Anda di halaman 1dari 2

Tinjauan Pustaka

A. Definisi Logam
Menurut Kamus Kedokteran Gigi F.J Harty & R.Ogston, logam
merupakan substansi kimia opak mengkilap yang merupakan penghantar
(konduktor) panas atau listrik yang baik serta bila dipoles, merupakan
pemantul atau reflektor sinar yang baik. Semua logam dan logam campur
yang digunakan dalam kedokteran gigi adalah bahan padat seperti kristal,
kecuali gallium dan merkuri yang berwujud cairan pada temperatur tubuh.
Kebanyakan logam yang digunakan untuk restorasi gigi, gigi tiruan sebagian
rangka logam, dan kawat ortodonti adalah logam campur, dengan
perkecualian lempeng emas murni, titanium murni komersial, dan silver point
endodontik.
B. Sifat Logam
Menurut Combe (1992), sifat sifat umum logam, antara lain keras,
berkilat, berat ini berkaitan dengan berat atom elemen dan tipe struktur kisi
yang

menentukan

bagaimana

eratnya

atom-atom

tersebut

tersusun,

penghantar panas dan penghantar listrik yang baik disebabkan sifat ikatan
logam, opaque karena electron-elektron bebas mengabsorbsi energi
elektromagnetik cahaya, dan liat serta dapat dibentuk. Sedangkan logam yang
digunakan dalam kedokteran gigi memiliki sifat, yaitu kecocokan biologis,
mudah untuk dicairkan, mudah untuk dicor, mudah untuk dipoles, mudah
untuk dilas, memiliki ketahanan abrasive yang baik, tahan terhadap tekanan,
memiliki kekuatan yang tinggi dan tahan karat serta korosi.
C. Syarat Logam
Logam yang dipergunakan dalam dunia kedokteran gigi harus memiliki
syarat-syarat khusus agar dapat dipergunakan. Menurut Combe (1992), syaratsyarat Logam tersebut, antara lain:
1) Sifat kimia : tidak korosi, tidak larut dalam cairan rongga mulut
2) Sifat biologi : Tidak alergi dan tidak irirtan
3) Biokompatibel : tidak toksit

4) Sifat mekanis : Kuat dan tahan menerima beban tinggi


5) Estetik : Sesuai jaringan rongga mulut
6) Syarat lain : ekonomis dan mudah dimanipulasi

Daftar Pustaka
Harty, F.J dan R. Ogston. 1995. Kamus Kedokteran Gigi. Jakarta: EGC
Combe, EC. 1992. Sari Dental Material. Penerjemah: Slamat Tarigan. Jakarta:
Balai Pustaka

Anda mungkin juga menyukai