Anda di halaman 1dari 10

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

AMANAT
PADA APEL GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT 2014
TANGGAL 21 JULI 2014

Assalamualaikum Wr. Wb.


Salam sejahtera bagi kita sekalian.

Yang saya hormati :

Segenap Unsur Pimpinan Daerah;


Para Pejabat Instansi Sipil, maupun TNI;

Para undangan dan peserta apel gelar pasukan


yang saya banggakan.

Pada kesempatan yang baik ini, marilah kita


tidak henti - hentinya memuji keagungan Allah SWT,
Tuhan yang Maha Kuasa, dan mensyukuri nikmat
yang telah dikaruniakan kepada kita, sehingga
dapat hadir di tempat ini dalam rangka Apel
Gelar Pasukan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri
1435 H Tahun 2014.

Gelar pasukan yang dilaksanakan secara


serentak di seluruh Polda dan satuan kewilayahan ini,
merupakan tahapan penting yang harus dilaksanakan
dalam suatu proses manajerial, untuk memastikan
bahwa Polri beserta seluruh instansi terkait dan
segenap potensi masyarakat, benar benar siap baik
dari segi kekuatan personel, kemampuan, maupun
kelengkapan sarana prasarana yang akan digunakan
sebelum diturunkan ke lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat dilakukan
pengecekan mendetail, sehingga seluruh rencana yang
telah
dirancang
dengan
matang,
dapat
diimplementasikan secara optimal. Dengan demikian,
keamanan, kenyamanan dan kondusifitas
pada
perayaan Idul Fitri 1435 H benar - benar dapat
dirasakan oleh masyarakat.
Perlu

saya

sampaikan,

bahwa

momen

pengamanan lebaran tahun ini bersamaan dengan


penyelenggaraan

agenda

Meskipun sebagian

nasional

Pemilu

2014.

kekuatan Polri masih tergelar

dalam rangka mengamankan pesta demokrasi tersebut,


namun

melalui

suatu

proses

penyusunan

yang

terencana dengan manajemen pengamanan yang baik,


2

kekuatan Polri didukung TNI, Pemerintah Daerah, Mitra


Kamtibmas dan stakeholders lainnya secara khusus
telah

dipersiapkan,

terpeliharanya

sehingga

kamtibmas

mampu

yang

menjamin

kondusif

pada

perayaan Idul Fitri 1435 H.


Terkait pelaksanaan Pemilu 2014 yang tengah
berlangsung,

saya

menyampaikan

kasih kepada seluruh jajaran serta


terkait, yang

telah

ucapan

terima

segenap pihak

mendukung berbagai

upaya

pemeliharaan kamtibmas, sehingga secara umum,


semua tahapan Pemilu Legislatif telah dapat berjalan
dengan sukses dan lancar.
Demikian pula dengan Pemilu Presiden dan
Wakil Presiden, hingga saat ini, rangkaian tahapannya
juga telah berjalan aman dan tertib. Kita berharap ke
depan, suasana kondusif ini dapat terus berlangsung,
terutama pada esok hari tanggal 22 Juli 2014, sesuai
dengan jadwal, akan dilaksanakan

penetapan

hasil

Pemilu Presiden. Sehubungan dengan hal ini, saya


menggugah kesadaran kita semua, untuk bersama
sama mewujudkan kehidupan berdemokrasi secara baik
sebagai warga negara beradab yang patuh hukum,
3

dengan

menyelesaikan

setiap perselisihan

Pemilu

yang terjadi melalui forum Mahkamah Konstitusi, tidak


dengan cara anarkis yang melanggar aturan.
Siapapun yang nantinya akan dipilih oleh rakyat
melalui pesta demokrasi ini, harus kita dukung bersama
dalam tugasnya menjalankan amanah rakyat guna
menggerakkan roda pemerintahan menuju kehidupan
yang adil, makmur dan sejahtera. Dengan demikian,
demokrasi yang paripurna melalui tahap pemantapan
dalam

kehidupan

berdemokrasi,

akan

dapat

kita

wujudkan.
Hadirin dan peserta Apel Gelar Pasukan
yang saya banggakan,
Sebagaimana kita ketahui, perayaan Idul Fitri
senantiasa

disertai

dengan

peningkatan

berbagai

aktivitas masyarakat, terutama di tempat tempat


ibadah, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata. Selain
itu, tradisi mudik lebaran yang merupakan fenomena
khas

tahunan

mobilitas

arus

masyarakat,
transportasi

akan
manusia,

mengakibatkan
barang

dan

kendaraan secara masif. Pada tahun ini diperkirakan


terjadi peningkatan jumlah pemudik sebanyak + 27,9
4

juta jiwa (7%) dari jumlah pemudik tahun lalu. Kondisi


ini membawa pengaruh terhadap timbulnya berbagai
potensi kerawanan, baik dari segi kriminalitas maupun
kamseltibcar lantas seperti kemacetan dan kecelakaan.
Berdasarkan

hasil

analisa

dan

evaluasi

pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2013,

trend

gangguan kamtibmas berupa kejahatan, secara


umum mengalami penurunan

sebesar 49,57%, dari

sebanyak 5.084 jumlah kejahatan pada tahun 2012


menjadi 2.564 jumlah kejahatan pada tahun 2013.
Beberapa gangguan kamtibmas yang perlu menjadi
perhatian serius dari kita semua antara lain pencurian
kendaraan bermotor, pencurian di rumah kosong,
pencurian dengan kekerasan, serta aksi sweeping oleh
kelompok tertentu.
Terkait kamseltibcar lantas, trend pelanggaran
lalu lintas mengalami kenaikan sebesar 101,61%, dari
sejumlah 77.502 pelanggaran pada tahun 2012 menjadi
156.250 pelanggaran pada tahun 2013. Sedangkan
angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan
sebesar 29,77%, dari sejumlah 5.233 kecelakaan pada
tahun 2012 menjadi 3.675 kecelakaan pada tahun 2013.
5

Untuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu


lintas mengalami penurunan sebesar 12,44%, dari
sejumlah 908 korban pada tahun 2012 menjadi 795
korban pada tahun 2013.
Mencermati data hasil analisa dan evaluasi
tersebut di atas, meskipun terdapat trend penurunan
gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas pada
pelaksanaan Operasi Ketupat tahun lalu, namun secara
umum, jumlah kejadiannya masih relatif tinggi. Oleh
karena itu, diperlukan suatu upaya sungguh sungguh
disertai dengan kebulatan tekad dan komitmen, untuk
bersama sama mengoptimalkan seluruh

sumber

daya

potensi

yang

kerawanan

dimiliki,
pada

sehingga

pengamanan

berbagai
lebaran

tahun

ini

dapat diminimalisir secara lebih signifikan.


Oleh karena itu, dalam

rangka

kondusifitas kamtibmas menjelang,

memelihara

pada saat, dan

pasca Idul Fitri 1435 H, Polri beserta seluruh jajaran,


didukung kekuatan TNI,

instansi

komponen masyarakat lainnya,

terkait serta

menggelar Operasi

Ketupat - 2014 selama 16 hari, mulai tanggal 22 Juli


sampai

dengan 6 Agustus 2014, yang difokuskan

pada pengamanan segala bentuk aktivitas masyarakat,


6

serta arus lalu lintas


kembalinya,
preemtif,

dengan

perjalanan

mudik

mengedepankan

preventif dan

maupun
kegiatan

penegakan hukum secara

proporsional.
Melalui penggelaran 137.795 kekuatan personel
di tengah tengah masyarakat pada pelaksanaan
operasi tahun ini, yang terdiri dari 86.243 personel
Polri serta didukung 51.552 personel instansi terkait
lainnya, diharapkan dapat tercipta kondisi kamtibmas
yang mantap, ditandai

dengan

kriminalitas, serta terwujudnya

menurunnya angka
kamseltibcar lantas

dengan indikator berkurangnya angka kecelakaan lalu


lintas, korban meninggal dunia, titik kemacetan, serta
lancarnya arus lalu lintas.
Hadirin dan peserta
yang saya banggakan,

Apel

Gelar Pasukan

Pada kesempatan apel gelar pasukan ini, dalam


rangka

memberikan

pelayanan

prima

kepada

masyarakat, ada beberapa penekanan yang perlu saya


sampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan :
1.

Lakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan


fungsi

intelijen

dan
7

Bhabinkamtibmas

di lapangan, untuk mengetahui


perkembangan situasi
seluruh

potensi

gangguan

dinamika

dan

di masyarakat, sehingga

yang

keamanan

dapat
dan

menimbulkan

ketertiban

dapat

diantisipasi sedini mungkin;


2.

Berikan himbauan, baik melalui media cetak


maupun elektronik, sebarkan leaflet dan pasang
spanduk tentang tertib berlalu lintas, serta selalu
waspada terhadap setiap ancaman kriminalitas;

3.

Lakukan

penggelaran

kekuatan

secara tepat

pada setiap titik rawan macet, rawan kecelakaan


lalu lintas serta kriminalitas, melalui koordinasi
dan kerjasama yang efektif dengan instansi terkait
dan seluruh komponen masyarakat;
4.

Lakukan

upaya

antisipasi

terhadap potensi

terjadinya aksi tawuran antar warga, sweeping


tempat hiburan oleh kelompok tertentu, serta
penyelewengan

distribusi

BBM,

penimbunan

sembako, maupun jual beli petasan dan mercon;


5.

Tingkatkan

kewaspadaan diri

dan kesatuan

terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror, yang


memanfaatkan

momen

silaturahim

maupun

aktivitas masyarakat lainnya pada saat lebaran;


8

6.

Optimalkan penggunaan peralatan dan sarana


prasarana yang dimiliki, dalam rangka mendukung
keberhasilan pelaksanaan tugas pengamanan
Hari Raya Idul Fitri 1435 H;

7.

Berdayakan pengamanan swakarsa serta Satpam


di lingkungan pemukiman maupun tempat kerja,
guna membantu Polri untuk mencegah terjadinya
berbagai tindak kejahatan;

8.

Lakukan

terobosan

dipertanggungjawabkan

kreatif

yang

dapat

secara

hukum,

untuk

mewujudkan kamtibmas dan kamseltibcarlantas


yang aman, nyaman dan kondusif

selama

pelaksanaan operasi;
9.

Lakukan tindakan tegas namun humanis terhadap


setiap

pelanggaran

menimbulkan

hukum

gangguan

yang

berpotensi

kamtibmas

maupun

kamseltibcarlantas selama perayaan Idul Fitri


1435 H.
Hadirin dan peserta
yang saya banggakan,

Apel

Sebelum mengakhiri

amanat

Gelar Pasukan

ini,

saya

menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi


9

segenap pihak dalam penyelenggaraan Apel Gelar


Pasukan ini. Semoga seluruh pengabdian yang kita
lakukan dengan penuh keikhlasan, memperoleh nilai
ibadah di hadapan Tuhan yang Maha Kuasa.
Demikian amanat saya, semoga Allah SWT,
Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan
bimbingan dan

petunjuk-Nya kepada kita sekalian,

dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat,


bangsa dan negara.
Selamat Idul Fitri 1435 H, Mohon Maaf Lahir Dan
Batin, serta Selamat Bertugas.
Sekian dan Terima kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Jakarta, 21 Juli 2014
KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DRS. SUTARMAN
JENDERAL POLISI

10