, pilih diantara pilihan
diatas + tambahan dari peserta MK.)
16 - Presentasi laporan akhir
3

15

Bahan Ajar MK. ISU-ISU PWK


(Genap 2014/2015)
- Yashinta Sutopo -

1. Kualitas Perencanaan dan Implementasi Produk Rencana Tata Ruang Wilayah


dan Kota di Indonesia

Belum memadainya peraturan dan standar perencanaannya yang


digunakan sebagai dasar dan acuan perencanaan

Masih rendahnya tingkat keahlian dan keilmuan para perencana secara


umum

Durasi perencanaan (waktu yang tersedia untuk seluruh proses


perencanaan dapat terlaksana dari awal hingga akhir) belum secara
optimal dapat digunakan

Masih rendahnya biaya perencanaan secara umum, dimana alokasinya


pun belum optimal (masih terdistribusi ke hal-hal yang non perencanaan)

Kuantitas dan kualitas data primer dan sekunder

Proses analisis yang kurang kompleks,

Dasar-dasar teori dan konsep Sustainability yang tidak/belum maksimal di


eksploasi

yang kesemuanya mempengaruhi kualitas dokumen perencanaannya, dan


implementasinya di lapangan.