Anda di halaman 1dari 28

PELATIHAN PELAKSANA

PEKERJAAN JEMBATAN
MODUL CEB 03

KESELAMATAN
DAN
KESEHATAN KERJA
KEM ENTERIAN

P E K E R J A A N

U M U M

BADAN PEMBINAAN KONSTRUKSI DAN SUMBER DAYA MANUSIA


B A L A I P E L A T I H A N K O N S T R U K S I W I L A Y A H III
Jalan Bhayangkara I No. 16, Telp. ( 0967 ) 523884, Fax. ( 0967 ) 523884 Jayapura
Balai Pelatihan Konstruksi Wilayah III

TUJUANNYA MODUL
PESERTA MEMILIKI PANDANGAN DAN
PENGERTIAN TTG KETENTUAN K3
KEWAJIBAN MELAKSANAKAN K3
MEMBERIKAN KEPASTIAN
PERLINDUNGAN KERJA
PENGUASAAN MATERI DIPERLUKAN
OLEH PEMBERI KERJA, PELAKSANA,
PEKERJA DAN PIHAK YANG
BERKEPENTINGAN

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

APA MAKSUD KITA


MELAKSANAKAN K3
AGAR PEKERJA DAN SETIAP ORANG YANG
BERADA DI TEMPAT KERJA BERADA
DALAM KEADAAN SEHAT & SELAMAT
AGAR SUMBER PRODUKSI DAPAT DIPAKAI
& DIGUNAKAN SECARA AMAN & EFISIEN
AGAR
PROSES
PRODUKSI
DAPAT
BERJALAN LANCAR TANPA HAMBATAN

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

APA AKIBATNYA JIKA


TERJADI KECELAKAAN KERJA
MENURUN PRODUKTIVITAS
PEKERJA

PRODUKTIVITAS TERHAMBAT

BANYAK WAKTU TERBUANG

HATI - HATI

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

LANDASAN HUKUM

KONVENSI INTERNASIONAL TENTANG PERLINDUNGAN


TERHADAP TENAGA KERJA
UU KESELAMATAN KERJA NO 1 TH 1970 TTG
KESELAMATAN KERJA DALAM USAHA MENCEGAH,
MENGURANGI KECELAKAAN MAUPUN BAHAYA LAIN
PERMEN TENAGA KERJA NO 1/MEN/1980 TTG K3 PADA
KONSTRUKSI BANGUNAN
KEPMEN PU 98/KPTS/1979 TTG PENGGUNAAN SURAT IJIN
MENGEMUDI PERALATAN, POSTER, BUKU KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA DI LINGKUNGAN DEP. PU
KEPMEN BERSAMA MENTERI PU & MENTERI TK NOMOR
174/MEN/1986 DAN 104/KPTS/1986 TTG PEDOMAN K3
PADA TEMPAT KEGIATAN KONSTRUKSI
DSB
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

K3 DALAM DOKUMEN LELANG

UNSUR K3 HARUS DICANTUMKAN


DALAM DOKUMEN LELANG DAN
WAJIB DIPERHITUNGKAN DALAM
METODE KERJA KONTRAKTOR

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

POKOK-POKOK PEDOMAN K3
PERSYARATAN

ADMINISTRASI
PERSYARATAN TEKNIS
PERSYARATAN / KETENTUAN
LAIN-LAIN

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

ORGANISASI K3

DIANJURKAN KONTRAKTOR YANG MEMPUNYAI


KUALIFIKASI BESAR (A) & MENENGAH (B)
MEMBENTUK UNIT K3 DI PUSAT DAN DIPIMPIN
OLEH ORANG BERSERTIFIKAT
SETIAP PROYEK JUGA HARUS MENGANGKAT SATU
ORANG YANG MENGAMATI K3 SAFETY
CONSTRUCTION ENGINEER
PEMILIK PROYEK JUGA HARUS MENGANGKAT
ORANG YANG MENANGANI K3 SAFETY
CONSTRUCTION OFFICER
DISAMPING ITU UNTUK PENGAWASANNYA DARI
KANTOR DINAS PU & DINAS NEAKERTRANS ADA
PETUGAS DISEBUT SAFETY CONSTRUCTION
INSPECTOR
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN ADMINISTRASI

RUANG LINGKUP BERLAKU


KEGIATAN KONSTRUKSI DI
INDONESIA
KEWAJIBAN UMUM, AL:

KONTRAKTOR WAJIB : MENGUSAHAKAN TEMPAT


KERJA, PERALATAN, LINGKUNGAN KERJA, TATA
CARA KERJA SEDEMIKIAN HINGGA TIDAK
TERLINDUNGI DARI KECELAKAAN

ORGANISASI K3 AL :

KONTRAKTOR MENGELOLA TK > 100 ORG HARUS


MEMBENTUK UNIT PEMBINA K3 SNG UNIT
STRUKTURALNYA
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN ADMINISTRASI

LAPORAN KECELAKAAN

SETIAP KECELAKAAN HARUS


DILAPORKAN KEPADA DEP
NAKERTRANS DAN DEP PU

KESELAMATAN DAN
PERTOLONGAN PERTAMA
PADA KECELAKAAN

TENAGA KERJA HARUS DIPERIKSA SEBELUM ATAU


SESAAT SETELAH KERJA SECARA BERKALA
TENAGA KERJA < 18 TH MENDAPAT PENGAWASAN
KESEHATAN KHUSUS - TERATUR
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN ADMINISTRASI

DATA PEMERIKSAAN KESEHATAN


HARUS DICATAT DAN DISIMPAN
RENCANA
MANAJEMEN
DALAM
KEADAAN
DARURAT
DAN
PERTOLONGAN PERTAMA HARUS
DIBUAT
SEBELUMNYA

DAN
DIMASYARAKATKAN
ALAT P3K YANG MEMADAI HARUS
DISEDIAKAN DI TEMPAT KERJA,
DIJAGA
DARI
DEBU
DAN
KELEMBAPAN
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN ADMINISTRASI

P3K HARUS BERISI PALING SEDIKIT : KOMPRES, PERBAN,


GAUZE STERIL, ANTISEPTIK, PLESTER, FORNIQUET,
GUNTING, SPLINT, PERLENGKAPAN GIGITAN ULAR
KOTAK P3K TIDAK BOLEH BERISI SELAIN OBAT DAN ALAT
P3K
ALAT DAN OBAT P3K HARUS DIPERIKSA TERATUR, DIJAGA
SELALU BERISI
TENAGA KERJA YANG DIPEKERJAKAN DIBAWAH TANAH,
RESIKO TENGGELAM, KERACUNAN, MAKA ALAT PENYELAMAT
HARUS SELALU TERSEDIA DI DEKAT TEMPAT BEKERJA
INFORMASI DI TEMPAT STRATEGIS :
TEMPAT ALAT DAN OBAT P3K DAN PETUGAS K3
TEMPAT TELPON TERDEKAT UNTUK MEMANGGIL AMBULANS,
ORANG LAIN TERKAIT K3
NAMA,
ALAMAT,
NO
TELP
DOKTER,
RS,
TEMPAT
PERTOLONGAN YANG DAPAT DIHUBUNGI DALAM KEADAAN
DARURAT
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
PINTU MASUK (PM) DAN KELUAR (PK)
PM & PK DARURAT HARUS DIBUAT &
TERPELIHARA
LAMPU PENERANGAN
JIKA PENERANGAN ALAM TIDAK SESUAI
KEBUTUHAN ALAT PENERANGAN BUATAN YG
SESUAI HARUS DIBUAT DISELURUH TEMPAT
KERJA
VENTILASI
SETIAP TEMPAT KERJA TERTUTUP HARUS ADA
VENTILASI
JIKA SECARA TEKNIS TIDAK MEMUNGKINKAN
MENGHILANGKAN DEBU, GAS DSB HARUS
DISEDIAKAN ALAT PELINDUNG
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
KEBERSIHAN

BAHAN TIDAK TERPAKAI HARUS DIPINDAHKAN


TEMPAT AMAN

PENCEGAHAN

TERHADAP KEBAKARAN, ALT


PEMADAM KEBAKARAN

DI TEMPAT KERJA TERSEDIA : ALAT PEMADAM


KEBAKARAN
SALURAN AIR CUKUP DENGAN TEKANAN BESAR
DIDUKUNG ORANG TERLATIH & BISA
MENGGUNAKAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN
SECARA PERIODIK ALAT PMK DIPERIKSA OLEH
YANG BERWENANG
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS

KEBERSIHAN
BAHAN TIDAK TERPAKAI HARUS DIPINDAHKAN
KE TEMPAT AMAN
PENCEGAHAN TERHADAP KEBAKARAN, ALAT
PEMADAM KEBAKARAN
DITEMPAT KERJA TERSEDIA : ALAT PEMADAM
KEBAKARAN
SALURAN AIR CUKUP DENGAN TEKANAN BESAR
DIDUKUNG ORANG TERLATIH & BISA
MENGGUNAKAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN
SECARA PERIODIK ALAT PMK DIPERIKSA OLEH
YANG BERWENANG
JALAN MENUJU ALAT PMK HARUS SELALU
TERPELIHARA
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
SEKURANG-KURANGNYA

TERSEDIA PADA:

ALAT PMK HARUS

DI SETIAP GUDANG DIMANA BARANG MUDAH


TERBAKAR DISIMPAN
DI TEMPAT ALAT UNTUK MENGELAS
DI SETIAP LANTAI GUDANG YANG SEDANG
DIBANGUN TERDAPAT BARANG-BARANG
MUDAH TERBAKAR

ALAT

PMK DARI BAHAN KIMIA KERING


HARUS DISEDIAKAN PADA :

TEMPAT BENDA CAIR YANG MUDAH TERBAKAR


TEMPAT TERDAPAT BARANG BENDA CAIR YANG
MUDAH TERBAKAR
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
ALAT

PEMANAS

ALAT

PEMANAS HARUS DITEMPATKAN


CUKUP VENTILASI
ALAT PEMANAS API TERBUKA
DILARANG DEKAT JALAN KELUAR
KOMPOR TIDAK BOLEH DI ATAS LANTAI
KAYU BAHAN MUDAH TERBAKAR

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
BAHAN

MUDAH TERBAKAR
BAHAN MUDAH TERBAKAR, SERBUK
GERGAJI, POTONGAN KAYU TIDAK
TERPAKAI
DILARANG MEROKOK DEKAT BAHAN
MUDAH TERBAKAR

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
CAIRAN

MUDAH TERBAKAR
DISIMPAN, DIANGKUT, DIGUNAKAN
SEDEMIKIAN RUPA KEBAKARAN
DAPAT DIHINDARKAN
BAHAN BAKAR DILARANG DISIMPAN
DEKAT PINTU

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
INSPEKSI

DAN PENGAWASAN

INSPENSI

TERATUR TEMPAT
BERESIKO KEBAKARAN
YANG BERWENANG MENCEGAH
KEBAKARAN SELALU SIAP MESKIPUN
DI LUAR JAM KERJA

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
PERLENGKAPAN

DAN PERINGATAN

ALARM

KEBAKARAN TERDEKAT
PAPAN PENGUMUMAN DIPASANG TEMPAT
STRATEGIS BERISI INFORMASI
ALARM KEBAKARAN TERDEKAT, NOMOR
TELEPON DINAS KEBAKARAN POLISI
PERLINDUNGAN

JATUH

PASANG

TERHADAP BENDA

JALA/JARING YANG KUAT


Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
PERLINDUNGAN

AGAR ORANG TIDAK

JATUH
PERLU

DIPASANG PAGAR PENGAMAN


LANTAI TERBUKA, DINDING TERBUKA,

TINGGI

1 1,5 METER DI ATAS LANTAI

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

PERSYARATAN TEKNIS
SEKURANG-KURANGNYA

TERSEDIA PADA:

ALAT PMK HARUS

DI SETIAP GUDANG DIMANA BARANG MUDAH


TERBAKAR DISIMPAN
DI TEMPAT ALAT UNTUK MENGELAS
DI SETIAP LANTAI GUDANG YANG SEDANG
DIBANGUN TERDAPAT BARANG-BARANG
MUDAH TERBAKAR

ALAT

PMK DARI BAHAN KIMIA KERING


HARUS DISEDIAKAN PADA :

TEMPAT BENDA CAIR YANG MUDAH TERBAKAR


TEMPAT TERDAPAT BARANG BENDA CAIR YANG
MUDAH TERBAKAR
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

POLA PENGAWASAN K3
POLA PENGAWASAN DIBAGI 3 TAHAP :
1. RENCANA K3 SEBELUM
KONSTRUKSI, MENCAKUP :
PERENCANAAN:

METODE KERJA, URUTAN


KERJA, SARANA K3, PELAYANAN
KESEHATAN
ORGANISASI : UNIT K3 DALAM
STRUKTUR ORAGNISASI
POLA EVALUASI
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

POLA PENGAWASAN K3
POLA PENGAWASAN DIBAGI 3 TAHAP :
2. K3 PADA FASE KONSTRUKSI :

KONTRAKTOR UTAMA PERLU MENGAMBIL


LANGKAH

PENGAMANAN AREAL KERJA, KESELAMATAN,


PENYULUHAN K3, PEMERIKSAAN KESEHATAN,
PEMBERSIHAN AREAL/LINGKUNGAN KERJA,
PELAYANAN KESEHATAN, KERAPIAN

EVALUASI MINGGUAN & BULANAN DAN


PENGGOLONGAN KECELAKAAN KERJA :
MENINGGAL DUNIA
CACAT PERMANEN TOTAL
CACAT PERMANEN SEBAGIAN
TIDAK MAMPU BEKERJA SEMENTARA

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

POLA PENGAWASAN K3
POLA PENGAWASAN DIBAGI 3 TAHAP :
3. FASE PENYERAHAN PROYEK :
PROSEDUR PENYERAHAN BAIK DAN
MUDAH DIMENGERTI
DITENTUKAN BATAS PEKERJAAN
SECARA JELAS

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III

AUDIT INTERNAL K3
ADALAH

PEMERIKSAAN BERKALA SECARA


TERENCANA YANG DILAKUKAN TERHADAP
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3
DIPERLUKAN AGAR SEMANGAT K3
TERPELIHARA & BAHKAN PERBAIKAN
SECARA TERUS MENERUS
YANG MELAKUKAN AUDIT ADALAH
PETUGAS YANG BERSERTIFIKAT SEPERTI :
SAFETY INSPECTOR (PEM), SAFETY
OFFICER (PEMILIK PEKERJAAN), SAFETY
ENGINEER (PELAKSANA PEKERJAAN)
Balai Pelatihan Konstruksi
Wilayah III

SEKIAN DAN TERIMA


KASIH

Balai Pelatihan Konstruksi


Wilayah III