Anda di halaman 1dari 13

2014

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA


DEPAN
ETIKA BISNIS

KELOMPOK 11
Disusun oleh
Badroni
Diah Komala F.
Farha Fachrunissa
Iswahyudi
Soraya

211100049
111100019
211100080
1114700378
211100080
ETIKA BISNIS
PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN
1/1/2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa


atas limpahan rahmat, hidayah dan karunia-Nya sehingga kami dapat
menyusun makalah yang berjudul Profesi Akuntan Publik Masa
Depan dengan baik dan lancar tanpa ada halangan suatu apapun.
Makalah ini Kami susun berdasarkan Buku Etika Bisnis

dan

beberapa sumber dari internet. Kami sadar bahwa dalam menyusun


makalah ini masih terdapat kekurangan, baik dari segi tata bahasa
maupun dalam hal pengkonsolidasian

kepada dosen serta teman-

teman sekalian. Untuk itu Kami berharap saran konstruktif dari semua
pihak demi tercapainya kesempurnaan makalah ini

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI

HALAMAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

1. Perkembangan Pada Profesi Akuntan

2.

Perkembangan Profesi Akuntan di Indonesia

Beberapa faktor yang dinilai banyak mendorong berkembangnya profesi

3. Tantangan Profesi Akuntan Global

4. Tantangan Profesi Akuntan Global

Secara singkat peluang Profesi akuntan

5. Kekhawatiran IAI Masa Depan Akuntan Pada AFTA 2015

6. Cara Menghadapi Ke Khawatirkan Masa Depan Akuntan Pada AFTA 2015

7. Contoh langsung Ancaman kepentingan diri untuk akuntan public

8. Contoh langsung Ancaman Advokasi untuk akuntan publi dari klien

9. Contoh langsung Ancaman kekerabatan untuk akuntan public

10.

Contoh Ancaman intimidasi untuk akuntan public

11.

KESIMPULAN

10

ii

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

1. Perkembangan Pada Profesi Akuntan

Sejak tahun 1930 perkembangan bisnis terus merajalela, demikian juga


perkembangan sistem akuntansi yang menerapkan sistem pengawasan intern yang baik.
Pelaksanaan auditpun menjadi berubah dari pengujian dengan persentase yang masih tinggi
menjadi persentase yang lebih kecil (sistem statistik sampling). Tujuan auditpun bukan lagi
menyatakan kebenaran tetapi menyatakan pendapat atas kewajaran laporan keuangan yang
terdiri dari Neraca dan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Dana. Yang membutuhkan
laporan akuntanpun menjadi bertambah yaitu: pemilik, kreditor, pemerintah, serikat buruh,
konsumen, dan kelompok-kelompok lainnya seperti peneliti, akademisi dan lain-lain.
Peran besar akuntan dalam dunia usaha sangat membantu pihak yang membutuhkan
laporan keuangan perusahaan dalam menilai keadaan perusahaan tersebut. Hal ini
menyebabkan pemerintah AS mengeluarkan hukum tentang perusahaan Amerika yang
menyatakan bahwa setiap perusahaan terbuka Amerika harus diperiksa pembukuannya
oleh auditor independen dari Certified Public Accounting Firm (kantor akuntan
bersertifikat).

Namun pada tahun 2001 dunia akuntan dikejutkan dengan berita terungkapnya
kondisi keuangan Enron Co. yang dilaporkannya yang terutama didukung oleh penipuan
akuntansi yang sistematis, terlembaga, dan direncanakan secara kreatif. Para analis pasar
mengira bahwa sukses kinerja keuangan Enron di masa lalu hanyalah hasil rekayasa
keuangan Andersen sebagai auditornya. Kepercayaan terhadap akuntan mulai merosot
tajam pada awal tahun 2002, hal ini membuat dampak yang sangat besar terhadap kantor
akuntan lain. Untuk mencegah hal yang lebih parah, pemerintah AS pada saat itu segera
mengevaluasi hampir semua kantor akuntan termasuk the big four auditors. Walaupun
masih mendapat cacian dari berbagai kalangan, para akuntan berusaha untuk memulihkan
nama mereka, salah satu caranya adalah dengan mematuhi kode etik akuntan.

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 1

2. Perkembangan Profesi Akuntan di Indonesia

Dalam periode ini profesi akuntan publik terus berkembang seiring dengan
berkembangnya dunia usaha dan pasar modal di Indonesia. Walaupun demikian, masih
banyak kritikan-kritikan yang dilontarkan oleh para usahawan dan akademisi.
Namun, keberadaan profesi akuntan tetap diakui oleh pemerintah sebagai sebuah profesi
kepercayaan masyarakat. Di samping adanya dukungan dari pemerintah, perkembangan
profesi akuntan publik juga sangat ditentukan ditentukan oleh perkembangan ekonomi dan
kesadaran masyarakat akan manfaat jasa akuntan publik.

Beberapa faktor yang dinilai banyak mendorong berkembangnya profesi

1. Tumbuhnya pasar modal


2. Pesatnya pertumbuhan lembaga-lembaga keuangan baik bank maupun non-bank.
3. Adanya kerjasama IAI dengan Dirjen Pajak dalam rangka menegaskan peran
akuntan
4. publik dalam pelaksanaan peraturan perpajakan di Indonesia
5. Berkembangnya penanaman modal asing dan globalisasi kegiatan perekonomian

Olson pada tahun 1979 di dalam Journal Accountanty mengemukakan empat


perkembangan yang harus diperhatikan oleh profesi akuntan.

1. Makin banyaknya jenis dan jumlah informasi yang tersedia bagi masyarakat
2. Makin baiknya transportasi dan komunikasi
3. Makin disadarinya kebutuhan akan kualitas hidup yang lebih baik
4. Tumbuhnya perusahaan-perusahaan multinasional sebagai akibat dari fenomena
pertama dan kedua.

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 2

Konsekuensi

perkembangan

tersebut

akan

mempunyai

dampak

terhadap

perkembangan akuntansi dan menimbulkan

1. Kebutuhan akan upaya memperluas peranan akuntan, ruang lingkup pekerjaan


akuntan publik semakin luas sehingga tidak hanya meliputi pemeriksaan akuntan
dan penyusunan laporan keuangan.
2. Kebutuhan akan tenaga spesialisasi dalam profesi, makin besarnya tanggung jawab
dan ruang lingkup kegiatan klien, mengharuskan akuntan publik untuk selalu
menambah pengetahuan.
3. Kebutuhan akan standar teknis yang makin tinggi dan rumit, dengan
berkembangnya teknologi informasi, laporan keuangan akan menjadi makin
beragam dan rumit.

Pendapat yang dikemukakan Olson tersebut di atas cukup sesuai dan relevan
dengan fungsi akuntan yang pada dasarnya berhubungan dengan sistem informasi
akuntansi. Dari pemaparan yang telah dikemukakan, profesi akuntan diharapkan dapat
mengantisipasi keadaan untuk pengembangan profesi akuntan di masa yang akan datang.

3. Tantangan Profesi Akuntan Global


Saat ini sedikitnya ada 2 persoalan di bidang audit dan akuntansi yang belum
sepenuhnya dapat mendukung ke arah kesatuan ekonomi global, yaitu :
A. Di Negara
Setiap negara masih mempunyai prinsip akuntansi dan standar audit sendiri
sendiri, yang terkadang berbeda antara negara satu dengan negara lainnya. Banyak negara
yang mewajibkan agar setiap perusahaan yang beroperasi di wilayahnya menyusun laporan
keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di negara masing masing.
B. Di Dunia
Profesi Akuntan di dunia belum sepenuhnya serius dalam mengembangkan standar
perilaku etis profesi akuntan.
PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 3

Pada abad ke 20, dapat dikatakan ada 3 aliran akuntansi dan audit yang dominan
diterapkan oleh perusahaan / organisasi, yaitu :
1. Sistem Anglo-Saxon yang dimotori oleh Amerika Serikat.
2. Sistem Kontinental yang berlaku di Belanda, Jerman, dan beberapa negara Eropa
lainnya.
3. Sistem yang berlaku di Inggris dan negara negara persemakmuran.

Perbedaan sistem dan prinsip akuntansi serta audit ini tentu saja sangat menyulitkan
perusahaan perusahaan multinasional / perusahaan perusahaan yang telah beroperasi
melampaui batas batas wilayah negaranya, untuk menyusun laporan keuangan gabungan
/ laporan keuangan konsolidasi sebagai satu kesatuan entitas. Belum lagi, jika suatu entitas
perusahaan ingin go public di suatu negara, maka setiap pengatur ( regulator ) di negara
tersebut mengharuskan perusahaan untuk menyusun laporan keuangan berdasarkan prinsip
akuntansi yang berlaku di negara pengatur tersebut.
Memasuki abad ke 21, profesi akuntan di dunia tercoreng oleh berbagai skandal
di bidang akuntansi dan audit yang sangat merusak citra profesi akuntan itu sendiri. Bagai
tersentak, pemerintah, badan pengatur profesi, dan organisasi profesi akuntan mulai
menyadari pentingnya upaya penegakan dan pengembangan standar kode etik profesi yang
lebih ketat, di samping uapaya untuk mengembangkan standar teknis audit dan akuntansi
itu sendiri. Selama ini terkesan bahwa upaya pengembangan, penegakan, dan pengawasan
terhadap penerapan kode etik profesi akuntan kurang mendapat perhatian yang serius.
Walaupun agak tertinggal, para akuntan di dunia tidak tinggal diam dalam
menghadapi 2 persoalan tersebut, Organisasi IAI sebagai wadah profesi akuntan di
Indonesia telah merintis berbagai kerja sama dengan beberapa organisasi profesi akuntan
di negara negara ASEAN dan Australia dalam upaya mempersempit jurang perbedaan
yang ada, baik yang menyangkut standar teknis maupun standar perilku. Di tingkat dunia,
mereka membentuk badan/lembaga seperti International Accounting Standard Board (
IASB ) dan International Federation of Accountants ( IFAC ).

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 4

Kelambatan dan kesulitan dalam mengembangkan standar teknis audit, akuntansi


dan kode etik profesi akuntan global, antara lain disebabkan oleh banyaknya badan /
lembaga yang merasa punya otoritas untuk mengembangkan, membina, dan mengawasi
profesi akuntan itu sendiri. Pihak pihak, badan, atau lembaga yang selama ini berkaitan
langsung dengan profesi akuntansi, antara lain :

Pemerintah dan lembaga Legislatif melalui produk peraturan dan perundangundangan,

Badan pengatur/otoritas pasar modal ( Bapepam LK, BEI, SEC, NYSE,dll.)

Organisasi profesi akuntan di masing masing negara ( IAI, IAPI, AICPA, dll )

Badan/organisasi mandiri internasional ( IFAC dan IASB )

Para pemakai / pengguna laporan keuangan


Meskipun mengalami banyak hambatan, diharapkan melalui kesadaran semua

pihak tentang pentingnya standar akuntansi, audit, dan kode etik bertaraf internasional,
serta melalui berbagai bentuk kerja sama untuk meningkatkan citra profesi akuntan
sedunia, dapat segera dihasilkan dan disepakati bersama prinsip dan standar audit,
akuntansi, dan kode etik profesi yang berlaku sama di seluruh dunia.
Sejalan dengan perkembangan ekonomi global dan dalam rangka mengantisipasi
keberadaan profesi akuntan bertaraf internasional, maka dalam waktu yang tidak terlalu
lama lagi, organisasi IAI telah sepakat untuk mengadopsi standar audit, akuntansi, dan
kode etik internasional yang dikeluarkan oleh IFAC.

4. Peluang Profesi Akuntan di Indonesia

Akuntan publik sebagai salah satu jenis profesi yang mampu memberikan peluang
dalam dunia kerja. Karena akuntan publik salah satu profesi yang diberi kewenangan untuk
memberikan jasa audit. Selain undang-undang perseroan terbatas mewajibkan bahwa
perseroan dengan aset diatas 50 milyar wajib dilakukan audit. Sehingga hal ini dapat
menguatkan jika profesi akuntan publik sangat diperlukan mengingat jumlah perseroan
terbatas di Indonesia relatif banyak. Bahkan perusahaan terbuka hanya bias diaudit oleh
akuntan publik berdasarkan undang-undang.

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 5

Pemerintahan dalam melengkapi kualitas kinerjanya juga melimpahkan audit


keuangan negara kepada akuntan publik baik langsung atau atas nama Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK). Pemilihan umum atau dana kampanye perlu dilakukan pengauditan dan
hanya akuntan publik yang berhak mengaudit untuk mengetahui bahwa kegiatan yang
berkenaan dengan pemilu tersebut sesuai dengan prosedur yang disepakati. Sektor
perpajakan juga menjadi peluang akuntan publik dan sektor perbankan sudah mewajibkan
audit bagi nasabahnya yang memperoleh fasilitas kredit. Hal ini sebagai pelengkap
persyaratan kredit dan bank pemberi kredit pun mengetahui kinerja perusahaan. Aturan
dalam Wajib Daftar Perusahaan mewajibkan perusahaan dengan nilai asset 25 milyar wajib
memasukan LKTP (laporan keuangan yang telah diaudit).
Sektor perpajakan juga menjadi peluang akuntan publik dan sektor perbankan
sudah mewajibkan audit bagi nasabahnya yang memperoleh fasilitas kredit. Hal ini sebagai
pelengkap persyaratan kredit dan bank pemberi kredit pun mengetahui kinerja perusahaan.
Aturan dalam Wajib Daftar Perusahaan mewajibkan perusahaan dengan nilai asset 25
milyar wajib memasukan LKTP (laporan keuangan yang telah diaudit).

Secara singkat peluang Profesi akuntan

Peluang profesi akuntansi sangat besar. Akuntan dapat bekerja disemua sector
perekonomian, apalagi bagi mereka yang menguasai IFRS dengan baik.

Terbukanya kesempatan bagi akuntan untuk berprofesi sebagai Akuntan Publik

Pertumbuhan Akuntan Publik relative lambat.

Struktur usia Akuntan Publik sekarang yang lebih dari 50 tahun sebanyak 64%,
sehingga kemungkinan terjadi penurunan Akuntan Publik secara signifikan dalam 5
atau 10 tahun ke depan.

Kebutuhan jasa Akuntan Publik semakin meningkat

Penerapan

IFRS

(International

Financial

Reporting

Strandard

dan

ISA

(International Strandard on Auditing) di Indonesia pada tahun 2011-2012,


merupakan peluang dan tantangan bagi profesi Akuntan dan Akuntan Publik.

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 6

5. Kekhawatiran IAI Masa Depan Akuntan Pada AFTA 2015

a. kualitas dan kesiapan kompetitor dari negara-negara di belahan ASEAN belum


cukup memadai
b. Persaingan tersebut tidak hanya melibatkan kesiapan personal, namun juga
stakeholders keprofesian secara menyeluruh termasuk pemerintah dan organisasi
akuntan di tingkatan nasional dan regional. Sedangkan indonesia belum siap dari
segi keprofesian secara menyeluruh.
c. akuntan Indonesia akan kewalahan di tengah serbuan akuntan-akuntan asing bila
tidak segera melakukan pembenahan optimal dari sisi keilmuan dan skill mereka.
d. Yang lebih mengkhawatirkan akuntan Indonesia akhirnya terpental bila gerbang
persaingan mulai dibuka, khususnya ketika Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
diberlakukan pada 2015 mendatang.
e. Secara tidak langsung, kompetisi tersebut bisa membuat akuntan Indonesia
kehilangan pangsa pasar karena perusahaan-perusahaan di Indonesia memilih untuk
merekrut akuntan asing.

6. Cara Menghadapi Ke Khawatirkan Masa Depan Akuntan Pada AFTA 2015

a. harus membenahi sektor keprofesian di tingkatan nasional khususnya yang


berhubungan dengan register akuntan.
b. akuntan

Indonesia

harus

bisa

eksis

bila

kompetensi,

integritas,

serta

profesionalisme mereka semakin ditingkatkan


c. memberikan pengetahuan sekaligus membuka perspektif akuntan nasional, bahwa
AFTA bukanlah momentum yang ringan. Persaingan tersebut tidak hanya
melibatkan kesiapan personal, namun juga stakeholders keprofesian secara
menyeluruh termasuk pemerintah dan organisasi akuntan di tingkatan nasional dan
regional
d. melakukan pembenahan optimal dari sisi keilmuan dan skill mereka
e. tidak sekedar menjadi tempat pendaftaran dan pencatatan akuntan beregister di
Indonesia, tapi insitusinya menginginkan agar akuntan-akuntan tersebut memang
laik dan pantas dengan register yang diperoleh dari Kementerian Keuangan
(Kemenkeu) tersebut

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 7

f. menyusun peraturan baru mengenai pengembangan akuntan profesional yang


mencakup rute alternatif untuk menjadi akuntan profesional; pendaftaran untuk
akuntan negara profesional; pendidikan berkelanjutan untuk akuntan profesional;
dan menyebutkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai asosiasi untuk akuntan
profesional

Contoh langsung Ancaman kepentingan diri untuk akuntan publik ( namun tidak
terbatas pada hal2 berikut ), antara lain :

o Temuan kesalahan material saat dilakukan evaluasi ulang


o Pelaporan operasi sistem keuangan setelah terlibat dalam perancangan dan
implementasi sistem tersebut
o Menjadi anggota tim penjaminan, setelah baru saja menjadi karyawan/pejabat
diperusahaan tersebut
o Memberikan jasa kepada klien yang berpengaruh langsung pada materi perikatan
penjaminan tersebut.

Contoh langsung Ancaman Advokasi untuk akuntan publi dari klien, namun tidak
terbatas pada hal2 berikut, antara lain :

o Mempromosikan saham perusahaan publik dari klien, di mana perusahaan tersebut


merupakan klien audit.
o Bertindak sebagai pengacara ( penasihat hukum ) untuk klien penjaminan dalam
suatu perkara perselisihan dengan pihak ketiga.

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 8

Contoh langsung Ancaman kekerabatan untuk akuntan publik, antara lain,


namun tidak terbatas pada :
o Anggota tim mempunyai hubungan keluarga dekat dengan seorang direktur/pejabat
perusahaan klien.
o Anggota tim mempunyai hubungan keluarga dekat dengan seorang karyawan klien
yang memiliki jabatan yang berpengaruh langsung dan signifikan terhadap pokok
penugasan.
o Mantan rekan ( Partner ) dari kantor akuntan yang menjadi direktur/pejabat klien/
karyawan pada posisi yang berpengaruh atas pokok suatu penugasan.
o Menerima hadiah/perlakuan istimewa dari klien, kecuali nilainya tidak signifikan.
o Hubungan yang terjalin lama dengan karyawan senior perusahaan klien.

Contoh Ancaman intimidasi untuk akuntan publik, antara lain, namun tidak
terbatas pada :
o Diancam dipecat/diganti dalam hubungannya dengan penugasan pada klien
o Diancam dengan tuntutan hukum
o Ditekan secara tidak wajar untuk mengurangi ruang lingkup pekerjaan dengan
maksud untuk mengurangi fee

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 9

KESIMPULAN

Di samping adanya dukungan dari pemerintah, perkembangan profesi akuntan


publik juga sangat ditentukan oleh perkembangan ekonomi dan kesadaran masyarakat jasa
akunta publik. Peluang profesi Akuntan Publik di Indonesia sangat besar, karena
kebutuhan jasa Akuntan Publik semangkin meningkat, dan pertumbuhan nya relative
lambat serta penerapan IFRS di Indonesia pada tahun 2011 2012.
Kekhawatiran IAI masa depan akuntan pada AFTA 2015 adalah pada sisi kualitas
SDM yang belum sesuai. Persaingan tersebut tidak hanya melibatkan kesiapan personal,
namun juga stakeholders keprofesian secara menyeluruh termasuk pemerintah dan
organisasi akuntan di tingkatan nasional dan regional. Sedangkan indonesia belum siap
dari segi keprofesian secara menyeluruh. akuntan Indonesia akan kewalahan di tengah
serbuan akuntan-akuntan asing bila tidak segera melakukan pembenahan optimal dari sisi
keilmuan dan skill mereka. Secara tidak langsung, kompetisi tersebut bisa membuat
akuntan Indonesia kehilangan pangsa pasar karena perusahaan-perusahaan di Indonesia
memilih untuk merekrut akuntan asing.
Cara Menghadapi Ke Khawatirkan Masa Depan Akuntan Pada AFTA 2015 harus
membenahi sektor keprofesian di tingkatan nasional khususnya yang berhubungan dengan
register akuntan. akuntan Indonesia harus bisa eksis bila kompetensi, integritas, serta
profesionalisme mereka semakin ditingkatkan. memberikan pengetahuan sekaligus
membuka perspektif akuntan nasional, bahwa AFTA bukanlah momentum yang ringan.
Persaingan tersebut tidak hanya melibatkan kesiapan personal, namun juga stakeholders
keprofesian secara menyeluruh termasuk pemerintah dan organisasi akuntan di tingkatan
nasional dan regional. melakukan pembenahan optimal dari sisi keilmuan dan skill mereka

PROFESI AKUNTAN PUBLIK MASA DEPAN

Page 10