Anda di halaman 1dari 5

Multiplexing

Oleh : Michael Tobby Sembiring | if10047@students.del.ac.id

Pendahuluan
Untuk mentransmisikan informasi melalui jaringan selalu memakai sumber daya
atau biaya yang besar, namun yang diharapkan pada sebuah jaringan adalah
dapat menangani transmisi informasi pembawa yang besar, dengan pemakaian
kapasistas transmisi yang sekecil-kecilnya. Dua pendekatan yang dapat
dilakukan untuk mencapai tujuan ini adalah :
-

Multiplexing

Data Compression (Lossless and Lossy. Not discussed).

a. Pengertian Multiplexing
Multiplexing adalah suatu teknik mengirimkan lebih dari satu (:banyak)
informasi melalui satu saluran. Istilah ini adalah istilah dalam dunia
telekomunikasi. Tujuan utamanya adalah untuk menghemat jumlah saluran
fisik misalnya kabel, pemancar & penerima (transceiver), atau kabel optik.
Contoh aplikasi dari teknik multiplexing ini adalah pada jaringan transmisi
jarak jauh, baik yang menggunakan kabel maupun yang menggunakan media
udara (wireless atau radio). Sebagai contoh, satu helai kabel optik SurabayaJakarta bisa dipakai untuk menyalurkan ribuan percakapan telepon. Idenya
adalah bagaimana menggabungkan ribuan informasi percakapan (voice)
yang berasal dari ribuan pelanggan telepon tanpa saling bercampur satu
sama lain.

b. Hardware untuk Multiplexing

Gambar 1 Ilustrasi Multiplexing

Multiplexor (MUX)
PI Del - NW31325 DACOM | Multiplexing

Demultiplexor (DEMUX)

c. Mengapa Multiplexing ?

Effesiensi Transmisi: Beberapa sumber data berbagi jalur media transmisi


secara simultan.

Sharing jalur komunikasi menghemat biaya untuk transmisi

Data rate lebih tinggi yang berarti lebih efektif biaya transmisinya

Menguntungkan dari kenyataan yang menunjukkan bahwa kebanyakan


individual data membutuhkan data rate transmisi yang tidak terlalu besar.

Gambar 2 Gambar yang menunjukkan perbedaan antara No


multiplexing dan Multiplexing

PI Del - NW31325 DACOM | Multiplexing

Teknik Multiplexing

Gambar 3 Teknik-teknik dalam Multiplexing

Terdapat 2 type teknik multiplexing:

1. Frequency Division Multiplexing (FDM)


Teknik multiplexing dengan cara menata tiap informasi (suara percakapan 1
pelanggan) sedemikian rupa sehingga menempati satu alokasi frekuensi
selebar sekitar 4 kHz. Teknologi ini digunakan di Indonesia hingga tahun 90an pada jaringan telepon analog dan sistem satelit analog sebelum
digantikan dengan teknologi digital. Pada tahun 2000-an ini, ide dasar FDM
digunakan dalam teknologi saluran pelanggan digital yang dikenal dengan
modem ADSL (asymetric digital subscriber loop).

Gambar 4 Ilustrasi FDM

PI Del - NW31325 DACOM | Multiplexing

Gambar 6 FDM: DEMUX

Gambar 5 FDM: MUX

2. Time Division Multiplexing (TDM)


Teknik dengan cara tiap pelanggan menggunakan saluran secara bergantian.
Tiap pelanggan diberi jatah waktu (time slot) tertentu sedemikian rupa
sehingga semua informasi percakapan bisa dikirim melalui satu saluran
secara bersama-sama tanpa disadari oleh pelanggan bahwa mereka
sebenarnya bergantian menggunakan saluran. Kenapa si pelanggan tidak
merasakan pergantian itu? Karena pergantiannya terjadi setiap 125
microsecond; berapapun jumlah pelanggan atau informasi yang ingin dimultiplex, setiap pelanggan akan mendapatkan giliran setiap 125
microsecond, hanya jatah waktunya semakin cepat.

PI Del - NW31325 DACOM | Multiplexing

Gambar 7 Ilustrasi TDM

Gambar 8 TDM: MUX

Gambar 9 TDM: DEMUX

PI Del - NW31325 DACOM | Multiplexing