Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN
A.

LATAR BELAKANG

Pada umumnya masyarakat selalu menginginkan sesuatu yang berbeda, tidak


terkecuali dengan hal kuliner atau makanan. Oleh karena itu saya menciptakan suatu inovasi
baru dengan membuat Lumpia berbagai aneka rasa dengan tingkatan kepedasan yang
beragam. Saya mengharapkan konsumen lebih tertarik dengan inovasi yang saya buat ini.
Olahan lumpia yang saya buat ini, tidak menggunakan ataupun bahan lainnya yang
dapat membahayakan kesehatan konsumen, dan telah disesuikan dengan stardar atau
persyaratan pemerintah terhadap makanan yang sehat.
Pada pengolahan lumpia ini ada beberapa bahan baku yang dibutuhkan seperti tepung terigu,
aci soba, toge, telor ayam dan untuk rasa lumpia ini bisa menggunakan daging ayam, sosis,
baso dan kornet. Bumbu bumbu yang dibutuhkan dalam pengolahan lumpia ini seperti cabe
galak, lada, merica, garam, kecap dan penyedap rasa.
Untuk menetapkan harga saya perlu melakukan riset dan membandingkannya dengan
strategi pemasaran kita dalam usaha dengan cara menyesuaika harga dan tempat yang
strategis. Bisa juga dengan melakukan promosi pada produk yang dimiliki. Promosi yang
saya lakukan pertama kali pasti dari lingkungan kampus dan teman terdekat saya.
Dalam pemasaran harus pandai dalam mengatur harga, tempat penjualan, promosi
produk dan inovasi yang bagus terhadap produk. Seperti bagaimana cara membuat lumpia ini
terlihat lebih unik dan berbeda dari olahan lumpia pada umumnya.
B.

TUJUAN

Tujuan dibuat proposal kewirausahaan ini adalah :


1.
Memenuhi tugas kewirausahaan
2.
Meningkatkan inovasi serta kreatifitas dalam dunia usaha
3.
Belajar agar bisa melakukan sebuah kerjasama dengan orang lain
4.
Belajar bagaimana cara untuk membuat sebuah perizin usaha

BAB II
PROFIL USAHA
A.

VISI DAN MISI

a.

Visi

Menjadi perusahaan makanan yang menjadi pilihan utama konsumen dengan


menyajikan aneka makanan yang sehat dan berkualitas. Dan memperkenalkan Lumpia yang
berasal dari makanan daerah sebagai makanan yang tidak kalah dengan makanan luar negeri.
b.

Misi
1. Dengan menciptakan lumpia aneka rasa ini dengan tingkatan kepedasan yang beragam,
semoga lumpia menjadi makanan yang disukai oleh masyarakat banyak.
2. Menciptakan makanan yang sehat, bersih serta cita rasa yang tinggi yang bertujuan
untuk memuaskan konsumen.
3. Menjadikan produk lumpia menjadi produk yang berkualitas tinggi.

B.

BIDANG USAHA YANG DIKEMBANGKAN

Bidang usaha yang dikembangkan adalah makanan. Karena sekarang banyak sekali
makanan yang tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan makanannya, bahkan banyak
pedagang yang dengan sengaja memasukan bahan bahan kimia yang berbahaya ke dalam
produk makanannya. Oleh karena itu dengan menciptakan makanan yang sehat dan
mempunyai kualitas yang tinggi, kita dapat meningkatkan sumber daya manusia menjadi
lebih baik dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Dan tidak memiliki
efek samping di kemudian hari terhadap konsumen.
C.

PERIZINAN

a.

Surat Izin Usaha Perdagangan

Surat Izin Usaha Perdagangan sangat diperlukan bagi seorang pembisnis terutama jika
jenis usaha tersebut termasuk dalam kategori jenis usaha yang berskala besar. Surat ini di
keluarkan oleh Instansi Pemerintah yaitu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota
atau wilayah domilsili perusahaan tersebut. Surat ini berlaku selama perusahaan masih
berjalan.
SIUP dibutuhkan sebagai dokumen jaminan untuk usaha yang anda jalankan. Tanpa memiliki
sertifikat surat izin usaha perdagangan maka sewaktu-waktu usaha/perusahaan anda dapat
dibubarkan oleh pemerintah melalui instansi terkait karena dianggap ilegal mengingat tidak
adanya surat izin usaha. Adapun tujuan diberikannya surat perijinan yaitu :
1.
Memberikan pembinaan, pengarahan dan penguasaan dalam kegiatan usaha.
2.
Menjaga ketertiban dalam usaha.
3.
Memperlancar arus barang.
4.
Menciptakan pemerataan kesempatan berusaha.

BAB III
ASPEK PASAR
A.

PRODUK YANG AKAN DIJUAL

Produk yang akan dijual pada usaha ini adalah Lumpia dengan beberapa rasa dengan
tingkatan kepedasan yang berbeda yaitu rasa ayam original yang tidak memiliki kepedasan
atau biasa disebut level 1, rasa baso dengan tingkat kepedasan sedang biasa disebut level 2,
rasa sosis dengan tingkat kepedasan pedas biasa disebut level 3 dan rasa kornet degan tingkat
kepedasan sangat pedas biasa disebut level 4. Olahan lumpia ini tidak menggunakan bahan
pengawet ataupun bahan lainnya yang dapat membahayakan kesehatan konsumen, dan telah
disesuikan dengan stardar dan atau persyaratan pemerintah terhadap makanan.
B.

PERMINTAAN DAN PENAWARAN

Pada umumnya masyarakat selalu menginginkan sesuatu yang berbeda, tidak


terkecuali dengan hal kuliner atau makanan. Oleh karena itu dengan menciptakan Lumpia
Aneka Rasa dan beragam tingkat kepedasan maka konsumen bisa lebih tertarik untuk
membeli olahan makanan ini.
C.

HARGA JUAL PRODUK

Harga jual produk Rp 5000/porsi. Untuk menetapkan harga kita melakukan riset harga
pada produk ini di pasaran dan membandingkannya dengan harga yang akan dijual oleh
produk kita. Supaya dari hasil penetapan harga ini bisa mecapai target usaha yang diinginkan.
D.

STRATEGI PEMASARAN

Dalam pemasaran harus pandai dalam mengatur harga, tempat penjualan, melakukan
promosi produk, salah satu cara promosi adalah dengan menawarkan harga miring untuk
setiap menu masakan. Inovasi yang bagus terhadap produk yang dimiliki, seperti bagaimana
cara membuat lumpia ini terlihat lebih unik dan berbeda dari olahan lumpia pada umumnya.
1. Mengatur Harga dan Tempat Penjualan
Pada umumnya harga yang dijual di pasaran sama dengan harga yang ditawarkan oleh
produk kami yaitu sekitar Rp 5000/porsi. Tetapi produk kami mempunyai keunggulan dari
produk-produk lumpia lainya karena produk kami sangat menomorsatukan kesehatan dan
kebersihan produk maupun tempat berjualan kami.
2. Startegi Produk
Kami menawarkan nuansa dan rasa yang berbeda dengan produk lumpia lainnya
karena produk lumpia kami lebih terasa unik dengan berbagai parian rasa dan tingkat
kepedasan yang ditawarkan yaitu rasa ayam, sosis, baso dan kornet. Karena lumpia yang
dijual dipasaran hanya lumpia dengan satu rasa saja yaitu rasa original dari lumpia itu sendiri.
3. Promosi Produk
Promosi yang kami lakukan yaitu sekitar tiga bulan dari pertama kali produk kami
dijual dipasaran, karena dalam tahapan inilah produk kami susah untuk diterima oleh
masyarakat. Dengan itu kami melakukan penawaran ke masyarakat dengan menawarkan
harga yang miring untuk setiap parian rasa produk kami
3

BAB IV
ASPEK TEKNIK PRODUKSI
A.

LOKASI

Untuk memasarkan produk Lumpia ini kami memilih di Daerah Duren sawit. Karena
lokasi tersebut bukan hanya strategis, tetapi lokasi yang sangat tepat untuk menjual produk
ini dan di Duren sawit belum ada yang menjual produk Lumpia, apa lagi Lumpia Aneka Rasa
yang akan ditawarkan oleh usaha saya. Jadi kemungkinan besar dengan memilih lokasi
Didaerah Duren sawit akan menjadikan sebuah keuntungan bagi kami.
B.

KAPASITAS PRODUKSI

Peluang pasar pada produk ini sangat tinggi karena masih jarang orang yang menjual produk
ini dibandingkan dengan produk lainnya. Produk ini diproduksi sekitar 25000 buah dengan
harga jual produk Rp 5000/bungkus, dalam waktu 6 bulan. Supaya bisa mecapai target usaha
yang diinginkan untuk mengembalikan modal dari pembangunan usaha ini.
Kegagalan = 5% x Taget Penjualan
= 5% x 25000
= 1250 buah
Penerimaan = ( Target Kegagalan ) x Harga jual/unit
= ( 25000 1250 ) x Rp 5000
= 23750 x Rp 5000
= Rp 118.750.000,Jumlah di atas adalah jumlah penerimaan yang di hasilkan oleh usaha makanan ini yang
sudah dikurangi dengan jumlah kegagalan pada produk tersebut. Kegagalan produk bisa
diakibatkan oleh kecelakan usaha atau tidak lakunya produk yang mengakibatkan makanan
menjadi basi dan tidak laku dijual.
C.

PROSES PRODUKSI

Proses Pembuatan dan Penyajian Lumpia :


1. Masukan minyak goreng secukupnya ke dalam wajan, dan tunggu sampai minyaknya
panas
2. Masukan telor 1 butir untuk satu porsi
3. Masukan toge secukupnya
4. Masukan rasa yang diinginkan seperti rasa ayam, sosis, baso dan kornet
5. Masukan bumbu penyedap secukupnya
6. Masukan kecap manis
7. Masukan cabe / sesuai dengan tingkat kepedasan yang telah kita buat.
8. Jangan terlalu lama menggorengnya, karena akan memnyebabkan toge menjadi layu dan
kurang nikamat untuk dimakan.
9. Kemudian siapkan piring yang sudah dialaskan dengan kertas nasi, kemudian dialaskan
di atasnya daun pisang dan yang terakhir beri kulit lumpia di lapisan yang paling atas.
10. Masukan lumpia yang sudah jadi kedalam piring kemudian beri sumpit sebagai penggati
sendok, dan lumpia siap untuk dinikmati.
4

D. ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN


a. Daftar Bahan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Nama Bahan
Tepung terigu
Aci soba
Minyak goreng
Daging
Sosis
Baso
Kornet
Sayuran
Telor
Merica
Penyedap
Sasa
Garam
Cabe
Kecap
Daun
Sumpit
Kertas
Kantong
Gas

Spesifikasi
Biasa
Terompet
Kunci mas
Ayam
Sosis
Baso
Kornet
Toge
Telor ayam
Ladaku
Royko
Sasa 1/4
Yodium
Cabe g
Kecap sedap
Daun pisang
Sumpit kayu
Kertas nasi
Plastik
Isi ulang 3 kg

Volume
360
180
180
180
180
180
360
900
720
42
60
12
12
180
720
90
1080
90
900
60

Satuan
Kg
Kg
Kg
Kg
Bungkus
Bungkus
Kaleng
Kg
Kg
Renceng
Renceng
Renceng
Bungkus
Kg
Botol
Ponggol
Lusin
Pak
Pak
Tabung

Volume
1
1
1
1
1
4
6
5
180
6

Satuan
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Lusin
Hari
Bulan

b. Daftar Alat
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Nama Alat
Penggoreng
Spatula
Kompor
Gas
Etalase
Baskom
Toples
Piring
Tenaga kerja
Tempat

Spesifikasi
Wajan
Sedang
Quantum
Gas LPG 3 kg
Kaca besar
Plastik
Plastik
Plastik
1 orang
Sewa

BAB V
ANALISA KEUANGAN
A. RENCANA ANGGRAN BIAYA
a. Daftar Bahan
No

Nama Bahan

Spesifikasi

Vol

Sat

Harga
(Rp)

Jumlah
(Rp)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Tepung terigu
Aci soba
Minyak goreng
Daging
Sosis
Baso
Kornet
Sayuran
Telor
Merica
Penyedap
Sasa
Garam
Cabe
Kecap
Daun
Sumpit

Biasa
Terompet
Kunci mas
Ayam
Sosis
Baso
Kornet
Toge
Telor ayam
Ladaku
Royko
Sasa 1/4
Yodium
Cabe rawit
Kecap sedap
Daun pisang
Sumpit kayu

Kg
Kg
Kg
Kg
Bks
Bks
Klg
Kg
Kg
Rcg
Rcg
Rcg
Bks
Kg
Btl
Pgl
Lsn

6.000,6.000,11.000,20.000,20.000,20.000,20.000,4.000,10.000,4.000,3.500,6.500,1.000,15.000,5.000,2.000,2.500,-

2.160.000,1.080.000,1.980.000,3.600.000,3.600.000,3.600.000,7.200.000,3.600.000,7.200.000,168.000,210.000,78.000,12.000,2.700.000,3.600.000,180.000,2.700.000,-

18
19
20

Kertas
Kantong
Gas

Kertas nasi
Plastik
Isi 3 kg
Jumlah

360
180
180
180
180
180
360
900
720
42
60
12
12
180
720
90
108
0
90
900
60

Pak
Pak
Tbg

6.000,5.000,13.000,-

5.400.000,450.000,780.000,50.298.000,-

b. Daftar Alat
No

Nama Alat

Spesifikas
i

Vol

Sat

Harga
(Rp)

Jumlah
(Rp)

1
2
3
4
5
6
7
8
9

Penggoreng
Spatula
Kompor
Gas
Gerobak
Baskom
Toples
Piring
Tenaga kerja

Wajan
Sedang
Quantum
LPG 3 kg
Alumunium
Plastik
Plastik
Plastik
1 orang

1
1
1
1
1
4
6
5
180

Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Buah
Lusin
Hari

50.000,10.000,130.000,100.000,500.000,10.000,4.000,8.000,20.000,-

50.000,10.000,130.000,100.000,500.000,40.000,24.000,40.000,3.600.000,-

10

Tempat

Sewa

Bula
n

150.000,-

Jumlah

900.000,5.394.000,-

Jumlah keseluruhan dalam waktu 6 bulan :


Modal Bahan Rp 50.298.000,Modal Alat Rp _5.394.000,-_+
Rp 55.692.000,Jadi, rencana anggaran biaya yang dibutuhkan Rp 60.000.000,-

Lain lain

Rp 60.000.000,Rp 55.692.000,-_ +
Rp 4.308.000,-

c. Pajak
Pajak = 11,5 % x Rp 50.298.000,= Rp 5.784.270,d. Pengeluaran
Pengeluaran = Alat + Bahan + Tenaga Kerja + Tempat + Pajak + Lain-Lain + BB
= Rp 894.000 + Rp 50.298.000 + Rp 3.600.000 + Rp 900.000 +
Rp 5.784.000 + Rp 4.308.000 + Rp 3.600.000
= Rp 69.384.270,e. Penerimaan
Kegagalan
= 5% x Taget Penjualan
= 5% x 25000
= 1250 buah
Penerimaan
= ( Target Kegagalan ) x Harga jual/unit
= ( 25000 1250 ) x Rp 5000
= 23750 x Rp 5000
= Rp 118.750.000,f. Keuntungan
Untung
= Penerimaan Pengeluaran
= Rp 118.750.000 - Rp 69.384.270
= Rp 49.365.730,B.KEBUTUHAN DAN SUMBER DANA
Jumlah keseluruhan dalam waktu 6 bulan :
Modal Bahan Rp 50.298.000, Modal Alat
Rp _5.394.000,-_+
Rp 55.692.000,Jadi, rencana anggaran biaya yang dibutuhkan Rp 60.000.000,Rp 60.000.000,_Rp 55.692.000,-_ +
Lain lain
: Rp 4.308.000,-

C.

PREDIKSI PENDAPATAN

Target penjualan
: 25.000 buah
Kegagalan
: 5%
Kegagalan : 5% x 25.000 = 1250
Harga jual
: Rp 5000/buah
Penerimaan : (25.000 1250 ) x Rp 5000 = Rp 118.750.000,D.

PRODUKSI LABA RUGI

Keuntungan :
Untung
= Penerimaan Pengeluaran
= Rp 118.750.000 - Rp 69.384.270
= Rp 49.365.730,E.

BREAK EVENT POINT

BEP (Q) = Fc
P.Vc

Keterangan :

Fc
P
Vc

: Alat dan Tempat


: Harga Jual
: Biaya Variabel : Target

= 1.794.000 = 1.794.000 = 480


5000 1250
3735
F.

ANALISA KELAYAKAN USAHA

R/C Ratio : Rp 118.750.000,- = 1,7


Rp 69.384.270,-

BAB VI
PENUTUP
Saya bersyukur kepada Allah SWT karena dengan karunia dan hidayahnya penulis
dapat menyelesaikan proposal ini.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan proposal ini masih banyak kekurangan dan
masih jauh dari kesempurnaan, tetapi potensi keberhasilan rencana usaha yang penulis
sarankan sangatlah besar, karena di tunjang oleh peluang usaha yang baik juga kemauan
usaha dari penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis
harapkan. Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi pembaca dalam meningkatkan dan
mengembangkan ilmu pengetahuan.