Anda di halaman 1dari 14

SENTRIFUGASI

Teknik yang penting dalam


biokimia
Digunakan untuk mempelajari sifat
fisik dari molekul
Memisahkan material

Sentrifugasi
dilakukan
dengan
cara
menempatkan partikel dan
medium
suspensinya
dalam
medan
gaya
sentrifugal, partikel akan
bermigrasi
lebih
cepat
kearah luar sumbu rotasi
Rotor : tempat menyimpan
tabung
yang
berisi

Hubungan kecepatan sedimentasi


dan gaya sentrifugal (G)
2
2
4

(
rpm
)
G w 2r
r
3600

W
r

=kecepatan sudut (rad/detik)


=jarak partikel dari sumbu rotasi
(cm)
rpm =kecepatan perputaran rotor
(putaran/menit).

Rumus Svedberg:
S
S
rp
p
m
f/fo

( 2 r ) 2( p m )
18 ( f / f o )
= kecepatan sedimentasi
= radius partikel
= rapat partikel (g.cm-3)
= rapat medium suspensi (g.cm-3)
= faktor gesekan.

Persamaan Svedberg untuk menentukan berat molekul

rts
M
D (1 v m )
M
R
T
S
v
m

= berat molekul
= konstanta gas
= temperatur absolut
= kecepatan sedimentasi
= volume spesifik partikel
= kerapatan medium suspensi.

Persamaan kesetimbangan sedimentasi, untuk menentukan BM

2 RTin (C 2 / C1 )
M 2
w (1 v )(d 22 d12 )
C1 dan C2
w

= konsentrasi makro molekul pada jarak d1 dan d2 dari sumbu rotor


= rotasi sudut

ROTOR
Rotor sentrifuga biasanya didesain
untuk tujuan preparatif atau analisis.
Ada tiga tipe utama rotor preparatif
a. Rotor sudut
b. Rotor kembang
c. Rotor zonal

Macam Macam Sentrifuga


1. Sentrifuga klinik
Kecepatan sampai 500 rpm = 3500
xg, bisa pakai rotor sudut atau rotor
kembang.
2. Sentrifuga dengan pendingin
Mempunyai kecepatan lebih tinggi
dan
dilengkapi
dengan
alat
pendingin. Biasanya mempunyai
beberapa macam rotor.

3. Ultrasentrifuga
Sentrifuga ini ada yang untuk preparatif
ataupun untuk analitik. Kecepatan
dapat mencapai 75.000 rpm atau
sekitar 500.000 xg. dilengkapi dengan
ruang dingin yang hampa udara.
Rotor biasanya terbuat dari titanium
dan untuk sentrifuga analitik dilengkapi
dengan system optik untuk mengukur
posisi batas solut selama sentrifugasi.

30.000 x g
supernate