Anda di halaman 1dari 34

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Satuan Pendidikan
Sekolah
Mata pelajaran
Kelas/Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu
A.

: SMA
: SMA 105 Jakarta
: Biologi
: XI MIA /1(Satu)
: Struktur dan Fungsi Jaringan
: 16 x 45 menit

Kompetensi Inti (KI)

KI 1

: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2

: Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah


lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 3

KI 4

: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B.

Kompetensi Dasar (KD)


1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang struktur dan fungsi
sel, jaringan, organ penyusun sistem dan bioproses yang terjadi pada mahluk hidup.
2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan fakta, disiplin, tanggung
jawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam
mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong,
bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsif dan proaktif
dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam
kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium.

3.3

Mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkaitkannya dengan fungsinya,


menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan

3.4 Mendeskripsikan struktur jaringan hewan vertebrata dan mengkaitkannya dengan


fungsinya

4.3

Mengamati dengan mikroskop struktur jaringan penyusun organ akar, batang dan daun
tumbuhan monokotil dan dikotil dan mengkaitkan dengan letak dan fungsinya

4.4

Mengamati dengan mikroskop struktur, letak, sifat dan fungsi jaringan pada hewan
mamalia dan mengkaitkan dengan tubuh manusia

C.

Indikator Pencapaian Kompetensi


3.3 Mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkaitkannya dengan
fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan
Indikator:
3.4.1
3.4.2
3.4.3

Mengidentifikasi macam-macam jaringan berdasarkan bentuk dan lokasinya.


Menjelaskan transportasi pada tumbuhan
Menjelaskan sifat totipotensi dan kultur jaringan

3.4 Mendeskripsikan struktur jaringan hewan vertebrata dan mengkaitkannya dengan


fungsinya
Indikator:
3.4.1 Mengidentifikasi jaringan hewan berdasarkan macam dan struktur sel
penyusunnya.
3.4.2 Membedakan berbagai jaringan (epitel, otot, tulang,saraf, dan penguat)
penyusun organ hewan
3.4.3 Menjelaskan fungsi masing-masing jaringan hewan.
3.4.4 Menjelaskan sifat-sifat dari sel punca
4.3 Mengamati dengan mikroskop struktur jaringan penyusun organ akar, batang dan
daun tumbuhan monokotil dan dikotil dan mengkaitkan dengan letak dan fungsinya
Indikator:
4.4.1 Membedakan struktur jaringan tumbuhan dikotil dan monokotil berdasarkan
hasil pengamatan
4.4.2 Mendeskripsikan fungsi organ tumbuhan berdasarkan hasil pengamatan

4.4 Mengamati dengan mikroskop struktur, letak, sifat dan fungsi jaringan pada hewan
mamalia dan mengkaitkan dengan tubuh manusia
Indikator:
4.4.1 Menjelaskan fungsi masing-masing organ dan system organ
4.4.2 Mengidentifikasi letak masing masing jaringan hewan di tubuh

D. Tujuan Pembelajaran

1. Setelah melakukan tanya jawab tentang penyusun organ tumbuhan, siswa dapat
menyebutkan macam-macam jaringan tumbuhan
2. Setelah mengamati gambar berbagai macam jaringan tumbuhan dan hewan, siswa
dapat memahami struktur dan fungsi jaringan tersebut
3. Setelah mengamati tabel perbedaan setiap jaringan baik itu jaringan hewan atau
tumbuhan, siswa dapat menjelaskan perbedaan dari setiap jaringan tersebut
4. Setelah melakukan praktikum/percobaan tentang perbedaan struktur jaringan
tumbuhan dikotil dan monokotil, siswa dapat menjelaskan perbedaan tersebut
5. Setelah melakukan praktikum/percobaan tentang macam-macam jaringan hewan,
siswa dapat menyebutkan macam-macam jaringan hewan beserta fungsi masingmasing
6. Berperilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli lingkungan, dan bekerjasama
dalam melakukan kegiatan pembelajaran di dalam maupun di luar kelas

E. Materi Pembelajaran
1)

Materi Fakta
1. Mengamati umur pada batang pohon.

2)

Materi Konsep
1. Jaringan tumbuhan menyusun organ tumbuhan

3)

Materi Prinsip
1. Setiap jaringan tumbuhan memiliki struktur dan fungsi yang berbeda
4) Prosedur
1. Mempresentasikan struktur dan fungsi jaringan tumbuhan
2. Melakukan praktikum tentang jaringan tumbuhan

F. Pendekatan dan Metode Pembelajaran


1. Pendekatan

: Student center

2. Model Pembelajaran : Discovery based learning


3. Metode
: Study Literatur (Ceramah), penugasan project, presentasi,
eksperiment, diskusi dan tanya jawab
G.

Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1.

a.
b.
2.

3.

Media:
LKS
Power point
Alat/Bahan:
a.
laptop
b.
LCD
Sumber Belajar:
a.
Irnaningtyas. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kelompok
Peminatan Matematika dan Ilmu-ilmu Alam. Jakarta : Erlangga.
b.
Internet

H. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan Pertama (4 x 45 menit)
No
.

Kegiatan

Awal

Inti

Deskripsi
1. Guru masuk sambil memberi salam, dan doa bersama,
kemudian mempresensi siswa
2. Siswa diminta untuk mengecek kebersihan kelas, minimal di
sekitar meja dan kursi tempat duduknya.
3. Guru menyampaikan materi yang akan di bahas yaitu
Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran atau KD yang
akan dicapai.
5. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan
penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta
didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas pada
pertemuan ini.
6. Memotivasi siswa dengan Guru bertanya kepada siswa
mengenai materi terkait yang akan dibahas Memberikan
informasi mengenai kultur jaringan
Menjelaskan manfaat dari pembelajaran mengenai struktur
jaringan tumbuhan
1. Menyajikan Fakta
Guru menyampaikan tentang umur pada batang.

Alokasi
Waktu
15

150

No
.

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
Waktu

2. Mengamati
Siswa mengamati gambar tentang macam-macam
3.

jaringan tumbuhan yang disediakan guru


Menanya
Guru meminta siswa mencoba untuk bertanya hal-hal

yang terkait jaringan tumbuhan, seperti apa itu jaringan?


macam-macam jaringan pada tumbuhan? apa
perbedaan dari masing-masing jaringan pada tumbuhan?
fungsi dari macam-macam jaringan tumbuhan?
bagaimana transportasi pada tumbuhan? dan sifat
totipotensi dan kultur jaringan yang dimiliki tumbuhan?
4. Mengumpulkan informasi/eksperimen
Dari melihat, mengamati, dan membaca sumber lain

selain buku teks siswa dapat mengumpulkan informasi


mengenai materi jaringan tumbuhan
Siswa diberikan kesempatan berdiskusi secara

berkelompok kemudian mempresetasikan hasil yang di


perolehnya di depan kelas secara berkelompok
5. Mengasosiasikan/mengolah informasi

Dari buku teks siswa secara berkolompok dapat


mengolah hasil data yang sudah dikumpulkannya, yaitu :

Siswa mengidentifikasi berbagai macam jenis

jaringan tumbuhan
Siswa mengidentifikasi struktur dan fungsi
berbagai macam jenis jaringan tumbuhan

6. Penyusunan Kesimpulan:
Siswa diberi kesempatan untuk bertanya hal-hal yang

belum di pahami.
Guru mendistribusikan pertanyaan siswa pada semua

siswa di kelas dan memberikan konfirmasi dari jawaban


yang di kemukakan siswa.
Siswa diminta menuliskan kesimpulan dari hasil analisis
data

Penutup

1. Guru meminta siswa untuk menyimpulkan pembelajaran

15

No
.

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
Waktu

hari ini.
2. Guru memberikan apresiasi kepada siswa terhadap kegiatan
presentasi yang sudah dilaksanakan.
3. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
tugas kelompok (telah diberikan pada tahap arahan) dan
menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya, yaitu tentang jaringan hewan.
4. Siswa diminta untuk mempersiapkan penyajian hasil diskusi
kelompok
5. Guru memotivasi siswa agar tetap terus bersyukur kepada
Tuhan yang telah menciptakan makhluk hidup dengan
sangat lengkap dan tidak kurang ataupun lebih.
6. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

Pertemuan Kedua (4 x 45 menit)

No
.

Kegiatan

Awal

Deskripsi
1.

Guru masuk sambil memberi salam, dan


doa bersama, kemudian mempresensi siswa
Siswa diminta untuk mengecek kebersihan kelas, minimal

di sekitar meja dan kursi tempat duduknya.


Guru menyampaikan materi yang akan di bahas yaitu

Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan


Guru menyampaikan tujuan pembelajaran atau KD yang

akan dicapai.
Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan

penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta


didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas pada
pertemuan ini.
Memotivasi siswa dengan Guru bertanya kepada siswa
mengenai materi terkait yang akan dibahas Memberikan
informasi mengenai kultur jaringan
Menjelaskan manfaat dari pembelajaran mengenai struktur
jaringan tumbuhan

Alokasi
Waktu
15

No
.

Kegiatan

Inti

Deskripsi
1.

Menyajikan Fakta
Guru menyampaikan tentang umur pada batang.

Mengamati
Siswa mengamati gambar produk kultur jaringan

Menanya
Guru meminta siswa mencoba untuk bertanya hal-hal

yang terkait jaringan tumbuhan, seperti apa itu kultur


jaringan? bagaimana tanaman dapat dikultur? sifat
totipotensi dan kultur jaringan yang dimiliki tumbuhan?
Mengumpulkan informasi/eksperimen
Dari melihat, mengamati, dan membaca sumber lain

selain buku teks siswa dapat mengumpulkan informasi


mengenai sifat totipotensi dan mekanisme kultur jaringan
Siswa diberikan kesempatan berdiskusi secara

2.
3.

4.

5.

Alokasi
Waktu
150

berkelompok kemudian mempresetasikan hasil yang di


perolehnya di depan kelas secara berkelompok
Mengasosiasikan/mengolah informasi

Dari buku teks siswa secara berkolompok dapat


mengolah hasil data yang sudah dikumpulkannya, yaitu :

Siswa mengidentifikasi sifat-sifat totipotensi

Siswa mengidentifikasi mekanisme kultur


jaringan

6.

Penyusunan Kesimpulan:
Siswa diberi kesempatan untuk bertanya hal-hal yang

belum di pahami.
Guru mendistribusikan pertanyaan siswa pada semua

siswa di kelas dan memberikan konfirmasi dari jawaban


yang di kemukakan siswa.
Siswa diminta menuliskan kesimpulan dari hasil analisis
data

Penutup

1. Guru meminta siswa untuk menyimpulkan pembelajaran


hari ini.
2. Guru memberikan apresiasi kepada siswa terhadap kegiatan
presentasi yang sudah dilaksanakan.
3. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk

15

No
.

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
Waktu

tugas kelompok (telah diberikan pada tahap arahan) dan


menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya, yaitu tentang jaringan hewan.
4. Siswa diminta untuk mempersiapkan penyajian hasil diskusi
kelompok
5. Guru memotivasi siswa agar tetap terus bersyukur kepada
Tuhan yang telah menciptakan makhluk hidup dengan
sangat lengkap dan tidak kurang ataupun lebih.
6. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

Pertemuan ketiga (4 x 45 menit)


No
.

Kegiatan

Awal

Deskripsi

Guru masuk sambil memberi salam, dan doa bersama,


kemudian mempresensi siswa
Siswa diminta untuk mengecek kebersihan kelas, minimal di
sekitar meja dan kursi tempat duduknya.
Guru menyampaikan materi yang akan di bahas yaitu
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan dan Hewan
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran atau KD yang

akan dicapai.
Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan

penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta


didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas pada
pertemuan ini.

Memotivasi siswa dengan menjelaskan manfaat dari

Alokasi
Waktu
15

No
.

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
Waktu

mempelajari jaringan hewan ini


2

Inti

1. Menyajikan Fakta
Guru menunjukan gambar berbagai macam jaringan pada
hewan
2. Mengamati
Siswa mengamati gambar tentang macam-macam
jaringan hewan yang disediakan guru
3. Menanya
Guru meminta siswa mencoba untuk bertanya hal-hal
yang terkait jaringan tumbuhan, seperti apa itu jaringan?
macam-macam jaringan pada hewan? apa perbedaan
dari masing-masing jaringan pada hewan? fungsi dari
macam-macam jaringan hewan?
4. Mengumpulkan informasi/eksperimen
Dari melihat, mengamati, dan membaca sumber lain

selain buku teks siswa dapat mengumpulkan informasi


mengenai materi jaringan hewan, organ dan sel punca
Siswa diberikan kesempatan berdiskusi secara

berkelompok kemudian mempresetasikan hasil yang di


perolehnya di depan kelas secara berkelompok
5. Mengasosiasikan/mengolah informasi

Dari buku teks siswa secara berkolompok dapat


mengolah hasil data yang sudah dikumpulkannya, yaitu :

Siswa mengidentifikasi berbagai macam jenis

jaringan hewan
Siswa mengidentifikasi struktur dan fungsi

berbagai macam jenis jaringan hewan


Siswa mengidentifikasi macam-macam system

organ
Siswa mengidentifikasi sifat-sifat sel punca
Siswa mengidentifikasi kelainan pada jaringan

hewan
6. Penyusunan Kesimpulan:
Siswa diberi kesempatan untuk bertanya hal-hal yang

belum di pahami.
Guru mendistribusikan pertanyaan siswa pada semua
siswa di kelas dan memberikan konfirmasi dari jawaban

150

No
.

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
Waktu

yang di kemukakan siswa.


Siswa diminta menuliskan kesimpulan dari hasil analisis
data

Penutup

Guru meminta siswa untuk menyimpulkan pembelajaran


hari ini.
Guru memberikan apresiasi kepada siswa terhadap kegiatan
presentasi yang sudah dilaksanakan.
Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
tugas kelompok (telah diberikan pada tahap arahan) dan
menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya, yaitu praktikum mengenai jaringa tumbuhan dan
hewan.
Siswa diminta untuk mempersiapkan untuk kegiatan
praktikum tersebut
Guru memotivasi siswa agar tetap terus bersyukur kepada
Tuhan yang telah menciptakan makhluk hidup dengan
sangat lengkap dan tidak kurang ataupun lebih.
Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

15

Pertemuan keempat praktikum (4 x 45 menit)


No
.

Kegiatan

Awal

Deskripsi
1. Guru masuk sambil memberi salam, kemudian
mempresensi siswa
2. Siswa diminta untuk mengecek kebersihan kelas,
minimal di sekitar meja dan kursi tempat duduknya.
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran atau KD yang
akan dicapai.
4. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan
penjelasan tentang kegiatan praktikum yang akan

Alokasi
Waktu
15

No
.

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
Waktu

dilakukan peserta didik


2

Inti

Kegiatan Praktikum
Guru menyampaikan tata tertib praktikum
Guru menyampaikan tata cara/langkah-langkah kegiatan

praktikum sebelum siswa melakukan kegiatan praktikum


mengenai pengamatan jaringan tumbuhan dan hewan
Guru membagikan LKS (terlampir) untuk memudahkan

siswa dalam melaksanalan praktikum pengamatan


jaringan
Siswa melakukan kegiatan praktikum pengamatan

jaringan tumbuhan dan hewan secara perkelompok


dengan dibimbing oleh guru
Siswa mengisi LKS secara berdiskusi bersama dengan

kelompok masing-masing
Kemudian siswa melakukan kegiatan diskusi tentang

hasil yang di dapat dibimbing oleh guru


Tiap kelompok mempresentasikan hasil yang di dapat di

depan kelas
Kelompok lain saling bertanya dan menanggapi hasil

yang di dapatkan
Penyusunan Kesimpulan:
Siswa diberi kesempatan untuk menyimpulkan diskusi

yang telah mereka lakukan yang berhubungan dengan


macam-macam mekanisme transpor melalui membran
Siswa diberi kesempatan untuk bertanya hal-hal yang

belum di pahami.
Guru mendistribusikan pertanyaan siswa pada semua

siswa di kelas dan memberikan konfirmasi dari jawaban


yang di kemukakan siswa.
Siswa diminta menuliskan kesimpulan dari hasil analisis

150

data
3

Penutup

1.

Guru meminta siswa untuk menyimpulkan


pembelajaran hari ini.
2.
Guru memberikan apresiasi kepada siswa
terhadap kegiatan presentasi yang sudah dilaksanakan.
3.
Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut

15

No
.

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
Waktu

dalam bentuk tugas kelompok (telah diberikan pada tahap


arahan) dan menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
4.
Siswa diminta untuk mempersiapkan
penyajian hasil diskusi kelompok
5.
Guru memotivasi siswa untuk dapat
menampilkan yang lebih baik lagi untuk persentasi hari ini
6.
Guru
menutup
pelajaran
dengan
mengucapkan salam.

I. Penilaian
Jenis penilaian :
1. Bentuk Instrumen dan Jenis/Teknik Penilaian :
1. Bentuk Instrumen berupa Tes :
- Tes tertulis bentuk uraian beserta pedoman pesekoran (Penilaian kompetensi
pengetahuan) (Lampiran 1)
- Lembar Kerja Siswa (LKS) Kegiatan Praktikum Jaringan Tumbuhan dan Hewan
2. Bentuk Instrumen berupa Non Tes :

Observasi untuk penilaian diskusi beserta pedoman pensekoran (Lampiran 2)

Mengetahui

Jakarta, 6 Juli 2014

Guru Mata Pelajaran

Guru PKM,

Dra. Budi Utami, M.Si

Elis Rohmah Pri Haertini

NIP. 196708121993032014

NIM. 3415111383

Mengetahui
Kepala SMA Negeri 105 Jakarta

Drs. Dwi Arsono, M.Si


NIP. 19631121991031002

Lampiran 1
LKS (Lembar Kerja Siswa)
Kegiatan Praktikum 1 Jaringan Tumbuhan
Tujuan : Mengamati jaringan-jaringan pada akar, batang, dan daun pada tumbuhan
monokotil dan dikotil
Alat dan Bahan :

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Mikroskop
Preparat awetan sayatan melintang akar, batang, dan daun dari
tumbuhan monokotil dan dikotil.
Buku gambar/kertas HVS
Pensil
Penggaris
Gambar sayatan melintang
akar, batang, dan daun tumbuhan
monokotil, serta sayatan melintang akar, batang, dan daun dikotil yag terdapat pada buku
referensi

Cara Kerja :
1. Letakkan preparat awetan sayatan melintang akar monokotil di atas meja mikroskop
2. Amati objek tersebut dengan perbesaran 10 x 10
3. Setelah objeknya terlihat dengan jelas maka amatilah :
1. Betuk jaringan epidermisnya
2. Jaringan parenkim yang terdapat di daerah korteks
3. Bagian endodermisnya
4. Stele (silinder pusat) dan jaringan-jaringan yang menyusunnya
4. Gambarlah sayatan melintang tersebut lengkap dengan nama-nama bagiannya
5. Ulangi langkah 1 sampai dengan 4 untuk preparat awetan sayatan melintang akar, batang
dan daun dikotil, batang dan daun monokotil.
Hasil Pengamatan :
1. Akar Monokotil
Keterangan :

II.
III.
IV.
V.

3. Batang Monokotil

...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

Keterangan :
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

3. Daun Monokotil
Keterangan :

VI.
VII.
VIII.
IX.

...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

3. Akar Dikotil
Keterangan :
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

4.

Batang Dikotil
Keterangan :

X.
XI.
XII.

...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

5. Daun Dikotil
Keterangan :
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

Pertanyaan :
1. Apa saja macam-macam jaringan yang meyusun akar, batang, dan daun pada tumbuhan
monokotil?
2. Apa saja macam-macam jaringan yang menyusun akar, batang, dan daun pada tumbuhan
dikotil?
3. Apa fungsi dari macam-macam jaringan yang ada pada akar, batang, dan daun pada
tumbuhan monokotil?
4. Apa fungsi dari macam-macam jaringan yang ada pada akar, batang, dan daun pada
tumbuhan dikotil?
5. Apakah terdapat perbedaan jaringan antara daun mookotil dan daun dikotil? Jelaskan!

Kegiatan Praktikum 2 Jaringan Hewan


Tujuan : Mengamati jaringan-jaringan pada hewan dan memahami bentuk dan bagian-bagian
jaringan tubuh manusia
Alat dan Bahan :

Mikroskop
Preparat awetan jaringan, seperti jaringan epitel, jaringan otot, jaringan tulang rawan,
jaringan tulang keras, jaringan darah, dan jaringan saraf
Buku gambar/kertas HVS
Pensil
Penggaris
Gambar masing-masing jarigan hewan sesuai referensi

Cara Kerja :
1. Letakkan preparat awetan jaringan epitel di atas meja mikroskop

2. Amati objek tersebut dengan perbesaran lemah, putar-putar makrometer sampai ditemukan
jaringan epitel tersebut. Kemudian, pindahkan ke perbesaran yang lebih kuat. Hati-hati
pada saat memindahkan lensa perbesaran, jangan sampai lensa menyentuh preparat.
3. Gambarlah hasil pengamatan pada jaringan epitel tersebut lengkap dengan bagianbagiannya
4. Ulangi cara kerja 1 sampai dengan 3 untuk preparat awetan jaringan otot, jaringan tulang
rawan, jaringan tulang keras, jaringan darah, dan jaringan saraf.
Hasil Pengamatan :
1. Jaringan Epitel
Keterangan :

5.
6.
7.
8.

...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

2. Jaringan Otot
Keterangan :
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

3. Jaringan Tulang Rawan

Keterangan :
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

9.
10.
11.
12.

1. Jaringan Tulang Keras


Keterangan :
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

2. Jaringan Darah
Keterangan :

13.
14.
15.

...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

3. Jaringan Saraf
Keterangan :
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................
...................................................................

Pertanyaan :
1. Dari seluruh jaringan yang anda amati, apakah terdapat sel-sel yang sama yang meyusun
jaringan tersebut?
2. Jika ada, disebut sel apa? Apa fungsinya?
3. Dari jaringan yang anda amati di bawah mikroskop, apakah fungsi dari masing-masing
jaringan tersebut?
4. Buatlah laporan hasil pengamatan dalam bentuk laporan ilmiah
5. Presentasikan hasil pengamatan yang diperoleh di depan kelas

Lampiran 2
a. Lembar Penilaian Sikap
Mata Pelajaran
: Biologi
Kelompok
: 1/2/3/4/5/6/7/8*

Semester
Kelas
Skor

N
o

Nama Siswa

juju
r

disipli
n

Tanggun
g jwab

Ramah
lingkunga
n

: 1 (satu)
: XI (sebelas)
Jumla
h skor
bekerjasam
a

1
2
3
4
*) coret yang tidak perlu
Kriteria Penskoran
Kriteria Penilaian
1. Baik Sekali
2. Baik
3. Cukup 2
4. Kurang

4
3

10 12
7 9
46

A
B
C

b. Lembar Penilaian Kinerja


Penilaian Kinerja
Nama Siswa:
Tanggal:
Aspek yang Dinilai

Kelas:..........
Tingkat Kemampuan

Nila
i

1. Melaksanakan praktek biologi sesuai dengan


prosedur keselamatan kerja di laboratorium biologi.
2.

Melaksanakan praktek biologi sesuai dengan


prosedur biosafety sederhana di laboratorium
biologi.

3.

Mempresentasikan hasil praktek biologi.

4. Menanggapi presentasi kelompok lain.


5. Mengajukan pertanyaan saat diskusi kelas.
6. Menjawab pertanyaan saat diskusi kelas
Jumlah
Kriteria Penskoran
1.
2.
3.
4.

Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang

Kriteria Penilaian
4
3
2
1

10 12
7 9
46
3

A
B
C
D

c. Lembar Penilaian Tugas


Penilaian Tugas
Nama Siswa:
Tanggal:
Aspek yang Dinilai
1
1. Informasi dibubuhi dengan sumber referensi yang
akurat
2.

Dilaporkan dalam bentuk uraian secara sistemtis


berdasarkan informasi dari berbagai sumber (tidak
sekedar copy paste)

3.

Pemaparan dengan menggunakan Bahasa Indonesia


yang baik dan benar.

4. Penyajian tugas rapi dan menarik


5. Ketepatan penyerahan tugas.
Jumlah

Kriteria Penskoran
1. Baik Sekali 4

Kriteria Penilaian
10 12

Kelas:..........
Tingkat Kualitas
2

2. Baik
3. Cukup
4. Kurang

3
2
1

7 9
46
3

B
C
D

LAMPIRAN SOAL
Pilihan ganda Latihan contoh Soal dan Jawaban Struktur Jaringan Tumbuhan 20 butir.
5 uraian soal Latihan contoh Soal dan Jawaban Struktur Jaringan Tumbuhan.

A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat

1. Pada waktu mencangkok, pengupasan kulit batang menyebabkan batang itu


kehilangan jaringan .
a. pembuluh tapis

d. kolenkim

b. sklerenkim

e. parenkim kulit

c. xylem
f.
g.

Jawaban : C

2. Jaringan yang sel-selnya selalu aktif membelah adalah .


a. jaringan dewasa

d. jaringan dasar

b. jaringan pelindung

e. jaringan penguat

c.
f.

jaringan meristem
Jawaban : C

g.
3. Jaringan berikut termasuk silinder pusat batang tumbuh dikotil, kecuali .
a. Perisikel

d. endodermis

b. ikatan pembuluh

e. empulur

c. cambium
f.

Jawaban : D

g.
4. Stomata berfungsi sebagai .
a. tempat mengurangi penguapan

d. tempat cadangan air

b. tempat penyerapan air

e. tempat pertukaran gas

c. tempat meneruskan rangsang


f.

Jawaban : E

g.
5. Pembentukan lapisan gabus pada batang suatu tumbuhan disebut .
a. Perikambium

d. Felem

b. Prokambium

e. felogen

c. Perisikel
f.

Jawaban : E

g.
6. Berikut ini yang merupakan komponen xilem adalah .
a. trakea, serabut xilem, dan sel pengiring
b. trakea, trakeid, serabut xilem, dan parenkim xylem
c. trakea, trakeid, sel tapis, dan sel pengiring
d. serabut xilem, parenkim xilem, dan sel tapis
e. serabut xilem, sel pengiring, sel tapis, dan parenkim xilem
h.

Jawaban : B

i.
j.
k.
7. Sistem jaringan dasar pada organ daun akan membentuk .
a. Epidermis

d. Stomata

b. Endodermis

e. perisikel

c. Mesofil
f.

Jawaban : C

g.
h. Untuk nomor 811, perhatikan gambar berikut.

8. Lapisan epidermis ditunjukkan pada gambar oleh nomor .

i.
a. 1

d. 4

b. 2

e. 5

c. 3
f. Jawaban : E
g.
9. Jaringan yang mengangkut air dan mineral dari tanah ke seluruh jaringan tumbuhan
ditunjukkan oleh nomor .
a. 1

d. 4

b. 2

e. 5

c. 3
f.

Jawaban : A

g.
10. Jaringan korteks ditunjukkan oleh nomor .
a. 1

d. 4

b. 2

e. 5

c. 3
f.

Jawaban : C

g.
11. Gambar tersebut merupakan penampang batang dikotil karena .

a. memiliki jaringan pembuluh


b. susunan jaringan pembuluh membentuk cincin
c. susunan jaringan pembuluh tersebar di empulur
d.

memiliki biji berkeping satu

e. memiliki xilem dan floem


h.

Jawaban : B

i.
12. Sifat totipotensi dari sel tumbuhan yang sangat baik, dapat digunakan dalam teknik
.
a. Fotosintesis

d. cloning

b. Transplantasi

e. kultur jaringan

c. kultur air
f.

Jawaban : E

g.
13. Pembentukan cabang akar pada tumbuhan dikotil terjadi karena aktivitas .
a. Floem

d. Perisikel

b. Endodermis

e. korteks

c. Parenkim
f.

Jawaban : D

g.
14. Jaringan dewasa berikut yang sel-sel penyusunnya masih hidup dan memiliki organel
sel lengkap adalah .
a. Floem

c. Meristem

b. Xylem

d. Parenkim

e. kolenkim
f.

Jawaban : D

g.
15. Berikut adalah nama-nama organ yang terdapat pada tumbuhan dan memiliki fungsi
yang berbeda, yaitu akar, daun, bunga, buah, dan biji. Akar pada ubi kayu mempunyai
fungsi untuk .
a. penyerapan dan fotosintesis
b. penyerapan dan penyimpanan makanan
c. penyerapan dan pengangkutan
d. penyerapan dan pembuatan makanan
e. penyerapan dan respirasi
h.

Jawaban : B

i.
16. Jaringan yang berfungsi sebagai makanan cadangan serta menjaga hilangnya panas
secara berlebihan adalah .
a. jaringan lemak

d. jaringan darah

b. jaringan ikat

e. jaringan saraf

c. jaringan tulang
f.

Jawaban : A

g.
17. Jaringan yang berfungsi menyebarkan hasil fotosintesis adalah .
a. Xylem

d. endodermis

b. silinder pusat

e. floem

c. parenkim
f.

Jawaban : E

g. Untuk nomor 1819, perhatikan gambar berikut.

18. Pada gambar penampang daun tersebut, bagian yang merupakan sel mesofil tiang
adalah nomor .
a. 1

d. 4

b. 2

e. 5

c. 3
f.

Jawaban : B

19. Nomor 2 merupakan jaringan yang berfungsi untuk .


a. diproduksinya pigmen-pigmen terutama untuk warna
b. proses fotosintesis
c. pertukaran gas pada daun
d. penyerapan air
e. pengeluaran gas karbon dioksida (CO2)
g.

Jawaban : B

h.
20. Eritrosit pada jaringan darah me
21. miliki fungsi .
a. Angkut O2 ke seluruh tubuh
b. Pertahankan tubuh dari penyakit

c. penyuplai makanan bagi tulang


d. sebagai makanan cadangan
e. menyampaikan impus
f.

Jawaban : A

g.
h.
B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
i.
1) Sebutkan tiga jaringan yang terdapat pada tumbuhan, serta jelaskan fungsinya
masing-masing.
2) Jelaskan sel-sel yang terdapat dalam xilem dan floem!
3) Apakah yang dimaksud dengan totipotensi?Jelaskan setiap tahapan dalam kultur
jaringan pada gambar berikut ini.

j.
k.
l.

Jawaban essay

1) Macam jaringan tumbuhan


Kolenkim:penunjang tumbuhan muda
Sklerenkim:penyokong tumbuhan tua
Parenkim:jaringan pengisi, masih bersifat meristematik, tempat makanan cadangan
Epidermis:jaringan pelindung terluar tumbuhan

Xilem:mengangkat air dan mineral tanah untuk fotosintesis


Floem:mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh jaringan
2) Pada jaringan xilem terdapat sel trakea, trakeid, serabut xilem, dan parenkim. Sel-sel
trakea berbentuk seperti tabung memanjang dan pada bagian ujungnya terdapat
lubang perforasi. Sel trakeid lebih pendek dan bagian ujungnya meruncing memiliki
lubang yang disebut noktah. Serabut xilem mengandung lignin dan selnya panjang
meruncing. Sel parenkim berisi makanan cadangan, tanin, getah, dan kristal. Pada
jaringan floem terdapat sel buluh tapis, sel pengiring, serabut floem, dan parenkim.
Sel buluh tapis adalah sel-sel berbentuk tabung yang membetuk saluran. Sel pengiring
merupakan sel hidup berbentuk silinder. Serabut floem untuk menopang floem,
sedangkan parenkim berisi makanan cadangan atau bahan-bahan ekskresi.
3) Totipotensi merupakan sifat sel yang dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu
baru utuh jika berada di lingkunganyang sesuai. Totipotensi sel merupakan dasar bagi
kultur jaringan.
4) Syarat bagi kultur jaringan adalah kondisi aseptik. Mulai dari eksplan, medium,
hingga tempat penanaman harus bebas kuman. Hal ini untuk mencegah kontaminasi
bakteri atau jamur yang dapat merusak kultur

m.
n.
o.
p.
q.
r.
s.
t.
u.
v.
w.
x.
y.

z. Lampiran 3
aa. MATERI
ab. STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN pada TUMBUHAN dan HEWAN
ac. JARINGAN pada TUMBUHAN
A. Jenis-jenis Jaringan Tumbuhan
ad.Sebagai salah satu ciptaan Tuhan, tumbuhan memiliki struktur tubuh yang sangat
menakjubkan. Masing-masing bagian tubuh tumbuhan saling bekerja sama untuk tumbuh
dan berkembang. Kemampuan ini ada karena tumbuhan memiliki bagian sel hidup yang
membentuk jaringan. Tubuh tumbuhan tersusun atas pelbagai macam jaringan. Menurut
kemampuan membelahnya, jaringan tumbuhan ada dua macam, yaitu jaringan meristem
dan jaringan permanen. Baiklah, untuk mengetahuinya, mari kita pahami jenis jaringan
pada uraian berikut.
1. Jaringan Meristem
ae.
Asal kata meristem adalah meristes, artinya terbelah, yang berasal dari
bahasa Yunani. Sesuai namanya, sel-sel penyusun jaringan meristem sangat aktif
membelah untuk menghasilkan sel baru. Karena itu, tidak salah bila disebut dengan
jaringan embrional. Ciri jaringan meristem antara lain: selnya kecil-kecil, dinding sel
tipis, inti sel besar, dan vakuola kecil. Kemudian, pada jaringan meristem terdapat
sel-sel yang selalu tetap. Sel tetap berfungsi untuk menghasilkan sel-sel baru di
dalam meristem. Sel-sel baru dinamakan inisial atau permulaan. Sedangkan sel-sel
baru yang mengalami spesialisasi dan perkembangan di dalam jaringan dinamakan

derivatif. Sel-sel derivatif merupakan sel pengganti meristem. Menurut asal


pembentuknya, jaringan meristem dikelompokkan menjadi tiga macam, yakni
promeristem, meristem primer, dan meristem sekunder.
af.
Promeristem merupakan jaringan meristem yang sudah ada sejak tumbuhan
berfase embrio. Adapun meristem primer, bisa ditemukan pada tumbuhan dewasa.
Meristem primer terletak pada ujung batang dan ujung akar. Karena itu, tubuh
tumbuhan bisa bertambah tinggi dan panjang. Melalui sifatnya ini, meristem primer
dinamakan juga meristem apikal.
ag.
Sel meristem primer berkembang menjadi meristem sekunder. Sebagai contoh,
kambium. Kambium merupakan jaringan yang dimiliki oleh tumbuhan dikotil dan
tumbuhan biji terbuka (Gymnospermae). Kambium terdapat di antara xilem dan
floem. Pembelahan sel kambium ke arah dalam akan membentuk kayu. Sedangkan
pembelahan sel kambium ke arah luar membentuk kulit kayu. Dengan demikian,
kambium dapat mengalami pertumbuhan ke samping. Misalnya saja, batang dan
cabang tumbuhan dikotil yang tumbuh semakin besar. Pertumbuhan kambium
membentuk lapisan kayu yang lebih tebal daripada kulit kayu. Sebab, pertumbuhan
kambium ke arah luar lebih lambat dibandingkan pertumbuhan kambium ke arah
dalam. Sementara itu, selain asal pembentuknya, jaringan meristem juga
dikelompokkan berdasarkan letaknya yaitu meristem apikal, meristem interkalar, dan
meristem lateral. Apakah maksud dari ketiga jenis jaringan ini? Meristem apikal
disebut juga dengan meristem ujung. Meristem apikal terdapat pada ujung akar dan
ujung batang. Saat mengalami pemanjangan, meristem apikal akan menghasilkan
tunas apikal. Tunas apikal berkembang menjadi pelbagai jaringan baru yang
membentuk cabang, daun, dan bunga. Sehingga, pertumbuhan apikal disebut juga
pertumbuhan primer. Sedangkan jaringan yang dihasilkan disebut jaringan primer.
ah.
Selain memiliki meristem apikal, jaringan tumbuhan juga memiliki meristem
interkalar. Jaringan meristem interkalar disebut juga meristem antara. Letak jaringan
ini berada di antara jaringan permanen (jaringan dewasa). Pertumbuhan meristem
interkalar akan menghasilkan bunga. Sehingga tidak salah jika jaringan yang
dibentuk oleh meristem ini tergolong dalam jaringan primer. Meristem interkalar
banyak terdapat pada pangkal ruas batang rumput-rumputan (Graminae).
Selanjutnya, bagian jaringan meristem yang lain adalah meristem lateral. Jaringan
meristem ini dinamakan juga meristem samping. Contohnya meristem lateral pada
kambium pembuluh dan kambium gabus. Saat mengalami pembelahan sel, kambium
pembuluh atau kambium gabus pada akar dan batang akan mengalami proses
penebalan (lignifi kasi). Akibatnya, akar atau batang akan semakin besar.
Pertumbuhan seperti ini dinamakan pertumbuhan sekunder dan jaringan yang
dihasilkan dinamakan jaringan sekunder.
2. Jaringan Permanen
a. Jaringan epidermis
- Stomata
- Trikoma
- Lentisel
b. Jaringan parenkim
- Jaringan palisade (tiang)

- Jaringan spons (bunga karang)


- Jaringan parenkim berbentuk bintang
- Jaringan parenkim lipatan
c. Jaringan penyongkong atau penguat
- Jaringan kolenkim
- Jarigan sklerenkim
d. Jaringan pengangkutan
- Xilem
- Floem
e. Jaringan gabus
- Eksodermis
- Endodermis
- Peridermis
B. Sifat Totipotensi Sebagai Dasar Kultur Jaringan
ai. Kalian mungkin pernah melihat atau mendengar mengenai tanaman jati emas. Bibit
tanaman jati emas banyak digemari oleh masyarakat. Dengan bibitnya yang unggul dan
harga jual batang dewasanya yang cukup tinggi, masyarakat kita banyak yang
menanamnya. Tahukah kalian, bahwa bibit tanaman jati emas sebagian besar
dikembangkan melalui teknik kultur jaringan? Seperti yang kita ketahui sebelumnya, sel
tumbuhan tidak mungkin dapat tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan utuh secara
alamiah. Penyebabnya adalah kondisi alam yang tidak memungkinkan terjadinya
pertumbuhan dan perkembangan. Oleh sebab itu, kondisi yang demikian tidak dapat
dipenuhi kecuali disediakan media secara buatan. Berdasarkan sifat totipotensi sel,
tumbuhan baru dapat tumbuh dan dikembangbiakkan. Sifat totipotensi diartikan sebagai
kemampuan sel, jaringan, atau organ tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang menjadi
suatu organisme utuh. Oleh para ahli, sifat ini dimanfaatkan sebagai dasar
perkembangbiakan tumbuhan dengan suatu teknik tertentu. Salah satu teknik yang
digunakan adalah kultur jaringan.
aj. Kultur jaringan tumbuhan ialah teknik menumbuh kembangkan bagian tumbuhan,
baik berupa sel, jaringan, atau organ dalam kondisi apseptik (bebas dari mikro
organisme), secara invitro (dalam tabung atau botol) menjadi tumbuhan yang lengkap
bagian-bagiannya. Teknik ini, dicirikan oleh kondisi kultur yang aseptik, juga
penggunaan media kultur/media tanam dengan nutrisi yang dilengkapi Zat Pengatur
Tumbuh (ZPT). Selain itu, perkembangbiakannya dilakukan pada kondisi ruang kultur
yang suhu dan pencahayaannya terkontrol. Guna melakukan perkembangbiakan, ada
bagian-bagian tertentu pada tumbuhan yang biasanya dikembangkan melalui teknik
kultur jaringan. Bagian tumbuhan itu antara lain pucuk tunas, embrio, serbuk sari,
kuncup bunga, kalus, dan suspensi sel. Kita dapat menyebut bagian tumbuhan ini dengan
nama eksplan. Perhatikan Gambar 2.32. Saat dikulturkan, eksplan yang dipilih sebaiknya
memiliki jaringan muda yang sedang tumbuh aktif. Sebab jaringan tanaman yang masih
muda memiliki daya regenerasi tinggi atau sel-selnya aktif membelah lagi lebih bersih.
Kemudian tumbuhan yang dipilih sebagai sumber eksplan juga harus sehat dan bebas
hama penyakit. Ternyata, dengan sifat totipotensi, sel tumbuhan dapat dikembangkan
menjadi tumbuhan baru melalui teknik kultur jaringan. Ini tidak terlepas dari kuasa
ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga, manusia diberi kemudahan untuk

membudidayakan tumbuhan yang keberadaannya semakin langka. Melalui sifat ini pula
tanaman baru hasil kultur jaringan memiliki sifat genetik yang sama dengan induknya.
C. Jaringan Hewan
ak.Di dalam tubuh hewan, tidak terkecuali hewan vertebrata, terdapat berbagai macam
organ. Namun demikian, berbagai organ ini tidak serta merta terbentuk bila tidak ada
jaringan menyusunnya. Secara umum, sel hewan memiliki struktur yang berbeda dengan
sel tumbuhan. Karena itu, kedua makhluk hidup ini mempunyai jaringan yang berbeda.
Uraian berikut akan menjelaskan berbagai macam jaringan hewan dan fungsinya. Ahli
histologi mengelompokkan jaringan hewan menjadi empat macam, meliputi jaringan
epitel, jaringan ikat/pengikat, jaringan syaraf, dan jaringan otot. Bahasan berikut hanya
mempelajari jaringan pada hewan vertebrata. Mari kita simak.
1. Jaringan Epitel
al.
Seperti jaringan epidermis pada tumbuhan, jaringan epitel berperan sebagai
pelapis organ dan rongga tubuh bagian luar. Jaringan ini dapat ditemukan pada
permukaan tubuh yang membatasi organ tubuh dengan lingkungan luarnya. Jaringan
epitel yang melapisi permukaan tubuh atau lapisan luar tubuh dinamakan epitelium.
Sedangkan jaringan epitel yang membatasi rongga tubuh dinamakan mesotelium,
misalnya perikardium, pleura, dan peritonium. Kemudian, jaringan yang membatasi
organ tubuh dinamakan endotelium. Di dalam struktur tubuh, jaringan epitel berfungsi
sebagai pelindung jaringan di bawahnya dari kerusakan, pengangkut zat-zat
antarjaringan, dan tempat keluarnya enzim. Berdasarkan strukturnya, jaringan epitel
dibedakan menjadi 3 macam, yaitu epitel pipih, epitel batang (silinder), dan epitel
kubus. Kita bisa membedakan ketiga jaringan epitel tersebut berdasarkan ciri-cirinya.
Epitel pipih memiliki ciri yakni selnya berbentuk pipih dengan nukleus bulat di
tengah. Epitel batang (silinder) tersusun oleh sel berbentuk seperti batang dengan
nukleus bulat di dasar sel. Sedangkan epitel kubus memiliki sel berbentuk kubus
dengan nukleus bulat besar di tengah. Menurut lapisan penyusunnya, jaringan epitel
terbagi atas beberapa jaringan, yakni epitel pipih selapis, epitel pipih berlapis banyak,
epitel silindris selapis, epitel silindris berlapis banyak, epitel kubus selapis, epitel
kubus berlapis banyak, dan epitel transisi. Kalian dapat memahaminya dengan
memerhatikan ulasan berikut.
am.
an.
ao.
ap.
aq.
ar.
as.
2. Jaringan Otot

at.
Jaringan otot polos
au.
Jaringan otot lurik
av.
Jaringan otot jantung
aw.
ax.
ay.
az.
ba.
bb.
bc.
bd.
be.
bf.
bg.
bh.
bi.
bj.
bk.
bl.
bm.
bn.
bo.
bp.
bq.
br.
bs.
bt.
3. Jaringan Penguat
a. Jaringan ikat
- Jaringan ikat longgar
- Jaringan ikat padat
b. Jaringan tulang rawan (kartilago)
- Jaringan tulang rawan hialin
- Jaringan tulang rawan fibrosa
- Jaringan tulang rawan elastis
c. Jaringan tulang kelas
d. Jaringan darah
- Sel-sel darah
- Plasma darah
e. Jaringan limfe
4. Jaringan Saraf
5. Jaringan Lemak