Anda di halaman 1dari 12

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)

A. Pendahuluan
Tujuan nasional Indonesia, seperti yang tercantum pada
Pembukaan Undang-undang
Dasar
1945,
adalah
melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dan
secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor
20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka
pembangunan
bangsa
Indonesia
seutuhnya
dan
pembangunan
seluruh
masyarakat
Indonesia.
Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari
Pembangunan Nasional. Di dalam garis-garis besar haluan
Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan
Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan
terhadap Tuhan Yang maha Esa, kecerdasan dan
keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat
kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan
cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusiamanusia pembangunan yang dapat membangun dirinya
sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas
pembangunan bangsa.
Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan
bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para
siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan
sumber insani bagi pembangunan nasional yang
berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar
1945.Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan
generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan
Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis
besar Haluan Negara amat luas lingkupnya, maka
diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang
1

merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting


dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut, baik
melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan
kokurikuler dan ekstrakurikuler.
B. Pengertian dan Fungsi OSIS
1. Pengertian OSIS
a. Secara Semantis
Di dalam SK Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah
Nomor 226 / C / Kep /O/1992 disebutkan bahwa
Organisasi kesiswaan di sekolah adalah OSIS.
Kepanjangan OSIS adalah Organisasi Siswa Intra
Sekolah. Masing
masing kata mempunyai
pengertian :
1) Organisasi
Secara umum adalah kelompok kerjasama antara
pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan
bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan
sebagai satuan atau kelompok kerjasama para
siswa yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan
bersam, yaitu mendukung terwujudnya pembinaan
kesiswaan.
2) Siswa
Peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan
menengah
3) Intra
Berarti terletak di dalam dan di antara. Sehingga
suatu organisasi siswa yang ada di dalam dan di
lingkungan sekolah yang bersangkutan
4) Sekolah
Satuan pendidikan tempat menyelenggarakan
kegiatan belajar mengajar, yang dalam hal ini
Sekolah Dasar, Sekolah Menengah atau sekolah /
madrasah yang sederajat
2

TATA TERTIB PESERTA LDKS SMP BUANA WARU


TAHUN PELAJARAN 2014-2015
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Datang tepat waktu


Membawa alat tulis menulis dan perlengkapan sholat
Memakai pakaian yang rapi dan sopan
Selalu menggunakan tanda peserta LDKS
Berperilaku baik dan sopan
Menjaga kebersihan tempat LDKSdan sekitarnya
Mengiku semua kegiatan LDKS dengan baik dan ter b
Jadwal Kegiatan LDKS SMP BUANA WARU
Tahun Pelajaran 2014/2015

Hari,
Pukul
Kegiatan
tanggal
,
12.30-13.00 Cheking Peserta
10 Okt 2014 13.00-14.30 Go to teritory
14.30-15.00 Pembukaan LDKS
15.00-15.30
Keorganisasian dan
15.30-16.30
Kepemimpinan OSIS
Administrasi, Program kerja
16.30-17.30
dan Proposal OSIS
17.30-19.30 ISHOMA
19.30-20.00 Tes Kepribadian
20.00-22.00 Seni Spontanitas Sekbid
22.00-23.00 Cerita Malam
23.00-02.30 Gotobed
Sabtu,
Sholat Malam & sholat
02.30-04.30
11 Okt 2014
Shubuh
04.30-06.00 Lincak-lincak dan bersih diri
06.00-07.30 Makan pagi dan mandi
07.30-10.00 Out bond
10.00-11.00 Operasi Yus si
11.00-11.30 Penutupan
11.30-12.00 Shoima
12.00-14.00 Back to school

CP :

Pelaksana/
Penanggung Jawab
Mujahidin, S.T
Moh. Mahin, S.Pd
Nuvita Febri A. S.Pd
Hidayatun N, S.Pd.I
Mustamam, S.Pd
Drs. Abdul Adhim
Ririn F., S.Pd
Vivi P, S.Psi
Mukhtar
Abdul Hamid, S.Pd
All
Moh. Mahin, S.Pd
Mujahidin, S.T
Ririn F, S.Pd
Nuvita Febri A.S.Pd
Hidayatun N, S.Pd
Abdul Hamid, S.Pd
Vivi Pancawa , S.Pd
Moh. Mahin, S.Pd

Abdul Hamid
(031-77949838)/ 085733594997
Mujahidin
(085731561901)
Mukhtar Hidayatullah (089696092779)
22

b. Secara Organis
Satu satunya wadah organisasi siswa yang sah di
sekolah. Oleh karena itu, setiap sekolah wajib
membentuk OSIS, yang tidak mempunyai hubungan
organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak
menjadi bagian / alat dari organisasi lain yang ada di
luar sekolah.
c. Secara Fungsional
Dalam
rangka
pelaksanaan
kebijaksanaan
pendidikan, khususnya di bidang pembinaan
kesiswaan, arti yang terkandung lebih jauh dalam
pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari
empat jalur pembinaan kesiswaan, disamping ketiga
jalur yang lainnya ( seperti latihan kepemimpinan,
ekstrakurikuler, dan wawasan wiyatamandala )
d. Secara Sistematis
Apabila OSIS dipandang sebagai suatu system,
berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok
siswa yang bekerjasama untuk mencapai tujuan
bersama. Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai
suatu system, dimana sekumpulan para siswa
mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan
suatu organisasi yang mampu mencapai tujuan.
Oleh karena OSIS sebagai suatu system ditandai
beberapa ciri pokok yaitu :
1) Berorientasi pada tujuan
2) Memiliki susunan kehidupan kelompok
3) Memiliki sejumlah peranan
4) Terkoordinasi
5) Berkelanjutan dalam waktu tertentu
2. Fungsi OSIS
Salah satu cirri pokok suatu organisasi ialah memiliki
berbagai macam fungsi. Demikian juga OSIS sebagai
organisasi memiliki beberapa fungsi dalam mencapai
tujuan.
3

Sebagai suatu organisasi perlu juga diperhatikan


factor factor yang sangat menentukan agar OSIS
sebagai organisasi tetap hidup dalam arti memiliki
kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan
perkembangan.
Sebagai salah satu jalur dari pembinaan kesiswaan,
fungsi OSIS adalah sebagai berikut :
a. Sebagai Wadah
OSIS merupakan satu
satunya wadah kegiatan
para siswa di sekolah bersama dengan jalur
pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya
tujuan pembinaan kesiswaan.
b. Sebagai Motivator
Motivator adalah perangsang yang menyebabkan
lahirnya keinginan dan semangat para siswa untuk
berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam
mencapai tujuan. OSIS akan tampil sebagai
penggerak apabila para Pembina, pengurus mampu
membawa OSIS selalu dapat menyesuaikan dan
memenuhi kebutuhan yang diharapkan, yaitu
menghadapi perubahan, memiliki daya tangkal
terhadap ancaman, memanfaatkan peluang dan
perubahan, dan yang penting memberikan
kepuasan kepada anggota.

Bertanggung
jawab
atas
inventaris
dan
perbendaharaan;
Menyampaikan laporan keuangan secara berkala
Sasaran Umum.
Contoh sasaran umum bidang I
Terbinanya kualitas dan kesadaran beriman dan bertaqwa
terhadap Tuhan YME dengan melaksanakan ajaran sesuai
dengan agama masing-masing yang diprioritaskan pada
kegiatan ibadah secara berkelompok dan meningkatkan
kepedulian terhadap sesama umat beragama
CONTOH
Peringatan Hari Besar Islam
Shalat Tarawih
Pesantren Kilat
Penyembelihan Kurban
Buka Puasa Bersama
Peringatan Maulud Nabi Muhammad
Shalat Dzuhur Berjamaah
Bantuan Musibah dan Duka Cita
Bantuan Sumbangan Dana Bakti Sosial.

c. Sebagai Preventif
Apabila fungsi yang bersifat intelek dalam arti
secara internal OSIS dapat menggerakan sumber
daya yang ada dan secara eksteral OSIS mampu
mengadaptasi
dengan
lingkungan,
seperti
menyelesaikan persoalan perilaku menyimpang
siswa dan sebagainya. Dengan demikian secara
preventif OSIS ikut mengamankan sekolah dari
segala ancaman yang dating dari dalam maupun
dari luar. Fungsi preventif OSIS akan terwujud
apabila fungsi OSIS sebagai pendorong lebih
dahulu harus diwujudkan.
4

21

TUGAS KETUA
Memimpin organisasi dengan baik dan bijaksana
Mengkoordinasikan semua aparat kepengurusan
Menetapkan kebijaksanaan yang telah dipersiapkan
dan direncanakan oleh aparat kepengurusan
Memimpin rapat
Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan
berdasarkan musyawarah dan mufakat
Setiap
saat
mengevaluasi
kegiatan
aparat
kepengurusan.
TUGAS WAKIL WAKIL KETUA
Bersama-sama ketua menetapkan kebijaksanaan
Memberikan saran kepada ketua dalam rangka
mengambil keputusan
Menggantikan ketua jika berhalangan
Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya
Bertanggung jawab kepada ketua
TUGAS SEKRETARIS
Memberi saran/masukan kepada ketua dalam
mengambil keputusan;
Mendampingi ketua dalam memimpin rapat;
Menyiapkan, mendistribusikan dan menyimpan surat
serta arsip yang berhubungan dengan pelaksanaan
kegiatan;
Menyiapkan laporan, surat, hasil rapat dan evaluasi
kegiatan;
Bersama ketua menandatangani setiap surat;
Bertanggung jawab atas tertib administrasi organisasi;
Bertindak sebagai notulis dalam rapat.
TUGAS BENDAHARA
Bertanggung
jawab
dan
mengetahui
segala
pemasukan/pengeluaran uang/biaya yang diperlukan;
Memnuat
tanda
bukti
kuitansi
setiap
pemasukan.pengeluaran
uang
untuk
pertanggungjawaban.
20

C. Pengelolaan Pelaksanaan OSIS


Pengelolaan OSIS dilaksanakan dengan baik apabila siklus
atau proses kegiatan manajement tersebut dilaksanakan
secara efektif, berkesinambungan dan terkoordinasi mulai
dari proses perencanaan, pengorganisasian, dan
pengembangannya berjalan sesuai dengan tujuan.
Setiap Satuan Pendidikan SMP dan SMA/SMK yang
berada di lingklungan Kementerian Pendidikan Nasional
diwajibkan untuk membentuk OSIS. OSIS tidak mempunyai
hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah yang lain
dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di
luar sekolah.
Karena OSIS adalah wadah organisasi siswa satu
satunya di sekolah, secara otomatis setiap siswa menjadi
anggota OSIS dari sekolah yang bersangkutan dan
keanggotaannya secara otomatis akan berakhir dengan
keluarnya siswa dari sekolah yang bersangkutan.
1. Perangkat OSIS
Perangkat OSIS terdiri dari :
a. Pembina OSIS
Pembina OSIS terdiri dari :
1) Kepala Sekolah sebagai Ketua
2) Wakil Kepala Sekolah sebagai Wakil Ketua
3) Guru, sebagai anggota, sedikitnya 5 ( lima ) orang
dan bergantian setiap tahun pelajaran
b. Perwakilan Kelas
Perwakilan Kelas terdiri dari :
1) Wakil wakil setiap kelas
2) Setiap kelas diwakili oleh 2 ( dua ) orang siswa
c. Pengurus OSIS
* Pengurus OSIS terdiri dari :
1) Ketua
2) Wakil Ketua I
3) Wakil Ketua II
5

4)
5)
6)
7)
8)
9)
10)
11)
12)
13)

Sekretaris
Wakil Sekretaris I
Wakil Sekretaris II
Bendahara
Wakil Bendahara
Seksi Ketaqwaan terhadap Tuhan YME
Seksi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Seksi Pendidikan Pendahuluan Bela Negara
Seksi Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur
Seksi Berorganisasi, Pendidikan Politik dan
Kepemimpinan
14) Seksi Keterampilan dan Kewiraswastaan
15) Seksi Persepsi, Apresiasi dan Kreasi Seni
16) Seksi Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi
** Syarat, tugas dan kewajiban Pengurus OSIS
a. Syarat Pengurus OSIS
1) Taqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa;
2) Memiliki budi pekerti yang baik sopan santun
terhadap orangtua, guru dan teman;
3) Memiliki bakat sebagai pemimpin;
4) Memiliki
kemauan,
kemampuan,
dan
pengetahuan yang memadai;
5) Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya,
sehingga pelajarannya tidak terganggu karena
menjadi pengurus OSIS;
6) Pengurus dicalonkan oleh Perwakilan Kelas;
7) Khusus untuk ketua OSIS SMA, ditambah
persyaratan :
a. Mempunyai kemampuan berpikir yang jernih;
b. Memiliki wawasan mengenai kondisi yang
sedang dihadapi bangsanya.
8) Tidak duduk di kelas terakhir, karena akan
menghadapi ujian akhir.

PROGRAM KERJA OSIS


Program kerja yang dibuat harus mencerminkan aspirasi dan
kebutuhan anggota. Sehingga dalam penyusunan program
kerja ini harus melibatkan unsur-unsur siswa yang terhimpun
dalam MPK (Musyawarah Perwakilan Kelas) sekaligus yang
berkecimpung dalam kegiatan sekolah seperti pengurus Sub
Seksi dan sebagainya.
TAHAP PENYUSUNAN PROKER
Penampungan aspirasi dari siswa (terutama anggota,
pengurus Sub Seksi)
Penyampaian hasil penampungan aspirasi siswa dan
penyampaian aspirasi dari perwakilan kelas
Pembentukan tim penyusun program kerja OSIS yang
terdiri dari : Pengurus Harian OSIS; Pengurus MPK Inti dan
Para Ketua Sub Seksi
Musyawarah pengurus tentang penyusunan program kerja
OSIS
Rapat Kerja
Pengajuan dan pengesahan program kerja OSIS
Adapun program kerja OSIS terdiri dari 3 bagian yaitu :
Program kerja Pengurus Harian OSIS
Sasaran Umum Program Kerja 8 (delapan) Seksi Bidang
Program Kerja 8 Seksi Bidang
PROKER PENGURUS HARIAN OSIS
Sasaran Umum
Terwujudnya koordinasi yang matang antar seksi bidang,
pelayanan yang optimal terhadap anggota dan pembagian
tugas kesekretariatan yang merata
Pengajuan perbaikan sarana dan administrasi
Penertiban administrasi
Pengaktifan kegiatan dana usaha
Persiapan laporan pertanggungjawaban

19

Bersama seksi bidangmu, coba kalian buat administrasi di


suatu kelas pada bulan Nopember 2008.
Seksi Bidang : ____________________
Nama Anggota : 1. __________________
3. _________________
2. __________________
4. __________________
Tanggal

Uraian

Debet

Kredit

Saldo

b. Kewajiban Pengurus
1) Menyusun dan melaksanakan Program Kerja
sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran
Rumah Tangga OSIS;
2) Selalu
menjunjung
tinggi
nama
baik,
kehormatan dan martabat sekolahnya;
3) Kepemimpinan pengurus OSIS bersifat kolektif;
4) Menyampaikan laporan pertanggungjawaban
kepada rapat Perwakilan Kelas dan pada akhir
masa jabatannya;
5) Selalu berkonsultasi dengan Pembina.
c. Struktur dan Rincian Tugas Pengurus
1) Ketua
a) Memimpin organisasi dengan baik dan
bijaksana;
b) Mengkoordinasikan
semua
aparat
kepengurusan;
c) Menetapkan kebijaksanaan yang telah
dipersiapkan dan direncanakan oleh aparat
kepengurusan;
d) Memimpin rapat;
e) Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil
keputusan berdasarkan musyawarah dan
mufakat;
f) Setiap saat mengevaluasi kegiatan aparat
kepengurusan.
2) Wakil ketua
a) Bersama-sama
ketua
menetapkan
kebijaksanaan;
b) Memberikan saran kepada ketua dalam
rangka mengambil keputusan;
c) Menggantikan ketua jika berhalangan;
d) Membantu ketua dalam melaksanakan
tugasnya;
e) Bertanggung jawab kepada ketua;

18

f)

Wakil ketua I bersama dengan wakil


sekretaris I mengkoordinir 4 seksi; seksi I,
II, III, IV, wakil ketua II bersama-sama
dengan wakil sekretaris II mengkoordinir 4
seksi; seksi V, VI, VII dan VIII.

3) Sekretaris
a) Memberi saran/masukan kepada ketua
dalam mengambil keputusan;
b) Mendampingi ketua dalam memimpin rapat;
c) Menyiapkan,
mendistribusikan
dan
menyimpan
surat
serta
arsip
yang
berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan;
d) Menyiapkan laporan, surat, hasil rapat dan
evaluasi kegiatan;
e) Bersama ketua menandatangani setiap
surat;
f) Bertanggung jawab atas tertib administrasi
organisasi;
g) Bertindak sebagai notulis dalam rapat atau
diserahkan kepada wakil sekretaris.
4) Wakil sekretaris
a) Aktif
membantu
pelaksanaan
tugas
sekretaris;
b) Menggantikan sekretaris jika sekretaris
berhalangan;
c) Masing-masing wakil sekretaris membantu
para wakil ketua mengkoordinir seksi I, II, III,
IV dan seksi V, VI, VII, VIII.

10 Nopember 2014 terima iuran mingguan/kas Rp 18.000,00


12 Nopember 2014 beli penghapus papan
Rp 4.000,00
15 Nopember 2014 beli buah untuk besuk
Rp 10.000,00
Cara menyusun dalam buku kas adalah sebagai berikut:
Bulan : Nopember 2014
Tanggal
Nop 1
3
4
10
12
15

Uraian
Saldo bulan lalu
Terima kas
Beli spidol
Terima kas
Beli penghapus
papan
Beli buah untuk
besuk
Saldo

Debet
Rp 20.000
Rp 22.000

00
00

Rp 18.000

00

Rp 60.000

00

Rp

5.000

00

Rp

4.000

00

Rp 10.000

00

Rp 41.000
Rp 60.000

00
00

Bulan: Nopember 2014


Tanggal
Uraian
Debet
Kredit
Nop 1 Saldo bulan lalu
Terima kas
Rp 22.000 00
3 Beli spidol
Rp 5.000 00
4 Terima kas
Rp 18.000 00
10 Beli penghapus
Rp 4.000 00
12 papan
Rp 10.000 00
15 Beli buah untuk
besuk

5) Bendahara dan Wakil Bendahara


a) Bertanggung jawab dan mengetahui segala
pemasukan/pengeluaran uang/biaya yang
diperlukan;
b) Memuat tanda bukti kuitansi setiap
pemasukan.pengeluaran
uang
untuk
pertanggungjawaban.
8

Kredit

17

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

Saldo
20.000
42.000
37.000
55.000
51.000
41.000

00
00
00
00
00
00

a. Buku Kas stafel


Bulan: ___________
Tanggal
Uraian

Debet

Bulan: _______
Tanggal Uraian

Debet

b. Buku kas skontro


Debet
Tanggal
Uraian Jumlah
1
Nop

c. Buku kas tabelaris


Debet
Tang Ur Ka Inf Juml
aq ah
gal
aia s
n

Tanggal

Tang
gal

c) Bertanggung jawab atas inventaris dan


perbendaharaan;
d) Menyampaikan laporan keuangan secara
berkala.

Kredit

Kredit

Saldo

Kredit
Uraian

Jumlah

ura Spi
ian dol

Kredit
Lai
nlain

Juml
ah

Contoh Pembukuan:
1 Nopember 2014 Saldo bulan lalu
Rp 20.000,00
3 Nopember 2014 Terima iuran mingguan/kas Rp 22.000,00
4 Nopember 2014 beli spidol
Rp 5.000,00
16

6) Ketua Seksi
a) Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan
seksi yang menjadi tanggung jawabnya;
b) Melaksanakan kegiatan seksi yang telah
dipogramkan;
c) Memimpin rapat seksi;
d) Menetapkan kebijaksanaan seksi dan
mengambil
keputusan
berdasarkan
musyawarah dan mufakat;
e) Menyampaikan laporan pertanggungjawaban
pelaksanaan kegiatan seksi kepada ketua
melalui koordinator.
d. Pokok-pokok Kegiatan Seksi
1) Seksi Ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha
Esa, antara lain :
a) Melaksanakan ibadah sesuai dengan
ketentuan agama masing-masing;
b) Memperingati hari-hari besar agama;
c) Mengadakan kegiatan lomba yang bersifat
keagamaan; dan
d) Kegiatan lainnya.
2) Seksi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara,
antara lain :
a) Melaksanakan upacara bendera pada setiap
hari Senin pagi dan hari Sabtu sore, serta
hari-hari besar Nasional;
b) Melaksanakan Bhakti Sosial/Masyarakat;
c) Memelihara kelestarian dan keindahan
lingkungan sekolah; dan
d) Kegiatan lainnya.
9

3) Seksi Pendidikan dan Pendahuluan Bela


Negara, antara lain :
a) Melaksanakan tata tertib sekolah;
b) Melaksanakan baris-berbaris;
c) Melaksanakan wasata siswa, mendaki
gunung, napak tilas; dan
d) Kegiatan lainnya.
4) Seksi kepribadian dan Budi Pekerti Luhur,
antara lain :
a) Melaksanakan Pedoman Penghayatan dan
Pengamalan Pancasila (P4);
b) Melaksanakan tata karma siswa;
c) Melaksanakan
kegiatan
amal
untuk
meingankan penyandang cacat, yatim piatu,
orang jompo, dan orang yang tertimpa
bencana alam; dan
d) Kegiatan lainnya.
5) Seksi Berorganisasi Pendidikan Politik dan
Kepemimpinan, antara lain :
a) Memanfaatkan OSIS dan mengembangkan
Program OSIS;
b) Melaksanakan latihan kepemimpinana siswa;
c) Menyelenggarakan forum diskusi ilmiah;
d) Membantu pelaksanaan penataran siswa;
dan
e) Kegiatan lainnya.
6) Seksi Keterampilan dan Kewiraswastaan,
antara lain :
a) Meningkatkan usaha koperasi sekolah dan
unit produksi;
b) Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN);
c) Membuat keterampilan dengan bahan bekas;
dan
d) Kegiatan lainnya.
10

ADMINISTRASI OSIS
A. PENGERTIAN
Administrasi dalam arti sempit adalah kegiatan yang
meliputi catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan
sederhana, ketik-mengetik, agenda dan lain-lain (kegiatan
yang bersifat ketatausahaan.
Administrasi dalam arti Luas adalah sebagai berikut:
Sebagian dari kegiatan kelompok yang mengadakan
kerjasama untuk mencapai tujuan bersama
Bimbimgam, kepemimpinan dan pengawasan dari
kelompok individu terhadap tercapainya tujuan bersama
Segala usaha untuk mendayagunakan semua sumbersumber yang ada secara efektif & efisien guna
menunjang tercapainya tujuan yang diinginkan.
Dari pengertian administrasi dalam arti sempit diperlukan
adanya kerjasama karena adanya banyakphak yang terlibat
di dalam kegiatan tersebut dan adanya tujuan yang ingin
dicapai sebagai konsekuensi adanya suatu kegiatan.
B. KEGIATAN YANG ADA DI ADMINISTRASI
Kepemimpinan
yang
meliputi
perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, pengoordinasian, dan
pengawasan.
Pelaksana tergambar dalam kegiatan ketatausahaan, yaitu
kegiatan administrasi dalam arti sederhana.
C. CARA MENYUSUN ADMINISTRASI
MACAM-MACAM BUKU KAS
a. Buku Kas stafel
b. Buku Kas skontro
c. Buku Kas Tabelaris

15

KEPEMIMPINAN
Menurut Dr. Winardi, SE
-asas
yang mempengaruhi pihak lain untuk bekerja sama secara
sukarela, dalam usaha mengerjakan tugas-tugas yang
berhubungan untuk mencapai hal yang diinginkan oleh
pemimpin ter
Kepemimpinan : Kemampuan untuk membangkitkan
semangat orang lain agar bersedia dan memiliki tanggung
jawab total terhadap usaha mencapai tujuan organisasi".
pertanggungjawaban atas apa yang kita
Seorang Pemimpin
1) Memberikan inspirasi kepada pengikutnya.
2) Menyelesaikan pekerjaan dengan mengembangkan
pengikutnya .
3) Menunjukkan
kepada
pengikutnya
bagaimana
menyelesaikan masalah.
4) Menerima tanggung jawab.
5) Memperbaiki kegagalan dalam mencapai tujuan
Pemimpin sejati adalah seorang yang dapat memotivasi
manusia di sekeliling nya mendaki mencapai tingkat tertinggi
dengan membuka peluang peluang dan bukan kewajiban

7) Seksi Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi,


antara lain :
a) Menyelenggarakan lomba olahraga;
b) Menyelenggarakan senam pagi;
c) Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan
narkotika;
d) Pelestarian
lingkungan
hidup
yang
dikreasikan berupa kegiatan : penghijauan,
perbaikan selokan, mandi cuci kakus (MCK)
dan sebagainya;
e) Gerakan kebersihan lingkungan yang
dikreasikan berupa kegiatan : membersihkan
corat-coret di tembok/dinding/papan nama
jalan/papan reklame/dinding, bis umum,
memelihara telepon umum dan sebagainya;
f) Menciptakan barang-barang yang semula
tidak berguna menjadi barang yang berguna
dan bernilai; dan
g) Kegiatan lainnya.
8) Seksi Persepsi, Apresiasi dan Kreasi Seni,
antara lain :
a) Menyelenggarakan berbagai macam pentas
seni;
b) Menyelenggarakan lomba lawak; panggung
remaja; deklamasi/ baca puisi;
c) Menyelenggarakan
sanggar
berbagai
mavam seni; dan
d) Kegiatan lainnya.
2. Forum Organisasi
a. Rapat rapat
1) Rapat Pleno Perwakilan Kelas
2) Rapat Pengurus
Rapat Pleno Pengurus
Rapat Pengurus Harian
3) Rapat Koordinasi

14

11

Rapat yang dihadiri oleh wakil ketua I,


sekretaris, sekretaris I, bendahara , dan seksi 1
sampai seksi 4
Rapat yang dihadiri oleh wakil ketua II,
sekretaris, sekretaris II, wakil bendahara , dan
seksi 5 sampai seksi 8
4) Rapat Seksi
Rapat yang dipimpin oleh ketua seksi
5) Rapat Luar Biasa
Rapat yang dapat diadakan dalam keadaan
mendesak atas usul pengurus OSIS atau
perwakilan kelas, setelah terlebih dahulu
dikonsultasikan dan disetujui pembina OSIS.
b. Tata Cara Pemilihan
1) Tata cara pemilihan perwakilan kelas
2) Tata cara pencalonan dan pemilihan pengurus
OSIS. Biasanya setelah selesai dilanjutkan dengan
pengesahan dan pelantikan.
3. Lambang OSIS
Lambang OSIS terdiri dari :
a. Bunga Bintang sudut lima dan lima kelopak daun
bunga: Generasi muda adalah bunga harapan
bangsa dengan bentuk bintang sudut lima
menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan
Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima
jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga
negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut
dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga,
yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal
b. Buku Terbuka : Belajar keras menuntut ilmu
pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih
siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara
c. Kunci Pas : Kemauan bekerja keras akan
menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri
dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan
orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci
12

d.

e.

f.

g.

pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua


permasalahan dan kunci pemecahan dari segala
kesulitan.
Dua Tangan Terbuka : Kesediaan menolong orang
lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang
memerlukan bantuan dan pertolongan, yang
menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik
dan bertanggung jawab
Biduk : Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup
menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan
nasional yang dicita citakan.
Pelangi Merah Putih : Tujuan nasional yang dicita
citakan adalah masyarakat adil dan makmur
berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang sejahtera baik material
maupun spiritual.
Tujuh Belas Butir Padi, Delapan lipatan Pita, Empat
buah Kapas dan Lima daun Kapas : Pada tanggal 17
Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan
emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai nilai

sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan


pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah
ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi
penuh para siswa.
h. Warna Kuning : Sebagai dasar lambang yaitu warna
kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi
muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan
bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan
dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu
sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan
negara
i. Warna Coklat : Warna tanah Indonesia, berpijak
pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa
nasional Indonesia
j. Warna Merah Putih: Warna kebangsaan Indonesia
yang menggambarkan hati yang suci dan berani
membela kebenaran.
13