Anda di halaman 1dari 2

HUKUM PAJAK

Oleh :
1.
2.
3.
4.

Muhammad Mardiansyah
Muhammad Ariyanto
Abdul Aziz Fanani
Ryan Bagus Kurniawan

(110221100106)
(110221100114)
(110221100114)
(110221100113)

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA
2012

Pasal 21
1. Hak Negara untuk mendahulu hutang pajak atas barang-barang milik.
2. Penanggung pajak, pokok pajak, sanksi denda dan lain-lain merupakan hak
mendahulu seperti yang dimaksut ayat 1.
3. Hal-hal yang tidak termasuk hak mendahulu untuk utang pajak.
3a. Kewajiban untuk membayar utang pajak terlebih dahulu dari harta yang tersisa bagi
wajib pajak yang pailit atau dilikudasi.
4. Hak mendahulu hilang setelah melampaui 5 tahun sejak tanggal diterbitkan surat
tagihan pajak dan lain-lain, yang menyebabkan jumlah pajak yang harus dibayar
bertambah.
5. a. 5 tahun untuk surat paksa membayar.
b. Jika diberikan penundaan pembayaran atau persetujuan angsuran maka jangka
waktu 5 tahun dihitung sejak batas akhir penundaan.
Pasal 22
1. Hak untuk melakukan penagihan pajak, termasuk bunga denda, kenaikan dan biaya
penagihan pajak, daluwarsa setelah melampaui waktu 5 tahun.
2. Ketentuan daluwarsa penagihan pajak.
Pasal 23
2. Gugatan wajib pajak atau penanggung pajak terhadap : ayat (2a-d) pelaksanaan surat
paksa, penerbitan surat ketetapan pajak dan lain-lain hanya dapat diajukan kepada
badan peradilan pajak.
Pasal 24
Tata cara panghapusan piutang pajak dan penetapan besarnya penghapusan diatur
dengan atau berdasarkan peraturan menteri keuangan.