Anda di halaman 1dari 12

KOMPUTER

DAN MASYARAKAT
All sections to appear here

Oleh :
M. Johan Setiawan, Marissa Amanda, Rada Harmayanti, Khairul Asmi, Rayendra Tawakal, Dian Siddiq,
Khairunnisa

Peran komputer dalam masyarakat

Tanpa kita sadari komputer telah berperan dalam


masyarakat baik itu negara maju mau pun negara yang
sedang berkembang seperti indonesia. Komputer juga
mempengaruhi cara hidup manusia dalam hidup,
bekerja dan bermain. Komputer tidak hanya membantu
melaksanakan pekerjaan akan tetapi juga mengubah
cara kerja dan sekaligus menimbulkan tantangan dan
permasalahan baru dalam lingkungan.

Disk
usi

Apa pendapat kalian jika tenaga kerja


manusia di gantikan dengan bantuan
komputer jika di lihat dari berbagai aspek
seperti :
Biaya
Efisien
Efektifitas
Kesejahteraan

1.

Biaya
Perawatan penggunaan teknologi robot atau komputer memang
lebih mahal dibandingkan dengan tenaga kerja manusia dalam
bidang produksi. Karena robot membutuhkan biaya perawatan dan
perbaikan.

Contoh kasusnya :
Penggunaan robot dalam industri. Karena digunakan
terus menerus, robot bisa saja rusak. Saat rusak robot
membutuhkan perbaikan. Untuk kerusakan ringan mungkin
robot bisa diperbaiki, namun apabila terjadi kerusakan berat
yang dapat menghentikan kinerja robot maka harus diganti
dengan robot yang baru. Hal tersebut mengharuskan
industri mengeluarkan biaya yang besar.

Gambar 1.1 Penggunaan robot dalam industri

Tetapi dari sisi lain dalam menajemen perusahaan akan


menekan biaya seminimal mungkin. Apabila kita adalah
seorang manager, tentunya kita ingin memperoleh hasil
maksimal dengan biaya seminim mungkin. Bisa saja
sebuah mesin ditambah dengan biaya operasionalnya dan
biaya pemeliharaan memakan biaya yang jauh lebih sedikit
dibanding gaji pekerja.

2. Efisien
Dari segi efisiensi, penggunaan robot dan komputer lebih
efisien dibandingkan dengan tenaga manusia. Karena robot
atau komputer dapat mengerjakan lebih cepat dan
menghemat waktu.
Contoh kasusnya :
Penggunaan robot pada pengemasan produk. Jika
menggunakan robot maka proses pengemasan produk
akan lebih cepat dan menghemat jumlah pekerja. Jika
dengan menggunakan tenaga kerja mungkin akan
membutuhkan banyak orang, namun jika menggunakan
robot hanya membutuhkan beberapa orang saja untuk
bagian pengecekan dan operatornya.

Gambar 1.2 Baxter, robot pengemas barang

3. Efektifitas
Dengan kemampuan robot atau komputer, tingkat efektitas
akan lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga manusia
dikarenakan akurasi pengerjaan lebih baik, sehingga
membuat kemungkinan kesalahan menjadi kecil.
Contoh kasusnya :
Penggunaan mesin pengitung uang di bank. Dengan mesin
tersebut, sejumlah uang dapat dihitung dengan akurat
dalam waktu yang singkat.

Gambar 1.3 Mesin penghitung uang

4. Kesejahteraan
Jika kita meninjau kesejahteraan di sisi negara, memang
sangat mensejahterakan & mempercepat perkembangan
negara tersebut terutama dari segi manufaktur yang besar.
Namun apabila kita tinjau dari sisi tenaga kerja manusia,
akan terjadi penyusutan besar untuk penggunaan tenaga
manusia sehingga terjadi pengurangan tenaga kerja &
munkin akan meningkatkan pengangguran.
Contoh kasusnya :
Penggunaan robot dibanyaknya perusahaan industri
membuat tenaga kerja manusia hanya dibutuhkan dalam
jumlah sedikit. Hal tersebut membuat lowongan pekerjaan
menjadi sempit sehingga menghasilkan banyak
pengangguran dibanyak daerah.

Gambar 1.4 Penggunaan robot di pabrik mobil Hyundai


Akan tetapi SDM / pekerja-pekerja yang jauh lebih kompeten tidak akan
terancam karena mesin memerlukan brainware yaitu seorang operator untuk
berjalan. Tidaklah mungkin sebuah mesin dapat berjalan dengan sendirinya.
Walaupun mesin itu otomatis, akan tetapi operator tetap diperlukan pada saat
penghidupan awal mesin tersebut. Walaupun bagian produksi diambil alih oleh
mesin, mesin juga memerlukan pemeliharaan, oleh sebab itu, SDM yang
tadinya berada di bagian produksi mungkin akan beralih ke bagian
pemeliharaan/maintenance. Sehingga SDM tersebut tidak akan menjadi
pengangguran dan tidak akan terancam oleh teknologi.

KESIMPULAN
Komputer maupun robot tetap tidak bisa mengalahkan
manusia. Mengapa demikian? Karena yang membuat
komputer dan robot adalah manusia. Selain itu komputer
dan robot hanya bisa berpikir secara logikal, tidak seperti
manusia yang memiliki rasa, emosi, keinginan, dan inisiatif
tersendiri. Oleh karena itu robot hanya bisa menjadi buruh
atau kuli, tidak bisa menjadi manager atau pimpinan.
Secanggih apa pun teknologi tetap perlu tenaga manusia di
dalamnya untuk menjalankan/mengoperasikan, mematikan
mesin, mengawasi, mengecek, dan memperbaiki.
Komputer dan robot hanya bisa mengerjakan apa yang
telah diprogramkan, sedangkan inisiatifnya tetap dari
manusia. Komputer dan robot membuat pekerjaan lebih
cepat, praktis, dan efisien, namun semuanya tetap
dikendalikan oleh manusia.

SEKIA
N