Anda di halaman 1dari 16

Pencemaran Air,

Lahan dan Udara


Kelompok 1
Nanda Tri Kurniawan 1231310023
Resty Rika P 1231310050
Ronny Hendratmoko 1131310012
Saktya Dewanta
1231310113
Yanuar Komarudi 1231310013

Konsep Pencemaran
Masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi,

dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau


berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau
oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai
ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi
kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan
peruntukannya

Pencemaran Udara
Penyebab :
Banyak faktor penyebab yang dapat menyebabkan pencemaran
udara, diantaranya pencemaran yang ditimbulkan sumber-sumber
alami seperti Abu dari Gunung Meletus maupun kegiatan manusia
seperti gas buang dari cerobong asap industri, gas buang
kendaraan bermotor, pembakaran sampah, kebakaran hutan, dll.

Pencemaran Udara di Pabrik Gula Kebonagung


Dampak :
Udara :
Udara di sekitar Pabrik Gula Kebonagung memiliki ciri-ciri
bau yang tidak enak, tidak segar, berwarna putih pekat dan
hitam seperti pada asap kendaraan bermotor.
Kesehatan Masyarakat :
Berbagai penyakit pernapasan akibat pencemaran udara
asap cerobong serta partikulat seperti batuk, asma, radang
tenggorokan.
Tanaman :
Tanaman yang tumbuh di daerah sekitar pabrik dapat
terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain
nekrosis dan bintik hitam. Partikulat yang terdeposisi di
permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.

Pencemaran Udara di Pabrik Gula Kebonagung

Cara Penanggulan :

Clean Air Act yang dibuat oleh pemerintah dan


menambah pajak bagi industri yang melakukan
pencemaran udara.

Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis zat


kimia yang dapat menimbulkan pencemaran udara.

Melakukan penyaringan asap sebelum asap dibuang


ke udara dengan cara memasang bahan penyerap
polutan atau saringan.

Membangun cerobong asap yang cukup tinggi


sehingga asap dapat menembus lapisan inversi
thermal agar tidak menambah polutan yang
tertangkap di atas suatu permukiman.

Pencemaran Udara Pembakaran Sampah di Gempol


Dampak :
Udara :
Udara di sekitar pembakaran sampah memiliki ciri-ciri bau
yang tidak enak, tidak segar, berwarna putih pekat dan
hitam seperti pada asap kendaraan bermotor.
Pembakaran sampah akan menyebabkan kabut asap yang
tebal dan mengurangi jarak pandang dan kenyamanan
lingkungan tempat tinggal.
Kesehatan Masyarakat :
Pembakaran sampah di tempat terbuka akan menghasilkan
debu halus yang tidak dapat disaring oleh alat pernapasan
manusia, sehingga bisa masuk ke paru-paru dan
mengakibatkan gangguan pernapasan seperti batuk, asma,
radang tenggorokan.

Pencemaran Udara Pembakaran Sampah di Gempol


Dampak :
Tanaman :
Tanaman yang tumbuh di daerah sekitar dapat terganggu
pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain nekrosis
dan bintik hitam.

Cara Penanggulan :

Sampah yang dibuang harus dipilah, sehingga tiap bagian


dapat dikomposkan atau didaur-ulang secara optimal,
daripada dibuang ke sistem pembuangan limbah yang
tercampur seperti saat ini.

Mendirikan suatu tempat pembakaran akhir sampah


dengan suhu yang sangat tinggi sehingga tidak membuang
asap (insenerator).

Pencemaran Air
Penyebab :
Banyak faktor penyebab yang dapat menyebabkan pencemaran air, diantaranya :

Pembuangan limbah industri, limbah rumah tangga, limbah rumah sakit ke


perairan (sungai, danau laut),

Penggunaan racun dan bahan peledak dalam menangkap ikan,


Tumpahan minyak karena kebocoran tanker atau ledakan sumur minyak lepas
pantai.

Pencemaran Air di Bawah Jemb. Lawang


Dampak :
Bahan buangan padat (sampah plastik, botol, kaleng) bila
dibuang ke air akan menimbulkan pengendapan dan
pembentukan koloidal.
Bahan buangan organik umumnya limbah yang dapat
membusuk atau terdegradasi oleh mikroorganisme, sehingga
bila dibuang ke perairan akan menaikkan populasi
mikroorganisme.
Bahan buangan kimia (limbah sabun dan detergen)
meningkatkan senyawa fosfat pada sungai yang merangsang
pertumbuhan eceng gondok. Deterjen sangat sukar
diuraikan oleh bakteri sehingga akan aktif untuk jangka
waktu yang lama di dalam air, mencemari air dan meracuni
berbagai organisme air.

Pencemaran Air di Bawah Jemb. Lawang

Dampak :
terhadap kesehatan masyarakat :
air yang tercemar dapat menjadi media bagi
perkembangbiakkan dan persebaran mikroorganisme,
termasuk mikroba patogen. Beberapa penyakit yang
dapat tersebar melalui air yang tercemar seperti diare,
sakit perut,demam berdarah, penyakit kulit, keracunan
senyawa organik yang terdapat pada air yang tercemar
karena sifatnya beracun bagi tubuh.

Pencemaran Air di Bawah Jemb. Lawang


Cara Penanggulan :

Tidak membuang sampah ke sungai, selain dapat


menyebabkan banjir, juga menyebabkan air di
dalamnya ikut tercemar.

Tidak menggunakan deterjen secara berlebihan.


Sampah padat dari rumah tangga berupa plastik atau
serat sintetis yang tidak dapat diuraikan oleh
mikroorganisme dipisahkan kemudian diolah menjadi
bahan lain yang berguna.

Sampah organik yang dapat diuraikan oleh


mikroorganisme dikubur di dalam lubang tanah,
kemudian jika sudah membusuk dapat digunakan
sebagai pupuk.

Pencemaran Lahan
Penyebab :
Banyak faktor penyebab yang dapat menyebabkan pencemaran lahan,
diantaranya :

Limbah domestik (botol, kantong plastik, cat, deterjen, dll)


Limbah industri (zat-zat sisa pengolahan pabrik gula (timbal, khrom),
kertas, dll)

Limbah pertanian (pupuk berlebihan, pestisida)

Pencemaran Lahan di daerah Pandaan


Dampak :
Kesehatan Masyarakat :

Timbal : Sangat berbahaya pada anak-anak, karena dapat


menyebabkan kerusakan otak, serta kerusakan ginjal pada
seluruh populasi.

Benzene : Pada kemungkinan tertentu dapat meningkatkan


kemungkinan leukimia.

Merkuri : Menyebabkan kerusakan ginjal yang kemungkinan tidak


dapat diobati.

PCB dan sikolediana : Keracunan hati.


Organofosfat dan karmabat : Gangguan pada saraf otot.
Berbagai pelarut yang mengandung klorin : Merangsang
perubahan pada hati dan ginjal serta penurunan sistem saraf
pusat.

Pencemaran Lahan di daerah Pandaan


Dampak :
Lingkungan :
Pencemaran tanah pada lahan pertanian dapat
mengganggu pertumbuhan tanaman. Sehingga dapat
mempengaruhi jumlah produksi tanaman. Dan bila
polutan tertimbun dalam jangka waktu yang lama maka
akan mengakibatkan :

Permukaan tanah menjadi rusak


Air yang meresap ke dalam tanah terkontaminasi
dengan bakteri tertentu.

Turunnya kualitas air tanah pada musim kemarau


Tumbuhan akan mengering
Mengundang bahaya kebakaran

Pencemaran Lahan di daerah Pandaan


Cara Penanggulangan :

Mengurangi penggunaan bahan-bahan yang tidak


dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Misalnya
mengganti plastik sebagai bahan kemasan dengan
bahan yang ramah lingkungan seperti daun pisang.

Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan


oleh mikroorganisme antara lain dapat dilakukan
dengan mengukur sampah-sampah dalam tanah
secara tertutup dan terbuka, kemudian dapat diolah
sebagai kompos/pupuk. Untuk mengurangi
terciumnya bau busuk dari gas-gas yang timbul pada
proses pembusukan, maka penguburan sampah
dilakukan secara berlapis-lapis dengan tanah.

Pencemaran Lahan di daerah Pandaan


Cara Penanggulangan :

Pengolahan terhadap limbah industri yang mengandung logam


berat yang akan mencemari tanah, sebelum dibuang ke sungai
atau ke tempat pembuangan agar dilakukan proses pemurnian.

Penggunaan pupuk, pestisida tidak digunakan secara


sembarangan namun sesuai dengan aturan dan tidak sampai
berlebihan.

Bekas bahan bangunan (seperti keramik, batu-batu, pasir,


kerikil, batu bata, berangkal) yang dapat menyebabkan tanah
menjadi tidak/kurang subur, dikubur dalam sumur secara
berlapis-lapis yang dapat berfungsi sebagai resapan dan
penyaringan air, sehingga tidak menyebabkan banjir, melainkan
tetap berada di tempat sekitar rumah dan tersaring. Resapan air
tersebut bahkan bisa masuk ke dalam sumur dan dapat
digunakan kembali sebagai air bersih.