Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Air merupakan senyawa penting yang diperlukan oleh semua makhluk

hidup, termasuk tumbuhan dan manusia. Air menutupi hampir 71% permukaan
bumi atau terdapat 1.4 triliun kilometer kubik. Sebagian besar terdapat di lautan
dan lapisan-lapisan es ( kutub dan puncak gunung). Dalam bentuk lain, air
terwujud sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan
es.
Air bersih penting bagi kehidupan manusia, karena pada dasarnya
tubuh manusia mengandung 55% sampai 78% air, tergantung dari ukuran badan.
Untuk dapat berfungsi dengan baik, tubuh manusia membutuhkan antara satu
sampai tujuh liter air setiap hari agar terhindar dari dehidrasi. Jumlah pastinya
bergantung pada tingkat aktivitas, suhu, kelembaban, dan beberapa faktor lainnya.
Di Indonesia saat ini mayoritas penduduknya belum menikmati air
bersih yang layak, baik pedesaan maupun di kota metropolitan. Pemandangan
antrean yang panjang untuk menunggu giliran mendapatkan air bersih bukan hal
yang asing lagi karena sumber air yang biasa dipakai tidak sebagus dulu.
Penyebab susahnya mendapat air bersih adalah adanya pencemaran air yang
disebabkan oleh limbah rumah tangga, limbah pertanian limbah industri ,
perubahan iklim dan adanya pembangunan yang tidak terarah serta penjarahan
1

hutan yang berdampak pada menurunnya kualitas mata air dari pegunungan,
akibatnya air bersih terkadang menjadi barang langka. Belakangan ini harga air
bersih sempat menduduki harga lebih tinggi daripada bahan bakar minyak,
padahal Indonesia adalah negara kepulauan yang identik dengan air.
Bila masyarakat menyadari pentingnya kesehatan terutama air bersih,
maka harus dilakukan usaha-usaha untuk mendapatkan air yang layak digunakan
bagi kesehatan. Air bersih adalah salah satu jenis sumber daya berbasis air yang
bermutu baik dan biasa dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi dalam
melakukan aktivitas mereka sehari-hari termasuk di antaranya kebutuhan bagi
sanitasi.
Kondisi air yang digunakan di sekolah Al Azhar 2 Pejaten kurang
memenuhi persyaratan sebagai air bersih. Kondisi airnya tidak memungkinkan
untuk dipergunakan dalam keperluan sehari hari. Menurut informasi masyarakat
setempat dahulu wilayah SMA Islam Al Azhar 2 merupakan rawa, dalam
perkembangannya, air tercemar oleh limbah rumah tangga.
Ada beragam cara untuk memecahkan masalah tersebut, salah satunya
dengan aplikasi teknologi yang tepat guna di mana dapat menghasilkan air dengan
kualitas baik, menguntungkan dan mudah digunakan. Teknologi sederhana yang
dapat digunakan meliputi pengolahan secara fisik (filtrasi), pengolahan kimia
(adsorpsi) serta menggunakan UV (desinfeksi).
Dalam kesempatan ini akan dibahas mengenai praktik penjernihan air
sederhana secara filtrasi karena jenis ini sangat sederhana, murah, mudah dibuat

dan cepat prosesnya. Dengan demikian, diharapkan dari karya tulis ini akan
menambah pengetahuan bagi penulis serta bermanfaat bagi pembaca.

1.2.

Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, dapat diidentifikasi

permasalahan sebagai berikut : 1. Apakah penyebab kelangkaan air bersih? 2. Apa


saja limbah yang mencemari air bersih? 3. Bagaimana proses penjernihan air? 4.
Apakah faktor faktor yang mempengaruhi kualitas air? 5. Apakah metode yang
tepat untuk penjernihan air?
1.3.

Pembatasan Masalah
Penelitian ini dibatasi pada metode penjernihan air hanya untuk

lingkungan Al Azhar 2.
1.4.

1.5.

Perumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, maka perumusan masalahnya
adalah bagaimana cara kerja metode filtrasi.
Tujuan Penelitian
Tujuan penulisan atas karya tulis ini terbagi berdasarkan sasaran

tujuan umum dan khusus


Tujuan umum :

1. Membuka wawasan kepada masyarakat awam terhadap proses penjernihan


air sehingga diharapkan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari
setidaknya bila terbangun sistem ini akan menikmati air jernih untuk
dikonsumsi sebagai air layanan kamar madi, kakus dan cuci pakaian serta
cuci piring sedangkan untuk kebutuhan air minum tidak direkomendasikan.
2. Pengembangan teknologi dasar yang diaplikasikan dalam mengatasi
kelangkaan air bersih dan peningkatan kesehatan masyarakat.
3. Pemecahan masalah atas kendala yang dihadapi di lingkungan melalui
penelitian

yang

mengacu

pada

teori

yang

ada

dan

dinyatakan

pembuktiannya dalam praktikum serta didokumentasikan melalui laporan


hasil penelitian sehingga pembaca dapat mengiplementasikannya .
4. Untuk meminimasisir dampak pencemaran limbah
Tujuan khusus :
1. Memberi peluang bisnis bagi pembaca atau masyarakat yang

1.6.

mampu memanfaatkan kesempatan


2. Menjernihkan air di SMA Islam Al Azhar 2
Manfaat Penelitian
Menjernihkan air agar dapat dipergunaan oleh masyarakat dalam

memenuhi kebutuhan air bersih untuk mandi, cuci, kakus.