Anda di halaman 1dari 1

Mekanisme sekresi

Pelepasan hormon tiroid kedalam sirkulasi sistemik adalah suatu proses yang agak
rumit karena dua alasan. Pertama, sebelum pembebasannya, T3 dan T4 masih tterik
at didalam molekul tiroglobulin. Kedua, kedua hormon tersimpan di tempat ekstra
sel, lumen folikel, sehingga harus diangkut menembus sel folikel untuk mencapai
kapiler yang berjalan di ruang interstisium di antara folikel-folikel.
Pada proses sekresi hormon tiroid, sel folikel menggigit putus sepotong koloid, me
nguraikan molekul tiroglobulin menjadi bagian-bagiannya, dan meludahkan T3 dan T
4 yang telah dibebaskan ke dalam darah. Pada stimulasi yang sesuai untuk sekresi
hormon tiroid, sel-sel folikel menginternalisasi sebagian kompleks tiroglobulin
-hormon dengan memfagosit sepotong koloid. Didalam sel, butir-butir koloid terbu
ngkus membran menyatu dengan lisosom, yang enzim-enzimnya memisahkan hormon-horm
on tiroid, yang aktif secara biologis, T3 dan T4, serta iodotirosin yang inaktif
, MIT dan DIT. Hormon tiroid, karena sangat lipofilik mudah melewati membran lua
r sel folikel dan masuk kedalam darah. MIT dan DIT tidak memiliki nilai endokrin
. Sel-sel folikel mengandung suatu enzim yang secara cepat mengeluarkan iodium d
ari MIT dan DIT sehingga iodium yang telah bebas ini dapat didaur ulang untuk me
mbentuk lebih banyak hormon. Enzim yang sangat spesifik ini akan mengeluarkan io
dium hanya dari MIT dan DIT, bukan dari T3 atau T4.
Setelah dikeluarkan kedalam darah, molekul-molekul hormon tiroid yang sangat lip
ofilik (dan karenanya tak larut air) berikatan dengan beberapa protein plasma. S
ebagian besar T3 dan T4 diangkut oleh thyroxine-binding globulin (TBG, globulin
pengikat tiroksin), suatu protein plasma yang secara selektif berikatan hanya de
ngan hormon tiroid. Kurang dari 0,1% T4 dan kurang dari 1% T3 tetap berada dalam
bentuk bebas (tak terikat). Hal ini luar biasa mengingat hanya bentuk bebas dar
i keseluruhan hormon tiroid, yang memiliki akses ke reseptor sel sasaran dan men
imbulkan efek.
Sheerwood L. Fisiologi Manusia Dari Sel Ke Sistem: Kelenjar Endokrin Perifer. Ja
karta: EGC; 2011. h. 757-63.