Anda di halaman 1dari 22

Tujuan Pembelajaran

Dengan mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:


menentukan pilihan yang tepat,
memanfaatkan biaya peluang,
menetapkan skala prioritas dan mengelola keuangan,
menjelaskan cara-cara mengatasi masalah ekonomi mikro,
menjelaskan cara-cara mengatasi masalah ekonomi makro, dan
menjelaskan sistem-sistem ekonomi sebagai solusi masalah ekonomi.
Nilai dan Karakter Bangsa

Nilai-nilai yang dapat dikembangkan setelah mempelajari bab ini adalah jujur,
demokratis, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, menghargai prestasi,
bersahabat/komunikatif, peduli lingkungan, kreatif, dan mandiri.

Kata
Kunci

Masalah ekonomi Sistem ekonomi


Ekonomi modern Pelaku ekonomi

Ekonomi mikro
Ekonomi makro

A. Menentukan Pilihan yang Tepat


Untuk
, setiap orang
harus menentukan pilihan yang tepat dan
paling menguntungkan.

B. Memanfaatkan Biaya Peluang


Biaya peluang adalah segala sesuatu yang
untuk mendapat sesuatu.

Biaya peluang dapat


menjadi

Komponen Biaya Peluang


Biaya Eksplisit atau Biaya sehari-hari
adalah biaya yang benar-benar dikeluarkan
Biaya Implisit
adalah sama dengan biaya peluang
Laba Akuntansi
Adalah pendapatan dikurangi biaya eksplisit
Laba Ekonomi
adalah pendapatan dikurangi biaya eksplisit dan biaya
implisit

Perhitungan Biaya Peluang

Contoh 1
Amir saat ini adalah seorang manajer pada
perusahaan telekomunikasi. Gaji dia setiap bulan
adalah Rp.5.000.000, Amir beralih pekerjaan dan membuat usaha baru,
yakni usaha Warung Internet.
Untuk itu, biaya yang dikeluarkan untuk sewa tempat,
pembelian peralatan komputer, akses internet dan gaji
karyawan per bulan adalah sekitar Rp.10.000.000,Penerimaan yang dia peroleh adalah Rp13.500.000,-.
Maka Amir memperoleh penghasilan per bulannya
adalah Rp3.500.000,Diminta:
Hitunglah besarnya biaya implisit, biaya eksplisit, laba
akuntansi dan laba ekonomi !

Jawab
Biaya Implisit (biaya peluang) adalah Rp.
5.000.000, Biaya Eksplisit adalah Rp. 10.000.000, Laba Akuntansi adalah
= Rp. 13.500.000 Rp. 10.000.000
= Rp. 3.500.000, Laba Ekonomi adalah
= Rp. 13.500.000 Rp. 10.000.000 Rp.
5.000.000,= minus Rp. 1.500.000,Jadi, jika dilihat dari laba ekonomi, maka Amir
mengalami

Contoh 2
Hadi ditawari untuk bekerja disuatu
perusahaan dengan gaji Rp. 1.500.000,00
per bulan. Di sisi lain, Hadi memiliki
kemampuan secara Skill dan Modal untuk
melakukan produksi suatu barang dengan
peluang mendapatkan laba Rp.
5.000.000,00 per bulan tapi setelah melalui
proses produksi dan promosi selama 4
bulan.
Dari ilsutrasi di atas, berapakah besarnya
biaya peluang jika Hadi memilih untuk
melakukan produksi sendiri ?

Jawab
Jika Hadi lebih memilih mengambil peluang
untuk melakukan produksi sendiri maka dia
telah kehilangan peluang untuk bekerja pada
orang lain dengan gaji sebesar
selama 4 bulan, itulah yang
dimaksud dengan biaya peluang. Jadi
besarnya biaya peluang bagi Hadi selama 4
bulan adalah
4 x Rp1.500.000,00 =

C. Skala Prioritas dan Pengelolaan Keuangan


1. Skala Prioritas
Kebutuhan yang lebih penting harus
didahulukan pemenuhannya daripada
kebutuhan lainnya.
Prioritas I
Kebutuhan Primer
Kebutuhan sekarang

Prioritas II
Kebutuhan sekunder
Kebutuhan masa depan

Prioritas III
Kebutuhan tersier

2. Pengelolaan Keuangan
Dapat dilakukan dengan:
Membuat

keuangan

dan
secara berkala

Membiasakan diri

D. Mengatasi Masalah Ekonomi Mikro


Menentukan pilihan yang tepat untuk
mengatasi masalah kelangkaan
Contohnya:

Bersinergi antarpelaku pasar


dan industri untuk membentuk
satuan yang lebih besar
Contohnya:

Membentuk kesepakatan di
antara produsen dan
konsumen
Menggunakan teknik analisis
ekonomi mikro

Pemanfaatan analisis biaya


peluang dalam rangka
menentukan pilihan.

E. Mengatasi Masalah Ekonomi Makro

Kebijakan Moneter
Kebijakan yang dirancang pemerintah
dalam rangka memengaruhi jumlah
uang yang beredar untuk memperbaiki
kinerja perekonomian.
Contohnya:

Kebijakan Fiskal
Kebijakan yang bertujuan memengaruhi jumlah
pengeluaran dan penerimaan pemerintah.
Contohnya:

Kebijakan dengan Arah Harga Barang Murah dan


Bermutu
Kebijakan dengan arah harga barang murah dan
bermutu.
Contohnya:

F. Sistem Ekonomi Sebagai Solusi Masalah Ekonomi


1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat
tradisional.
Ciri-ciri:
Teknik produksi dipelajari secara turun-temurun.
Modal sedikit.
Pertukaran dilakukan dengan sistem barter
Belum mengenal pembagian kerja.
Terikat tradisi.
Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan
sumber kemakmuran.

2. Sistem Ekonomi Komando


Peran pemerintah sangat dominan, sedangkan peran
masyarakat atau pihak swasta sangat kecil.
Ciri-ciri:
Alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasai
negara.
Rakyat tidak bebas memilih pekerjaan.
Kebijakan perekonomian diatur pemerintah.

3. Sistem Ekonomi Pasar


Sistem ekonomi di mana kegiatan ekonomi (produksi,
distribusi, dan konsumsi) dilakukan oleh swasta.
Ciri-ciri:
Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat.
Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung
dalam kegiatan ekonomi.
Masyarakat terbagi atas dua golongan, yaitu pemberi
kerja penerima kerja.
Timbul persaingan dalam masyarakat.
Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas pencarian
keuntungan.
Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan
pasar.

4. Sistem Ekonomi Campuran


Sistem ekonomi di mana pemerintah dan swasta saling
berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.

KUB
A
Perekonomian
Komando

HONGARIA

CHINA

SWEDIA

INGGRIS

HONGKONG

AMERIKA
SERIKAT

Perekonomian
Pasar Bebas

Thank You
Kingsoft Office
published by
http://smansapuriala.wix.com/materi-ekonomi