Anda di halaman 1dari 2

Teori Keserasian Kerja Alat Muat dan Alat Angkut

Dalam upaya meningkatkan kualitas sistem kerja,perlu diperhatikan keserasian antara masing-masing alat
yang beroprasi dengan baik alat angkut maupun alat muat dalam sistem kerja.
Operasi kerja yang serasi antara alat muat dan alat angkut akan memperlancar operasi pemuatan.Hal ini
dapat dicapai dengan penilaian terhadap cara kerja,jenis alat,ukuran dan kemampuan.Penilaian meliputi
1.
2.

Penyesuaian berdasarkan spesifikasi teknis alat terutama pada saat merencanakan pemilihan alat atau
penggantinya.
Penyesuaian penilaian berdasarkan Match Factor,yaitu penilaian yang dilakukan pada saat alat digunakan
dengan melakukan pengamatan terhadap waktu edar baik alat muat maupun alat angkut sehingga bila terjadi
penyimpangan dapat segera diatas, dengan menggunakan persamaan sebagai berikut :
a.Untuk kapasitas alat angkut yang sama dan kapasitas alat muat yang sama didapat rumus sebagai berikut :
Produksi alat muat = produksi alat angkut
1

produksi alat angkut


produksi alat muat

60

x ( nxCamxF) xEUxMAxNa
CTa
1
60
xCamxFxEUxMAxNm
CTm

MF=

Nax ( nxCTm )
NmxCTa

b. Sedangkan untuk kapsitas alat angkut berbeda dan alat muat berbeda didapat rumus Match Factor sebagai
berikut:

60
x ( n 1 xCam1 xF1 ) xEU1xMA1xNa 1 } .. {
x ( n n xCamxFn ) xEU n xMA n xNa n }
CTa 1
CTa n
60
60
{
xCam1 xF1 xEU1 xMA1 xNm1 } .. {
xCam n xFn xEU n xMA n xNm n }
MF=
CTm1
CTm n
{

60

Adapun cara menentukan keserasian alat adalah sebagai berikut:


1.

MF<1, artinya operating factor dari alat muat kurang dari 100% sedang alat angkut 100%,sehingga
terdapat waktu tunggu bagi alat muat sebagai berikut:

1>

Nax ( nxCTm )

Nm x Cta > Na x (nxCTm)

NmxCTa

NmxCTa
Na

CTmxn<

CTmxn

NmxCTa
Na

Dari persamaan tersebut setelah disamakan karena terdapat kekurangan waktu maka ditambah dengan WTm
didapat persamaa sebagai berikut :
WTm +( CTm x n) =

NmxCTa
Na

Jadi waktu tunggu alat muat :


WTm =

NmxCTa
Naxn

( CTmxn )( menit )

2.

MF = 1,artinya operating factor dari alat muat dan alat angkut adalah 100%

3.

MF > 1,artinya operting factor dari alat muat adalah 100%,sedangkan alat angkut kurang dari
100%,sehingga terdapat waktu bagi alat angkut sebagai berikut:

Nax (CTmxn )
NmxCTa

CTa <

Na x( CTm x n )> Nmx CTa

Nax ( CTmxn )
Nm

Dari persamaan tersebut setelah disamakan karena terdapat kekurangan waktu maka ditambah denganWTa
didapat persamaan sebagai berikut:
WTa + CTa =

Nax ( CTmxn )
Nm

Jadi waktu tunggu alat angkut :


WTa =

Nax (CTmxn )
Nm

CTa

(menit)

Keterangan :
MF

= Match Factor

Na

=Jumlah alat angkut

CTm

= Waktu edar pemuatan, menit

Nm

=Jumlah alat gali muat

Cta

= Waktu edar alat angkut, menit

Cam

= Kapasitas alat muat

= Jumlah penumpahan

EU

= Efektif utility