Anda di halaman 1dari 22

PENDEKATAN DALAM

FARMAKOLOGI

Oleh. ASMAWATI,SKp

Memiliki Peran
Penting
1.PELAKSANA
PROSES
ASUHAN
KEPERAWATAN
2.HEALTH
EDUCATOR

PENGKAJIAN

RESPON
TERHADAP TERAPI OBAT
PERAWATAN
MEMBERIKAN INTERVENSI
EVALUASI

PENGETAHUAN

TENTANG

FARMASETIK
: DISINTEGRASI DAN
DISOLUSI

FARMAKOKINETIK :
ABSORBSI,DISTRIBUSI,
METABOLISME,ELIMINASI

FARMAKODINAMIK

PENERAPAN PRINSIP
PEMBERIAN OBAT dan
PERHITUNGAN DOSIS
PENDIDIKAN KESEHATAN
PENDOKUMENTASIAN DENGAN
6 BENAR

1. UNTUK MENGETAHUI

ALASAN PEMBERIAN OBAT


PRINSIP DARI
MEMBERIKAN INFORM
CONSENT YANG
BERDASARKAN
PENGETAHUAN INDIVIDU
YANG DIPERLUKAN UNTUK
MEMBUAT KEPUTUSAN

LANJUTAN
2. HAK UNTUK MENOLAK
PENGOBATAN
BOLEH MENOLAK
TANGGUNG JAWAB UNTUK
MENENTUKAN, JIKA
MEMUNGKINKAN
PENOLAKAN DAN MENGAMBIL
LANGKAH TEPAT KLIEN
DAPAT MENERIMA
PENGOBATAN

TIDAK

BOLEH MEMBERIKAN
OBAT TANPA PERINTAH
DOKTER
MEMBERIKAN OBAT HARUS
MENDAPAT SALINAN /RESEP

MEMBERIKAN OBAT SALAH


(MISFEASANSE)
MEMBERIKAN DOSIS SALAH
(MISFEASANSE)
MEMBERIKAN OBAT DENGAN
RUTE SALAH (MALFEASANSE)
TIDAK MEMBERIKAN
OBAT/DOSIS OBAT
(NEOFEASANSE) KEMATIAN

JIKA

TIDAK MENGIKUTI ATURAN


PELANGGARAN HUKUM
ADANYA BERBAGAI UNDANGUNDANG/PERATURAN YANG
BERKAITAN DENGAN
PEMAKAIAN DAN PEMBERIAN
OBAT

PENTING MERUPAKAN
DASAR PERENCANAAN,
IMPLEMENTASI DAN
EVALUASI

GEJALA-GEJALA YANG

DIALAMI
PENGOBATAN SEKARANG :
DOSIS, FREK, Dr YANG
MERESEPKAN
PENGET TTG OBAT DAN EFEK
SAMPING
HARAPAN DAN PERSEPSI
TENTANG EFEKTIFITAS OBAT

LANJUUUUT YA.
KEPATUHAN

THD ATURAN
DAN ALASAN
KETIDAKPATUHAN
ALERGI DAN REAKSI OBAT
DAHULU DAN SEKARANG
OBAT-OBAT YANG BIASA
DIBELI SENDIRI FREKUENSI
PEMAKAIAN

PENYAKIT DAHULU, CEDERA


BERAT, TERAPI OBAT, REAKSI OBAT
OBAT-OBAT YANG DISIMPAN DALAM
PEMAKAIAN WAKTU LAMPAU, DAN
BGM PENYIMPANAN, TANGGAL
KADALUARSA
OBAT-OBAT YANG DIBELI SENDIRI

ANGGOTA RUMAH TANGGA


PERAN, USIA, ANGGOTA
KLG
KEMAMPUAN DALAM ADL
POLA MAKAN, KEBUDAYAAN
EKONOMI, KEAMANAN DAN
SUMBER KEUANGAN

PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
PEMERIKSAAN
DIAGNOSTIK
PENGKAJIAN FISIK
Merupakan data dasar
untuk perbandingan

KURANG

PENGETAHUAN TENTANG
KERJA OBAT, PEMBERIANOBAT DAN
EFEKSAMPING b.d.
KETIDAKMENGERTIAN AKAN BAHASA
DLL
RISIKO/POTENSIAL CEDERA b.d EFEK
SAMPING OBAT spt RASA KANTUK,
PUSING
PERUBAHAN PROSES FIKIR b.d LUPA
DALAM PEMAKAIAN OBAT

PROSES KEPERAWATAN DITANDAI


DENGAN LINGKUP TUJUAN YANG
EFEKTIF
1. FOKUS PADA KLIEN
PERUBAHAN YG DIHARAPKAN
2. ACHIEVABLE DPT DITERIMA
3. REALISTIK dan DAPAT DIUKUR
4. DIKERJAKAN BERSAMA-SAMA
5. BATAS WAKTU REALISTIK
6. JELAS UNTUK MELAKUKAN
EVALUASI

ERUPAKAN

TINDAKAN
KEPERAWATAN YG PERLU
UNTUK MENCAPAI TUJUAN
KUNCI TANGGUNG JWB
DALAM TAHAP INI :

KONTINUE
PENDEKATAN POSITIF
IKUT SERTAKAN KELUARGA/TEMAN
LIBATKAN SEMUA INDRA
UMPAN BALIK POSITIF
DEMONSTRASI

JIKA TUJUAN TDK


TERCAPAIPERLU TENTUKAN
PENYEBAB DAN KAJI ULANG
SESUAI PENYEBAB
KAJI ULANG BERSAMA KLIEN TTG
KEBUT TINDAK LANJUT
SUPPORT UNTUK MENENTUKAN
PILIHAN DALAM ADL
RUJUK PADA MASYARAKAT
SESUAI KEBUTUHAN