Anda di halaman 1dari 2

Reyhan Savero Pradietya

1206209305
Filsafat Hukum B

Natural Law
Teori Hukum Alam atau Natural Law menyatakan bahwa ada hukum dari alam
(the law of nature) yang menurut ajaran dan prinsip-prinsip terhadap mana semua hal,
termasuk manusia sendiri, harus berkelakuan.
Prinsip utama hukum alam adalah hukum tersebut bersifat universal. Nilainilai yang diajarkan dalam hukum alam berlaku bagi semua pihak, tidak berubah
karena kaitannya dengan alam. Universalitas tersebut menjadi kekuatan hukum alam,
karena ia menjadi ukuran validitas hukum positif. Hukum alam dapat digunakan
sebagai landasan dalam melakukan kritik terhadap keputusan-keputusan dan
peraturan-peraturan, dan bahkan mengkritik hukum. Universalitas ini terlihat pada
pemberlakuan nilai-nilai (values) dan moral, yakni dengan nilai-nilai yang diturunkan
dari Tuhan, yang secara filosofis menjadi acuan bagi pembentukan hukum positif.
Dengan kekuatan tersebut, hukum alam dapat memberikan jawaban atas persoalanpersoalan moral yang tidak dapat diselesaikan oleh hukum pada masa kini.
Namun demikian, universalitas tersebut juga menjadi kelemahan dari hukum
alam sendiri. Karena sifatnya yang universal, maka perlu untuk dilakukan
positivisasi nilai-nilai dalam hukum alam tersebut, agar secara konkrit dapat
diketahui bentuk hukumnya untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sosial. Prinsipprinsip dalam hukum alam bersifat abstrak, sehingga perlu di-breakdown atau
diterjemahkan ke dalam peraturan yang lebih konkrit seperti contohnya hukum
tertulis. Berdasarkan pada Teori Struktural-Fungsional yang dikemukakan oleh Talcott
Parson, secara singkat dapat dikatakan bahwa kekuatan hukum alam adalah pada
nilai-nilainya (the values) dan kelemahannya adalah pada kekuatan berlakunya (the
energy).
Mengacu pada penjelasan singkat mengenai hukum alam di atas, hukum alam
ini berdasarkan dari segi ideologi dan kerangka pemikiran dapat dikatakan sebagai
cabang dari perkembangan filsafat hukum yang berbeda, bahkan hampir bertolak
belakang dengan positivisme hukum. Aliran hukum alam ini dapat dikatakan

Reyhan Savero Pradietya


1206209305
Filsafat Hukum B

merupakan awal dari perkembangan hukum di dunia. Permasalahan mengenai teori


hukum alam yang masih perlu didalami lagi yaitu mengenai bagaimana menerapkan
satu pemikiran hukum terhadap semua negara di dunia sebab pada dasarnya setiap
negara memiliki perbedaan kondisi sosial, budaya dan cirinya masing-masing dalam
menafsirkan hukum. Sehingga dalam hal ini masih diperlukan pengembangan
pemikiran lebih lanjut dari teori hukum alam dalam segi keberlakuannya agar dapat
mengikat secara menyeluruh dan universal di lingkup masyarakat dunia.

Anda mungkin juga menyukai