Anda di halaman 1dari 3

Pengolahan Limbah Secara Fisis

Bag-1: Flokulasi dan Koagulasi


Agus Prasetya
MTPPL
Jurusan Teknik Kimia FT-UGM
April 2005

Koagulasi
Mekanisme untuk mengendapkan partikel-partikel padatan yang
berukuran koloid, dengan cara menggumpalkan partikel-partikel
padatan satu dengan yang lainnya, dengan bantuan koagulan.
Ukuran partikel koloid: 0,1 nm dp 1 nm
(dp = diameter partikel koloid; 1 nm = 10-9 m).
Koagulan yang paling dikenal:
Aluminium Sulfat/Alum [ Al2(SO4)3 .18 H2O]

Mekanisme Koagulasi:
Ada 2 mekanisme dasar pada koagulasi, yaitu:
Peri-Kinetik atau Elektro-Kinetik:
Berdasar beda potensial (daerah bermuatan sekitar permukaan partikel).
Beda potensial akan diminimumkan dengan adanya ion atau koloid yang
berlawanan muatan dengan muatan pada permukaan partikel padatan.
Gaya tarik-menarik antar partikel akan semakin besar sehingga partikel lebih
mudah menggumpal.
Ortho-kinetik:
Partikel-partikel akan mengalami agregasi dan membentuk gumpalangumpalan, dan selanjutnya akan meng-aglomerasi partikel-partikel koloid yang
ada disekitarnya.

Mekanisme Koagulasi

Contoh
koagulan, pH
kerjanya dan
dosis
pemakaiannya.