Anda di halaman 1dari 20

http://dc354.4shared.com/doc/otYMLVEV/preview.

htmlPROPOSAL

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)


STIMULASI PERSEPSI UMUM(PERILAKU KEKERASAN)

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah


Keperawatan Jiwa 2

Pembimbing :
Bapak Amin Zakaria, S.Kep.Ners

Disusun Oleh :
Kelompok 8

1. Aliyatus Saadah
2. Erwin Puspita
3. Putri Gina
4. Zuriyatus Sofa

FAKULTAS ILMU KESEHATAN


PRODI S-1 KEPERAWATAN
UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ULUM
JOMBANG
2009

BAB I
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK KELOMPOK
STIMULASI PERSEPSI

1. PENGERTIAN

Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) stimulasi persepsi adalah terapii yang


menggunakan aktivitas sebagai stimulus dan terkait dengan pengalaman dan atau / kehidupan
untuk didiskusikan dalam kelompok. Hasill diskusi kelompok dapat berupa kesepakatn
persepsi atau alternatif penyelesaian masalah.

2. TUJUAN
Tujuan umum TAK stimulasi persepsi adalah klien mempunyai kemampuan untuk
menyelesaikan masalah yang di akibatkan oleh paparan stimulus kepadanya. Sementara,
tujuan khususnya :
1. Klien dapat memmpersiapkan stimuls yang di paparkan kepadanya dengan tepat
2. Klien dapat menyelesaikan masalah yan timbul ari stimulus yang di alami.

3. AKTIVITAS DAN INDIKASI


Aktivitas di bagi dalam empat bagian, yaitu mempersiapkan stimulus nyata sehari
hari, stimulus nyata dan respon yang di alami dalam kehidupan, serta stimulus nyata yang
mengakibatkan harga diri rendah.
Aktivitas mempersiapkan stimulus nyata sehari hari
1. Terapi aktivitas kelompok (TAK) stimulus persepsi : menonton televisi
2. Terapi aktivitas kelompok (TAK) stimulus persepsi : membaca majalah /koran
artikel
3. Terapi aktivitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi : melihat gambar klien yang
mempunyai indikasi TAK ini adalah klien perubahan sensoris yangmengikuti
TAK.

Aktivitas Mempersiapkan Stimulus Nyata dan Respons yang Di


Alami Dalam Kehidupan

Aktivitas ini khususnya untuk klien perilaku kekerasan.aktivitas ini di bagi dalam
beberapa sesii yang tak dapat di pisahkan, yaitu:
1. Terapi aktivitas kelompok stmulasi persepsi : mengenal
kekerasan yang biasa di lakukan (penyebab, tanda dan
gejala, perlaku kekerasan, akibat perilaku kekerasan).
2. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi; mencegah
perilaku kekerasan melalui kegiatan fisik.
3. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi:mencegah
perilaku kekerasan melalui interajsi sosial asertif.
4. Terapi aktivtaskelompok stimulasi persepsi;mencegah
perilaku kekerasan melalui kepatuhan minum obat.
5. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi, mencegah
perilaku kekerasan.
Klien yang mempunyai indikasi TAK ini adalah klien perilaku kekerasan melalui
kegiatan ibadah.

Aktivitas Mempersiapkan Stimulus Tidak Nyata dan Respons yang


Dii Alami Dalam Kehidupan

Aktivitas memmpersiapkan stimulus tidak nyata dan respons yang di alami dalam
kehidupan, khususnya untuk klien halusinasi, aktivitas di bagii dalam beberapa sesi yang
tidak dapat di pisahkan, yaitu :
1. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi : mengenal halusinasi.

2. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi : mengusir/menghardik halusinasi.


3. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi : mengobati halusinasii dengan melakukan
kegiatan.
4. Terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi : mengontrol halusinasi dengan patuh
minum obat
Klien yang mempunyai indikasi TAK ini adalah klien halusinasi.

Aktivitas Mempersiapkan Stimulus Nyata yang Menyebabkan Harga


Diri Rendah.

Aktifitas ini dibagi dalam beberapa sesi yang tidak dapat dipisahkan, yaitu :
1. Terapi Aktifitas kelompok Stimulus Persepsi : Mengidentifikasi aspek yang membuat
harga diri rendah dan aspek positif kemampuan yang dimilikii selama hidup (di rumah
dan di Rumah sakit).
2. Terapi aktifitas kelompok Stimullus Persepsi : Melatih kemampuan yang dapat digunakan
di rumah sakit dan di Rumah.
Klien yang mempunyai indikasi TAK ini adalah klien gengguan konsep diri : harga
diri rendah.

BAB II
TAK STIMULASI PERSEPSI UMUM

Sesi 1 : menonton televisi


Tujuan :
1. Klien mampu menyebutkan apa yang dilihat
2. Klien dapat memberikan pendapat terhadap acara TV yang ditonton
3. Klien dapat memberikan tanggapan terhadap pendapat klien lain
Setting :
1. Terapis dank lien duduk bersama setengah lingkaran menghadap TV
2. Ruangan nyaman dan tenang
Alat :
1. Televisi dan atau video player
2. Kaset video
3. Buku catatan dan pulpen
4. Jadwal kegiatan klien
Metode :
1. Dinamika kelompok
2. Diskusi dan Tanya jawab
Langkah kegiatan
1. Persiapan

1. Memilih dan membuat kontrak dengan klien sesuai dengan indikasi : klien perubahan
sensori persepsi dank lien menarik diri yang telah mengikuti TAKS
2. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Orientasi
1. Salam terapeutik
1. Salam dari terapis
2. Perkenalkan nama, dan panggilan terapis (pakai papan nama)
3. Menanyakan nama dan panggilan semua klien (beri papan nama)
2. Evaluasi / validasi
1. Menanyakan perasaan klien saat ini
2. Menanyakan masalah yang dirasakan
3. Kontrak
1. Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu menonton TV dan bercakap-cakap tentang TV yang
ditonton
2. Menjelaskan aturan main berikut

Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus meminta ijin kepada terapis

Lama kegiatan 45 menit

Klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai

3. Tahap kerja

1. Tentukan acara televisi yang menarik dan mudah dimengerti oleh klien
2. Beri kesempatan bagi klien untuk menonton acara TV selama 10 menit dan setelah itu TV
dimatikan
3. Tanyakan pendapat seorang klien mengenai acara TV yang telah ditonton
4. Tanyakan pendapat klien lain terhadap pendapat klien sebelumnya
5. Berikan pujian / penghargaan atas kemampuan klien member pendapat
6. Ulangi c,d, dan e sampai semua klien mendapat kesempatan
7. Beri kesimpulan tentang acara TV yang ditonton
4. Tahap terminasi
1. Evaluasi
1. Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
2. Terapis memberikan pujian atas keberhasilan kelompok
2. Tindak lanjut
1. Menganjurkan klien untuk melatih kemampuan mempersepsikan tayangan TV tertentu
dan mendiskusikannya pada orang lain.
2. Membuat jadwal nonton TV
3. Kontrak yang akan datang
1. Menyepakati kegiatan TAK yang akan datang
2. Menyepakati waktu dan tempat

Evaluasi dan dokumentasi


Evaluasi
Evaluasi dilakukan saat prosesTAK berlangsung, khususnya tahap kerja. Aspek yang dievaluasi
adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK. Untuk TAK stimulasi persepsi umum, sesi 1
kemampuan yang diharapkan adalah member pendapat tentang acara TV, member tanggapan
terhadap pendapat klien lain dan mengikuti kegiatan sampai selesai. Formulir evaluasi sebagai
berikut.

Sesi 1 : TAK
Stimulasi persepsi umum
Kemampuan persepsi: menonton TV

Nama Klien
No

Aspek yang dinilai

1.

Member pendapat tentang acara TV

2.

Memberi tanggapan terhadap pendapat


klien lain

3.

Mengikuti kegiatan sampai selesai

Petunjuk :
1. Dibawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK
2. Untuk tiap klien, semua aspek dinilai dengan memberi ( ) jika ditemukan pada klien atau
tanda ( ) jika ditemukan
Dokumentasi
Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien ketika TAK pada catatan proses keperawatan
tiap klien. Contoh catatan: klien mengikuti TAK stimulasi persepsi (TV), klien mampu dan benar
memberikan pandapat tentang acara TV, tetapi belum mau member tanggapan pada pendapat
klien lain. Anjurkan menonton TV bersama klien lain dan bercakap-cakap tentang acara TV (buat
jadwal).

SESI 2 : MEMBACA MAJALAH/KORAN/ARTIKEL

Tujuan
1. Klien dapat menyebutkan kembali isi bacaan.
2. Klien dapat memberikan pendapat terhadap isi bacaan.
3. Klien dapat memberikan tanggapan terhadap pendapat klien.

Setting
1. Terapis dank lien duduk bersama dalam lingkaran.
2. Ruangan nyaman dan tenang.

Alat
1. Majalah/Koran/artikel
2. Buku catatan dan pulpen
3. Jadwal kegiatan klien

Metode
1. Dinamika kelompok
2. Diskusi dan tanya jawab
Langkah kegiatan
1. Persiapan
a. Membuat kontrak dengan klien tentang tak
b. Mempersiapkan alat
2. Orientasi
a. Salam terapeutik
Salam dari terapis untk klien

b. Evaluasi/validasi
1) Menanyakan perasaan klien saat ini.
2) Menanyakan masalah yang dirasakan.
3) Menanyakan penerapan tak yang lalu.
c. Kontrak
1) Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu membaca majalah/koran/artikel.
2) Menjelaskan aturan main berikut.
Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus meminta izin kepada terapis.
Lama kegiatan 45 menit.
Setiap klien mengikuti kagiatan dari awal sampai selesai.
3. Tahap kerja
a. Tentukan bacaan yang akan dibaca.
b. Bacalah isi majalah/koran/artikelselama 10 menit (jika mungkin berikan foto kopi bacaan pada
klien)
c. Tanyakan pendapat seorang klien mengenai isi bacaan.
d. Tanyakan pendapat klien lain terhadap pendapat klien sebelumnya.
e. Berikan pujian/penghargaan atas kemampuan klien memberi pendapat.
f. Ulangi c, d,, dan e sampai semua klien mendapat kesempatan.
g. Beri kesimpulan tentang bacaan.

4. Tahap terminasi
a. Evaluasi
1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti tak.
2) Terapis memberikan pujian atas keberhasilan kelompok.
b. Tindak lanjut
1) Menganjurkan klien untuk melatih kemampuan membaca dan mendiskusikannya pada orang
lain.
2) Membuat jadwal membaca.
c. Kontrak yang akan datang
1) Menyepakati kegiatan tak yang akan datang .
2) Menyepakati waktu dan tempat.

Evaluasi dan Dokumentasi


Evaluasi
Evaluasi dilakukan saat proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap kerja. Aspek yang
dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK. Untuk TAK stimulasi persepsi
umum Sesi 2, kemampuan yang diharapkan adalah memberi pendapat tentang bacaan, memberi
tanggapan terhadap pendapat klien lain dan mengikuti kegiatan sampai selesai. Formulir evaluasi
sebagai berikut.

Sesi 2 : TAK
Stimulasi Persepsi Umum
Kemampuan persepsi : bacaan
No. Aspek yang dinilai Nama klien
1. Memberi pendapat tentang bacaan
2. Memberi tanggapan terhadap pendapat klien lain
3. Mengikuti kegiatan sampai selesai

Petunjuk :
1. Di bawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK.
2. Untuk tiap klien, semua aspek dinilai dengan jika ditemukan pada klien atau memberi tanda
jika tidak ditemukan.

Dokumentasi
Dokumentasikan kemampuan yang dinilai klien saat TAK pada catatan proses keperatawatan tiap
klien. Contoh catatan : Klien mengikuti TAK stimulasi persepsi (baca), klien mampu memberi
pendapat benar tentang bacaan dan memberi tanggapan terhadap pendapat klien lain serta
mengikuti sampai selesai, anjurkan klien membaca (buat jadwal).

SESI 3: MELIHAT GAMBAR


1. Tujuan :
1. Klien dapat menyebutkan nama gambar yang dilihat
2. Klien dapat memberikan tanggapan terhadap pendapat klien lain
2. Indikasi/aktifitas
3. Setting
1. Terapis dan klien duduk bersama dalam lingkaran
2. Ruangan nyaman dan tenang
4. Alat
1. Beberapa gambar
2. Buku catatan dan pulpen
3. Jadwal kegiatan klien
5. Metode
1. Dinamika kelompok
2. Diskusi dan Tanya jawab
6. Langkah kegiatan

1. Persiapan :
1. Membuat kontrak dengan klien tenteng TAK
2. Menyiapkan alat dan tempat bersama
2. Orientasi
1. Salam terapeutik
Salam dari terapis kepada klien
2. Evaluasi / validasi
1. Menanyakan perasaan klien saat ini
2. Menanyakan masalah yang dirasakan
3. Menanyakan penerapan TAK yang lalu
3. Kontrak
1. Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu melihat gambar
2. Menjelaskan aturan main berikut :

Jika ada klien yang ingin meninggalkan kelompok, harus meminta izin kepada terapis

Lama kegiatan 45 menit

Satiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir

3. Tahap kerja
1. Tentukan 1 atau 2 gambar yang umum dikenal orang

2. Tunjukkan gambar pada klien (jika besar dapat didepan saja, jika kecil diedarkan)
3. Tanyakan pendapat seorang klien mengenai gambar yang dilihat
4. Tanyakan pendapat klien lain terhadap pendapat klien sebelumnya
5. Berikan pujian / penghargaan atas kemampuan klien memberi pendapat
6. Ulangi c,d, dan e sampai semua klien mendapat kesempatan.
7. Beri kesimpulan pada tiap gambar yang dipaparkan
4. Tahap terminasi
1. Evaluasi
1. Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
2. Terapis memberikan pujian atas keberhasilan kelompok
2. Tindak lanjut
1. Menganjurkan klien melatih melihat gambar (di TV, Koran, majalah, album) dan
mendiskusikannya pada orang lain
2. Membuat jadwal melihat gambar
3. Kontrak yang akan datang
1. Menyepakati kegiatan TAK yang akan datang
2. Menyepakati waktu dan tempat
7. Evaluasi dan Dokumentasi
Evaluasi

Evaluasi dilakukan saat proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap kerja. Aspek yang
dievaluasi adalah kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK. Untuk TAK stimulasi
persepsi umum sesi 3 kemampuan yang diharapkan adalah member pendapat tentang
gambar, memberi tanggapan terhadap pendapat klien lain, dan mengikuti kegiatan sampai
selesai. Formulir evaluasi sebagai berikut :

Sesi 3 : TAK
Stimulasi persepsi umum
Kemampuan persepsi : melihat gambar

No.

Aspek yang dinilai

Nama klien

1.

Memberi pendapat tentang


gambar

2.

Memberi tanggapan terhadap


pendapat klien lain

3.

Mengikuti kegiatan sampai


selesai

Petunjuk :
1. Di bawah judul nama klien, tulis nama panggilan klien yang ikut TAK
2. Untuk tiap klien, semua aspek dinilai dengan memberi tanda jika ditemukan pada
klien atau jika tidak ditemukan

Dokumentasi
Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien saat TAK pada catatan proses
keperawatan tiap klien. Contoh catatan : klien mengikuti TAK stimulasi persepsi
atau melihat gambar, klien tidak mampu mempersepsikan dan memberi
tanggapan, namun mengikuti kegiatan sampai selesai. Anjurkan klien mengikuti
TAK stimulasi sensori.