Anda di halaman 1dari 109

STUDI PREVENTIVE MAINTENANCE PADA SISTEM

ANGKAT DAN TURUN (HOISTING SYSTEM) ANODE


BAKING CRANE DI PT. INALUM DENGAN
KAPASITAS ANGKAT 6,780 TON DAN TINGGI
ANGKAT 7,5 METER

SKRIPSI

Skripsi Yang Diajukan Untuk Melengkapi


Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik

ERU PURNOMO
NIM. 040401037

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2009
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala karunia dan
rahmatNya yang senantiasa diberikan kepada penulis, sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi ini.
Skripsi ini adalah salah satu syarat untuk dapat lulus menjadi Sarjana Teknik
di Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Adapun judul skripsi yang dipilih, diambil dari mata kuliah Pemeliharaan Pabrik,
yaitu STUDI PREVENTIVE MAINTENANCE PADA SISTEM ANGKAT
DAN TURUN (HOISTING SYSTEM) ANODE BAKING CRANE DI PT.
INALUM DENGAN KAPASITAS ANGKAT 6.780 TON DAN TINGGI
ANGKAT 7.5 METER.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis telah berupaya dengan segala
kemampuan pembahasan dan penyajian, baik dengan disiplin ilmu yang diperoleh
dari perkuliahan, menggunakan literature, serta bimbingan dan arahan dari Bapak
Ir. Alfian Hamsi, M.Sc sebagai Dosen Pembimbing.
Pada kesempatan ini, penulis tidak lupa menyampaikan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada :
1. Kedua orang tua tercinta, Ayahanda DRS. Zainuddin Husin dan Ibunda
Sudaryanti, Abang dan Kakak tersayang (Ari Purwanto, ST dan Ira Antika,
SE) atas doa, kasih sayang, pengorbanan, tanggung jawab yang selalu
menyertai penulis, dan memberikan penulis semangat yang luar biasa
sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

2. Bapak Ir. Alfian Hamsi, MSc selaku dosen pembimbing yang telah banyak
meluangkan waktunya dan dengan sabar membimbing penulis hingga skripsi
ini dapat terselesaikan.
3. Bapak Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri dan Bapak Tulus Burhanuddin
Sitorus, ST, MT selaku Ketua dan Sekretaris Departemen Teknik Mesin,
Fakultas Teknik USU.
4. Bapak Ir. Jaya Arjuna, MSc selaku dosen wali penulis.
5. Bapak/ibu staff pengajar dan pegawai Departemen Teknik Mesin, Fakultas
Teknik USU.
6. Bapak Ari Purwanto, ST, selaku pembimbing di PT.INALUM yang telah
banyak memberikan data survei kepada penulis.
7. Teman-teman stambuk 2004 khususnya yang menjadi teman diskusi dan
menemani penulis selama mengikuti studi dan menyusun skripsi ini.
8. Serta semua pihak yang banyak membantu penulis dalam menyelesaikan
skripsi ini.
Penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi
penyempurnaan skripsi ini dimasa mendatan.
Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih dan berharap semoga skripsi
ini berguna bagi kita semua.
Medan,

Maret 2009

Penulis,

Eru Purnomo
NIM : 040401037
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.i
DAFTAR ISI.....iii
DAFTAR GAMBAR............................................................................................vii
DAFTAR TABEL...viii
DAFTAR GRAFIK...xi
DAFTAR LAMPIRANxii

BAB I

PENDAHULUAN.................................................................................1
1.1 Latar Belakang.....1
1.2 Tujuan Penulisan..1
1.3 Batasan Masalah..2
1.4 Metode Pembahasan2
1.5 Sistematika Penulisan..........3

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA......................................................................4
2.1 Sejarah Perkembangan Perawatan (Maintenance)..4
2.1.1 Dasar Rencana Perawatan..6
2.1.2 Pembagian sistem perawatan.7
2.2 Tugas-tugas Bagian Perawatan (maintenance)..13
2.3 Instruksi-instruksi Umum Dalam Perawatan.20
2.3.1 Pentingnya Pekerjaan Perawatan..20
2.3.2 Perawatan Mesin yang Beroperasi terus menerus22

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

2.3.3 Perawatan Langsung dan Tidak Langsung...23


2.3.4 Man Power.24
2.3.5 Man Hour...25
2.3.6 Equipment, Tool, Material, dan Consumable.26

BAB III

SISTEM ANGKAT DAN TURUN


(HOISTING SYSTEM) ANODE BAKING CRANE (ABC).27
3.1 Prinsip Kerja sistem angkat dan turun
(Hoisting System) ABC27
3.2 Bagian-bagian sistem angkat dan turun yang dilakukan
Perawatan Rutin....29
3.2.1 Drum Unit29
3.2.2 Wire Rope29
3.2.3 Telescopic Mast...30
3.2.4 Lock Device.30
3.2.5 Anode Tong.30
3.3 Bahan Tali dan Jenis Inti (Core) Anode Baking Crane31
3.3.1 Bahan Tali ...31
3.3.2 Jenis Inti (Core)...32
3.4 Inspeksi-inspeksi Bagian Sistem angkat dan turun
(Hoisting System) ABC.33

BAB IV

BIAYA PREVENTIVE MAINTENANCE.37


4.1 Hubungan Biaya dengan Man Power37
4.1.1 Hubungan Biaya dengan Man Power Drum Unit37

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

4.1.2 Hubungan Biaya dengan Man Power TelescopicMast37


4.1.3 Hubungan Biaya dengan Man Power Anode Tong..38
4.1.4 Hubungan Biaya dengan Man Power Lock Device For
Anode Tong.38
4.1.5 Hubungan Biaya dengan Man Power Wire Rope ........38
4.2 Hubungan Biaya dengan Man Hour..41
4.2.1 Hubungan Biaya dengan Man Hour Drum Unit..41
4.2.2 Hubungan Biaya dengan Man Hour Telescopic Mast.41
4.2.3 Hubungan Biaya dengan Man Hour Anode Tong....41
4.2.4 Hubungan Biaya dengan Man Hour Lock Device For
Anode Tong.42
4.2.5 Hubungan Biaya dengan Man Hour Wire Rope .....42
4.3 Hubungan Biaya dengan Material ( suku cadang )...44
4.3.1 Hubungan Biaya dengan Material Drum Unit.44
4.3.2 Hubungan Biaya dengan Material TelescopicMast.........44
4.3.3 Hubungan Biaya dengan Material Anode Tong..45
4.3.4 Hubungan Biaya dengan Material Lock Device For
Anode Tong........................................................46
4.3.5 Hubungan Biaya dengan Material Wire Rope ...46
4.4 Hubungan Biaya dengan Tool...48
4.4.1 Hubungan Biaya dengan Tool Drum Unit..48
4.4.2 Hubungan Biaya dengan Tool Telescopic Mast..48
4.4.3 Hubungan Biaya dengan Tool Anode Tong.48

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

4.4.4 Hubungan Biaya dengan Tool Lock Device For


Anode Tong49
4.4.5 Hubungan Biaya dengan Tool Wire Rope ..49
4.5 Hubungan Biaya dengan Consumable..51
4.5.1 Hubungan Biaya dengan Consumable Drum Unit...51
4.5.2 Hubungan Biaya dengan Consumable Telescopic Mast..51
4.5.3 Hubungan Biaya dengan Consumable Anode Tong52
4.5.4 Hubungan Biaya dengan Consumable Lock Device For
Anode Tong..52
4..5.5 Hubungan Biaya dengan Consumable Wire Rope...52
4.6 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance ...........54
4.6.1 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Drum Unit....54
4.6.2 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Telescopic Mast...58
4.6.3 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Anode Tong.61
4.6.4 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Lock Device
for Anode Tong...66
4.6.5 Evaluasi Preventive Maintenance Wire Rope..69
.
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN..73


5.1 Kesimpulan73
5.2 Saran...75

DAFTAR PUSTAKA...76
LAMPIRAN..77

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

DAFTAR GAMBAR

halaman

1.

Gambar 3.1 Hoisting system Anode Baking Crane28

2.

Gambar 3.2 (a)&(b) Jenis pilinan tali & Struktur tipe tali
yang digunakan..31

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

DAFTAR TABEL

halaman
1.

Tabel 4.1 Biaya Man Power Drum Unit....................................37

2.

Tabel 4.2 Biaya Man Power Telescopic Mast...........................38

3.

Tabel 4.3 Biaya Man Power Anode Tong..................................38

4.

Tabel 4.4 Biaya Man Power Lock Device..................................38

5.

Tabel 4.5 Biaya Man Power Wire Rope....................................39

6.

Tabel 4.6 Biaya Man Hour Drum Unit......................................41

7.

Tabel 4.7 Biaya Man Hour Telescopic Mast.............................41

8.

Tabel 4.8 Biaya Man Hour Anode Tong....................................42

9.

Tabel 4.9 Biaya Man Hour Lock Device....................................42

10.

Tabel 4.10 Biaya Man Hour Wire Rope....................................42

11.

Tabel 4.11 Biaya Material Drum Unit.......................................44

12.

Tabel 4.12 Biaya Material Telescopic Mast..............................44

13.

Tabel 4.13 Biaya Material Anode Tong.....................................45

14.

Tabel 4.14 Biaya Material Lock Device....................................46

15.

Tabel 4.15 Biaya Material Wire Rope.......................................46

16.

Tabel 4.16 Biaya Tool Drum Unit.............................................48

17.

Tabel 4.17 BiayaTool Telescopic Mast.....................................48

18.

Tabel 4.18 Biaya Tool Anode Tong...........................................49

19.

Tabel 4.19 Biaya Tool Lock Device...........................................49

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

20.

Tabel 4.20 Biaya Tool Wire Rope..............................................49

21.

Tabel 4.21 Biaya Consumable Drum Unit.................................51

22.

Tabel 4.22 Biaya Consumable Telescopic Mast........................51

23.

Tabel 4.23 Biaya Consumable Anode Tong...............................52

24.

Tabel 4.24 Biaya Consumable Lock Device...............................52

25.

Tabel 4.25 Biaya Consumable Wire Rope..................................52

26.

Tabel 4.26 Probabilitas Kerusakan Drum Unit


dalam bulan...............................................................54

27.

Tabel 4.27 Biaya alternatif Preventive Maintenance


Drum Unit................................................................57

28.

Tabel 4.28 Probabilitas kerusakan Telescopic Mast


dalam bulan..............................................................58

29.

Tabel 4.29 Biaya alternatif Preventive Maintenance


Telescopic Mast.......................................................60

30.

Tabel 4.30 Probabilitas kerusakan Anode Tong


dalam bulan..............................................................61

31.

Tabel 4.31 Biaya alternatif Preventive Maintenance


Anode Tong..............................................................65

32.

Tabel 4.32 Probabilitas kerusakan Lock Device


dalam bulan..............................................................66

33.

Tabel 4.33 Biaya alternatif Preventive Maintenance


Lock Device.............................................................68

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

34.

Tabel 4.34 Probabilitas kerusakan Wire Rope


dalam bulan..............................................................69

35.

Tabel 4.35 Biaya alternatif Preventive Maintenance


Wire Rope................................................................72

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

DAFTAR GRAFIK

Halaman
1.

Grafik 4.1 (a)&(b) Hubungan Biaya dengan Man Power............40

2.

Grafik 4.2 (a)&(b) Hubungan Biaya dengan Man Hour..............43

3.

Grafik 4.3 (a)&(b) Hubungan Biaya dengan Material.................47

4.

Grafik 4.4 (a)&(b) Hubungan Biaya dengan Tool........................50

5.

Grafik 4.5 (a)&(b) Hubungan Biaya dengan Consumable...........53

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman
1.

Lampiran 1. Surat keterangan riset...............................................77

2.

Lampiran 2. Diagram Perencanaan Perawatan.............................78

3.

Lampiran 3.Preventive Maintenance (PM) job............................79

4.

Lampiran 4. Standart penggantian Wire Rope..............................80

5.

Lampiran 5&6Panduan penggantian Wire Rope..........................81

6.

Lampiran 7&8 Pekerjaan inspeksi mingguan (Weekly)...............83

7.

Lampiran 9 Pekerjaan inspeksi bulanan (monthly).......................85

8.

Lampiran 10 Pekerjaan inspeksi 3 bulanan (three Monthly)........86

9.

Lampiran 11-13 Pekerjaan inspeksi tahunan (yearly)..................87

10.

Lampiran 14 Application Part list Drum Unit.............................90

11.

Lampiran 15. Application Part List Telescopic Mast..................91

12.

Lampiran 16.&17 Application Part List Anode Tong ................92

13.

Lampiran 18. Application Part List Lock Device........................94

14.

Lampiran 19. Application Part List Wire Rope...........................95

15.

Lampiran 20. Grafik biaya perawatan vs waktu Drum Unit...96

16.

Lampiran 21. Grafik biaya perawatan vs waktu Telescopic


Mast...97

17.

Lampiran 22. Grafik biaya perawatan vs waktu Anode Tong.98

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

18.

Lampiran 23. Grafik biaya perawatan vs waktu Lock Device.99

19.

Lampiran 24. Grafik biaya perawatan vs waktu Wire Rope..100

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Seiring dengan kemajuan teknologi di era globalisasi saat ini, semakin
meningkat pula cara pearawatan (maintenance) yang dapat dilakukan oleh
perusahaan-perusahaan di seluruh dunia terhadap peralatan-peralatan produksinya
guna pencapaian kondisi peralatan maupun mesin yang dalam keadaan siap
beroperasi tanpa harus sering mengalami kerusakan. Hal ini akan sangat
berpengaruh kepada tinggi rendahnya biaya produksi suatu perusahaan yang harus
dikeluarkan. Konsep dasarnya adalah menjaga atau memperbaiki peralatan
maupun mesin hingga kalau dapat kembali kekeadaan aslinya dengan waktu yang
singkat dan biaya yang murah.Anode Baking Crane tergolong peralatan kelas A
sehingga perawatannya harus segera mungkin dilakukan agar produksi yang
mendukung proses pembuatan aluminium ingot berjalan dengan baik.
PT. INALUM menggunakan berbagai bahan dan peralatan yang mendukung
proses pembuatan aluminium ingot, agar diperoleh kualitas dan mutu produk yang
tinggi. Dengan kata lain suatu proses tidak dapat berlangsung secara maksimal
bila proses sebelumnya belum berjalan /selesai. Atas dasar inilah perlunya
dilakukan perawatan (maintenance) agar proses produksi dapat berjalan sesuai
yang diinginkan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

1.2 Tujuan Penulisan


Tujuan penulisan Tugas Sarjana ini adalah mengetahui bagaimana sistem
Preventive Maintenance yang diterapkan pada hoisting system Anode Baking
Crane di PT. INALUM sehingga produksi dapat tercapai dengan biaya perawatan
yang murah.
1.3 Batasan Masalah
Adapun batasan masalah yang dibahas penulis adalah mengenai perawatan
mesin yang mencakup besarnya biaya, Man Power, Man Hour, Tool, Material,
Consumable, dan evaluasi biaya Preventive Maintenance. Pada Tugas Sarjana ini
penulis tdak membahas sepenuhnya tentang Preventive Maintenance dari suatu
mesin maupun secara menyeluruh, tetapi hanya membahas Preventive
Maintenance pada Sistem angkat dan turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane (ABC) di PT. INALUM. Pembatasan ini dimaksudkan untuk membatasi
permasalahan yang akan dibahas sehingga lebih sistematis.
1.4 Metode Pembahasan
Metode pembahasan yang dilakukan penulis dalam menulis Tugas Sarjana ini
adalah :
1. Metode Wawancara
Penulis melakukan tanya jawab langsung dengan staf maupun operator
yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi tentang topik yang
dibahas.
2. Metode Observasi
Penulis melakukan peninjauan langsung pada setiap proses yang berkaitan
dengan Preventive maintenance tentang topik yang dibahas.
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

3. Metode Kepustakaan
Penulis mempelajari buku-buku refernsi baik dari perusahaan,maupun
perpustakaan kampus.

1.5 Sistematika Penulisan


Untuk mempermudah mengetahui isi Tugas Sarjana ini, maka uraian dari bab
dapat diringkas secara garis besar sebagai berikut :
BAB I

Merupakan pendahuluan yang berisi latar belakang ,tujuan pembahasan,


batasan masalah ,metode pembahasan, dan sistematika penulisan.

BAB II

Merupakan tinjauan pustaka yang berisikan tentang pengertian


perawatan, tugas-tugas bagian perawatan, dan instruksi umum dalam
perawatan.

BAB III Merupakan penjelasan Prinsip kerja sistem angkat dan turun (Hoisting
System) Anode Baking Crane, bagian dari Hoisting System yang di
Preventive Maintenance kan, serta inspeksi-inspeksi yang dilakukan
secara berkala.
BAB IV Merupakan pembahasan tentang biaya Preventive Maintenance pada
hoisting Anode Baking Crane yang meliputi : hubungan biaya dengan
Man Power, Man Hour, Tool, Material, Consumable, dan evaluasi biaya
Preventive Maintenance.
BAB V Merupakan

kesimpulan

dan

saran

tentang

sistem

Preventive

Maintenance pada PT. INALUM.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sejarah Perkembangan Perawatan (maintenance)


Perawatan (maintenance) pertama sekali dipopulerkan di Jepang pada
tahun 1950 dengan menggunakan sitem PM (Preventive Maintenance). Sebelum
mengenal PM (Preventive Maintenance), perawatan peralatan di Jepang
menggunakan cara perawatan lama/metode klasik yaitu dengan memakai sistem
Breakdown Maintenance (BM),dimana perawatan dilakukan setelah timbul
kerusakan.
Sebelum mengenal PM (Preventive Maintenance), industri-industri di
Jepang mendapatkan kesulitan dengan kerusakan yang diharapkan, sehingga
perawatan hanya akan segera dilakukan setelah mesin/peralatan mengalami
kerusakan, hal ini juga yang menyebabkan para insinyur perawatan tidak punya
waktu untuk memberikan ide-ide yang baik bagi pengembangan dasar dalam
usaha untuk meminimalkan kerusakan tersebut karena kesibukan dengan
pekerjaan memperbaiki. Namun dengan semakin bertambahnya produksi disaat
ini,maka sejarah Breakdown Maintenance telah ditinggalkan, sehingga industri di
Jepang maupun diseluruh dunia pada saat ini telah melakukan perawatan peralatan
dengan sistem Preventive Maintenance.
Pengertian

perawatan

(maintenance)

menurut

JIS

adalah

semua

pengaturan dan kegiatan yang diperlukan untuk menjaga/memelihara suatu


peralatan pada kondisi siap dipakai/siap operasi atau dengan memperbaikinya
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

sehingga bebas dari kerusakan. Sedangakn tujuan perawatan mengandung


beberapa tujuan, yaitu :
a. Berdasarkan pengertiannya, tujuan perawatan dibagi atas :
1. Tujuan perawatan dalam arti sempit
Tujuannya adalah suatu kegiatan untuk menunjang dan menjaga
peralata/mesin dalam kondisi dapat beroperasi dengan kestabilan produksi
dan bebas dari penurunan mutu baik peralatan /mesin maupun produk
yang dihasilkan.
2. Tujuan perawatan dalam arti luas
Tujuannya adalah semua kegiatan yang dibutuhkan untuk menunjang
kelancaran produksi dan meningkatkan produktivitasnya yaitu dengan
cara:

Menyempurnakan peralatan/mesin.

Menyempurnakan mutu produk.

Penyerahan dan penyelesaian tepat waktu.

Meningkatkan efisiensi dan biaya perawatan yang ekonomis.

Mengurangi kecelakaan dan meningkatkan moral kerja.

b. Tujuan perawatan bila ditinjau dari segi teknis


1. Memelihara keberadaan perlatan dan mesin agar siap pakai dalam kurun
waktu tertentu (Availability).
2. Menjaga kemampuan peralatan dan mesin demi melaksanakan fungsinya
dalam keadaan dan waktu tertentu. (Reability).

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

3. Menyempurnakan bagian peralatan dan mesin agar mudah dipelihara


dalam kondisi perawatan yang spesifik dan jangka waktu tertentu
(Maintainability).

2.1.1 Dasar Rencana Perawatan


Dasar rencana kerja perawatan merupakan rencana pokok (master plan)
yang terdiri dari dasar strategis perawatan jangka panjang, yaitu :
1. Rencana kerja perawatan untuk jangka waktu 10 tahun,yang meliputi :
a. Rencana kerja perawatan pencegahan (preventive maintenance).
b. Rencana kerja untuk penyempuranaan (improvement).
c. Rencana kerja pembelian material dalam sekala besar (refractory
material).
d. Rencana pembaharuan peralatan (renewal equipment).
2. Rencana kerja perawatan untuk jangka waktu satu sampai tiga
tahun,yang meliputi :
a. Rencana kerja perawatan pencegahan yang diambil dari rencana
kerja jangka panjang (time based).
b. Rencana kerja yang dibuat untuk perhitungan biaya/estimasi
anggaran untuk satu tahun fiskal.
c. Rencana pembaharuan (renewal plan) dan rekondisi peralatan.
d. Rencana kerja yang dikontrakkan.
e. Rencana pembelian material seperti spare part,minyak pelumas,dll.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

3. Rencana kerja perawatan bulanan,yang meliputi :


a. Rencana kerja perawatan berdasarkan kondisi peralatan (condition
based).
b. Rencana pekerjaan perawatan yang tertunda pada bulan lalu.
c. Rencana perbaikan peralatan dari hasil koordinasi seksi operasi
dengan seksi perawatan.
4. Rencana kerja perawatan harian dan mingguan,yang meliputi :
a. Rencana kerja perawatan berdasakan kondisi (condition based).
b. Rencana kerja perawatan dari hasil koordinasi seksi operasi dan
seksi perawatan yang dilakukan sebelum memulai pekerjaan.

2.1.2 Pembagian sistem perawatan


Sistem perawatan secara garis besar terdiri dari beberapa macam yaitu :
a. Sistem Perawatan Rutin (Preventive Maintenance)
Prinsip kerja dari sistem perawatan ini adalah melakukan perawatan untuk
mencegah atau mengurangi laju penurunan mutu mesin/peralatan sebelum
mengalami kerusakan yang dilakukan dengan metode:

Perawatan secara berkala (time based)

Perawatan peramalan dengan pengukuran (condition based)


Biaya perbaikan ini akan dapat diminimalkan apabila kita telah

mengetahui kerusakan secara dini.Tipe pemeriksaan dan perawatan preventif


ini dibuat dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja,suku cadang,
bahan untuk perbaikan dan factor lainnya. Keuntungan melakukan
pemeriksaan dan perbaikan secara periodic pada mesin-mesin adalah dapat
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

diramalkannya total perbaikan pada seluruh equipment di suatu pabrik oleh


para insinyur perawatan. Selanjutnya, kesalahan atau kerusakan dapat
diramalkan lebih awal dengan melihat fenomena kenaikan getaran mesin,
kenaikan suhu, suara, perbaikan,dan lainnya. Dalam hal ini perbaikan dapat
dilakukan segera sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal.
Pendeteksian keadaan yang tidak normal dari mesin/peralatan sedini
mungkin dilakukan oleh group inspeksi yang berada dibawah bagian
perawatan. Bantuan dan laporan dari orang produksi akan sangat membantu
bagian perawatan, sehingga dapat dibuat perencanaan perawatan

yang

maksimal. Group perencanaan atau inspeksi adalah merupakan bagian dari


sistem perawatan rutin. Group ini melakukan pemeriksaan rutin pada mesinmesin dan pada saat terjadinya pembongkaran mesin seperti menyiapkan
inspeksi dan membuat rencana perbaikan atau penggantian, termasuk
pengontrolan biaya dan pengembangan teknis dari peralatan tersebut.
Pengurangan kemungkinan kerusakan mesin/peralatan merupakan tujuan yang
paling penting dari sistem Preventive Maintenance. Bila perawatan rutin
dilakukan dengan baik, maka beberapa mesin cadangan yang ada akan tidak
terpakai,sehingga umur mesin akan bertambah panjang hingga perbaikan
hanya perlu dilakukan pada saat dilakukannya pembongkaran mesin-mesin
berskala besar di pabrik tersebut, maka mesin-mesin cadangan boleh
ditiadakan yang artinya akan mengurangi biaya perawatan.
Dta-data dan informasi sehubungan dengan kerusakan dan perbaikan
mesin/peralatan akan tersimpan dengan sistematis dan ini merupakan data
dasar untuk merumuskan rencana-rencana perawatan selanjutnya dan
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

peningkatan fasilitas yang dilakukan oleh bagian perawatan dan bagian


inspeksi. Data ini merupakan masukan yang sangat akurat untuk bagian
pergudangan yang mengurusi suku cadang dan bahan untuk perawatan rutin.

b. Sistem Perawatan setelah rusak (Breakdown Maintenance)


Pada mulanya semua industri menggunakan sistem ini. Prinsip kerjanya
yaitu jika ada mesin/peralatan yang sudah rusak, baru perawatan dilakukan
sesegera mungkin. Jika industri memakai sistem ini maka kerusakan mesin
akan berulang berkali-kali dan frekuensi kerusakannya sama setiap tahunnya.
Industri yang menggunakan sistem ini dianjurkan menyiapkan cadangan
mesin (stand by machine) bagi mesin-mesin yang vital. Sifat lain dari sistem
ini adalah data dan file informasi, dimana data dan file informasi perbaikan
mesin/peralatan harus tetap dijaga. Pada sistem ini untuk pembongkaran
tahunan tidak ada karena pada saat dilakukan penyetelan dan perbaikan, unitunit cadanganlah yang dipakai. Sistem Breakdown Maintenance ini sudah
banyak ditinggalkan oleh industri-industri karena sudah ketinggalan zaman
karena tidak sistematik secara keseluruhannya dan banyak mengeluarkan
biaya.

c. Sistem Perawatan ulang (corrective Maintenance)


Kemajuan

sistem

perkembangan

bahan

tidak

sejalan

dengan

perkembangan perawatan sistem preventive. Sistem perawatan ulang ini


dianjurkan untuk mengatasi masalah tersebut. Setelah beberapa tahun
perawatan rutin dilaksanakan dipabrik, dari data-data inspeksi yang dilakukan
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

rutin maka bisa diperoleh umur dan biaya perawatan dari masing-masing
mesin/peralatan. Dari informasi ini kita dapat menentukan prioritas unit mana
yang harus segera diperbaiki. Bagian inspeksi dan perencanaan, bekerja sama
dengan bagian produksi dan pekerja lapangan akan menginformasikan kondisi
masing-masing mesin dengan cara sebagai berikut :
a) Bagaimana perencanaan aslinya dan apakah kinerja berubah setelah masa
perawatan yang lama, suku cadang mana yang mudah rusak.
b) Adakah cara lain untuk mencegah kerusakan tersebut.
c) Mencari dimana letak permasalahan dari sistem tersebut.
d) Menetapkan umur dari masing-masing mesin dan peralatan untuk
menangkal munculnya masalah yang lebih besar.

Selanjutnya

data-data

perbaikan

dan

pemeriksaan

rutin

akan

memungkinkan kita mendeteksi kemungkinan terjadinya kerusakan dan


mempersiapkan kerja untuk jenis pekerjaan tersebut.ini akan menghasilkan
prosedur perbaikan yang tepat dan dapat meminimalkan waktu yang dipakai
untuk pekerjaan tersebut. Sifat-sifat yang menonjol dari sistem perawatan
ulang adalah efisien dan erat hubungan diantara bagian perencanaan, bagian
inspeksi, dan para pekerja seperti ahli bahan, insinyur mesin, kimia, dan lainlain. Disini masalah yang muncul dilapangan dapat diatasi berkat adanya
kerjasama dari seluruh bagian-bagian yang ada dipabrik. Meminimalkan
frekuensi kerusakan pabrik setiap bulan dapat dilakukan dengan cara menjaga
kualitas bahan, memodifikasi rancangan mesin, proses, dan lain-lain.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Informasi

dari

penyediaan

barang

(supplier)

mengenai

barang-

barang/bahan yang terbaru akan sangat membantu perencanaan selanjutnya,


tetapi pemakaian bahan-bahan ini harus kita mengerti benar dan disesuaikan
dengan keperluan pabrik. Tugas dari seorang insinyur bagian perawatan tidak
hanya sebatas merawat mesin dan peralatan ang ada saja. Tugasnya adalah
memaksimumkankeuntungan pabrik dengan mengurangi jumlah kerusakan
mesin/peralatan dan juga mengurangi biaya perawatan. Hal ini dilakukan
dengan mempelajari/mengembangkan teknologi yang terbaru. Konsep
pembiayaan pada pengembangan bahan untuk suku cadang mesin /peralatan
tertentu sangatlah penting dan orang yang ahli bahan harus bekerja sama
dengan bagian perawatan. Awalnya pada perawatan ulang,tenaga kerja
tambahan dan penanaman modal diperlukan, tetapi modal tersebut akan
kembali dalam waktu yang singkat dengan dinaikkannya pelayanan,
berkurangnya kerusakan, terjadinya penurunan biaya perbaikan, dan
bertambah panjangnya umur fasilitas-fasilitas tersebut. Disini kondisi masingmasing mesin/peralatan sudah sangat terjamin, ini disebabkan karena perawtan
ulang dijalankan.

d. Sistem Perawatan Produktif (Produktive Maintenance)


Sistem perawatan yang baik adalah berbeda untuk masing-masing pabrik.
Hal ini disebabkan masing-masing pabrik berbeda pemakaian bahan dan
energinya. Sistem perawatan dimulai dengan mengoptimumkan sistem
perawatan itu sendiri berkait dengan beberapa kondisi yang dialami pabrik
tersebut, ini adalah konsep perawatan produktif. Pengurangan kerusakan yang
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

tidak diinginkan merupakan elemen yang sangat penting bagi semua sistem
perawatan , pengurangan ini dapat diperoleh dengan teknologi yang dapat
mengindetifikasi umur mesin dan peralatan tanpa harus mesinnya dibongkar.
Kerjasama yang baik diantara bagian perencanaan,bagian inspeksi, dan bagian
produksi harus dijaga untuk mengoptimumkan sistem yang dipakai pada
perawatan produktif. Tujuan dari perawatan lain adalah untuk merencakan
perawatan dari masing-masing fasilitas yang ada sesuai dengan umur masa
pakainya, dan dengan mengurangi biaya perawatan tahunan, dengan cara
pendekatan inspeksi dan pekerjaan perbaikan pada waktu diadakannya
pembongkaran mesin tahunan atau perawatan yang lain-lain.
Optimisasi perencanaa biaya perawatan untuk pekerjaan lapangan pada
saat pembongkaran mesin dan pekerjaan perawatan harian dapat dievaluasi
langsung melalui sifat-sifat dari mesin. Keperluan memasang mesin
cadangan/peralatan ditentukan oleh hasil dari konsep perawatan produktif.
Biaya tambahan untuk

unit-unit

cadangan dapat

dilakukan dengan

membandingkan biaya investasi dengan uang yang kembali bila kiat memakai
sistem perawatan rutin untuk seluruh mesin yang ada dalam pabrik tersebut.
Secara umum, mesin-mesin/peralatan yang besar dan mahal diharapkan dapat
berjalan

secara

rutin

pada

masa-masa

perawatan

tersebut,

hingga

mesin/peralatan cadangan dapat ditiadakan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

2.2 Tugas-tugas Bagian Perawatan


a. Bagian Perencanaan
Tugas-tugas bagian perencanaan adalah :

Menerima dan pengumpulkan semua permintaan-permintaan kerja.

Mendaftarkan dan mengklarifikasikan semua permintaan-permintaan


kerja yang diterima.

Menyiapkan permintaan-permintaan kerja perawatan tersebut.

Mempelajari dan membuat pembagian kerja dan penempatan kerja


pada lokasi yang sesuai.

Menyiapkan dan membuat perintah-perintah kerja.

Mengecek dan menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan.

Menyetujui semua permintaan kerja perawatan diatas dan juga


permintaan kerja harian.

Memonitor semua kegiatan-kegitan perawatan dan kemajuannya.

Mengecek laporan dari pekrjaan perawatan yang sudah selesai.

Menerima dan menyimpan jam kerja yang sebenarnya dan juga catatan
peralatan yang ada dipabrik termasuk bahan-bahan yang dipakai.

Melaporkan pada bagian gudang perubahan pemakaian suku cadang,


bahan habis pakai, dan pelumas yang dipakai pada pekerjaan-pekerjaan
perawatan.

Menerima dan menyimpan laporan status bahan dan pemintaan


pembelian bahan dari bagian gudang.

Menyiapkan, menjaga, dan mengatur rencana untuk perbaikan,


perawatan, maupun pembongkaran mesin/peralatan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Menjaga kestabilan dan mengkoordinasi biaya perawatan tahunan.

Menganalisa kinerja perawatan keseluruhan.

Menyiapkan dan menyetujui laporan-laporan.

Mengusulkan perbaikan atau modifikasi dari mesin/peralatan

dan

fasilitasnya kepada orang-orang teknik.

b. Bagian Pemeriksaan dan Pengawasan Bahan


Tugas-tugas bagian pemeriksaan dan pengawasan adalah :

Menerima permintaan pemeriksaan dari bagian produksi

dan dari

bagian-bagian lain yang terkait.

Melakukan pemeriksaan sesuai dengan permintaan pemeriksaan yang


ada pada laopran, dan melaporkan hasilnya kepda bagian-bagian yang
memerlukannya.

Membuat aturan pemeriksaan peralatan dalam kedaan darurat.

Mempelajari dan membuat rencana pemeriksaan tahunan dan menjaga


biaya pemeriksaan tahunan agar tetap stabil untuk perawatan yang
regular, perawatan, dan pembongkaran tahunan.

Merencakan dan Membuat tatacara pemeriksaan khusus untuk


peralatan pabrik.

Mempelajari , merencanakan dan melaksanakan tata cara pengawasan


bahan dari sku cadang, bahan habis pakai, pelumas yang diperlukan
pada pearawatan.

Menerima dan memeriksa semua permintaan-permintaan bahan untuk


pekrjaan perawatan dan pekerjaan perbaikan .

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Menerima dan mempelajari kembali permintaan-permintaan harian dan


bulanan dari bagian perencanaa dan pergudangan.

Meninjau dan merubah spesifikasi bahan, suku cadang, bahan habis


pakai, dan pelumas jika diperlukan.

Meninjau dan mempertimbangkan kembali agar simpanan bahan


seminimum mungkin ada digudang, serta meninjau kembali jumlah
dari pesanan bahan.

c. Bagian Pekerjaan Lapangan


Bagian pekerjaan lapangan meliputi : pembersihan, penyetelan, perbaikan,
pembongkaran mesin, memodifikasi, dimana tugas-tugas bagian ini adalah :

Menerima permintaan kerja, permintaan bahan, perintah kerja, dan


pembagian kerja dari bagian perncanaan dan pemeriksaan.

Mempelajari dan menyiapkan tatacara kerja secara detail dan perintahperintah kerja yang diperlukan.

Mengatur dan mengkoordinasikan semua pekerjaan yang diterima.

Mengalokasikan para pekerja pada masing-masing pekerjaan.

Menyiapkan dan meminta persetujuan untuk bekeja di mesin-mesin


berbahaya dan izin keselamatan kerja dari bagian produksi.

Menghitung dan menjumlahkan total jam kerja, bahan yang habis


dipakai untuk setiap pekerjaan.

Meminta pengesahan terhadap pekrjaan yang sudah selesai dari bagian


pemeriksaan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

d. Bagian Pekerjaan Bengkel


Bagian ini meliputi : penyetelan, perbaikan, pembongkaran mesin, dan
pekerjaan pabrikasi, diman tugas-tugas bagian ini adalah :

Merencanakan, melakukan dan mengawasi perawatan dalam bengkel


dan menjaga peralatan termasuk suku cadang.

Membagi, mengatur, dan mengkoordinasi semua pekerjaan-pekerjaan


yang ada dibengkel sesuai dengan permintaan kerja.

Merencanakn dan membagi tugas untuk pekerjaan-pekerjaan seperti


pembongkaran mesin, perawatan, dan pembongkaran mesin tahunan.

Merencanakan dan membagi tugas untuk pekerjaan-pekerjaan dalam


keadaan darurat.

Menerima semua suku cadang, bahan habis pakai, pelumas, dan bahan
lain yang diperlukan dari bagian pergudangan.

Mempelajari dan menyiapkan permintaan bahan tambahan

bila

diperlukan.

Menyiapkan laporan pekerjaan perbaikan dan melaporkan kebagian


yang berkaitan.

Menghitung dan menjumlahkan jam kerja total dan biaya bahan yang
dipakai untuk masing-masing pekerjaan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

e. Bagian Produksi
Tugas-tugas bagian produksi adalah :

Mengawasi kondisi operasi pabrik, menentukan, dan meminta


pekerjaan perawtan dengan berkonsultasi pada bagian lain yang terkait.

Mensahkan permintaan pekerjaan perawatan dan pengawasan.

Memastikan semua persiapan untuk kerja perawatan semua baik dan


memberi izin kerja, izin masuk untuk pekerjaan didaerah berbahaya
dan keselamatan kerja untuk pekerjaanpekerjaan perawatan.

Melaksanakan semua persiapan yang diperlukan untuk perawatan.

Meneliti dan membantu para pekerja saat mereka melakukan pekerjaan


lapangan.

Menerima laporan pekrjaan yang sudah selesai dan melakukan


pengetesan ulang tehadap mesin/peralatan yang sudah dilakukan
pekerjaan perawatan.

Menandatangani dan mensahkan laporan pekerjaan yang sudah selesai


tersebut.

f. Bagian Teknikal
Tugas-tugas bagian ini adalah :

Menerima informasi-informasi yang masuk, termasuk pekerjaan


modifikasi dan biaya-biaya perawatan dari bagian perncanaan
perawatan.

Mempelajari hal-hal yang dapat meningkatkan efisiensi operasi pabrik


dan yang dapat menurunkan waktu, dan biaya dari perawatan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Mempelajari dan menyiapkan modifikasi mesin/peralatan melalui


penyelidikan,pengetesan, dan pengujian terhadap mesin/peralatan yang
akan dimodifikasi.

Mengadakan diskusi-diskusi pada bagian yang terkait dalam hal


pemodifikasian mesin/peralatan.

Menyimpan data-data teknik dari semua mesin/peralatan secara baik.

Menyelidiki dan menjaga informasi terakhir dari teknologi produksi


dan perawatan.

g. Bagian Keselamatan Kerja


Tugas-tugas bagian ini adalah :

Menjaga keselamatan kerja pada saat berada dipabrik khususnya pada


daerah pekerjaan yang berbahaya, mudah terbakar, dan meledak, serta
menyuruh pekerja agar mematuhi peraturan kerja yang ada, serta
memastikan pekerjaan dilakukan secara aman.

Menyiapkan dan memberi peringatan keselamatan pada masingmasing peralatan termasuk pekerjaan memeriksa sebelum pekerjaan
dimulai.

Mempelajari dan membuat saran untuk meningkatkan peralatan,


fasilitas, peralatan keselamatan kerja, dan bahan-bahan yang baru.

Meninjau langsung kelapangan untuk setiap pekrjaan ataupun


pemeriksaan jika pekerjaan tersebut berbahaya.

Mengecek dan melakukan permintaan alat pemadam kebakaran


tambahan sebagai bagian pendukung.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

h. Bagian Penyimpanan bahan (suku cadang)


Tugas-tugas bagian ini adalah :

Menyimpan bahan-bahan yang diperlukan untuk bagian operasi


didalam gudang.

Menyimpan dan mensahkan penerimaan simpanan bahan yang masuk


kegudang dan melaporkannya kebahagian pembelian.

Mempelajari dan memeriksa stock minimum, pembelian dan


melaporkan kebagian pengawasan bahan maupun bagian pembelian.

Memeriksa semua bahan yang ada digudang secara teratur.

Menyimpan dan menjaga catatan setiap bahan yang masuk kegudang.

i. Bagian Pembelian
Tugas-tugas bagian pembelian adalah :

Menerima semua permintaan bahan dan kontrak untuk pembelian.

Menyiapkan dan mensahkan dokumen-dokumen yang bersifat tender.

Menerima dan mengevaluasi penawaran dari luar dengan berkonsultasi


pada bagian lain yang terkait.

Memilih supplier dan menentukan biaya pembelian dengan melibatkan


bagian-bagian lain yang terkait.

Mensahkan permintaan pembelian.

Memeriksa lama waktu pengiriman barang.

Mensahkan laporan pembelian pada bagian-bagian yang terkait


termasuk bagian keuangan.

Mensahkan tagihan pembayaran kebagian keuangan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Menyelidiki dan mencari informasi-informasi pasar yang terbaru


mengenai harga-harga peralatan, bahan, mesin baru, dan pelaksana
kerja (kontraktor).

j. Bagian Keuangan
Tugas-tugas bagian ini adalah :

Menerima semua permintaan-permintaan bahan dari pekerjaan


perawatan.

Menerima laporan jumlah jam kerja perawatan dalam sebulan.

Mencatat dan mengklasifikasikan point diatas untuk masing-masing


peralatan.

Menerima, mencatat, dan membagikan biaya-biaya perawatan,serta


gaji untuk setiap karyawan maupun pekerja di pabrik.

2.3 Instruksi-instruksi Umum dalam Perawatan


2.3.1 Pentingnya Pekerjaan Perawatan
Produksi yang tinggi, beroperasi mesin secara kontiniu dan pada kapasitas
penuh akan menghasilkan keuntungan yang tidak hanya untuk pabrik tetapi
pada masyarakat sekitar. Oleh sebab itu orang yang terlibat pada operasi
pabrik harus berusaha dengan segala upaya agar menjaga dan merawat
kesinambungan dari broperasinya mesin-mesin dipabrik.
Untuk mendapatkan operasi pabrik yang paling ekonomis maka faktorfaktor penting yang harus diperhatikan yaitu :
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

a. Memastikan

kapasitas

operasi

sesuai

dengan

perencanaan

dan

perawatannya.
b. Menjaga kesinambungan operasi dan perawatan.
c. Mengefisienkan operasi dan perawatan.
Namun hal-hal diatas, didalam merencanakan perawatan ,haruslah
memiliki 5 unsur yang terkandung didalamnya, yaitu :
1. Sasaran
Adapun sasaran yang harus dicapai adalah :
a. Mengurangi pekerjaan ulang dalam dua tahun kedepan sebanyak 10%
dari tahun lalu sambil mempertahankan keadaan nihil keluhan
pelanggan.
b. Keberadaan peralatan siap dioperasikan sebesar 85%.
c. Rationalisasi pemakaian suku cadang yang banyak dipakai.
d. Mengurangi biaya perawatan dengan sistem pembelian serba sumber
(Multi Source).
2. Sandaran
Adapun sandarannya adalah :
a. Rencana manajemen tahunan.
b. Kebijakan perusahaan dalam hal kesadaran akan anggaran.
c. Kebijakan perusahaan dalam hal sumber daya manusia (SDM).
3. Sarana
Adapun sarana yang harus dimiliki adalah :
a. Manusia.
b. Material.
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

c. Mesin.
d. Modal.
e. Metode.
4. Sistem/strategi
Adapun sistem/strategi yang harus dimiliki adalah :
a. 5 W + 1 H ( What, Where, When, Who, Why, & How).
b. SMART (Specific, Measureable, Attainable, Reasonable, Time
oriented).
5. Saat perawatan
Pelatihan yang berkesinambungan pada bagian perawatan merupakan hal
yang penting ntuk mendapatkan pengalaman dan pengumpulan informasi
untuk merencanakan perawatan mesin maupun pabrik yang lebih sistematis.

2.3.2 Perawatan Mesin yang beroperasi terus menerus


Untuk mendapatkan produktifitas tahunan yang tinggi, maka
kelangsungan operasi sepanjang tahun harus tetap dijaga. Dimana seluruh
jajaran manajemen harus menigkatkan teknik-teknik pengawasan pabrik dan
memberikan pelatihan pada para pekerja dengan teknik-teknik perawatan dan
opersi. Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan untuk mendapatkan operasi
dan perawatan yang baik pada suatu pabrik yaitu :
1. Organisasi dan sistematisasi dari perawatan dan operasinya.
2. Pengawasan operasi mesin dan pabrik tersebut.
3. Pengawasan perawatan mesin dan pabrik tersebut.
4. Pengawasan keselamatan kerja.
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

5. Pengawasan pergudangan (suku cadang, bahan, dan pelumas).


6. Pengawasan pembelian.
7. Pengawasan biaya (produksi dan perawatan).
8. Pengawasan personal (pekerja).

2.3.3 Perawatan Langsung dan Tidak Langsung


Perawatan langsung adalah pekerjaan yang berhubungan dengan
perawatan dan perbaikan dari peralatan/mesin produksi.. Dalam defenisi ini
termasuk hal-hal sebagai berikut :
1. Pembongkaran berskala besar dari peralatan maupun mesin dan unit-unit
produksi.
2. Perbaikan berskala besar dari sebuah perlatan maupun mesin yang penting
dalam keadaan terjadwal maupun tidak.
3. Perawatan skala kecil, perawatan rutin seperti perbaikan dan penyetelan
yang kecil, pemeriksaan, pekerjaan servis yang terjadwal maupun tidak.
Perawatan tidak langsung dapat didefenisikan sebagai pekerjaan
perawatan

yang

berhubungan Peralatan/mesin produksi,

tetapi tidak

langsungmempengaruhi operasi itu sendiri. Dalam definisi ini termasuk halhal sebagai berikut :
1. Peremajaan dari peralatan maupun mesin seperti mengecat dan
mengisolasi.
2. Memperbaharui fasilitas-fasilitas, menukar peralatan, mengatur tata letak
peralatan, dan memindahkan peralatan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

3. Penambahan-penambahan kecil seperti pemasangan peralatan untuk


mesin-mesin cadangan.
Dengan defenisi ini, organisasi perawatan pabrik dapat membuat catalog,
mengevaluasi, memonitor, dan mengontrol beban pekerjaan perawatan yang
disesuaikan dengan keperluan pabrik dan ketersediaan tenaga kerja yang ada.

2.3.4 Man Power


.Man Power adalah jumlah tenaga kerja/pekerja yang diperlukan untuk
suatu pekerjaan. Ini sangat penting diketahui agar pekerjaan lebih efektif.
Masing-masing pabrik akan mempunyai persoalannya sendiri-sendiri dan
berbeda satu sama lain. Hubungan antara banyaknya orang dengan jumlah
waktu operasi personal, kaitan antara pegawai-pegawai perawatan yang bisa
diperoleh, merupakan kajian yang sangat penting. Sedikit jumlah tenaga kerja
dengan kapasitas dan kualitas hasil kerja yang memuaskan adalah tujuan
perawatan yang maksimal.
Tiap-tiap tenaga kerja untuk bisa menyelesaikan satu objek pekerjaan
tidaklah sama kecekatan hasil pekerjaannya. Bila perbedaan-perbedaan itu
dikaji sehingga diperoleh gambaran tentang waktu persatuan unit kerja
perawatan mesin untuk personal yang berbeda-beda, maka dapat diperoleh
rata-rata waktu bagi pekerja (dengan kualifikasi pendidikan dan pengalaman
yang sama) diperoleh untuk tiap-tiap satuan hasil kerja. Rata-rata dari waktu
tadi merupakan bahan yang penting untuk memperhitungkan total waktu guna
menyelesaikan objek pekerjaan.Pekerja yang bisa menyelesaikan suatu
pekerjaan

dengan

waktu

tertentu

merupakan

suatu

dasar

untuk

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

memperhitungkan standart ongkos harian pekerja. Mereka yang lebih rata-rata


diperhitungkan sebagai intensif dan yang belum bisa mencapai rata-rata gaji
hariannyadiperhitungkan mengikuti dari gaji standart harian rata-rata, jadi
tergantung dari prestasinya.

2.3.5 Man Hour


Man hour adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan suatu
pekerjaan dan biasanya dalam satu jam. Dalam mengestimasi waktu yang
diperlukan untuk suatu pekerjaan sangat bergantung pada pengalaman yang
ada. Berhubung pengalaman memerlukan waktu yang lama ada dua metode
yang bisa digunakan, yaitu :
1.

Waktu untuk pekerjaan khusus.

2.

Memakai data standart yang berasal dari perusahaan-perusahaan atau


jurnal-jurnal ilmiah.
Indikator yang biasa ditemukan adalah persentase jam kerja yang

terjadwal. Tenaga kerja perawatan biasanya tersedia untuk pekerjaanpekerjaan yang sudah terjadwal selama seminggu. Perbedaan antara jam-jam
rutin yang tersedia dan jam-jam kerja yang terjadwal disebut persentase jamjam rutin yang ada. Seorang perencana harus mengetahui jumlah man power
yang ada dan man hour yang diperlukan untuk suatu pekerjaan perawatan.
Supervisor harus mencatat setiap jam kerja para pekerja yang termasuk
overtime. Jam kerja yang hilang adalah perbedaan jam kerja yang dilaporkan
dengan jam kerja yang dibayar. Indikator pengawasan adalah jam-jam kerja
yang hilang sebagai persentase dari total jam kerja yang dibayar. PengawasEru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

pengawas yang melaporkan kepada atasannya selalu terbatas jumlahnya dalam


arti tergantung luas dan kompleksnya lingkup pekerjaan. Akan tetapi
hendaknya jumlah pengawas yang harus bertanggung jawab ke atasannya
harus dibatasi, hal ini dilakukan agar lebih efisiensi. Semakin besar ruang
lingkup pekerjaan maka jumlah pengawas harus ditambah sehingga mereka
dapat mengoptimalkan dan meningkatkan daya guna kerjanya.

Equipment, Tool, Material and Consumable


Equipment adalah peralatan-peralatan yang besar seperti crane, mobil
Derek , dan lain-lain. Tool adalah Peralatan kerja seperti obeng, tang, martil,
dan lainnya. Material adalah bahan-bahan yang tidak habis pakai seperti
packing, bantalan, dan lainnya. Consumable adalah Bahan-bahan yang habis
pakai, seperti minyak gemuk, oli, sabun, dan lain-lain.
Setiap jenis peraltan biasanya ditempatkan pada tempat-tempat yang
strategis agar pada saat diperlukan dengan cepat dapat dengan langsung
digunakan. Setiap pemakaian dari peralatan tersebut harus memiliki laporan
baik secara lisan maupun tulisan, hal ini dilakukan untuk pengontrolan.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

BAB III
SISTEM ANGKAT DAN TURUN (HOISTING SYSTEM)
ANODE BAKING CRANE (ABC)

3.1 Prinsip Kerja Sistem Angkat dan Turun (Hoisting System) ABC
Anode Tong Adalah sebuah alat yang digunakan untuk mencengkram dan
mengangkat anoda blok yang telah dipanggang maupun yang akan dipanggang
dari dalam furnace ke atas conveyor machine pada saat loading dan unloading.
Pergerakan naik turunnya anode tong diatur oleh sebuah motor berdaya 55 Kw
dan putaran 750 rpm. Salah satu ujung wire rope 25 diclamp pada drum dan
ujung lainnya diikat pada telescopic mast (inner mast, intermediate mast, dan
outer mast), dimana anode tong tersebut dipasang pada telescopic mast.
Ketinggian telescopic dapat diatur berdasarkan jauh dekatnya posisi anoda yang
akan diangkat, maksimum ketinggian angkat anode tong 7500 mm.
Pada saat operator dicabin ingin mengangkat anoda maka terlebih dahulu
operator harus menekan tombol pada panel operation, tombol tersebut akan
memerintahkan motor untuk memutar drum dan menurunkan telescopic mast,
setelah telescopic pada posisi center anoda maka Anode tong siap mencengkaram
anoda. Pencengkraman anoda dilakukan secara mekanis dan otomatis melalui
beberapa lengan-lengan penghubung . Pembukaan dan penutupan mekanis anode
tong (locking device) dilakukan oleh inner shaft yang menekan permukan anoda.
Untuk meningkatkan daya cengkraman, maka di tiap sisi dari anode tong dipasang
paku-paku (spike) yang berjumlah 26 buah, berdiameter 6 mm dan menonjol
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

keluar sebesar 5 mm untuk tiap sisinya. Dengan demikian bila kondisi tersebut
telah terpenuhi maka anoda siap di pindahkan. Prinsip kerja diatas dapat dilihat
pada gambar 3.1 dibawah ini.

2
1

P. SAMPING

P. DEPAN

Gambar 3.1 Hoisting System Anode Baking Crane


Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Keterangan :
1. Drum Unit.
2. Wire Rope.
3. Telescopic Mast.
4. Lock Device.
5. Anode Tong.

3.2 Bagian-bagian Sistem Angkat dan Turun yang dilakukan Perawatan


Rutin
Bagian-bagian pada sistem angkat dan turun dari Anode Baking crane
yang dilakukan pekerjaan perawatan rutin yaitu meliputi :
3.2.1 Drum unit
Selama interval umur operasi Drum unit yang mencapai 120 bulan (10
tahun) dilakukanlah perawatan rutin (Preventive Maintenance), dimana
perawatan tersebut meliputi : pengecekan terhadap bagian-bagian yang dilas
(Welding Parts), pengecekan alur daripada wayar (Roope Grooves), Spline
Drum, dan pengecekan pada dudukan shaft ( Pillow Block). Pengecekan
pada Drum Unit dilakukan setiap 1 tahun sekali (Yearly Inspection).
3.2.2 Wire Rope
Perawatan rutin Wire Rope dilakukan setiap sebulan sekali hingga
interval umur operasi daripada Wire Rope yang mencapai 16 bulan, didalan
perawatan tersebut dilakukanlah pengecekan terhadap dimensi Wire Rope,

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

pengecekan daripada jumlah wayar/ straind yang putus, pengecekan


terhadap permukaaan straind, dan pengecekan terhadap kondisi socket
3.2.3 Telescopic Mast
Selama interval umur operasi Telescopic Mast yang mencapai 180 bulan
(15 tahun), dilakukanlah perawatan rutin setiap 3 bulan sekali, dimana
pengecakan dilakukan pada anti rotating roller untuk middle dan inner
Mast, pengecekan guide roller untuk middle dan inner Mast, serta
penngecekan terhadap tes dinamis.
3.2.4 Lock Device For Anode Tong
Perawatan Lock Device dilakukan setiap minggunya hingga interval
umur operasi Lock Device yang mencapai 12 bulan (1 tahun), perawatan
meliputi : pengecekan yang dilakukan pada pin pegas (Spring Pin),
Compression Spring, pengecekan daun pegas (Plate Spring) dan kondisi
lainnya.
3.2.5 Anode Tong
Selama interval umur operasi Anode Tong yang mencapai 120 bulan (10
tahun) dilakukanlah perawatan rutin (Preventive Maintenance), dimana
dalam perawatan tersebut dilakukanlah pengecekan- pengecekan terhadap
kecepatan takikan (Notch) jika ada beban maupun tanpa beban.Pengecekan
ini dilakukan setiap setahun sekali hingga mencapai batas umur operasi
Anode Tong.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

3.3

Bahan Tali dan Jenis Inti (Core) Anode Baking Crane

3.3.1 Bahan Tali


Tali yang digunakan untuk mengangkat dan menurunkan benda (Hoisting
system) terdiri dari dua jenis :
1. Tali Rami.
2. Tali Baja.
Berdasarkan JIS (Japanese Industrial Standard) yang dipakai PT.
INALUM, maka tali yang digunakan pada hoisting system yaitu
menggunakan tali berbahan baja (Steel Wire Rope) dengan tipe 7 x 7 + 6 Fi
(29), 25,Regular/Ordinary Z-Lay & Regular/Ordinary S-Lay, seperti
terlihat pada gambar dibawah ini :

(a)

(b)

Gambar 3.2 (a) & (b) Jenis pilinan tali & Struktur tipe tali yang digunakan
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Tali baja ini merupakan tali yang dikonstruksikan dari kumpulan jalinan
serat-serat baja (Steel Wire) yang dipintal hingga mencapai satu jalinan
(Strand) kemudian beberapa strand dijalin pula pada suatu inti (Core)
sehingga membentuk tali, Standart penggantian Wire Rope dan arti tipe tali
yang dipakai pada Anode Baking Crane dapat dilihat pada lampiran 4-6.
Keuntungan-keuntungan dari tali baja (Steel Wire Rope) dibandingkan
dengan rantai adalah :lit.6
1.

Ringan.

2. Lebih fleksibel.
3. Kurang mempunyai tendensi untuk berbelit.
4. Penyambungan lebih cepat.
5. Mudah dijepit (Clip) atau dilekuk (Socket) pada saat pemasangan dan
penyambungan lebih cepat.
6. Wayar yang patah sesudah pemakaian lama tidak menonjol, sehingga
lebih aman, dan tahan lama dalam pengangkatan dan penurunan benda.

3.3.2 Jenis Inti (Core)


Jenis inti yang digunakan sebagai inti dari tali baja ialah IWRC
(Independent Wire Rope Center). Jenis ini memiliki inti berbahan asbes atau
serat logam lunak (wire of softer steel), bahan ini dipakai untuk pekerjaan
yang berhubungan dengan radiasi panas, seperti pada pabrik peleburan
aluminium (PT. INALUM).

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

IWRC (Independent Wire Rope Center) dipakai apabila :..lit 6


1. Tali dicadangkan untuk sentakan yang berlebihan dan beban-beban
yang tak terduga.
2. Tali dicadangkan untuk pemakaian pada temperature tinggi yang dapat
mengeringkan inti (Core) dan dapat menyebabkannya rapuh .
3. Tali mungkin regang sepanjang suatu jarak-jarak tertentu dan mungkin
menjadi kusut.
4. Tali dicadangkan untuk dioperasikan pada udara lembab dan korosi
yang dapat menyebabkan timbulnya korosi dalam yang dapat diatasi
dengan pelumasan yang sempurna.

3.4 Inspeksi-inspeksi pada Bagian Sistem Hoisting ABC


Selama interval umur equipment bagian-bagian pada Sistem Hoisting yang
telah ditentukan, maka inspeksi-inspeksi pada bagian-bagian tersebut
dilakukan secara berkala, yaitu :
1. Inspeksi Mingguan (Weekly Inspection)
Salah satu pekerjaan yang dilakukan dalam inspeksi mingguan ini
ialah Pengecekan yang dilakukan pada bagian DC Magnetic Brake for
Anode Hoisting yaitu:
a) pengecekan pada langkah kerja (stroke) pengereman yang memiliki
kriteria/syarat pertimbangan yaitu 4-7 mm ketebalan daripada brake
tersebut.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

b) Pengecekan terhadap tes dinamik

yang

harus memiliki kriteria

pencengkraman sepatu rem (Grasping) yang baik atau tidak bising secara
visual.
Didalam inspeksi ini memerlukan :

Man Power : 2 Orang

Man Hour : 2 Jam

Tools

: Jangka Sorong (Caliper Vernierr)

Sedangkan untuk kriteria yang harus dipenuhi dari pekerjaan yang


dilakukan dan jenis pekerjaan lain dalam inspeksi mingguan dapat dilihat pada
lampiran 7-8.

2. Inspeksi Bulanan (Monthly Inspection)


Salah satu pekerjaan yang dilakukan dalam inspeksi bulanan ini ialah :
a. Pengecekan Wire Rope, dimana kriteria yang dinginkan agar dimensi Wire
tetap atau sebesar 24,75-25 mm, pengecekan terhadap jumlah wire yang
patah maksimal hanya 3 wayar, dan pengecekan terhadap permukaan
jalinan wayar (surface of straind) agar tidak ada yang tertekuk (no kink).
b. Pengecekan terhadap kondisi socket, yaitu tidak adanya retakan pada
socket dengan cara menggunakan semprotan perembes yang memiliki 2
tipe warna (merah dan putih), semprotan yang berisi cairan warna merah
di semprotkan kepermukaan socket, lalu beberapa saat kemudian
disemprotkan kembali cairan yang berwarna putih, apabila kondisi socket

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

sudah tidak bagus maka setelah beberapa detik cairan merah akan
timbul/keluar kepermukaan socket.
Didalam inspeksi ini, memerlukan :

Man Power : 2 Orang

Man Hour : 2 Jam

Tools : Jangka Sorong (Caliper Vernier) dan semprotan Perembes


(Penetrate)
Sedangkan untuk kriteria yang harus dipenuhi dari pekerjaan yang

dilakukan dan jenis pekerjaan lain dalam inspeksi bulanan dapat dilihat pada
lampiran 9.

3. Inspeksi 3 Bulanan (Three Monthly Inspection)


Salah satu pekerjaan yang dilakukan dalam inspeksi 3 bulanan ialah :
a. Pengecekan pada bagian Telescopic Mast, pengecekan dilakukan secara
visual ditujukan agar Anti Rotating Roller untuk Mid. Mast dan Anti
rotating Roller untuk Inn. Mast dapat berputar secara halus (smooth
rotating) dengan bantuan alat perkakas untuk mengunci baut-baut daripada
mid. Mast dan inner mast.
b. Pengecekan tes dinamik terhadap kekerasan suara daripada perputaran
telescopic mast tersebut, dengan kriteria tidak adanya ketidaknormalan
suara tersebut yang pengecekannya dilakukan secara visual.
Didalam inspeksi ini, memerlukan :

Man Power : 2 Orang

Man Hour : 2 Jam

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Tools

: Peralatan Perkakas

Sedangkan untuk kriteria yang harus dipenuhi dari pekerjaan yang


dilakukan dan jenis pekerjaan lain dalam inspeksi 3 bulanan dapat dilihat pada
lampiran 10.

4. Inspeksi Tahunan (Yearly Inspestion).


Salah satu pekerjaan yang dilakukan dalam inspeksi tahunan ini ialah :
a. Pengecekan bagian-bagian yang dilas pada Drum Unit, dimana dalam
pengecekan tersebut harus dperiksa agar tidak adanya bagian yang retak,
b. Pengecekan terhadap lebarnya keausan pada alur wayar yang diukur
dengan menggunakan jangka sorong.
c. Pengecekan pasak yang mengikat drum terhadap shaft (spline drum)
dengan cara memberikan pelumasan (grease) yang cukup.
d. Pengecekan dudukan shaft (pillow block) yaitu dengan memberikan
pelumasan (grease) yang cukup.
Didalam inspeksi ini, memerlukan :

Man Power : 2 Orang

Man Hour : 2 Jam

Tools

: Pahat (Chisel Cold) dan jangka sorong (Caliper Vernier)

Sedangkan untuk kriteria yang harus dipenuhi dari pekerjaan yang


dilakukan dan jenis pekerjaan lain dalam inspeksi tahunan dapa dilihat pada
lampiran 11-13.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

BAB IV
BIAYA PREVENTIVE MAINTENANCE

Biaya Preventive Maintenance yang dibahas pada bab ini ialah biaya
Preventive Maintenance yang terdapat

pada bagian Hoisting System (Sistem

angkat dan turun) Anode Backing Crane yang meliputi : Drum unit, Telescopic
Mast, Anode Tong, Lock Device for Anode Tong, dan Wire Rope AH ABC.
4.1 Hubungan Biaya dengan Man Power
4.1.1 Hubungan Biaya dengan Man Power Drum Unit
Berdasarkan standart biaya PT. INALUM bahwa biaya Man Power per
orang untuk Preventive Maintenance Drum yaitu $ 24.00 maka biaya yang
dikeluarkan Perusahaan untuk perawatan (Maintenance) ialah Man Power x $
24.00
Tabel 4.1 Biaya Man Power Drum
Nama

MPinsp

MPovh

Drum unit
Total MP

3 orang
3 orang

2 orang
2 orang

Biaya = (MPovh x $ 24.00) +


(MPinsp.x $48.00x10)
=(2 x $ 24.00)+(3x$48.00x10)
= $ 1488.00

4.1.2 Hubungan Biaya Man Power Telescopic Mast


Pekerjaan Telescopic Mast memerlukan biaya sebesar $ 25.00 per
orangnya

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Tabel 4.2 Biaya Man Power Telescopic Mast


Nama

MPinsp

MPovh

Telescopic
Mast
Total MP

3 orang

2 orang

Biaya = (MPovh x $ 25.00)


+(MPinsp.x $24.00 x 60)
= (2 x $ 25.00) + (3x$24.00x60)

3 orang

2 orang

= $ 4370

4.1.3 Hubungan Biaya Man Power Anode Tong


Biaya sebesar $ 24.50 yang dibutuhkan pada pekerjaan Anode Tong per
orangnya.
Tabel 4.3 Biaya Man Power Anode Tong
Nama
Anode Tong
Total MP

MPinsp.

MPovh

3 orang
3 orang

2 orang
2 orang

Biaya = (MPovh x $ 24.50)


+(MPinsp. x$24.00 x 10)
= (2 x $ 24.50) + (3x$24.00x10)
= $ 769

4.1.4 Hubungan Biaya dengan Man Power Lock Device for Anode Tong
Berdasarkan standart biaya PT. INALUM bahwa biaya Man Power untuk
Preventive Maintenance Lock Device per orangnya yaitu $ 24.50 maka biaya
yang dikeluarkan Perusahaan untuk perawatan (Maintenance) ialah Man
Power x $ 49.00
Tabel 4.4 Biaya Man Power Lock Device
Nama
Lock Device
Total MP

MPinsp.

MPovh

2 orang
2 orang

2 orang
2 orang

Biaya = (MPovh x $ 24.50)


+(MPinsp.x$6.00x48)
= (2 x $ 24.50) + ( 2x$6.00x48)
= $ 625

4.1.5 Hubungan Biaya dengan Man Power Wire Rope

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya upah Man Power untuk setiap orangnya pada pekerjaan Wire Rope
ialah $ 36.00 , sehingga biaya yang dikeluarkan Man Power x $ 36.00

Tabel 4.5 Biaya Man Power Wire Rope


Nama

MPinsp.

MPovh

Wire Rope
Total MP

3 orang
3 orang

2 orang
2 orang

Biaya = (MPovh x $ 36.00)


+(MPinsp.x$24.00x16)
= (2 x $ 36.00 + (3x$24.00x16)
= $ 1224

Selanjutnya grafik dibawah ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling


banyak mengeluarkan biaya pemakaian Man Power ialah pekerjaan
Telescopic Mast dengan jumlah pekerja sebanyak 5 orang dengan biaya $
4370.00

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya Man Power ($)

5000
4000
3000
2000
1000
0

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire
Rope

$1,488.00 $4,370.00

$769.00

$625.00

$1,224.00

5 Orang

5 Orang

4 Orang

5 Orang

Drum
Biaya

Jlh MP 5 Orang

Pemakaian Man Power

(a)

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya Man Power ($)

5000
4000
3000
2000
1000
0

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire
Rope

$1,488.00 $4,370.00

$769.00

$625.00

$1,224.00

5 Orang

4 Orang

5 Orang

Drum
Biaya

Jlh MP 5 Orang

5 Orang

Pemakaian Man Power

(b)

Grafik 4.1 (a) & (b) Hubungan biaya dengan Man Power
4.2 Hubungan Biaya dengan Man Hour
4.2.1 Hubungan Biaya dengan Man Hour Drum Unit
Berdasarkan standart biaya PT. INALUM bahwa biaya Man Hour per 1
jam untuk Preventive Maintenance Drum yaitu $ 4.00 maka biaya yang
dikeluarkan Perusahaan untuk perawatan (Maintenance) ialah Man Power x
Man Hour x $ 4.00
Tabel 4.6 Biaya Man Hour Drum Unit
Nama

MHinsp.

MHovh

Drum

14 jam

6 jam

Total MH

14 jam

6 jam

Biaya = (MP x MH x $ 4.00)ovh


+(MPxMHx$3.43)insp.
= (2 x 6 x $ 4.0)ovh +
(3x14x$3.43)insp.
= $ 192

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

4.2.2 Hubungan Biaya dengan Man Hour Telescopic Mast


Man Hour Telescopic Mast memerlukan biaya per 1 jamny yaitu $ 4.166
untuk Preventive Maintenancenya, maka biaya yang dikeluarkan ialah Man
Power x Man Hour x $ 4.166
Tabel 4.7 Biaya Man Hour Telescopic Mast
Nama
Telescopic
Mast
Total MH

MHinsp.

MHovh

7 jam

6 jam

7 jam

6 jam

Biaya = (MP x MH x $ 4.166)ovh


+(MPxMHx$3.43)insp.
= (2 x 6 x $ 4.166)ovh +
(3x7x$3.43)nsp.
= $ 122

4.2.3 Hubungan Biaya dengan Man Hour Anode Tong


Biaya per 1 jamny untuk Man Hour Anode Tong ialah $ 4.083, sehingga
besarnya biaya yang dikeluarkan adalah Man Power x Man Hour x $ 4.083

Tabel 4.8 Biaya Man Hour Anode Tong


Nama

MHinsp.

MHovh

Anode Tong

14 jam

6 jam

Total MH

14 jam

6 jam

Biaya = (MP x MH x $ 4.083)ovh


+ (MPxMHx$3.43)insp.
= (2 x 6 x $ 4.083)ovh +
(3x14x$3.43)insp.
= $ 193

4.2.4 Hubungan Biaya dengan Man Hour Lock Device for Anode Tong
Berdasarkan standart biaya PT. INALUM bahwa biaya Man Hour per 1
jam untuk Preventive Maintenance Lock Device ialah $ 4.083 sehingga biaya
yang dikeluarkan ialah Man Power x Man Hour x $ 4.083
Tabel 4.9 Biaya Man Hour Lock Device
Nama

MHinsp.

MHovh

Biaya = (MP x MH x $ 4.083)ovh

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Lock Device

4 jam

6 jam

Total MH

4 jam

6 jam

+ (MPxMHx$1.5)insp.
= (2 x 6 x $ 4.083)ovh +
(2x4x$1.5)insp.
= $ 61.00

4.2.5 Hubungan Biaya dengan Man Hour Wire Rope


Man hour per jam yang diperlukan untuk pekerjaan wire rope memiliki
biaya sebesar $ 6.00, maka biaya yag dikeluarkan ialah MP x MH x $ 6.00
Tabel 4.10 Biaya Man Hour Wire Rope
Nama

MHinsp.

MHovh

Wire Rope

4 jam

6 jam

Total MH

4 jam

6 jam

Biaya = (MP x MH x $ 4.083)ovh


+ (MPxMHx$6.00)insp.
= (2 x 6 x $ 6.00)ovh +
(3x4x$6.00)insp.
= $ 144.00

Selanjutnya grafik dibawah ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling


banyak mengeluarkan biaya pemakaian Man Hour ialah pekerjaan Anode

Biaya Man Hour ($)

Tong dengan jumlah jam sebanyak 20 jam dengan biaya $ 193.00

250
200
150
100
50
0
Drum

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire
Rope

Biaya

$192.00

$122.00

$193.00

$61.00

$144.00

Jlh MH

20 Jam

13 Jam

20 Jam

10 Jam

10 Jam

Pemakaian Man Hour

(a)
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya Man Hour ($)

250
200
150
100
50
0
Drum

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire
Rope

Biaya

$192.00

$122.00

$193.00

$61.00

$144.00

Jlh MH

20 Jam

13 Jam

20 Jam

10 Jam

10 Jam

Pemakaian Man Hour

(b)

Grafik 4.2 (a) & (b) Hubungan biaya dengan Man Hour

4.3 Hubungan Biaya dengan Material


4.3.1 Hubungan Biaya dengan Material Drum unit
Material disini berupa spare part(suku cadang) yang dipakai tiap bagian
dari sistem angkat dan turun, sehingga hubungan biaya dengan material dapat
diketahui. Untuk biaya material daripada Drum dapat diketahui dari tabel
dibawah ini. dan untuk spesifikasi tiap jenis suku cadang dapat dilihat pada
lampiran 14.
Tabel 4.11 Biaya Material Drum
NAMA
Oil Seal
Bearing for Drum
Compression Spring

JUMLAH
1 pc
1 pc
8 pc

BIAYA($)
$ 1,037.32
$ 228.14
$ 378.15

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Bush Sheave Guide Pin


Bush Sheve Guide Pin
Bearing
TOTAL

6 pc
6 pc
2 pc
24 pc

$ 306.72
$ 356.75
$ 172.31
$ 2,479.39

4.3.2 Hubungan Biaya dengan Material Telescopic Mast


Biaya-biaya material daripada Telescopic Mast dapat terlihat pada tabel
dibawah ini. dan untuk spesifikasi tiap jenis suku cadang dapat dilihat pada
lampiran 15.
Tabel 4.12 Biaya Material Telescopic Mast
NAMA
Guide Roller
Bearing
Disk Spring
Shaft
Anti Rotating Roller
TOTAL

JUMLAH
26 pc
43 pc
72 pc
24 pc
6 pc
171 pc

BIAYA($)
$ 422.58
$ 106.46
$ 72.1
$ 143.12
$ 116.34
$ 860.6

4.3.3 Hubungan Biaya dengan Material Anode Tong


Biaya material Anode Tong dapat diketahui dari tabel dibawah ini dan
untuk kode dari tiap jenis suku cadang dapat dilihat pada lampiran 16-17.
Tabel 4.13 Biaya Material Anode Tong
NAMA
Bearing, Sleeve
Bearing, Sleeve
Bearing, Sleeve
Bearing, Sleeve
Pin, Spring
Bearing, Sleeve
Bearing, Sleeve
Bearing, Roller, Track
Roller

JUMLAH
2 pc
12 pc
2 pc
2 pc
1 pc
8 pc
24 pc
12 pc

$
$
$
$
$
$
$
$

BIAYA ($)
20.02
17.28
18.76
8.24
0.38
7.58
6.95
83.01

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Claw-In.70 DWG
No.AF4718H, Plate 2.5
Cam
Lever
Claw
Shaft (Rod)
Shaft (Rod)
Shaft
Pin, Grooved, Headless
Ring, Bearing, Inner
Ring, Bearing, Inner
Shaft
Pusher
Shaft
Ring stop
Shaft
Shaft
Pin, Straight, Headed
Pin, Straight, Headed
Pin, Straight, Headed
Plate
TOTAL

2 pc
1 pc
1 pc
1 pc
1 pc
1 pc
1 pc
12 pc
1 pc
8 pc
1 pc
1 pc
1 pc
2 pc
4 pc
4 pc
1 pc
2 pc
1 pc
4 pc
113 pc

243.18

$ 889.45
$ 289.91
$ 230.84
$ 1,150.38
$ 535.57
$ 549.49
$ 242.29
$
10.21
$
31.44
$ 275.92
$ 554.62
$ 754.6
$ 176.67
$ 318.66
$ 360
$ 253.55
$ 146.48
$
38.95
$
98.79
$ 7,313.22

4.3.4 Hubungan Biaya dengan Material Lock Device for Anode Tong
Biaya material Lock Device dapat diketahui dari tabel dibawah ini dan
untuk kode dari tiap jenis suku cadang dapat dilihat pada lampiran 18
Tabel 4.14 Biaya Material Lock Device
NAMA
Bearing, Sleeve
Spike (Hex Special
Boltset)
Plate Spring
Ring, Bearing, Inner
TOTAL

JUMLAH
2 pc
56 pc

BIAYA ($)
$ 20.05
$ 3.04

1 pc
1 pc
60 pc

$ 182.36
$ 10.21
$ 215.66

4.3.5 Hubungan Biaya dengan Material Wire Rope


Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya material Wire Rope dapat diketahui dari tabel dibawah ini dan untuk
spesifikasi tiap jenis suku cadang dapat dilihat pada lampiran 19.
Tabel 4.15 Biaya Material Wire Rope
NAMA
Wire Rope
Wire Rope
TOTAL

JUMLAH
1 pc
1pc
2 pc

BIAYA ($)
$ 1,037.3
$ 1,018.8
$ 2,056.1

Selanjutnya grafik dibawah ini menunjukkan bahwa material yang paling


banyak mengeluarkan biaya pemakaian material (bahan tidak habis pakai)
adalah bagian Anode Tong dengan biaya sebesar $ 7,313.22.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya Material ($)

8000
6000
4000
2000
0

(a)

Telesco
pic Mast

Drum

Anode
Tong

Lock
Device

Wire
Rope

$2,479.39 $860.60 $7,313.22 $215.66 $2,056.10

Biaya
Jlh Material

24 Pc

171 Pc

113 Pc

60 Pc

2 Pc

Pemakaian Material

Biaya Material ($)

8000
6000
4000
2000
0
Drum
Biaya
Jlh Material

Telesco
pic Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire
Rope

$2,479.39 $860.60 $7,313.22 $215.66 $2,056.10


24 Pc

171 Pc

113 Pc

60 Pc

2 Pc

Pemakaian Material

(b)

Grafik 4.3 (a) & (b) Hubungan biaya dengan Material


4.4 Hubungan Biaya dengan Tool
4.4.1 Hubungan Biaya dengan Tool Drum Unit
Biaya Tool didapat dari peralatan yang digunakan pada pekerjaan Drum
seperti pada tabel dibawah ini.
Tabel 4.16 Biaya Tool Drum
NAMA
Peralatan perkakas
Caliper Vernier
Flash Light
File Machinist

JUMLAH
1 set
2 pc
1 pc
3 pc

BIAYA ($)
$ 376
$ 29.6
$ 78
$ 216

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Oil Gun
Grease Gun
Wrench impact socket
TOTAL

2 pc
2 pc
15 pc

$ 16
$ 17
$ 480
$ 1,212.6

4.4.2 Hubungan Biaya dengan Tool Telescopic Mast


Biaya Tool didapat dari peralatan yang digunakan pada pekerjaan
Telescopic Mast seperti terlihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 4.17 Biaya Tool Telescopic Mast
NAMA
Peralatan perkakas
Caliper Vernier
Flash Light
File Machinist
Oil Gun
Grease Gun
TOTAL

JUMLAH
1 set
2 pc
1 pc
3 pc
2 pc
2 pc

BIAYA ($)
$ 376
$ 29.6
$ 78
$ 216
$ 16
$ 17
$ 732.6

4.4.3 Hubungan Biaya dengan Tool Anode Tong


Biaya Tool didapat dari peralatan yang digunakan pada pekerjaan Anode
Tong seperti terlihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 4.18 Biaya Tool Anode Tong


NAMA
Peralatan perkakas
Caliper Vernier
Welding Machine
File Machinist
Oil Gun
Grease Gun
TOTAL

JUMLAH
1 set
2 pc
1 pc
3 pc
2 pc
2 pc

BIAYA ($)
$ 376
$ 29.6
$ 147.9
$ 216
$ 16
$ 17
$ 802.5

4.4.4 Hubungan Biaya dengan Tool Lock Device for Anode Tong
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya Tool didapat dari peralatan yang digunakan pada pekerjaan Lock
Device seperti terlihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 4.19 Biaya Tool Lock Device
NAMA

JUMLAH

BIAYA ($)

Peralatan perkakas
Caliper Vernier
Welding Machine
File Machinist
Oil Gun

1 set
2 pc
1 pc
3 pc
2 pc

$ 376
$ 29.6
$ 147.9
$ 216
$ 16

Grease Gun
TOTAL

2 pc

$ 17
$ 802.5

4.4.5 Hubungan Biaya dengan Tool Wire Rope


Biaya Tool didapat dari peralatan yang digunakan pada pekerjaan Wire
Rope seperti terlihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 4.20 Biaya Tool Wire Rope
NAMA
JUMLAH
BIAYA ($)
Peralatan perkakas
1 set
$ 376
Caliper Vernier
2 pc
$ 29.6
Oil Gun
2 pc
$ 16
Grease Gun
2 pc
$ 17
TOTAL
$ 438.6
Selanjutnya grafik dibawah ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling
banyak mengeluarkan biaya pemakaian Tool ialah pekerjaan Drum dengan
biaya $ 1212.6

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Biaya Tool ($)

1400
1200
1000
800
600
400
200
0
Drum
Biaya $1,212.60

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire Rope

$723.60

$802.50

$802.50

$438.60

Pemakaian Tool
(a)

Biaya Tool ($)

1400
1200
1000
800
600
400
200
0
Drum
Biaya $1,212.60

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire Rope

$723.60

$802.50

$802.50

$438.60

Pemakaian Tool
(b)
Grafik 4.4 Hubungan Biaya dengan Tool
4.5 Hubungan Biaya dengan Consumable
4.5.1 Hubungan Biaya dengan Consumable Drum Unit

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Total biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk consumable harus dapat


dihitung. Biaya Consumable dari Drum dapat dilihat pada table dibawah ini.
Tabel 4.21 Biaya Consumable Drum
NAMA
Sarung tangan Kulit
Handuk Kecil
Sabun
Oli
Cat
Minyak gemuk
TOTAL

JUMLAH
10 pc
20 pc
8 buah
4 liter
9 klg
5 liter

BIAYA = TOTAL BIAYA


+(TOTAL BIAYAX10)
$ 24.5
$ 5
$ 1.2
$ 2.1
$ 25.65
$ 2.63
= $ 61.08 +($61.08x10)
= $671.88

4.5.2 Hubungan Biaya dengan Consumable Telescopic Mast


Biaya Consumable dari Telescopic Mast dapat dilihat pada table dibawah
ini.
Tabel 4.22 Biaya Consumable Telescopic Mast
NAMA
Sarung tangan Kulit
Handuk Kecil
Sabun
Oli
Cat
Minyak gemuk
TOTAL

JUMLAH
10 pc
20 pc
8 buah
11 liter
18 klg
5 liter

BIAYA = TOTAL BIAYA


+(TOTAL BIAYAX60)
$ 24.5
$ 5
$ 1.2
$ 5.78
$ 51.3
$ 2.63
= $ 90.41 + ($90.41x60)
= $ 5515.01

4.5.3 Hubungan Biaya dengan Consumable Anode Tong


Biaya Consumable dari Anode Tong dapat dilihat pada table dibawah ini.
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Tabel 4.23 Biaya Consumable Anode Tong


NAMA
Sarung tangan Kulit
Handuk Kecil
Sabun
Oli
Cat
TOTAL

JUMLAH
10 pc
20 pc
8 buah
4 liter
19 klg

BIAYA = TOTAL BIAYA


+(TOTAL BIAYAX10)
$ 24.5
$ 5
$ 1.2
$ 2.1
$ 54.15
= $ 86.95 + ($86.95X10)
= $956.45

4.5.4 Hubungan Biaya dengan Consumable Lock Device for Anode Tong
Biaya Consumable dari Lock Device dapat dilihat pada table dibawah ini.
Tabel 4.24 Biaya Consumable Lock Device
NAMA

JUMLAH

BIAYA = TOTAL BIAYA


+(TOTAL BIAYAx48)
Sarung tangan Kulit
4 pc
$ 9.8
Handuk Kecil
7 pc
$ 1.75
Sabun
2 buah
$ 0.3
Oli
4 liter
$ 2.1
Cat
6 klg
$ 17.1
TOTAL
= $ 31.05 + ($31.05x48)
= $ 1521.45
4.5.5 Hubungan Biaya dengan Consumable Wire Rope
Biaya Consumable dari Wire Rope dapat dilihat pada table dibawah ini.
Tabel 4.25 Biaya Consumable Wire Rope
NAMA
Sarung tangan Kulit
Handuk Kecil
Sabun
Oli
TOTAL

JUMLAH
4 pc
7 pc
5 buah
6 liter

BIAYA = TOTAL BIAYA +


(TOTAL BIAYAx16)
$ 9.8
$ 1.75
$ 0.75
$ 3.15
= $ 15.45 + ($15.45x16)
= $262.41

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Selanjutnya grafik dibawah ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang paling


banyak mengeluarkan biaya pemakaian Consumable ialah pekerjaan

Biaya Consumable ($)

Telescopic Mast dengan biaya $ 5515.01

6000
5000
4000
3000
2000
1000
0
Drum
Biaya $671.88

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire Rope

$5,515.01

$956.45

$1,521.45

$262.65

Pemakaian Consumable

Biaya Consumable ($)

(a)

6000
5000
4000
3000
2000
1000
0
Drum
Biaya $671.88

Telescopi
c Mast

Anode
Tong

Lock
Device

Wire Rope

$5,515.01

$956.45

$1,521.45

$262.65

Pemakaian Consumable
(b)

Grafik 4.5 (a) & (b) Hubungan Biaya dengan Consumable


Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

4.6 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance


4.6.1 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Drum Unit
PT. INALUM memiliki 1 Drum unit, dimana biaya yang dikeluarkan
oleh perusahaan untuk servis rutin (CP) adalah $ 6043.87 dan biaya rata-rata
perbaikan setelah rusak (CR) adalah $ 18131.61, maka probabilitas kerusakan
dan biaya alternative Preventive Maintenance pada Drum Unit adalah :
a. Probabilitas Kerusakan Drum Unit
Tabel 4.26 Probabilitas Kerusakan pada Drum Unit dalam bulan.
Bulan setelah servis
yang terjadi kerusakan
(i)
12
24
36
48
60
72
84
96
108
120
TOTAL

Probabilitas kerusakan
yang akan terjadi
(Pi)
0.01
0.01
0.01
0.03
0.03
0.10
0.11
0.15
0.20
0.35
1.00

(Pi x i)
0.12
0.24
0.36
1.44
1.80
7.20
9.24
14.40
21.60
42.00
98.40

Total mean diantara kerusakan (MTBF) = Pi x i = 98.4 bulan

TC (tanpa Preventive Maintenance) =

Dimana : TC

CR.M
MTBF

lit 1.

= Total Cost (Biaya Total)

CR

= Biaya perbaikan setelah rusak

= Jumlah mesin

MTBF = Total mean diantara kerusakan


Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

TC =

$18131.61x1
98.4bulan

TC = $ 184.264 / bulan

Jadi besar biaya tanpa menggunakan sistem Preventive Maintenance per


bulan adalah $ 184.264.
Selanjutnya perhitungan dibawah ini menunjukkan harga Bj yang
merupakan jumlah kerusakan diantara servis rutin pada bulan ke-j, sebagai
berikut :
Bke-12 = M.P12
= 1 (0.01)
= 0.01
Bke-24 = M (P12+P24) + B12.P12
= 1 (0.02) + 0.01(0.01)
= 0.0201
Bke-36 = M (P12+P24+P36) + B24P12 + B12P24
= 1 (0.03) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.01)
= 0.0303
Bke-48 = M (P12+P24+P36+P48) + B36P12 + B24P24 + B12P36
= 1 (0.06) + 0.0303(0.01) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.01)
= 0.061

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Bke-60 = M (P12+P24+P36+P48+P60) + B48P12 + B36P24 + B24P36 + B12P48


= 1 (0.09) + 0.061(0.01) + 0.0303(0.01) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.03)
= 0.091
Bke-72 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72) + B60P12 + B48P24 + B36P36 + B24P48 +
B12P60
= 1 (0.19) + 0.091(0.01) + 0.061(0.01) + 0.0303(0.01) + 0.0201(0.03) +
0.01(0.03)
= 0.193
Bke-84 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72+P84) + B72P12 + B60P24 + B48P36 + B36P48
+ B24P60 + B12P72
= 1 (0.3) + 0.193(0.01) + 0.091(0.01) + 0.061(0.01) + 0.0303(0.03) +
0.0201(0.03) + 0.01(0.10)
= 0.306
Bke-96 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72+P84+P96) + B84P12 + B72P24 + B60P36 +
B48P48 + B36P60 + B24P72 + B12P84
= 1(0.45) + 0.306(0.01) + 0.193(0.01) + 0.091(0.01) + 0.061(0.03) +
0.0303(0.03) + 0.0201(0.10) + 0.01(0.11)
= 0.459
Bke-108 = M (P12+P24+P24+P36+P48+P60+P72+P84+P96+P108) + B96P12 + B84P24
+ B72P36 + B60P48 + B48P60 + B36P72 + B24P84 + B12P96
= 1(0.65) + 0.459(0.01) + 0.306(0.010 + 0.193(0.01) + 0.091(0.03) +
0.061(0.03) + 0.0303(0.10) + 0.0201(0.11) + 0.01(0.15)
= 0.671

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Bke-120 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72+P84+P96+P108+P120) + B108P12 +


B96P24 + B84P36 + B72P48 + B60P60 + B48P72 + B36P84 + B24P96 +
B12P108
= 1(1.00) + 0.671(0.01) + 0.459(0.01) + 0.306(0.01) + 0.193(0.03) +
0.091(0.03) +

0.061(0.10) + 0.0303(0.11) + 0.0201(0.15) +

0.01(0.20)
= 1.037
b. Biaya alternatif Preventive Maintenance
Tabel 4.27 Biaya alternatif Preventive Maitenance Drum Unit
(1)
Jumlah
bulan
diantara
preventive
service
(j)

(2)
Jumlah
kerusakan
dalam j
bulan
(Bj)

(3)
Biaya
perbulan
untuk
memperbaiki
kerusakan
(CR.Bj)/j

(4)
Biaya
perbulam
untuk
preventive
service setiap
j bulan

(5)
Biaya total
perbulan dari
preventive
maintenance &
perbaikan(3+4)
TC

(CP.M)/j
12

0.01

$ 15.109

$ 503.656

$ 518.765

24

0.0201

$ 15.185

$ 251.828

$ 267.013

36

0.0303

$ 15.261

$ 167.885

$ 183.146

48

0.061

$ 23.042

$ 125.914

$ 148.956

60

0.091

$ 27.499

$ 100.731

$ 128.23

72

0.193

$ 48.603

$ 83.943

$ 132.546

84

0.306

$ 66.051

$ 71.951

$ 138.002

96

0.459

$ 86.692

$ 62.957

$ 149.649

108

0.671

$ 112.651

$ 55.962

$ 168.613

120

1.037

$ 156.687

$ 50.366

$ 207.053

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Terlihat jika memakai Preventive Maintenance setiap 60 bulan akan


menghasilkan biaya rata-rata yang paling murah sebesar $ 128.23. Harga ini
lebih murah dari biaya total tanpa menggunakan Preventive Maintenance
(PM) sebesar : $ 184.264 - $ 128.23 = $ 56.034
Kebijakan ini akan mengurangi biaya sebesar 30% dibawah biaya
perbaikan mesin bila terjadi kerusakan. Dan grafik yang menunjukkan
hubungan biaya perawatan vs waktu dari Drum Unit antara yang
menggunakan Maintenance dengan yang tidak menggunakan Maintenance
(Breakdown Maintenance) dapat dilihat pada lampiran 20.

4.6.2 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Telescopic Mast


PT. INALUM memiliki 1 Telescopic Mast, dimana biaya yang
dikeluarkan oleh perusahaan untuk servis rutin (CP) adalah $ 11600.21 dan
biaya rata-rata perbaikan setelah rusak (CR) adalah $ 34800.63, maka
probabilitas kerusakan dan biaya alternative Preventive Maintenance pada
Telescopic Mast adalah :
a. Probabilitas Kerusakan Telescopic Mast
Tabel 4.28 Probabilitas Kerusakan pada Telescopic Mast dalam bulan.
Bulan setelah servis
yang terjadi kerusakan
(i)
36
72
108
144
180
TOTAL

Probabilitas kerusakan
yang akan terjadi
(Pi)
0.05
0.10
0.15
0.30
0.40
1.00

(Pi x i)
1.80
7.20
16.20
43.20
72.00
140.40

Total mean diantara kerusakan (MTBF) = Pi x i = 140.40 bulan

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

TC (tanpa Preventive Maintenance) =

Dimana : TC

CR.M
MTBF

.lit 1.

= Biaya Total (Total Cost) tanpa Preventive Maintenace

CR

= Biaya perbaikan setelah rusak

= Jumlah mesin

MTBF = Total mean diantara kerusakan

$34800.63 x1
140.40bulan

TC =

TC = $ 247.868 / bulan
Jadi besar biaya tanpa menggunakan sistem Preventive Maintenance per
bulan adalah $ 247.868.
Selanjutnya perhitungan dibawah ini menunjukkan harga Bj yang
merupakan jumlah kerusakan diantara servis rutin pada bulan ke-j, sebagai
berikut :
Bke-36

= M.P36
= 1 (0.05)
= 0.05

Bke-72

= M (P36+P72) + B36.P36
= 1 (0.15) + 0.05(0.05)
= 0.1525

Bke-108

= M (P36+P72+P108) + B72P36 + B36P72


= 1 (0.30) + 0.1525(0.05) + 0.05(0.10)
= 0.313

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Bke-144

= M (P36+P72+P108+P144) + B108P36 + B72P72 + B36P108


= 1 (0.60) + 0.313(0.05) + 0.1525(0.10) + 0.05(0.15)
= 0.638

Bke-180

= M (P36+P72+P108+P144+P180) + B144P36 + B108P72 + B72P108 +


B36P144
= 1 (1,00) + 0.638(0.05) + 0.313(0.10) + 0.1525(0.15) + 0.05(0.30)
= 0.101

b. Biaya alternatif Preventive Maintenance


Tabel 4.29 Biaya alternatif Preventive Maitenance Telescopic Mast
(1)
Jumlah
bulan
diantara
preventive
service
(j)

(2)
Jumlah
kerusakan
dalam j
bulan
(Bj)

(3)
Biaya
perbulan
untuk
memperbaiki
kerusakan
(CR.Bj)/j

(4)
Biaya
perbulam
untuk
preventive
service setiap
j bulan

(5)
Biaya total
perbulan dari
preventive
maintenance &
perbaikan(3+4)
TC

(CP.M)/j
36

0.05

$ 48.334

$ 322.228

$ 370.562

72

0.1525

$ 73.709

$ 161.114

$ 234.823

108

0.313

$ 100.857

$ 107.409

$ 208.266

144

0.638

$ 154.186

$ 80.557

$ 234.743

180

1.101

$ 212.864

$ 64.446

$ 277.31

Terlihat jika memakai Preventive Maintenance setiap 108 bulan akan


menghasilkan biaya rata-rata yang paling murah sebesar $ 208.266. Harga ini
lebih murah dari biaya total tanpa menggunakan Preventive Maintenance
(PM) sebesar : $ 247.868 - $ 208.266 = $ 39.602
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Kebijakan ini akan mengurangi biaya sebesar 16% dibawah biaya


perbaikan mesin bila terjadi kerusakan. Dan grafik yang menunjukkan
hubungan biaya perawatan vs waktu dari Telescopic Mast antara yang
menggunakan Maintenance dengan yang tidak menggunakan Maintenance
(Breakdown Maintenance) dapat dilihat pada lampiran 21.

4.6.3 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Anode Tong


PT. INALUM memiliki 1 Anode Tong, dimana biaya yang dikeluarkan
oleh perusahaan untuk servis rutin (CP) adalah $ 10034.17 dan biaya rata-rata
perbaikan setelah rusak (CR) adalah $ 30102.51, maka probabilitas kerusakan
dan biaya alternative Preventive Maintenance pada Anode Tong adalah :
a. Probabilitas Kerusakan Anode Tong
Tabel 4.30 Probabilitas Kerusakan pada Anode Tong dalam bulan.
Bulan setelah servis
yang terjadi kerusakan
(i)
12
24
36
48
60
72
84
96
108
120
TOTAL

Probabilitas kerusakan
yang akan terjadi
(Pi)
0.01
0.01
0.01
0.03
0.03
0.10
0.11
0.15
0.20
0.35
1.00

(Pi x i)
0.12
0.24
0.36
1.44
1.80
7.20
9.24
14.40
21.60
42.00
98.40

Total mean diantara kerusakan (MTBF) = Pi x i = 98.4 bulan

TC (tanpa Preventive Maintenance) =

CR.M
MTBF

lit 1.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Dimana : TC

= Biaya Total (Total Cost) tanpa Preventive Maintenance

CR

= Biaya perbaikan setelah rusak

= Jumlah mesin

MTBF = Total mean diantara kerusakan

TC =

$30102.51x1
98.4bulan

TC = $ 305.919 / bulan
Jadi besar biaya tanpa menggunakan sistem Preventive Maintenance per
bulan adalah $ 305.919.
Selanjutnya perhitungan dibawah ini menunjukkan harga Bj yang
merupakan jumlah kerusakan diantara servis rutin pada bulan ke-j , sebagai
berikut :
Bke-12 = M.P12
= 1 (0.01)
= 0.01
Bke-24 = M (P12+P24) + B12.P12
= 1 (0.02) + 0.01(0.01)
= 0.0201
Bke-36 = M (P12+P24+P36) + B24P12 + B12P24
= 1 (0.03) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.01)
= 0.0303
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Bke-48 = M (P12+P24+P36+P48) + B36P12 + B24P24 + B12P36


= 1 (0.06) + 0.0303(0.01) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.01)
= 0.061
Bke-60 = M (P12+P24+P36+P48+P60) + B48P12 + B36P24 + B24P36 + B12P48
= 1 (0.09) + 0.061(0.01) + 0.0303(0.01) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.03)
= 0.091
Bke-72 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72) + B60P12 + B48P24 + B36P36 + B24P48 +
B12P60
= 1 (0.19) + 0.091(0.01) + 0.061(0.01) + 0.0303(0.01) + 0.0201(0.03) +
0.01(0.03)
= 0.193

Bke-84 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72+P84) + B72P12 + B60P24 + B48P36 + B36P48


+ B24P60 + B12P72
= 1 (0.3) + 0.193(0.01) + 0.091(0.01) + 0.061(0.01) + 0.0303(0.03) +
0.0201(0.03) + 0.01(0.10)
= 0.306
Bke-96 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72+P84+P96) + B84P12 + B72P24 + B60P36 +
B48P48 + B36P60 + B24P72 + B12P84
= 1(0.45) + 0.306(0.01) + 0.193(0.01) + 0.091(0.01) + 0.061(0.03) +
0.0303(0.03) + 0.0201(0.10) + 0.01(0.11)
= 0.459
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Bke-108 = M (P12+P24+P24+P36+P48+P60+P72+P84+P96+P108) + B96P12 + B84P24


+ B72P36 + B60P48 + B48P60 + B36P72 + B24P84 + B12P96
= 1(0.65) + 0.459(0.01) + 0.306(0.010 + 0.193(0.01) + 0.091(0.03) +
0.061(0.03) + 0.0303(0.10) + 0.0201(0.11) + 0.01(0.15)
= 0.671
Bke-120 = M (P12+P24+P36+P48+P60+P72+P84+P96+P108+P120) + B108P12 +
B96P24 + B84P36 + B72P48 + B60P60 + B48P72 + B36P84 + B24P96 +
B12P108
= 1(1.00) + 0.671(0.01) + 0.459(0.01) + 0.306(0.01) + 0.193(0.03) +
0.091(0.03) +

0.061(0.10) + 0.0303(0.11) + 0.0201(0.15) +

0.01(0.20)
= 1.037

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

b. Biaya alternatif Preventive Maintenance


Tabel 4.31 Biaya alternatif Preventive Maitenance Anode Tong
(1)
Jumlah
bulan
diantara
preventive
service
(j)

(2)
Jumlah
kerusakan
dalam j
bulan
(Bj)

(3)
Biaya
perbulan
untuk
memperbaiki
kerusakan
(CR.Bj)/j

(4)
Biaya
perbulam
untuk
preventive
service setiap
j bulan

(5)
Biaya total
perbulan dari
preventive
maintenance &
perbaikan(3+4)
TC

(CP.M)/j
12

0.01

$ 25.085

$ 836.181

$ 861.266

24

0.0201

$ 25.211

$ 418.090

$ 443.301

36

0.0303

$ 25.336

$ 278.727

$ 304.063

48

0.061

$ 38.255

$ 209.045

$ 247.3

60

0.091

$ 45.655

$ 167.236

$ 212.891

72

0.193

$ 80.691

$ 139.363

$ 220.054

84

0.306

$ 109.659

$ 119.454

$ 229.113

96

0.459

$ 143.928

$ 104.523

$ 248.451

108

0.671

$ 187.026

$ 92.909

$ 279.935

120

1.037

$ 260.136

$ 83.618

$ 343.754

Terlihat jika memakai Preventive Maintenance setiap 60 bulan akan


menghasilkan biaya rata-rata yang paling murah sebesar $ 212.891. Harga ini
lebih murah dari biaya total tanpa menggunakan Preventive Maintenance
(PM) sebesar : $ 305.919 - $ 212.891 = $ 93.028
Kebijakan ini akan mengurangi biaya sebesar 30% dibawah biaya
perbaikan mesin bila terjadi kerusakan. Dan grafik yang menunjukkan
hubungan biaya perawatan vs waktu dari Anode Tong antara yang
menggunakan Maintenance dengan yang tidak menggunakan Maintenance
(Breakdown Maintenance) dapat dilihat pada lampiran 22.
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

4.6.4 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Lock Device


PT. INALUM memiliki 1 Lock Device, dimana biaya yang dikeluarkan
oleh perusahaan untuk servis rutin (CP) adalah $ 3225.61 dan biaya rata-rata
perbaikan setelah rusak (CR) adalah $ 9676.83, maka probabilitas kerusakan
dan biaya alternative Preventive Maintenance pada Lock Device adalah :
a. Probabilitas Kerusakan Lock Device
Tabel 4.32 Probabilitas Kerusakan pada Lock Device dalam bulan.
Bulan setelah servis
yang terjadi kerusakan
(i)
2
4
6
8
10
12
TOTAL

Probabilitas kerusakan
yang akan terjadi
(Pi)
0.01
0.01
0.03
0.20
0.30
0.45
1.00

(Pi x i)
0.02
0.04
0.18
1.60
3.00
5.40
10.24

Total mean diantara kerusakan (MTBF) = Pi x i = 10.24 bulan

TC (tanpa Preventive Maintenance) =

Dimana : TC

CR.M
MTBF

lit 1.

= Biaya Total (Total Cost) tanpa Preventive Maintenace

CR

= Biaya perbaikan setelah rusak

= Jumlah mesin

MTBF = Total mean diantara kerusakan

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

TC =

$9676.83 x1
10.24bulan

TC = $ 945.003 / bulan
Jadi besar biaya tanpa menggunakan sistem Preventive Maintenance per
bulan adalah $ 945.003.
Selanjutnya perhitungan dibawah ini menunjukkan harga Bj yang
merupakan jumlah kerusakan diantara servis rutin pada bulan ke-j, sebagai
berikut :
Bke-2 = M.P2
= 1 (0.01)
= 0.01
Bke-4 = M (P2+P4) + B2.P2
= 1 (0.02) + 0.01(0.01)
= 0.0201
Bke-6 = M (P2+P4+P6) + B4P2 + B2P4
= 1 (0.05) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.01)
= 0.503
Bke-8 = M (P2+P4+P6+P8) + B6P2 + B4P4 + B2P6
= 1 (0.25) + 0.0503(0.01) + 0.0201(0.01) + 0.01(0.03)
= 0.251
Bke-10 = M (P2+P4+P6+P8+P10) + B8P2 + B6P4 + B4P6 + B2P8
= 1 (0.55) + 0.251(0.01) + 0.0503(0.01) + 0.0201(0.03) + 0.01(0.20)
= 0.556
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Bke-12 = M (P2+P4+P6+P8+P10+P12) + B10P2 + B8P4 + B6P6 + B4P8 + B2P10


= 1 (1.00) + 0.556(0.01) + 0.251(0.01) + 0.0503(0.03) + 0.0201(0.20) +
0.01(0.30)
= 1.017
b. Biaya alternatif Preventive Maintenance
Tabel 4.33 Biaya alternatif Preventive Maitenance Lock Device
(1)
Jumlah
bulan
diantara
preventive
service
(j)

(2)
Jumlah
kerusakan
dalam j
bulan
(Bj)

(3)
Biaya
perbulan
untuk
memperbaiki
kerusakan
(CR.Bj)/j

(4)
Biaya
perbulam
untuk
preventive
service setiap
j bulan

(5)
Biaya total
perbulan dari
preventive
maintenance &
perbaikan(3+4)
TC

(CP.M)/j
2

0.01

$ 48.384

$ 1612.805

$ 1661.189

0.0201

$ 48.626

$ 806.403

$ 855.029

0.0503

$ 81.124

$ 537.602

$ 618.726

0.251

$ 303.611

$ 403.201

$ 706.812

10

0.556

$ 538.032

$ 322.561

$ 860.593

12

1.107

$ 892.688

$ 268.801

$ 1161.489

Terlihat jika memakai Preventive Maintenance setiap 6 bulan akan


menghasilkan biaya rata-rata yang paling murah sebesar $ 618.726. Harga ini
lebih murah dari biaya total tanpa menggunakan Preventive Maintenance
(PM) sebesar : $ 945.003 - $ 618.726 = $ 326.277
Kebijakan ini akan mengurangi biaya sebesar 35% dibawah biaya
perbaikan mesin bila terjadi kerusakan. Dan grafik yang menunjukkan
hubungan biaya perawatan vs waktu dari Lock Device antara yang
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

menggunakan Maintenance dengan yang tidak menggunakan Maintenance


(Breakdown Maintenance) dapat dilihat pada lampiran 23.
4.6.5 Evaluasi Biaya Preventive Maintenance Wire Rope
PT. INALUM memiliki 2 Wire Rope, dimana biaya yang dikeluarkan oleh
perusahaan untuk servis rutin (CP) adalah $ 4125.35 dan biaya rata-rata
perbaikan setelah rusak (CR) adalah $ 12376.05, maka probabilitas kerusakan
dan biaya alternative Preventive Maintenance pada Wire Rope adalah :
a. Probabilitas Kerusakan Wire Rope
Tabel 4.34 Probabilitas Kerusakan pada Wire Rope dalam bulan.
Bulan setelah servis
yang terjadi kerusakan
(i)
2
4
6
8
10
12
14
16
TOTAL

Probabilitas kerusakan
yang akan terjadi
(Pi)
0.01
0.01
0.03
0.05
0.10
0.12
0.30
0.38
1.00

(Pi x i)
0.02
0.04
0.18
0.40
1.00
1.44
4.20
6.08
13.36

Total mean diantara kerusakan (MTBF) = Pi x i = 13.36 bulan

TC (tanpa Preventive Maintenance) =

Dimana : TC

CR.M
MTBF

.lit 1.

= Biaya Total (Total Cost) tanpa Preventive Maintenace

CR

= Biaya perbaikan setelah rusak

= Jumlah mesin

MTBF = Total mean diantara kerusakan


Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

TC =

$12376.05 x 2
13.36bulan

TC = $ 1852.702 / bulan
Jadi besar biaya tanpa menggunakan sistem Preventive Maintenance per
bulan adalah $ 1852.702.
Selanjutnya perhitungan dibawah ini menunjukkan harga Bj yang
merupakan jumlah kerusakan diantara servis rutin pada bulan ke-j, sebagai
berikut :

Bke-2 = M.P2
= 2 (0.01)
= 0.02
Bke-4 = M (P2+P4) + B2.P2
= 2 (0.02) + 0.02(0.01)
= 0.0402
Bke-6 = M (P2+P4+P6) + B4P2 + B2P4
= 2 (0.05) + 0.0402(0.01) + 0.02(0.01)
= 0.101
Bke-8 = M (P2+P4+P6+P8) + B6P2 + B4P4 + B2P6
= 2 (0.1) + 0.101(0.01) + 0.0402(0.01) + 0.02(0.03)
= 0.202
Bke-10 = M (P2+P4+P6+P8+P10) + B8P2 + B6P4 + B4P6 + B2P8
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

= 2 (0.2) + 0.202(0.01) + 0.101(0.01) + 0.0402(0.03) + 0.02(0.05)


= 0.405
Bke-12 = M (P2+P4+P6+P8+P10+P12) + B10P2 + B8P4 + B6P6 + B4P8 + B2P10
= 2 (0.32) + 0.405(0.01) + 0.202(0.01) + 0.101(0.03) + 0.0402(0.05) +
0.02(0.10)
= 0.653
Bke-14 = M (P2+P4+P6+P8+P10+P12+P14) + B12P2 + B10P4 + B8P6 + B6P8 + B4P10
+ B2P12
= 2 (0.62) + 0.653(0.01) + 0.405(0.01) + 0.202(0.03) + 0.101(0.05) +
0.0402(0.10) + 0.02(0.12)
= 1.268
Bke-16 = M (P2+P4+P6+P8+P10+P12+P14+P16) + B14P2 + B12P4 + B10P6 + B8P8 +
B6P10 + B4P12 +B2P14
= 2 (1.00) + 1.268(0.01) + 0.653(0.01) + 0.405(0.03) + 0.202(0.05) +
0.101(0.10) + 0.0402(0.12) + 0.02(0.30)
= 2.062

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

b. Biaya alternatif Preventive Maintenance


Tabel 4.35 Biaya alternatif Preventive Maitenance Wire Rope
(1)
Jumlah
bulan
diantara
preventive
service
(j)

(2)
Jumlah
kerusakan
dalam j
bulan
(Bj)

(3)
Biaya
perbulan
untuk
memperbaiki
kerusakan
(CR.Bj)/j

(4)
Biaya
perbulam
untuk
preventive
service setiap j
bulan

(5)
Biaya total
perbulan dari
preventive
maintenance &
perbaikan(3+4)
TC

$ 4249.111

0.02

$ 123.761

(CP.M)/j
$ 4125.35

0.0402

$ 124.379

$ 2062.675

$ 2187.054

0.101

$ 208.330

$ 1375.117

$ 1583.447

0.202

$ 312.495

$ 1031.338

$ 1343.833

10

0.405

$ 501.230

$ 825.07

$ 1326.3

12

0.653

$ 673.463

$ 687.558

$ 1361.021

14

1.268

$ 1120.917

$ 589.336

$ 1710.253

16

2.062

$ 1594.963

$ 515.669

$ 2110.632

Terlihat jika memakai Preventive Maintenance setiap 10 bulan akan


menghasilkan biaya rata-rata yang paling murah sebesar $ 1326.3. Harga ini
lebih murah dari biaya total tanpa menggunakan Preventive Maintenance
(PM) sebesar : $ 1852.702 - $ 1326.3 = $ 526.402
Kebijakan ini akan mengurangi biaya sebesar 28% dibawah biaya
perbaikan mesin bila terjadi kerusakan. Dan grafik yang menunjukkan
hubungan biaya perawatan vs waktu dari Wire Rope antara yang
menggunakan Maintenance dengan yang tidak menggunakan Maintenance
(Breakdown Maintenance) dapat dilihat pada lampiran 24.
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan evaluasi dan hubungan biaya Preventive Maintenance, maka
kesimpulan yang dapat diperoleh adalah :
1. Hubungan Man Power, Man Hour, Material, Tool, dan Consumable adalah
berbanding lurus dengan biaya. Semakin banyak/besar tingkat kesulitan dari
pekerjaan Preventive Maintenance maka semakain besar biaya yang harus
dikeluarkan oleh perusahaan untuk Man Power dan Man Hour, serta semakin
banyak/besar Tool, Material, dan Consumable yang dipakai, maka semakin
besar juga biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.
2. Pemakaian sistem Preventive Maintenance pada suatu perusahaan akan lebih
menguntungkan daripada menggunakan sistem Breakdown Maintenance. Hal
ini dapat dilihat dari hasil perhitungan sebagai berikut :
a. Waktu mean diantara kerusakan (MTBF) untuk tiap-tiap unit adalah :
a) Drum Unit

: 98.40 bulan

b) Telescopic Mast

: 140.40 bulan

c) Anode Tong

: 98.40 bulan

d) Lock Device

: 10.24 bulan

e) Wire Rope

: 13.36 bulan

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

b. Biaya Total tanpa Preventive Miantenance adalah :


a) Drum Unit

: $ 184.264

b) Telescopic Mast

:$

c) Anode Tong

: $ 305.919

d) Lock Device

: $ 945.003

e) Wire Rope

: $ 1852.702

247.868

c. Bila perusahaan memakai sistem Preventive Maintenance, maka akan


menghasilkan biaya total perbulan yang paling murah pada tiap unit
sebesar :
a) Drum Unit

: $ 128.23

b) Telescopis Mast

: $ 208.266

c) Anode Tong

: $ 212.891

d) Lock Device

: $ 618.726

e) Wire Rope

: $ 1326.3

d. Bila perusahaan memakai sistem Preventive Maintenance, maka


peruisahaan akan menghasilkan penghematan biaya untuk setiap unit
sebesar :
a) Drum Unit

: $ 184.264 - $ 128.23

: $ 56.034 (30%).

b) Telescopic Mast

: $ 247.868 - $ 208.266 : $

c) Anode Tong

: $ 305.919 - $ 212.891 : $ 93.028 (30%).

d) Lock Device

: $ 945.003 - $ 618.726 : $ 326.277 (35%).

e) Wire Ropr

: $1852.702 - $ 1326.3

39.602 (16%).

: $ 526.402 (28%).

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

3. Kebijakan perusahaan dengan memakai sistem Preventive Maintenance pada


bagian hoisting system (Drum Unit, Telescopic Mast, Anode Tong, Lock
Device, dan Wire Rope) akan mengurangi biaya rata-rata sebesar 28 %
dibawah biaya perbaikan unit bila rusak.
4. Setiap unit dalam Hoisting System yang memakai sistem Preventive
Maintenance ternyata mendapatkan biaya termurah pada periode tertentu,
yaitu :
a. Drum Unit mendapatkan biaya termurah setiap 60 bulan sekali.
b. Telescopic Mast mendapatkan biaya termurah setiap 108 bulan sekali.
c. Anode Tong mendapatkan biaya termurah setiap 60 bulan sekali.
d. Lock Device mendapatkan biaya termurah setiap 6 bulan sekali.
e. Wire Rope mendapatkan biaya termurah setiap 10 bulan sekali.
5.2 Saran
1. Perusahaan dalam melakukan pemeliharaan pabrik sebaiknya menggunakan
sistem Preventive Maintenance secara menyeluruh untuk semua equipmentequipment yang ada, daripada menggunakan sistem Breakdown Maintenance
karena

biaya

perawatannya

lebih

murah

dan

kerusakan

dapat

diperkirakan/diramalkan.
2. Dalam pekerjaan perawatan (Maintenance), agar dapat berjalan dengan baik
gunakanlah tool, Consumable, Material, Man Power, Man Hour dengan
efektif dan efisien agar biayanya dapat diminimalkan.
3. Perusahaan sebaiknya lebih meningkatkan sistem pemesanan maupun
penyediaan barang secara lebih akurat untuk setiap pekerjaan Man Power,
Man Hour, Tool, Material, dan Consumable.
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

4. Perusahaan Sebaiknya lebih meningkatkan standart prosedur kerja yang lebih


baik guna keselamatan dalam setiap pekerjaan perawatan.

DAFTAR PUSTAKA

1. Alfian Hamsi, Laporan Pembuatan Buku Ajaran Pemeliharaan Pabrik


untuk Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Sumatera Utara,
Medan, 2001.
2. Hunt, John W, Managing People at Work, London, 1986.
3. Handoko, Hani, Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi, BPFE,
Yogyakarta, 1991.
4. Hartomo, Anton. J, Lekuk Liku-liku Pelumas, Edisi ke-1, Yogyakarta, 1991.
5. Marwan dan Awig Dwi SulistyoBudi, Pengolahan Karyawan, BPFE,
Yogyakarta, 1986.
6. Muin Syamsir. A, Pesawat Pengangkat, P.T Raya Grafindo Persada, Jakarta,
1995.
7. Rudenko, N, Mesin Pemindah Bahan, Erlangga, Jakarta, 1992.
8. Setiawan,

F.D, Perawatan Mekanikal Mesin Produksi, Maximus,

Yogyakarta, 2008.
9. Silalahi, Bennet N.B, Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, ,
Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta, 1985.
10. United Ropework, Wire Rope, Roterdam, Holland, 1995.

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

LAMPIRAN

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Diagram Perencanaan Perawatan


Long term
Maint. Plan

Production
Plan

Maintenance Policy
Standard of
Periodical
maintenance (Work
Interval)
Standard for
Inventory Spareparts & Material
Standard for
Maintenance tools

Annual Maintenance Plan


Spare-parts & Material
Spare-parts : Package & Single
Material
: Gas, steel, Tools,
GPG, Lubricant
Repair & Maintenance Work
Mechanical & civil
Pot Reconstruction
Dispatch Engineer
Renewal & Recondition
Local Product Tes

Annual Mng. Plan

Execution List of
Maintenance Plan
Inventory Level
(Present Stock &
On Order)
Data of
Maintenance
Work

Maintenance Plan (Draft)

Revise

Check

Checked
by User

Maintenance Plan (Final)

Proposal of Budget
Revise

Check

Checked &
Approved by SPA

Maintenace Plan (Approved)

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

S/P Purch.
Plan

S/P Manuf
Plan

Mat. Purch.
Plan

Maint.
Work Plan

Renew &
Recon.

Local
Prod. Test

Sumber : PT. INALUM

PM Job - PM Jobs with Tasks

Tabel 3.2 Pekerjaan Preventive Maintenance Pada ABC

No

PM Job Title

Ovh Drum unit

Ovh Telescopic
Mast

3
4
5
6
7
8
9

Ovh Lock
Device for
Anode Tong
Ovh Anode
Tong
Rpc. Wire
Rope AH
Insp. Work for
ABC
Insp. Work for
ABC
Insp. Work for
ABC
Insp. Work for
ABC

Task Title
Ovh Drum
Unit
Ovh
Telescopic
Mast
Ovh Lock
Device for
Anode Tong
Ovh Anode
Tong
Rpc Wire
Rope

Estimated Estimated
Duration
Cost
48.00
6 hr
USD

Interval

Number of
People

Time per
Person

120
month

6 hr

6 hr

50.00
USD

180
month

6 hr

6 hr

49.00
USD

12
month

6 hr

49.00
USD
72.00
USD
12.00
USD
72.00
USD
72.00
USD
144.00
USD

120
month
16
month

6 hr

6 hr

1 week

4 hr

1 month

4 hr

3 month

6 hr

1 year

6.5 hr

6 hr
6 hr

WI of ABC

4 hr

MI of ABC

4 hr

3 MI of ABC

7 hr

YI of ABC

14 hr

sumber: PT. INALUM

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

INSPEC.R
EC

SUMITOMO'S
MANUAL

MANUAL

MAINTENANC

(HAND'S

- 3 Wire
Putus /
Straind
Pada
panjang
Satu Lay
Wire
Rope.

RIGING

- 10 % Jumlah
Wire Pada
Panjang Satu

BOOK)

- 3 Wire Putus /
Straind Pada
panjang

PERME
N/05/198
5

- 20 % Jumlah
Wire yang Putus
Pada

Panjang 50 Cm
Lay Wire Rope
Wire yang
dipergunakan di
ABC & STC
6 x 29 (Fi) yang
Berarti Jumlah
Wire
adalah 174Wire
jika 10 % nya
berarti
17,4 Wire Putus.
Pada Panjang
Satu Lay

Satu Lay Wire


Rope.
-7 Wire Putus
Random Pada
Panjang
Satu Lay.

Wire yang
dipergunakan di
ABC & STC
6 x 29 (Fi) yang
Berarti Jumlah
Wire
adalah 174 Wire
jika 20 % nya
berarti,
34,8 Wire Putus.
Pada Panjang
50 Cm
Atau 34.8/3 straind

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

untuk wire rope


Anode
Tong ABC (1 l
wire) & 34-8/5
straind untuk
wire rope anode
tong STC ( 7
Wire)

Standart penggantian Wire Rope yang putus

Note : - Panjang Satu Lay Wire Rope Adalah Satu Putaran Straind Mengelilingi
Sumbu ( Inti Wire Rope )
- Panjang 50 Cm Adalah Setara Dengan 3 Straind Untuk Wire Rope Dia.
25 mm, 6 x 29 (Fi)
dan Setara dengan 5 Straind Untuk Wire Rope Dia. 16 mm, 6 x 29 (Fi)
sumber

: PT. INALUM

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

PANDUAN PENGGANTIAN WIRE ROPE


2. Specifikasi Wire Rope
1)

7 x 7 + 6 Fi (29) IWRC 16 Regular Z Lay (Wire Rope)

2)

7 x 7 + 6 Fi (29) IWRC 25 Regular Z Lay & Regular S-Lay with end

socket (Wire rope di ABC)


2. Arti dari Specifikasi Wire rope
1) 7 x 7 + 6 Fi (29) IWRC 25 Regular Z Lay
Panjang dari setiap straind
yang telah sempurna membentuk 1 putaran penuh
membungkus inti (axis).
Jenis pilinan kanan (Z)
Jenis pilinan kiri (S)
Arah dari pilinan wire sejajar sumbu
(inti) jika Lang maksudnya pilinan
wire search jalinan Straind.
Diameter Wire rope
Independent wire rope core (Jenis type inti)
Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Jumlah wire dalam 1 straind


Filler ( J1h Kawat Pengisi di dalam 1 Straind).
Jumlah Straind wire rope
Jumlah wire dalam 1 Straind yang terdapat dalam inti (core)
Jumlah Straind yang terdapat dalam inti (core)

2) Sama hal untuk wire rope ABC

Wire
Straind
Wire di dalam inti

Core (inti)

Straind di dalam inti

sumber

: PT. INALUM

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM


** APPLICATION PART LIST **
Sub Group

Anode Baking Crame (AB/TC)

Work Name

Telescopic Mast B/H


Tag
350000000
Sign
ABC-301
180
2
Interval
(Month)

Tag Code
Item No.
No

Name of Part

Soecification

GUIDE
ROLLER

BEARING

S45C 98X100 DN.AE3254H


IN.7 SUMITOMO
OILLESS BUSH
F35 X 45 X 40 : 55 X 5

DISK

SHAFT

ANTIROTATING

Approved (M)
Checked
(DM/AM)
Prepared (GF/F)
Date
Price ($)

Unit

$ 422. 58

26
PC

$ 106. 46

43
PC

SK-5M 100 X 51 X 6

$ 72. 1

72
PC

S45C 35 X 132L TEMPERING


OJENCHING HS 33~38

$ 143. 12

24
PC

MU TR 310 MTN

$ 116. 34

6 PC

ROLLER
Total

171

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM


** APPLICATION PART LIST **
Sub Group

Anode Baking Crame (AB/TC)

Work Name

Drum Unit
Tag
350000000
Sign
ABC-301
120
1
Interval
(Month)

Tag Code
Item No.
No
1
2
3
4
5

Name of Part

Soecification

Prepared (GF/F)
Date
Price ($)

Unit

$ 1,037.
32

1 PC

$ 228. 14

1 PC

$ 378. 15

8 PC

50 X 65 X 95 LBC-3

$ 306. 72

6 PC

50 X 60 X 100 LBC-3

$ 356. 75

6 PC

$ 172.
310

2 PC

OIL
AM 3940A, NOK
SEAL
BEARING FOR
23022B NTM WITH HOUSHING
DRUM
COMPRESSION
DIA 16X120X12,5 (M) : SUP9
SPRING
BUSH FOR
SHEAVE
GUIDE PIN
BUSH FOR
SHEAVE

Approved (M)
Checked
(DM/AM)

GUIDE PIN

BEARING

SL 04-5026

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Total

24

** APPLICATION PART LIST **


Sub Group

Anode Baking Crane

Work Name

Anode Tong ABC


Tag
350000000
Sign
ABC-301
120
3
Interval
(Month)

Tag Code
Item No.
No

Name of Part

Name Code

Approved (M)
Checked
(DM/AM)
Prepared (GF/F)
Date
Price ($)

1 BEARING, SLEEVE

109856

$ 20. 05

2
3
4
5
6

109859
109862
109865
109871
119250

$ 7. 28
$ 18. 76
$ 8. 24
$ 0. 38
$ 7. 58

119252

$ 6. 95

BEARING, SLEEVE
BEARING, SLEEVE
BEARING, SLEEVE
PIN, SPRING
BEARING, SLEEVE

7 BEARING, SLEEVE
BEARING, ROLLER,
8
TRACK ROLLER
9

CLAW-IN. 70 DWG NO.


AF4718H,

119635
902753

PLATE 2.5 100X225 SCM4 1

10 CAM
11 LEVER
12 CLAW
13 SHAFT (ROD)
14 SHAFT (ROD)

$ 83. 01

902754
902755
902756
902757
902758

Unit
2 PC
12
PC
2 PC
2 PC
1 PC
8 PC
24
PC
12
PC
2 PC

$ 243. 18
$ 889. 45
$ 289. 91
$ 230. 84
$ 1,150.
38
$ 535. 57

1 PC
1 PC
1 PC
1 PC
1 PC

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

15 SHAFT
PIN, GROOVED,
16 HEADLESS
17 RING, BEARING, INNER
18 RING, BEARING, INNER
19 SHAFT
20 PUSHER
21 SHAFT
22 RING STOP
23 SHAFT
24 SHAFT
25 PIN, STRAINGHT, HEADED

902759
902761
950337
950339
950343
950344
950345
950346
950347
950348
950349

$ 549. 49
$ 242. 29
$ 10. 21
$ 31. 44
$ 275. 92
$ 554. 62
$ 754. 6
$ 176. 67
$ 318. 66
$360
$ 253. 55

1 PC
12
PC
1 PC
8 PC
1 PC
1 PC
1 PC
2 PC
4 PC
4 PC
1 PC

PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM


** APPLICATION PART LIST **
Sub Group

Anode Baking Crane

Work Name

Anode Tong ABC


Tag
350000000
Sign
ABC-301
120
3
Interval
(Month)

Tag Code
Item No.
No

Name of Part

26 PIN, STRAINGHT, HEADED


27 PIN, STRAINGHT, HEADED
28 PLATE
Total

Approved (M)
Checked
(DM/AM)
Prepared (GF/F)
Date

Name Code

Price ($)

Unit

950350
950351
950353

$ 146. 48
$ 38. 95
$ 98. 79

2 PC
1 PC
4 PC
113

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM


** APPLICATION PART LIST **
Sub Group

Anode Baking Crane

Work Name

Lock Device for Anode Tong


Tag
350000000
Sign
ABC-301
4
Interval 12(Month)

Tag Code
Item No.

Approved (M)
Checked
(DM/AM)
Prepared (GF/F)
Date

No

Name of Part

Name Code

BEARING, SLEEVE
SPIKE
(HEX SPECIAL BOLTSET)
PLATE SPRING
RING, BEARING, INNER

109856

$ 20. 05

902751

$ 3. 04

902752
950337

$ 182. 36
$ 10. 21

2
3
4

Total

Price ($)

Unit
2 PC
56
PC
1 PC
1 PC
60

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM


** APPLICATION PART LIST **
Sub Group

Anode Baking Crame

Work Name

Wire Rope for ABC


Tag
350000000
Sign
ABC-301
180
5
Interval
(Month)

Tag Code
Item No.
No
1

Approved (M)
Checked
(DM/AM)
Prepared (GF/F)
Date

Name of Part

Soecification

Price ($)

Unit

WIRE ROPE

7X7+6XFi(29), B-GRADE O/SLAY


25x28MR, ONE END SOCK

$ 1,037. 3

1 PC

$ 1,018. 8

1 PC

WIRE ROPE

7X7+6XFi(29), B-TYPE
25x28M
O/Z-LAY ONE END SOCKET
Total

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Grafik Biaya Perawatan VS Waktu untuk Drum


Unit
25000
Tanpa PM
(Preventive
Maintenance)

Biaya Perawatan ($)

20000

15000

10000

5000
Dengan PM
(Preventive
Maintenance)

0
12

24

36

48

60

72

84

96

108 120

waktu (bulan)

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Grafik Biaya Perawatan VS Waktu untuk


Telescopic Mast
50000
Tanpa PM
(Preventive
Maintenance)

45000
40000

Biaya Perawatan ($)

35000
30000
25000
20000
15000
10000
Dengan PM
(Preventive
Maintenance)

5000
0
36

72

108 144 180


waktu (bulan)

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Grafik Biaya Perawatan VS Waktu untuk Anode


Tong

40000

Tanpa PM
(Preventive
Maintenance)

35000

Biaya Perawatan ($)

30000

25000

20000

15000

10000
Dengan PM
(Preventive
Maintenance)

5000

0
12

24

36

48

60

72

84

96

108 120

waktu (bulan)

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009

Grafik Biaya Perawatan VS Waktu untuk Lock


Device

12000

Tanpa PM
(Preventive
Maintenance)

Biaya Perawatan ($)

10000

8000

6000

4000

Dengan PM
(Preventive
Maintenance)

2000

0
2

10

12

waktu (bulan)

Eru Purnomo : Studi Preventive Maintenance Pada Sistem Angkat Dan Turun (Hoisting System) Anode Baking
Crane Di PT. Inalum Dengan Kapasitas Angkat 6,780 Ton Dan Tinggi Angkat 7,5 Meter, 2009.
USU Repository 2009