Anda di halaman 1dari 78

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang
Universitas Almuslim adalah suatu lembaga Pendidikan Tinggi yang

terletak di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Universitas Almuslim


memiliki enam Fakultas dan satu Diploma III Kebidanan,

masing-masing

Fakultas memiliki Program Studi yaitu (1). Fakultas Ilmu Komputer memiliki
Program Studi Teknik Informatika dan Manajemen Informatika. (2). Fakultas
Pertanian memiliki Program Studi Agrobisnis, Agroteknologi dan Peternakan (3).
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik memiliki Program Studi Adm. Negara
danProgram Studi Tata Niaga. (4). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
memiliki Program Studi PGSD, Fisika, Matematika, Inggris, Geografi, Bahasa
Indonesia. (5). Fakultas Teknik memiliki Program Studi Teknik Sipil dan Program
Studi Arsitek. (6). Fakultas Ekonomi dengan Program Studi Ekonomi
Pembangunan. (7). Diploma III Kebidanan.
Universitas Memiliki empat pembantu Rektor yaitu Wakil Rektor Bidang
Administrasi Akademik, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan
Keuangan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Rektor
Bidang Kerjasama dan Hubungan Masyarakat. Universitas Almuslim juga
memiliki dua Biro yaitu Biro Umum dan Biro Akademik.
Biro Akademik mengurusi seluruh data mahasiswa sesuai dengan Program
Studi/ BAK di Fakultas termasuk data Dosen dan Data Ijazah Mahasiswa. Sistem
yang digunakan dalam mengolah data pada Biro AKademik Universitas Almuslim
Kabupaten Bireuen sudah menggunakan komputer. Namun penggunaan komputer
pada Biro Akademik belum sepenuhnya memadai dikarenakan pengolahan data
masih menggunakan Excel dan belum belum menggunakan Database untuk
menampung data.
Dalam memproses data Ijazah Mahasiswa, pihak Fakultas mengujukan
nama-nama yang di usulkan untuk di cek apakah datanya terdaftar di EPSBED.
EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri) adalah pusat seluruh

data Universitas Almuslim. Dalam EPSBED itu, tertera seluruh profil PTS, mulai
nama PTS, nama mahasiswa yang berkuliah, sampai rekam akademis seluruh
mahasiswa hingga lulus kuliah, termasuk pemenuhan persyaratan minimal lulus.
Setelah pengecekan dilakukan dan data mahasiswa tersebut terdaftar di SIM,
petugas Biro Akademik mengeluarkan surat balasan rangkap tiga yaitu satu
rangkap untuk Fakultas, satu rangkap untuk Biro Umum, dan satu rangkap
diarsipkan dalam folder di Biro Akademik dengan mengetahui Kepala Biro
Akademik. Dalam pendataan Ijazah Mahasiswa mulai dari usulan sampai Ijazah di
cetak pengolahannya belum menggunakan Database. Sehingga dalam pengolahan
data Ijazah pihak petugas mengalami kesulitan seperti memerlukan tempat
pengarsipan yang besar, keamanan data tidak terjaga, dapat terjadi redudansi data.
Proses pencocokan data mahasiswa yang di usulkan dengan data EPSBED butuh
waktu yang lama.
Berdasarkan uraian latarbelakang diatas, penulis mencoba mengurangi
kesulitan pada Biro Akademik dengan merancang sebuah aplikasi Pendataan
Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.
1.2.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dalam penelitian ini

adalah Bagaimana merancang sebuah Aplikasi Pendataan Ijazah Mahasiswa


Universitas

Almuslim

dalam

memberikan

solusi

untuk

menyelesaikan

permasalahan di dalam pengolahan data Ijazah Mahasiswa?


1.3.

Batasan Masalah
Batasan masalah dalam judul yang peneliti ajukan yaitu sebagai berikut:

1.
2.
3.
4.

Pendataan Ijazah dirancang menggunakan Adobe Dreamweaver 8.


Merancang input dan output data Usul Ijazah Mahasiswa
Database menggunakan MySQL
Aplikasi ini dirancang untuk proses penilaian toefel, pengajuan usul Ijazah

dan pembuatan laporan usulan Ijazah.


5. Aplikasi ini diguanak oleh Fakultas, Laboratorium Bahasa dan Fakultas
6. Komputer yang dipakai Notebook HP Core i3, Hardisk 500 GB, Ram 2
GB, Windows 7

1.4.

Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu:

1. Mengatasi Permasalahan yang dihadapi pada Biro Akademik.


2. Merancang aplikasi untuk dapat memudahkan pihak Fakultas dalam usul
Ijazah Mahasiswa. Memudahkan Biro Akademik dalam mengolah data
usul ijazah, data Ijazah Mahasiswa dan juga dalam pembuatan laporan.
1.5.

Metode Penelitian
Setiap mengadakan pembahasan maka tidak terlepas dari berbagai masalah

yang perlu dihadapi dan harus dipecahkan. Agar lebih praktis digunakan metode
ilmiah sehingga dapat diperoleh jalan keluar yang baik, efektif serta mudah
dilaksanakan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah:
1. Observasi
Penulis mengadakan pengamatan terhadap pengolahan data Ijazah
Mahasiswa, serta melihat proses pengolahan data ijazah yang dilakukan secara
langsung, sampai dengan proses pengarsipan, sehingga nantinya data yang
diperoleh merupakan data yang sebenarnya.
2. Studi Pustaka
Peneliti mengumpulkan bahan dari buku-buku yang berhubungan dengan
masalah yang akan diteliti sebagai bahan referensi bagi penulis.
3. Wawancara
Peneliti melaukan wawancara dengan pihak Biro Akademik mengenai
sistem berjalan dan juga permasalahan yang di dahadapi.
1.6.

Sistematika Penulisan
Dalam penyusunan penulisan ilmiah ini, penulis akan menjelaskan tentang

sistematika penulisan yang terdiri dari beberapa bab yaitu:


BAB I

PENDAHULUAN

Pokok bahasan meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah,


batasan masalah, tujuan penelitian, metode penelitian, dan sistematika
penulisan.
BAB II

LANDASAN TEORI
Pokok bahasan menguraikan teori-teori yang mendasari pembahasan
secara detail, dapat berupa definisi-definisi atau model yang langsung
berkaitan dengan ilmu atau masalah yang diteliti.

BAB III

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM


Bab ini menguraikan tentang analisis terhadap permasalahan yang
terdapat di kasus yang sedang diteliti. Meliputi analisis terhadap
masalah sistem yang sedang berjalan, analisis hasil solusinya, analisis
kebutuhan terhadap sistem yang di usulkan, analisis kelayakan sistem
yang diusulkan. Perancangan sistem berisikan metode penyelesaian
masalah sistem lama dengan membuat rancangan untuk sistem baru
yang diusulkan.

BAB IV

IMPLEMENTASI
Bagian ini berisi penjelasan tentang lingkungan implemetasi (OS,
perangkat keras dan bahasa pemrograman yang digunakan), file-file
implementasi analisa dan perancangan sistem dari masing-masing
modul atau klas (relasinya) serta algoritma yang diimplementasikan.

BAB V

PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN


Bab ini berisi penjelasan tentang strategi pengujian (unit, integrasi dan
validasi) dan teknik pengujian (black box atau white box) yang
dilakukan.

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN


Kesimpulan memuat tentang hasil penelitian yang diperoleh sesuai
dengan tujuan penelitian. Saran berisi hal-hal yang diperlukan dalam
rangka pengembangan topik skripsi selanjutnya maupun perbaikan
yang harus dilakukan sesuai dengan kesimpulan yang didapatkan.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
2.1.

Pengertian Komputer
Pengertian komputer Menurut Drs. Daryono (Keterampilan Dasar

Pengoperasian Komputer, 2004) Komputer adalah peralatan elektronik yang


bekerja secara koordinatif dan intergratif berdasarkan program, dapat menerima
masukan berupa data, mengolahnya dalam memori, dan menampilkan hasil
berupa informasi.
Komputer mempunyai arti yang sangat luas dan setiap orang memiliki
pendapat yang berbeda-beda. Berikut ini penulis hanya mengajukan beberapa
definisi komputer yang didapat dari beberapa buku komputer.
Adapun pengertian komputer menurut para ahli :
a.

Menurut Blissmer (2005) Komputer adalah suatu alat elektronik yang

b.

mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:


a.Menerima input
b. Memproses tadi sesuai dengan programnya
c.Menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
d. Menyediakan output dalam bentuk informsi.
William M. Fuori (2005) Komputer adalah suatu pemroses data yang
dapat melakukan perhitungan yang besar dan cepat, termasuk perhitungan
aritmatika yang besar atau operasi logika tanpa campur tangan darai
manusia yang mengoperasikan selama pemrosesan.
Komputer terdiri dari tiga komponen utama yang tidak dapat dipisahkan

sebagai tritunggal, yaitu :


1.

Hardware (perangkat keras)


Merupakan peralatan fisik dari komputer yang dapat kita lihat dan di raba.
a.

Hardware terdiri dari :


Input Device (Perangkat masukan)
Input Device adalah segala peralatan yang dapat digunakan untuk
memasukkan data kedalam komputer. Perangkat ini digunakan untuk
memasukkan data dari luar kedalam processor atau memori komputer
sehingga dapat diolah menjadi informasi. Contoh : keyboard, mouse,

b.

scanner, sensor.
Processing Device (Perangkat Proses)

Bagian terpenting dalam suatu komputer bukanlah jenis monitor atau


printernya melainkan isi yang terdapat didalam CPU komputer. CPU
(Central Processing Unit) merupakan alat yang dapat menerima,
memproses, dan mengolah data guna mendapatkan informasi sesuai
yang diharapkan. Fungsi peralatan yang ada di dalam CPU dapat
dibedakan menjadi tiga macam, yaitu perangkat proses, perangkat

c.

penyimpanan, dan perangkat peripheral.


Contoh : Processor, ROM, RAM
Output Device (Perangkat keluaran)
Output Device adalah alat untuk menampilkan atau menghasilkan
informasi dari komputer. Perangkat keluaran yang sering digunakan

adalah monitor, printer, speaker.


Software (perangkat lunak)
Merupakan program-program komputer yang berisi perintah-perintah

2.

untuk melakukan pengolahan data. Software dibagi menjadi tiga kelompok


a.

yaitu :
Sistem Operasi (Operating Sistem) adalah Software yang berfungsi
untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer
sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. Tanpa ada
sistem operasi maka komputer tak dapat difungsikan sama sekali.

b.

Contoh : OS seperti MS-DOS, OS/2 pada IBM PC dan lain-lain.


Paket Aplikasi (Software) adalah program yang diterjemahkan oleh
Language Software untuk menyelesaikan masalah atau profesi-profesi

c.

tertentu. Contoh : Ms-Word, Excel, MYOB dan lain-lain.


Bahasa Pemrograman (Language Software) adalah Software yang
khusus digunakan untuk membuat program komputer, apakah itu
sistem operasi, program paket dan lain-lain. Contoh : Visual Basic,
Cobol, Pascal, PHP dan lain-lain.
Bahasa pemrograman ini biasanya dibagi atas 3 tingkatan, yaitu ;
a. Low Level Language, merupakan bahasa pemrograman generasi
pertama, bahasa pemrograman jenis ini sangat sulit dimengerti karena
instruksinya menggunakan bahasa mesin. Biasanya yang mengerti
hanyalah pembuatnya saja.

b. Midle Level Language, merupakan bahasa pemrograman tingkat


menengah dimana penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa
sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk di mengerti karena
banyak menggunakan singkatan-singkatan .
c. High Level Language, merupakan bahasa tingkat tinggi yang
mempunyai ciri mudah dimengerti, karena menggunakan bahasa
sehari-hari.
Brainware (perangkat manusia)
Brainware disebut juga unsur perangkat otak, yaitu manusia yang

3.

menjalankan sistem komputer. Brainware dibagi atas 3 bagian yaitu :


a.
Analis/Perancang sistem adalah orang yang bertanggung jawab untuk
mengadakan analisis dan penilaian tentang kebutuhan dari user,
merancang sistim-sistim pengolahan dan penyusunan spesifikasi
kegiatan-kegiatan yang dapat di tunjang dengan perangkat komputer
b.

yang harus dikembangkan oleh organisasi.


Programmer adalah orang yang mampu membuat sebuah program
dalam menyelesaikan masalah atau dengan petunjuk dari analisa

c.

sistem.
Operator adalah orang yang bertugas mempersiapkan data dan
program-program, mengoperasikan komputer, serta mencari dan
mendistribusikan hasil pengolahannya. Operator komputer merupakan
unsur personalia yang secara langsung bertanggung jawab terhadap
pelaksanaan sistem pengolahan data.

2.2. Pengertian Sistem Informasi


2.2.1. Pengertian Sistem
Sebuah sistem secara umum adalah terdiri dari masukan, pengolahan, dan
keluaran yang terdiri dari bagian-bagian yang selalu terkait dan beroperasi
bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan. Suatu sistem dapat terdiri dari
sistemsistem bagian (subsystems) dimana masingmasing subsistem dapat terdiri
dari subsistemsubsistem yang lebih kecil lagi atau komponenkomponen, yang
saling berhubungan dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang terpadu atau

terintegrasi (integrated) sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat


tercapai. Sistem menurut para ahli yaitu:
Menurut Indrajit (2001) sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari
komponen-komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
Menurut Jogianto (2005) sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen
yang

berinteraksi

untuk

mencapai

suatu

tujuan

tertentu.

sistem

ini

menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu


objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada dan
terjadi.
Menurut Murdick, R.G, (2007) Suatu sistem adalah seperangkat elemen
yang membentuk kumpulan atau procedure-prosedure/bagan-bagan pengolahan
yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan
data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi
dan/atau energi dan/atau barang.
Menurut Jerry FutzGerald, (2001) Sistem adalah suatu jaringan kerja dari
prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
2.2.2. Pengertian Informasi
Sistem informasi adalah sistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan
mendukung kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan
membantu mempermudah penyediaan laporan yang diperlukan. (Erwan Arbie,
2000).
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokkan dan
diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang
saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu informasi yang
berharga bagi yang menerimanya. (Tafri D. Muhyuzir, 2001).
Menurut OBrien (2005), sistem informasi adalah suatu kombinasi
terartur apapun dari people (orang), hardware (perangkat keras), software (piranti
lunak), computer networks and data communications (jaringan komunikasi), dan

database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi


di dalam suatu bentuk organisasi.
Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davisn (2001) Sistem Informasi
adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan
pengolahan transaksi harian, mendukung operasi dan menyediakan pihak luar
tertentu dengan laporan-laporan yang di perlukan.
Jogianto (2005) mendefinisikan bahwa Informasi adalah data yang diolah
menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya para
ahli lain memberikan definisi yang hampir serupa bahwa informasi adalah data
yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan
bermanfaat bagi pengambil keputusan saat ini maupun dimasa yang akan datang.
Suatu informasi dikatakan bernilai bila mamfaatnya lebih efektif
dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya dan sebagian besar informasi
tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan suatu nilai uang, tetapi dapat
ditaksir nilai efektivitasnya.
Pengukuran nilai informasi akan lebih tepat jika menggunakan analisis
cost effectiveness. Sedangkan kualitas informasi sangat dipengaruhi atau
ditentukan oleh 3 hal pokok, yaitu :
a.

Relevansi (relevancy)
Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya, pengukuran
nilai

relevan informasi berdasarkan mamfaat yang dirasakan oleh

pemakainya.
b.

Akuransi (accuracy)
Sebuah inforamasi dapat dikatakan akurat jika informasi tersebut tidak
menyesatkan, bebas darai kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan
maksudnya. Ketidakakuratan sebuah informasi dapat terjadi karena sumber
informasi mengalami gangguan sehingga merusak dan merubah data-data asli
tersebut.

2.2.3. Pengertian Sistem Informasi

Menurut John F. Nash (2009), Sistem Informasi adalah kombinasi dari


manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang
bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksitransaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern
dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
Menurut Kertahadi (dalam Fatta, 2007), sistem informasi adalah suatu alat
untuk menyajikan informasi sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi
penerimanya. Tujuannya adalah untuk menyajikan informasi guna pengambilan
keputusan pada perencanaan, pemrakarsaan, pengorganisasian, pengendalian
kegiatan operasi suatu perusahaan yang menyajikan sinergi organisasi pada
proses.
Perkembangan Sistem Informasi meliputi Sistem Informasi Tradisional
yaitu suatu sistem informasi yang dioperasikan dan dikelola secara semi-manual.
Sistem Informasi Berbasis Komputer yaitu Penggunaan teknologi komputer untuk
mendukung penciptaan SI sehingga waktu menghasilkan informasi lebih singkat
dengan tingkat keakuratan yang tinggi, dan mengurangi birokrasi. lalu Sistem
Informasi Berbasis Jaringan Perkantoran yaitu sistem informasi dengan jaringan
komputer perkantoran untuk membuka sejumlah tempat transaksi, dan laporan
dapat diperoleh secara on-line. dan Sistem Informasi Lintas Platform yaitu sistem
informasi dengan teknologi internet yang dapat menghubungkan komputer di
seluruh dunia untuk kegiatan bisnis, dikenal dengan istilah e-Business.
Sistem adalah sekelompok elemenelemen yang saling terintegrasi dengan
maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Informasi adalah data yang telah
diproses,ataudatayangmemilikimanfaat/kegunaan.Sisteminformasi adalahkombinasi
antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi yang diorganisasikan
untukmencapaitujuandalamsebuahorganisasi.
Sebuahsisteminformasimengumpulkan,memproses,menyimpan, menganalisis,
danmenyebarkaninformasiuntuktujuanyangspesifik.

2.3.

Pengertian Data
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan

masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan,
gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya
yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian
ataupunsuatu konsep.
Data merupakan fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti, yang
dihubungkan dengan kenyataan, gambar-gambar, kata-kata, angka-angka, huruf
atau simbol-simbol menyatakan suatu ide objek kondisi atau situasi dan lain-lain.
(Fatansyah, 2001).
Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan
kesatuan nyata. Kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu,
contohnya: transaksi. Kesatuan nyata adalah berupa suatu objek nyata seperti
tempat, benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi. ( Andri Kristanto,
2007).
Data adalah bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak,
sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk
dihasilkan informasi. ( Analisa dan Disain Sistem Informasi, Jogiyanto, 2005).
Berdasarkan pendapat para ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa
data adalah kenyataan yang menggambarkan kejadian-kejadian, dan masih
berbentuk mentah sehingga perlu diolah lebih lanjut sehingga bisa menghasilkan
informasi.
2.3.1. Pengolahan Data
Pengolahan data adalah waktu yang digunakan untuk menggambarkan
perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki kegunaan. Semakin
banyak data dan kompleksnya aktivitas pengolahan data dalam suatu organisasi,
baik itu organisasi besar maupun organisasi kecil, maka metode pengolahan data
yang tepat sangat dibutuhkan. ( Andri Kristanto, 2007).
Pengolahan data adalah proses operasi sistematis terhadap data. Selama
operasi, (misal kalkulasi atau operasi logika) sedang berlangsung, data disimpan
sementara dalam prosesor. ( Memahami Sistem Informasi, Witarto, 2004).

Berdasarkan pendapat para ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa


pengolahan data adalah perubahan bentuk data menjadi informasi kemudian
melakukan proses operasi sistematis terhadap data yang kemudian disimpan
sementara dalam prosesor.
Data adalah fakta yang jelas lingkup, tempat dan waktunya. Data diperoleh
dari sumber data primer atau sekunder dalam bentuk berita tertulis atau sinyal
elektronis. Kualitas data harus meliputi syarat syarat :
a.
b.
c.
d.
e.

Benar,
Asli,
Lengkap (tidak berlebihan),
Sesuai dengan periode waktu (up to date) tidak kadarluarsa,
Tercatat dalam suatu media kertas, disk atau tape.
Pengolahan data adalah segala macam pengolahan terhadap data atau

kombinasi dari bermacam-macam data, untuk pengolahan data itu berguna sesuai
dengan hasil yang diinginkan sehingga dapat dipakai istilah komputer untuk
pengolahan data yang disebut informasi.
Pengolahan data merupakan soal dari suatu faktor yang esensial, maka
harus digunakan alat-alat untuk mempercepat jalannya beserta staf yang mampu
melaksanakan seluruh proses dalam rangka pengolahan data, mulai dari
perekaman data, pengumpulan data, pemasukan data, perhitungan, sampai kepada
pembuatan informasi yang di inginkan. Pendataan adalah data yang telah di susun
menjadi sebuah dokumen.
Dari pengertian diatas penulis mengambil suatu kesimpulan data
merupakan suatu fakta mentah yang dapat berupa karakter, simbol, audio, video,
dan sebagainya yang tidak teratur yang diangkat dari suatu kenyataan.
Tujuan pengolahan data adalah :
a.
b.
c.
d.
e.

Mendapat informasi atau memberikan gambaran suatu keadaan,


Sebagai dasar perencanaan,
Sebagai dasar pengambilan keputusan,
Sebagai alat kontrol,
Sebagai dasar evaluasi.
Ada beberapa tipe input atau pemasukan data dengan komputer, yaitu :

a. Batch processing adalah cara pengolahan data secara bertahap.

Contoh : KHS ( kartu hasil studi) mahasiswa tiap semester.


b. Transsaction processing atau Real-time processing adalah data yang
langsung masuk diproses pada saat yang sama dengan menggunakan
komputer yang tersedia dari tempat mana saja yang langsung berhubungan
dengan pusat pengolahan data.
Contoh : pada saat pemesanan tiket pesawat melalui customer service yang
akan melayani pembeli tiket, atau pada saat pengambilan uang melalui
ATM.
c. Time sharing system adalah pengolahan data melalui komputer yang
manpu melakukan multiprogramming yaitu yang mempunyai system
operasi atau program untuk memproses sesuatu sekaligus.
Contoh : aplikasi Windows.
d. Network system adalah pengolahan data melalui jaringan computer yang
dapat saling mengakses data dari bagian computer baik secara LAN (
Local Area Network) atau secara WAN ( Wide Area Network ).
Contoh : banyak digunakan dalam dealing room dalam transaksi valuta
asing dan saham dan dunia perbankkan atau jaringan internet.
2.3.2. Basis Data
Basis Data (Database) adalah kumpulan dari beberapa table yang saling
berhubungan. Database menurut para ahli yaitu sebagai berikut:
Basis data (database) adalah kumpulan dari data, yang dapat digambarkan
sebagai aktivitas dari satu atau lebih organisasi yang berelasi. ( Andri kristanto
2007).
Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan yang
disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan ( redudansi )
yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan. ( Basis Data, Fathansyah,
2002).
Basis data merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu
dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan
perangkat lunak untuk memanipulasinya. ( Analisis dan Disain Sistem Informasi,
Jogiyanto, 2005).

Berdasarkan pendapat para ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa


basis data adalah kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang
lainnya dan dapat digambarkan sebagai aktivitas satu atau lebih organisasi yang
berelasi.
Ada beberapa macam relasional database yang digunakan dalam kegiatan
manajemen database adalah :
a. Relasional satu ke satu, adalah hubungan yang terjadi antara satu file dengan
file lain, dihubungkan oleh satu file kunci lainnya.
b. Relasional satu ke banyak, adalah hubungan yang terjadi antara satu file
dengan file yang lain, yamg dihubungkan dengan file kunci dari file yang satu
ke beberapa field kunci yang lain.
c. Relasional banyak kebanyak, adalah hubungan yang terjadi antara satu file
dengan file yang lain, dihubungkan oleh beberapa field kunci dari file satu
kebeberapa field kunci file yang lain.
2.4.

ERD (Entity Relationnship Diagram)


ERD (Entity Relationship Diagram) pertama kali di deskripsikan oleh

Peter Chen dalam bukunya The Entity Relationship Model-Toward a Unifield of


Data. Dalam buku ini Chen mencoba merumuskan dasar-dasar model setelah itu
dikembangkan dan dimodifikasi oleh Chen dan banyak pakar lain. ERD (Entity
Relationship Diagram) adalah pemodelan data utama yang membantu
mengorganisasikan data dalam suatu proyek kedalam entitas-entitas dan
menentukan hubungan antar entitas atau sejumlah notasi

dan simbol untuk

menggambarkan struktur dan hubungan antar data. Ada beberapa macam elemen
yang umum digunakan yaitu :
a.

Entitas/Entity adalah suatu tempat atau objek untuk menyimpan data.


Contoh: Entitas buku untuk menyimpan atribut mengenai buku (judul

b.

buku, kode buku, pengarang). Entity digambarkan dengan persegi panjang.


Atribut berfungsi untuk mendeskripsikan entitas dan atribut mempunyai
nilai (harga). Atribut digambarkan dengan simbol ellips.

c.

Relasi/Relationship database adalah kumpulan file yang saling berkaitan.


Pada model data relasi hubungan antar file direlasikan dengan kunci relasi.
Relasi ini digambarkan dengan garis dalam ERD.
Cardinalitas. Terdapat beberapa pengertian key sehubungan dengan

d.
a)

normalisasi dan ERD, antara lain :


Superkey adalah gugus dari sejumlah atribut entiti yang dapat

b)

digunakan untuk mengindentifikasi obyek secara unik.


Candidate key adalah superkey yang jumlah atribut minimal dan

c)

dapat berdiri sendiri.


Primary key adalah superkey yang dipilih oleh desainer atau
administrator basis data.
Dalam kardinalitas terdapat relasi dari antar table/instansi untuk

menghubungkan key yang telah terhubung. Relasi yang dapat terjadi ialah :
a. Satu kesatu(One to one)
Hubungan relasi satu kesatu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A
berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.
Pasien

Kamar

Ditempatkan

Gambar 2.1 Relasi one to one

b. Satu kebanyak (One to many)


Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak
entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat
berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
Pegawai

Bekerja

Gambar 2.2 Relasi one to many


c. Banyak kebanyak (Many to Many)

Proyek

Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak


entitas pada himpunan entitas B.
Mahasiswa

Mengambil

Matakuliah

Gambar 2.3 Relasi many to many


2.5.Diagram Konteks
Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan
menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram konteks merupakan level
tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input kesistem atau output dari
sistem dan memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. Sistem dibatasi oleh
boundary (dapat digambarkan dengan garis putus). Dalam diagram konteks hanya
ada satu proses. Tidak boleh ada store dalam diagram konteks.
Tabel 2.1 Komponen ( Simbol ) ERD
1. Entity

Adalah suato objek yang dapat dibedakan atau dapat


diidentifikasikan secara unik dengan objek lainnya, dimana
semua informasi yang berkaitan dengannya dikumpulkan.
Kumpulan dari Entity yang sejenis dinamakan Entity Set.

2. Relationship

Adalah hubungan yang terjadi antara satu Entity dengan


Entity lainnya. Relationsgip tidak mempunyai keberadaan
fisik atau konseptual kecuali yang sejenis dinamakan
dengan Relationsgip Diagram.

3. Atribut

Adalah karakteristik dari Entity atau relationship yang


menyediakan

4. Garis

penjelasan

tentang

Entity

atau

relationship tersebut.
Adalah garis yang menghubungkan/ relasi antara satu table
dengan table lain.

2.6.

detail

Data Flow Diagram (DFD)

Data Flow Diagram (DFD) menurut Jogiyanto Hartono (2005) adalah


Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus data
system.
DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada
atau sistem yang baru yang akan dikembangkan secara logika dan menjelaskan
arus data dari mulai pemasukan sampai dengan keluaran data tingkatan diagram
arus data mulai dari diagram konteks yang menjelaskan secara umum suatu
system atau batasan system dari level 0 dikembangkan menjadi level 1 sampai
system tergambarkan secara rinci. Gambaran ini tidak tergantung pada perangkat
keras, perangkat lunak, struktur data atau organisasi file.
Menurut Jogiyanto Hartono, tahun 2005 dalam bukunya Basia Data ada
beberapa simbol digunakan pada DFD untuk mewakili :
1. Kesatuan Luar (External Entity)
Kesatuan luar (External Entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan
luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lain yang
berada pada lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima
output dari sistem.
2. Arus Data (Data Flow)
Arus Data (Data Flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini
mengalir di antara proses, simpan data dan kesatuan luar. Arus data ini
menunjukan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau
hasil dari proses sistem.
3. Proses (Process)
Proses (Process) menunjukan pada bagian yang mengubah input menjadi
output, yaitu menunjukan bagaimana satu atau lebih input diubah menjadi
beberapa output. Setiap proses mempunyai nama, nama dari proses ini
menunjukan apa yang dikerjakan proses.
4. Simpanan Data (Data Store)
Data Store merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file
atau database pada sistem komputer.
2.6.1. Komponen Data Flow Diagram
Komponen DFD dapat dilihat pada table 2.2.
Tabel 2.2 Simbol-simbol DFD

No

Simbol

Keterangan
Terminator adalah entitas diluar sistem yang berkomunikasi /
berhubungan langsung dengan sistem. Terminator dapat

berupa

orang,

sekelompok

orang,

organisasi,

perusahaan/departemen yang berada diluar sistem, diberi


nama yang berhubungan dengan sistem tersebut.
Arus Data digunakan untuk menerangkan perpindahan

data/paket data dari satu bagian ke bagian lainnya.


Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh
orang, mesin atau komputerr dari hasil suatu arus data yang

masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan


keluar dari proses. Proses disesuaikan dengan proses /
kegiatan yang sedang dilakukan.
Data Store adalah tempat penyimpanan data

2.6.2. Syarat dan Fungsi DFD


Syarat-syarat pembuatan sebuah DFD, antaralain :
1.
2.
3.
4.
5.

Pemberian nama untuk tiap komponen DFD.


Pemberian nomor pada komponen proses
Penggambaran DFD seseringmungkin agar nyamandilihat.
Penghindaran penggambaran DFD yang rumit.
Emastian DFD yang dibentukitukonsistensecaralogika
Fungsi dari DFD adalah sebagai berikut :

1. Membantu para analis sitem meringkas informasi tentang sistem,


mengetahui hubungan antar sub-sub sistem, dan membantu perkembangan
aplikasi secara efektif.

2. DFD berfungsi sebagai alat komunikasi yang baik antara pemakai dan
analis

sistem.

Menggambarkan

sejumlah

bata

sanotomasi

untuk

pengembangan alternative system fisik.


2.7.

Perangkat Lunak yang Digunakan


Dalam perancangan aplikasi peneliti menggunakan Software Adobe

Dreamweaver 8, MySQL, dan Excel,


2.7.1. Adobe Dreamweaver 8
Adobe Dreamwaver 8 adalah sebuah HTML editor professional untuk
mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web, Pada
Dreamwaver terdapat beberapa kemampuan bukan hanya sebagai software untuk
desain web saja tetapi juga untuk menyunting kode serta pembuatan aplikasi web
dengan

menggunakan

berbagai

bahasa

pemograman

web,

antara

lain

JSP,PHP,ASP dan ColdFusion (Madcoms,2011).


Adobe Dreamwaver merupakan aplikasi pengolah halaman web yang
sangat popoler sekarang ini. Penggunaanya lebih banyak di bandingkan aplikasi
sejenis lainnya, kelebihanya fiturnya atau ruang kerjanya yang banyak sehingga di
sukai banyak orang
Menurut Lukmanul Hakim (2009) Macromedia Dreamweaver adalah
sebuah HTML editor profesional untuk mendesain secara visual dan mengelola
situs web maupun halaman web. Bilamana kita menyukai untuk berurusan dengan
kode-kode HTML secara manual atau lebih menyukai bekerja dengan lingkungan
secara visual dalam melakukan editing, Dreamweaver mambuatnya menjadi lebih
mudah dengan menyediakan tool-tool yang sangat berguna dalam peningkatan
kemampuan dan pengalaman dalam mendesain web.
Dreamweaver dalam hal ini digunakan untuk web desain. Dreamweaver
mengikutsertakan banyak tool untuk kode-kode dalam halaman web beserta
fasilitas-fasilitasnya, antara lain : Referensi HTML, CSS dan Javascript, Javascript
debugger, dan editor kode (tampilan kode dan Code inspector) yang mengizinkan
penggunanya untuk mengedit kode Javascript, XML, dan dokumen teks lain
secara langsung dalam Dreamweaver. Teknologi Dreamweaver Roundtrip HTML

mampu mengimpor dokumen HTML tanpa perlu memformat ulang kode tersebut
dan kita dapat menggunakan Dreamweaver pula untuk membersihkan dan
memformat

ulang

HTML

bila

pengguna

menginginkannya.

Selain

itu

Dreamweaver juga dilengkapi kemampuan manajemen situs, yang memudahkan


pengguna dalam mengelola keseluruhan elemen yang ada dalam situs. Juga dapat
melakukan evaluasi situs dengan melakukan pengecekan

Broken link,

kompatibilitas browser, maupun perkiraan waktu download halaman web.


2.7.2. PHP
PHP merupakan singakat dari Hypertext Preprocessor adalah yaitu
proses penerjemahan baris kode sumber menjadi kode mesin yang dimengerti
komputer secara langsung pada saat baris kode di jalankan. PHP di sebut sebagai
Server Side Programming di kerenakan seluruh kode atau skrip di jalankan di
server. Hasilnyalah yang di kirim ke klien, tempat pemakai menggunakan browser
(Alexander F.K.Sibero,2011).
Selain itu PHP adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan
dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang kita berikan akan
sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya
hasilnya saja
PHP bermula saat Rasmus Ledorf pada tahun 1994 membuat sebuah
halaman website pribadi yang tujuanya adalah untuk memperkenalkan halaman
website pribadi sekaligus membangun halaman web yang dinamis. PHP pertama
di perkenalkan dengan singkatan dari Personal Home Page dan di tulis
menggunakan bahasa Perl (Perl Script), kemudian di tulis ulang menggunakan
bahasa pemograman CGI-BIN (Common Gateway Interface_Binary) yang di
tunjukkan untuk mengembangkan halaman website yang mendukung formulir dan
penyimpanan data. Pada tahun 1995 PHP tool 1.0 diruilis untuk umum, kemudian
pengembangannya dilanjutkan oleh Andi Gutmans dan Zeev Suraski. Perusahaan
bernama Zend kemudian melanjutkan pengembangan PHP dan merilis PHP versi
terakhir pada saat ini ((Alexander F.K.Sibero,2011).

Menurut Abdul Kadir (2008) PHP merupakan bahasa pemrograman


berbentuk script yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Hasil dari
pengolahan akan dikirimkan ke klien, tempat pemakai menggunakan browser.
Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya, ia dapat
membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya, kita bisa
menampilkan isi database ke halaman web. Pada prinsipnya, PHP mempunyai
fungsi yang sama dengan script seperti ASP (Actives Server Page), Cold Fusion,
ataupun Perl.
2.7.3. MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL
(DBMS) yang multithread, dan multi-user. MySQL adalah implementasi dari
system manajemen basisdata relasional (RDBMS). MySQL dibuah oleh TcX dan
telah dipercaya mengelola system dengan 40 buah Database berisi 10.000 tabel
dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris.
MySQL dapat digunakan secara berdiri sendiri maupun di lekatkan pada
bahasa pemograman seperti C, Visual Basic, Delphi dan lain-lain.
2.8. Analisa dan Perancangan Sistem
2.8.1. Analisa
Analisis sistem adalah teknik pemecahan masalah yang menguraikan
bagian komponen dengan mempelajari seberapa bagus bagian-bagian komponen
tersebut bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuan mereka.
Dalam analisa sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan
oleh seorang analisa sistem (Jogiyanto, 2005) diantaranya :
1. Identify yaitu proses yang dilakukan untuk mengidentifikasi masalah. Halhal yang perlu dilakukan adalah :
a. Megidentifikasi penyebab masalah
b. Mengidentifikasi titik keputusan
c. Mengientifikasi personel-personil kunci
2. Understand yaitu memahami kerja dari sistem yang ada. Hal ini dapat
dilakukan dengan menganalisa cara kerja dari sistem berjalan, hal yang
dilakukan diantaranya :

a. Menentukan jenis penelitian


b. Merencanakan jadwal penelitian
c. Mengatur jadwal wawancara
d. Mengatur jadwal observasi
e. Membuat agenda wawancara
f. Mengumpulkan hasil penelitian
3. Analyze yaitu melakukan analisa terhadap sistem, hal yang dilakukan
diantaranya :
a. Menganalisa kelemahan sistem
b. Menganalisa kebutuhan informasi bagi manajemen (pemakai)
4. Report yaitu membuat laporan hasil analisa yang telah dilakukan dalam
kurun waktu tertentu, tujuan dari adanya laporan tersebut diantaranya :
a. Sebagai laporan bahwa proses analisa telah selesai dilakukan
b. Meluruskan kesalahan-kesalahan mengena apa yang telah ditemukan
dalam proses analisa yang tidak sesuai menurut managemen
c. Meminta persetujuan kepada manajemen untuk melakukan tindakan
selanjutnya
2.8.2. Perancangan
Perancangan merupakan kata yang berasal dari kata rancang yang berarti
membuat sesuatu yang baru dari ide-ide yang telah dipikirkan sebelumnya.
Adapun definisi dari perancangan yang diambil dari berbagai sumber,
mengemukakan bahwa:
Menurut (Al-Bahra bin Ladjamudindalam bukunya Analisis & Desain
Sistem Informasi, 2005),

mengemukakan bahwa perancangan adalah suatu

kegiatan yang memiliki tujuan untuk mendesign sistem baru yang dapat
menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan yang diperoleh dari
pemilihan alternatif sistem yang terbaik.
Menurut (Adi Nugroho dalam bukunya Analisis dan Perancangan Sistem
Informasi,2008) mengemukakan bahwa perancangan adalah strategi untuk
memecahkan masalah dan mengembangkan solusi terbaik bagi permasalahan itu.
Perancangan sistem adalah termasuk bagaimana mengorganisasi sistem ke dalam
subsistem-subsistem, serta alokasi subsistem-subsistem ke komponen-komponen
perangkat keras, perangkat lunak, serta prosedur-prosedur.

Tahapan Perancangan menurut (Krismiaji dalam bukunya yang berjudul


Sistem Informasi Akuntansi, 2005), Perancangan terdiri dari enam tahapan yaitu
sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Perencanaan (Planning)
Analisis Persyaratan (Requipment Analysis)
Perancangan
Pemograman (Coding)
Implementasi
Operasi dan Pemeliharaan

Penjelasan dari tahapan perancangan diatas adalah sebagai berikut:


1. Perencanaan (Planning)
Tahap pertama dalam merancang sebuah database adalah membuat
perencanaan untuk menentukan kebutuhan dan kelayakan perancangan
sistem database yang baru. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah
sistem yang diusulkan secara teknologi dan secara ekonomi layak atau
tidak.
2. Analisis Persyaratan (Requipment Analysis)
Tahapan ini mencakup penentuan lingkungan sistem database yang
diusulkan, menentukan persyaratan perangkat keras dan perangkat lunak,
dan mengidentifikasikan kebutuhan informasi para pemakai.
3. Perancangan
Proses perancangan database adalah mencakup perancangan logis dan
perancangan fisik. Kegiatan pokok dalam perancangan logis adalah
melengkapi external level schema dan menterjemahkan persyaratan data
para pemakai dan program aplikasi ke dalam conseptual level schema.
4. Pemograman (Coding)
Tahap empat dalam perancangan database adalah menterjemahkan skema
fisik ke dalam struktur database yang akan menjadi sistem final.
5. Implementasi
Tahapan lima dalam perancangan database adalah implementasi, tahap
implementasi mencakup seluruk aktivitas yang berhubungaan dengan
penerapan dan penggunaan sistem database yang baru.
6. Operasi dan Pemeliharaan

Tahap akhir dalam perancangan database adalah operasi dan pemeliharaan.


Tahap ini mencakup seluruh aktivitas yang berkaitan dengan pelaksanaan
(penggunaan) dan pemeliharaan sistem database yang baru.

BAB III
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
3.1.

Analisa Sistem
Peneliti menganalisa sistem berjalan untuk mengetahui kekurangan dan

masalah yang terjadi. Tahap analisa yang dilakukan meliputi:


3.1.1. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah adalah tahap yang dilakukan untuk mengidentifikasi
masalah pada pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen.
Pendataan ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim dilakukan oleh Biro
Akademik. Pengolahan data Ijazah Mahasiswa sudah menggunakan komputer,
akan tetapi pemanfaatan aplikasi masih kurang memadai karena mengguanakan
excel.
Dari analisa yang penulis lakukan, terdapat beberapa kendala dalam
pengolahan data Ijazah tersebut, yaitu:
1. Pengolahan data Ijazah Mahasiswa masih menggunakan Excel tanpa
bantuan aplikasi lain.
2. Pencocokan data Usul Ijazah dengan data Mahasiswa di EPSBED dengan
cara mengimput nim Mahasiswa
3. Pembuatan laporan data usul ijazah dan data ijazah yang telah dikeluarkan
dengan menggunakan Excel
3.1.2. Analis Sistem Berjalan

Pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen setiap Mahasiswa yang


sudah menyelesaikan matakuliah akan mendapatkan ijazah sebagai bukti telah
menyelesaikan perkuliah, setiap ijazah yang akan dikeluarkan akan didata pada
biro akademik, oleh karena itu pihak Fakultas akan mengajukan data kepada biro
akademik untuk mengecek apakah Mahasiswa tersebut terdaftar di EBSBED.

Berikut ini adalah proses usul ijazah Mahasiswa:


1. Pengusul (Fakultas) sudah menggunakan komputer dan data Mahasiswa
yang di usul Ijazah dibuat menggunakan excell dan diantar rektor 1 dengan
tembusan ke Biro Akademik.
2. Pengecekan dilakukan di EPSBED.
3. Hasil pengecekan data yang diajukan terdaftar atau tidak di EPSBED
dibuat di format excell.
4. Setelah Pengecekan dilakukan, maka akan dibuat surat rekomendasi untuk
usul ijazah Mahasiswa yang terdaftar kepada Fakultas dengan tembusan
kepada Rektor III.
Data yang di ajukan adalah sebagai berikut:
1. Nama mahasiswa
2. Npm
3. Tahun Masuk
4. Tempat dan tanggal lahir
5. Yudisium (Tgl/Bln/Thn dan IPK)
6. Prodi
7. Jenis Kelamin
8. Toefel
9. Yudisium
10. Menggaji
11. Nilai pembimbing

3.1.3. Laporan Hasil Penelitian


Dari hasil pengamatan penulis menilai bahwa dalam Pendataan Ijazah
Mahasiswa belum begitu sempurna, karena kita masih menggunakan sistem
manual dan aplikasi Excel. Untuk lebih meningkatkan efesiensi kerja serta
memperoleh hasil yang maksimal, maka dibutuhkan suatu program yang dapat
mengakses data tersebut sedemikian rupa dan bisa mengurangi kelemahan dari
aplikasi Excel.
3.2.

Perencanaan Sistem yang Diusulkan


Perencanaan adalah langkah yang yang dilakukan untuk menentukan

kebutuhan dan kelayakan perancangan sistem yang diusulkan. Perencanaan yang


dilakukan meliputi:
3.2.1. Perencanaan Kebutuhan
Analisa kebutuhan sistem yang diusulkan meliputi:
1. Analisa Kebutuhan Hardware
Berdasarkan

hasil

analisa

kebutuhan

hardware,

maka

peneliti

menyimpulkan hardware yang dibutuhkan dalam menjalankan aplikasi pendataan


Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen adalah:
a. Komputer Minimal Pentium 4
b. Harddisk Minimal 80 GB
c. Ram Minimal 1 GB
2. Analisa Kebutuhan Software
Untuk menjalankan aplikasi Pendataan Ijazah Mahasiswa, software yang
dibutuhkan adalah:
a. Sistem Operasi Minimal Windows XP
b. Microsoft Excel
c. Web Browser
d. Xampp 1.7.0
3. Analisa Kebutuhan Output
Dari hasil analisa kebutuhan output pada pedataan Ijazah Mahasiswa
Universitas Almuslim pada Biro Akademik adalah:
a. Output data Mahasiswa Usul Ijazah menurut Fakultas
b. Output Rekomendasi Usul Ijazah menurut Fakultas
c. Output data ijazah Mahasiswa yang sudah dikeluarkan menurut Fakultas

d. Output rekapitulasi Usul Ijazah


e. Output rekapitulasi Ijazah yang sudah dikeluarkan
4. Analisa Kebutuhan Data
Berdasarkan kebutuhan output, maka data yang dibutuhkan adalah:
a. Data Fakultas
b. Data Program Studi
c. Data Mahasiswa
d. Data Ijazah
e. Data Usul Ijazah
f. Data Ijazah Keluar
g. Data Pengecekan Ijazah
3.2.2. Perencanaan Sistem yang diusulkan
Sistem baru ini di rancang dengan menggunakan sistem Database dimana
semua dapat tersimpan dalam media penyimpanan secara terpusat sehingga tidak
terjadinya redudansi ( perulangan data yang tidak perlu) dapat di tanggulangi.
Dalam sistem baru yang penulis jabarkan ini menyediakan fasilitas input, edit, dan
hapus untuk mempermudah dalam pengolahan data.
Pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslinm Kabupaten Bireuen
sehingga menghasilkan informasi yang diperlukan dengan cepat dan tepat, maka
penulis mencoba menambah paket aplikasi dengan menggunakan Microsoft
Visual Basic.Net, dimana paket aplikasi ini akan memberikan kemudahan bagi
user.
Dalam sistem baru ini, penyimpanan data Ijazah Mahasiswa sudah lebih
baik dan memakai cara baru. Penyimpinan data sudah lebih aman dan tidak bisa
diambil oleh pihak lain, karena para Fakultas sudah memakai password dalam
penyimpanan datanya pada sistem komputer, terhindar dari pencurian data
ataupun pengduplikasi data oleh pihak lain. Sistem yang diusulkan dapat
digambar melalui:
3.2.2.1.

Diagram Konteks
Diagram konteks menggambarkan kesuluruhan sistem yang diusulkan baik

input maupun outputnya. Berikut ini adalah Diagram Konteks yang diusulkan.

Gambar 3.1 Diagram Konteks


3.2.2.2.

Data Flow Diagram


Data Flow Diagram menggambarkan proses logika data atau proses yang

dibuat untuk menggambarkan darimana asal data, kemana tujuan data yang keluar
dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang dihasilkan data tersebut dan
interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data
tersebut. Gambar DFD yang di usulkuan dapat dilihat pada gambar 3.2.

Gambar 3.2 DFD Level 0

3.2.2.3.

DFD Level 1 Proses 1

DFD Level 1 proses 1 menjelaskan proses pengolahan data Fakultas pada


Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.
Pada pengolahan data Fakultas, petugas dapat menambah, mengedit dan
menghapus data Fakultas. Lihat gambar 3.3.

Gambar 3.3 DFD Level 1 Proses 1 Pengolahan Data Fakultas


3.2.2.4.

DFD Level 1 Proses 2


DFD Level 1 proses 2 menjelaskan proses pengolahan data Program Studi

pada Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten


Bireuen. Pada pengolahan data Program Studi, petugas dapat menambah,
mengedit dan menghapus data Program Studi (Lihat gambar 3.4).

Gambar 3.4 DFD Level 1 Proses 2 Pengolahan Data Program Studi


3.2.2.5.

DFD Level 1 Proses 3


DFD Level 1 proses 3 menjelaskan proses pengolahan data Mahasiswa

pada Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten


Bireuen. Pada pengolahan data Mahasiswa, petugas dapat menambah, mengedit
dan menghapus data Mahasiswa. Lihat gambar 3.5.

Gambar 3.5 DFD Level 1 Proses 3 Pengolahan Data Mahasiswa


3.2.2.6.

DFD Level 1 Proses 4

DFD Level 1 proses 4 menjelaskan proses pengolahan data Usul Ijazah


Mahasiswa pada Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim
Kabupaten Bireuen. Pada proses pengolahan data Usul Ijazah Mahasiswa, petugas
dapat menambah, mengedit dan menghapus data Usul Ijazah Mahasiswa. Lihat
gambar 3.6.

Gambar 3.6 DFD Level 1 Proses 4 Pengolahan Data Usul Ijazah


3.2.2.7.

DFD Level 1 Proses 5


DFD Level 1 proses 5 menjelaskan proses pengolahan data Petugas pada

Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.


Pada pengolahan data petugas, petugas dapat menambah, mengedit dan
menghapus data petugas.

Gambar 3.7 DFD Level 1 Proses 5 Pengolahan Data Petugas


3.2.2.8.

DFD Level 1 Proses 6


DFD Level 1 proses 6 menjelaskan proses pengolahan data Usul Ijazah

Mahasiswa pada Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim


Kabupaten Bireuen. Pada pengolahan data Ijazah Mahasiswa, petugas dapat
menambah, mengedit dan menghapus data Usul Ijazah Mahasiswa.

Gambar 3.8 DFD Level 1 Proses 5 Pengolahan Data Ijazah


3.2.2.9.

DFD Level 1 Proses 7

DFD Level 1 proses 7 menjelaskan proses pengecekan data Usul Ijazah


Mahasiswa pada Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim
Kabupaten Bireuen. Pada pengolahan data Ijazah Mahasiswa, petugas dapat
menambah, mengedit dan menghapus data pengecekan Usul Ijazah Mahasiswa.

Gambar 3.9 DFD Level 1 Proses Pengecekan Data Usul Ijazah Mahasiswa
3.2.2.10.

DFD Level 1 Proses 8

DFD Level 1 proses 8 menjelaskan proses pengolahan data pemberian


Ijazah Mahasiswa pada Aplikasi pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas
Almuslim Kabupaten Bireuen. Pada pengolahan data Ijazah Mahasiswa, petugas
dapat menambah, mengedit dan menghapus data pemberian Ijazah Mahasiswa.

Gambar 3.10 DFD Level 1 Proses 8 Pengolahan Data Pemberian Ijazah


3.2.2.11.

DFD Level 1 Proses 9

DFD Level 1 proses 9 menjelaskan proses pengolahan data Ijazah


Mahasiswa pada Aplikasi Pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim
Kabupaten Bireuen. Pada pengolahan data Ijazah Mahasiswa, petugas dapat
menambah, mengedit dan menghapus data Ijazah Mahasiswa.

Gambar 3.11 DFD Level 1 Proses 9 Pengolahan Data Ijazah


3.2.3. Entity Relasi Diagram (ERD)

Entity Relasi Diagram (ERD) menjelaskan hubungan antara satu tabel


dengan table lain yang saling berhubungan. Relasi antar tabel dapat dilihat pada
gambar 3.11.

Gambar 3.12 Entity Relasi Diagram

3.2.4. Perancangan File


1. File Fakultas
File Fakultas digunakan untuk menyimpan data Fakultas pada Universitas
Almuslim Kabupaten Bireuen.
File yang dipakai
Primary Key

: Fakultas
: kd_fak
Tabel 3.1 Desain File Fakultas

No
Field Name
1. Kd_Fak

Type Data
Int

Lenght
5

Keterangan
Kode Fakultas

2.

N_Fak

Char

25

Nama Fakultas

3.
4.
5.

No_SK_Mentreri
Tgl_Pengesahan
Y_Mengs

Varchar
Date
Varchar

25
8
25

No SK Pendirian
Tanggal Pengesahan
Yang Mengesahkan

2. Data Program Studi


File Program Studi digunakan untuk menyimpan data Program Studi pada
Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.
File yang dipakai

: Prodi

Primary Key

: kd_pro

Foregn Key

: kd_fak

File Relasi

: Fakultas
Tabel 3.2 File Prodi

No

Field Name

Type Data

Lengh

Keterangan
Kode Fakultas (FK)
Kode Program Studi (Pk)
Nama Fakultas

1.
2.
3.

Kd_Fak
Kd_Pro
N_Pro

Numeric
Numeric
Varchar

t
2
4
25

4.

No_SK_Mentrer

Varchar

25

No SK Pendirian

5.
6.

i
Jenjang
Y_Mengs

Varchar
Varchar

8
9

Tanggal Pengesahan
Yang Mengesahkan

3. File Mahasiswa

File Mahasiswa digunakan untuk menyimpan data Mahasiswa Universitas


Almuslim Kabupaten Bireuen.
File yang dipakai

: Mahasiswa

Primary Key

: npm

Foregn Key

: kd_fak, kd_pro

File Relasi

: Fakultas, Prodi
Tabel 3.3 File Mahasiswa

No Field Name

Type Data

Lenght

Keterangan

1.

Npm

Int

12

Kode Mahasiswa (Pk)

2.

Nama

Varchar

25

Nama Mahasiswa

3.

T_Lahir

Varchar

25

Tempat Lahir

4.

Tgl_Lahir

Date

Tanggal Lahir

5.

Jekel

Varchar

Jenis Kelamin

6.

Agama

Varchar

15

Agama

7.

Alamat

Varchar

25

Alamat

8.

Kd_Fak

Int

Kode Fakultas (Fk)

9.

Kd_Pro

Int

Kode Prodi (Fk)

10.

Thn_Masuk

Int

Tahun Masuk

4. File Usul Ijazah


File Usul Ijazah digunakan untuk menyimpan data Usul Ijazah Mahasiswa
Usul Ijazah.
File yang dipakai
Primary Key
File Relasi

: Usul_Ijazah
: npm
: Mahasiswa

Tabel 3.4 File Usul Ijjazah


No Field Name

Type Data

Lenght

Keterangan

1.

Int

10

NPM Mahasiswa (PK)

Npm

2.

Nip

Int

20

Nip Petugas

3.

Tgl_Usul_Ijazah

Date

10

Tanggal Usul Ijazah

4.

Tgl_Toefel

Date

10

Tanggal Toefel

5.

Nilai_Toefel

Int

Nilai Toefel

6.

Ket_Toefel

Varchar

10

Keterangan Toefel

7.

Tgl_Yudisium

Date

10

Tanggal Yudisium

8.

Nilai_Yudisium

Int

Nilai Yudisium

9.

Ket_Yudisium

Varchar

10

Keterangan Yudisium

10.

Tgl_Mengaji

Date

10

Tanggal Mengaji

11.

Nilai_Mengaji

Int

Nilai Mengaji

12.

Ket_Mengaji

Varchar

10

Keterangan Mengaji

13

Pmb1

int

20

NIDN Pembimbing 1

14

Nilai_pmb1

Char

Nilai dari Pembimbing 1

15

Pmb2

Int

20

NIDN Pembimbing 2

16

Nilai_pmb2

Char

Nilai dari Pembimbing 2

17

Png1

Int

20

NIDN Peguji 1

18

Nilai_png1

Char

Nilai dari Penguji 1

19

Png2

Int

20

NIDN Penguji 2

20

Nilai_Png2

char

Nilai dari Penguji 2

1. File Pengecekan
File Pengecekan digunakan untuk menyimpan data pengecekan Usulan
Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.

File yang dipakai


Primary Key
Foregn Key
File Relasi

: pengecekan
: npm
: Fakultas, Prodi
: Mahasiswa, Usu_Ijazah
Tabel 3.5 Desain File Pengecekan

No
1.
2.
2.
3.
4.
5.

Field
Npm
Nip
Tgl_Cek
Fakultas
Prodi
Ket

Type Data
Int
Int
Date
Varchar
Varchar
Varchar

Leght
10
15
10
25
35
25

Keterangan
Kode Mahasiswa
Nip Petugas
Tanggal Pengecekan
Fakultas
Prodi
Keterangan

2. File Ijazah
File Ijazah digunakan untuk menyimpan data nomor Ijazah.
File yang dipakai
Primary Key
File Relasi

: Ijazah
: no.ijazah
: kd_fak, kd_prodi
Tabel 3.6 File Ijazah

No Field Name

Type Data

Lenght

Keterangan

1.

Npm

Int

11

2.

No_Seri_Ijazah

Int

20

No. Ijazah (Pk)

3.

Tgl _No_Ijazah

Date

10

Tanggal Pemberian No Ijazah

4.

Yang_Mengesahkan

Varchar

30

Tanggal Lahir

3. File Ijazah Keluar


File Ijazah Keluar digunakan untuk menyimpan data Ijazah Mahasiswa
yang sudah dikeluarkan.
File yang dipakai
Primary Key
Foregn Key
File Relasi

: Ijazah_Keluar
: No_Ijazah
: kd_fak, kd_pro
: Mahasiswa, Fakultas, Prodi
Tabel 3.7 File Ijazah Keluar

No
Field
1 N_Seri_Ijz
2. Tgl_Keluar_Ijaza
3
4.

h
Tgl_Pengambilan
Ket

Type Data
Varchar
Date
Date
Int

Lenght
20
10
10
35

Keterangan
Nomor Seri Ijazah
Tanggal Keluar Ijazah
Tanggal Pengambilan Ijazah
Keterangan

4.

Nip

Int

15

Nip Petugas

4.2.3. Perancangan Sistem yang Diusulkan


4.2.3.1.
Perancangan Input
Desain input menggambarkan tampilan aplikasi yang akan dirancang
dalam judul penelitian ini. Desain tampilan tersebut yaitu sebagai berikut:
1. Tampilan Halaman Login
Menu login digunakan untuk membatasi pengguna menggunakan Aplikasi
Pendataan Ijazah Mahasiswa. Login yang digunakan berupa single user, jadi
hanya petugas Biro Akademik yang dapat menggunakan aplikasim ini.

Gambar 3.13 Halaman Login Admin


2. Tampilan Menu Utama
Tampilan menu utama adalah tampilan yang pertama muncul setelah
melakukan login dengan sukses.

Gam
bar 3.14 Halaman Utama
3. Halaman Input Data Fakultas
Halaman input data Fakultas digunakan untuk menginput, mengedit, dan
menghapus data Fakultas pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireun.

Gambar 3.15 Halaman Input Data Fakultas


4. Halaman input data Program Studi
Tampilan Program Studi digunakan untuk menginput, mengedit dan
menghapus data Program Studi pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.

Gambar 3.16 halaman input data Program Studi


5. Halaman input data Mahasiswa
Halaman data Mahasiswa digunakan untuk menginput, mengedit dan
menghapus data mahasiswa.

Gambar 3.17 Halaman input data Mahasiswa


6. Halaman Input Data Petugas

Halaman data Petugas digunakan untuk menginput, mengedit dan


menghapus data Petugas pada Biro Akademik Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen.

Gambar 3.18 Tampilan input data petugas


7. Halaman input data Usul Ijazah
Halaman data Usul Ijazah digunakan untuk menginput, mengedit dan menghapus
data Usul Ijazah Mahasiswa yang di ajukan oleh Fakultas.

Gambar 3.19 Tampilan input data Usul Ijazah


8. Tampilan Pengecekan

Tampilan Pengecekan digunakan untuk menginput, mengedit dan


menghapus data Pengecekan data Mahasiswa yang dilakukan pada Biro Akademik
Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.

Gambar 3.20 Tampilan halaman pengecekan


9. Halaman input data Ijazah Keluar
Halaman Ijazah Keluar digunakan unuk menginput, mengedit dan
menghapus data pengambilan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen.

Gambar 3.21 Halaman Input data Ijazah


10. Halaman input data Nomor Ijazah

Halaman data Nomor Ijazah digunakan untuk menyimpan, mengedit dan


menghapus

data Nomor Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten

Bireuen.

Gambar 3.22 Halaman Input Data No. Ijazah


4.2.3.2.

Perancangan Output
Perancangan output digunakan untuk menampilkan hasil data yang di

input. Desain Output yang di usulkan yaitu sebagai berikut:


1. Output daftar Fakultas
Output data Fakultas digunakan untuk menampilkan data Fakultas pada
Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.

Gambar 3.23 Daftar Fakultas

2. Output daftar Program Studi


Output Program Studi digunakan untuk menampilkan data Program Studi
pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.

Gambar 3.24 Daftar Program Studi


3. Output daftar Mahasiswa
Output data Mahasiswa digunakan untuk menampilkan data Mahasiswa
Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.

Gambar 3.25 Laporan data Mahasiswa


4. Daftar Petugas/ Dosen

Output data Ptugas atau Dosen digunakan untuk menampilkan data


Petugas atau Dosen Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen.

Gambar 3.26 Tampilan Daftar Petugas atau Dosen


5. Desain Laporan data Usul Ijazah
a. Laporan berdasarkan Fakultas
Laporan Usul Ijazah berdasarkan Fakultas digunakan untuk menampilkan
data Usul Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen
berdasarkan Fakultas.
Gambar 3.26 Laporan data Usul Ijazah berdasarkan Fakultas
b.

Laporan berdasarkan Program Studi


Laporan Usul Ijazah berdasarkan Fakultas digunakan untuk menampilkan

data Usul Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen


berdasarkan Fakultas dan Program Studi.

c.

Gambar 3.27 Laporan data Usul Ijazah berdasarkan Program Studi


Rekapitulasi Usul Ijazah

Gambar 3.28 Laporan Rekapitulasi Usul Ijazah


6. Desain laporan ijazah yang telah dikeluarkan berdasarkan Fakultas

Gambar 3.29 Laporan data Ijazah Mahasiswa Berdasarkan Fakultas


7. Desain laporan ijazah yang telah dikeluarkan berdasarkan Fakultas dan
Program Studi

Gambar 3.30 Laporan data Ijazah Mahasiswa Berdasarkan Fakultas dan Prodi

8. Rekapitulasi laporan ijazah yang telah dikeluarkan

Gambar 3.31 Rekapitulasi data Ijazah Mahasiswa


BAB IV
IMPLEMENTASI

4.1. Implementasi Sistem


Implementasi sistem berisi penjelasan tentang lingkungan implemetasi (OS,
perangkat keras dan bahasa pemrograman yang digunakan), implementasi analisa dan
perancangan sistem dari masing-masing modul atau klas (relasinya) serta algoritma
yang diimplementasikan.

4.1.1. Implementasi Perangkat Keras


Aplikasi Pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen saat peneliti rancang menggunakan Notebook HP 430 dengan spesifikasi
perangkat keras sebagai berikut:
1. Harddisk 500 GB Serial ATA 5400 RPM
2. Processor Intel Core i3-380M Processor (2.53 GHz, Cache 3 MB)
3. Memory 2GB DDR3
4.1.2. Implementasi Perangkat Lunak
Dalam perancangan aplikasi Pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas
Almuslim Kabupaten Bireuen menggunakan perangkat lunak sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.

Sistem Operasi Windows 7 Unlimited


Microsoft Visual Basic .Net 2005
Xampp 1.7.0 version 2.5
Crystal Report 8

4.2. Implementasi Sistem Baru


4.2.1. Perancangan Database
Berdasarkan hasil analisa dan perancangan, file yang digunakan dalam
Aplikasi Pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

File Mahasiswa
File Fakultas
File Program Studi
File Petugas
File Usul Ijazah
File Pengecekan
File Ijazah Keluar
File Ijazah

4.2.2. Implementasi Tampilan Input

Tampilan Apilkasi Pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim


Kabupaten terdiri dari:
1. Tampilan Menu Utama
Tampilan menu utama merupakan tampilan awal aplikasi untuk dapat
melakukan proses pengolahan data Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim
Kabupaten Bireuen

Gambar4.1 Tampilan Menu Utama


2. Tampilan Fakultas
Tampilan Fakultas digunakan untuk proses data Fakultas pada universitas
Almuslim Kabupaten Bireuen. Proses data Fakultas terdiri dari proses input, edit
dan hapus (Gambar 4.2).

Gambar 5.2 Tampilan Fakultas


Langka logika algortima proses data Fakultas sebagai berikut:
a. Masukkan kd_fakultas
b. Bandingkan kd_fakultasi=kd_fakultas
c. Jika tidak ada input nm_fakultas, no_sk_fakultas, tgl_pengesahan,
yang_mengesahkan.
d. Klik input
e. Untuk edit data Fakultas ulangi langkah a
f. Jika ada tampilkan nm_fakultas, no_sk_fakultas, tgl_pengesahan,
g.
h.
i.
j.

yang_mengesahkan.
Ubah nm_fakultas, no_sk_fakultas, tgl_pengesahan, yang_mengesahkan.
Klik edit
Untuk hapus data Fakultas ulangi langkah a
Klik Hapus

3. Tampilan Program Studi


Tampilan Program Studi digunakan untuk proses pengolahan data Program
Studi pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 5.3).

Gambar 4.3 Tampilan Program Studi


Langka logika algortima proses data Fakultas sebagai berikut:
a. Masukkan kd_fakultas dan kd_prodi
b. Bandingkan kd_fakultasi=kd_fakultas dan kd_prodii=kd_prodi
c. Jika
tidak
ada
input
nm_prodi,
no_sk_prodi,

jenjang,

tgl_pengesahan_prodi, yang_mengesahkan.
d. Klik input
e. Untuk edit data program studi ulangi langkah a
f. Jika
ada
tampilkan
nm_prodi,
no_sk_prodi,

jenjang,

tgl_pengesahan_prodi, yang_mengesahkan.
g. Ubah
nm_prodi,
no_sk_prodi,
jenjang,

tgl_pengesahan_prodi,

yang_mengesahkan.
h. Klik edit
i. Untuk hapus data Program Studi ulangi langkah a
j. Klik Hapus
4. Tampilan Mahasiswa
Tampilan Mahasiswa digunakan untuk proses pengolahan data Mahasiswa
Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 4.4).

Gambar 4.4 Tampilan Mahasiswa


Langka logika algortima proses data Fakultas sebagai berikut:
a. Masukkan npm
b. Bandingkan npmi=npm
c. Jika tidak ada input nama, tplh, tglh, jekel, alamat, agama, pilih fakultas,
pilih prodi, thn_masuk.
d. Klik input
e. Untuk edit data mahasiswa ulangi langkah a
f. Jika ada tampilkan nama, tplh, tglh, jekel, alamat, agama, kd_fakultas, kd_
prodi, thn_masuk.
g. Ubah nama, tplh, tglh, jekel, alamat, agama, pilih fakultas, pilih prodi,
thn_masuk..
h. Klik edit
i. Untuk hapus data Program Studi ulangi langkah a
j. Klik Hapus

5. Tampilan Petugas
Tampilan Petugas digunakan untuk pengolahan data petugas Biro
Akademik Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 4.5).

Gambar 4.5 Tampilan Petugas


Langka logika algortima proses data Petugas sebagai berikut:
a. Masukkan nidn atau nupn
b. Bandingkan bandingkan nidni=nidn atau nupni=nupn
c. Jika tidak ada input nm_petugas, tplh_petugas,

tglh_petugas,

jekel_petugas, alamat_petugas, agama_petugas, pilih jabatan, pilih status.


d. Klik input
e. Untuk edit data Petugas ulangi langkah a
f. Jika ada tampilkan nm_petugas, tplh_petugas, tglh_petugas, jekel_petugas,
alamat_petugas, agama_petugas, pilih jabatan, status.
g. Ubah
nm_petugas,
tplh_petugas,
tglh_petugas,

jekel_petugas,

alamat_petugas, agama_petugas, pilih jabatan, pilih status.


h. Klik edit
i. Untuk hapus data Petugas ulangi langkah a
j. Klik Hapus
6. Tampilan Usul Ijazah
Tampilan Usul Ijazah digunakan untuk mengolah data Mahasiswa yang di
usulkan oleh fakultas untuk usul Ijazah (Gambar 4.6).

Gambar 4.6 Tampilan Usul Ijazah


Langka logika algortima proses data Fakultas sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Masukkan npm
Bandingkan npmi=npm pada file mahasiswa
Tampilkan nama, fakultas, prodi, thn_masuk
Masukkan nip petugas
Bandingkan nipi=nip pada file petugas
Tampilkan nm_petugas
input tgl_usul_ijazah, tgl_toefel, nilai_toefel, ket_toefel, tgl_yudisium,
nilai_yudisium, ket_yudisium, tgl_mengaji, nilai_mengaji, ket_mengaji
tgl_sidang, nidnpmb1, nilaipmb1, nidnpmb2, nilaipmb2, nidnpmb1,

nilanpng1, nidnpng2, nilaipng2.


h. Klik input
i. Untuk edit data Usul Ijazah ulangi langkah a
j. Jika ada tampilkan tgl_usul_ijazah, tgl_toefel, nilai_toefel, ket_toefel,
tgl_yudisium, nilai_yudisium, ket_yudisium, tgl_mengaji, nilai_mengaji,
ket_mengaji tgl_sidang, nidnpmb1, nilaipmb1, nidnpmb2, nilaipmb2,
nidnpmb1, nilanpng1, nidnpng2, nilaipng2.
k. Ubah tgl_usul_ijazah, tgl_toefel, nilai_toefel, ket_toefel, tgl_yudisium,
nilai_yudisium, ket_yudisium, tgl_mengaji, nilai_mengaji, ket_mengaji

tgl_sidang, nidnpmb1, nilaipmb1, nidnpmb2, nilaipmb2, nidnpmb1,


nilanpng1, nidnpng2, nilaipng2.
l. Klik edit
m. Untuk hapus data Usul Ijazah ulangi langkah a
n. Klik Hapus
7. Tampilan Pengecekan Ijazah
Tampilan pengecekan digunakan untuk melakukan pengecekan data Usul
Ijazah Mahasiswa (Gambar 4.7).

Gambar 4.7 Tampilan Pengecekan


Langka logika algortima proses data Fakultas sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.

Masukkan npm
Bandingkan npmi=npm
Jika tidak tampil pesan data tidak ada.
Jika ada cek nilai_toefel, nilai_yudisium, nilai_mengaji, nilaipmb1,

nilaipmb2, nilai_png1, nilaipng2.


e. Klik input
f. Untuk hapus data Pengecekan ulangi langkah a
g. Klik Hapus
8. Tampilan Pengambilan Ijazah

Tampilan

Pengambilan

Ijazah

digunakan

untuk

mengolah

data

pengambilan ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen


(Gambar 4.8).

Gambar 4.8 Tampilan Pengambilan Ijazah


Langka logika algortima proses data Fakultas sebagai berikut:
a. Masukkan no_seri_ijazah
b. Bandingkan no_seri_ijazahi=no_seri_ijazah
c. Jika ada tampilkan tgl_keluar ijazah, tgl_pengambilan_ijazah, ket,
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.

nip_petugas.
Banding nip_petugas pada file Petugas
Tampilkan nama petugas
Jika tidak ada bandingkan no_seri_ijazahi=no_seri_ijazah pada File Ijazah
Tampilkan tgl_keluar_ijazah
Input tgl_pengambilan_ijazah, ket, nip
Sistem otomatis akan mengulangi langkah d dan e
Klik input
input tgl_nama, tplh, tglh, jekel, alamat, agama, pilih fakultas, pilih prodi,

thn_masuk.
l. Klik input
9. Tampilan Data Ijazah
Tampilan data Ijazah digunakan untuk proses data Ijazah Mahasiswa
Universitas Almuslim kabupaten Bireuen (Gambar 4.9).

Gambar 4.9 Tampilan Data Ijazah


Langkah logika algortima proses data Ijazah sebagai berikut:
a. Masukkan npm
b. Bandingkan npmi=npm
c. Jika tidah ada input

no_seri_ijazah,

yang_mengesahkan.
d. Untuk edit data Ijazah ulangi langkah a
e. Jika
ada
tampilkan
no_seri_ijazah,
f.
g.
h.
i.

tgl_pemberian_no_ijazah,

tgl_pemberian_no_ijazah,

yang_mengesahkan.
Ubah tgl_pemberian_no_ijazah, yang_mengesahkan.
Klik edit
Untuk hapus data Ijazah ulangi langkah a
Klik hapus

4.2.3. Implementasi Tampilan Output


Tampilan Output yang digunakan pada Aplikasi Pendataan Ijazah
Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen menggunakan Crystal
Report 8. Tampilan output dapat dilihat pada gambar 4.10 - 4.20
1. Tampilan Output Data Fakultas
Tampilan output Fakultas digunakan untuk menampilkan data Fakultas
pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 4.10).

Gambar 4.10 tampilan Output Fakultas


2. Tampilan Output Data Program Studi
Tampilan output Program Studi digunakan untuk menampilkan data
Program Studi pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 4.11).

Gambar 4.11 Tampilan Output Program Studi


3. Tampilan Output Mahasiswa
Tampilan output Mahasiswa digunakan untuk menampilkan data
Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 4.12 4.13).
output data mahasiswa terdiri dari dua output yaitu:
k. Tampilan Output Berdasarkan Fakultas dan Program Studi

Gambar 4.12 Tampilan Daftar Mahasiswa Berdasarkan Fakultas dan Program


Studi
l. Tampilan Output Berdasarkan Tahun Masuk.

Gambar 4.13 Tampilan Daftar Mahasiswa Berdasarkan Tahun Masuk

4. Tampilan Output Data Usul Ijazah


Tampilan output data Usul Ijazah digunakan untuk menampilkan daftar
Mahasiswa yang mengusulkan Ijazah pada Biro Akademik Universitas Almuslim
Kabupaten Bireuen. Tampilan data usul ijazah terdiri dari:
a. Tampilan Output Berdasarkan Fakultas

Gambar 4.15 Tampilan Output daftar Usul Ijazah berdasarkan Fakultas

b. Tampilan Output Berdasarkan Fakultas dan program Studi

Gambar 4.15 Tampilan Output daftar Usul Ijazah berdasarkan tanggal usulan
5. Tampilan Output Data Pengecekan
Tampilan output data Pengecekan digunakan untuk menampilkan daftar
Pengecekan data Usul Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen. Tampilan output data pengecekan yang ditampilkan berdasarkan nomor
surat usulan dan daftar keseluruhan usulan.

BAB V
PENGUJIAN DAN PEMBAHASAN
5.1.

Pengujian Sistem
Pengujian

dilakukan

untuk

mengetahui

apakah sistem yang telah

dirancang dan dibangun telah memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan


sebelumnya. Pengujian dilakukan dengan memeriksa satu persatu tabel di dalam
basis data.
Uji coba sistem dan program `dalam Aplikasi Pendataan Ijazah
Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen ini akan dilakukan dengan
pengetesan fungsi dan logika yang telah di berikan pada masing- masing program
atau modul, apakah masih ada kesalahan atau tidak. Dengan menjalankan program
dapat dideteksi kesalahan yang ada dan fungsi-fungsi yang tidak sesuai. Uji coba
dilakukan dengan dua metode, yaitu Black Box Testing dan White Box Testing.
5.1.1. Black Box Testing
Pengujian Black Box Testing berfokus pada fungsi sistem, tentang
kesalahan interface, fungsi, basis data atau kesalahan kinerja sistem. Pengujian ini
dilakukan terhadap seluruh modul yang ada, untuk mencari kesalahan, sehingga
apabila ditemukan kesalahan bisa dilakukan perbaikan. Contoh pengujian Black
Box Testing sebagai berikut:

a. Koneksi Database

Gambar 5.1 uji coba koneksi database (Black Box Testing)


b. Pesan saat data akan disimpan

Gambar 5.3 Tampilan Pesan Peringatan


c. Pesan saat data sukses disimpan

Gambar 53 Pesan saat data sukses disimpan


d. Pesan saat data gagal disimpan

Gambar 5.4 Pesan saat data gagal disimpan

5.1.2. White Box Testing


White Box testing berbeda dengan pengujian Black Box Testing, kalau
Black Box Testing adalah pengujian semua logika dan fungsi, pada pengujian ini
dilakukan terakhir sebelum sistem diimplementasikan.
Strategi ini digunakan untuk melihat mekanisme internal dari suatu produk
perangkat lunak, khususnya untuk mengamati struktur dan logika kode-kode
program yang ditulis. Strategi ini dapat dilakukan dengan cara meninjau langsung
kode program (source code) yang ditulis dalam membangun perangkat lunak.
Termasuk di dalamnya komponen-komponen berupa fungsi (function), prosedur
(procedure) ataupun modul-modul eksternal yang digunakan.
5.2.

Pembahasan
Pembahasan adalah tahapan yang dilakukan untuk menjelaskan prosedur

penggunaan Aplikasi Pendataan Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim


Kabupaten Bireuen.
5.2.1. Menu Utama
Menu Utama merupakan tampilan awal dari aplikasi ini, gunanya untuk
mengakses tampilan proses input data Fakultas, data Program Studi, data
Mahasiswa, data Petugas, data Usul Ijazah, data pengecekan Usul Ijazah, data
pengambilan Ijazah, data Ijazah, dan juga dapat mencetak laporan.

Gambar 5.5 Menu Utama

5.2.2. Proses Data Fakultas


Pada proses data Fakultas, data harus di isi dengan benar, saat input diklik
maka akan ada peringatan apakah data sudah benar jika benar maka data akan
disimpan dalam file Fakultas. Tampilan Proses data Fakultas dapat dilihat pada
gambar 5.5.

Gambar 5.6 Proses data Fakultas


Untuk menampilkan daftar Fakultas klik daftar maka daftar Fakultas yang
telah di inputkan dapat dilihat pada Gambar 5.6.

Gambar 5.7 Tampilan Daftar Fakultas

5.2.3. Proses data Program Studi


Pada proses data Program Studi, data harus di isi dengan benar, saat input
diklik maka akan ada peringatan apaka data sudah benar jika benar maka data
akan disimpan dalam file Prodi. Tampilan Proses data Program Studi Dapat
dilihat pada gambar 5.7.

Gambar 5.8 Proses data Program Studi


Untuk menapilkan daftar program Studi klik daftar, maka akan
ditampilkan daftar program studi. Untuk menampilkan Program Studi
Berdasarkan Fakultas, maka pilih fakultas lalu klik Ok ( gambar 5.8).

Gambar 5.9 Tampilan Daftar Program Studi


5.2.4. Proses Data Mahasiswa
Proses data Mahasiswa adalah proses pengimputan, proses edit dan proses
hapus data Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 5.9).

Gambar 5.10 Proses Data Mahasiswa


Untuk melihat daftar Mahasiswa klik Daftar setelah tampil, maka data
Mahasiswa dapat ditampilkan berdasarkan Fakultas, Berdasarkan Fakultas dan
Program Studi dan juga berdasarkan Tahun Masuk (Gambar 5.10).

Gambar 5.11 Daftar Mahasiswa


5.2.5. Proses Data Petugas
Proses data Petugas adalah proses pengimputan, proses edit dan proses
hapus data petugas (Gambar 5.12).

Gambar 5.12 Proses Data Petugas


Untuk menapilkan daftar Petugas klik Daftar, maka akan ditampilkan
daftar Petugas (Lihat Gambar 5.13)

Gambar 5.13 Daftar Petugas


5.2.6. Proses Usul Ijazah
Proses Usul Ijazah adalah proses penginputan, proses edit dan proses
hapus data usul ijazah (Gambar 5.14).

Gambar 5.14 Proses Data Usul Ijazah


5.2.7. Tampilan Pengecekan Ijazah

Tampilan pengecekan digunakan untuk melakukan pengecekan data Usul


Ijazah Mahasiswa (Gambar 5.15).

Gambar 5.16 Tampilan Pengecekan


5.2.8. Proses Pengambilan Ijazah
Proses pengambilan Ijazah digunakan untuk mengolah data pengambilan
ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 5.14).

Gambar 5.17 Proses Pengambilan Ijazah


5.2.9. Proses Data Ijazah

Proses data Ijazah adalah proses penginputan, proses edit dan proses hapus
data Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim kabupaten Bireuen (Gambar 5.15).

Gambar 5.18 Proses Data Ijazah


5.3.

Implementasi Tampilan Output


Tampilan Output yang digunakan pada Aplikasi Pendataan Ijazah

Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen menggunakan Crystal


Report 8.
1. Tampilan Output Data Fakultas
Tampilan output Fakultas digunakan untuk menampilkan data Fakultas
pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 5.19).

Gambar 5.19. Tampilan Output Fakultas

2. Tampilan Output Data Program Studi


Tampilan output Program Studi digunakan untuk menampilkan data
Program Studi pada Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen (Gambar 4.11).

Gambar 5.20 Tampilan Output Program Studi


3. Tampilan Output Mahasiswa
Tampilan output Mahasiswa digunakan untuk menampilkan data
Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten Bireuen. output data Mahasiswa
terdiri dari dua output yaitu:

Gambar 5.21 Tampilan Daftar Mahasiswa Berdasarkan Tahun Masuk

4. Tampilan Output Data Usul Ijazah


Tampilan output data Usul Ijazah digunakan untuk menampilkan daftar
Mahasiswa yang mengusulkan Ijazah pada Biro Akademik Universitas Almuslim
Kabupaten Bireuen.

Gambar 5.22 Tampilan Output daftar Usul Ijazah berdasarkan Fakultas


5. Tampilan Output Data Pengecekan
Tampilan output data Pengecekan digunakan untuk menampilkan daftar
Pengecekan data Usul Ijazah Mahasiswa Universitas Almuslim Kabupaten
Bireuen. Tampilan output data pengecekan yang ditampilkan berdasarkan nomor
surat usulan dan daftar keseluruhan usulan.

Gambar 5.23 Tampilan Output daftar Usul Ijazah berdasarkan Fakultas


BAB VI
PENUTUP
6.1. Kesimpulan
Hasil penelitian yang dilakukan pada Biro Akademik Universitas
Almuslim dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Aplikasi Pendataan Ijazah memberikan kemudahan dalam proses pengecekan
data Mahasiswa yang usul ijazah dan juga dapat dibuat laporan hasil
pengecekan.
2. Pembuatan laporan Mahasiswa yang usul ijazah, data ijazah, data
pengambilan ijazah dapat dilakukan dengan mudah karena sudah saling
terelasi.
3. Aplikasi ini memberikan keuntungan bagi Pihak Biro Akademik Universitas
Almuslim Kabupaten Bireuen.
6.2. Saran
Hasil penelitian ini tidak jauh dari kekurangan, oleh karena itu peneliti
menyarankan kepeda peneliti selanjutnya untuk merancang Aplikasi yang berbasis
web sehingga dapat digunakan oleh pihak Fakultas dalam mengusul Ijazah, Pihak

Lab Bahasa dalam menginput data Toefel sehingga Pihak Biro Akademik tidak
perlu lagi mengi8nput data Usul Ijazah karena dapat langsung dilakukan
pengecekan berdasarkan data Usulan yang sudah terelasi dengan Nomor Pokok
Mahasiswa.

DAFTAR PUSTAKA
Ajib Hamani. Sistem Informasi Akademik Online Universitas Islam Negeri
Malang. Tahun 2008.
Al Bahra bin Ladjamudin. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Graha Ilmu.
Yogyakarta. 2005
Drs. Daryono .Keterampilan Dasar Pengoperasian Komputer. 2004
Fathansyah, Ir. Basis Data. Informatika. Bandung. 2007 Yogyakarta: Graha ilmu.
Feri, Djuandi.2002.SQL Server.Jakarta:Elex Media.
H.M. Jogiyanto 2005. Analisis & Desain Sistem. Yogyakarta: Andi Offset.
Hamdani. 2008. Analisis & Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis
Web Pada Perguruan Tinggi Menggunakan Pemrograman Active Server Page
(ASP) . 2008.
Kendall E, Kendall J. Analisis dan Perancangan Sistem. PT Indeks. Klaten. 2007
Kusrini. 2007. Membangun SIA dengan Visual Basic & Microsoft SQL server.
Robert A Leitcth dan K.Roscoe Devis . Accounting Information Sistem. 1983
Yogyakarta: Andi.