Anda di halaman 1dari 1

Alhamdulillah hirobbil aalamin wabihi nastainu ala umuridunya wadin waala alihi

warobihi ajmain amma badu.


Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang mana dalam kesempatan
yang berbahagia ini kita dapat berkumpul bertatap muka dalam rangka kegiatan pelaksanaan
PMBN. Rohmat beserta salam semoga selamanya terlimpah curahkan kepada junjungan kita
yakni habi bana wanabiana Muhammad SAW. Kepada keluarganya, sahabatnya, kepada
tabiin dan sampailah kepada kita selaku umat akhir zaman. Amin ya Allah ya robal aalamin.
Dewan juri yang saya hormati, beserta teman-teman yang saya banggakan.
Disini saya akan mengambil tema tentang :
Keimanan dan ketangguhan kepada Tuhan Yang Maha Esa hadirin yang dirahmati
Allah.
Apa yang dimaksud dengan keimanan dan ketaqwaan?
Yang dimaksud dengan keimanan adalah kepercayaan dan ketaqwaan adalah
melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya. Berbicara tentang keimanan atau
kepercayaan kita ingat pada rukun iman.
Rukun Iman ada 6 :
1. Iman kepada Allah
2. Iman kepada Malaikat
3. Iman kepada Kitab-kitab Allah
4. Iman kepada Rosul
5. Iman kepada Hari kiamat
6. Iman kepada Qodo dan Qodar
Ketaqwaan atau melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya.
Melaksanakan perintahnya Allah contoh:
Kita jangan sampai meninggalkan sholat 5 waktu, jangan melawan kepada orang tua,
jangan menghardik anak yatim, dan masih banyak lagi.
Marilah kita ambil kesimpulan bahwa yang disebut keimanan adalah kepercayaan. Kita
harus percaya kepada Allah, Malaikat, kitab-kitab Allah, rasul, hari kiamat, qodo dan qodar.
Dan ketaqwaan adalah melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya.
Dewan juri dan teman-teman yang saya hormati.
Demikianlah yang bisa saya sampaikan, atas kekurangannya saya mohon maaf yang
sebesar-besarnya.
Kalau ada sumur diladang
Boleh kita menumpang mandi
Kalau ada umur panjang
Boleh kita berjumpa lagi
Wabillahi taupik walhidayah warido walinayah
Wassalamualaikum Wr.Wb.